Anda di halaman 1dari 8

PENGERTIAN PROPOSAL

Untuk mengetahui arti dari proposal, berikut saya sertakan pengertian proposal dari beberapa
pandangan dari para ahli
Hasnun Anwar (2004 : 73) proposal adalah : rencana yang disusun utnuk kegiatan tertentu
Jay (2006 : 1) proposal adalah alat bantu manajemen standar agar menajemen dapat berfungsi secara
efisien
Proposal dalam dunia ilmiah (pendidikan) adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian)
yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian
Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan proposal sebagai rencana yang dituangkan dalam bentuk
rancangan kerja

FUNGSI PROPOSAL
Proposal memiliki fungsi yang sangat penting bagi perseorangan atau lembaga yang akan melakukan
usaha, program, atau kegiatan. Fungsi dari proposal adalah sebagai berikut:

1. Fungsi proposal untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan agama, sosial, politik,
ekonomi, budaya, dan sebagainya.

2. Fungsi proposal untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.

3. Fungsi proposal untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta.

4. Fungsi proposal untuk mengajukan kredit kepada bank.

5. Fungsi proposal untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya.

TUJUAN PROPOSAL

Tujuan Proposal adalah memperoleh bantuan dana,memperoleh dukungan atau sponsor, dan
memperoleh perizinan. Unsur-unsur proposal yaitu, nama/ judul kegiatan, pendahuluan,tujuan, waktu
dan tempat, sasaran kegiatan, susunan panitia, anggaran, penutup, tanda tangan dan nama terang.

JENIS JENIS PROPOSAL


Secara umum proposal dibedakan menjadi 4 jenis yaitu

1. Proposal Bisnis - proposal ini berkaitan dengan dunia usaha baik itu perseorangan maupun
kelompok dan contoh dari proposal ini misalnya proposal pendirian usaha, proposal dalam
bentuk kerjasama antar perusahaan

2. Proposal Proyek - pada umumnya proposal proyek ini mengacu pada dunia kerja yang berisikan
serangkaian rencana bisnis atau komersil misalnya proposal proyek pembangunan

3. Proposal Penelitian - Jenis proposal ini lebih sering digunakan di bidang akademisi misalnya
penelitian untuk pembuatan skripsi, tesis dan lainnya. isi dari proposal ini adalah pengajuan
kegiatan penelitan

4. Proposal Kegiatan - yaitu pengajuan rencana sebuah kegiatan bak itu bersifat individu maupun
kelompok misalnya proposal kegiatan pentas seni budaya

Berdasarkan bentuknya proposal terbagi menjadi 3 jenis yaitu

1. Proposal bentuk formal - Proposal berbentuk formal terdiri atas tiga bagian utama, yaitu
bagian pendahuluan, isi proposal, dan bagian pelengkap penutup. Bagian pendahuluan terdiri
atas: sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar, daftar isi, dan
pengesahan permohonan. Bagian isi proposal terdiri atas: latar belakang, pembatasan masalah,
tujuan ruang lingkup, pemikiran dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia
(susunan panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya. Sedangkan bagian pelengkap
penutup berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.

2. Proposal bentuk non formal - proposal non formal ini tidak selengkap proposal formal dan
biasanya disampaikan dalam bentuk memorandum atau surat. proposal non formal harus selalu
mengandung hal-hal berikut yaitu, masalah, saran, pemecahan, dan permohonan.

3. Proposal semi formal - jenis proposal ini hampir sama dengan proposal non formal karena tidak
selengkap jenis proposal formal

CIRI-CIRI PROPOSAL
Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan.
Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan.
Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara.
Pastinya proposal itu berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah di jilid yang nantinya
diserahkan kepada si empunya acara.
dan lain-lain yang sulit untuk dijelaskan (dicari).

