Anda di halaman 1dari 10

KAMUS KOMPETENSI KARYAWAN

1. CORE COMPETENCIES
a. KODE UNIT ACH
JUDUL UNIT Orientasi pada hasil ( Achivement Orientation )
DEFINISI Kemampuan untuk bekerja dengan baik secara terus menerus untuk mencapai
hasil kerja yang maksimal, atau melebihi satandar kerja yang ditetapkan
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Fokus pada tugas. Bekerja keras dan fokus pada tugas yang diberikan, namun
tidak menunjukan hasil kerja yang baik atau tidak sesuai standar.
2 Melakukan tugas dengan baik. Memiliki keinginan untuk bekerja sesuai
standar, mencoba melakukan pekerjaan dengan baik dan benar, kadang
menunjukan sikap yang tidak puas jika target kerja tidak terpenuhi sesuai
waktu yang ditentukan.
3 Bekerja secara konsisten. Mampu memenuhi target kerja yang ditentukan,
dan berani mengambil resiko untuk mencapai sasaran kerja yang lebih tinggi.
4 Menetapkan standar kerja yang lebih tinggi. Mampu menetapkan tandar kerja
yang lebih tinggi bagi diri sendiri maupun orang lain, dan terus berusaha untuk
memperbaiki performe kerja

b. KODE UNIT ING


JUDUL UNIT Integritas ( Integrity )
DEFINISI Mematuhi peraturan dan etika berorganisasi, menegakan kejujuran ,
memegang teguh komitmen dan prinsip-prinsip yang diyakini benar,
bertanggungjawab atas tindakan, keputusan dan resiko yang menyertainya,
serta mendorong orang lain untuk melakukan hal sama.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Beritikad baik, berkomitmen dan bertanggung jawab. Menunjukan itikad
baik untuk mentaati aturan baku organisasi, norma-norma dan etika, berusaha
bertindak jujur, bertanggung jawab dan menghargai janji
2 Berdedikasi dan konsisten. Menunjukan tindakan-tindakan yang selaras
dengan aturan, nilai-nilai dan etika organisasi, cerminan dari komitmen, rasa
tanggung jawab dan kepedulian, berani menerima kritik sebagai umpan balik
yang positif.
3 Menerapkan sistem. Memelihara prinsip-prinsip yang benar, menyelaraskan
tindakan dengan nila-nilai organisasi, berani berkata benar dan
memperjuangkan kebenaran, melindungi kepentingan organisasi di atas
kepentingan kelompok dan pribadi.
4 Mendorong organisasi yang berintegritas. Mendorong orang lain untuk
membangun kejujuran, kepercayaan, tanggung jawab dan komitmen dengan
memberikan contoh yang terpuji dan diakui baik dalam kelompok maupun
organisasi, cerminan dari kepedulian dalam pembentukan integritas di tingkat
organisasi.
c. KODE UNIT CSO
JUDUL UNIT Orientasi Pelayanan Pelanggan ( Customer Service Orientation )
DEFINISI Membantu orang lain dengan senang hati dalam berbagai situasi, menunjukan
kepedulian akan kebutuhan orang lain (pelanggan internal maupun external)
dan melakukan tindakan yang efektif untuk memenuhi kebutuhannya, dan
mencari solusi yang terbaik atas permasalahan yang dihadapi.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Menunjukan keinginan untuk membantu. Memberikan kesan koorperatif
untuk membantu tetapi tidak memiliki pemahaman yang baik akan apa yang
diharapkan oleh pelanggan.
2 Berusaha untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Menunjukan sikap
koorperatif untuk membantu, tanggap akan kebutuhan pelanggan, memahami
siapa yang menjadi pelanggannya dan mengklarifikasi atas kebutuhan
pelanggan.
3 Melayani dengan proaktif. Melakukan tindak lanjut dan monitoring atas
suatu permintaan, memahami apa yang menjadi tolak ukur kepuasan
pelanggan dan berusaha untuk mencapainya.
4 Berusaha mencapai yang terbaik. Secara konsisten melakukan tindakan-
tindakan perbaikan untuk memberikan pelayanan yang labih baik untuk
memuaskan kebutuhan pelanggan, melakukan evaluasi dan tindak lanjut untuk
peningkatan pelayanan

