Anda di halaman 1dari 25

1. Apa saja masalah yang sering muncul pada kasus emergency?

a. Lambung penuh
b. Hipotensi
c. Gagal nafas
d. Kelainan asam basa
e. Semua benar
2. Obat emergensi untuk meningkatkan tekanan darah adalah..
a Lidocaine
b Aminofillin
c Sulfas atropine
d Dobutamine
e Semua benar
3. Pada anestesi umum, batuk dapat terjadi karena:
a Penggunaan pelumpuh obat
b Efek samping opioid
c Anestesi terlalu dalam
d Anestesi terlalu dangkal
e Infuse diguyur
4. Pada shock hemorrhagic, pemberian transfuse merupakan indikasi apabila
perdarahan terjadi sebanyak:
a 10% dari volume darah
b 20% dari volume darah
c 15% dari volume darah
d 40% dari volume darah
e 80% dari volume darah

5. Sebutkan tanda-tanda dari shock ringan!


a Kehilangan 20 - 30%. Tekanan darah turun sampai 70 mmhg. Nadi naik
sampai diatas 140. Perfusi buruk, urine berhenti
b Kehilangan lebih dari 35% : tekanan darah sampai tak terukur, nadi sampai
tak teraba
c Kehilangan 10 - 20%. Tekanan darah turun, nadi naik, perfusi dingin,
basah, pucat
d Kehilangan kurang dari 10 % : tekanan darah sampai tak terukur, nadi sampai
tak teraba
e Tidak terdapat kehilangan cairan tubuh, tekanan darah turun, nadi naik,
perfusi dingin, basah, pucat
6. Penderita seorang tua 70 tahun dengan fisik sehat dan laboraturium normal, namun
mamun memiliki riwayat DM terkontrol termasuk status physic sebagai berikut :
a. PS-ASA I
b. PS-ASA II
c. PS-ASA III
d. PS-ASA IV
e. PS-ASA V
7. Yang termasuk status fisik PS-ASA I adalah sebagai berikut, kecuali :
a. Pasien tanpa gangguan organic
b. pasien tanpa gangguan fisiologik
c. penderita tanpa gangguan psikiatrik
d. penderita tanpa gangguan biokemia
e. penderita dengan gangguan sistemik ringan
8. Pada pasien dengan shock anaphylactic dengan gejala spasme bronkus, obat
pilihan yang harus pertama diberikan
a Lasix
b Efedrin
c Adrenalin
d Anti-histamin
e Semua benar
9. Apa yang menyebabkan waktu pengosongan memanjang?
a Makanan berlemak tinggi, gangguan emosionil, dan obat narkotik.
b Makanan bergas, makanan berserat dan obat narkotik
c Makanan pedas, gangguan emsionil dan konsumsi alcohol
d Makanan berserat, gangguan hepar dan gangguan emosionil
e Makanan berlemak tinggi, gangguan hepar dan konsumsi
10. Pasien dengan penyakit sistemik berat yang mengancam jiwa dan mengakibatkan
keterbatasan fungsi dan angka kematiannya mencapai 7,8 % termasuk dalam
ASA.
a. ASA I
b. ASA II
c. ASA III
d. ASA IV
e. ASA V
11. Perhatikan tindakan berikut ini
I. Observasi adanya brokhospasme dan adanya hipoksia
II. Observasi pH arteri
III. Penggunaan Nitrogen oksida dihindari pada hipertensi pulmonal
IV. Lakukan suction
Dari tindakan di atas mana yang merupakan Penatalaksanaan pasien COPD intra
operasi
a. I, II, III
b. I, III, IV
c. II, III, IV
d. I, III
e. II, IV
12. Adanya indikasi wheezing saat preoperative menandakan adnya gangguan
pernapasan seperti penyakit brokospastik (asma, COPD, cystic fibrosis),
pengelolaan anestesi pada pasien asma termasuk intubasi (dan ekstubasi) sampai
terjadi anestesi yang dalam bertujuan..
a. Menurunkan stimulasi vagal dan bronkokonstriksi
b. Mempermudah intubasi dan ekstubasi
c. Mencegah terjadinya wheezing
d. Mempertahankan hemodinamik normal
e. Mencegah bronkhospasm
13. Pada pasien dimana tidak mendapatkan preoperative wheezing dan kemudian
terjadi fase perpanjanga ekspirasi dan wheezing sesudah intubasi merupakan
masalah diagnostik yang akut. Sekresi berlebihan pada tube endotrakheal atau
saluran pernapasan dapat mengakibatkan bising pada pernapasan. Penatalaksanaan
yang sesuai yaitu..
a. Berikan bronchodilator
b. Lakukan suction
c. Berikan antibiotic
d. Observasi tanda vital
e. Tingkatkan kadar oksigen
14. Intervensi post operative wheezing yakni dilakukan ekstubasi dalam bertujuan..
a. Mengurangi wheezing
b. Mencegah dispnea
c. Mencegah laringospasm
d. Mencegah bronkhospasm
e. Mengurangi secret
15. Perhatikan gejala berikut ini
I. Adanya wheezing
II. Penurunan inspirasi tidal volume
III. Penurunan ekspirasi tidal volume
IV. Penuruanan gelombang kapnograf
Manifestasi bronkhospasm intraoperative ditandai dengan adanya
a. I,II
b. II, III
c. I, III
d. III, IV
e. II, IV
16. Perhatikan gejala berikut ini
1. batuk
2. muntah
3. pingsan
4. sesak
5. menggigil
Dalam system pernafasan, n. vagus memprakarsai vagal refleks dan peningkatan
sekresi dalam triasnya, vagal reflex yaitu
a. 1,2,3
b. 2,3,4
c. 3,4,5
d. 1,3,5
e. 2,4,5
17. Nerfus dalam system pernafasan yang mengatur diafragma adalah
a Nervus Vagus
b Nervus Olfaktorius
c Nervus Facialis
d Nervus Frenikus
e Nervus Glossofaringeus
18. Kapasitas vital paru-paru adalah
a. volume udara yang masuk paru-paru saat pernapasan biasa
