Anda di halaman 1dari 37

Pembuatan Aspirin dengan Bahan Baku Salicylic Acid dan Acetic Anhydride

Reaksi asetilasi merupakan suatu reaksi yang memasukkan gugus asetil ke dalam suatu
substrat yang sesuai. Gugus asetil adalah R-C-OO (dimana R merupakan alkil atau aril).
Aspirin disebut juga asam asetil salisilat atau acetylsalicylic acid, dapat dibuat dengan cara
asetilasi senyawa phenol (dalam bentuk asam salisilat) menggunakan anhidrida asetat dengan
bantuan sedikit asam sulfat pekat sebagai katalisator (Baysinger,2004).

Pada pembuatan aspirin, asam salisilat (o-hydroxiy benzoic acid) berfungsi sebagai
alkohol dan reaksinya berlangsung pada gugus hidroksi. Aspirin (asam asetil salisilat) bersifat
analgesik yang efektif sebagai penawar nyeri. Selain itu, aspirin juga merupakan zat anti-
inflamasi untuk mengurangi sakit pada cedera ringan seperti bengkak dan luka yang memerah.
Aspirin juga merupakan zat antipretik yang berfungsi sebagai obat penurun demam. Biasanya
aspirin dijual dalam bentuk garam natriumnya, yaitu natrium asetil salisilat (Baysinger,2004).

Sintesis aspirin diklasifikasikan sebagai esterifikasireaksi. Asam salisilat diperlakukan


dengan anhidrida asetat, Turunan asam, menyebabkan reaksi kimia yang mengubah asam
salisilat ini dari hidroksil menjadi ester (R-OH R-OCOCH3). Proses ini menghasilkan
aspirin dan asam asetat. Sejumlah kecil asam beleran g(Dan kadang-kadang asam fosfat)
Hampir selalu digunakan sebagai katalisator. Metode ini umum digunakan di laboratorium
pengajaran.
Mekanisme Reaksi

Phenol (C6H5-OH), Sodium Hydroxide (NaOH), Carbon Dioxide (CO2), Acetic-


Anhydride (CH3COOCOCH3), Hydrogen (H).

Formulasi yang mengandung konsentrasi tinggi dari aspirin sering bau seperti cuka
karena aspirin dapat terurai melalui hidrolisis dalam kondisi lembab, menghasilkan salisilat
dan asam asetat. Karena reaksi dengan asam asetat tidak menguntungkan: reaksi memiliki
sejumlah kekurangan, tapi yang paling penting adalah kenyataan bahwa alkohol + asam
karboksilat = ester + air, dan air yang terbentuk, bersama dengan air yang ada dalam
lingkungan, menghambat reaksi. Karena kedua sisi reaksi yang sangat dekat dalam energi,
sejumlah kecil aspirin akan membentuk, tapi hasilnya akan sangat miskin kedua belah pihak
membentuk keseimbangan dalam adanya katalis. kasus terbaik adalah 50% atau lebih yield.
Anhydride, meskipun, adalah "dehidrasi" dalam arti: asam anhidrida + air = 2 karboksilat. Ada
banyak energi dipompa ke anhydride untuk membentuknya. Jadi anhydride ditambah alkohol
= ester ditambah asam karboksilat, meninggalkan asam karboksilat lain untuk membuat ester
lain sebelum membentuk air.

Proses Terbentuknya Aspirin

Sintesis aspirin merupakan suatu proses dari esterifikasi. Esterifikasi merupakan reaksi
antara asam karboksilat dengan suatu alkohol membentuk suatu ester. Aspirin merupakan
salisilat ester yang dapat disintesis dengan menggunakan asam asetat (memiliki gugus COOH)
dan asam salisilat (memiliki gugus OH). Asam salisilat dicampur dengan anhidrin asetat,
menyebabkan reaksi kimia yang mengubah grup alkanol asam salisilat menjadi grup asetil.
Proses ini menghasilkan aspirin dan asam asetat, yang merupakan produk sampingan.
Sejumlah kecil asam sulfat umumnya digunakan sebagai katalis (Schror, 2009).

Aspirin dibuat dengan mereaksikan asam salisilat dengan anhidrida asam asetat menggunakan
katalis H2SO4 sebagai zat penghidrasi. Asam salisilat adalah asam bifungsional yang mengandung dua
gugus OH dan COOH. Karenanya asam salisilat ini dapat mengalami dua jenis reaksi yang berbeda
yaitu reaksi asam dan basa. Reaksi dengan anhidrida asam asetat akan menghasilkan aspirin. Sedangkan
reaksi dengan methanol akan menghasilkan metil salisilat. Reaksi yang terjadi adalah reaksi esterifikasi.
Titik leleh aspirin di atas 70oC (Fessenden, 1991).

Aspirin tidak larut dalam air. Hal ini disebabkan karena asam salisilat sebagai bahan baku aspirin,
yang merupakan senyawa turunan Asam Benzoat yang merupakan asam lemah yang memiliki sifat
sukar larut dalam air. Oleh karena itu, dalam pembuatan Aspirin dilakukan penambahan air. Hal ini
bertujuan agar terjadi endapan Aspirin (Schror, 2009).
Bahan Baku dan Produk

1. Produk
Sifat Fisika dan Kimia Aspirin:
Titik leleh aspirin diatas 70oC. Aspirin tidak larut dalam air. Hal ini disebabkan karena
asam salisilat sebagai bahan baku aspirin merupakan senyawa turunan asam benzoat yang
merupakan asam lemah yang memiliki sifat sukar larut dalam air. Oleh karena itu, dalam
pembuatan aspirin dilakukan penambahan air. Hal ini bertujuan agar terjadi endapan aspirin.
Reaksi ini juga di lakukan pada air yang dipanaskan agar mempercepat tercapainya energi
aktivasi. Selain pemanasan juga dilakukan pendinginan yang dimaksudkan untuk membentuk
kristal, karena ketika suhu dingin molekul-molekul aspirin dalam larutan akan bergerak
melambat dan pada akhirnya terkumpul membentuk endapan melalui proses nukleasi (induced
nucleation) (Ganiswara, 1995).

Sifat Fisika Aspirin:

No. Identitas Sifat Fisika


1. Nama IUPAC 2-acetil benzoate
2. Nama Trivial Aspirin
3. Rumus Molekul C9H8O4
4. Berat Molekul 180,2 g/mol
5. Titik Didih 140oC
6. Titik Nyala 76oC
7. Titik Lebur 138-140oC
(Sumber: Austin, 1984)
Sifat-sifat kimia aspirin yaitu sebagai berikut (Austin, 1984) :
Larut dalam air, mudah larut dalam etanol, larut dalam kloroform, dan dalam eter agak
sukar larut dalam eter mutlak.
Aspirin tidak larut dalam air. Aspirin merupakan senyawa turunan Asam Benzoat yang
merupakan asam lemah yang memiliki sifat sukar larut dalam air.

2. Bahan Baku
Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan aspirin memiliki sifat-sifat tertentu, berikut ini
nama dan sifat dari bahan-bahan tersebut :
A. Asam Salisilat (C7H6O3)
Bahan baku utama dalam pembuatan asam salisilat adalah phenol, NaOH, karbon
dioksida dan asam sulfat. Asam salisilat kebanyakan digunakan sebagai obat-obatan dan
sebagai bahan intermediet pada pabrik obat dan pabrik farmasi seperti aspirin dan beberapa
turunannya. Selain digunakan sebagai bahan utama pembuatan aspirin, asam salisilat juga
dapat digunakan sebagai bahan baku obat yang menjadi turunan asam salisilat. Misalnya
sodium salisilat yang dapat digunakan sebagai analgesik dan antipyretic serta untuk terapi
bagi penderita rematik akut. Alumunium salisilat yang berupa bubuk sehalus debu
digunakan untuk mengatasi efek catarrhal pada hidung dan tekak. Ammonium salisilat
digunakan sebagai obat penghilang kuman penyakit dan bakteri. Kalsium salisilat dapat
digunakan untuk mengatasi diare (Cahyono, 1991).
Asam salisilat merupakan turunan dari senyawa aldehid. Senyawa ini juga biasa disebut
o-hidroksibensaldehid, o-formilfenol atau 2-formilfenol. Senyawa ini stabil, mudah
terbakar dan tidak cocok dengan basa kuat, pereduksi kuat, asam kuat, dan pengoksidasi
kuat. Turunan yang terpenting dari asam salisilat ini adalah asam asetil salisilat yang lebih
dikenal sebagai asetosal atau aspirin. Berbeda dengan asam salisilat, asam asetil salisilat
memiliki efek analgesik antipiretik dan anti inflamasi yang lebih besar jika dibandingkan
dengan asam salisilat. Penggunaan obat ini sangat luas di masyarakat dan digolongkan ke
dalam obat bebas. Selain sebagai prototip, obat ini juga digunakan sebagai standar dalam
menilai efek obat sejenis. Salisilat termasuk dalam golongan obat anti inflamasi nonsteroid
(AINS). Salisilat digunakan sebagai analgetik, antipiretik, anti inflamasi, antifungi (Schror,
2009).
Sifat Fisika Asam Salisilat:

No. Identitas Sifat Fisika


1. Nama IUPAC Asam 2-hidroksibenzoat
2. Nama Trivial Asam Salisilat
3. Rumus Molekul C7H6O3
4. Berat Molekul 138,121 g/mol
5. Titik Didih 211oC
6. Titik Nyala 500oC
7. Titik Lebur 157-159oC
8. Tekanan uap 27 hPa(211C)
(Sumber: Cahyono, 1991)
Sifat Kimia Asam Salisilat:
Sifat kimia asam salisilat yaitu sebagai berikut (Austin, 1984):
1. Asam salisilat memiliki sifat tidak cepat menguap.
2. Tidak mudah terbakar.
3. Asam salisilat berbentuk kristal berwarna merah muda terang hingga kecokelatan.
4. Mudah larut dalam air dingin tetapi dapat melarutkan dalam keadaan panas.
5. Asam salisat dapat menyublim tetapi dapat terdekomposisi dengan mudah menjadi
karbon dioksida dan phenol bila dipanaskan secara cepat pada suhu sekitar 200oC.

