Anda di halaman 1dari 4

Monitoring Saturasi Oksigen

Praktik Klinik
Log-Book Keperawatan Intensif II
[Tanggal]

& III

Pemilik Buku
Nama : Muhammad Suryani
Institusi : Poltekkes Banjarmasin
Monitoring Saturasi Oksigen

Hari/tanggal : Jumat, 21 April 2017

Ruangan : NICU RSD Idaman Banjarbaru

Tindakan Keperawatan / prosedur : Perawatan bayi di inkubator

A. Latar Belakang
By. Ny. W II dengan diagnosa Berat Badan Lahir Rendah lahir pada tanggal 21 April 2017 pukul

09.45 usia gestasi 36-37 minggu G1P0A0 berjenis kelamin laki-laki, lahir Sectio Cesar atas indikasi

ketuban pecah dini + Gamely Apgar Score 5-7-8.


B. Definisi
Perawatan bayi di inkubator merupakan mempertahankan suhu tubuh normal (36,5C-37,5C)

pada bayi premature, BBLR dan bayi normal dalam keadaan hipotermi.

Suhu stabil inkubator berdasarkan usia, dan berat badan

C. Indikasi
Kriteria bayi yang dirawat dalam inkubator (Syaifuddin, 2008) :
1. Asfiksia kelahiran
2. Cedera lahir
3. Berat bayi lahir rendah

D. Deskripsi tindakan
1. Identitas klien : By. Ny. W II
2. Diagnosa Medis : BBLR
3. Tindakan keperawatan dan rasional : Perawatan bayi inkubator
4. Diagnosa Keperawatan : Hipotermi berhubungan dengan
ketidakefektifan termoregulasi.
5. Data :
By. Ny. W II usia gestasi 36-37 minggu G1P0A0 lahir pada tanggal 21 April 2017 pukul 09.45

berjenis kelamin laki-laki berat badan 1850 Kg, panjang badan 43 cm,lingkar kepala 30 cm, lingkar

dada 25,5 cm, lahir Sectio Cesar atas indikasi ketuban pecah dini + Gamely Apgar Score 5-7-8

saturasi 93%, suhu 36,8.

6. Analisa sintesa (pathway)

BBLR
Monitoring Saturasi Oksigen

Permukaan tubuh Jaringan lemak


relatif lebih luas subkutan lebih tipis

Kehilangan panas Kekurangan


melalui kulit cadangan energi

Pemaparan Ketidakefektifan
dengan suhu luar termoregulasi
E. Tujuan tindakan
Mempertahankan suhu tubuh normal (36,5C-37,5C)

F. Pelaksanaan
1. Tahap pra tindakan
a. Persiapan alat
1) Inkubator
2) Tabung O2 Central
3) Alas kain kering
b. Persiapan pasien
1) Posisikan pasien dalam keadaan supinasi
2. Tahap tindakan
a. Hidupkan incubator dengan cara menekan saklar power, perhatikan lampu indikator.
b. Operasikan 45 menit sebelum digunakan agar dapat menyesuaikan dengan suhu ruangan.
c. Tentukan berapa suhu yang harus dicapai incubator, dengan memutar set thumbwheel switch.
d. Jika menggunakan O2 tentukan berapa % kadar O2 yang diperlukan bayi.
e. Periksa air pelembab pada humidity reservoir, bila kurang isikan.
f. Letakkan bayi pada matras yang sudah diberi alas kain kering dan hangat.
g. Setelah kondisi bayi stabil dapat dilaksanakan penurunan suhu inkubator secara lancar.
G. Evaluasi
a. Evaluasi pasien
Warna kulit kemerahan dan akral hangat.
b. Evaluasi tindakan
Temperatur tubuh berada dalam rentang 36,5-37,5.

Mengetahui Banjarbaru, 21 April 2017


Pembimbing Klinik Mahasiswa
Monitoring Saturasi Oksigen

.................................. Muhammad Suryani

Daftar Pustaka

Abdul Bari, Saifuddin. 2008. Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal.Jakarta : Bina Pustaka
Harshad Joshi & Dattu Shinde.2015.PIC Microcontroller based Efficient Baby Incubator.Vol. 4 Issue 2
(Diakses dari : https://www.ijareeie.com/upload/2015/february/60_PIC.pdf pada hari Sabtu, 22 April
2017 pukul 12.20 wita)

https://www.scribd.com/document/339564335/Sop-Merawat-Bayi-Di-Inkubator