b. volume udara yang selalu tinggal di dalam paru-paru
c. volume udara maksimum yang keluar masuk keluar paru-paru saat
ekskresi dan inspirasi sekuat-kuatnya
d. volume udara maksimum yang dapat ditampung paru-paru
19. Yang dimaksud dengan efek Haldane adalah ....
a. banyaknya O2 yang diangkut darah tergantung pada tekanan CO2 dalam
darah
b. pada tekanan parsial CO2 tertentu, semakin tinggi konsentrasi deoksi
hemoglobin, maka semakin tinggi pula konsentrasi CO2 dalam darah
c. pada tekanan parsial CO2 tertentu, semakin rendah konsentrasi deoksi
hemoglobin, maka akan semakin tinggi konsentrasi CO2 dalam darah
d. pada tekanan parsial tertentu, semakin tinggi konsentrasi deoksi hemoglobin,
maka akan semakin rendah konsentrasi CO2 dalam darah
e. banyaknya CO2 yang diangkut darah tergantung pada tekanan O2 dalam
darah
20. Proses dimana terjadi pertukaran O2 dan CO2 pada pertemuan udara dengan darah
disebut
a. Difusi
b. Osmosis
c. Ventilasi
d. Inspirasi
e. Ekspirasi
21. Transfer obat anestesi dari ibu ke janin pada ibu hamil saat melakukan operasi
sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kecuali...
a Sifat kelarutannya dalam lemak, obat yang mudah larut dalam lemak dengan
mudah melewati membran plasenta karena mengandung banyak lipoprotein.
b Derajat ionisasi, obat yang mudah terurai mudah melewati barier plasenta.
c pH darah maternal akan mempengaruhi penguraian obat.
d Ikatan dengan protein, obat yang terikat dengan protein sulit melewati
plasenta.
e Berat Molekul, obat yang BM 600 mudah melewati barier plasenta.
22. Derajat depresi pada janin tergantung dari lamanya pemberian obat inhalasi pada
ibu. Obat inhalasi dapat menimbulkan gangguan kontraksi pada rahim, oleh karena
itu pemberian gas anestesi dengan konsentrasi kecil. Obat inhalasi berikut yang
dapat menimbulkan gangguan kontraksi pada rahim kecuali...
a H2O/O2
b Halothane
c Ethrane
d Isoflurane
e Sevorane
23. Obat obat induksi berikut yang tidak dianjurkan pemakaiannya pada ibu hamil
karena akan di sekresi di air susu adalah...
a Pentothal
b Ketamin
c Propofol
d Diazepam
e Narkotik analgesi
24. Seorang pasien perempuan berusia 22 tahun dengan keluhan nyeri hebat di bagian
perut sebelah kanan bawah, OS juga mengakui sedang hamil 8 minggu,pasien
merupakan rujukan dari Puskesmas A dalam keadaan pemasangan O2 dengan
sungkup wajah. dari pemeriksaan fisik didapatkan penurunan kesadaran dengan
GCS E2M4E3, tiba2 pasien apneu. Tindakan yang tepat dilakukan adalah.
a Airway
b Breathing
c Compresi
d Drug and Fluids
e DC syok
25. Pasien usia 65 tahun datang dengan keluhan keluar darah pervaginam sejak
seminggu terakhir, rencana akan dilakukan miomektomi, namun 3 hari terakhir
pasien mengeluhkan batuk berat sampai menghalangi aktifitas. Pada anestesi
umum, batuk dapat terjadi karena
a Penggunaan pelumpuh otot
b Efek samping opioid
c Anestesi terlalu dalam
d Anestesi terlalu dangkal
e Infuse guyur
26. Pasien wanita usia 25 tahun G1A0P0 direncanakan akan dilakukan operasi SC
elektif dengan spinal anestesi, termasuk dalam ASA . . .
a ASA I
b ASA I populasi khusus
c ASA II
d ASA III
e ASA IV
27. Wanita usia 30 tahun G1P0A0 hamil usia kandungan 37 minggu datang atas
rujukan bidan karena mengalami Fetal distress. TD 120/70 mmHg, HR 88 x/menit,
RR 24 x/menit, suhu 370C. Pasien kemudian dioperasi emergensi. Setelah stabil
dilakukan pemeriksaan analisis gas darah. Didapatkan hasil : pH 7,37; PaO 2 70;
PaCO2 49, Sa02 90, BE -3. Keadaan apa yang paling tepat menggambarkan kondisi
pasien ini?
a Syok Sepsis
b Hipoksia
c Toksikasi Berat
d Infeksi Akut
e Hiperapneu
28. Pada ibu hamil, Functional residual capacity (FRC) menurun hingga...
a 5-10%
b 10-15%
c 15-20%
d 20-25%
e 25-30%
29. Secara fisiologis menurunnya hematokrit karena peningkatan volume plasma
hingga 45% sementara jumlah eritrosit meningkat hanya sampai 25% pada ibu
hamil dikenal sebagai...
a Dilutional anemia of pregnancy
b Hypercoagulable state of pregnancy
c Intrauterine growth restriction (IUGR)
d Small-for-gestational age (SGA)
e Large-for-gestational age (LGA)
30. Anestesi dengan ibu kehamilan trimester ke dua dapat terjadi Kompresi Aortocaval
karena berat uterus dapat mendesak vena inferior yang mengakibatkan penurunan
aliran vena dan cardiac output. Sehingga mengakibatkan penurunan aliran darah
uterus-plasenta. Posisi ibu hamil yang dapat menghindari kompresi aortocaval
yaitu...
a Dorsal recumbent
b Supine
c Anti trendelenburg
d Lateral
e Genu pectoral
31. Suatu proses dimana terdapat suatu penebalan, pengerasan, atau timbunan plak
pembuluh darah sehingga menyumbat aliran darah kejaringan dan organ-
organ utama disebut..
a Atheroskelorisis
b Stenosis aorta