B. Asetat Anhidrat
Asetat anhidrat merupakan anhidrat dari asam asetat yang struktur antar molekulnya
simetris. Asetat anhidrat memiliki berbagai macam kegunaan antara lain sebagai fungisida
dan bakterisida, pelarut senyawa organik, berperan dalam proses asetilasi, pembuatan
aspirin, dan dapat digunakan untuk membuat acetylmorphine. Asam asetat anhidrat paling
banyak digunakan dalam industri selulosa asetat untuk menghasilkan serat asetat, plastik
serat kain, dan lapisan (Celanase, 2010).
Sifat Fisika Asetat Anhidrat:

No. Identitas Sifat Fisika


1. Nama IUPAC Etanoil Etanoat
2. Nama Trivial Asam Asetat Anhidrat
3. Rumus Molekul (CH3CO)2O
4. Berat Molekul 138,121 g/mol
5. Titik Didih 139oC
6. Titik Lebur -73,1oC
(Sumber: Celanase, 2010)

Sifat Kimia Asam Asetat Anhidrat:

Sifat-sifat kimia asam asetat anhidrat yaitu sebagai berikut (Kurniawan, 2004):

1. Asam asetat anhidrat mudah menguap.

2. Mudah terbakar, disimpan di lemari asam.

3. Asetat anhidrat merupakan suatu senyawa yang memiliki kegunaan yang sangat
bervariasi.
4. Asetat anhidrat digunakan dalam pembuatan cellulose asetate, serat asetat, obat-
obatan, aspirin, dan berperan sebagai pelarut dalam penyiapan senyawa organik

C. Asam Sulfat (H2SO4)


Asam sulfat (H2SO4) merupakan asam mineral (anorganik) yang kuat. Zat ini
larut dalam air pada semua perbandingan. Asam sulfat mempunyai banyak
kegunaan dan merupakan salah satu produk utama industri kimia. Walaupun asam
sulfat yang mendekati 100% dapat dibuat, ia akan melepaskan SO3 pada titik
didihnya dan menghasilkan asam 98,3%. Asam sulfat 98% lebih stabil untuk
disimpan dan merupakan bentuk asam sulfat yang paling umum. Asam sulfat 98%
pada umumnya disebut sebagai asam sulfat pekat (Etna, 2010).
Sifat Fisika Asam Sulfat:

No. Identitas Sifat Fisika


1. Nama IUPAC Sulfuric Acid
2. Nama Trivial Asam Sulfat
3. Rumus Molekul H2SO4
4. Berat Molekul 98,07 g/mol
5. Titik Didih 340oC
6. Titik Nyala -
7. Titik Lebur 10,49oC
(Sumber: Etna, 2010)

Sifat Kimia Asam Sulfat:


Sifat-sifat kimia pada asam sulfat yaitu sebagai berikut (Etna, 2010) :
1. Mudah menguap dan mudah terbakar. Oleh karena itu asam sulfat disimpan
pada lemari asam.
2. Asam sulfat sangat korosif dan reaksi hidrasi dengan air sangat eksotermis.
Selalu tambahkan asam ini ke air untuk mengencerkannya, jangan sekali-kali
menuang air ke dalam asam sulfat.
3. Asam sulfat juga sangat kuat sebagai dehidrator dan harus dilakukan dengan
sangat hati-hati.
4. Sifat korosif asam sulfat dapat merusak benda-benda dari logam, karena logam
akan teroksidasi baik dengan asam sulfat encer maupun pekat.
5. Cairan jenuh seperti minyak, tak berwarna, bau sangat tajam dan korosif,
bercampur dengan air dan etanol dengan menimbulkan panas.
6. Asam sulfat (H2SO4), merupakan asam mineral (anorganik) yang kuat.
Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan

Nama Produk: Asam salisilat Kontak informasi:


Sciencelab.com, Inc.
Kode di katalog: SLS1357, SLS2776, SLS4198 14.025 Smith Rd.
Houston, Texas 77.396
CAS #: 69-72-7
Penjualan AS: 1-800-901-7247
RTECS: VO0525000
Penjualan Internasional: 1-281-441-4400
TSCA: TSCA 8 (b) persediaan: Tidak ada
produk yang ditemukan. Agar Online: ScienceLab.com
CHEMTREC (24HR Telepon Darurat),
CI #: Tidak tersedia.
hubungi:
Sinonim: asam 2-hidroksibenzoat 1-800-424-9300

Nama Kimia: Asam salisilat Internasional CHEMTREC, hubungi: 1-


703-527-3887
Formula kimia: C7-H6-O3
Untuk bantuan non-darurat, hubungi: 1-
281-441-4400

7. Zat ini larut dalam air pada semua perbandingan.


8. Asam sulfat mempunyai banyak kegunaan dan merupakan salah satu produk
utama industri kimia.

MSDS:

Lembar Data Keselamatan Bahan


Asam Salisilat MSDS

Data yang toksikologi pada Bahan: Asam salisilat: LISAN (LD50): akut: 891 mg / kg
[Rat]. 480 mg / kg [Tikus]. 1300 mg / kg
[Kelinci].
Bagian 2: Komposisi dan Informasi Bahan
Komposisi:

Nama CAS # % Berat


Asam salisilat 69-72-7 100

Bagian 3: Identifikasi Bahaya

Potensi Efek Kesehatan Akut:


Berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), kontak mata (iritan), menelan, inhalasi
(iritan paru-paru). sedikit berbahaya
dalam kasus kontak kulit (permeator). Parah over-exposure dapat mengakibatkan
kematian.
Potensi Efek Kesehatan kronis:
Efek karsinogenik: Tidak tersedia. Efek mutagenik: mutagenik untuk bakteri dan / atau
ragi. teratogenik
EFEK: Tidak tersedia. TOKSISITAS PEMBANGUNAN: Baris Reproduksi sistem /
toksin / wanita, toksin Pembangunan
[MUNGKIN]. Diulang paparan bahan yang sangat beracun dapat menghasilkan
kerusakan umum kesehatan dengan akumulasi dalam
satu atau banyak organ tubuh manusia.

Bagian 4: Tindakan Pertolongan Pertama

Kontak Mata: p. 2
Periksa dan lepaskan lensa kontak. Dalam kasus kontak, segera siram mata dengan
banyak air selama minimal 15
menit. Air dingin dapat digunakan. Dapatkan perhatian medis segera.
Kontak Kulit:
Dalam kasus kontak, segera siram kulit dengan banyak air. Tutup kulit yang teriritasi
dengan emolien. Hapus terkontaminasi
pakaian dan sepatu. Cuci pakaian sebelum digunakan kembali. Secara menyeluruh
sepatu bersih sebelum digunakan kembali. Dapatkan perhatian medis.
Kulit Serius Hubungi:
Cuci dengan sabun desinfektan dan menutupi kulit terkontaminasi dengan krim anti-
bakteri. Carilah medis segera
perhatian.
Inhalasi:
Jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan
buatan. Jika sulit bernafas, berikan oksigen. Dapatkan medis
perhatian segera.
Serius Terhirup: Tidak tersedia.
Proses menelan:
JANGAN menginduksi muntah kecuali diarahkan untuk melakukannya oleh tenaga
medis. Tidak pernah memberikan apapun melalui mulut kepada sadar
orang. Jika sejumlah besar bahan ini tertelan, hubungi dokter segera. Kendurkan
pakaian ketat seperti leher,
dasi, ikat pinggang atau pinggang.
Tertelan serius: Tidak tersedia.

Bagian 5: Api dan Ledakan data


Mudah terbakar Produk: Mungkin mudah terbakar pada suhu tinggi.
Auto-Ignition Suhu: 545 C (1013 F)
Poin Flash: TERTUTUP CUP: 157 C (314,6 F).
Batas mudah terbakar: RENDAH: 1,1%
Produk dari Pembakaran: Produk-produk ini karbon oksida (CO, CO2).
Bahaya Kebakaran di Hadirat Zat Berbagai: Sedikit mudah terbakar yang mudah
terbakar di hadapan panas.
Bahaya Ledakan di Hadirat Zat Berbagai:
Risiko ledakan produk di hadapan dampak mekanis: Tidak tersedia. Risiko ledakan
produk di
Kehadiran debit statis: Tidak tersedia.
Pemadam Kebakaran Media dan Instruksi:
KECIL KEBAKARAN: Gunakan bubuk kimia kering. BESAR KEBAKARAN:
Gunakan semprotan air, kabut atau busa. Jangan gunakan air jet.
Keterangan Khusus tentang Bahaya Kebakaran: Tidak tersedia.
Keterangan Khusus tentang Bahaya ledakan: campuran Debu-Air dapat menimbulkan
bahaya ledakan.

Bagian 6: Tindakan Release Terkadang


Tumpahan kecil:
Gunakan alat yang tepat untuk menempatkan tumpah solid dalam wadah
pembuangan limbah nyaman. Selesai membersihkan dengan menyebarkan air di
permukaan yang terkontaminasi dan membuang sesuai dengan kebutuhan otoritas
lokal dan regional.
Tumpahan besar:
Beracun yang solid. Hentikan kebocoran jika tanpa risiko. Jangan air di dalam
wadah. Jangan menyentuh materi tumpah. Gunakan semprotan air untuk
mengurangi uap. Mencegah masuk ke selokan, ruang bawah tanah atau daerah
terbatas; Dike jika diperlukan. Hilangkan semua sumber pengapian. panggilan
untuk
Bantuan dibuang. Selesai membersihkan dengan menyebarkan air di permukaan
yang terkontaminasi dan memungkinkan untuk mengevakuasi melalui
sistem sanitasi.
Bagian 7: Penanganan dan Storagep. 3
pencegahan:
Simpan dalam tempat terkunci .. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api.
kontainer kosong menimbulkan risiko kebakaran, menguap
residu di bawah lemari asam. Tanah semua peralatan yang mengandung material.
Jangan menelan. Jangan menghirup debu. pakai cocok
pakaian pelindung. Dalam hal ventilasi cukup, memakai alat pernapasan yang
sesuai. Jika tertelan, segera dapatkan saran medis
dan tunjukkan wadah atau label. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Jauhkan
dari incompatibles seperti
Oksidator, kelembaban.
Penyimpanan:
CAHAYA SENSITIF. KELEMBABAN SENSITIF. Simpan dalam wadah tahan
cahaya. Simpan wadah tertutup rapat. Simpan wadah
di tempat yang sejuk, berventilasi baik. Jangan simpan di atas 23 C (73,4 F).

