Anda di halaman 1dari 3

2.

Proses Akuisisi Facebook Atas WhatsApp

2.1 Nilai perjanjian

Pada Februari 2014 Facebook mengumumkan akuisisi terbesarnya sejauh ini. CEO
Mark Zuckerberg berhasil mencapai persetujuan dengan pendiri Whatsapp Jan Koum dan
Brian Acton dengan nilai sebesar US$19 milliar. Facebook dengan menilai pertimbangan dari
Allen & Co membayar US$4 miliyar secara kas dan US$12 miliyar dalam bentuk saham atas
Facebook dengan tambahan restricted stock (saham berbatas jual) senilai US$3 miliyar
sebagai bentuk penghargaan saham khusus bagi pendiri dan karyawan WhatsApp yang
berjumlah 55 orang pada saat akuisisi rampung. Employee Stock dijadwalkan akan diberikan
setelah 4 tahun setelahnya.

Media masa ramai-ramai menyatakan bahwa akuisisi yang dilakukan oleh Facebook
ini adalah terbesar keenam dalam bidang teknologi dan terbesar sepanjang masa dalam
sejarah perusahaan perangkat lunak.

Pada saat akuisisi diumumkan, Whatsapp memiliki lebih dari 450 juta pengguna aktif
yang merupakan pencapaian yang sangat cepat dibanding perusahaan lain sejauh ini.
Bandingkan dengan Facebook yang memiliki 100 juta pengguna dalam waktu yang cukup
lama yaitu 2 tahun, Facebook membutuhkan waktu lebih lama satu tahun dibandingkan
Whatsapp dalam menyerap pengguna aktif sebanyak 100 juta.
Setiap harinya, lebih dari satu juta orang menginstall aplikasi Whatsapp. Tingkat
penggunaan pun sangat padat, lebih dari 72% pengguna aktif setiap harinya. Industri lain
pada bidang yang sama hanya mampu mencapai angka 10 sampai 20 persen.

Bagaimanapun juga, sama seperti kerjasama bisnis lainnya dimana pihak yang
bersangkutan sama-sama mengajukan penawaran-penawaran yang tidak sama atau melebihi
ekspetasi sari keputusan semula satu pihak dalam kerjasama tersebut, Facebook muncul
sebagai pemenang dalam persetujuaan tersebut. Hal ini mengimplikasikan bahwa negosiasi-
negosiasi yang ada didalamnya bukan termasuk penghalang yang besar yang dihadapi oleh
Facebook dalam proses akuisisi WhatsApp ini. Keuntungan akuisisi yang dilakukan
Facebook ini juga ditunjukkan oleh founder sekaligus CEO dari Facebook sendiri Mark
Zuckerberg yang yakin bahwa Whatsapp dapat memiliki nilai yang lebih besar dari nilai
kesepakatan antara WhatsApp dan Facebook yaitu sebesar US$19 Miliyar.

2.2 Strategi dan taktik akuisisi

Facebook secara umum memfokuskan strategi akuisisi pada 3 area kunci: perolehan
talenta baru, akuisisi dari teknologi baru, dan membeli perusahaan pesaing. Facebook telah
mengakuisisi total 42 perusahaan sejak 2007. Contohnya dalam akuisisi instagram oleh
Facebook pada tahun 2012. Instagram yang memiliki 200 juta pengguna aktif tidak hanya
digunakan Facebook untuk mengembangkan fasilitas photo sharingnya namun juga Facebook
menginginkan dengan dibelinya Instagram oleh Facebook akan mencegah kompetitor
mendapatkan title well-liked company. Facebook mengakuisisi Instagram senilai US$1
Miliyar dengan rincian US$300 juta dalam bentuk kas dan sisanya senilai US$700 juta dalam
bentuk saham kepemilikan Facebook.

Dalam akuisisi WhatsApp Mark Zuckerberg menerapkan strategi yang cukup unik
agar memenangkan kesepakatan dari kompetitor investor-investor lain yang juga ikut tertarik
dalam mengakusisi WhatsApp dengan secara terus menerus menawarkan penawaran-
penawaran yang berkaitan dengan kesepakatan agar pihak Facebook terlihat tetap menonjol
di mata salah satu founder WhatsApp, Koum. Strategi ini digunakan agar WhatsApp dapat
tetap terus mempercayai kesungguhan pihak Facebook dalam melakukan perjanjian kerja ini
dan sekaligus memberikan kesempatan juga keuntungan dalam memenangkan dukungan dari
Koum dalam proses penawaran ini.
Mark Zuckerberg sendiri juga menggunakan dirinya sendiri didalam strategi tersebut
dengan keberhasilannya dalam menjalin kerjasama profesional dan personal dengan Koum.
Mark Zuckerberg juga mengadakan beberapa pertemuan yang informal dengan Koum yang
memberinya kesempatan untuk mengurangi suasana yang terlalu formal dalam proses
negosiasi akuisisi tersebut. Karena kedekatan inilah Mark Zuckerberg memiliki pemahaman
yang sangat jelas tentang Koum yang merupakan tipe individu yang tidak akan berdiam diri
dalam proses tesebut dan memilih pihak yang dengan usaha yang tidak maksimal untuk
memenangkan negosiasi tersebut, bahkan Mark Zuckerberg menawarkan Koum sebuah
kesempatan untuk menjadi major stakeholder dari perusahaan yang diakuisisi olehnya itu.
Strategi lain yang diterapkan Mark Zuckerberg adalah dengan mengadopsi tactics of
reservation dimana dirinya memperbolehkan WhatsApp untuk terus beroperasi dengan
menggunakan konstruksi asli atau original mereka tanpa mengubah apapun agar
menyesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhan dari Facebook. Seperti didalam WhatsApp
mereka tidak memberlakukan pop-up advertisement seperti yang dijalankan oleh Facebook
pada jejaring sosialnya sampai saat ini pun WhatsApp masih menerapkan hal tersebut.

Time. Newman, Jared. Facebooks WhatsApp Acquition Explained. Diakses 7 Mei 2017.
http://time.com/8806/facebooks-whatsapp-acquisition-explained/

Investopedia. Deutsch, Allison L. WhatsApp: The Best Facebook Purchase Ever?. Diakses 7
Mei 2017. http://www.investopedia.com/articles/investing/032515/whatsapp-best-facebook-
purchase-ever.asp

LinkedIn. Kovac, Petr. Facebook Acquition of Whatsapp. Diakses 7 Mei 2017.


https://www.linkedin.com/pulse/facebook-acquisition-whatsapp-case-study-peter-kovac

Accurate Essay. Acquition of WhatsApp by Facebook. Diakses 7 Mei 2017.


http://www.accurateessays.com/samples/acquisition-of-whatsapp-by-facebook/