c Gagal jantung kongestiv
d Cardiomiopati
e Cardiac arrest
32. Seorang perawat anestesi sedang melakukan kunjungan pre operasi pada Ny.A
yang direncanakan operasi histerektomi. Dari hasil kunjungan tersebut Ny.A
mengatakan bahwa dia merasa mudah lelah ketika melakukan aktivitas. Hasil
pemeriksaan EKG menunjukkan adanya segmen PR memanjang. Tindakan yang
sebaiknya dilakukan oleh perawat anestesi berkaitan dengan rencana operasi
adalah
a Menganjurkan Ny.A untuk istirahat
b Berkoordinasi dengan kepala ruang
c Kolaborasi dengan dokter spesialis jantung
d Tetap melakukan tindakan anestesi sesuai jadwal operasi
e Membatalkan operasi secara sepihak
33. Pada pemeriksaan enzyme jantung, nilai abnormalitas pada pasien yang
mengalami infark miokard akut (IMA) ditunjukkan pada pemeriksaan..
a AST
b LDH
c ALP
d CKMB
e Troponin
34. Prosedur intubasi pada pasien dengan riwayat gangguan kardiovaskuler harus
menggunakan teknik khusus. Obat yang digunakan untuk meminimalisir respon
tekanan terhadap laringoskopi dan intubasi. tepat sebelum intubasi adalah.
a Lidokain
b Atracurium
c Morfin
d Fentanyl
e Bupivacaine
35. Katup jantung yang memisahkan atrium kiri dan ventrikel kiri adalah
a Katup semilunaris
b Katup pulmoner
c Katup trikuspidalis
d Katup aortic
e Katup mitral
36. Seorang pasien bernama Ny. Y (50 tahun) mengeluh nyeri perut sebelah kanan
bawah, Ny. Y didiagnosa appendicitis dan rencananya akan dilakukan operasi
apendiktomi. Pada saat hari H operasi Ny. Y mengalami cemas, TD : 140/100
mmHg, N : 100x/menit. Tindakan mandarin perawat saat pre operasi untuk
menangani keadaan Ny. Y adalah.
a Kolaborasi dengan dokter pemberian obat anti cemas.
b Monitoring TD
c Monitoring nadi
d Memberikan kesempatan pasien untuk beristirahat
e Segera membawa pasien ke ruang operasi
37. Seorang pasien bernama Ny. W (40 tahun) mengeluh nyeri saat digerakkan pada
bagian tangan kiri akibat jatuh dari sepeda motor. Ny. W didiagnosa fraktur radius
sinistra dan akan dilakukan operasi pemasangan ORIF. Pada saat hari H operasi
Ny. W mengalami cemas, TD : 140/100 mmHg, N : 105x/menit. Ny. W
mengatakan cemas karena belum pernah mengalami operasi sebelumnya dan tidak
tau apapun tentang operasinya. Tindakan mandarin perawat saat pre operasi untuk
menangani keadaan Ny. W adalah.
a Kolaborasi dengan dokter pemberian obat anti cemas
b Monitoring TTV sebelum pasien dibawa ke kamar operasi
c Memberikan informasi pada pasien tentang waktu operasi, hal-hal yang
akan dialami oleh pasien selama proses operasi, menunjukkan tempat
kamar operasi
d Melatih klien melakukan nafas dalam
e Melakukan teknik hipnoterapi agar klien tenang
38. Tn. P (60 th) mengalami trauma pada mata kemudian akan dilakukan tindakan
pembedahan. Tindakan anesthesia yang dilakukan pada operasi mata yang harus
diperhatikan oleh ahli anestesi adalah
a Tanda-tanda vital
b Kemungkinan peningkatan tekanan intraocular
c Pandangan klien kabur
d Klien mengalami pusing berkurang
e Klien mual muntah
39. Paisen yang dilakukan operasi torakotomi biasanya mengalami masalah anestesi,
berikut ini yang termasuk masalah anestesi pada operasi toraktomi, kecuali..
a Ancaman sumbatan jalan nafas
b Ancaman depresi jalan nafas
c Ancaman refleks vagal
d Perdarahan luka operasi
e Kemungkinan terjadi badai tiroid pada tirotoksikosis
40. Ny. K (40 th) mengalami masalah pada telinga kirinya, kemudian oleh dokter akan
dilakukan rekonstruksi liang telinga. Salah satu tindakan medis yang dilakukan
sebelum dilakukan pembedahan adalah pemberian obat premedikasi. Ada
bermacam-macam obat premedikasi yang diberikan salah satunya adalah petidin,
berapa dosis petidin yang dianjurkan.
a 1,0-2,0 mg/kgBB
b 0,04-0,10 mg/kgBB
c 0,01 mg/kgBB
d 3-5 mg/kgBB
e 2-3 mg/kgBB
41. Keadaan dengan penyakit sistemik berat, yang mengancam jiwa dan
mengakibatkan keterbatasan fungsi, angka kematian mencapai 7,8 % ter masuk
ASA..
a ASA I
b ASA II
c ASA III
d ASA IV
e ASA V
42. Penilaian klinik untuk menilai kemungkinan terjadinya kesulitan intubasi
adalah.
a Tes goldman
b Tes steward
c Tes apache
d Tes apgar
e Ted mallampati
43. Jika pasien sadar penuh, mampu gerakan 4 ekstermitas, mampu bernafas dalam,
TD+/- 20%-50% dari pre anestesi, pasien tampak apnea dan sianosis memiliki skor
penilaian
a 2
b 3
c 4
d 6
e 8
44. Pada persiapan pre anestesi pasien anak dipuasakan dalam waktu.
a 2-3 jam
b 3-4 jam
c 5-6 jam
d 4-6 jam
e 6-8 jam
45. Yang dinilai dalam skor pemulihan pasca anestesi adalah
a Aktivitas, respirasi, sirkulasi, kesadaran, janan nafas
b Aktivitas, respirasi, jalan nafas, warna kulit
c Respirasi dan sirkulasi
d Aktivitas, respirasi dan sirkulasi
e Aktivitas, respirasi, sirkulasi, kesadaran dan warna kulit

