Anda di halaman 1dari 31

Pemilihan Metode

Pengamatan,
Pencatatan dan
Penentuan Nilai
Prosedur yang digunakan
Penilaian prosedur, produk atau kombinasi keduanya
membutuhkan panduan observasi serta metode untuk
mencatat dan membuat penilaian hasil. Prosedur yang umum
digunakan antara lain (1) observasi sistematik dan pencatatan
anekdotal, (2) checklist, (3) skala peringkat, dan (4) rubrik
penilaian.
1 Observasi Sistematik
dan Pencatatan
Anekdotal
Pengamatan terhadap siswa tanpa setting khusus
merupakan metode yang paling umum digunakan dalam
penilaian hasil kinerja. Namun, pengamatan terkadang
dilakukan secara tidak sistematik dan tanpa pencatatan.
Padahal hal tersebut sangat dibutuhkan pada pengamatan
terhadap kinerja yang sifatnya komperhensif. Observasi
sistematik yang disertai dengan pencatatan akan
meningkatkan objektifitas, kebermaknaan dan kebergunaan
di waktu mendatang.
Pencatatan anekdotal adalah catatan yang dibuat pendidik
mengenai kejadian penting yang mereka amati. Catatan
anekdotal memungkinkan pendidik untuk merekam
informasi kualitatif seperti perilaku siswa. Pencatatan
anekdotal meliputi kejadian yang diamati, situasi saat
kejadian dan interpretasi yang terpisah dari kejadian.
pencatatan anekdotal akan berguna apabila (1) focus pada
kejadian yang bermakna, (2) dicatat segera setelah kejadian
terjadi, (3) memuat informasi yang memadai sehingga tetap
dapat dimengerti setelahnya, (4) memisahkan antara
kejadian yang teramati dengan interpretasinya.
2 Checklist
Checklist pada dasarnya memuat daftar mengenai kinerja dan
hasil yang dapat diukur, dengan penilaian yang berupa "ya" dan
"tidak". Jika checklist digunakan untuk menilai serangkaian
prosedur, maka langkah-langkahnya disusun secara berurutan
pada daftar, kemudian pengamat hanya memberikan tanda
centang pada langkah yang sudah dilakukan. Checklist yang
digunakan untuk menilai produk berisi daftar mengenai syarat
produk yang bagus. Dengan demikian, checklist hanya
mengarahkan perhatian pada elemen yang akan diamati dan
menyediakan cara mudah merekam penilaian
Penyusunan Checklist
Penyusunan checklist untuk penilaian unjuk kerja meliputi langkah-
langkah berikut:
1. Mendaftar prosedur atau karakteristik produk untuk dievaluasi
2. Menambahkan kesalahan umum dalam daftar untuk
mendiagnosis kinerja yang buruk
3. Menyusun daftar dalam perintah logis (misal : urutan dari
langkah-langkah)
4. Sediakan instruksi dan tempat untuk mengecek masing-
masing item
5. Tambahkan ruang di bawahnya untuk menulis komentar, jika
diperlukan
Contoh Checklist
Perintah : tempatkan tanda centang di depan masing-masing
langkah yang dilakukan

