Anda di halaman 1dari 24

07-May-17

TEKNIK PEMETAAN DESA

Latar Belakang
UU Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Informasi
Geospasial
UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa

1
07-May-17

Latar Belakang
UU Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Informasi
Geospasial
bahwa dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya lainnya
serta penanggulangan bencana dalam wilayah NKRI dan wilayah
yurisdiksinya diperlukan informasi geospasial
Pasal 3 :
menjamin ketersediaan dan akses terhadap IG yang dapat
dipertanggungjawabkan;
mewujudkan penyelenggaraan IG yang berdaya guna dan berhasil
guna melalui kerja sama, koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi
mendorong penggunaan IG dalam penyelenggaraan pemerintahan
dan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Latar Belakang
UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa
UU Desa mengamanatkan bahwa desa harus memiliki sistem informasi
desa yang memuat data desa, data pembangunan desa, kawasan
perdesaan, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan
pembangunan desa dan kawasan perdesaan
Pasal 86 :
Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi
Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
Sistem informasi Desa sebagaimana meliputi fasilitas perangkat keras
dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber daya manusia
Sistem informasi Desa dikelola oleh Pemerintah Desa dan dapat
diakses oleh masyarakat Desa dan semua pemangku kepentingan.

2
07-May-17

Latar Belakang
Sistem Informasi Desa akan lengkap dan informatif jika memiliki
Informasi Geospasial yang memuat berbagai hal yang dibutuhkan oleh
desa dan disajikan secara visual dalam peta
Informasi geospasial (peta) sebagai produk survei dan pemetaan
mudah diproduksi, disebarluaskan, dan dimanfaatkan bersama oleh
semua pihak untuk penyusunan perencanaan, implementasi

Pemahaman Informasi Geospasial

Spasial.?
Geospasial.?

3
07-May-17

Pemahaman Informasi Geospasial


SPASIAL
Spasial berarti ruang baik di bumi maupun luar bumi
Spasial adalah aspek keruangan suatu objek atau kejadian
yang mencakup lokasi, letak, dan posisinya

DATA SPASIAL
data yang mempunyai referensi koordinat (lokasi) tertentu
Spatial data are data that have a spatial component, it
means that data are connected to a place in the Earth
Data yang berisi tentang posisi, atribut dan relasi/hubungan
antara obyek dalam ruang (GIS)

Pemahaman Informasi Geospasial


CONTOH DATA SPASIAL
Peta digital
RBI digital, atlas digital, dll
Peta cetak (kertas)
Peta topografi, peta RTRW, dll
Citra penginderaan jauh
Landsat, ASTER, IKONOS, dll
Foto udara
Data lapangan
Pengukuran GPS, survey lapangan
Data sosial ekonomi
Data kependudukan, LQ, dll

4
07-May-17

Pemahaman Informasi Geospasial


GEOSPASIAL
Geospasial atau ruang kebumian adalah aspek keruangan yang
menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian
yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang
dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu

DATA GEOSPASIAL
data tentang lokasi geografis, dimensi atau ukuran, dan/atau
karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada
di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi.

Pemahaman Informasi Geospasial


INFORMASI GEOSPASIAL
Data Geospasial yang sudah diolah sehingga dapat digunakan
sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan
keputusan, dan/atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan
dengan ruang kebumian

5
07-May-17

Pemahaman Informasi Geospasial


Jenis Informasi Geospasial
Informasi Geospasial Dasar :
berisi tentang objek yang dapat dilihat secara langsung atau diukur dari
kenampakan fisik di muka bumi dan yang tidak berubah dalam waktu yang
relatif lama

o jaringan kontrol geodasi (JKHN, JKVN, JKGN)


o peta dasar (Peta RBI, Peta Lingkungan Pantai Indonesia, Peta Lingkungan Laut
Nasional), berisi informasi :
- garis pantai
- hipsografi (kenampakan bentang alam)
- perairan
- nama rupabumi
- batas wilayah
- transportasi dan utilitas
- bangunan dan fasilitas umum
- penutup lahan

Pemahaman Informasi Geospasial


Jenis Informasi Geospasial
Informasi Geospasial Tematik :
menggambarkan satu atau lebih tema tertentu yang dibuat
mengacu pada IGD.
Contoh : Tematik Sumber Daya Alam Darat (Geomorfologi, Kawasan
Konservasi, Risiko Bencana, Lahan Kritis, Neraca Sumberdaya
Mineraldll), Tematik Sumber Daya Alam Laut