Kasus untuk soal no. 46, 47, 48

Seorang wanita 55 th dengan keluhan nyeri disertai bengkak pada kaki sebelah kiri
sejak 1 bulan yang lalu. Nyeri dan bengkak disertai keluar nanah dan berbau
busuk. Riwayat penyakit DM sejak 3 bulan dan tidak pernah kontrol atau berobat,
tidak ada riwayat hipertensi, sakit ginjal dan tidak ada riwayat operasi sebelumnya.
BB : 55 kg TB : 154 cm. TD : 130/ 70, HR : 92 x / menit. Hb.10 gr %. Diagnosa
medis Ulkus diabetikum pedis sinistra. Rencana akan dilakukan necrotomi
debridement.
46. Penilaian status fisik ASA pada pasien tersebut adalah..
a. ASA I
b. ASA II
c. ASA III
d. ASA IV
e. ASA IIE
47. Untuk teknik anestesi yang tepat yang bisa dilakukan :
a.General anestesi dengan inhalasi
b.General anestesi dengan total intravena anestesi
c.Regional anestesi
d.A dan B benar
e.A, B, dan C benar
48. Setelah di lakukan anestesi pada pasien ini :
a.Boleh kembali ke ruangan bila aldrete score 8
b.Boleh langsung kembali keruangan
c.Boleh kembali ke ruangan bila bromage score 2
d.Boleh kembali ke ruangan bila bromage score 2
e.Jawaban A dan C benar

