Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN KERJA PROGRAM GIZI

PUSKESMAS MANDIANGIN TAHUN 2017

1. PENDAHULUAN

Masalah gizi terjadi di setiap siklus kehidupan,dimulai sejak


dalam kandungan (janin),bayi,anak,dewasa dan usia lanjut.Periode
dua tahun pertama kehidupan merupakan masa kritis,karena pada
masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat
pesat.Gangguan gizi yang terjadi pada periode ini bersifat
permanen,tidak dapat dipulihkan walaupun kebutuhan gizi pada
masa selanjutnya terpenuhi.

Sekitar 30 juta wanita usia subur menderita kurang energi


kronis (KEK),yang bila hamil dapat meningkatkan resiko melahirkan
BBLR (< 2500 gram ),sebagai salah satu penyebab utama tingginya
angka gizi kurang dan kematian balita.Pada tahun 2005 terdapat
sekitar 5 juta balita gizi kurang : 1,7 juta diantaranya menderita gizi
buruk.Pada usia sekolah,sekitar 11 juta anak tergolong pendek
sebagai akibat dari gizi kurang pada masa balita.

Anemia Gizi Besi (AGB) diderita oleh 8,1 juta anak balita,10
juta anak usia sekolah,3,5 juta remaja putri dan 2 juta Ibu
hamil,Sekitar 3,4 juta anak usia sekolah menderita Gangguan
Akibat Kekurangan Yodium (GAKY).

Sementara masalah gizi kurang dan gizi buruk masih


tinggi,ada kecenderungan peningkatan masalah gizi lebih sejak
beberapa tahun terakhir.Hasil pemetaan gizi lebih di wilayah
perkotaan di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 12 %
penduduk dewasa menderita gizi kurang.

II. Tujuan Umum

Tujuan umum dari program gizi adalah seluruh keluarga


berperilaku sadar gizi.

Tujuan Khusus

1. Meningkatnya kemudahan keluarga dan masyarakat memperoleh


informasi gizi.

2. Meningkatnya kemudahab keluarga dan masyarakat memperoleh


pelayanan gizi yang

III. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


1 Pendataan sasaran - Mendata sasaran gizi
meliuti jumlah
bayi,A.Balita Ibu
hamil,Remaja Putri
2 Pengambilan Vitamin A - Merencanakan Kebutuhan
VitaminA
3 Penimbangan di Posyandu - Mengambil Kapsul Vitamin
A kapsul Biru dosis
100.000 SI, kapsul Merah
200.000 SI
4 Pendistibusian Vitamin A - Memberikan Vitamin A
susuai umur 6-11 bln
Biru 100.000 SI 12-59 bln
merah 200.000 SI
5 Penimbangan Massal - Melakukan Penimbangan
BB Balita dan Pengukuran
PB dan TB Balita
6 Sweeping Penimbangan - Melakukan Penimbangan
Massal BB Balita dan PB,TB Balita
bagi yang tidak datang ke
Posyandu
- Mencatat hasil BB/PB/TB
Balita
- Menentukan Status Gizi
Balita sesuai dengan umur
BB,jenis kelamin Balita
- Mengirim laporan ke Dinas
Kesehatan Bagian Gizi
7 Penyuluhan Gizi - Membuat materi
Penyuluhan
- Melengkapi sarana dan
prasarana yang akan
diperlukan
- Membuat jadwal
penyuluhan
- Menginformasikan kepada
sasaran jadwal
penyuluhan
- Melakukan Penyuluhan
8 Penjaringan Balita Gizi - Melakukan Penjaringa
buruk/kurang Balita Gizi Buruk/Kurang
di Posyandu
- Mencatat nama,tgl lahir
alamat ,umur ,BB,PB/TB
balita yang terjaring
- Mengolah data sesuai
dengan Standar
NCHS/WHO
9 Pemantauan Status Gizi - Melakukan sasaran yang
(PSG) akan dijadikan responden
- Melakukan wawancara
- Melakukan Penimbangan
BB/PB/TB balita
- Melakukan Test garam
- Pencatatan dan Pelaporan

