Anda di halaman 1dari 23

PEDOMAN

PENGORGANISASIAN UNIT
LABORATORIUM

RS ZAHIRAH

JAGAKARSA JAKARTA SELATAN


2014
BAB I
PENDAHULUAN

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan
dalam suatu kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Struktur organisasi
adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang terdapat pada suatu
perusahaan atau organisasi, dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan.
Struktur organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang
satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktifitas dan fungsi tersebut di batasi. Dalam
struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan horizontal maupun vertikal yang
jelas antar bagian.
Organisasi rumah sakit menurut Undang-Undang No.44 tahun 2009 tentang Rumah
Sakit Pasal 33 Ayat 2 disebutkan bahwa paling sedikit terdiri atas kepala rumah sakit, unsur
pelayanan medik, unsur keperawatan dan unsur penunjang medik, komite medik dan satuan
pemeriksaan internal serta administrasi umum dan keuangan.
Unsur penunjang medis diantaranya Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS),
Laboratorium, Radiologi, Fisioterapi, Rekam Medik, dan Gizi.
Pelayanan Laboratorium kesehatan merupakan sarana kesehatan yang melaksanakan
pengukuran, penetapan dan pengajian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan
bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi
kesehatan atau faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Laboratorium
kesehatan merupakan sarana penunjang upaya pelayanan kesehatan, khususnya bagi
kepentingan preventif, kuratif bahkan promotif dan rehabilitatif. Pelayanan laboratorium
sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang berfungsi untuk mendiagnosa atau menetapkan
penyebab penyakit, pemberian pengobatan dan pemantauan hasil pengobatan. Sedangkan
laboratorium klinik adalah laboratorium kesehatan yang melaksanakan pelayanan
pemeriksaan di bidang hematologi, kimia klinik, mikrobiologi klinik, parasitologi klinik,
imunologi klinik atau bidang lain yang berkaitan dengan kepentingan kesehatan perorangan
terutama untuk menunjang upaya diagnosis penyakit, penyembuhan penyakait dan pemulihan
kesehatan. Indikator kemajuan laboratorium adalah dibuktikan dengan adanya peningkatan
jumlah pemeriksaan dan pendapatan dari sebuah laboratorium.
Dengan adanya susunan organisasi dalam lingkup rumah sakit maka diharapkan
segala kegiatan pelayanan kesehatan dapat berfungsi dengan baik dan terarah sebagaimana
mestinya. Sehingga akan meningkatkan kualitas akan sumberdaya dari masing-masing
pelaksana kesehatan rumah sakit itu sendiri.

BAB II
GAMBARAN UMUM RS ZAHIRAH JAGAKARSA

Rumah Sakit Zahirah merupakan rumah sakit yang menawarkan pelayanan kesehatan
yang luas serta menyediakan pelayanan kesehatan baik rawat jalan, rawat inap dan medical
check-up (MCU).
Rumah Sakit Zahirah beroperasi sejak tanggal 1 September 2004 dengan ijin
operasional dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta No. 9101. Berbadan hokum PT. Lucky Dion
Perkasa, didirikan berdasarkan akte notaries No.45 tanggal 12 November 1984. Dengan
notaries H. Bebasa D.L SH dan telah disahkan oleh menkehakim dengan surat pengesahan
No. RS 4481 tahun 2004 dan telah mendapatkan ijin operasional.
Rumah Sakit Zahirah didirikan oleh Drs. H. Andi Tirlang yang merupakan komisaris
utama saat ini. Rumah Sakit Zahirah merupakan pengembangan dari Rumah Sakit Ibu dan
Anak (RSIA) Zahirah yang dimulai sejak tahun 2004. Pada tahun 2007 berkembang menjadi
Rumah Sakit Umum (RSU). Pada tahun 2008 Launching Pelayanan ICU (Intensive Care
Unit), tahun 2009 Perluasan Gedung Baru , Launching Pelayanan Perinatologi, Juara II
Lomba Rumah Sakit Sayang Ibu Sayang Anak se-JakSel. Pada tahun 2010 Meraih Akreditasi
5 Pelayanan dari Depkes RI, Launching Klinik Anak Khusus Hari Minggu. Pada tahun 2011
Pelayanan Prima Medical Check Up ,Launching Klinik Psikologi dan Islamic Consultant.
Pada tahun 2012 Pembukaan Lantai 3 Ruang Perawatan Ibu & Anak dengan konsep Hello
kitty.
Rumah Sakit Umum Zahirah memiliki berbagai jenis kelas Ruang Rawat Inap serta
fasilitas yang cukup memadai, untuk sementara ini dapat menampung sebanyak 109 bed
terdiri dari perawatan bedah dan internis 54 bed, perawatan khusus 16 bed dan perawatan ibu
dan anak 39 bed.

