Anda di halaman 1dari 8

TUGAS INVERSI PEMODELAN MODEL GARIS DAN PARABOLA

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pemodelan Geofisika

DISUSUN OLEH :

Mutiara Qalbi Pebrian

1404107010063

PRODI TEKNIK GEOFISIKA

JURUSAN TEKNIK KEBUMIAN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SYIAH KUALA


clc; : menghapus data sebelumnya yang ada pada pada matlab
clear; : menghapus memori yang ada pada matlab
close; : menutup gambar

Memasukan data Observasi


t=[1 2 3 4 5 6 7 8 9 10]; :Plot data terhadap waktu(second)
y=[109.4 187.5 267.5 331.9 386.1 428.4 452.2 498.1 512.3 513.0]; :Plot data posisi (meter)

Plot data observasi (data waktu dan posisi) dalam bentuk grafik
plot(t,y,'r*'); : Plot data t dan y menjadi warna merah
grid; : menunjukan data observasi menjadi
titik titik observasi (grid)
xlabel('Waktu (detik)'); : Label pada sumbu x
ylabel('Posisi (meter)'); : Label pada sumbu y
title('\fontsize{14} PosisivsWaktu'); : Untuk memberi nama atau judul pada grafik

Memasukan matrik kernel G danvektor d


n = length(t); : Menunjukan jumlah data observasi
for k = 1:n : menunjukan nilai pada kolom pertama yaitu 1
dan kolom kedua sesuai dengan dataobservasi
G(k,1) = 1; : Menunjukan kolom pertama dari G semua bernilai 1
G(k,2) = t(k); : Menunjukan kolom kedua dari G adalah kedalaman (t)
G(k,3) = -0.5*(t(k).^2); : Menunjukan Kolom ketiga dari G adalah kedalaman (t)
End : akhir dari command
d = y'; : Menunjukan bahwa data observasi merupakan matriks
transpose dari data posisi

Melakukan perhitungan inverse dengan general least-squares


m = inv(G' * G) * G' * d

Plot hasil inversi (berupagaris least-squares)


holdon;
tt = 0:0.5:20;nilai 0 :menunjukan minimum(x),nilai 0.5 m3nunjukan nilai pembanding,
nilai 20 menunjukan max(y)
yy = m(1) + m(2) * tt - (0.5*m(3)*tt.^2); : Menunjukan rumus inverse pemodelan dalam persoalan ini
figure : Plotting data dalam bentuk kurva dan titik-titik observasi
plot(t,y,'r*',tt,yy); :
grid; : Menampilkan data observasi menjafi titik-titik observasi
xlabel('Waktu (detik)'); : Label(nama) pada sumbu x
ylabel('Posisi (meter)'); : Label (nama) pada sumbu y
title('\fontsize{14} PosisivsWaktu'); : Memberikan judul pada grafik

Tabel data observasi

Pengukuran t (waktu) y (posisi)


1 1 109.4 Formula inversi yang diberikan menunjukan salah
2 2 187.5 satu contoh inverse model parabola diketahui variasi
3 3 267.5 waktu terhadap posisi. Pengukuran dilakukan
4 4 331.9 sebanyak 10 kali .
5 5 386.1
6 6 428.4
7 7 452.2
8 8 498.1
9 9 512.3
10 10 513.0
Matlab
Diasumsikan variasi terhadap waktu memenuhu persamaan berikut:

m1+m2.ti-(0.5.m3,ti2 )= yi

dimanam1, m2 danm3 adalah unknown parameter. Jadi pada model di atas terdapat tiga buah model parameter, (M = 3) Adapun yang berlaku
sebagai data adalah nilai-nilai temperatur y1, y2,..., dan y10. Berdasarkan model tersebut, kita bisa menyatakan temperatur dan kedalaman sebagai
sistem persamaan simultan yang terdiri atas 10 persamaan
m1+m2.ti-(0.5.m3.ti2) = yi
ditulis secara singkat
G.m = d
dimana d adalah data yang dinyatakan dalam vektor kolom, m adalah model parameter, juga dinyatakan dalam vektor kolom, dan G disebut
matrik kernel. Untuk mendapatkan elemen m dilakukan cara seperti berikut:
GTGm = GTd
[G G]1GTGm = [GTG]1GTd
T