Bagian 8: Pengontrolan Pemaparan / Perlindungan Pribadi


kacamata Splash. setelan penuh. Debu respirator. Boots. Sarung tangan. Sebuah alat
bernafas mandiri harus digunakan untuk menghindari
inhalasi produk. Pakaian pelindung yang disarankan mungkin tidak cukup;
berkonsultasi dengan spesialis SEBELUM penanganan ini
produk.
Batas terbuka: Tidak tersedia.

Bagian 9: Sifat Fisik dan Kimia


keadaan fisik dan penampilan: Solid. (Butiran Kristal)
Bau: Tidak berbau.
Rasa: manis, sesudahnya tajam
Berat Molekul: 138,12 g / mol
Warna putih.
pH (1% soln / air): Tidak tersedia.
Titik didih: Suhu penguraian: 211 C (411,8 F)
Melting Point: 159 C (318,2 F)
Suhu kritis: Tidak tersedia.
Berat Jenis: 1,443 (Air = 1)
Tekanan uap: Tidak berlaku.
Densitas Uap: 4.8 (Air = 1)
Volatilitas: Tidak tersedia.
Ambang Bau: Tidak tersedia.
Air / Minyak Dist. Coeff .: Produk ini lebih mudah larut dalam minyak; log (minyak
/ air) = 2,3
Ionicity (dalam Air): Tidak tersedia.
Properti Dispersi: Lihat kelarutan dalam air, acetone.p. 4
Kelarutan:
Larut dalam aseton. Sebagian larut dalam air dingin. Sangat sedikit larut dalam air
panas.

Bagian 10: Stabilitas dan Data Reaktivitas


Stabilitas: Produk ini stabil.
Ketidakstabilan Suhu: Tidak tersedia.
Kondisi Ketidakstabilan:
panas yang berlebihan, generasi debu yang berlebihan, bahan yang tidak cocok.
campuran debu-Air
Ketidakcocokan dengan berbagai zat: Reaktif dengan oksidator, kelembaban.
Corrosivity: Non-korosif di hadapan kaca.
Keterangan Khusus tentang Reaktivitas: Cahaya, kelembaban, Iron garam,
menyemprotkan nitrous eter, memimpin asetat, yodium
Keterangan Khusus tentang korosivitas: Tidak tersedia.
Polimerisasi: Tidak akan terjadi.

Bagian 11: Informasi Toksikologi


Rute Entry: Terserap melalui kulit. Inhalasi. Proses menelan.
Keracunan untuk Hewan:
PERINGATAN: NILAI LC50 BAWAH ADALAH ESTIMASI BERDASARKAN
Sebuah SAMBUNGAN 4-JAM. oral akut
toksisitas (LD50): 480 mg / kg [Tikus]. toksisitas akut dari debu (LC50): 900 mg /
m3 1 jam [Tikus].
Efek kronis pada Manusia:
Efek mutagenik: mutagenik untuk bakteri dan / atau ragi. TOKSISITAS
PEMBANGUNAN: Baris Reproduksi
sistem / toksin / wanita, Pengembangan racun [MUNGKIN].
Efek toksik lainnya pada Manusia:
Berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), menelan, inhalasi (iritan paru-paru).
Sedikit berbahaya dalam kasus kontak kulit
(Permeator).
Keterangan Khusus tentang Keracunan untuk Hewan: Tidak tersedia.
Keterangan khusus pada Efek kronis pada Manusia:
Dapat mempengaruhi materi genetik (mutagenisitas) berdasarkan studi hewan.
Dapat menyebabkan efek reproduksi yang merugikan. Teratorgenic,
Embriotoksik dan / atau foetotoxic pada hewan percobaan. Manusia: Ditransfer ke
dalam ASI ibu.
Keterangan khusus pada Efek toksik lainnya pada Manusia:
Akut Potensi Kesehatan efffects: Kulit: Mungkin berbahaya melalui penyerapan
kulit, Dapat menyebabkan iritasi kulit. Dapat mempengaruhi
sistem kardiovaskular (peningkatan tekanan darah), dan metabolisme (suhu tubuh
meningkat) jika absorbe melalui kulit
Mata: Menyebabkan gangguan mata, cedera tempory. Inhalasi: Menyebabkan
gangguan pada sistem pernapasan (batuk, sulit bernapas),
dering di telinga, kebingungan, denyut nadi cepat, sakit kepala, pusing, mual, dan
muntah. Tertelan: Mungkin berbahaya jika tertelan
dalam jumlah besar. Menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan (mual, muntah
nyeri perut). Dapat mempengaruhi perilaku
(Kelemahan otot dan umum depresi kegiatan, kebingungan). Dapat menyebabkan
dering di telinga, napas cepat, berkeringat
dan kemungkinan kerusakan ginjal. Sever overexposure dapat menyebabkan
stimulasi sistem saraf pusat diikuti oleh depresi.
Kronis Potensi Efek Heath: Kemungkinan hypersensitization.

Bagian 12: Informasi Ekologi


Eko: Tidak tersedia.
BOD5 dan COD: Tidak tersedia.
Produk Biodegradasi: p. 5
Mungkin berbahaya produk degradasi jangka pendek tidak mungkin. Namun,
produk degradasi jangka panjang mungkin timbul.
Toksisitas dari Produk Biodegradasi: Produk degradasi kurang beracun dari produk
itu sendiri.
Keterangan Khusus tentang Produk Biodegradasi: Tidak tersedia.

Bagian 13: Pembuangan Pertimbangan


Pembuangan limbah:

Bagian 14: Informasi Transportasi


DOT Klasifikasi: Bukan bahan DOT dikendalikan (Amerika Serikat).
Identifikasi: Tidak berlaku.
Ketentuan Khusus untuk Transportasi: Tidak berlaku.

Bagian 15: Informasi Peraturan Lainnya


Federal dan Negara Peraturan: TSCA 8 (b) persediaan: Asam salisilat
Peraturan lainnya: EINECS: Produk ini adalah pada Inventarisasi Eropa ada Zat
Kimia Komersial.
Klasifikasi lain:
WHMIS (Kanada): KELAS D-2A: Bahan menyebabkan efek beracun lainnya
(SANGAT BERACUN).
DSCL (EEC):
R22- Berbahaya jika tertelan. R37 / 38- Mengiritasi sistem pernapasan dan kulit.
R41 Risiko kerusakan serius pada mata. S26-
Jika kena mata, segera bilas dengan banyak air dan dapatkan bantuan medis. S37 /
39- Kenakan sarung tangan dan
mata perlindungan / wajah.
HMIS (U.S.A.):
Bahaya Kesehatan: 2
Bahaya Kebakaran: 1
Reaktivitas: 0
Perlindungan Pribadi: E
Asosiasi Nasional Perlindungan Kebakaran (U.S.A.):
Kesehatan: 0
Mudah terbakar: 1
Reaktivitas: 0
Khusus bahaya:
Alat Pelindung:
Sarung tangan. Jas laboratorium. Debu respirator. Pastikan untuk menggunakan
respirator yang disetujui / bersertifikat atau setara. Kenakan respirator yang tepat
ketika ventilasi tidak memadai. kacamata Splash.

Bagian 16: Informasi Lainnya


Referensi: Tidak tersedia.
Pertimbangan khusus lainnya: Tidak available.p. 6
Dibuat: 2005/10/10 08:25
Terakhir Diperbarui: 2013/05/21 12:00
Informasi di atas diyakini akurat dan mewakili informasi terbaik saat ini tersedia
bagi kita. Namun, kami
membuat jaminan dapat diperjualbelikan atau jaminan lainnya, tersurat maupun
tersirat, sehubungan dengan informasi tersebut, dan kita asumsikan
tidak ada kewajiban yang timbul dari penggunaannya. Pengguna harus membuat
penyelidikan sendiri untuk menentukan kesesuaian informasi untuk
tujuan khusus mereka. Dalam acara tidak akan ScienceLab.com bertanggung jawab
atas segala klaim, kerugian, atau kerusakan dari pihak ketiga atau untuk
kehilangan keuntungan atau kerusakan khusus, tidak langsung, insidental,
konsekuensial atau teladan, apapun yang timbul, bahkan jika ScienceLab.com
telah diberitahu tentang kemungkinan kerusakan tersebut.
Lembar Data Keselamatan Bahan
Asam sulfat MSDS

Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan


Nama Produk: Asam sulfat Kontak informasi:
Kode di katalog: SLS2539, SLS1741, Sciencelab.com, Inc.
SLS3166, SLS2371, 14.025 Smith Rd.
SLS3793 Houston, Texas 77.396
CAS #: 7664-93-9 Penjualan AS: 1-800-901-7247
RTECS: WS5600000 Penjualan Internasional: 1-281-441-4400
TSCA: TSCA 8 (b) persediaan: Asam sulfat Agar Online: ScienceLab.com
CI #: Tidak berlaku. CHEMTREC (24HR Telepon Darurat),
Sinonim: Minyak Vitriol; Asam belerang hubungi:
Nama Kimia: Hidrogen sulfat 1-800-424-9300
Formula kimia: H2 SO4- Internasional CHEMTREC, hubungi: 1-703-
527-3887
Untuk bantuan non-darurat, hubungi: 1-281-
441-4400

Bagian 2: Komposisi dan Informasi Bahan


Komposisi:
Nama CAS # % Berat
Asam sulfat 7664-93-9 95-98

Data yang toksikologi pada Bahan: Asam sulfat: LISAN (LD50): akut: [. Tikus] 2140 mg /
kg. UAP (LC50): akut: 510 mg / m. 2 jam [Rat]. 320 mg / m 2 jam [Tikus].