d. KODE UNIT TW
JUDUL UNIT Kerjasama ( Team Work )
DEFINISI Kemampuan untuk bekerjasama dan mengembangkan hubungan secara
bersahabat dan saling menguntungkan dengan pihak lain (ekternal dan
internal), mampu bekerjasama secara bersama-sama, secara mandiri ataupun
berkompetensi dalam usaha pencapaian tujuan organisasi.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Bekerjasama dalam lingkup yang terbatas. Hanya mapu bekerjasama dalam
lingkup yang terbatas, membangun hubungan dengan tujuan mendapatkan
keuntungan sepihak tanpa memikirkan dampak bagi pihak lain.
2 Koorperatif. Mampu bekerjasama dengan baik dengan pihak lain, mempunyai
keinginan berpartisifasi, mendukung keputusan tim, menunjukan sikap yang
bersahabatdengan pihak lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
3 Menciptakan hubungan yang saling menguntungkan. Membangun
hubungan yang erat dengan pihak lain sehingga tercipta hubungan saling
menguntungkan, mau berbagi informasi yang relevan dan dibutuhkan
sekaligus mendorong anggota tim untuk dapat bekerjasama dengan pihak lain
dalam usaha pencapaian tujuan organisasi.
4 Membangun budaya yang kondusif. Mampu membangun budaya yang
kondusif, harmonis dan bersahabat dengan pihak lain untuk membangun
sinergi dan meningkatkan kerjasama untuk memperluas jaringan bisnis dengan
pihak external (supplier, vendor, dan lain-lain) dan tujuan jangka panjang
organisasi.
e. KODE UNIT LD
JUDUL UNIT Kepemimpinan (Leadership)
DEFINISI Kemampuan untuk melakukan tindakantindakan yang efektif agar mampu
memenuhi sasaran kerja yang telah ditetapkan.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Tidak menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Memetapkan sasaran kerja tanpa melakukan tindak lanjut. Meminta
bawahan/tim untuk memenuhi standar kerja yang ditetapkan, namun tidak
membantu mereka untuk memenuhi sasaran kerja tersebut.
2 Menetapkan sasaran kerja dan rencana peningkatan kinerja. Menetapkan
sasaran kerja dan sasaran kinerja individu yang harus dicapai, bagaimana cara
mencapainya dan rencana tindakan untuk mencapainya.
3 Melakukan upaya-upaya konsisten untuk meningkatkan kinerja.
Memberikan perhatian lebih untuk meningkatkan kinerja bawahan/tim,
menaruh perhatian terhadap kinerja bawahan yang dibawah standar dan
mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik lagi.
4 Memonitor pencapaian sasaran kerja. Memantau kemajuan yang dicapai
dan memberikan feedback untuk mencapai hasil yang lebih baik.

