Anda di halaman 1dari 6

MACAM-MACAM SYAHADAT DAN MULTI FUNGSI SESUAI NIAT

Oleh artikel JUSUA ATMAJA jusuatmaja@gmail.com 085753960096

Assalamu alaikum wr. wb

Sebelumnya terima kasih kepada YTH bang Mrsyahrudin yg sudah dan

semua sesepuh juga pencinta blog IKS, semoga blog ini semakin jaya.

Alhamdulillah sewaktu saya ke hulu sungai Barito Kalteng saya ketemu

dengan seorng kakek tua sederhana dan bersahaja beliau biasa dipanggil

Kai/ mbah Gayat ( beliau mempunyai kelebihan yg luar biasa tapi saya

tidak tuliskan), saya tidak tahu juga kalau beliau akan membuka

ilmunya kepada saya karena setiap ketemu biasa saja paling kalau

ketemu saya belikan rokok atau sekedar segelas teh. Pada suatu hari

waktu saya mau berangkat beliau bercerita hanya saja karena tidak ada

tulisan jadi saya tulis dipostingan ini dengan digabungkan dari

wawasan yg pernah saya tahu juga dari berbagai sumber sekedar untuk

bahan menambah wawasan jadi seandainya ada yg tdk sefaham terlebih

dulu saya meminta maaf karena niat saya hanya ingin berbagi dan

berharap manfaat khususnya untuk pengunjung blog ini.

.(NUR KUN HU DZULLAH) Syahadat Kosong, alam masih belum ada apa2

(JIBU) kecuali rahasia sirr, namanya la sautin wala harfin = tidak

bersuara dan tidak berhuruf (..xxx..) artinya Aku Adalah Aku atau Dia

Adalah Dia, yg merupakan nama bathin hanya satu kata tapi bermakna

syahadat dan berarti beberapa kata, yg menjadi rahasia dan

dikeramatkan. Seandainya dibuka atau dipaparkan tentu saja bukanlah


rahasia lagi tapi jadi rahasia umum namanya.

( Dalam buku Mencari Nama Tuhan Yang ke 100 penulis menyebut nama itu

adalah Ahad artinya Maha Satu-Satunya, satu kata tapi bermakna

syahadat, satu kata tapi artinya beberapa kata Maha Satu-Satunya jadi

artinya bukan esa atau satu karena satu pasti ada dua, tiga dst, AHAD

adalah nama dzohir Allah yg ke 100 yg termaktub dalam surah al Ikhlas

bukan al Ahad bukan pula Al Wahid, nama itulah yg jadi amalan atau

wirid salah seorang sahabat Rasulullah yg mendapat kemulian yg begitu

besar bahkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Rasulullah mendengar

suara terompah/ sandal sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah di surga (

Bilal bin Rabah adalah seorang budak negro yg dibebaskan dan menjadi

muslim lalu menjadi 10 sahabat yg dijamin masuk surga, Bilal bin Rabah

adalah muadzin/ tukang adzan pertama).

Yang merupakan nama Allah juga terdapat dalam Alquran adalah HAIRUL

MAKIRIN bukan termasuk dalam Asmaul Husna.

Nur yang awal2 adalah Nur Habibi ( Bahwasanya yang pertama-tama

terjadi pada Diriku sesudah Nur yang awal2 adalah Nur Habibi) atau

Dzat Allah, daripada NurNya dengan berfirman KUN yg menerbitkan Nur

Muhammad.

(NUR KUN HU DZATULLAH) Syahadat Diri Nur Muhammad, yang merasa

bahwa dirinya Tuhan karena belum tahu ada Allah sehingga mendengar

firman ALASTU BIROBBIKUM, Nur Muhammad terpukau dengan segala

keindahan yg dilihatnya sehingga terucap ALLAHUMMA.

(NUR KUN ILLA HUWA HAQ) Syahadat Bathin, pengakuan tentang Allah Yang

Maha Haq. Sehingga abadilah syahadat karena ada KHOLIK dan MAKHLUK

yaitu Syahadat Allah LAA ILAHA ILLALLAH dan Syahadat Rasul


MUHAMMAD RASULULLAH.

( Di zaman nabi Musa AS juga ada yg termaktub dalam Alquran INNANI

ANALLAHU Syahadat Awal Allah ketika nabi Musa AS berdialog langsung

di bukit Thursina, sebelum syahadat nabi Musa LAA ILAHA ILLALLAH

MUSA KALAMULLAH . Ada pula syahadat nabi yg lain seperti syahadat

nabi Ibrahim AS LAA ILAHA ILLALLAH IBRAHIM KHOLILULLAH. Syahadat

nabi Isa AS LAA ILAHA ILLALLAH ISA RUHULLAH dll).