Bagian 3: Identifikasi Bahaya


Potensi Efek Kesehatan Akut:
Sangat berbahaya jika terjadi kontak kulit (korosif, iritan, permeator), kontak mata (iritan,
korosif), menelan,
inhalasi. Cair atau semprotan kabut dapat menghasilkan kerusakan jaringan terutama pada
selaput lendir mata, mulut dan
saluran pernafasan. Kontak kulit dapat menghasilkan luka bakar. Menghirup kabut
semprotan dapat menghasilkan iritasi parah pernapasan
saluran, ditandai dengan batuk, tersedak, atau sesak napas. Parah over-exposure dapat
mengakibatkan kematian. radang
mata ditandai dengan kemerahan, penyiraman, dan gatal-gatal. peradangan kulit ditandai
dengan gatal-gatal, scaling, memerah,
atau, kadang-kadang, terik.
Potensi Efek Kesehatan kronis:
Efek karsinogenik: Baris 1 (Terbukti untuk manusia.) IARC, + (Terbukti.) Oleh OSHA.
Baris A2 (Diduga untuk
manusia.) oleh ACGIH. Efek mutagenik: Tidak tersedia. Efek teratogenik: Tidak tersedia.
PEMBANGUNAN
TOKSISITAS: Tidak tersedia. Substansi mungkin beracun untuk ginjal, paru-paru,
jantung, sistem kardiovaskular, saluran pernapasan bagian atas,
mata, gigi. Berulang atau berkepanjangan paparan substansi dapat menghasilkan kerusakan
organ sasaran. Diulang atau prolongedp. 2
kontak dengan semprotan kabut dapat menghasilkan iritasi mata kronis dan iritasi kulit
yang parah. Berulang atau berkepanjangan semprot
kabut dapat menghasilkan iritasi saluran pernapasan menyebabkan serangan sering infeksi
bronkial. Diulang paparan yang sangat
bahan beracun dapat menghasilkan kerusakan umum kesehatan dengan akumulasi dalam
satu atau banyak organ tubuh manusia.

Bagian 4: Tindakan Pertolongan Pertama


Kontak mata:
Periksa dan lepaskan lensa kontak. Dalam kasus kontak, segera siram mata dengan banyak
air selama minimal 15
menit. Air dingin dapat digunakan. Dapatkan perhatian medis segera.
Kontak Kulit:
Dalam kasus kontak, segera basuh kulit dengan banyak air selama minimal 15 menit saat
mengeluarkan pakaian yang terkontaminasi
dan sepatu. Tutup kulit yang teriritasi dengan emolien. Air dingin mungkin pakaian
used.Wash sebelum digunakan kembali. benar-benar bersih
sepatu sebelum digunakan kembali. Dapatkan perhatian medis segera.
Kulit Serius Hubungi:
Cuci dengan sabun desinfektan dan menutupi kulit terkontaminasi dengan krim anti-
bakteri. Carilah medis segera
perhatian.
Inhalasi:
Jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan.
Jika sulit bernafas, berikan oksigen. Dapatkan medis
perhatian segera.
Inhalasi serius:
Evakuasi korban ke daerah yang aman secepatnya. Kendurkan pakaian ketat seperti kerah,
dasi, ikat pinggang atau pinggang. Jika
sulit bernafas, berikan oksigen. Jika korban tidak bernafas, melakukan mulut ke mulut
resusitasi. PERINGATAN: Ini mungkin
berbahaya bagi orang yang memberikan bantuan untuk memberikan mulut ke mulut
resusitasi bila bahan dihirup adalah racun, infeksi atau
korosif. Mencari perhatian medis segera.
Proses menelan:
JANGAN menginduksi muntah kecuali diarahkan untuk melakukannya oleh tenaga medis.
Tidak pernah memberikan apapun melalui mulut kepada sadar
orang. Kendurkan pakaian ketat seperti kerah, dasi, ikat pinggang atau pinggang. Dapatkan
bantuan medis jika gejala muncul.
Tertelan serius: Tidak tersedia.

Bagian 5: Api dan Ledakan data


Mudah terbakar Produk: Non-mudah terbakar.
Auto-Ignition Suhu: Tidak berlaku.
Poin Flash: Tidak berlaku.
Batas mudah terbakar: Tidak berlaku.
Produk dari Pembakaran:
Produk dari pembakaran tidak tersedia karena bahan tidak mudah terbakar. Namun, produk
dari dekomposisi termasuk asap
oksida belerang. Akan bereaksi dengan air atau uap untuk menghasilkan asap beracun dan
korosif. Bereaksi dengan karbonat untuk menghasilkan
gas karbon dioksida. Bereaksi dengan sianida dan sulfida untuk membentuk hidrogen
sianida yang beracun dan hidrogen sulfida masing-masing.
Bahaya Kebakaran di Hadirat Zat Berbagai: bahan mudah terbakar
Bahaya Ledakan di Hadirat Zat Berbagai:
Risiko ledakan produk di hadapan dampak mekanis: Tidak tersedia. Risiko ledakan produk
di
Kehadiran debit statis: Tidak tersedia. Sedikit ledakan di hadapan bahan pengoksidasi.
Pemadam Kebakaran Media dan Petunjuk: Tidak berlaku.
Keterangan Khusus tentang Bahaya Kebakaran:
acetylides logam (Monocesium dan Monorubidium), dan karbida menyulut dengan asam
sulfat pekat. Putih Fosfor +
mendidih Asam sulfat atau uap yang menyatu pada kontak. Dapat menyala bahan mudah
terbakar lainnya. Dapat menyebabkan kebakaran ketika asam sulfat
dicampur dengan siklopentadien, siklopentanon oxime, amina nitroaryl, hexalithium
disilicide, phorphorous (III) oksida, dan
oksidator seperti klorat, halogen, permanganates.p. 3
Keterangan Khusus tentang Bahaya ledakan:
M i x t u r e s o f s u l f u r i c c i d a n d a n y o f t h e f o l l o w i n g k a n e x p l o d e: p -
n i t r o t o l u e n e, p e n t a s i l v e r trihydroxydiaminophosphate, perklorat, alkohol
dengan hidrogen peroksida yang kuat, amonium tetraperoxychromate,
nitrit merkuri, potasium klorat, kalium permanganat dengan kalium klorida, karbida,
senyawa nitro, nitrat,
karbida, fosfor, iodida, picratres, fulminats, diena, alkohol (jika dipanaskan) Nitramide
terurai eksplosif
pada kontak dengan asam sulfat pekat. 1,3,5-Trinitrosohexahydro-1,3,5-triazina + asam
sulfat menyebabkan ledakan
decompositon.

Bagian 6: Tindakan Release Terkadang


Tumpahan kecil:
Encerkan dengan air dan mengepel, atau menyerap dengan bahan kering inert dan tempat
dalam wadah pembuangan limbah yang tepat. Jika
diperlukan: Menetralisir residu dengan larutan encer natrium karbonat.
Tumpahan besar:
cairan korosif. cairan beracun. Hentikan kebocoran jika tanpa risiko. Menyerap dengan
bumi KERING, pasir atau bahan non-mudah terbakar lainnya.
Jangan air di dalam wadah. Jangan menyentuh materi tumpah. Gunakan semprotan air
curtain untuk mengalihkan hanyut uap. Gunakan semprotan air
untuk mengurangi uap. Mencegah masuk ke selokan, ruang bawah tanah atau daerah
terbatas; Dike jika diperlukan. Meminta bantuan pelepasan.
Menetralisir residu dengan larutan encer natrium karbonat. Hati-hati bahwa produk tidak
hadir pada konsentrasi
tingkat di atas NAB. Periksa NAB pada MSDS dan dengan pemerintah setempat.

Bagian 7: Penanganan dan Penyimpanan


pencegahan:
Simpan dalam tempat terkunci .. Simpan wadah kering. Jangan menelan. Jangan
menghirup gas / asap / uap / semprotan. Jangan pernah menambahkan air untuk produk ini.
Dalam hal ventilasi cukup, memakai alat pernapasan yang sesuai. Jika tertelan, segera
dapatkan saran medis dan acara
wadah atau label. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Jauhkan dari incompatibles
seperti agen oksidasi, mengurangi
agen, bahan mudah terbakar, bahan organik, logam, asam, alkali, kelembaban. Dapat
menimbulkan korosi permukaan logam. Simpan di
logam atau drum yang fiberboard dilapisi menggunakan polietilen paket batin yang kuat.
Penyimpanan:
Hidroskopis. Bereaksi. hebat dengan air. Simpan wadah tertutup rapat. Simpan wadah di
tempat yang sejuk, berventilasi baik. Tidak
simpan di atas 23 C (73,4 F).

Bagian 8: Pengontrolan Pemaparan / Perlindungan Pribadi


Teknik Kontrol:
Sediakan ventilasi pembuangan atau kontrol teknik lainnya untuk menjaga konsentrasi
udara dari uap di bawah masing-masing
nilai ambang batas. Pastikan bahwa stasiun pencuci mata dan pancuran keselamatan
proksimal ke lokasi kerja-stasiun.
Perlindungan pribadi:
Pelindung wajah. setelan penuh. respirator uap. Pastikan untuk menggunakan respirator
yang disetujui / bersertifikat atau setara. Sarung tangan. Boots.
Perlindungan pribadi dalam Kasus Tumpahan Besar:
kacamata Splash. setelan penuh. respirator uap. Boots. Sarung tangan. Sebuah alat bernafas
mandiri harus digunakan untuk menghindari
inhalasi produk. Pakaian pelindung yang disarankan mungkin tidak cukup; berkonsultasi
dengan spesialis SEBELUM penanganan ini
produk.
Batas terbuka:
TWA: 1 STEL: 3 (mg / m3) [Australia] Inhalasi TWA: 1 (mg / m3) dari OSHA (PEL)
[Amerika Serikat] Inhalasi TWA: 1 STEL: 3
(Mg / m3) dari ACGIH (TLV) [Amerika Serikat] [1999] Inhalasi TWA: 1 (mg / m3) dari
NIOSH [Amerika Serikat] Inhalasi TWA: 1
(Mg / m3) [United Kingdom (UK)] Konsultasikan otoritas setempat untuk batas pemaparan
diterima.

Bagian 9: Fisika dan Kimia Propertiesp. 4


keadaan fisik dan penampilan: Cair. (Cairan berminyak tebal.)
Bau: Tidak berbau, tetapi memiliki bau tersedak ketika panas.
Taste: Ditandai rasa asam. (Kuat.)
Berat Molekul: 98,08 g / mol
Warna: Tidak berwarna.
pH (1% soln / air): asam.
Titik didih:
270 C (518 F) - 340 deg. C Terurai di 340 deg. C
Melting Point: -35 C (-31 F) ke 10,36 deg. C (93% sampai 100% kemurnian)
Suhu kritis: Tidak tersedia.
Berat Jenis: 1,84 (Air = 1)
Tekanan uap: Tidak tersedia.
Densitas Uap: 3.4 (Air = 1)
Volatilitas: Tidak tersedia.
Ambang Bau: Tidak tersedia.
Air / Minyak Dist. Coeff .: Tidak tersedia.
Ionicity (dalam Air): Tidak tersedia.
Properti Dispersi: Lihat kelarutan dalam air.
Kelarutan:
Mudah larut dalam air dingin. Sulfat larut dalam air dengan pembebasan banyak panas.
Larut dalam etil alkohol.