6
07-May-17

Pemahaman Informasi Geospasial


Penyelenggaraan Informasi Geospasial
1. Pengumpulan Data Geospasial
survei dengan menggunakan instrumentasi ukur dan/atau rekam
Pencacahan (pengumpulan data tidak dengan alat, melainkan
dengan penghitungan disuatu lokasi, misalnya menghitung
jumlah rumah, wawancara, atau penyebaran kuesioner)
cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi

Pemahaman Informasi Geospasial


Penyelenggaraan Informasi Geospasial
2. Pengolahan Data Geospasial dan Informasi Geospasial
proses atau cara mengolah data dan informasi geospasial
menggunakan perangkat lunak, baik berlisensi maupun bebas
(open source)
Meliputi pemrosesan dan penyajian IG
Pemrosesan memperhatikan :
sistem proyeksi dan sistem koordinat yang dengan jelas dan pasti
dapat ditransformasikan ke dalam sistem koordinat standar
nasional; dan
format, basisdata, dan metadata yang dapat dengan mudah
diintegrasikan dengan IG lain

7
07-May-17

Pemahaman Informasi Geospasial


Penyelenggaraan Informasi Geospasial
Penyajian IG dapat dalam bentuk :
tabel informasi berkoordinat;
peta cetak, baik dalam bentuk lembaran maupun buku atlas;
peta digital;
peta interaktif, termasuk yang dapat diakses melalui teknologi informasi dan
komunikasi;
peta multimedia;
bola dunia; atau
model tiga dimensi

Pemahaman Informasi Geospasial


Penyelenggaraan Informasi Geospasial
3. Penyimpanan dan pengamanan Data Geospasial
cara menempatkan DG dan IG pada tempat yang aman dan tidak
rusak atau hilang untuk menjamin ketersediaan IG
Dapat dilakukan dengan menggunakan media penyimpanan
elektronik atau cetak
4. Penyebarluasan Data Spasial dan Informasi Geospasial
merupakan kegiatan pemberian akses, pendistribusian, dan
pertukaran DG dan IG yang dapat dilakukan dengan
menggunakan media elektronik dan media cetak.
5. Penggunaan Informasi Geospasial
merupakan kegiatan untuk memperoleh manfaat, baik langsung
maupun tidak langsung

8
07-May-17

Informasi Geospasial untuk Perdesaan


Peta desa sangat berperan untuk :

- Dokumen desa banyak yang tidak terselamakan saat terjadi


bencana tuntutan mengubah arsip menjadi softcopy
- Kebutuhan memanggil/menemukan data secara cepat
- Pemanfaatan data untuk mendukung pengambilan keputusan desa

Informasi Geospasial untuk Perdesaan


Kondisi peta desa saat ini :
1. Peta Desa disajikan dalam skala, referensi koordinat, basemap, serta
informasi yang dipetakan bervariasi.
2. Objek minimal yang terpetakan belum seragam (ada yang hanya batas
administrasi saja, ada yang sampai detail hingga penggunaan lahan, dll).
3. Banyak batas desa yang tidak menyatu, bahkan ada yang
terpisah/enclave dengan jarak yang cukup jauh.
4. Keragaman batas menurut berbagai versi pada tingkat desa (kampung,
adat, dll).

9
07-May-17

Informasi Geospasial untuk Perdesaan


MUATAN INFORMASI GEOSPASIAL
PERDESAAN
1. Peta administrasi : berisi batas desa sampai batas dusun atau RT
jika memungkinkan
2. Peta tapak bangunan dapat dihubungkan dengan data
kependudukan
3. Peta kepemilikan dan status tanah
4. Peta penggunaan lahan : permukiman, pekarangan,
pertanian/perkebunan/fasilitas umum, hutan, embung
5. Peta Sarana Prasarana : Kantor Desa, sumber energi, pendidikan,
air bersih, kesehatan, peribadatan, transportasi, sanitasi,
olahraga, saluran irigasi, listrik, telepon, air bersih

Informasi Geospasial untuk Perdesaan


MUATAN INFORMASI GEOSPASIAL
PERDESAAN
6. Peta sarana ekonomi desa : peta pasar desa, sentra ekonomi
(industri kecil)
7. Peta prasarana pemerintahan
8. Peta Rencana Tata Ruang
9. Peta Fisik lahan : elevasi dan kemiringan, bentuklahan, jenis
tanah, potensi airtanah
10. Peta kerawanan bencana : banjir, longsor, tsunami, kekeringan
11. Peta produksi : tanaman pangan, buah-buahan, apotik hidup,
perkebunan, hasil tangkapan, budidaya air laut dan payau,
peternakan

10
07-May-17

Informasi Geospasial untuk Perdesaan


MUATAN INFORMASI GEOSPASIAL
PERDESAAN
12. Peta alih fungsi lahan
13. Peta sosial budaya : peta masyarakat adat, peta pariwisata

