Anda di halaman 1dari 17

PENERAPAN BE EXTROVERT DALAM UPAYA MENINGKATKAN

KESADARAN SISWA-SISWI DALAM MENATA KEPRIBADIAN PADA


SISWA/I SMA KATOLIK RAJAWALI 2017

Di susun oleh :

ERIC PANGIAWAN (XI IPA 6/12/201512305)

SMA KATOLIK RAJAWALI TERAKREDITASI A

MAKASSAR

1
2017

HALAMAN PENGESAHAN

1.Judul Karya Tulis : Penerapan Be Extrovert dalam Upaya


Meningkatkan Kesadaran siswa/I dalam
menata kepribadian pada siswa/I SMA
Katolik Rajawali 2017

2.Nama Sekolah : SMA Katolik Rajawali Makassar

3.Subtema : Program edukasi psikologi anak sekolah

4. Penyusun Karya Tulis

a. Nama Lengkap : Eric Pangiawan


b. Kelas : XI IPA 6
c. Nomor Urut : 12
d. NIS : 201512305
e. Nomor telepon :08971517788
f. Alamat Lengkap : Jalan Cendrawasih No. 265
g. Alamat Email : eripangiawan@yahoo.com

Makassar, 24 April 2017

Mengetahui,

Penyusun Karya Tulis

2
Eric Pangiawan

XI IPA 6/12

Menyetujui,

Kepala Sekolah

Sr. Leonie Taroreh, JMJ, M.Pd

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkat dan rahmat-
Nya, saya dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah dengan judul Penerapan Be
Extrovert dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa dalam menata kepribadian

3
pada siswa/I SMA Katolik Rajawali 2017. Mengenai Proses pembuatan karya
tulis ini, tentu saja tak terselesaikan tanpa bantuan dari Guru Pembimbing saya
serta bantuan dari berbagai sumber.

Saya harap melalui karya tulis ini, saya dapat memberi tahu pembaca sekalian
akan pentingnya menata kepribadian remaja saat ini. Saya juga berharap agar
karya tulis ini bermanfaat dalam memperluas wawasan pembaca dan sebagai
referensi yang diharapkan akan berguna untuk masa depan. Demikianlah yang
dapat saya sampaikan, semoga dapat berguna bagi kita semua. Terima kasih.

ABSTRAK

Dalan karya tulis kali ini, penulis akan membahas pentingnya kepribadian siswa/I
SMA Katolik Rajawali. Namun, penulis akan lebih memusatkan pada aktif
tidaknya seseorang bersosialisasi. Pada masa remaja ini, ada beberapa siswa/I

4
yang tidak ingin bersosialisasi dengan sekitarnya. Bahkan ada pula yang selalu
betah dirumah dan tidak membuka diri terhadap lingkungan. Hal ini sangat
berbahaya bagi siswa/I karena dapat membuat kepribadian seseorang tidak
berkembang secara utuh, bahkan membuat seseorang terkena gangguan
kepribadian. Kebanyakan orang memilih untuk tinggal dirumah dan melarikan diri
dari masalah hidupnya. Hal ini tentu memungkinkan seseorang terkena bullying.
Penulis juga akan memperdalam makna dari kata Ekstrovert dan Introvert
lebih mendalam.

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.............................................................................................i

HALAMAN PENGESAHAN...............................................................................ii

5
KATA PENGANTAR............................................................................................iv

ABSTRAK............................................................................................................v

DAFTAR ISI..........................................................................................................vi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang.................................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................2

1.3 Tujuan Penelitian.............................................................................................2

1.4 Manfaat Penelitian...........................................................................................2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Introvert.............................................................................................3

2.2 Definisi Ekstrovert...........................................................................................3

2.3 Perbedaan Introvert dan Ekstrovert.................................................................3

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu penelitian...........................................................................4

3.2 Teknik Pengumpulan Data...............................................................................4

3.3 Subyek Penelitian............................................................................................4

3.4 Pendekatan Penulisan......................................................................................4

3.5 Instrumen Penelitian........................................................................................5

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.1 Hasil Angket....................................................................................................5

4.2 Faktor Penyebab Siswa/I sulit untuk bergaul..................................................6

6
4.3 Be Ekstrovert...................................................................................................6
4.4 Manfaat dari menjadi seorang Ekstrovert........................................................6

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan......................................................................................................7