Bagian 10: Stabilitas dan Data Reaktivitas


Stabilitas: Produk ini stabil.
Ketidakstabilan Suhu: Tidak tersedia.
Kondisi Ketidakstabilan:
Kondisi yang dihindari: bahan yang tidak cocok, panas berlebih, bahan bahan yang mudah
terbakar, bahan organik, paparan lembab
udara atau air, oksidasi, amina, basa. Selalu tambahkan asam ke dalam air, tidak pernah
sebaliknya.
Ketidakcocokan dengan berbagai zat:
Reaktif dengan agen oksidasi, mengurangi agen, bahan mudah terbakar, bahan organik,
logam, asam, alkali, kelembaban.
corrosivity:
Sangat korosif di hadapan aluminium, tembaga, stainless steel (316). Sangat korosif di
hadapan stainless
baja (304). Non-korosif di hadapan kaca.
Keterangan Khusus tentang Reaktivitas:
Hidroskopis. oksidator kuat. Bereaksi hebat dengan air dan alkohol terutama ketika air
ditambahkan ke produk.
Kompatibel (dapat bereaksi eksplosif atau berbahaya) dengan berikut: ASAM ASETAT,
ACRYLIC ACID, AMONIUM
HYDROXIDE, kresol, CUMENE, DICHLOROETHYL ETHER, ETHYLENE
sianohidrin, ETHYLENEIMINE, NITRIC
ACID, 2-Nitropropane, PROPILEN OKSIDA, Sulfolane, vinilidena klorida, dietilen glikol
Monomethyl ether, ETIL ASETAT, ETHYLENE sianohidrin, ETHYLENE GLYCOL
monoethyl ETHER
ASETAT, Glyoxal, metil etil keton, agen dehidrasi, bahan organik, kelembaban (air),
Asetat anhidrida,
Aseton, sianohidrin, aseton + asam nitrat, aseton + kalium dikromat, asetonitril, Acrolein,
Acrylonitrile, Acrylonitrile
+ Air, Alkohol + hidrogen peroksida, senyawa sekutu seperti alil alkohol, dan Alil
Chloride, 2-Aminoethanol, Ammonium
hidroksida, amonium triperchromate, anilina, Bromate + logam, Brom pentafluorida, n-
Butyraldehyde, Karbida, Cesium
karbida asetilena, Klorat, Cyclopentanone oxime, chlorinates, Klorat + logam, Klorin
trifluorida, chlorosulfonic
acid, 2-siano-4-nitrobenzenediazonium hidrogen sulfat, nitrida Cuprous, p-
chloronitrobenzene, 1,5-Dinitronaphthlene + p. 5
sulfur, Diisobutylene, p-dimetilaminobenzaldehida, 1,3-Diazidobenzene,
Dimethylbenzylcarbinol + hidrogen peroksida,
Epiklorohidrin, Etil alkohol + hidrogen peroksida, Ethylene diamine, Ethylene glycol dan
glikol lainnya,, Ethylenimine,
Fulminat, hidrogen peroksida, klorida, asam hydrofluoric, Yodium heptafluoride, Indane +
asam nitrat, besi, isoprena,
Lithium silicide, Merkuri nitrida, Mesityl oksida, Mercury nitrida, Logam (bubuk),
Nitromethane, Asam nitrat + gliserida,
p-Nitrotoluene, Pentasilver trihydroxydiaminophosphate, perklorat, Perchloric asam,
permanganates + benzena, 1-
Fenil-2-methylpropyl alkohol + hidrogen peroksida, Fosfor, Fosfor isosianat, pikrat,
Potassium tert-butoksida,
Potasium klorat, Kalium Permanganat dan lainnya permanganates, halogen, amina, kalium
permanganat +
Kalium klorida, kalium permanganat + air, Propiolactone (beta) -, Pyridine, Rubidium
aceteylene karbida, Perak
permanganat, Sodium, Sodium karbonat, natrium hidroksida, Steel, monomer stirena,
toluena + asam nitrat, Vinyl acetate,
Talium (I) azidodithiocarbonate, Zinc klorat, Zinc Iodida, azides, karbonat, sianida, sulfida,
sulfida, hidrida alkali,
anhidrida asam karboksilat, nitril, organik olefin, asam berair, acetylides siklopentadien,
siano-alkohol, logam,
Gas hidrogen yang dihasilkan oleh aksi asam pada kebanyakan logam (yaitu timah,
tembaga, timah, seng, aluminium, dll). Pekat
asam sulfat mengoksidasi, dehidrasi, atau sulfonat senyawa organik yang paling.
Keterangan Khusus tentang korosivitas:
Non-korosif untuk memimpin dan baja ringan, tetapi dillute serangan asam kebanyakan
logam. Serangan banyak logam melepaskan hidrogen. Minor
efek korosif pada perunggu. Tidak ada data korosi pada kuningan atau seng.
Polimerisasi: Tidak akan terjadi.

Bagian 11: Informasi Toksikologi


Rute Entry: Terserap melalui kulit. kontak kulit. Kontak mata. Inhalasi. Proses menelan.
Keracunan untuk Hewan:
PERINGATAN: NILAI LC50 BAWAH ADALAH ESTIMASI BERDASARKAN Sebuah
SAMBUNGAN 4-JAM. oral akut
toksisitas (LD50): 2140 mg / kg [Rat.]. toksisitas akut dari uap (LC50): 320 mg / m3 2 jam
[Tikus].
Efek kronis pada Manusia:
Efek karsinogenik: Baris 1 (Terbukti untuk manusia.) IARC, + (Terbukti.) Oleh OSHA.
Baris A2 (Diduga
untuk manusia.) oleh ACGIH. Dapat menyebabkan kerusakan pada organ berikut: ginjal,
paru-paru, jantung, sistem kardiovaskular, atas
saluran pernapasan, mata, gigi.
Efek toksik lainnya pada Manusia:
Sangat berbahaya dalam kasus inhalasi (paru-paru korosif). Sangat berbahaya jika terjadi
kontak kulit (korosif, iritan,
permeator), kontak mata (korosif), menelan,.
Keterangan Khusus tentang Keracunan untuk Hewan: Tidak tersedia.
Keterangan khusus pada Efek kronis pada Manusia:
Sifat mutagenik: Analisis sitogenetika: efek Reproduksi Hamster, ovarium = 4mmol / L:
Dapat menyebabkan efek reproduksi yang merugikan
berdasarkan data hewan. kelainan perkembangan (muskuloskeletal) pada kelinci dengan
dosis 20 mg / m3 selama 7 jam. (RTECS)
Teratogenecity: tidak embriotoksik, fetoxic, atau teratogenetic pada tikus atau kelinci pada
dosis inhalasi memproduksi beberapa ibu
kebisaan
Keterangan khusus pada Efek toksik lainnya pada Manusia:
Potensi Efek Kesehatan Akut: Kulit: Menyebabkan gangguan pada kulit dan luka bakar.
kontak terus dapat menyebabkan nekrosis jaringan.
Mata: Menyebabkan gangguan mata berat dan luka bakar. Dapat menyebabkan cedera
mata ireversibel. Tertelan: Berbahaya jika tertelan. dapat menyebabkan
kerusakan permanen pada saluran pencernaan. Menyebabkan luka bakar saluran
gastrointestial. Dapat menyebabkan perforasi lambung, GI
perdarahan, edema glotis, nekrosis dan jaringan parut, dan peredaran darah yang tiba-tiba
(mirip dengan inhalasi akut). mungkin
juga menyebabkan keracunan sistemik dengan asidosis. Inhalasi: Dapat menyebabkan
iritasi parah pada saluran pernapasan dan lendir
membran dengan sakit tenggorokan, batuk, sesak napas, dan tertunda edema paru-paru.
Menyebabkan luka bakar kimia untuk repiratory yang
sistem. Menghirup zat bisa berakibat fatal sebagai akibat dari kejang, radang, edema laring
dan bronkus, pneumonitis kimia,
dan edema paru. Penyebab tindakan korosif pada selaput lendir. Dapat mempengaruhi
sistem kardiovaskular (hipotensi,
cardiac output tertekan, bradikardia). Sistem peredaran dengan kulit basah, lemah dan
cepat pulsa, respirasi dangkal, dan
urine minim dapat mengikuti. syok sirkulasi seringkali menjadi penyebab langsung
kematian. Mungkin juga mempengaruhi gigi (perubahan gigi dan
struktur pendukung - erosi, perubahan warna). Kronis Potensi Efek Kesehatan: Inhalasi:
lama atau berulang inhalasi
dapat mempengaruhi perilaku (kontraksi otot atau kejang-kejang), sistem kemih (kerusakan
ginjal), dan sistem kardiovaskular, jantung
(Leisons jantung iskemik), dan sistem pernapasan / paru-paru (edema paru, kerusakan
paru-paru), gigi (perubahan warna gigi, erosi).
Kulit: waktu lama atau berulang kontak kulit dapat menyebabkan dermatitis, sebuah
reaksi.p alergi pada kulit. 6

Bagian 12: Informasi Ekologi


Eko: Eko dalam air (LC50): 49 mg / l 48 jam [bluegill / sunfish].
BOD5 dan COD: Tidak tersedia.
Produk Biodegradasi:
Mungkin berbahaya produk degradasi jangka pendek tidak mungkin. Namun, produk
degradasi jangka panjang mungkin timbul.
Toksisitas dari Produk Biodegradasi: Produk degradasi kurang beracun dari produk itu
sendiri.
Keterangan Khusus tentang Produk Biodegradasi: Tidak tersedia.

Bagian 13: Pembuangan Pertimbangan


Pembuangan limbah:
asam sulfat dapat ditempatkan di wadah tertutup atau diserap dalam vermikulit, pasir
kering, bumi, atau bahan serupa. Mungkin juga
diencerkan dan dinetralkan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan otoritas lokal atau
regional (regulator limbah) sebelum dibuang apapun. Limbah
harus dibuang sesuai dengan peraturan pengendalian lingkungan federal, negara bagian dan
lokal.

Bagian 14: Informasi Transportasi


DOT Klasifikasi: Kelas 8: Bahan Korosif
Identifikasi:: Asam sulfat Unna: 1830 PG: II
Ketentuan Khusus untuk Transportasi: Tidak tersedia.

