Anda di halaman 1dari 15

1.

Foeniculum vulgare

2. citrus aurantifolia
Famili : Rutaceae
Genus : Citrus
Species : Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle

Morfologi tumbuhan

Jeruk nipis termasuk salah satu jenis citrus Geruk. Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu
yang banyak memiliki dahan dan ranting. Tingginya sekitar 0,5-3,5 m. Batang pohonnya berkayu
ulet, berduri, dan keras. Sedang permukaan kulit luarnya berwarna tua dan kusam. Daunnya
majemuk, berbentuk ellips dengan pangkal membulat, ujung tumpul, dan tepi beringgit. Panjang
daunyya mencapai 2,5-9 cm dan lebarnya 2-5 cm. Sedangkan tulang daunnya menyirip dengan
tangkai bersayap, hijau dan lebar 5-25 mm.
Bunganya berukuran majemuk/tunggal yang tumbuh di ketiak daun atau di ujung batang dengan
diameter 1,5-2,5 cm. kelopak bungan berbentuk seperti mangkok berbagi 4-5 dengan diameter
0,4-0,7 cm berwama putih kekuningan dan tangkai putik silindris putih kekuningan. Daun
mahkota berjumlah 4-5, berbentuk bulat telur atau lanset dengan panjang 0,7-1,25 cm dan lebar
0,25-0,5 cm berwarna putih
Tanaman jeruk nipis pada umur 2 1/2 tahun sudah mulai berbuah. Buahnya berbentuk bulat
sebesar bola pingpong dengan diameter 3,5-5 cm berwarna (kulit luar) hijau atau kekuning-
kuningan. Tanaman jeruk nipis mempunyai akar tunggang. Buah jeruk nipis yang sudah tua
rasanya asam. Tanaman jeruk umumnya menyukai tempat-tempat yang dapat memperoleh sinar
matahari langsung.

3.Mentha arvensis

4. abrus precatorius

5. thymus vulgaris
6. piper betle

7. KECUBUNG (Datura metel, Linn.)

Familia : Solanaceae
Morfologi:
Kecubung (Datura metel) termasuk jenis tumbuhan perdu tahunan yang mempunyai pokok
batang kayu, keras dan tebal.
Cabang : Cabangnya banyak dan mengembang ke kanan dan ke kiri sehingga membentuk ruang yang
lebar. Tinggi dari tumbuhan kecubung 0,5-2 m.
Daun : Berbentuk bulat telur, tunggal, tipis, dan pada bagian tepinya berlekuk lekuk tajam dan letaknya
berhadap-hadapan. Serta ujung dan pangkal meruncing dan pertulangannya menyirip. Daun
Kecubung berwarna hijau.

Bunga : Bunga Kecubung tunggal menyerupai terompet dan berwarna putih atau lembayung.
Mahkotanya berwarna ungu. Panjang bunga lebih kurang 12-18 cm. Bunga bergerigi 5-6 dan
pendek. Tangkai bunga sekitar 1-3 cm. Kelopak bunga bertaju 5 dengan taju runcing. Tabung
mahkota berbentuk corong, rusuk kuat, dan tepian bertaju 5. Taju dimahkotai oleh suatu
runcingan. Benang sari tertancap pada ujung dari tabung mahkota dan sebagai bingkai berambut
mengecil ke bawah. Bunga mekar di malam hari. Bunga membuka mnjelang matahari tenggelam
dan menutup sore berikutnya.

Buah : Buah Kecubung hampir bulat yang salah satu ujungnya didukung oleh tangkai tandan yang
pendek dan melekat kuat. Buah Kecubung bagian luarnya dihiasi duri-duri pendek dan
dalamnya berisi biji-biji kecil warna kuning kecoklatan. Diameter buah ini sekitar 4-5 cm. Buah
yang masih muda berwarna hijau, sedangkan yang sudah tua berwarna hijau tua. Bakal buah
dalam paroan bawah beruang 4 dan pada puncak beruang 2. Buah duduk pada dasar bunga yang
menebal dan melebar ditambah sisa-sisa dari kelopak. Buah berbentuk bola, dinding pada waktu
masak terpecah kecil-kecil dan tidak teratur.
Biji : Berwarna kuning cokelat, gepeng berbentuk telinga, berbintik atau bersaluran (tidak terang).
Akar : Akar Kecubung adalah sistem perakaran tunggang.