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MEMBUAT PROPOSAL :

Penyusunan proposal hendaknya menunjuk orang atau beberapa orang yang ahli dalam menyusun
proposal, sebaiknya yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang diselenggarakan
Penyusun proposal mempersiapkan bahan-bahan dan informasi yang diperlukan, yaitu berupa bahan2
hasil kesepakatan seluruh panitia
Menyusun draft proposal dengan sistematis, menarik, dan realistis
Proposal dibicarakan dalam forum musyawarah untuk dibahas, direvisi dan disetujui.
Dibuat proposal yang telah disempurnakan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Proposal diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang dituju, baik internal maupun
eksternal.

SISTEMATIKA CONTOH PROPOSAL KEGIATAN

1.Judul Proposal

Contoh judul proposal kegiatan misalnya PROPOSAL KEGIATAN PENTAS SENI BUDAYA

2.Latar Belakang

Latar belakang proposal kegiatan ini isinya adalah dasar dan alasan kegiatan itu perlu dilakukan

3.Tujuan

Tujuan proposal kegiatan adalah manfaat atau hasil yang diharapkan dari diadakannya kegiatan
tersebut

4.Kegiatan

Kegiatan proposal ini menjelaskan kegiatan pokok yang akan dilaksanakan dan dilampirkan dengan
jadwal kegiatan secara lengkap
5.Anggaran

Anggaran dari proposal kegiatan ini harus dilampirkan secara terperinci dan sedetail mungkin

Contoh Proposal Kegiatan Halal Bihalal

PROPOSAL KEGIATAN HALAL BIHALAL

I. Latar Belakang

Manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan perhatian, teman dan kasih sayang dari

sesamanya. Setiap diri terikat dengan berbagai bentuk ikatan dan hubungan, diantaranya hubungan

emosional, sosial, ekonomi dan hubungan kemanusiaan lainnya. Maka demi mencapai kebutuhan

tersebut adalah fitrah untuk selalu berusaha berbuat baik terhadap sesamanya. Islam sangat

memahami hal tersebut, oleh sebab itu silaturahmi harus dilaksanakan dengan baik.Sesungguhnya

silaturahmi merupakan amal shalih yang penuh berkah, dan memberikan kepada pelakunya kebaikan di

dunia dan akhirat, menjadikannya diberkahi di manapun ia berada, Allah SWT memberikan berkah

kepadanya di setiap kondisi dan perbuatannya, baik yang segera maupun yang tertunda.

Sama halnya dengan keluarga besar Karang Taruna Maju Bersama, pada bulan yang suci perlu

diadakannya acara Halal Bihalal untuk menjaga tali silaturahmi. Agar menjadi fitrah kembali dan

menambah keharmonisan hubungan kemasyarakatan maka perlu diadakannya acara ini.

Selain kegiatan halal bihalal yang bertujuan untuk menyambung tali silaturrohim antar sesama keluarga

besar Karang taruna Maju Bersama dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengumpulan dana untuk Bakti

Sosial yang akan diserahkan ke Panti Asuhan terdekat.

II. Tujuan
Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri 1432 H, Karang Taruna Maju Bersama selaku organisasi

kepemudaan ingin mengadakan kegiatan HALAL BI HALAL yang bertujuan :

1. Untuk mengisi dan memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri 1432 H.

2. Agar terbina kerjasama antar sesama rekan-rekan muda-mudi Karang Taruna Maju Bersama.

3. Menjalin kerukunan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat disekitar

Karang Taruna Maju Bersama berada.

III. Kegiatan

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSNAAN

Acara halal bihalal ini, akan kami laksanakan pada :

Hari :

Tanggal :

Waktu : 09.00 s/d selesai

Tempat : Balai Dusun Tlangu

SUSUNAN ACARA

Terlampir.

SUSUNAN PANITIA

Terlampir.

IV. ANGGARAN

Terlampir.

V. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak/Ibu. Semoga

acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.