BAB III
VISI, MISI, MOTTO,BUDAYA, TUJUAN RS ZAHIRAH
DAN MISI UNIT LABORATORIUM

A. VISI RS ZAHIRAH
Terwujudnya rumah sakit yang unggul dalam pelayanan dengan manajemen dan
sumber daya manusia yang professional dan berpengalaman.

B. MISI RS ZAHIRAH
Memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat dengan
berusaha menetapkan standar-standar dan prosedur serta fasilitas terbaik dengan
tujuan kepuasan dan kenyamanan pasien
Meningkatkan profesionalisme dan keahlian manajemen di dalam pelayanan
kesehatan dan menyadari bahwa manusia adalah sumber daya yang terpenting di
dalam suatu organisasi melalui pendidikan dan pelatihan
Menciptakan berbagai macam added value melalui inovasi dalam bentuk program
atau kebijakan sebagai langkah membentuk karakteristik tersendiri
Menerapkan motto melayani dengan hati disetiap kebijakan, strategi, sikap dan
perilaku sebagai upaya menyeimbangkan antara orientasi bisnis dan social
Menyediakan tenaga-tenaga medis dan non medis yang kompeten serta alat-alat
medis yang modern sehingga bisa maksimal dalam melayani masyarakat

C. MOTTO RS ZAHIRAH
Melayani Dengan Hati

D. TUJUAN RS ZAHIRAH
Terselenggaranya manajemen rumah sakit yang baik
Tersedianya SDM berkualitas
Terakreditasinya pelayanan Rumah Sakit Zahirah
Terpenuhinya sarana dan prasarana yang sesuai dengan standar pelayanan rumah
sakit
Terciptanya kepuasan dan kenyamanan pasien
E. BUDAYA RS ZAHIRAH
AMANAH ( Aman, Mutu, Andalan, Nurani, Akurat, Harmoni )

F. VISI UNIT LABORATORIUM RS ZAHIRAH


Mewujudkan pelayanan laboratorium yang dapat diandalkan dan dipercaya oleh
masyarakat seJagakarsa

G. MISI UNIT LABORATORIUM RS ZAHIRAH


Menyelenggarakan pelayanan laboratorium yang berorientasi pada kebutuhan dan
kepuasan pasien
Meningkatkan profesionalisme sumber daya kesehatan
Meningkatkan mutu pelayanan laboratorium
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI RS ZAHIRAH

KOMISARIS PT Komite2 Lain


Komite2: Lain :
Komite DIREKTUR UTAMA KPRS
KPRS
Medik PPI
PPI
Satuan
Mutu
Mutu RS
RS
DIR. MEDIS & OPERASIONAL DIR. BUSINESS & DEVELOPMENT
Pengawas
Etik
Etik &
& Hukum
Internal
Satuan
( SPI )
Pengawas
Internal
Manajer Manajer Manager Manager Manager Manager Manager
( SPI )
Yanmed Jangmed Keperawatan Umum HRD Keuangan Marketing
SMF Farmasi Rawat Jalan Kesling Kepegawaian Keuangan Marketing
Rawat Inap IPSRS DikLat
MCU Radiologi Security Akutansi
R. Operasi CS/OB Public
UGD Gizi Kebidanan Laundry Parkir Logistik Relation
ICU/HCU Kamar jenazah Driver
Rekam Medik Manager
Manager
Perinatologi
Laboratorium Keuangan
Marketing
fisiotherapi
Keuangan
Marketing

Akutansi
Public Relation

Logistik
BAB V
STRUKTUR ORGANISASI UNIT LABORATORIUM

DIREKTUR

MANAGER PENUNJANG MEDIK

PENANGGUNG JAWAB
LABORATORIUM

KEPALA UNIT LABORATORIUM


ADMINISTRASI PETUGAS SAMPLING PELAYANAN
LABORATORIUM PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
ANALIS
ANALIS
LABORATORIU
LABORATORIU
M
M

