Anda di halaman 1dari 2

Mekanisme Port de Entry

Sebelum seseorang terinfeksi, mikroorganisme harus masuk dalam tubuh.


Kulit merupakan barier pelindung tubuh terhadap masuknya kuman infeksius.
Rusaknya kulit atau ketidakutuhan kulit dapat menjadi portal masuk. Mikroba
dapat masuk ke dalam tubuh melalui rute atau jalan yang sama dengan portal
keluar. Faktor-faktor yang menurunkan daya tahan tubuh memperbesar
kesempatan patogen masuk ke dalam tubuh. Adanya port de entry (pintu masuk)
tempat masuknya kuman dapat melalui kulit, dinding mukosa, saluran cerna,
saluran pernafasan dan saluran urogenitalia. Mikroba yang terinfesius dapat
masuk ke saluran ceran melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi
seperti: E.coli, Shigella. Mikroba penyebab rubella dan toxoplasmosis dapat
masuk ke host melalui placenta (Czura, 2012).

1. Membran mukosa

Paling umum patogen masuk ke dalam tubuh melalui membran mukosa.


Portal de entry bisa masuk melalui membrane mukosa seperti:

a. Saluran pernafasan (paling sering)

b.Saluran pencernaan: bakteri masuk melalui air, makanan, jari kotor dan
sebagainya. Bakteri yang masuk biasanya tahan terhadap asam lambung, enzim
dan empedu.

c. Saluran kemih/genital: penularan penyakit seksual

d. Konjungtiva: membran yang melapisi bola mata

2. Kulit (membran kulit keratin)


Patogen dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui kulit terutama untuk
kulit yang berkeratin. Beberapa patogen menginfeksi folikel rambut dan kelenjar
keringat. Selain itu, beberapa patogen juga bisa kerkoloni diatas permukaan kulit.
Meskipun sebenarnya kulit merupakan salah satu organ pelindung tubuh sehingga
dapat menjadi penghalang mikroba yang akan masuk dan menginfeksi tubuh
(Czura, 2012).
3. Rute Parenteral
Rute parenteral adalah jalur masuk patogen yang langsung menembus
jaringan dibawah kulit sehingga deposit organisme dapat langsung masuk
kedalam jaringan. Biasanya masuk melalui tusukan, suntikan, gigitan serangga,
adanya luka, operasi, dan lain-lain (Czura, 2012).
4. Plasenta
Melalui plasenta ibu (transplasental); dari ibu ke anak. Infeksi melalui
plasenta. Yakni infeksi yang diperoleh melalui plasenta dari ibu penderita penyakit
pada waktu mengandung, misalnya syphilis dan toxoplasmosis.

Sumber :
Czura, Amy Warenda. 2012. Microbial Mechanisms of Pathogenity. Suffolk
County Community College Eastern Campus.

Anda mungkin juga menyukai