Anda di halaman 1dari 3

STANDAR

OPERASIO PENINGKATAN KOMPETENSI


NAL
PROSEDUR
Nomor Dokumen : Ditetapkan oleh:
Nomor Revisi : Ka.UPT Puskesmas
Padasuka
UPT PUSKESMAS Tanggal Terbit :
PADASUKA Halaman : 1/2
dr.DadanMulyana
19790202 200501
1 006
Peningkatan kompetensi adalah upaya untuk
PENGERTIAN meningkatkan keterampilan atau kemampuan dalam
menjalankan kewenangannya sebagai tenaga klinis guna
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam
pelayanan kesehatan di Puskesmas
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
TUJUAN mengendalikan pengelolaan sumber daya manusia
(SDM) dan terwujudnya pengembangan karir dalam
meningkatkan produktifitas dan mutu pelayanan
kesehatan di Puskesmas.

KEBIJAKAN SK Kepala UPT Puskesmas Padasuka No. tentang


.
1. Undang-Undang No.23 tahun 1992 tentang Kesehatan
REFERENSI 2. Peraturan Menteri Kesehatan No.75 tahun 2014
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
3. Keputusan Menteri Kesehatan
No.857/Menkes/SK/IX/2009 tentang Pedoman
Penilaian Kinerja Sumber Daya Manusia Kesehatan di
Puskesmas
4. Peraturan Pemerintah No.32 tahun 1996 tentang
Tenaga Kesehatan
5. Keputusan Menteri Kesehatan
No.850/MENKES/SK/V/2000 tentang Kebijakan
Pengembangan Tenaga Kesehatan tahun 2000-2010
1. Kepala UPT Puskesmas Padasuka menilai secara
PROSEDUR langsung kebutuhan pegawai untuk meningkatkan
kompetensi atau pegawai sendiri yang mengajukan
ke Kepala UPT.
2. Bagian tata usaha menganalisis kebutuhan pelatihan
tiap-tiap personil untuk meningkatkan kompetensi
dengan menyebarkan form kebutuhan pelatihan.
3. Berdasarkanan analisa tersebut, bagian tata usaha
membuat rekapitulasi kebutuhan pelatihan.
4. Jika ada informasi pelatihan yang diadakan oleh pihak
Pemerintah (Dinas Kesehatan Kota Bandung atau
Dinas Kesehatan Provinsi) atau institusi pendidikan,
maka kepada Kepala Puskesmas memberikan
rekomendasi untuk mengirimkan personil yang benar-
benar membutuhkan pelatihan dan sesuai dengan
kompetensinya.

PENINGKATAN KOMPETENSI Halaman : 2/2

PROSEDUR 5. Petugas yang datang untuk menghadiri pelatihan


membawa surat tugas dari Puskesmas dan membuat
resume hasil pelatihan untuk laporan kegiatan dan
dokumentasi.
6. Sertifikat yang didapat dari pelatihan harus difotokopi
dan diserahkan kebagian tata usaha untuk
dokumentasi.
7. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui peningkatan
kompetensi.
1. Tata Usaha
2. Pemberi layanan klinis meliputi :
UNIT TERKAIT
a. Pelayanan pendaftaran
b. Pelayanan kesehatan umum
c. Pelayanan kesehatan gigi
d. Pelayanan kesehatan ibu dan anak
e. Pelayanan kefarmasian
f. Pelayanan laboratorium
g. Pelayanan kesehatan lingkungan
h. Pelayanan gizi
DOKUMEN TERKAIT

ALAT DAN BAHAN

MANAJEMEN RISIKO

RUANG LINGKUP

Penyusun : Pemeriksa 1 : Pemeriksa 2 :

paraf paraf paraf


LAMPIRAN
1. PEMETAAN KOMPETENSI
2. RENCANA PENINGKATAN KOMPPETENSI
3. BUKU PELAKSANAAN