BAB VI
URAIAN JABATAN

I. PENAGGUNG JAWAB LABORATORIUM


1. Nama jabatan : Penanggung jawab laboratorium
2. Persyaratan jabatan :
a. Dokter Spesialis Patologi Anatomi
b. Memiliki sertifikat pelatihan tekhnis dan manajemen laboratorium kesehatan
sekurang-kurangnya 3 bulan,yang dilaksanakan oleh organisasi profesi
patologi klinik dan institusi pendidikan kesehatan bekerjasama dengan
kementrian kesehatan.
c. Memiliki kemampuan memimpin.
d. Sehat jasmani dan rohani.
3. Bertanggung jawab kepada : Direktur Utama dan ManagerYanmed.
4. Membawahi : Kepala ruangan unit laboratorium
5. Wewenang :
a. Menegur bawahannya yang bekerja tidak sesuai dengan prosedur dan
peraturan Rumah sakit
b. Menginstruksikan kepada bawahannya untuk membuat evaluasi hasil kegiatan
c. Memberikan pembinaan kepada bawahannya dalam upaya pengembangan
laboratorium
d. Memberikan usulan dan pertimbangan mengenai kebutuhan tenaga
laboratorium
e. Memberikan usulan tentang pemberian surat peringatan kepada staf
dibawahnya
f. Memberikan usulan SDM untuk mengikuti pelatihan
g. Memberikan usulan atas pengajuan fasilitas laboratorium
6. Uraian Tugas :
a. Mengkoordinir kegiatan laboratorium
b. Merencanakan pengadaan alat laboratorium
c. Menentukan tugas dan fungsi petugas laboratorium
d. Membaca morfologi darah
e. Menentukan jenis reagent dan jenis pemeriksaan laboratorium
f. Mengadakan komunikasi dengan klinis
g. Menjawab konsul hasil dan pemeriksaan laboratorium
7. Tanggung Jawab :
a. Menjamin kepuasaan pelanggan atas kinerja dan etika SDM laboratorium
b. Menjamin efisiensi dan efektifitas pengelolaan anggaran laboratorium
c. Menjamin hasil pemeriksaan yang optimal kegiatan pelayanan
d. Menjamin implementasi prosedur pelayanan medis tetap berjalan optimal
e. Pengawasan atas keberadaan,kondisi dan fungsi alat alat di laboratorium
f. Menjamin kelengkapan dokumentasi rekam medis
g. Memastikan pelaksanaan K3 di laboratorium
h. Menyampaikan usulan atau saran tentang kebutuhan laboratorium baik
sarana,peralatan,dan sumber daya manusia kepada Direktur Rumah Sakit
Zahirah
i. Mempertanggung jawabkan semua kegiatan di laboratorium Rumah Sakit
Zahirah

II. KEPALA UNIT LABORATORIUM


1. Nama jabatan : Kepala Unit Laboratorium
2. Persyaratan jabatan :
1. Persyaratan kemampuan
Teknis :
a. Memiliki kemampuan manajerial kepala unit laboratorium
b. Memiliki kemampuan Zahirah Service Excellent (ZSE) untuk pasien rawat
inap dan rawat jalan
c. Memiliki kemampuan pengadaan dan perencanaan reagen laboratorium
d. Memahami sistem dan prosedur pelayanan unit laboratorium

Manajerial :
a. Memiliki kemampuan untuk melakukan tugas dan fungsi manajemen sebagai
Kepala Unit Laboratorium
b. Memiliki jiwa kepemimpinan
c. Mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat
d. Mampu berkomunikasi dan menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai
pihak
e. Mampu memberikan motivasi dan membangun etos kerja karyawan
f. Mampu mengelola konflik (conflict management) dan keluhan (complaint
management)

Fisik :
a. Sehat jasmani dan rohani
b. Cepat dan tanggap dalam melakukan segala hal
c. Memiliki daya tahan tubuh yang kuat
d. Tidak buta warna
e. Berpenampilan sopan, rapih dan menjunjung tinggi norma dan etika yang
berlaku umum