f. KODE UNIT CS
JUDUL UNIT Kemampuan komunikasi (Communication Skill)
DEFINISI Menyampaikan informasi dan ide-ide dengan jelas, melalui media yang
bervariasi kepada seseorang/sekelompok orang dengan tujuan membantu
pendengar untuk memahami dan menindaklanjuti pesan yang disampaikan.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Kurang memahami fokus komunikasi. Kurang memahami fokus
komunikasi, tidak tahu hal-hal apa yang seharusnya disampaikan dan
merupakan inti dari pesan, menyampaikan pesan tanpa melihat kepentingan
orang lain.
2 Menyampaikan dan menerima pesan secara lugas. Memahami tujuan
komunikasi dan inti pesan yang perlu disampaikan, menggunakan bahasa yang
terstruktur dan nalar, menanggapi lawan bicara dengan penuh perhatian.
3 Mendengar dan menanggapi pesan-pesan non verbal. Dapat menangkap
dan membeerikan respon yang tepat atas pessan-pesan yang disampaikanbaik
verbal, maupun non verbal (bahasa tubuh), mengenali adanya indikasi
persetujuan, penolakan, kebingungan atas pesan yang disanpaikan.
4 Melakukan persuasi secara interpersonal. Mengunakan gaya dan stategi
interpersonal yang tepat untuk mempengaruhi lawan bicara atas suatu ide.
g. KODE UNIT DO
JUDUL UNIT Mengembangkan orang lain (Developing Others)
DEFINISI Merencanakan dan mendorong pengembangan diri orang lain, baik
keterampilan maupun kemapuannya, sehingga orang lain mampu memenuhi
tugas dan tanggung jawabnya saat ini maupun di masa mendatang.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Kurang mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan. Mapu
menidentifikasi kelebihan dan kekurangan orang lain tetapi tidak mampu
menidentifikasi area pengembangan dan kurang mengerti kebutuhan
pengembangan.
2 Menetukan rencana pengembangan. Menetukan rencana pengembangan,
menyelidiki faktor penunjang dan penghalang usaha pengembangan dan
memutuskan kegiatan-kegiatan pengembangan yang sesuai.
3 Menciptakan lingkungan pembelajaran. Menciptakan lingkungan
pembelajaran yang dibutuhkan untuk mendukung usaha pengembangan,
sekaligus memberikan bantuan untuk mengatasi permasalahan dalam
pembelajaran.
4 Monitoring kemajuan pengembangan. Memonitoring kemajuan
pengembangan diri orang lain, memberikan feedback yang spesifik terhadap
performa kerjanya, dan memastikan kemajuan pengembangan.

h. KODE UNIT PO
JUDUL UNIT Perencanaan dn Pengelolaan ( Planing and Organizing )
DEFINISI Kemapuan menetapkan rencana tindakan untuk diri sendiri dan orang lain
untuk menjamin pekerjaan diselesaikan dengan efisien.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Membuat prioritas. Mampu menidentifikasi aktivitas san tugas yang penting
atau kurang penting, tetapi kurang mapu membuat perencanaan kerja.
2 Menetukan tugas dan sumber daya. Menentukan proyek/penugasan yang
dibutuhkan dengan cara membaginya kedalam tugas-tugas dan menidentifikasi
kebutuhan peralatan, material dan sumber daya manusia yang diperlukan
dalam penyelesaikan tugas.
3 Membuat jadwal dan memanfaatkan sumber daya. Mapu mengalokasikan
waktu dengan tepat sehingga membantu penyelesaian tugas, menghindari
jadwal yang berbenturan, mengambil keuntungan dari ketersedian sumber daya
(sumber daya manusia, proses, departemen dan peralatan) menyelesaikan
pekerjaan secara efisien, melakukan koordinasi dangan pihak lain (internal dan
external).
4 Tetap fokus. Mapu menggunakan waktu secara efektif untuk memenuhi
rencana yang telah ditetapkan dan mencegah isu-isu yang tidak berhubungan
ataupun yang mengganggu penyelesaian tugas.
i. KODE UNIT MW
JUDUL UNIT Mengelola Tugas (Managing Work)
DEFINISI Mampu mengelola waktu dan sumber daya secara efektif untuk memastikan
tugas diselesaikan secara efisien.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum mnunjukan kompetensi yang dimaksud.
1 Membuat Prioritas. Mengidentifikasi aktivitas dan tugas yang lebih penting
dan kurang penting, membuat prioritas ketika diperlukan.
2 Membuat persiapan. Memastikan peralatan dan/atau material yang
dibutuhkan tersedia, sehingga tugas dapat terlaksana efektif.
3 Membuat Jadwal. Mengalokasikan waktu secara efektif untuk menyelesaikan
tugas, mengkoordinir waktu dan aktivitas untuk menghindari konflik.
4 Memanfaatkan sumber daya. Mengambil kesempatan dengan keterbatasan
sumber daya, baik SDM, Proses, departemen, dan peralatan.

