Anda di halaman 1dari 10

1.

Pengertian Probabilitas adalah suatu nilai yang digunakan untuk mengukur tingkat
terjadinya suatu kejadian yang acak. Kata probabilitas itu sendiri sering disebut dengan
peluang atau kemungkinan. Probabilitas secara umum merupakan peluang bahwa sesuatu
akan terjadi.

Pengertian Probabilitas

Probabilitas atau Peluang adalah suatu ukuran tentang kemungkinan suatu peristiwa (event)
akan terjadi di masa mendatang. Probabilitas dapat juga diartikan sebagai harga angka yang
menunjukkan seberapa besar kemungkinan suatu peristiwa terjadi, di antara keseluruhan
peristiwa yang mungkin terjadi. Probabilitas dilambangkan dengan P

Rumus :

P (E) = X/N

P: Probabilitas

E: Event (Kejadian)

X: Jumlah kejadian yang diinginkan (peristiwa)

N: Keseluruhan kejadian yang mungkin terjadi

Pendekatan Relatif
Besarnya probabilitas suatu peristiwa tidak dianggap sama, tetapi tergantung pada berapa
banyak suatu peristiwa terjadi dari keseluruhan percobaan atau kegiatan yang dilakukan.
probabilitas dapat dinyatakan sebagai berikut :

Probabilitas kejadian relatif = Jumlah peristiwa yang terjadi / Jumlah total percobaan atau
kegiatan

Jika pada data sebanyak N terdapat a kejadian yang bersifat A, maka probabilitas/peluang akan
terjadi A untuk N data adalah: P (A) = a/N

Contoh:

Dari hasil penelitian diketahui bahwa 5 orang karyawan akan terserang flu pada musim dingin.
Apabila lokakarya diadakan di Puncak, berapa probabilitas terjadi 1 orang sakit flu dari 400
orang karyawan yang ikut serta?

Jawab:
P (A) = 5/400 = P (A) = 1/80

distribusi binomial adalah distribusi probabilitas diskret jumlah keberhasilan dalam n


percobaan ya/tidak (berhasil/gagal) yang saling bebas, dimana setiap hasil percobaan
memiliki probabilitas p. Eksperimen berhasil/gagal juga disebut percobaan bernoulli.

Distribusi Binomial atau distribusi Bernoulli (ditemukan oleh James Bernoulli) adalah suatu distribusi teoritis yang
menggunakan variabel random diskrit yang terdiri dari dua kejadian yang berkomplemen, seperti sukses-gagal,
ya-tidak, baik-cacat, sakit-sehat dan lain-lain.

Simbol peristiwa Binomial b (x,n,p)

Ket :

b = binomial

x = banyaknya sukses yang diinginkan (bilangan random)

n = Jumlah trial

p = peluang sukses dalam satu kali trial.

Contoh Soal :

Probabilitas seorang bayi tidak di imunisasi polio adalah 0,2 (p). Pada suatu hari di Puskesmas X ada 4 orang
bayi. Hitunglah peluang dari bayi tersebut 2 orang belum imunisasi polio. Jadi, di dalam kejadian binomial ini
dikatakan b (x=2, n=4, p=0,2) b (2, 4, 0,2).

Jawab :

Katakanlah bayi tersebut A,B,C,D. Dua orang tidak diimunisasi mungkin adalah A&B, A&C, A&D, B&C, B&D,
C&D.

Rumus untuk b (x,n,p) adalah:

P (x) = P
0,1536 = 0,154
2. Uji chi kuadrat merupakan pengujian hipotesis tentang perbandingan
antara frekuensi sampel yang benar-benar terjadi ( selanjutnya disebut
dengan frekuensi observasi, dilambangkan dengan f ) dengan frekuensi
harapan yang didasarkan atas hipotesis tertentu pada setiap kasus atau
data ( selanjutnya disebut dengan frekuensi harapan, dilambangkan
dengan f ).Hal yang perlu di ingat bahwa teknik chi kwadrat, skala yang
digunakan adalah skala yang bersifat nominal. Hal ini berarti jika data
berskala interval, maka tidak dapat diolah dengan chi kwadrat (tetapi
menggunakan teknik uji t / uji F).
3. kurva normal adalah kurva yang berasal dari data-data yang terdistribusi normal. Ciri-ciri
data terdistribusi normal terdapat keseimbangan simpangan antara sisi kiri dan sisi
kanan, sehingga sigma total dari data keselurhan adalah nol.