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN

RBI cetak
- RBI digital/scan
- RBI format vektor (dalam bentuk shp.)
memberikan informasi : batas wilayah administrasi (unit
terkecil batas desa/kelurahan), penggunaan lahan,
fasilitas umum (sekolah, kesehatan, transportasi)
skala 1:50.000-1:25.000 (kurang detail untuk pemetaan
lingkup desa dan dusun)
kurang update

11
07-May-17

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN

- ketersediannya berkala dan mencakup area tertentu,


spesifikasi bervariasi
perlu memperhatikan resolusi spasial citra satelit
(berpengaruh pada kedetailan informasi yang terekam dan
skala pemetaan)
- dapat memberikan informasi tutupan lahan dan
penggunaan lahan dan obyek-obyek di permukaan bumi dengan
mengenali pola tertentu
- tidak ada informasi batas wilayah, namum dapat membantu
dalam pemetaan batas wilayah
- ada yang bisa didownload gratis maupun membeli

12
07-May-17

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN
Citra Landsat Citra Quickbird

Citra SPOT

Citra IKONOS

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN

- sebagai alternatif, dapat menggunakan Google Earth/Bing Map


Download citra Google
Earth bisa menggunakan :
- SAS Planet
- Universal Map
Downloader (UMD)
- Stitch Maps

Bisa juga diakses dan


diinterpretasi secara online
menggunakan Portable
Basemap Server

13
07-May-17

Teknis Pemetaan Desa


SUMBER DATA PEMETAAN DESA & DUSUN

- untuk mengetahui kondisi dan mendapatkan data langsung


di lapangan
mengupdate dan mengkonfirmasi data yang telah
didapatkan sebelumnya
- dapat menggunakan alat-alat ,bahan, dan kelengkapan
survei survei (GPS, teodolit, kompas, peta dasar, checklist)
- dapat memperoleh informasi tambahan dari masyarakat
setempat

Partisipasi Masyarakat dalam


Pemetaan Desa
Pemetaan Partisipatif adalah satu metode pemetaan yang
menempatkan masyarakat sebagai pelaku pemetaan wilayahnya,
sekaligus juga akan menjadi penentu perencanaan pengembangan
wilayah mereka sendiri

Peta mempermudah pihak luar memahami suatu wilayah


Proses pemetaan partisipatif menumbuhkan semangat untuk
menggali pengetahuan lokal, sejarah asal-usul, sistem
kelembagaan setempat, pranata hukum setempat, identifikasi
sumber daya alam yang dimiliki, potensi-masalah, dan
sebagainya.
Dapat menjadi forum dalam penentuan batas wilayah, lokasi fasilitas
umum, dll

14
07-May-17

Partisipasi Masyarakat dalam


Pemetaan Desa

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


Desa C Desa A

Desa D Desa B

Wilayah Kecamatan Batas Wilayah Desa di Kecamatan

Bisa didapatkan dari Peta RBI atau dokumen peta yang telah ada

Dusun 8 Dusun 1 Update dan konfirmasi melalui


Desa C Desa A survey lapangan & pemetaan
Dusun 7
Dusun 5 Dusun 2
partisipatif
Dusun 6
Desa D Desa B Dusun 3
Dusun 4

15
07-May-17

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


Delineasi batas desa kartometrik
desa KRAGILAN, KEC. Mojosongo, kab. boyolali

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


Delineasi batas desa kartometrik
desa KRAGILAN, KEC. Mojosongo, kab. boyolali

16
07-May-17

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


Delineasi batas desa kartometrik
desa KRAGILAN, KEC. Mojosongo, kab. boyolali

Bisa mengajak masyarakat


untuk tkonfirmasi dan
tracking batas.

Bisa dibantu dengan peta


dasar dan alat survei GPS

Keterangan:

Garis batas
indikatif RBI

Garis batas
Hasil
kesepakatan

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


Delineasi batas desa kartometrik
desa KRAGILAN, KEC. Mojosongo, kab. boyolali

Keterangan:

Garis batas
indikatif RBI

Garis batas
Hasil
kesepakatan

17
07-May-17

Pemetaan Batas Wilayah Desa & Dusun


BASISDATA BATAS WILAYAH DESA

Pengolahan DG & Pembuatan Peta Digital


dengan SIG
Pemahaman SIG : Pengertian

sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk


mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis
(Aronoff, 1989)
SIG adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk
memasukan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan
mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi
keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan
pemetaan dan perencanaan (Burrough,1986)
GIS is an a computer system for capturing (menangkap),
storing (menyimpan), querying (meragukan), analyzing
(menganalisis), and displaying (menyajikan) geographic data
(Kang-Tsung Chang, 2002) .