j. KODE UNIT SDM


JUDUL UNIT Pengambilan keputusan strategi (Strategic Decision Making)
DEFINISI Mencari informasi dan mengidentifikasi isu kunci/pokok dan serta hubungan
yang relevan untuk medukung pencapaian tujuan jangka panjang atau visi
perusahaan, melakukan tindakan secara sungguh-sungguh untuk dapat
mencapai tujuan jangka panjang atau visi perusahaan, melakukan perbaikan-
perbaikan alternatif-alternatif solusi berdasarkan logika, fakta, sumber-sumber
yang tersedia, ketegangan dan nilai-nilai organisasi.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud.
1 Mengumpulkan informasi. Memngidentifikasi dan mengisi informasi
diperlukan untuk memahami isu-isu stategis.
2 Mengelola Informasi. Mengelola informasi dan data untuk
mengidentifikasi/menjelaskan trend, permasalahan, penyebab utama isue yang
terjadi, serta membandingkan dan memadukan informasi tersebut untuk
menidentifikasi isu-isu pokok yang ada.
3 Mengevaluasi dan memilih strategi. Membuat dan mempertimbangkan
beberapa pilihan tindakan untuk mencapai tujuan/visi jangka panjang,
mengembangkan kriteria keputusan yang dihasilkan dengan
mempertoimbangkan beberapa faktor, seperti : biaya, benefit, resiko, waktu
dan investasi, memilih strategi yang memiliki tingkat keberhasilan paling
tinggi.
4 Membuat dan melaksanakan rencana kerja. Mengidentifikasi tugas kunci
dan kebutuhan sumber daya untuk mencapai hasil, memastikan strategi
tersebut dilaksanakan dengan benar, memonitir hasil dan melakukan
penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan dalam usaha mencapai tujuan
jangka panjang atua misi perusahaan.
k. KODE UNIT PSDM
JUDUL UNIT Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan(Problem solving and
decision making )
DEFINISI Mengidentifikasi dan memehami isu-isu,permasalahan dan
hambatan,membandingkan data dari berbagai sumber untuk membuat
alternatif pemecahan masalah,mengunakan pendekatan yang efektip untuk
memilih rencana tindakan dan pengambil keputusan yang konsisten
berdasarkan fakta yang ada.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Kurang mampu mengidentifikasi kasus,permasalahan dan tantangan.
Kurang mampu mengidentifukasi kasus, permasalahan dan tantangan yang
sedang terjadi dan mengambil keputusan tampa mempertimbangkan data dan
fakta yang ada.
2 Mengumpulkan informasi. Mampu mengidentifikasi kasus,permasalahan
dan tantangan,mengumpulan informasi yang relevan dalam mengambil suatu
keputusan.
3 Menginterprestasikan informasi. Menyatukan informasi dari berbagai
sumber,mendeteksi treds,dan mengambil keputusan secara cepat dan tepat
dengan keterbatasan data/informasi yang ada.
4 Mengambil keputusan yang sesuai. Mengambil keputusan dengan melihat
permasalahan dari berbagai sudut pandang sekaligus mempertimbangkan
resiko yang mungkin muncul dari keputusan yang diambil.