5.2 Saran................................................................................................................8

Daftar Pustaka.......................................................................................................9

7
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada zaman modern saat ini, banyak anak muda yang lebih memilih untuk
bermalas-malasan dirumah ketimbang pergi bertemu dengan teman. Hal ini
disebabkan karena semuanya dapat diakses dengan mudah dengan smartphone,
seperti memesan makanan diluar dengan aplikasi,main game, dan aplikasi yang
menawarkan komunikasi secara tidak langsung. Tentu hal ini membuat seseorang
bukan hanya terganggu kesehatannya, tapi juga kepribadiannya yang berubah
akibat jarang keluar rumah.
Bahkan dilingkungan sekolahpun, orang-orang lebih memilih main handphone
daripada berkumpul dan bercerita bersama teman-teman. Hal ini tentu membuat
kemungkinan seseorang untuk mengenal teman baru lebih kecil. Ini menjadi
akibat yang kurang disadari para siswa pada umumnya. Bahkan smartphone
membuat kita lupa dalam segala hal.
Cara kita bergaul merupakan tolak ukur seseorang dari apakah kita sebagai
manusia pintar dalam mencari teman. Semua ini didasarkan pada kenyataan
bahwa manusia tak dapat hidup tanpa orang lain. Dari cara kita bergaul inilah
yang menentukan kita termasuk orang Introvert, atau Extrovert. Apabila kita malu
dalam membuka diri terhadap orang lain, kita rentan terkena bullying. Itulah yang
membuat kita terlihat lemah dimata orang lain.
Berdasarkan latar belakang yang dibuat penulis,maka penulis mengambil
judul Penerapan Be Extrovert dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa-
siswi dalam menata kepribadian pada siswa/I SMA Katolik Rajawali 2017.

1.2 Rumusan Masalah

1
Berdasarkan Latar belakang diatas, maka rumusan masalahnya adalah sebagai
berikut :
1. Mengapa banyak siswa/I menolak untuk bergaul ?
2. Apa faktor penyebab yang membuat siswa/I sulit bergaul ?
1.3 Tujuan penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui mengapa banyak siswa/I menolak untuk bergaul
2. Untuk mengetahui faktor penyebab yang membuat siswa/I sulit bergaul
1.4 Manfaat penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Manfaat bagi pembaca :
Sebagai sarana untuk menemukan jati diri pembaca. Setelah
membaca karya tulis ini, pembaca diharapkan mampu mengetahui
jati diri mereka lebih mendalam dan mengetahui makna
kepribadian itu sendiri
Menambah wawasan pembaca akan pentingnya kita menjaga dan
tetap kukuh akan prinsip dan kepribadian kita.
Diharapkan pembaca termotivasi untuk mengubah diri dan mulai
berorientasi ke luar diri mereka.
Diharapkan pula pembaca untuk bukan hanya sekedar berorientasi
ke lingkungan sekolah saja, tapi menjadi contoh di masyarakat.
2. Manfaat bagi penulis :
Sebagai sarana untuk memberikan informasi, pengetahuan, dan
inovasi mengenai membuka diri terhadap orang lain.
Saya memperoleh wawasan baru tentang 16 kepribadian manusia,
khususnya introvert dan extrovert.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Introvert

Introvert adalah orang yang berorientasi ke dalam diri mereka sendiri (inward
thinking). Mereka tertarik pada dunia ide, pemikiran, dan konsep sehingga orang-

2
orang introvert sangat menyukai suasana tenang untuk menyendiri untuk berpikir
ataupun beraktivitas. Sumber energi mental mereka berasal dari proses
menyendiri ini sehingga bagi orang yang tidak mengerti, orang introvert
terkadang disalah artikan sebagai pribadi yang anti sosial dan tertutup.

2.2 Definisi Extrovert

Ekstrovert adalah orang-orang yang kepribadiannya sangat bertolak belakang


dengan orang introvert karena mereka adalah orang-orang yang berorientasi ke
luar diri mereka (outward thinking).Ciri dari orang ekstrovert adalah outgoing,
pandai bersosialisasi, dan senang mengobrol. Ketika mereka sendiri, mereka akan
merasa tidak tenang karena itu akan menghabiskan energi mereka.