Bagian 15: Informasi Peraturan Lainnya


Federal dan Negara Peraturan:
Illinois zat beracun pengungkapan tindakan karyawan: asam sulfat New York daftar
pelaporan rilis: Sulfuric acid Rhode
zat berbahaya Pulau RTK: Asam sulfat Pennsylvania RTK: Asam sulfat Minnesota:
Sulfuric acid Massachusetts
RTK: Asam sulfat New Jersey: asam California Direktur Sulfat Daftar Zat Berbahaya (8
CCR 339): Asam sulfat
Tennessee RTK: Asam sulfat TSCA 8 (b) persediaan: Asam sulfat SARA 302/304/311/312
zat yang sangat berbahaya:
Asam sulfat SARA 313 beracun pemberitahuan kimia dan melepaskan pelaporan: asam
sulfat CERCLA: Zat-zat berbahaya .:
asam sulfat: 1000 lbs. (453,6 kg)
Peraturan lainnya:
OSHA: Berbahaya oleh definisi Hazard Komunikasi Standar (29 CFR 1910,1200).
EINECS: Produk ini adalah pada
Inventarisasi Eropa ada Zat Kimia Komersial.
Klasifikasi lain:
WHMIS (Canada):
KELAS D-1A: Bahan menyebabkan efek toksik langsung dan serius (SANGAT
BERACUN). KELAS E: cair Korosif.
DSCL (EEC):
R35- Menyebabkan luka bakar yang parah. S2- Jauhkan dari jangkauan anak-anak. S26-
kasus terjadi kontak dengan mata, segera bilas dengan
banyak air dan dapatkan bantuan medis. S30- Jangan pernah menambahkan air untuk
produk ini. S45 Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak enak badan,
segera dapatkan bantuan medis (tunjukkan label jika mungkin).
HMIS (U.S.A.):
Bahaya Kesehatan: 3
Bahaya Kebakaran: 0
Reaktivitas: 2p. 7
Perlindungan pribadi:
Asosiasi Nasional Perlindungan Kebakaran (U.S.A.):
Kesehatan: 3
Mudah terbakar: 0
Reaktivitas: 2
Khusus bahaya:
Alat Pelindung:
Sarung tangan. setelan penuh. respirator uap. Pastikan untuk menggunakan respirator yang
disetujui / bersertifikat atau setara. Kenakan respirator yang tepat
ketika ventilasi tidak memadai. Pelindung wajah.

Bagian 16: Informasi Lainnya


Referensi:
-bahan lembar data keselamatan yang dipancarkan oleh: la Komisi de la Sant et de la
Scurit du Travail du Qubec. -The Sigma-Aldrich
Perpustakaan Kimia data keselamatan, Edisi II. -Hawley, G.G .. The kental Chemical
Dictionary, 11e ed., New York N.Y., Van
Nostrand Reinold 1987.
Pertimbangan khusus lainnya: Tidak tersedia.
Dibuat: 2005/10/09 11:58
Terakhir Diperbarui: 2013/05/21 12:00
Informasi di atas diyakini akurat dan mewakili informasi terbaik saat ini tersedia bagi kita.
Namun, kami
membuat jaminan dapat diperjualbelikan atau jaminan lainnya, tersurat maupun tersirat,
sehubungan dengan informasi tersebut, dan kita asumsikan
tidak ada kewajiban yang timbul dari penggunaannya. Pengguna harus membuat
penyelidikan sendiri untuk menentukan kesesuaian informasi untuk
tujuan khusus mereka. Dalam acara tidak akan ScienceLab.com bertanggung jawab atas
segala klaim, kerugian, atau kerusakan dari pihak ketiga atau untuk
kehilangan keuntungan atau kerusakan khusus, tidak langsung, insidental, konsekuensial
atau teladan, apapun yang timbul, bahkan jika ScienceLab.com
telah diberitahu tentang kemungkinan kerusakan tersebut.
MSDS Aspirin

Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan

Nama Produk: Asam asetilsalisilat

Kode di katalog: SLA1738

CAS #: 50-78-2

RTECS: VO0700000

TSCA: TSCA 8 (b) persediaan: Asam asetilsalisilat

CI #: Tidak tersedia.

Sinonim: Aspirin; 2- asam benzoat (acetyloxy)

Formula kimia: C9H8O4

Kontak informasi:

Sciencelab.com, Inc.

14.025 Smith Rd. Houston, Texas 77.396

Penjualan AS: 1-800-901-7247 Penjualan Internasional: 1-281-441-4400

Agar Online: ScienceLab.comCHEMTREC (24HR Telepon Darurat), hubungi:

1-800-424-9300International CHEMTREC, panggilan: 1-703-527-3887For bantuan non-


darurat, hubungi: 1-281-441-4400

Bagian 2: Komposisi dan Informasi Bahan

Komposisi:

Data yang toksikologi pada Bahan: Asam asetilsalisilat: LISAN (LD50): akut: 200 mg / kg
[Rat].

Nama: Asam asetilsalisilat

CAS #: 50-78-2

% Berat: 100

Bagian 3: Identifikasi Bahaya

Potensi Efek Kesehatan Akut:

Berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), kontak mata (iritan). Sedikit berbahaya dalam
kasus kontak kulit (korosif, permeator), menelan, inhalasi. Parah over-exposure dapat
mengakibatkan kematian.

Potensi Efek Kesehatan kronis:

Efek karsinogenik: Tidak tersedia. Efek mutagenik: Tidak tersedia. Efek teratogenik: Tidak
tersedia. PEMBANGUNAN TOKSISITAS: Tidak tersedia. Substansi adalah racun bagi
darah, paru, selaput lendir. Berulang atau berkepanjangan paparan substansi dapat
menghasilkan kerusakan organ sasaran. Diulang paparan bahan yang sangat beracun
dapat menghasilkan kerusakan umum kesehatan dengan akumulasi dalam satu atau
banyak organ tubuh manusia.

Bagian 4: Tindakan Pertolongan Pertama

Kontak mata:

Periksa dan lepaskan lensa kontak. Dalam kasus kontak, segera siram mata dengan banyak
air selama minimal 15 menit. Air dingin dapat digunakan. air hangat HARUS digunakan.
Dapatkan perhatian medis.

Kontak Kulit:

Dalam kasus kontak, segera basuh kulit dengan banyak air selama minimal 15 menit saat
mengeluarkan pakaian yang terkontaminasi dan sepatu. Tutup kulit yang teriritasi dengan
emolien. Cuci pakaian sebelum digunakan kembali. Secara menyeluruh sepatu bersih
sebelum digunakan kembali. Dapatkan perhatian medis segera.

Kulit Serius Hubungi:

Cuci dengan sabun desinfektan dan menutupi kulit terkontaminasi dengan krim anti-bakteri.
Mencari perhatian medis segera.

Inhalasi:

Jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan.
Jika sulit bernafas, berikan oksigen. Dapatkan perhatian medis.

Inhalasi serius:

Evakuasi korban ke daerah yang aman secepatnya. Kendurkan pakaian ketat seperti kerah,
dasi, ikat pinggang atau pinggang. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Jika korban tidak
bernafas, melakukan mulut ke mulut resusitasi. Mencari perhatian medis.

Proses menelan:

Jika tertelan, jangan dimuntahkan kecuali diarahkan untuk melakukannya oleh tenaga
medis. Jangan pernah memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang tidak sadar.
Kendurkan pakaian ketat seperti kerah, dasi, ikat pinggang atau pinggang. Dapatkan
perhatian medis segera.
Tertelan serius: Tidak tersedia.

Bagian 5: Api dan Ledakan data

Mudah terbakar Produk: Mungkin mudah terbakar pada suhu tinggi. Auto-Ignition Suhu:
Tidak tersedia. Flash hai: Tidak tersedia. Batas mudah terbakar: Tidak tersedia.

Produk dari Pembakaran: Produk-produk ini karbon oksida (CO, CO2). Bahaya Kebakaran
di Hadirat Zat Berbagai: Tidak tersedia.

Bahaya Ledakan di Hadirat Zat Berbagai:

Risiko ledakan produk di hadapan dampak mekanis: Tidak tersedia. Resiko ledakan produk
di hadapan debit statis: Tidak tersedia.

Pemadam Kebakaran Media dan Instruksi:

KECIL KEBAKARAN: Gunakan bubuk kimia kering. BESAR KEBAKARAN: Gunakan


semprotan air, kabut atau busa. Jangan gunakan air jet. Keterangan Khusus tentang
Bahaya Kebakaran: Tidak tersedia. Keterangan Khusus tentang Ledakan Bahaya: Tidak
tersedia.

Bagian 6: Tindakan Release Terkadang

Tumpahan Kecil: Gunakan alat yang tepat untuk menempatkan tumpah solid dalam wadah
pembuangan limbah nyaman.

Tumpahan besar:

Beracun yang solid. Hentikan kebocoran jika tanpa risiko. Jangan air di dalam wadah.
Jangan menyentuh materi tumpah. Gunakan semprotan air untuk mengurangi uap.
Mencegah masuk ke selokan, ruang bawah tanah atau daerah terbatas; Dike jika
diperlukan. Hilangkan semua sumber pengapian. Meminta bantuan pelepasan.

Bagian 7: Penanganan dan Penyimpanan

pencegahan:

Simpan dalam tempat terkunci .. Simpan wadah kering. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari
sumber api. kontainer kosong menimbulkan terbakar risiko, menguap residu di bawah lemari
asam. Tanah semua peralatan yang mengandung material. Jangan menelan. Jangan
menghirup debu. Jangan pernah menambahkan air untuk produk ini. Jika tertelan, segera
dapatkan saran medis dan tunjukkan wadah atau label. Hindari kontak dengan kulit dan
mata.

Penyimpanan: Simpan wadah tertutup rapat. Simpan wadah di tempat yang sejuk,
berventilasi baik.

Bagian 8: Pengontrolan Pemaparan / Perlindungan Pribadi


Teknik Kontrol:

Gunakan lampiran proses, ventilasi pembuangan lokal, atau kontrol teknik lainnya untuk
menjaga kadar udara di bawah direkomendasikan batas yang diperbolehkan. Jika operasi
pengguna menghasilkan debu, asap atau kabut, gunakan ventilasi untuk menjaga paparan
kontaminan udara di bawah batas yang diperbolehkan.

