Anda di halaman 1dari 3

PENERIMAAN SPESIMEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

1 dari 3
Ditetapkan
Tanggal Terbit
Direktur,
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
dr. Indri Noviyanti

1. Penanganan spesimen adalah tata cara melakukan pemberian


identitas, penerimaan spesimen, pengambilan spesimen,
penampungan spesimen, penyimpanan spesimen, pengolahan
spesimen dan pengiriman spesimen.
Pengertian 2. Spesimen adalah bahan yang diminta untuk dilakukan
pemeriksaan laboratorium, dapat berupa: darah, urine, faeces,
cairan tubuh, pus, Sputum, secret
3. Penerimaan spesimen adalah tindakan menerima spesimen
tanpa menggunakan alat bantu
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah, agar penanganan/
Tujuan penerimaan spesimen dilaksanakan/ dilakukan secara benar
sesuai dengan prosedur yang ada.
1. Melayani permintaan dari Instalasi Rawat Inap, rawat jalan,
IGD, dan rujukan pasien luar.
Kebijakan
2. Melaksanakan pelayanan laboratorium sesuai dengan
pedoman yang ada
Prosedur A. Penerimaan spesimen langsung / rujukan dari luar
1. Petugas laboratorium menerima spesimen yang diantar
langsung oleh pasien/ keluarga pasien atau sumber rujukan
yang disertai dengan formulir pemeriksaan.
2. Mencocokkan spesimen yang diterima dengan formulir
permintaan.
3. Petugas laboratorium memeriksa keadaan spesimen.
4. Mengembalikan spesimen yang tidak memenuhi syarat.
5. Melakukan orderan pemeriksaan dan mempersilakan
pasien / keluarga pasien untuk melakukan pembayaran ke
kasir rawat jalan.
6. Print barcode dan identifikasi sampel dengan barcode yang
sudah diprint sesuai dengan jenis sampel yang diterima.
7. Janjikan hasil ke pasien sesuai dengan jenis pemeriksaan.

PENERIMAAN SPESIMEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

No 003/SPO/LAB/RSLM 2 dari 3
B. Penerimaan spesimen dari ruang keperawatan
Petugas laboratorium menerima sampel pemeriksaan dari
perawat rawat inap

1. Perawat mencatat pada form serah terima sampel.


2. Petugas laboratorium melihat order pemeriksaan di sistem
3. Kalau belum ada orderan, mengingatkan kembali ke
ruangan bahwa sampel yang dikirim belum di order jenis
pemeriksaanya Mencocokkan sampel yang diterima
dengan orderan di LIS.
4. Spesimen yang tidak sesuai dengan orderan boleh
dikembalikan ke perawat untuk di identifikasi kembali.
5. Print barcode dan identifikasi sampel dengan barcode
sesuai dengan jenis sampel yang diterima.
6. Sampel distribusikan kemasing-masing bagian.

1 Penerimaan spesimen rawat jalan dan IGD


1. Perawat IGD mengirim sampel yang disertai dengan
formulir permintaan laboratorium dan mengisi form serah
terima sampel rangkap dua dari IGD
2. Petugas laboratorium menerima sampel pemeriksaan, dan
melihat order pemeriksaan disistem
3. Kalau belum ada orderan, mengingatkan kembali ke IGD
bahwa sampel yang dikirim belum di order jenis
pemeriksaanya.
4. Mencocokkan sampel yang diterima dengan orderan
disistem
5. Spesimen yang tidak sesuai dengan orderan boleh
dikembalikan ke perawat untuk di identifikasi kembali.
6. Petugas laboratorium menandatangani formulir serah
terima sampel rangkap dua, kemudian satu rangkap (copy)
dikirim kembali ke bagian IGD.
7. Print barcode dan identifikasi sampel dengan barcode
sesuai dengan jenis sampel yang diterima.
8. Distribusikan sampel ke masing-masing bagian.

Catatan :
1. Setiap spesimen yang diterima dari rawat inap, rawat jalan
dan IGD harus mempunyai identitas yang jelas (nama
pasien, nomor rekam medis, tanggal lahir pasien).
2. Petugas laboratorium berhak mengembalikan specimen
yang tidak mempunyai identitas yang jelas.

PENERIMAAN SPESIMEN

No. Dokumen No. Revisi Halaman

3 dari 3

Unit Terkait Keperawatan, Rawat Jalan, IGD