2.3 Perbedaan Introvert dan Ekstrovert

Yang membedakan dari Introvert dan Extrovert secara garis besarnya adalah
orientasinya. Orang introvert lebih menyukai menyediri sehingga mereka
berorientasi ke dalam diri mereka. Lain halnya dengan Extrovert yang lebih
berorientasi ke luar diri mereka. Selain itu, cara mudah kita mengetahui apakah
seseorang ekstrovert secara mudah adalah dengan mengetahui tempat-tempat yang
ia tuju. Jika seseorang lebih menyukai tempat yang hening atau sepi seperti pantai,
maka orang tersebut sudah pasti introvert. Tapi jika seseorang lebih menyukai
tempat yang ramai seperti mall, seminar, atau tempat yang ramai pengujung, maka
orang tersebut adalah extrovert.

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

3
Saya melaksanakan penelitian ini berlokasi di SMA Katolik Rajawali Makassar
Terakreditasi A. Saya melaksanakan penelitian ini pada tanggal 27 April 2017
yang dimana disesuaikan dengan jadwal belajar yang saya ikuti.
3.2 Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data yang saya gunakan adalah dalam bentuk Angket.
Angket adalah cara pengumpulan data berupa serangkaian pertanyaan yang
diajukan kepada siswa/I SMA Katolik Rajawali untuk memperoleh jawaban untuk
keperluan penelitian.
Angket yang saya gunakan bersifat tertutup sehingga terdapat jawaban yang telah
dibuat oleh si pembuat angket. Jawabannya bisa berupa ya,tidak, atau jawaban
sendiri. Jawaban sendiri dalam arti tidak ada yang cocok atau sesuai dengan
narasumber.
3.3 Subjek Penelitian
Berikut kelas-kelas yang telah saya teliti guna menyelesaikan karya tulis ini.
Kelas-kelas yang telah saya teliti adalah sebagai berikut :
XI IPA 6 sebanyak 42 siswa

3.4 Pendekatan Penulisan

Pendekatan yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.
Pendekatan ini menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif ialah suatu
metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian deskriptif untuk
menggambarkan fenomena yang ada. Penelitian deskriptif merupakan penelitian
yang memberi uraian mengenai gejala sosial yang diteliti dengan mendeskripsikan
tentang nilai variabel bedasarkan indikator yang diteliti tanpa membuat hubungan
dan perbandingan dengan sejumlah variabel yang lain.
3.5 Instrumen penelitian
Instrumen penelitian yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah :
1. Kertas angket atau kuesioner
Adalah kertas yang berisikan pertanyaan berupa tes kepribadian untuk
keperluan penelitian. Kertas itu terdiri dari 5 pertanyaan yang bersifat
umum. Untuk penelitian ini, penulis menggunakan setidaknya 40 lembar.

BAB IV

4
HASIL PENELITIAN

4.1 Hasil Angket

Berdasarkan hasil angket yang telah saya peroleh, saya memperoleh hasil sebagai
berikut:

70%

60%

50%

40% Tipe kepribadian


Tempat favorit
30% Cara bergaul
Suka menyendiri
20%

10%

0%
Siswa A Siswa B

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% siswa/I di kelas XI IPA 6 adalah


seorang introvert, dan 40% siswa/I di kelas XI IPA 6 adalah seorang extrovert.

Dari hasil penelitian pula menunjukkan bahwa sebanyak 57,50% siswa/I kelas XI
IPA 6 yang menjawab bahwa mereka lebih sering pergi ke tempat-tempat yang

5
sunyi, kurang pengunjung. Dan sekita 42,50 % menjawab lebih suka pergi ke
tempat sunyi dan kurang pengunjung.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sekitar 45% siswa kelas XI IPA 6 yang
mengalami kesulitan atau kendala saat bergaul di lingkungannya, dan 55% siswa
kelas XI IPA 6 yang tidak kesulitan saat bergaul di lingkungannya.

Berdasarkan data diagram diatas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 42,50%


siswa kelas XI IPA 6 lebih suka menyendiri. Dan sebanyak 57,50% siswa kelas XI
IPA 6 tidak merasa nyaman kalau menyendiri.

4.2 Faktor Penyebab Siswa/I sulit bergaul

Berdasarkan dari hasil penelitian penulis, dapat disimpulkan bahwa sebagian


besar siswa/I kelas XI IPA 6 sulit bergaul karena malu, tidak mampu membuka
diri, dan tidak ahli dalam bergaul.

