Anda di halaman 1dari 3

Pembahasan Pakan

1. Jagung
Pada hasil pengamatan terlihat bahwa jagung dibuat menjadi tepung jagung
yang memiliki warna kuning dan tidak berbau, tidak terasa dengan tekstur yang masih
kasar.
Jagung kuning merupakan makanan yang digemari ayam broiler karena
jagung kuning mempunyai pigmen crytoxanthin yang merupakan precusor vitamin A
yang menyebabkan warna yang menarik pada karkas ayam broiler. Namun,ayam
broiler tidak akan makan jagung berlebihan untuk ayam broiler masa awal sebaiknya
jagung digunakan tidak lebih dari 25% dan tidak kurang dari 10%.Sedangkan untuk
masa akhir maksimum 28%-31%.
Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Djanah (1985) yang menyebutkan
bahwa Jagung merupakan bahan pakan berbutir yang penting dan banyak
dipergunakan dalam penyusunan ransum pakan, jagung memiliki mlai gizi yang
cukup tinggi, banyak mengandung karbohidrat sebagai sumber energi. Jagung yang
berwarna(kuning, merah) disamping mengandung vit. B juga banyak mengandung
karotin, semakin gelap semakin tinggi kandungan karotinnya, sedangkan jagung yang
berwarna putih tidak mengandung karotin. Pemakaian jagung dalam suatu ransum
ayam bisa diberikan 20-40%.

2. Dedak
Dedak merupakan hasil ikutan padi, jumlahnya sekitar 10% dari jumlah padi
yang di giling menjadi beras. Dedak ini tersusun dari 3 bagian yang berbeda
kandungan zat-zatnya seperti sekam yang mengandung serat kasar dan mineral,
selaput beras yang kaya protein , Vit. B. lemak dan mineral, lembaga beras yang
mengandung karbohidrat yang mudah dicerna.
Pada praktikum yang kami lakukan terlihat bahwa dedak berwana coklat
muda, berbau seperti gabah, rasa yang hambar dengan tesktur sedikit kasar tetapi
tidak ada gumpalan didalamnya.
Hal ini menunjukan bahwa dedak yang diamati merupakan dedak pada
kualitas yang baik sesuai dengan pernyataan Djanah (1985) dedak yang baik
partikelnya halus dan rata, tidak menggumpal, baunya segar tidak tengik serta tidak
terlihat adanya campuran sekam . Dedak yang baik apabila digenggam dalam kepalan
dedak tersebut bisa menggumpal . Untuk dedak kualitas rendah banyak mengandung
campuran sekam, tidak menyatu atau menggumpal bila digenggam. Baunya juga
tidak tengik (rancid), bau tengik biasanya disebabkan karena proses oksidasi,
karena dedak banyak mengandung asam lemak tak jenuh yang mudah tengik. Ini juga
menjadi indikasi bahw a dedak yang disimpan sudah cukup lama.

3. Bungkil Kelapa
Bungkil kelapa adalah hasil ikutan dari kelapa yang telah mengalami proses
ekstrasi diambil minyaknya. Bungkil kelapa dapat digunakan sebagai makanan
ternak. Pada pengamatan saat praktikum bungkil kelapa berwarna coklat tua menuju
kehitaman, dengan bau yang khas seperti galendo rasanya pahit dan teksturnya halus.
Bungkil kelapa termasuk dalam golongan sumber protein karena bahan pakan
digunakan dalam penyusunan ransum untuk ternak. Hal tersebut sesuai dengan
pendapat Rasyaf (1994) yang menyatakan bahwa bungkil kelapa dalam ransum
digunakan sebagai sumber protein dan berasal dari hasil ikutan dari pabrik minyak
kelapa. Bungkil kelapa berbentuk serbuk, berwarna cokelat, bau apek, rasa hambar
dan zat antinutrisi yang dimiliki adalah mimosin. Menurut Murtidjo (1987) bungkil
kelapa memiliki kandungan zat gizi 20,55 protein kasar, 86% bahan kering, 16,9%
serat kasar, 9,4% BETN, 5,6% abu dan energi metabolisme sebesar 1540 kkal/kg.
4. Top mix
Pada kegiatan pengamatan terhadap salah satu bahan additif mineral yaitu Top
Mix. Top mix merupakan bahan pakan yang diproduksi oleh pabrik, dimana
kandungan gizinya merupakan suatu konsentrasi zat gizi tertentu. Bahan pakan ini
biasanya digunakan dalam jumlah sedikit untuk tujuan melengkapi atau mengkoreksi
zat gizi yang diperkirakan kurang.
Pada saat pengamatan pratikum top mix berwarna putih dengan sediit
kekuningan, baunya mirip seperti bau jagung, dengan rasa yang pahit dan teksturnya
halus. Top mix ini mengandung 2 asam amino, 6 vitamin dan 12 mineral.
Penggunaan topmix mutlak diperlukan jika kandungan nutrisi tersebut dalam pakan
tidak lengkap atau tidak mencukupi. Hal tersebut sesuai denagn pendapat Tillman et
al (1991) bahwa topmix mengandung komposisi vitamin asm amino, mineral dan
pemicu pertumbuhan.