49. Di bawah ini perubahan fisiologis renal normal pada geriarti,


a. Peningkatan massa ginjal
b. Peningkatan GFR
c. Peningkatan aliran darah ginjal
d. Penurunan elastisitas arteri
e. Penurunan mengekskresi obat
50. Di bawah ini penyakit-penyakit yang umum diderita populasi geriarti pada
kardiovaskuler,
a. Bronchitis Kronis
b. Pneumonia
c. Emfisema
d. BPH
e. Atreosklorosis
51. Setelah usia 50 tahun, creatinin akan meningkat setiap 1 dekadenya. Berapa
kenaikan creatinin setiap 1 dekade?
a 0,1
b 0.2
c 0,3
d 0,4
e 0,5
52. Sedangkan MAC (konsentrasi minimum alveolar) akan turun setiap 1 dekadenya.
Berapa penurunan MAC tiap 1 dekade pada lansia diatas 40 tahun?
a 4-5%
b 1-2%
c 3-4%
d 6-7%
e 5-6%
53. Halotan memiliki keuntungan dengan kurang menimbulkan iritasi pada saluran
pernapasan, meskipun obat ini meningkatkan sensitifitas miokardium terhadap
katekolamin. Halotan tidak dianjurkan untuk getriatri karena menyebabkan
a Apneu
b Menggigil
c Kejang
d Hipotermia
e Aritmia
54. Geriatri mempunyai masalah tersendiri mengenai fungsi penurunan fisiologis yang
ada, salah satunya adalah sistem renalis, sistem renalis mempunyai penurunan
tersendiri diantaranya :
1 BUN meningkat 0,2 mg/ tahun
2 Serum kreatinin tidak berubah karena massa otot juga ikut berkurang
3 Biotransformasi dan produksi albumin menurun.
4 GFR dan creatinin clerance menurun 1% mulai umur 40 th
5 Kadar kolinesterase plasma berkurang.
6 Ph lambung cenderung meningkat, sementara pengosongan lambung
memanjang.
Dari penurunan diatas manakah yang menjadi fokus pada penurunan sistem renalis
a 1, 3 dan 6
b 1,2 dan 4
c 5, 3 dan 1
d 2,5 dan 6
e 1,2 dan 5
55. Geriatri mempunyai pertimbangan tersendiri dalam melakukan pertimbangan
sedasi, diantaranya:
1 Adanya beberapa komorbiditas: penyakit koroner, aritmia
2 Riwayat cedera serebrovaskular sebelumnya
3 Penyakit pernafasan seperti pneumonia
4 Kesulitan memposisikan pasien
5 Nyeri kronis terutama bagian tulang belakang dan spinal
6 Prevalensi hipoksia kronis dan kebutuhan oksigen di rumah
7 Gangguan fungsi pendengaran dan visual yang mengganggu
8 Komunikasi
9 Demensia dan disfungsi kognitif
10 Lamanya proses metabolisme obat premedikasi
11 Penurunan fungsi fisiologis
Dari pernyataan diatas mana yang perlu dipertimbangkan untuk melakukan sedasi
pada geriatri
a 1,2,3 dan 4
b 5,6,7dan 8
c 8,9,10 dan 11
d 3,4,5 dan 6
e 3,8,9 dan 10
56. Kondisi paru yang membuat RR pada bayi frekuensinya relatif cepat dibandingkan
orang dewasa yaitu :
a Dead space yang relatif lebih besar
b Udara sering masuk kedalam lambung sehingga tekanan negative dalam rongga
dada sering naik.
c Lidah bayi sering jatuh kebelakang dan menutupi jalan nafas.
d Surfaktan pada bayi yang belum sempurna terbentuk
e Kebutuhan oksigen bayi yang relatif lebih banyak dibandingkan orang dewasa
57. Manakah yang termasuk perbedaan antara orang dewasa dan anak-anak pada
sistem kardiovaskuler :
a. Bayi kardiak outputnya lebih dipengaruhi oleh heart rate dibandingkan
volume sekuncup
b. Bayi kardiak outpitnya lebih dipengaruhi oleh volume sekuncup dibandingkan
heart rate
c. Bayi persentasi darah terhadap berat badan lebih kecil
d. Bayi persentasi darah terhadap berat badan tidak punya perbedaan besar
dibandingkan orang dewasa
e. Semua benar
58. Berikut kondisi yang perlu diperhatikan pada pediatrik kecuali :
a Jantung bayi belum begitu matang dan sensitive terhadap efek agen anestesi
b Bradikardi pada bayi dapat berpengaruh cepat pada menurunsecara drastisnya
cardiakoutput
c Karena jumlah darah yang sangat sedikit, maka kehilangan darah harus sangat
diperhatikan
d Tekanan darah pada bayi baru lahir berkisar antara 60-90mmHg dan
meningkat seiring dengan meningkatnya sistem syaraf simpatik
e Neonatus punya kapasitas penyimpanan glikogen yang terbats dan sangat
rentan terhadap hipoglikemi
59. Dibawah ini mana yang termasuk fungsi premedikasi pada anestesi adalah :
a. Untuk menghilangkan atau mengurangi rasa takut , cemas dan gelisah sehingga
anak menjadi tenang ketika masuk kamar operasi
b. Memudahkan dan melancarkan induksi anastesi.
c. Sebagai vagolitik mencegah timbulnya refleks vagal akibat obat anastesi
d. Jawaban B salah
e. A,B,C benar
60. Berikut ini mana obat obatan yang digunakan sebagai pelemas otot pada anak
a. Halotan
b. Isofluran
c. Desfluran
d. Sulfat atropin
e. Suxamethoinum chloride