8. piper cubeba

9. euphorbia hirta
10. cassia alata
Ketepeng (Cassia alata L) merupakan anggota suku Caesalphiniaceae, masih saudara dari
kembang merak. Tumbuhan ini biasa kita jumpai di daerah tepian air, seperti sungai, parit
maupun rawa.
Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri :
perdu, tinggi 1-1,5 m
daun majemuk, menyirip genap
bunga berwarna kuning
buah bentuk tandan, polong

11. plectrantus scutellaroides


]termasuk kedalam famili tumbuhan Labiatae

Ciri-ciri Morfologi Tanaman Iler

Batang: Batang Pohon herba tegak dan merayap dengan tinggi batang pohonnya berkisar 30 cm
sampai 150 cm, mempunyai penampung batang berbentuk berbentuk segi empat dan termasuk
katagori tumbuhan basah yang batangnya mudah patah.

Daun: Berbentuk hati dan pada setiap tepiannya dihiasi oleh jorong-jorong atau lekuk-lekuk tipis
yang bersambungan dan didukung oleh tangkai daun dan memiliki warna yang beraneka ragam.

Bunga: Berbentuk untaian bunga bersusun, bunganya muncul pada pucuk tangkai batang.

12. psidium guajava

13. Garcinia mangostanaanggis

merupakan salah satu dari sukuCluciaceae. ... ini memiliki ciri khusus. Berikut ciri-ciri
tanaman manggis;
1. Tinggi pohon dewasanya mencapai 12m;

2. Pohonnya berdaun lebar dan lebat;

3. Bentuk tajuk bervariasi dari silindris hingga kerucut;

4. Lebar tajuk merentang 12m dan semakin kecil ke puncak;

5. Diameter batang pokok pohon dewasa mencapai 60cm;

6. Daunnya tunggal dan berpasangan di sisi rentang;

7. Bentuk daun panjang dengan ukuran 13-26cm dan lebar 6-12cm;

8. Permukaan daun bagian atas licin, berlilin, dan mengilat;

9. Daun muda berwarna coklat kemerahan hingga hijau tua;

10. Untuk buah, buahnya berkulit coklat kemerahan;

11. Kulitnya bulat; dan

12. Daging atau isi buah berwarna putih.

14.allium sativum

15. tinospora crispa


16. Dadap Serep (Erythirna subumbrans(Hask.) Merr)

Sinonim : Erythrina lithosperma Miq. non Bl. Familia : Papilionaceae (Leguminosae).

Ciri ciri Dadap Serep (Erythirna subumbrans(Hask.) Merr)

Tumbuhan berupa pohon.

Batang ada yang berduri dan ada yang halus.

Daun tiga bersatu dan berbentuk belah ketupat. Bagian yang Digunakan Daun dan kulit
kayu.

17. alstonia scholaris


18. centella asiatica

19. justicia gandarusa

Familia Acanthaceae.

Ciri-ciri Umum Gandarusa

Gandarusa termasuk tumbuhan semak dan masih banyak ditemukan secara liar.
Gandarusa memiliki percabangan yang banyak, dari pangkal hingga ujung batang.
Tinggi maksimum gandarusa sekitar 2meter. Cabang-cabang gandarusa ditumbuhi
daun tunggal berbentuk lanset dengan letak daun saling berhadapan. Tepi daun
gandarusa berbentuk rata, ujung daun gelap, setelah tua berubah menjadi cokelat
mengilap. Bunga gandarusa berukuran kecil, berwarna putih, dan tersusun dalam
karangan.

20. KAEMPFERIA GALANGA (KENCUR)

familiaZingiberaceae

CIRI MORFOLOGI&DISKRIPSI
Habitus :semak,semusim,tinggi 30-70cm

Akar :bergerombol,bercabang-cabang,serabut putih,cokelat

gelap,berkesan mengkilap.

Batang :lunak,berpelepah,membentuk rimpang,hitam keabu-

abuan.

Daun ;tunggal,lanset,ujung runcing,pangkal berpelepah,tulang

menonjol,panjang kira-kira 70cm,hijau muda,jumlah

helaian daun tidak lebih dari 2-3lembar,dengan susunan

berhadapan,bulat,melebar,ujung mengecil,berwana hijau

gelap

Bunga ;majemuk,berbentuk tabung,kelopak lanset,panjang kira-

kira 4cm,lebar 2-3,5cm,mahkota panjang 10-

19cm,benang sari,putik kecil,putih,tersusun dengan

setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah

antara 4-12 buah,bibir bunga berwarna lembayung

dengan warna putih dominan.

Daging buah :mempunyai daging buah paling lunak,tidak

berserat,berwarna putih,kulit luar berwarna coklat.


Habitat :tumbuh subur di dataran rendah atau pegunungan yang

tanahnya gembur&tidak terlalu banyak air,dapat ditanam

pada pot atau kebun yang cukup sinar matahari,tidak

terlalu basah&di tempat terbuka.