Perlindungan pribadi:

kacamata Splash. Jas laboratorium. Debu respirator. Pastikan untuk menggunakan


respirator yang disetujui / bersertifikat atau setara. Sarung tangan.

Perlindungan pribadi dalam Kasus Tumpahan Besar:

kacamata Splash. setelan penuh. Debu respirator. Boots. Sarung tangan. Sebuah alat
bernafas mandiri harus digunakan untuk menghindari inhalasi produk. Pakaian pelindung
yang disarankan mungkin tidak cukup; berkonsultasi dengan spesialis SEBELUM
penanganan produk ini.

Batas terbuka: Tidak tersedia.

Bagian 9: Sifat Fisik dan Kimia

keadaan fisik dan penampilan: Solid. Bau: Tidak tersedia. Rasa: Tidak tersedia. Berat
Molekul: 180,15 g / mol Warna: Tidak tersedia.

pH (1% soln / air): Tidak tersedia. Titik didih: Tidak tersedia. Melting Point: 139 C (282,2
F) Suhu kritis: Tidak tersedia. Berat Jenis: 1,35 (Air = 1) Tekanan uap: Tidak berlaku.
Densitas Uap: Tidak tersedia. Volatilitas: Tidak tersedia.

Ambang Bau: Tidak tersedia. Air / Minyak Dist. Coeff .: Tidak tersedia. Ionicity (dalam Air):
Tidak tersedia. Properti Dispersi: Tidak tersedia. Kelarutan: Sangat sedikit larut dalam air
dingin.

Bagian 10: Stabilitas dan Data Reaktivitas

Stabilitas: Produk ini stabil. Ketidakstabilan Suhu: Tidak tersedia. Kondisi Ketidakstabilan:
Tidak tersedia. Ketidakcocokan dengan berbagai zat: Tidak tersedia. Corrosivity: Tidak
tersedia. Keterangan Khusus tentang Reaktivitas: Tidak tersedia. Keterangan Khusus
tentang korosivitas: Tidak tersedia. Polimerisasi: Tidak akan terjadi.

Bagian 11: Informasi Toksikologi

Rute Entry: Kontak mata. Keracunan untuk Hewan: Toksisitas oral akut (LD50): 200 mg / kg
[Rat]. Efek kronis pada Manusia: Menyebabkan kerusakan pada organ berikut: darah, paru-
paru, selaput lendir.

Efek toksik lainnya pada Manusia:


Berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan). Sedikit berbahaya dalam kasus kontak kulit
(korosif, permeator), menelan, inhalasi.

Keterangan Khusus tentang Keracunan untuk Hewan: Tidak tersedia. Keterangan khusus
pada Efek kronis pada Manusia: Embriotoksik dan / atau foetotoxic pada hewan.
Diekskresikan dalam air susu ibu di

manusia. Keterangan khusus pada Efek toksik lainnya pada Manusia: Tidak tersedia.

Bagian 12: Informasi Ekologi

Eko: Tidak tersedia. BOD5 dan COD: Tidak tersedia.

Produk Biodegradasi:

Mungkin berbahaya produk degradasi jangka pendek tidak mungkin. Namun, produk
degradasi jangka panjang mungkin timbul. Toksisitas dari Produk Biodegradasi: Produk
degradasi kurang beracun dari produk itu sendiri. Keterangan Khusus tentang Produk
Biodegradasi: Tidak tersedia.

Bagian 13: Pembuangan Pertimbangan

Pembuangan limbah:

Bagian 14: Informasi Transportasi

DOT Klasifikasi: KELAS 6.1: Bahan Beracun. Identifikasi:: Beracun padat, organik, n.o.s.
(Asam asetilsalisilat) Unna: UN2811 PG: III Ketentuan Khusus untuk Transportasi: Tidak
tersedia.

Bagian 15: Informasi Peraturan Lainnya

Peraturan Federal dan Negara:

California prop. 65: Produk ini mengandung bahan berikut yang telah ditemukan California
yang bisa menyebabkan kanker, cacat lahir, atau gangguan reproduksi lainnya, yang akan
membutuhkan peringatan di bawah undang-undang: asetilsalisilat asam

California prop. 65: Produk ini mengandung bahan berikut yang telah ditemukan California
menyebabkan kerusakan reproduksi (laki-laki) yang akan membutuhkan peringatan di
bawah undang-undang: asetilsalisilat asam

California prop. 65: Produk ini mengandung bahan berikut yang telah ditemukan California
menyebabkan cacat lahir yang akan membutuhkan peringatan di bawah undang-undang:
asam Pennsylvania RTK asetilsalisilat: asetilsalisilat asam Massachusetts RTK:
asetilsalisilat TSCA acid 8 (b) persediaan: Asam asetilsalisilat

Peraturan lainnya:
OSHA: Berbahaya,

Hazard Komunikasi Standar (29 CFR 1910,1200).

Klasifikasi lainnya:

WHMIS (Kanada):

KELAS D-2A: Bahan menyebabkan efek beracun lainnya (SANGAT BERACUN).

DSCL (EEC):

R25- Beracun jika tertelan. R36 / 38- Mengiritasi mata dan kulit.

HMIS (U.S.A.):

Bahaya Kesehatan: 2

Fire Hazard: 1

Reaktivitas: 0

Personal Perlindungan: E

Kebakaran Nasional Asosiasi Perlindungan (U.S.A.):

Kesehatan: 2

Mudah terbakar: 1

Reaktivitas: 0

Khusus bahaya:

Alat Pelindung:

Sarung tangan. Jas laboratorium. Debu respirator. Pastikan untuk menggunakan respirator
yang disetujui / bersertifikat atau setara. Kenakan respirator yang tepat ketika ventilasi tidak
memadai. kacamata Splash.
MSDS Acetic Anhydride

Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan

Nama Produk: Acetic anhydride

Kode di katalog: SLA1693 CAS #: 108-24-7RTECS: AK1925000

TSCA: TSCA 8 (b) persediaan: Asetat anhidrida

CI #: Tidak tersedia.

Formula Kimia:: Sinonim (CH3CO) 2)

Kontak informasi:

Sciencelab.com, Inc.

14.025 Smith Rd. Houston, Texas 77.396

Penjualan AS: 1-800-901-7247 Penjualan Internasional: 1-281-441-4400

Online: ScienceLab.comCHEMTREC (24HR Telepon Darurat), hubungi:

1-800-424-9300International CHEMTREC, panggilan: 1-703-527-3887For bantuan non-


darurat, hubungi: 1-281-441-4400

Bagian 2: Komposisi dan Informasi Bahan

Komposisi:

Data yang toksikologi pada Bahan: Asetat anhidrida: LISAN (LD50): akut: 1780 mg / kg
[Rat]. Dermal (LD50): akut: 4000 mg / kg [Kelinci].

Nama: Anhidrida asetat

CAS #: 108-24-7

% dari berat: 100

Bagian 3: Identifikasi Bahaya

Potensi Efek Kesehatan Akut:

Sangat berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), kontak mata (iritan), menelan, inhalasi.
Sangat berbahaya jika terjadi kontak kulit (korosif). Berbahaya dalam kasus kontak kulit
(permeator). Cair atau semprotan kabut dapat menghasilkan kerusakan jaringan terutama
pada selaput lendir mata, mulut dan saluran pernapasan. Kontak kulit dapat menghasilkan
luka bakar. Menghirup kabut semprotan dapat menghasilkan iritasi parah saluran
pernapasan, yang ditandai dengan batuk, tersedak, atau sesak napas. Radang mata
ditandai dengan kemerahan, penyiraman, dan gatal-gatal. peradangan kulit ditandai dengan
gatal-gatal, scaling, memerah, atau, kadang-kadang, terik.

Potensi Efek Kesehatan kronis:

Efek karsinogenik: Tidak tersedia. Efek mutagenik: Tidak tersedia. Efek teratogenik: Tidak
tersedia. PEMBANGUNAN TOKSISITAS: Tidak tersedia. Substansi adalah racun bagi paru-
paru, selaput lendir. Berulang atau berkepanjangan paparan substansi dapat menghasilkan
kerusakan organ sasaran. Diulang atau berkepanjangan kontak dengan semprotan kabut
dapat menghasilkan iritasi mata kronis dan iritasi kulit yang parah. Berulang atau
berkepanjangan semprot kabut dapat menghasilkan iritasi saluran pernapasan
menyebabkan serangan sering infeksi bronkial.

Bagian 4: Tindakan Pertolongan Pertama

Kontak mata:

Periksa dan lepaskan lensa kontak. Dalam kasus kontak, segera siram mata dengan banyak
air selama minimal 15 menit. Dapatkan perhatian medis segera.

Kontak Kulit:

Dalam kasus kontak, segera basuh kulit dengan banyak air selama minimal 15 menit saat
mengeluarkan pakaian yang terkontaminasi dan sepatu. Tutup kulit yang teriritasi dengan
emolien. Cuci pakaian sebelum digunakan kembali. Secara menyeluruh sepatu bersih
sebelum digunakan kembali. Dapatkan perhatian medis segera.

Kulit Serius Hubungi:

Cuci dengan sabun desinfektan dan menutupi kulit terkontaminasi dengan krim anti-bakteri.
Mencari perhatian medis segera.

Inhalasi:

Jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan.
Jika sulit bernafas, berikan oksigen. Dapatkan perhatian medis segera.

Inhalasi serius:

Evakuasi korban ke daerah yang aman secepatnya. Kendurkan pakaian ketat seperti kerah,
dasi, ikat pinggang atau pinggang. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Jika korban tidak
bernafas, melakukan mulut ke mulut resusitasi. PERINGATAN: Ini mungkin berbahaya bagi
orang yang memberikan bantuan untuk memberikan mulut ke mulut resusitasi bila bahan
dihirup adalah racun, infeksi atau korosif. Mencari perhatian medis segera.

Proses menelan:

JANGAN menginduksi muntah kecuali diarahkan untuk melakukannya oleh tenaga medis.
Jangan pernah memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang tidak sadar. Jika
sejumlah besar bahan ini tertelan, hubungi dokter segera. Kendurkan pakaian ketat seperti
kerah, dasi, ikat pinggang atau pinggang.

Tertelan serius: Tidak tersedia.

Bagian 5: Api dan Ledakan data

Mudah terbakar Produk: mudah terbakar.