61. Berikut ini termasuk tiga metode atau cara induksi yang biasa digunakan pada
anestesi pediatrik adalah
a Inhalasi , Parenteral dan Per Rectal
b Inhalasi, Parenteral dan Peroral
c Inhalasi, Peroral dan Per Rectal
d Parenteral, Peroral, dan Per Rectal
e Inhalasi, Nasal, dan Parenteral
62. Jika dilakukan induksi pada pediatrik dengan metode parenteral dan mendapatkan
obat ketamin berapa dosis yang diberikan pada anak tersebut
a. 1 mg/KgBB
b. 2 mg/KgBB
c. 3 mg/KgBB
d. 4 mg/KgBB
e. 5 mg/KgBB
63. Jika anak usia 2 tahun mendapatkan premedikasi atropin melalui intravena maka
dosis yang diberikan adalah
a. 0,05 mg/KgBB
b. 0,04 mg/KgBB
c. 0,03 mg/KgBB
d. 0,02 mg/KgBB
e. 0,01 mg/KgBB
64. Perhatikan pernnyataan di bawah ini
1. Segera setelah selesai pembedahan, hentikan aliran gas/uap obat anestesia.
2. Berikan O2 100% selama 5-15 menit
3. Ekstubasi, bisa dilakukan dalam keadaan pasien sadar atau tidur.
4. Pada pasien yang diintubasi dan menggunakan obat pelumpuh otot, harus
dipulihkan dengan neostigminatropin
Berikut ini manakah tindakan yang dilakukan untuk pemulihan anestesi
a 1 dan 3 benar
b 2 dan 4 benar
c 1,2,3 benar
d 4 benar
e Benar semua
65. Perhatikan indikator di bawah ini!!
1. Kesadaran
2. Pernafasan
3. Suhu tubuh
4. Aktivitas
Pemantauan yang harus dilakukan pasca operasi pada pediatrik
a 1 dan 3 benar
b 2 dan 4 benar
c 1,2,3 benar
d 4 benar
e Benar semua
66. Apa yang dimaksud anestesi pada pasien dengan one day care?
a. Anestesi yang dilakukan pada pasien yang berobat jalan ke rumah sakit untuk
pemeriksaan dan pengobatan, tetapi memerlukan rawat inap
b. Anestesi yang dilakukan pada pasien yang berobat inap ke rumah sakit untuk
pemeriksaan dan pengobatan, memerlukan rawat inap
c. Anestesi yang dilakukan pada pasien yang berobat jalan ke rumah sakit
untuk pemeriksaan dan pengobatan, tetapi tidak memerlukan rawat inap
d. Pelayanan anestesia untuk pembedahan, yang secara medis diduga akan
memerlukan perawatan menginap pasca bedah
e. Pelayanan anestesia untuk pembedahan yang sebelumnya operasi harus
dilakukan rawat inap, yang secara medis diduga tidak memerlukan perawatan
menginap pasca bedah
67. Kriteria pasien dalam melakukan pembedahan ambulatory adalah
a. Sehat termasuk status fisik ASA 1 atau ASA 2 dengan penyakit atau
kelainan sistemik yang terkendali.
b. Pasien dalam status fisik ASA 3
c. Pasien dalam status fisik ASA 4
d. Mempunyai riwayat pascabedah atau anestesia yang kurang baik, misalnya
mual atau muntah yang lama atau nyeri pasca bedah yang sulit ditanggulangi
dengan anelgetika peroral.
e. Pasien belum mengerti dan memahami instruksi prabedah dan pascabedah
atau anestesia.
68. Dalam melakukan tindakan operasi pada pasien one day care tidak diperbolehkan
melebihi waktu operasi selama...
a. 3 jam
b. 4 jam
c. 5 jam
d. 6 jam
e. 7 jam
69. Kriteria apa yang harus memenuhi teknik anestesi untuk pasien ambulatory?
a. Induksi lama
b. Pemeliharaan anestesi tidak sempurna
c. Tonus simpatis/refleks protektif cepat kembali
d. Pemulihan pasien lama
e. Pasien termasuk dalam status fisik ASA 3
70. Yang tidak termasuk dalam kriteria pemulangan pasien adalah
a. Orientasi tempat, waktu, dan orang sudah baik
b. Tanda-tanda vital telah stabil dalam 30-60 menit
c. Mampu bergerak tanpa dibantu
d. Mampu diberi cairan oral (tanpa muntah)
e. Pasien mengeluh nyeri
71. Hal-hal yang tidak memungkinkan untuk rawat jalan adalah
a. Pasien anak anak dan remaja
b. Termasuk status fisik ASA 1 atau ASA 2 dengan penyakit atau kelainan
sistemik yang terkendali
c. Tidak ada riwayat nyeri pasca bedah yang sulit ditanggulangi dengan
anelgetika peroral
d. Riwayat keluarga hipertermia maligna, hemofilia dan gangguan
perdarahan
e. Sesuai dengan keinginan pasien
72. Yang tidak termasuk dalam kriteria yang harus dipenuhi dalam pembedahan yang
dapat dilakukan secara ambulatory adalah
a. Tidak memerlukan pelemas otot yang sempurna
b. Tidak banyak menimbulkan perubahan fisiologis
c. Diduga tidak menyebabkan banyak perdarahan
d. Diduga akan membutuhkan perawatan 24 jam
e. Kemungkinan komplikasi pascabedah rendah sekali
73. Sebelum dilakukan operasi perawat anestesi harus melakukan pemeriksaan pre
anestesi, yang termasuk pemeriksaan pre anestesi adalah
a. Pemeriksaan fisik rutin meliputi sistem kardiovaskuler, sistem
pernafasan, dan sistem organ lain
b. Pemantauan TTV seperti TD, respirasi, nadi dan suhu
c. Pemantauan sistem kardiovaskular jika terjadi hipertensi, hipotensi, syok,
aritmia, takikardia, tanda-tanda henti jantung
d. Observasi tanda-tanda sianosis dan pucat
e. Observasi tanda-tanda hipertermia dan hipotermia
74. Berapa hari komplikasi ringan post anestesia pada pasien ambulatory?
a. 1-2 hari
b. 2-4 hari
c. 2-5 hari
d. 3-5 hari
e. Lebih dari 5 hari
75. Alasan rawat inap pasca ambulatory anesthesia yang disebabkan oleh faktor
anestesi adalah
a. Mual atau muntah terus-menerus
b. Pembedahan meluas di luar prosedur yang diantisipasi
c. Komplikasi mengharuskan pembedahan ulang atau observasi lanjut
d. Perdarahan banyak selama atau pasca operasi
e. Membutuhkan terapi antibiotik intravena
76. Seorang perempuan berusia 32 tahun yang menderita Diabetes Mellitus tipe 1
mengalami gagal ginjal progresif dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dialysis
belum dilakukan pada pasien ini. pemeriksaan fisik tidak menunjukkan tanda-
tanda abnormalitas. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar
hemoglobin = 9 g/dl, hematocrit = 28 % m3. Apus darah tepi menunjukkan sel-sel
eritrosit dan MCV 94 normositer dan normokromik. Manakah jawaban di bawah
ini yang paling mungkin sebagai penyebab kondisi pasien tersebut.
a. Perdarahan akut
b. Leukimia limfosit kronik
c. Anemia Sideroblast
d. Defisiensi Eritropoietin
e. Defisiensi enzim eritrosit
77. Anak laki-laki 12 tahun dibawa ke Puskesmas. Keluhan mudah lelah, banyak
keringat, mata agak melotot, nafsu makan meningkat. Sering BAB, ujung tangan
sering gemetar. Berat badan 40 kg, tinggi badan 160 cm. Pemeriksaan lain yang
perlu dilakukan
a. Bikarbonat darah
b. T3, T4, TSH
c. Kelainan kromosom
d. BSS
e. Keton urin
78. Berikut adalah permasalahan keperawatan yang mungkin muncul pada pasien
dengan hipotiroid, kecuali
a. Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan hipermetabolisme
b. Penurunan curah jantung berdasarkan penurunan volume sekuncup
berhubungan dengan bradikardi, hipoventilasi
c. Intoleran aktivitas berhubungan dengan kelelahan dan penurunan proses
kognitif
d. Konstipasi berhubungan dengan penurunan gastrointestinal
e. Gangguan persepsi sensorik (penglihatan) berdasarkan gangguan transmisi
impuls sensorik sebagai akibat oftalmopati