Berdasarkan data observasi, diperoleh

M = (GTG)-1 GTd

[] [ ]
m1 yi
m2 = N ti ti ti 2 ti2 ti3 -1 tiyi
2
m3 ti yi

Matlab telah menyediakan sebuah perintahsebuah baris perintah untuk menghitung elemen m yaitu
m=inv(G*G)*G*d. Sehingga operasi matrik akan menghasilkan nilai m1= 16.4083 m2=96.9713 dan m3= 9.4083. Gabungan data observasi dan
kurva hasil inverse sebagai berikut:
SUHU
clc; : menghapus data sebelumnya yang ada pada pada matlab
clear; : menghapus memori yang ada pada matlab
close; : menutup gambar

Memasukan Data observasi


z = [5 16 25 40 50 60 70 80 90 100]; : Plot data kedalaman (meter)
T = [35.4 50.1 77.3 92.3 137.6 147.0 180.8 182.7 188.5 223.2]; : Plot data temperature ( C )

Plot data observasi, data kedalaman dan temperature dalam bentuk grafik
plot(z,T,'*r'); : Plot data z dan T dalam warna merah
grid; : Menampilkan data observasi menjadi titik-titik
observasi (grid
xlabel('Kedalaman (m)'); : Label pada sumbu x (kedalaman)
ylabel('Suhu (Celcius)'); : Label untuk sumbu y (Teperatur)
title('\fontsize{14} VariasiSuhuvsKedalaman'); : Memberi nama pada gfrafik

Measukan matrik kernel G danvektor d


n =length(z); : Menunjukan jumlah data observasi kedalaman
for k = 1:n : Menunjukan kolom pertama bernilai 1 dan kolom kedua sesuai
dengan data observasi
G(k,1)= 1; : Menunjukan komlom pertama matriks G semuanya bernilai 1
G(k,2)= z(k); : Menunjukan kolom kedua matriks G adalah kedalaman (z)
End : Akhir dari command
d= T'; : Menunjukan bahwa data observasi merupakan matriks transpose
dari data Temperatur

Rumus Perhitungan inversi dengan general least-squares


m = inv(G'*G)*G'*d;

Plot hasil inversi (berupagaris least-squares)


holdon;
zz = 0:0.5:1000; :menunjukan minimum(x),nilai 0.5 m3nunjukan nilai pembanding,
nilai 1000 menunjukan max(x)
TT = m(1) + m(2)*zz; : Rumus inverse pemodelan dalm permasalahan ini
plot(zz,TT); : Plot data z dan T dalam bentuk kurva dengan titik-titik observasi

Tabel data observasi


Pengukuran ke-I Kedalaman (z) Temperatur (T)
Formula inverse yang diberikan menunjukan salah satu
1 z1 = 5 T1 = 35.4
2 z2 = 16 T2 = 50.1 contoh inverse model garis diketahui variasi temperature
3 z3 = 25 T3 = 77.3 terhadap kedalaman. Pengukuran dilakukan sebanyak 10
4 z4 = 40 T4 = 92.3 kali pengukuran temperature terhadap kedalaman yang
5 z5 = 50 T5 = 137.6 berbeda beda seperti yang ditunjukan pada table disamping.
6 z6 = 60 T6 = 147.0
7 z7 = 70 T7 = 180.8
8 z8 = 80 T8 = 182.7
9 z9 = 90 T9 = 188.5
10 z10 = 100 T10 = 223.2
Matlab

Lalu asumsikan variasi terhadap kedalaman dengan model matematika berikut:

m1+m2.zi = Ti

dimana m1 dan m2 adalah konstanta-konstanta yang akan dicari. Rumus di atas disebut mod-el matematika. Sedangkan m1 dan m2 disebut
parameter model atau biasa juga disebut unknown parameter. Pada model matematika di atas terdapat dua buah parameter model, (M = 2).
Sementara jumlah data observasi ada empat, (N = 10), yaitu nilai-nilai kedalaman, zi, dan temperatur, Ti. Lalu ditulis secara singkat:
G.m = d

dimana d adalah data yang dinyatakan dalam vektor kolom, m adalah model parameter, juga dinyatakan dalam vektor kolom, dan G disebut
matrik kernel. Untuk mendapatkan elemen m dilakukan cara seperti berikut:
GTGm = GTd
[G G]1GTGm = [GTG]1GTd
T

Berdasarkan data observasi, diperoleh


[ ] [
m1
m2 =
N zi
zi zi
2 ] [ ]Ti
ziTi

Perintah di Matlab untuk menghitung elemen-elemen m, yaitu m=inv(G*G)*G*d. Sehingga operasi matrik di atas akan menghasilkan nilai m1=
24.9 dan m2 m2=2.0. Gabungan data observasi dan kurva hasil inverse sebagai berikut