l. KODE UNIT ST
JUDUL UNIT Toleransi terhadap stres (Stress Tolerance)
DEFINISI Mampu menjaga kestabilan performa meskipun bekerja di bawah tekanan atau
perlawanan, seperti tekanan waktu atau kerancuan pekerjaan, menangani stress
dengan baik, yang dapat diterima oleh orang lain dan organisasi.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Kehilangan kontrol. Emosi Pribadi mempengaruhi efektifitas kerja, mudah
frustasi dan berpikiran negatif, menunjukan sikap yang kurang pantas terhadap
orang lain jika bekerja dibawah tekanan.
2 Mempertahankan fokus. Tetap fokus pada pekerjaan dan tetap pruduktif
dalam pengaturan waktu dan energi meskipun dibawah tekanan.
3 Menjaga hubungan. Memberikan sikap yang positif dan tetap menjaga
hubungan interpersonal meskipun di bawah tekanan.
4 Menangani dengan efektif. Mengembangkan strategi yang tepat, yang
diperlukan untuk merubah kondisi yang menyebabkan ketegangan sehingga
kesehatan fisik dan mental tetap terjaga.
m. KODE UNIT EM
JUDUL UNIT Kematangan Emosi (Emotonal Maturity)
DEFINISI Mampu menjaga stabilitas kinerja dibawah tekanan atau pertentangan
(misalnya batas waktu atau keragaman pekerjaan), menanggulangi stress
dengan cara yang dapat diterima oleh pihak lain atau organisasi
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Kurang fokus pada tugas. Kurang fokus pada tugas dan tidak mampu
memanfaatkan waktu dan sumber daya saat bekerja di bawh tekanan.
2 Fokus pada tugas. Fokus pada tugas, mampu memanfaatkan waktu dan
sumber daya yang ada tetapi kurang menjaga hubungan jika bekerja di bawah
tekanan.
3 Menjaga hubungan. Tetap fokus pada tugas, dan menjaga hubungan yang
baik dan membangun meskipun di bawah tekanan.
4 Mengatasi tekanan. Berhasil mengatasi tekanan, mengembangkan strategi
yang paling tepat untuk menanggulangi keadaan yang menyebabkan stress dan
menyebabkan tergaggunya kesehatan fisik dan mental.

n. KODE UNIT AD
JUDUL UNIT Kemapuan beradaptasi (Adaptability)
DEFINISI Mampumenyesuaikan diri dengan cepat dalam setiap aspek perubahan tugas
dan tanggung jawab, prosedure, mekanisme kerja, sistem teknologi, re-
organisasi, nilai-nila dan lingkungan external.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Mencoba menerima perubahan. Mencoba menerima perubahan dalam
bekerja, situasi dan lingkungan, aktif mencari informasi tentang situasi kerja
yang baru.
2 Menerima perubahan. Mengelola perubahan dan situasi baru sebagai
kesempatan untuk belajar atau bertumbuh, fokus pada aspek-aspek perubahan
yang menguntungkan, menginformasikan hal-hal positif dari perubahan.
3 Menyesuaikan perilaku. Menyesuaikan diri secara efektif dalam lingkungan
kerja yang berubah, siap untuk mencoba pendekatan yang sesuai untuk situasi
kerja yang baru atau berubah, tidak menyerah dengan keadaan yang terus
berubah.
4 Memfasilitasi perubahan. Memahami penyebab resistensi terhadap
perubahan, dampak perubahan dan orang-orang yang terkena dampaknya,
mampu melihat kesiapan unit kerjanya untuk berubah dan strategi yang harus
dilakukan.
o. KODE UNIT WS
JUDUL UNIT Standar kerja (Work Standard)
DEFINISI Menetapkan standar yang tinggi untuk diri sendiri dan orang lain, menerima
tanggung jawab dan mampu mempertanggungjawabkannya untuk keberhasilan
penyelesian tugas, menetukan standar bagi diri sendiri.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukkan kompetensi yang dimaksud
1 Menetapkan standar. Membuat kriteria dan/atau tanpa prosedur kerja untuk
mencapai kualitas, produktivitas dan service yang berkualitas baik.
2 Memastikan kualitas. Memberikan waqktu dan sumber daya yang diperlukan
untuk memastikan bahwa tidak ada hal yang dilalaikan dalam pencapaian
tugas, bekerja maksimal agar mampu melewati tantangan dalam penyelesaian
tugas atau pekerjaan.
3 Mengambil tanggung jawab.Bertanggung jawab terhadap hasil kerja, baik
hasilnya positif maupun negatif, mau mengakui kesalahan dan mampu
memperbaikinya.
4 Mengajak orang lain untuk bertanggung jawab. Memberikan semangat dan
dorongan kepada orang lain agar berani menerima tanggung jawab, tidak
menerima penolakan tanggung jawab tanpa melakukan klarifikasi.