1. Memindahkan termometer dari wadah dengan menarik


pangkalnya
2. Lap termometer ke bawah mulai dari pangkal dengan tisu
bersih
3. Goyangkan termometer ke bawah hingga turun menjadi 96
derajat Celcius sambil memegang pangkalnya
4. Tempatkan ujung termometer di bawah lidah pasien
Contoh Checklist
5. Beritahu pasien untuk mengatupkan bibir, tetapi jangan sampai
menggigit termometer
6. Biarkan termometer berada di dalam mulut pasien selama 3
menit
7. Angkat termometer dari mulut pasien dengan memegang
pangkal termometer
8. Baca temperatur yang terlihat
9. Catat temperatur yang terbaca dari diagram pasien
10. Bersihkan dan tempatkan kembali termometer ke dalam
wadahnya
3 Skala Penilaian
Skala penilaian mirip dengan checklist dan menyajikan tujuan yang
sama dalam menentukan prosedur dan produk. Perbedaan utama adalah
bahwa skala penilaian menyediakan kesempatan untuk menandai sejauh
mana elemen tersebut ditampilkan, bukan menggunakan penilaian simple
present absent.
Skala untuk penilaian secara khusus berdasarkan pada frekuensi
suatu tindakan dilakukan (selalu, kadang-kadang, tidak pernah), kualitas
umum penilaian (luar biasa, di atas rata-rata, rata-rata, di bawah rata-
rata), atau rangkaian frase deskriptif yang mengindikasi tingkat kinerja yang
dapat diterima (misalnya melengkapi tugas dengan cepat, lambat, tidak
dapat melengkapi tugas tanpa bantuan).
Seperti checklist, skala penilaian memberi perhatian langsung
terhadap dimensi yang akan diobservasi dan menyediakan kemudahan
dalam mencatat penilaian.
Penyusunan skala penilaian untuk penilaian unjuk kerja secara khusus
mengikuti langkah-langkah berikut :
1. Mendaftar langkah prosedural atau karakteristik produk yang akan
dievaluasi
2. Menyeleksi jumlah poin yang digunakan untuk menyususn skala
3. Menyusun item pada skala penilaian sehingga mudah digunakan.
Contoh Skala Penilaian

Perintah : Rankinglah masing-masing item berikut dengan melingkari


nomor yang tepat. Nomor yang mewakili nilai : 5-luar biasa, 4-di atas rata-
rata, 3-rata-rata, 2-di bawah rata-rata, 1-tidak memuaskan
Skala Penilaian Prosedur

Seberapa efektif kinerja siswa pada masing-masing area berikut?

54321 (a) menyiapkan rencana yang detail untuk proyek.


54321 (b) menentukan jumlah bahan yang dibutuhkan
54321 (c) menyeleksi peralatan yang tepat
54321 (d) mengikuti prosedur yang tepat
54321 (e) menggunakan peralatan dengan tepat dan terampil
54321 (f) menggunakan bahan secara efektif
54321 (g) melengkapi kinerja dalam jumlah waktu yang efektif
Skala Penilaian Produk

Untuk mengetahui sejauh mana produk sesuai dengan kriteria sebagai


berikut :

54321 (a) produk dibangun dengan baik


54321 (b) dimensi sesuai dengan rencana asli
54321 (c) penyelesaian terspesifik
54321 (d) bagian-bagiannya tepat
54321 (e) bahan digunakan secara efektif
Contoh Penilaian Formulir
Skala untuk Arah Student

Project: Tingkat setiap item dengan melingkari nomor yang sesuai.


Angka-angka mewakili nilai-nilai sebagai berikut:
4 sangat baik;
3 bagus;
2 memuaskan;
1-lemah (membutuhkan modifikasi).
Memilih dan menyatakan masalah permasaLahan
4321 (a) Apakah masalah selaras dengan pengetahuan dan
keterampilan siswa ?
4321 (b) menambahkan yang lain
Menemukan dan memilih Sumber
4321 (a) Apakah memiliki berbagai sumber yang dipilih?
4321 (b) menambahkan yang lain
Penulisan Laporan
4321 (a) Apakah masalah sudah jelas dinyatakan?
4321 (b) menambahkan yang lain
Melakukan studi Penelitian
4321 (a) Apakah prosedur yang tepat untuk diikuti?
4321 (b) menambahkan yang lain
Membangun sebuah Produk
4321 (a) Apakah produk sesuai dengan spesifikasi?
4321 (b) menambahkan yang lain
Presentasi Lisan mengenai project
4321 (a) Melakukan presentasi lisan masalah yang diteliti?
4321 (b) menambahkan yang lain
4 Rubrik Penilaian
Penilaian holistik bisa menjadi panduan dengan mencetak
rubrik yang menjelaskan tingkatan kualitas.
Rubrik penilaian (yaitu, panduan penilaian) digunakan untuk
penilaian menulis dan keterampilan psikomotorik yang ditunjukkan
dalam kotak 9,7 dan 9,8.
deskripsi pada setiap tingkat tidak menyediakan analisis dari
produk atau kinerja tetapi hanya daftar kriteria yang perlu diingat
ketika membuat keputusan secara keseluruhan.
Cara lain untuk memperjelas makna setiap tingkat skor untuk
suatu produk adalah dengan menggunakan skala produk.
Cara ini terdiri dari serangkaian produk sampel yang mewakili
berbagai tingkat kualitas.
Dalam penilaian menulis, misalnya, contoh penulisan
representating setiap tingkat kualitas 4-1 ditinjau.
Untuk tujuan yang paling instruksional, baik penilaian holistik dan
analitik keduanya sama sama berguna.
Salah satu memberikan penilaian kinerja secara global atau
produk
Lainnya menyediakan informasi diagnostik yang berguna untuk
meningkatkan kinerja.
Kotak 9.7