21. Ceguk (Quisqualis indica L.)

Sinonim : Quisqualis sinensis Lindl. Quisqualis vilosa Roxb.


Familia : Combretaceae.

Ciri Ciri

Tanaman membelit ke kiri atau memanjat

Tinggi 1,5-5 m.
Daun berhadapan atau lebih kurang berkarang, juga tersebar

Tangkai 0,5--2 cm; helaian bulat telur memanjang, 5-18,5 kali 2,5-9 cm.

Bunga di ujung dan di ketiak dalam bulir yang berbunga banyak; daun pelindung rontok
sebelum mekar atau tetap, sampai panjang 2 cm.

Bunga berkelamin 2.

Tabung kelopak langsung, berambut pendek, hijau kuning; taju kelopak 5, segitiga,
panjang 3-4 mm.

Daun mahkota 5, duduk, bentuk memanjang, mula-mula putih, kemudian merah,


akhirnya merah tua, sampai 1,5 cm panjangnya.

Benang sari 10.

Tangkai putik panjang, pada satu sisi bersatu dengan tabung kelopak, bersama benang
sari muncul jauh di luar mahkota. Buah bentuk memanjang, dengan pangkal dan ujung
menyempit, dengan 5 rusuk, coklat tua, 2,5--4 kali 1 cm.

Hanya dalam daerah kultur; 1-300 m. Agaknya tanaman yang menjadi liar; juga ditanam
sebagai tanaman hias atau tanaman obat-obatan.

Catatan: Buah di Jawa jarang. Bagian yang Digunakan Biji dan daun.

22. punica granatum


Ciri-ciri umum tanaman delima

1. Tanaman berupa perdu dengan tinggi antara 2-5 meter, sebagian bisa mencapai
ketinggian maksimal sekitar 8 meter.

2. Batang berkayu, dengan tumbuh bercabang banyak, ranting bersegi, lemah dan terdapat
duri pada ketiak daunnya. Batang berwarna coklat ketika masih muda, dan berubah
menjadi hijau kotor ketika tua.

3. Daun tunggal bertangkai pendek, tumbuh berkelompok. helaian daun berwarna hijau
dengan bentuk lonjong sampai lanset dengan bagian pangkal lancip dan bagian ujung
tumpul, tepi daun rata, tulang daun menyirip, bagian permukaan mengkilap. Ukuran
daun: panjang 1-9 cm, lebar 0,5-2,5 cm.

4. Bunga tunggal dengan tangkai pendek, tumbuh pada bagian ujung ranting atau bagian
daun paling atas. Warna merah, putih, atau ungu, bunga tumbuh sepanjang tahun.
5. Buah delima berbentuk bulat dengan diameter 5-12 cm, warna kulit buah beragam, antara
lain putih, hijau keunguan, coklat kemerahan, dan ungu kehitaman. Buah delima berbiji
banyak, berukuran kecil-kecil dengan bentuk bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih,
tekstur biji keras dan posisinya tidak beraturan. Warna biji buah delima juga beragam,
mulai dari merah, merah jambu, dan putih.

Familia Lythraceae

23. andrographis paniculata

24. sericalyx crispa

25. graptophyllum pictum


26. parkia boglobosa
Suku: Mimosaceae .
Ciri-ciri
Habitus: Pohon, tinggi 20-40 m. Batang: Berkayu, tegak, perrnukaan licnopodial, diameter
batang coklat setelah tua putih kotor. Daun: Majemuk, tangkai daun berkelenjar, pada cabang
pertama terdapat 15-42 pasang anak daun, cabang kedua sampai 80 pasang, anak daun panjang
4-10 mm, lebar 1-2 mm, pangkal
membulat, ujung meruncing, permukaan atas mengkilap hijau. Bunga: Majemuk, bentuk malai,
bunga jantan, dengan benang sari sepuluh, terletak dekat tangkai, bunga lainnya berkelamin dua
dengan 10 benang sari dan satu putik, kuning. Buah: Polong, panjang 20-36 cm, lebar 3-4,5 cm,
terdapat 15-21 biji, hitam. Biji: Bulat telur, pipih, panjang 1-2 cm, lebar 1,5 cm, keras, tebal
1,5-2 mm, bagian tengah berbintik-bintik, bagian tepi halus, coklat tua sampai hitam. Akar:
Tunggang, coklat.

27. sonchus arvensis

28. orthosiphon aristatus


29. morinda citrifolia

30. apium graviolens

31. phyllanthus niruri