4.3 Be Extrovert

Be Ekstrovert adalah sebuah ide yang penulis keluarkan karena melihat sebagian
besar siswa/I SMA Katolik Rajawali adalah seorang Introvert. Dari penelitian ini,
penulis bermaksud ingin memotivasi para introvert untuk bergaul, sehingga kita
tidak hanya berorientasi ke dalam diri saja, tapi juga ke luar. Melalui
penelitian ini, penulis juga ingin melihat lebih dalam lagi apa saja yang membuat
seseorang kesulitan dalam bergaul.

4.4 Manfaat dari menjadi seorang Ekstrovert

Manfaat dari menjadi seorang Ekstrovert adalah sebagai berikut :

1. Aktif bersosialisasi
2. Bisa berkembang dan maju lebih cepat
3. Ekspresif
4. Sehat
5. Lebih pandai dalam mengemukakan pendapat
6. Mengandalkan pengalaman daripada berpikir terus menerus

6
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Kita hidup di zaman modern dimana semuanya bisa diakses dengan mudah,
membuat kita malas untuk bersosialisasi dengan sekitar. Kita juga sudah malas
dalam membuka diri terhadap orang lain. Pada dasarnya, semua manusia bebas
memilih apa yang menjadi pilihannya, entah menjadi introvert, orang yang
tertutup,atau ekstrovert, orang yang terbuka. Berdasarkan penelitian diatas, dapat
disimpulkan bahwa sebenarnya menjadi seorang ekstrovert adalah hal yang sangat
menyenangkan. Tapi, tidak ada salahnya kita juga menjadi seorang introvert,
karena tidak ada manusia yang bisa betul-betul menjadi seorang ekstrovert dan
introvert. Sehingga dapat disimpulkan bahwa akan lebih baik apabila kita
mengambil positifnya saja.

Oleh karena itu, melalui penelitian yang saya buat, saya memperoleh ide baru
yang berjudul Penerapan Be Ekstrovert dalam upaya meningkatkan kesadaran
siswa/I dalam menata kepribadian siswa-siswi SMA Katolik Rajawali 2017
dengan tujuan memotivasi para siswa/I untuk bergaul dan tetap kreatif dalam
berbagai hal. Saya berharap bahwa dalam program yang saya jalankan ini, siswa/I
semakin aktif dalam kehidupan sekolah.

5.2 Saran

7
Dari hasil penelitian yang saya simpulkan diatas dalam upaya meningkatkan
kesadaran siswa/I dalam menata kepribadian, ditemukan saran sebagai berikut :

a. Diharapkan mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan latihan


pengembangan diri khususnya cara bergaul siswa/I.
b. Diharapkan siswa/I mulai menata kepribadiannya sehingga tercipta
keselarasan dalam kehidupan sekolah.
c. Diharapkan siswa/I juga menjadi contoh/teladan dalam hidup
bermasyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

http://indotopinfo.com/mengenal-kepribadian-ekstrovert.htm

https://emilarya.wordpress.com/2013/01/23/definisi-introvert-yang-sebenarnya/

http://farisnoteindo.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-ciri-ciri-orang-
ekstrovert.html

8
http://farisnoteindo.blogspot.co.id/2013/11/pengertian-mitos-dan-fakta-orang-
introvert.html

ANGKET

Nama :

Kelas :

Jawablah Pertanyaan berikut sesuai dengan jawaban yang disediakan!

9
1. Dari pilihan berikut yang mana yang paling kamu sukai ?
a. Berada di lingkungan yang banyak teman
b. Punya beberapa teman saja untuk dipercayai
2. Tempat manakah diantara tempat berikut yang menjadi tempat favorit
kamu ?
a. Ke tempat sunyi, seperti pantai, perpustakaan, atau tempat yang tidak
ramai pengunjung
b. Ke tempat ramai pengunjung, seperti tempat publik dan unik, mall,
club-club atau tempat unik lainnya
3. Apabila seseorang/orang asing bertemu dengan kamu, apa yang kamu
lakukan ?
a. Langsung menyapa dan mulai menanyakan identitas dasarnya
b. Diam, berpikir dan berpikir apa yang ingin dibicarakan
4. Apa kamu lebih suka menyendiri ?
a. Iya
b. Tidak
5. Apakah disaat kamu bertemu orang baru, apakah kamu kesulitan bergaul ?
a. Iya
b. Tidak
6. Jika ia, Mengapa ?

10