Auto-Ignition Suhu: 316 C (600,8 F)

Poin Flash: TERTUTUP CUP: 49 C (120.2 F).

CUP OPEN: 51 C (123,8 F).

Batas mudah terbakar: RENDAH: 2,7% TINGGI: 10,3%

Produk dari Pembakaran: Produk-produk ini karbon oksida (CO, CO2).

Bahaya Kebakaran di Hadirat Zat Berbagai: mudah terbakar di hadapan panas.

Bahaya Ledakan di Hadirat Zat Berbagai:

Risiko ledakan produk di hadapan dampak mekanis: Tidak tersedia. Resiko ledakan produk
di hadapan debit statis: Tidak tersedia.

Pemadam Kebakaran Media dan Instruksi:

Cairan yang mudah terbakar. KEBAKARAN KECIL: Gunakan bubuk kimia kering.
KEBAKARAN BESAR: Gunakan busa alkohol, semprotan air atau kabut. Mendinginkan
mengandung kapal dengan jet air untuk mencegah tekanan build-up, autosulutan atau
ledakan.

Keterangan Khusus tentang Bahaya Kebakaran: Tidak tersedia.

Keterangan Khusus tentang Ledakan Bahaya: Tidak tersedia.

Bagian 6: Tindakan Release Terkadang

Tumpahan kecil: Menyerap dengan bahan inert dan menempatkan bahan yang tumpah
dalam pembuangan limbah yang tepat.

Tumpahan besar:

Cairan yang mudah terbakar. cairan korosif. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api.
Hentikan kebocoran jika tanpa risiko. Menyerap dengan bumi KERING, pasir atau bahan
non-mudah terbakar lainnya. Jangan air di dalam wadah. Jangan menyentuh materi tumpah.
Gunakan semprotan air curtain untuk mengalihkan hanyut uap. Mencegah masuk ke
selokan, ruang bawah tanah atau daerah terbatas; Dike jika diperlukan. Callfor bantuan
dibuang. Hati-hati bahwa produk tidak hadir pada tingkat konsentrasi di atas NAB. Periksa
NAB pada MSDS dan dengan pemerintah setempat.

Bagian 7: Penanganan dan Penyimpanan

pencegahan:

Simpan wadah kering. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api. Tanah semua
peralatan yang mengandung material. Jangan menelan. Jangan menghirup gas / asap / uap
/ semprotan. Jangan pernah menambahkan air untuk produk ini. Dalam hal ventilasi cukup,
memakai alat pernapasan yang sesuai. Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan
tunjukkan wadah atau label. Hindari kontak dengan kulit dan mata.

Penyimpanan:

Menyimpan di tempat terpisah dan disetujui. Simpan wadah di tempat yang sejuk,
berventilasi baik. Simpan wadah tertutup rapat dan disegel sampai siap untuk digunakan.
Hindari semua sumber yang memungkinkan penyulutan (percikan atau api).

Bagian 8: Pengontrolan Pemaparan / Perlindungan Pribadi Rekayasa Kontrol:

Sediakan ventilasi pembuangan atau kontrol teknik lainnya untuk menjaga konsentrasi
udara dari uap di bawah masing-masing nilai ambang batas mereka. Pastikan bahwa
stasiun pencuci mata dan pancuran keselamatan proksimal ke lokasi kerja-stasiun.

Perlindungan pribadi:

Pelindung wajah. setelan penuh. respirator uap. Pastikan untuk menggunakan respirator
yang disetujui / certifyied atau setara. Sarung tangan. Boots.

Perlindungan pribadi dalam Kasus Tumpahan Besar:

kacamata Splash. setelan penuh. respirator uap. Boots. Sarung tangan. Sebuah alat
bernafas mandiri harus digunakan untuk menghindari inhalasi produk. Pakaian pelindung
yang disarankan mungkin tidak cukup; berkonsultasi dengan spesialis SEBELUM
penanganan produk ini.

Batas terbuka:

TWA: 5 TWA: 20 Konsultasikan otoritas setempat untuk batas pemaparan diterima.

Bagian 9: Sifat Fisik dan Kimia

keadaan fisik dan penampilan: Cair. Bau: Kuat. Taste: Kuat. Berat Molekul: 102,09 g / mol
Warna: Cahaya.

pH (1% soln / air): Tidak tersedia.

Titik didih: 139,9 C (283,8 F)

Melting Point: -73,1 (-99,6 F)


Suhu kritis: Tidak tersedia.

Berat Jenis: 1,08 (Air = 1)

Tekanan uap: 0,5 kPa (@ 20 C)

Densitas Uap: 3,52 (Air = 1)

Volatilitas: Tidak tersedia.

Ambang Bau: 0,1 ppmWater / Minyak Dist.

Coeff .: Tidak tersedia.

Ionicity (dalam Air): Tidak tersedia.

Properti Dispersi: Tidak tersedia.

Kelarutan: Tidak tersedia.

Bagian 10: Stabilitas dan Data Reaktivitas

Stabilitas: Produk ini stabil.

Ketidakstabilan Suhu: Tidak tersedia.

Kondisi Ketidakstabilan: Tidak tersedia.

Ketidakcocokan dengan berbagai zat: Tidak tersedia.

Corrosivity: Tidak tersedia.

Keterangan Khusus tentang Reaktivitas: Tidak tersedia.

Keterangan Khusus tentang korosivitas: Tidak tersedia.

Polimerisasi: Tidak akan terjadi.

Bagian 11: Informasi Toksikologi

Rute Entry: kontak Dermal. Kontak mata. Inhalasi. Proses menelan.

Keracunan untuk Hewan:

PERINGATAN: NILAI LC50 BAWAH ADALAH ESTIMASI BERDASARKAN 4-JAM.


toksisitas akut oral (LD50): 1780 mg / kg [Rat]. toksisitas akut dermal (LD50): 4000 mg / kg
[Kelinci]. toksisitas akut dari uap (LC50): 1000 4 jam [Tikus].

Efek kronis pada Manusia: Menyebabkan kerusakan pada organ berikut: paru-paru, selaput
lendir.
Efek toksik lainnya pada Manusia:

Sangat berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), menelan,. Sangat berbahaya jika terjadi
kontak kulit (korosif). Berbahaya dalam kasus kontak kulit (permeator), kontak mata
(korosif), inhalasi (paru-paru korosif).

Keterangan Khusus tentang Keracunan untuk Hewan: Tidak tersedia. Keterangan khusus
pada Efek kronis pada Manusia: Tidak tersedia. Keterangan khusus pada Efek toksik
lainnya pada Manusia: Tidak tersedia.

Bagian 12: Informasi Ekologi

Eko: Tidak tersedia. BOD5 dan COD: Tidak tersedia.

Produk Biodegradasi:

Mungkin berbahaya produk degradasi jangka pendek tidak mungkin. Namun, produk
degradasi jangka panjang mungkin timbul. Toksisitas dari Produk Biodegradasi: Produk
degradasi kurang beracun dari produk itu sendiri. Keterangan Khusus tentang Produk
Biodegradasi: Tidak tersedia.

Bagian 13: Pembuangan Pertimbangan

Pembuangan limbah:

Bagian 14: Informasi Transportasi

DOT Klasifikasi: Kelas 8: Identifikasi bahan Korosif:: Acetic Anhydride Unna: UN1715 PG: II

Ketentuan Khusus untuk Transportasi: Tidak tersedia.

Bagian 15: Lain Regu latory Informasi Federal dan Negara Peraturan:
Pennsylvania RTK: Asetat anhidrida
Massachusetts RTK: Asetat anhidrida
TSCA 8 (b) persediaan: Asetat anhidrida
CERCLA: Zat-zat berbahaya .:
Asetat anhidrida Peraturan lain:
OSHA: Berbahaya oleh definisi Standar Komunikasi Bahaya (29 CFR 1910.1200 ).
Klasifikasi lainnya:
WHMIS (Kanada):
KELAS B-3: cairan mudah terbakar dengan titik nyala antara 37,8 C (100 F) dan 93,3 C
(200 F).
KELAS E: cair Korosif.
DSCL (EEC): R10- mudah terbakar.
R20 / 22- Berbahaya jika terhirup dan jika tertelan.
R34 Menyebabkan luka bakar.
HMIS (U.S.A.):
Bahaya Kesehatan: 3
Bahaya Kebakaran: 2
Reaktivitas: 0
Perlindungan Pribadi: National Api Asosiasi Perlindungan
(U.S.A.):
Kesehatan: 3
Mudah terbakar: 2
Reaktivitas: 1
Spesifik bahaya:
Alat Pelindung: Sarung tangan. setelan penuh. respirator uap. Pastikan untuk menggunakan
respirator yang disetujui / bersertifikat atau setara. Kenakan respirator yang tepat ketika
ventilasi tidak memadai. Menghadapi shield.References: Tidak tersedia.

Bagian 16: Lainnya Pertimbangan Khusus


Informasi Lainnya: Tidak tersedia.
Daftar Pustaka

Austin, GT. 1984. Shreves Chemical Process Industries, 5th ed. McGraw- Hill Book Co:
Singapura.

Cahyono, B. 1991. Segi Praktis dan Metode Pemisahan Senyawa Organik. Semarang: Kimia
UNDIP.

Celanase, 2010. Production description acetic anhydride. http://www.celanase.com.

Dirjen POM. 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV. Depkes RI: Jakarta

Etna, N. 2010. Sifat Asam Sulfat. http://etnarufiati.guru-indonesia.net/artikel_detail-


12252.html

Fessenden, Ralph J. dan Fessenden, Joan S. 1991. Kimia Organik, Erlangga, Jakarta.

Ganiswara. 1995. Farmaklogi dan Terapi edisi ke IV. Ui press : Jakarta

George, Hammond, 1997, Kimia Organik, ITB, Bandung

Hendriayana, Ari. 2003. Pembuatan Aspirin. http://Hendrianaari /2003/05/pembuatan-aspirin.

Kirk, RE, dan Othmer, DF. 1967. Encyclopedia of Chemical Engineering Technology. Tjay
New York : John Wiley and Sons Inc.

Kurniawan. 2004. Perancangan awal pabrik acetic anhydride. http://www.undip.co.id.

Schror K. 2009. Acetylsalicylic Acid. Darmstadt, Wiley-Blackwell, ISBN 978-3-527-32109-


4.

Mutschler, Ernst. 1999. Dinamika Obat. ITB : Bandung