Petunjuk Jawaban :

a. Jika 1,2, dan 3 benar.


b. Jika 1 dan 3 benar
c. Jika 2 dan 4 benar
d. Jika 4 saja benar
e. Jika semua jawaban benar
79. Berikut adalah hormon yang disekresikan oleh kelenjar tiroid
1. triodotironin
2. parathormon
3. tiroksin
4. paratiroid hormone
80. Berikut adalah gejala yang muncul pada pasien dengan hipersekresi hormon tiroid
1. peningkatan metabolisme
2. tidak tahan panas
3. penurunan berat badan
4. kretinisme
81. Masalah pernafasan pasca operasi tiroid dapat disebabkan oleh
1. Perdarahan
2. Kerusakan saraf laring berulang
3. Edema laring
4. Infeksi

Soal kasus untuk nomer 82 85

Ny. T usia 50 tahun mengeluh sering cepat lelah, keringat banyak, tidak tahan
panas, peningkatan nafsu makan dan adanya penurunan berat badan . Dari hasil
pemeriksaan fisik dengan palpasi didapatkan adanya pembesaran pada kelenjar
tiroid di daerah leher. Hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan adanya
peningkatan T3 dan T4 serum.

82. Kemungkinan penyakit yang dialami Ny. T adalah


a. Hipotiroid
b. Hipertiroid
c. Hipoparatiroid
d. Hiperparatiroid
e. anoreksia
83. istilah lain untuk T4 adalah
a. tiroksin
b. parathormon
c. triodotironin
d. paratiroid
e. krikoid
84. adanya penurunan BB yang dialami oleh Ny. T disebabkan oleh
a. anoreksia
b. vomiting
c. hypermetabolisme
d. lethargi
e. ikterik
85. kemungkinan permasalahan keperawatan yang muncul pada Ny.T adalah
a. gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan
b. gangguan rasa nyaman
c. gangguan pola nafas
d. gangguan persepsi penglihatan
e. konstipasi
86. Bagian ruang jantung yang berfungsi untuk berfungsi menerima darah bersih dan
memompakannya ke seluruh tubuh adalah?
a Atrium (Serambi) Kanan
b Atrium (Serambi) Kiri
c Ventrikel (Bilik) Kanan
d Ventrikel (Bilik) Kiri
e Atrium (Serambi) Kiri dan Ventrikel (Bilik) Kiri
87. Tn. S dirawat di RS karena mengalami peradangan multisistem mendadak yang
terjadi secara imunologi dan terjadi beberapa minggu setelah infeksi tenggorokan
yang disebabkan oleh kuman steptococcus hemolitikus beta grup A. Apa penyakit
yang diderita oleh Tn S?
a Mitral stenosis
b Demam rheumatik
c Endocarditis infaksi
d Myocardial infarct acute
e Pericarditis.
88. Tn. G menderita Atrial Stenosis dan mengalami tanda gejala berupa trias dispnoe,
angina, dan sinkop. Pada saat dilakukan EKG menunjukkan adanya iskemia yang
akan menunjukkan depresi segmen-ST dan kelainan gelombang-T. Namun karena
menderita hemoroid derjad 3 maka Tn. G harus menjalani operasi hemeroidektomi
dan ada kontra indikasi jenis pemberian anestesi pada pasien dengan AS. Apa
kontra indikasi anestesi pada pasien dengan AS?

