Anda di halaman 1dari 3

61

BAB IV
KESIMPULAN

Pada bab ini menyimpulkan isi pada bab sebelumnya yaitu


mengenai pusat desain arsitektur di Makassar dengan berbagai aspek
yang terkait di dalamnya.

A. Dasar Pemikiran dan Alasan Perencanaan Pusat Desain


Arsitektur ini yaitu :
1. Keterbatasan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan akan informasi
perencanaan dan perancangan berupa data konstruksi dan
konsultan perencana.
2. Lokasi tempat usaha yang dianggap strategis atau pusat pelayanan
yang merupakan konsentrasi penduduk dan terbatasnya lahan
membuat harga tanah tersebut sangat mahal, maka sulit untuk
para pengusaha membuat kantor sendiri.
3. Kebutuhan akan pelayanan barang dan jasa khususnya pada
barang interior dan arsitektur terbatas tidak sebanding dengan
tuntutan kebutuhan masyarakat kota Makassar.
4. Untuk memakai desain karya arsitektur lokal (dalam negeri) untuk
berkesempatan memperkenalkan produk desain mereka agar
mampu bersaing dengan barang impor.
5. Beberapa tempat/ruang pamer yang ada kini belum terpusat atau
berada pada suatu wadah khusus sehingga tidak mendukung.

B. Faktor - Faktor Pendukung Perencanaan Pusat Desain Arsitektur


1. Kebutuhan masyarakat akan adanya suatu wadah khusus yang
dapat memberikan informasi desain
2. Meningkatnya taraf kehidupan masyarakat
3. Potensi daerah dalam menghasilkan berbagai macam produk
desain yang bahkan sudah dikenal sampai di luar negeri.
62

C. Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pengadaan


Pusat Desain Arsitektur.
Pertumbuhan penduduk yang tinggi yaitu 3,12% pertahun dan
perkembangan tingkat ekonomi masyarakat kota Makassar menuntut
adanya sarana dan prasarana kehidupan yang sesuai dengan
kebutuhan. semakin beragamnya kebutuhan masyarakat akan
perlengkapan rumah tangga dilengkapi desain-desain ruang dalam
yang kompetitif, untuk itu kota Makassar membutuhkan adanya
sebuah wadah yang dapat menumpang kegiatan-kegiatan dari pada
produk desain interior dan arsitektur.

D. Kapasitas Unit Usaha


1. Diketahui jumlah pedagang/pengusaha yang bergerak dalam
produk desain adalah sekitar 356 buah.
2. Diprediksikan untuk 10 tahun akan datang atau tahun 2010 wadah
yang akan disediakan 244 unit diambah dari konsultasi jasa
perencanaan dan asosiasi profesi sebanyak 106 unit.

E. Fungsi dan Peranan Pusat Desain Arsitektur


1. Mengatur dan mengadakan semua aktifitas yang berhubungan
dengan promosi, pameran, dan informasi serta konsultasi
mengenai perencanaan dan perancangan.
2. Menyediakan dan mengatur fasilitas perencanaan dan
perancangan serta seminar yang erat kaitannya dengan dunia
desain.
3. Mengusahakan kontinuitas distribusi hasil-hasil produk lokal
kepada masyarakat konsumen.
4. Menyediakan berbagai fasilitas umum dan rekreasi yang
menunjang kegiatan utama.
63

F. Status dan Sistem Pengelolaan Pusat Desain Arsitektur.


1. Status pusat desain arsitektur
Status kelembagaan adalah swasta dikelola dengan
memperhitungkan keuntungan dengan jalan mempersewakan unit-
unit promosi dan pemasaran, demonstrasi/ ekshebisi (ruang
pamer)dan ruang kegiatan seminar, pertemuan bisnis, serta
penyewaan ruang auditorium atau serba guna.
2. Sistem pengelolaan
a. Sistem persewaan ruang bangunan, ruang yang dipersewakan
antara lain ruang pameran/promosi, ruang seminar dan
perkantoran sedangkan ruang yang tidak dipersewakan adalah
ruang yang dipakai bersama seperti selasar, hall, lift, eskavator,
kantor direksi dan parkir.
b. Waktu sewa gedung terbagi atas kontrak jangka panjang dan
kontrak jangka pendek.

G. Jenis Kegiatan
1.Kegiatan utama : Pameran/promosi, perdagangan dan
penjualan
2. Kegiatan penunjang : Perkantoran dan seminar.
3. Kegiatan pelengkap : Rekreasi, jasa perbankan, taman, parkir,
servis.

H. Waktu Kegiatan
Kegiatan utama dilaksanakan dari pukul (09.00 wita - 22.00 wita) dan
kegiatan administrasi dilayani sesuai jam kantor (08.00 - 17.00 wita).