Contoh Rubrik Penilaian untuk Menulis


4. - menarik seluruh (mencankup keseluruhan)
- Arus transisi lancar, baik
- Topik tergorganisir dengan baik
- penggunaan struktur kalimat yang baik dan tidak ada kesalahan
mekanis
3. - semenarik sebagian besar waktu
- Mengalir lancar tetapi beberapa transisi miskin
- Terorganisir tetapi dengan beberapa kelemahan
- kesalahan mekanis kecil
Kotak 9.7

3. - bunga diturunkan oleh penyimpangan dalam fokus


- Aliran terganggu oleh banyak transisi miskin
- Organisasi lemah, menyimpang dari topik
- Beberapa kesalahan mekanis yang serius
4. - Tidak ada fokus yang jelas
- Dendeng dan bertele-tele
- terorganisir buruk
- Banyak kesalahan mekanik dan struktur kalimat yang lemah
Rubrik Pengukuran
Psikomotorik secara Umum

1. Excellent (baik sekali):


a. Menggunakan prosedur secara cepat dan terampil
b. Menerangkan setiap fungsi pada setiap langkah prosedur
c. Mengubah langkah untuk memutuskan suatu kondisi
2. Good (baik)
a. Menggunakan prosedur secara tepat namun dengan
keragu-raguan
b. Menyajikan fungsi secara umum pada setiap prosedur
c. Mengubah prosedur namun memerlukan bimbingan
instruktur
Rubrik Pengukuran
Psikomotorik secara Umum

3. Acceptable
a. Menggunakan prosedur secara tepat tapi lambat dan
ceroboh
b. Menyajikan prosedur aecara terbatas
c. Mengubah prosedur namun hanya bisa setelah instruktur
melakukan demonstrasi
4. Inadequate
a. Tidak dapat menggunakan prosedur secara tepat
b. Menyajikan prosedur dengan pemahaman yang sedikit
c. Terdapat trial and error dalam menyajikan dengan prosedur
Agar penilaian performance menjadi autentik, maka
mengenalkan tugas secara kontekstual yang menggabungkan
ranah kognitif, komunikasi, keterampilan seperti keterampilan
penyelesaian masalah.
Penilaian performance membutuhkan konsepsi belajar
siswa. Teori belajar modern menekankan hasil (outcome) belajar
menggunakan aktivitas komprehensif siswa, menggunakan
metode realistis untuk memecahkan masalah
Tabel pelaksanaan
keterampilan dan Penilaian
Autentik
No Kecakapan Keterampilan Penilaian Autentik

1 Menulis cerita pendek setelah diberi Merencanakan garis besar, menguraikan alur dan tokoh,
topik tertentu menulis, meninjau dan mengkritik serta menulis ulang cerita
pendek
2 Membuat grafik dari suatu data Menganalisis data, memilih tipe grafik , membuat grafik dan
memberi alasan dari pemilihan tipe grafik
3 Mengatur ulang peralatan laboratorium Mendesain produk, melengkapi eksperimen, menulis
dan mengikuti alur tugas kesimpulan dan membuat saran tentang produk

4 Membangun rencana yang diharapkan Membuat ringkasan tentang burung secara umum,
(misal membuat rumah burung) mendesain dan membangun rumah sesuai tipe umum
rumah burung, menerangkan di kelas mengapa siswa
memilih model tersebut dan dimana lokasi yang tepat untuk
menempatkan rumah burung.
Thanks!