a Anestesi spinal dan epidural


b Anestesi general dan spinal
c Anestesi lokal dan spinal
d Anestesi epidural dan general
e Anestesi general dan lokal
89. Suatu keadaan dimana terdapat lubang diantara atrium dextra dan atrium sinistra
dinamakan
a. VSD
b. CHF
c. ASD
d. AGD
e. CKD
90. Cermati pernyataan di bawah ini
1. VSD
2. Kardiomegali
3. Aterosklerosis
4. overriding aorta
5. Stenosis pulmoner
6. Infark miokard
Manakah yang termasuk dalam Tetralogi fallot
a. 1,2,3,4
b. 1,3,5,6
c. 1,2,4,5
d. 2,3,4,5
e. 3,4,5,6
91. Perhatikan pernyataan di bawah ini
1. Clubing finger
2. Sesak nafas
3. Odem
4. Tremor
Tenda gejala yang khas pada penderita gagal jantung kanan adalah
a. 1,2
b. 2,3
c. 1,3
d. 3,4
e. Semua benar
92. Apa yang dihasilkan kelenjar eksokrin pada usus halus?
a. Enzim tripsin, amilase dan lipase
b. Enzim ptialin, amilase dan lipase
c. Enzim tripsin, renin dan amilase
d. Enzim lipase, renin dan angiotensin
e. Enzin amilase, katalase dan pepsin
93. Pengkajian khas yang dilakukan pada pasien pre operasi dengan gangguan
pencernaan yaitu
a. Tanda-tanda vital
b. Pemeriksaan dada-paru
c. EKG dan AGD
d. Rontgen Abdomen
e. Pemeriksaan lab darah lengkap
94. Seorang Laki-laki, usia 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut
dengan skala 6, nyeri bertambah saat bergerak. Pasien mengatakan jika BAK
terasa nyeri, nyeri dirasakan sudah 2 hari. Setelah dilakukan pemeriksaan pasien
terdiagnosa penyakit Cholelitiasis dan harus segera dioperasi. Apa jenis operasi
yang akan dilakukan?
a. Emergensi
b. Elektif
c. Urgen
d. Diperlukan
e. Kuratif
95. Seorang pria usia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan diare 3 hari,
mual muntah, demam, menggigil, sakit kepala dan nyeri perut. Pasien sudah
berobat ke puskesmas dan mendapatkan paracetamol dan ampicilin tetapi tidak
membaik. Pemeriksaan fisik ditemukan badan teraba panas, konjungtiva pucat,
turgor kulit tidak elastis, tanda-tanda vital TD: 100/60 mmHg, RR 24 x/menit, N:
90 x/menit, S 39C. Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus diatas?
a. DBD
b. Thypoid
c. Gastroenteritis
d. Maag
e. Apendisitis
96. Seorang pasien tanpa penyakit sistemik lain kecuali tekanan darah 160/115 mmHg
akan dilakukan pembedahan hernia inkarserata dengan anestesi, mempunyai status
fisik....
a. ASA I
b. ASA I E
c. ASA II
d. ASA II E
e. ASA III E
97. Pada pasien ASA I, umur 25 tahun, BB 70 kg Hb 14 gr%, Ht 42 % yang menjalani
operasi laparatomi reseksi usus selama 4 jam dengan perdarahan 1 liter:
1. Dapat langsung diberikan FFP selama operasi
2. Dapat langsung diberikan trombosit selama operasi
3. Diberikan darah lengkap sebanyak 1 liter
4. Diberikan cairan koloid sebanyak 1 liter
Keterangan:
a. 1,2,3
b. 1,3
c. 2,4
d. 4
e. Semua benar
98. Seorang laki2 berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri
di seluruh perut disertai mual dan muntah. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai
pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. Dari anamnesis pasien diketahui sering
mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen, temp 39oC, TD 85/60 mmHg,
RR 32x/mnt, nadi 120x/mnt. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal
rigidity(+), nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. Pada pemeriksaan lab
didapatkan leukosit 20000/mm3. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara
bebas di rongga peritoneum dan harus segera dioperasi. Apakah diagnosis yang
paling mungkin?
a. Peritonitis primer
b. Peritonitis tersier
c. Perforasi apendiks
d. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid
e. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum
99. Jika pasien memiliki gangguan fungsi hati, maka obat pilihan untuk pelumpuh otot
adalah....
a. Tubarin
b. Cistacuronium
c. Vekuronium
d. Gallamin
e. Atrakurium
100. Pria, 53th, ke UGD dengan keluhan muntah dan buang air besar berdarah
sejak satu hari yang lalu. Kejadian itu diawali dengan nyeri mendadak pada ulu
hati, muntah juga mengandung sisa makanan, tetapi lebih banyak muntah seperti
ter. Riwayat nyeri ulu hati berulang sejak setahun yang lalu. Biasanya nyeri
dirasakan beberapa jam setelah makan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan:
keadaan umum lemah, kedua tungkai teraba dingin, pada pemeriksaan abdomen
tidak terdapat nyeri tekan, nyeri lepas, maupun kekakuan otot. Perut tidak
kembung dan bising usus meningkat. Tidak ditemukan tanda-tanda gagal hati. TD
90/60 mmHg, Nadi 110x/menit lemah dan tidak teratur. Mana diagnosis yang
paling tepat untuk pasien ini?
a. Syok hemorhagik e.c. perdarahan varices esophagus akut
b. Syok hemorhagik e.c. perdarahan ulkus peptikum
c. Syok hemorhagik e.c. perdarahan varises fundus lambung akut
d. Syok hemorhagik e.c. perdarahan kanker lambung
e. Syok hemorhagik e.c perdarahan vascular malformation
101. Seorang Laki-laki, usia 30 tahun. Datang ke ruang operasi dari bangsal
penyakit dalam. Dari hasil pemeriksaan di bangsal penyakit dalam ditegakkan
diagnosis abdominal pain ec. Peritonitis. Pada saat pemeriksaan didapatkan hasil
darah rutin dalam batas normal, kimia darah dalam batas normal, hasil foto
abdomen 2 posisi didapatkan hasil meteorismus, DD inflamatory bowel disease
dan termasuk ASA III emergency. Apa nama tindakan operasi dan tindakan
anestesi yang tepat untuk pasien di atas?
a. Laparatomi dengan general anestesi
b. Laparoskopi dengan spinal anestesi
c. Laparatomi dengan spinal anestesi
d. Laparoskopi dengan general anestesi
e. Apendiktomi dengan spinal anestesi