10 Pemeriksaan garam ke SD - Melakukan Sasaran SD


yang akan jadi sampel
- Menentukan sasaran
- Melakukan pemeriksaan
garam
- Pencatatan Pelaporan
11 Pendistribusian PMT Balita - Melakukan Sasaran Balita
gizi Buruk/Kurang Gizi Buruk/Kurang
- Pemberian PMT sesuai
dengan Umur
- Pencatatan Pelaporan
12 Lomba Balita Sehat - Mencari sasaran balita
TK.Puskesmas yang akan dilombakan
sesuai dengan kriteria
yang sudah ditentukan
- Menentukan waktu
pelaksanaan
- Pencatatan Pelaporan
13 PMBA - Membuat jadwal kegiatan
- Membuat materi
- Melakukan kegiatan
- Pencatatan Pelaporan

VI. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Identifikasi data diwilayah kerja binaan dengan memperhatikan


data hasil pelaksanaannkegiatan dengan masyarakat melalui
SMD,MMD dan pengamatan langsung kemudian berkoordinasi
dengan Lintas sektoral dan lintas program dengan kegiatan yang
akan dilaksanakan dimasyarakat.
2. Penyesuaian metode implementasi program dengan tata nilai
masyarakat diwilayah kerja
3. Melakukan komunikasi dengan pihak lintas sektor terkait untuk
mendukung pelaksanaan program ,melalui surat dan
komunikasi langsung tentang rencana pelaksanaan kegiatan .

Adapun Indentifkasi peran lintas sektor terkait addddalah sebagai


berikut:

No Sektor terkait Rincian Peranan


1 Kelurahan Sebagai pemegang kelurahan
2 Kader - Membantu petugas
menjalankan program
3 Sekolah - Menyediakan sasaran
untuk pelaksanaan
kegitan
- Membantu petugas
menjalankan kegiatan

4. Penyuluhan /Konseling dengan melibatkan lintas program


terkait,Adapun identifikasi peran lintas program terkait adalah
sebagai berikut :

No Kegiatan Program terkait Rincian Peranan


1 Penimbangan Pembina Posyandu Sebagai
Massal pelaksana/memanta
u kegiatan
Penimbangan Massal
2 Pendistribusian Pembina Posyandu Sebagai
VitaminA pelaksana/memanta
u kegiatan
pendistribusia
Vitamin A
3 PMBA Bidan Poskeskel Sebagai Pemberi
materi dalam
kegiatan PMBA

V. SASARAN

Sasaran dari program gizi adalah bayi,Anak Balita,remaja putri ,


anak sekolah lansia,Ibu hamil,Wus,Ibu menyusui.

VI. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATA

No Kegiatan Jadwal Kegiatan


J F M A M J J A S O N D
1 Pendataan X
sasaran
2 Pengambilan X X
Vitamin A
3 Penimbangan X X X X X X X X X X X X
di Posyandu
4 Pendistibusian X X
Vitamin A
5 Penimbangan X
Massal
6 Sweeping X
Penimbangan
Massal
7 Penyuluhan X X X
Gizi
8 Penjaringan X X X X X X X X
Balita Gizi
buruk/kurang
9 Pemantauan X
Status Gizi
(PSG)
8 Pemeriksaan X
garam ke SD
9 Pendistribusia X X X
n PMT Balita
gizi
Buruk/Kurang
10 Lomba Balita X
Sehat
TK.Puskesmas
11 PMBA X

VII. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN


PELAPORAN

Evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan dilakukansetiap


bulan setelah kegiatan tersebut dilaksanakan.

VIII. PENCATATAN , PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

Hasil pengolahan dan analisis data dituangkan dalam bentuk


laporan yang kemudian akan dilaporkan setiap bulan sekali.
Evaluasi dilakukan setiap 3 bulan dengan membahas hasil capaian
indikator sekaligus PDCA unt5uk indikator yang belum mencapai
target.