p. KODE UNIT QO
JUDUL UNIT Orientasi pada kualitas (Quality Orientation)
DEFINISI Kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan memperhatikan semua hal yang
berhubungan, tidak menyepelekan tugas-tugas yang sederhana, menunjukan
perhatian terhadap seluruh aspek pekerjaan, memeriksa dengan teliti setiap
proses dan tugas yang menjadi tanggung jawwabnya, serta sangat berhati-hati
dalam melakukan pekerjaan.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Mengikuti prosedure. Mengikuti prosedure kerja dengan teliti dan berhati-
hati menyelesaikan pekerjaan.
2 Memastikan hasil yang berkualitas. Mengamati proses pekerjaan, tugas, dan
hasil kerja agar terhindar dari kesalahan, ketidaksesuaian ataupun
ketidaksempurnaan.
3 Mengambil tindakan. Mengusulkan suatu tindakan untuk memperbaiki
permasalahan kualitas atau menginformasikan orang lain mengenai
permasalahan kualitas sebagai sesuatu yang pantas
4 Mengembangkan sistem. Membuat sistim baru yang lebih detil dan komplek
untuk lebih meningkatkan kualitas hasil kerja.
q. KODE UNIT OF
JUDUL UNIT (Organizational Fit)
DEFINISI Pelaksanaan visi, misi dan nilai perusahaan sesuai dengan lingkungan yang
diharapkan oleh pemangku jabatan sehingga menimbulkan kepuasan pribadi.
ASPEK-ASPEK
1 Georaphic Distribution
Memiliki banyak cabang diberbagai daerah,baik dalam maupun diluar negeri.
2 Intelectual Focus
Menitikberatkan pada diskusi-diskusi intelektual,terus menerus mempelajari
hal-hal baru, melakukan pengembangan secra profesional dan melakukan
pertukaran ide-ide.

r. KODE UNIT JF
JUDUL UNIT (Job Fit)
DEFINISI Tingkat pencapaian tugas dan tanggung jawab konsisten dengan tuntutan tugas
dan tanggung jawab yang dibebankan sehingga menghasilkan kepuasan
pribadi,memiliki tingkat kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya.
ASPEK-ASPEK
1 Challenging work
Kemampuan untuk bekerja dalam kondisi yang sukar atau memerlukan usaha
dan komitmen tinggi.
2 Complexity
Kemampuan untuk melakuakn tugas atau proyek yang sifatnya kompleks.
3 Travel
Kemampuan dalam menjaga performance secara konsisten meski berpergian
untuk melaksanakan kantor.

s. KODE UNIT TKS


JUDUL UNIT Pengetahuan dan keterampilan tehnis (Technical Knowladge and Skill)
DEFINISI Mampu mencapai tingkat yang memuaskan,baik dalm hal teknis dan
kecakapan atau pengetahuan dalam suatu jabatan,mempertahankan pola
pengembangan dan kcenderungan yang ada dalam usaha meningkatkan
keahlian dalam kecakapan dan pengetahuan.
LEVEL INDIKATOR PERILAKU
0 Belum menunjukan kompetensi yang dimaksud
1 Mampu menerapkan hal teknis dan kecakapan kerja tetapi masih
membutuhkan supervisi.
2 Mampu menerapkan hal teknis dan kecakapan kerja tampa membutuhkan
supervisi.
3 Mampu melatih dan membimbing namun sebatas hal teknis,untuk pekerjaan
yang sifatnya rutin.
4 Mampu melatih dan membimbing terkait dengan hal teknis
pekerjaan,melakukan transfer technical knowladge,memberikan evaluasi dan
feedback pekerjaan yang dihasilkan.