Ketua Pelaksana Tlangu, 8 Agustus 2011
_____________________ Sekertaris
___ ______________________
___

Mengetahui,
Kepala Dusun Tlangu
____________________
__

Contoh Anggaran Proposal Kegiatan

PROPOSAL BANTUAN DANA USAHA KELOMPOK

I. LATAR BELAKANG
Secara geografis Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) terletak di pesisir pantai yang lautnya
memiliki beragam biota laut baik ikan hias maupun ikan konsumsi.
Mata pencaharian penduduknya banyak yang lebih terfokus pada pembudidayaan ikan hias skala rumah
tangga selain juga ada yang menekuni pekerjaan lain seperti berkebun, beternak dan lainnya.
Khusus bagi masyarakat /penduduk yang menekuni bidang pembudidayaan ikan hias, satu permasalahan
kerap terjadi adalah tatkala harga bibit terjun bebas sehingga perbandingan antara tenaga dan biaya
operasional yang dikeluarkan sangat tidak berimbang.
Hal ini terjadi disebabkan beberapa faktor antara lain karena over produksi, faktor alam, dan faktor-
faktor lainnya. Akibat dari permasalahan tersebut banyak para pekerja dan pemilik dari usaha budidaya
tersebut beralih profesi bahkan eksodus ke daerah lain untuk mencari sumber penghasilan baru.
Kelompok nelayan ( nama kelompok usaha) adalah kelompok nelayan yang dibentuk salah
satunya dengan tujuan menambah income setiap anggotanya lewat penangkapan ikan konsumsi. Karena
hampir semua anggotanya adalah para pekerja yang pada siang harinya berprofesi sebagai pekerja pada
budidaya bibit ikan hias. Selain itu pada saat senggang atau pada saat malam hari, para anggota
kelompok menangkap ikan konsumsi secara manual lewat beragam tehnik sebagai pekerjaan sampingan
dengan tujuan untuk menambah pendapatan.

II. TUJUAN

Secara singkat dapat kami paparkan tujuan dibentuknya kelompok nelayan (Nama Kelompok
Usaha) Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) sebagai berikut :
1. Meningkatkan hasil penangkapan ikan konsumsi, dengan tersedianya fasilitas serta alat-alat
penangkapan yang memadai
2. Merubah pola pikir setiap anggota, dari menangkap ikan sebagai pekerjaan sambilan menjadi
profesi yang menjanjikan dan menghasilkan
3. Sebagai media informasi dan bertukar pikiran dengan terbentuknya kelompok nelayan serta
dibangunnya balai kelompok nelayan yang refresentatif, dimana sebelumnya masing-masing
anggota berjalan sendiri-sendiri
4. Memupuk rasa kerja sama dan solidaritas sesama nelayan
III. KENDALA

Dari kegiatan penangkapan ikan konsumsi yang telah maupun akan dilaksanakan, ada beberapa
kendala yang dirasakan sehingga keinginan untuk lebih memaksimalkan hasil tangkapan masih jauh dari
harapan.
Kendala-kendala tersebut antara lain :
1. Tidak tersedianya fasilitas penunjang yang semestinya dimiliki antaralain : Jaring penangkap
ikan, perahu viber, genset, maupun mesin dorong
2. Tidak adanya modal untuk pengadaan fasilitas penunjang tersebut di atas, oleh karena seluruh
anggota kelompok adalah masyarakat yang penghasilannya pas-pasan
IV. DAFTAR KEBUTUHAN FASILITAS KELOMPOK NELAYAN
contoh proposal usaha

V. PENUTUP

Sebuah keinginan besar ingin dicapai lewat terbentuknya kelompok nelayan (Nama Kelompok
Usaha) Banjar Dinas (Nama Desa/Alamat) serta dengan adanya fasilitas dan alat-alat penunjang
penangkapan ikan konsumsi , yakni agar bagaimana kesejahteraan anggota kelompok khususnya serta
masyarakat pada umumnya bisa meningkat.
Hal tersebut bisa terealisasi tentunya lewat bantuan dari instansi terkait maupun pihak-pihak yang
peduli lewat program-program yang intensif dan berkelanjutan, yang tidak saja secara efektif
melibatkan anggota kelompok nelayan dalam pelaksanaannya, tapi juga melibatkan komponen
masyarakat lain yang punya misi sama, demi kemakmuran masyarakat secara luas.