Terucap pula firman pengasihan Allah kepada Nur Muhammad ( DZOHIRU

ROBBI WALBATHINU ABDI dalam riwayat lain ada tambahan ILLALLAH

HUWALLAH HUWA RUHUM) dalam sebuah riwayat juga dikatakan DZOHIRU


ROBBI

WALBATHINU ABDUH artinya Zahir Tuhan itu ada pada Bathin HambaNya (di

dalam Ilmu Hakikat. Ilmu Hakikat inilah yang sebenarnya untuk

meng-Esakan Allah, dengan mengenal Diri agar bisa sempurna untuk

mengenal Allah SWT).

Maka, Nur Muhammad memuji diri sendiri kepada Nur Habibi yang awal2.

Dzikir Nur yang awal2 yaitu :

LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD WUJUDULLAH

LAA ILAHA ILLALLAH NUR HAQQULLAH

LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD ASTAGHFIRULLAH

Maka terucaplah shalawat Nur Muhammad yg pertama KUN SHOLLI ALA

MUHAMMAD kepada alam semesta yg disambut dengan SHOLALLAHU


ALAIHI

WASSALAM.
Daripada Nur Muhammad pula Arsy, Lauhul Mahfud dan alam semesta

tercipta serta Nabi Adam dan diri kita.

Syech Abdul Asysyahrani Rahimahullah Alaihi berkata : INNALLAHA

KHALAQA RUHUN NABI SAW MIN DZATIHI WAKHALAQAL ALAAMI MINNURI


MUHAMMAD

SAW.

Artinya Sesungguhnya Allah telah menjadikan Roh Nabi Muhammad dari

pada Dzat Allah dan sekalian Alam ini dijadikan dari pada Nur Muhammad

SAW .

Ada beberapa syahadat lagi yg terdapat di dalam Suluk Sujinah ( suluk

ini terdiri dari tujuh pupuh yg membahas seputar ilmu tasawuf seperti

Nur Muhammad,roh dll). Saya tuliskan sinopsis dari Suluk Sujinah dalam

pupuh pertama yaitu Pupuh Asmaradana mengenai syahadat tujuh dan

syahadat tiga.

Adapun syahadat tujuh adalah,

Syahadat orang awam, yaitu asyhadu an la ilaha illa Allah wa asyhadu

anna Muhammadan rasulullah.

Syahadah al-tariqah, yaitu la mabudah illa Allah,

Syahadah haqiqah, yaitu la maujuda illa Allah,

Syahadah marifah, yaitu la yarifu illa Allah.

Syahadat batin, yaitu Allah-Allah jero ciptane/ di dalam ciptaannya,

Syahadat gaib, yaitu yahu-yahu,

dan Syahadah barzah, yaitu haq-haq.

Sedangkan syahadat tiga adalah,


syahadat mutaawwilah (permulaan) ialah syahadat lafal yang dikerjakan

lahir batin, yaitu syahida ilahu annahu la ilaha illa huwa,

syahadah mutawassithah (pertengahan), lafalnya, syahidina ala anfusina,

dan syahadah mutaahhirah (terakhir), lafalnya, la ilaha illa huwa.

Syahadat yang dipergunakan sehari-hari disebut syahadat syariah,

lafalnya la ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah.

Ada pula yang lain Syahadat yang di pakai oleh Ahli Baiat yaitu

ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMADURRASULULLAH.

Mungkin masih ada beberapa syahadat lain lagi seperti syahadat diri,

syahadat ruh dll yg bisa jadi banyak versi tapi saya rasa cukup

tulisan di atas tentang macam2 syahadat.

Aplikasi:

saya tuliskan yg bisa dipakai untuk umum sesuai niat untuk apa yaitu:

Kita pakai pernafasan perut/dada biasa yaitu saat menarik nafas dengan

menyebut Syahadat gaib, Tarik nafas dari hidung ucapkan dalam hati

YAHU dengan HU ( panjang) sampai perut/dada penuh tahan dan naikan

lidah dilekukkan di lelangit mulut lalu baca syahadat silahkan pilih

syahadat2 di atas atau yg umum saja LAA ILAHA ILLALLAH 11x atau 21x

lalu keraskan perut sedikit setelah itu keluarkan nafas pelan2 dari

mulutulangi 3x atau 7x.

Fungsi insya Allah banyak sekali seperti pagar gaib diri,

membersihkan/menambah aura, dll sesuaikan niat, kalau saya sederhana

saja untuk sekedar mencari ketenangan bathin dan ingin hening bila ada

masalah.

Demikian yg bisa saya tulis dan tidak sedikit pun bermaksud menggurui,
kalau ada khilaf salah kata atau bahkan menyinggung dalam tulisanku

dengan segala kerendahan hati kurang lebihnya mohon dimaafkan.Wallahu

alamu bisshowab. Terima kasih.

wassalamu alaikum wr. wb By Baein/ Jusua. ngasih pulsa boleh ,biar tmbah
berkat