18
07-May-17

Pengolahan DG & Pembuatan Peta Digital


dengan SIG
Pemahaman SIG : sub komponen/elemen

Pengolahan DG & Pembuatan Peta Digital


dengan SIG
Input Data pada SIG

teknik input data ke dalam SIG dapat dengan cara :


- digitasi manual menggunakan meja digitizer untuk peta
dalam bentuk cetak
- digitasi on screen atau konversi raster ke vektor
- teknik COGO(coordinate geometry) atau menggunakan
fasilitas import GPS data dari software SIG untuk data
GPS
- menggunakanfasilitas export-import data pada software
untuk data statistik dan data spasial digital lain

19
07-May-17

Pengolahan DG & Pembuatan Peta Digital


dengan SIG
Input Data pada SIG

Pada software pemetaan ArcGIS,


antara lain menggunakan tools :
- arcCatalog

- Start editing

Berbagai Software SIG

20
07-May-17

Produk Pembuatan Peta Digital

Produk program KKN :


- Peta digital (program
wajib)
- Petak cetak (optional sesuai
kebutuhan)

Produk Pembuatan Peta Digital

- Informasi geospasial berupa


- data geospasial dikumpulkan dlm - data geospasial berupa raster peta interaktif
suatu project (.mxd) (.jpg, .tiff., .png,.gif) - peta executable (file exe) yang
- Dapat terdiri dari data vektor dan - Kurang interaktif, tidak bisa dapat didistribusikan dimana
raster dilakukan saja tanpa perlu instalasi
-Peta vektor hasil digitasi update/penambahan/editing software GIS
tersimpan dlm format shapefile data & informasi - Memudahkan berbagi data
(.shp) spasial dengan kapasitas kecil
- Memungkinkan update/editing - peningkatan dukungan
data&informasi pencarian terdefinisi dan
- Kapasitas penyimpanan dan labelling di peta
distribusi besar - lebih interaktif jika
- Tidak semua pihak memiliki & dibandingkan dengan data JPG
mampu mengoperasikan karena adanya fasilitas Zoom,
software pemetaan Query data spasial

21
07-May-17

Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa


Perka BIG No. 3/2016 tentang Spesifikasi Teknis
Penyajian Peta Desa
Spesifikasi Penyajian Peta Desa mengatur tentang :
- Datum
- Proyeksi dan grid peta
- Skala dan ukuran peta
- Keteltian peta
Ketelitian Posisi Horisontal
Uji ketelitian ketelitian posisi horizontal
- Unsur Peta Desa
Toponim
Batas Wilayah Administrasi
Jaringan/Infrastruktur Transportasi
Perairan (sungai, saluran air, irigasi, dan lainnya)
Sarana dan prasara (fasilitas umum dan fasilitas
sosial)

Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa


Perka BIG No. 3/2016 tentang Spesifikasi Teknis
Penyajian Peta Desa
- Penyajian Peta Desa
Ketentuan grid dan gratikul
Nama Unsur Rupa Bumi
Singkatan
Simbol, Notasi dan Huruf
Informasi Peta
- Penomoran Lembar Peta Desa

22
07-May-17

Contoh Produk Peta Desa


Peta Citra Peta SARANA DAN
PRASARANA

Peta PENUTUP
LAHAN DAN
Penggunaan Lahan

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam


Pembuatan Peta Desa Digital Program KKN
- Kesepakatan software dan teknis pemetaan (sumber
data/peta dasar, cara pengumpulan data geospasial)
- Kesepakatan skala pemetaan yang digunakan, idealnya
untuk lingkup desa dan dusun > 1:25.000
menyangkut kedetailan informasi yang dipetakan,
semakin kecil lingkupnya, informasi semakin detail
- Kesepakatan batas antar wilayah, baik batas kecamatan,
batas desa, dan batas dusun
dapat dibuat suatu forum (FGD) yang melibatkan
perangkat kecamatan dan desa untuk konfirmasi &
kesepakatan batas kecamatan & desa (berdasarkan
peta dasar yang telah ada)

23
07-May-17

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam


Pembuatan Peta Desa Digital Program KKN
- Kesepakatan informasi yang disajikan pada peta
hanya batas wilayah, atau termasuk informasi lain
seperti :
- penggunaan lahan (pertanian, permukiman,
perkebunan, dll)
- fasilitas umum & sosial (kesehatan,
pendidikan, ibadah,dll)
- jaringan infrastruktur (jalan, saluran irigasi,
drainase, dll)
- dll
- Bentuk produk peta digital
perlu koordinasi & kesepakatan dengan pihak
kecamatan

24

Anda mungkin juga menyukai