1. Kurva berbentuk genta (m= Md= Mo)


2. Kurva berbentuk simetris
3. Kurva normal berbentuk asimptotis
4. Kurva mencapai puncak pada saat X= m
5. Luas daerah di bawah kurva adalah 1; di sisi kanan nilai tengah dan di sisi kiri.
Rata-rata adalah setiap bilangan yang bisa dipakai sebagai wakil dari
rentetan nilai rata-rata itu, wujudnya berupa satu bilangan saja, namun
dengan satu bilangan itu akan dapat tercermin gambaran secara umum
mengenai kumpula atau deretan bahan keterangan yang berupa angka
atau bilangan itu.

Rata-rata = Jumlah seluruh data


Banyak data

Perhatikan contoh penentuan nilai rata-rata (mean) berikut ini.


1. Nilai ulangan matematika Rian pada semester 1 adalah sebagai
berikut:
7, 6, 8, 7, 5, 8, 7, 6, 8, 7.
Maka nilai rata-rata ulangan matematika Rian selama semester 1
adalah : Jumlah seluruh data
Banyak data

7+6+8+7+5+8+7+6+8+7 = 69 = 6,9

10 10

Jadi nilai rata-rata ulangan matematika Rian adalah 6,9.

2. Data hasil pengukuran tinggi badan siswa kelas 5 adalah sebagai


berikut :

Cara Menentukan Nilai Rata-Rata (Mean)


Rata-rata tinggi badan siswa kelas 5 adalah :
Jumlah seluruh data
Banyak data

= (120X6) + (125X4) + (140X3) + (145X2) + (150X5)


6+4+3+2+5

= 720 + 500 + 420 + 290 + 750


20
= 2.680
20

= 134

Jadi tinggi badan rata-rata siswa kelas 5 adalah 134 cm.


5.Standar deviasi adalah nilai statistik yang digunakan untuk menentukan bagaimana
sebaran data dalam sampel, dan seberapa dekat titik data individu ke mean atau rata-
rata nilai sampel. Sebuah standar deviasi dari kumpulan data sama dengan nol
menunjukkan bahwa semua nilai-nilai dalam himpunan tersebut adalah sama. Sebuah
nilai deviasi yang lebih besar akan memberikan makna bahwa titik data individu jauh dari
nilai rata-rata.

Keterangan:
s2 = varian
s = standar deviasi (simpangan baku)
xi = nilai x ke-i
= rata-rata
n = ukuran sampel

Contoh Penghitungan

Misalkan dalam suatu kelas, tinggi badan beberapa orang siswa yang dijadikan sampel
adalah sebagai berikut.

172, 167, 180, 170, 169, 160, 175, 165, 173, 170

Dari data tersebut diketahui bahwa jumlah data (n) = 10, dan (n - 1) = 9. Selanjutnya
dapat dihitung komponen untuk rumus varian.
Dari tabel tersebut dapat ketahui:

Dengan demikian, jika dimasukkan ke dalam rumus varian, maka hasilnya adalah sebagai berikut.

Dari penghitungan, diperoleh nilai varian sama dengan 30,32.

Dari nilai tersebut bisa langsung diperoleh nilai standar deviasi (simpangan baku) dengan cara
mengakarkuadratkan nilai varian.
www.sridianti.com/pengertian-standar-deviasi.html

http://www.eurekapendidikan.com/2014/11/mengenal-kurva-normal-dalam-ilmu.html

http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-probabilitas-dalam-
statistik.html#