Anda di halaman 1dari 5

2.

Soal 2

Mendesain Struktur Baja dengan ETABS

Adapun mutu bahan yang digunakan pada pemodelan struktur gedung ini adalah sebagai
berikut:

Mutu baja: Massa jenis, = 7850 kg/m3

Tegangan leleh, f y = 290 MPa

Tegangan putus, f u = 500 MPa

Modulus elastisitas, E = 200.000 MPa

Modulus geser, G = 80.000 Mpa

Mutu beton: Massa jenis, = 2400 kg/m3


'
Kuat tekan, f c = 30 MPa

Modulus elastisitas, E = 25742,96 MPa

Pembebanan: Beban mati ( D ) = Berat sendiri struktur

D+
Beban mati tambahan = 121 kg/m2 (pelat atap)

145 kg/m2 (pelat lantai)

Beban hidup atap ( La ) = 100 kg/m2

Beban hidup lantai ( L ) = 250 kg/m2

Beban gempa ( E ) = Auto Lateral Load ASCE 7-10

Struktur gedung berfungsi sebagai perkantoran dengan lokasi daerah Denpasar


menggunakan site class tipe D. Untuk tebal pelat lantai adalah 15 cm, dan tebal pelat atap
adalah 12 cm, dengan dimensi Kolom menggunakan WF 300x300x15x10, Balok Induk
WF 500x200x16x10, dan Balok Anak WF 200x100x8x5.5. Pemodelan struktur gedung
baja 4 lantai dengan ketinggian 3,5 m antar lantai, menggunakan ETABS dengan Tipe
Struktur (Special Moment Frame) atau Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus
(SRPMK). Nilai dari Modification Response ( R ) = 8, System Overstrenght = 3, Deflection
Amplification ( Cd ) = 5,5, dan Occupancy Importance ( I ) = 1. Desain struktur baja
menggunakan AISC 360-10 dengan tipe struktur SMF.

Denah Struktur Gedung


Portal 1-1

Portal A-A
Setelah didesain dengan ETABS diperoleh dimensi elemen struktur yang
memenuhi. Tetapi karena menggunakan tipe struktur SMF dimensi kolom belum
memenuhi walaupun stress rasio kurang dari 1, hal ini dikarenakan pada SMF
mengharuskan strong columns week beams, artinya kolom kuat balok lemah sehingga
dimensi kolom harus lebih besar dibandingkan dimensi balok. Berikut merupakan
simpangan struktur yang terjadi akibat beban gempa arah X dan arah Y.

Portal 1 akibat gempa arah x Portal A akibat gempa arah y

Tingkat Simpangan (mm) Tingkat Simpangan (mm)


0 0 0 0
1 3.8 1 8.2
2 8.2 2 16.6
3 11.7 3 23.1
4 13.6 4 26.6

2
Tingkat
Portal 1 akibat gempa arah x Portal A akibat gempa arah y

0
0 5 10 15 20 25 30

Simpangan (mm)

Grafik Simpangan

Simpangan antar lantai tingkat desain () seperti yang ditentukan dalam SNI 03-
1726-2012 tidak boleh melebihi simpangan antar lantai tingkat ijin (a) untuk semua
tingkat dengan kategori resiko gempa I yaitu simpangan yang dihitung tidak boleh
melampaui 0,020 kali tinggi tingkat.

hstotal 14000mm a 0,020 x14000 280mm

Berdasarkan grafik, simpangan maksimum pada atap memenuhi untuk simpangan izin,
yaitu untuk portal 1 akibat gempa X (13,6 mm), dan untuk portal A akibat gempa Y (26,6
mm).

wrt

tc

hs
hr

sr wrb