2. Persyaratan pengetahuan dan pengalaman


a. Pendidikan minimal diploma analis laboratorium
b. memiliki pengalaman 2 tahun dibidang yang sama
c memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam bidang laboratorium Rumah Sakit
secara menyeluruh
3. Persyaratan Mental
a. Inisiatif : Tinggi
b. Objektifitas : Tinggi
c. Daya adaptasi : Cukup
d. Daya konsentrasi : Tinggi
e. Konsistensi : Tinggi
f. Kreatifitas : Cukup
g. Ketelitian : Tinggi
3. Bertanggung jawab kepada : Manager Yanmed melalui Penaggung jawab
laboratorium, serta bertanggung jawab kepada Manager penunjang medis.
4. Mengkoordinasi kegiatan :
a) Pelaksanaan dan pengembangan pelayanan unit laboratorium.
b) Pelaksanaan dan pelayanan pendidikan di unit laboratorium.
5. Tugas Pokok :
1. Memimpin dan mengelola Unit Laboratorium untuk pencapaian Visi dan Misi RS
Zahirah
2. Mengembangkan pelayanan Unit Laboratorium sehingga mampu memberikan
pelayanan yang unggul dan berperan optimal sebagai revenue center
3. Memimpin dan mengembangkan SDM Unit Laboratorium
4. Mengatur, mengawasi dan mengevaluasi kegiatan rutin dan berkala manajemen
dan administrasi Unit Laboratorium
5. Mengembangkan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pemanfaatan sediaan
laboratorium
6. Membina hubungan baik intern dan ekstern RS
7. Penyelenggaraan tugas-tugas lain agar pelayanan laboratorium berjalan baik dan
lancar
6. Uraian Tugas :
1. Menyebarluaskan dan membangun pengetahuan dan kesadaran mengenai visi
(shared vision), misi, tujuan dan value RS kepada seluruh staf Unit laboratorium
2. Melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan
evaluasi (POACE) dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Umit laboratorium
3. Memberikan usulan program kerja dan anggaran Unit laboratorium
4. Mensosialisasikan, mengimplementasikan dan mengevaluasi Zahirah Service
Excellence untuk seluruh staf Unit Laboratorium
5. Mengembangkan kemampuan SDM Unit laboratorium sehingga berperan aktif
terwujudnya pelayanan laboratorium yang unggul
6. Mengatur, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan dinas kerja staf bawahannya
7. Memberikan laporan tertulis secara berkala (bulanan, triwulan, tahunan) disertai
analisa dan rekomendasi kepada Manager Penunjang Medis sesuai format yang
telah ditetapkan, tentang kegiatan pelayanan di Unit Laboratorium, yang terdiri
dari :
Laporan jumlah pemeriksaan laboratorium harian
Laporan kegiatan laboratorium bulanan
Laporan pendapatan bulanan laboratorium
Laporan pemakaian reagen bulanan
Laporan permintaan reagen bulanan
Laporan pemeriksaan rajal dan ranap bulanan
Laporan pemeriksaan rujukan keluar bulanan
Laporan 10 besar rujukan dari luar ke laboratorium RS Zahirah bulanan
Laporan audit internal laboratorium bulanan
Laporan insentif jasa pelayanan triwulan
Berkoordinasi dengan unit terkait baik rawat inap maupun rawat jalan
Membuat minimal stok reagen laboratorium
Mengatur dan mengadakan evaluasi terhadap kinerja analis laboratorium
melalui pertemuan internal setiap 1 kali dalam sebulan, dan membuat
dokumentasinya untuk diserahkan kepada manajer penunjang medis
Mengajukan kalibrasi dan maintenance alat laboratorium dan membuat
dokumentasinya
Melaksanakan tugas-tugas lain dari atasan
7. Wewenang :
1. Menyetujui/menolak ijin/cuti staf bawahannya
2. Menyetujui/menolak kerja lembur staf bawahannya
3. Membina/membimbing staf bawahannya khususnya staf baru
4. Menetapkan nilai prestasi kerja staf bawahannya
5. Memberikan teguran secara lisan terhadap staf bawahannya
6. Mengajukan permintaan barang-barang keperluan unit laboratorium kepada pihak
terkait sesuai prosedur yang berlaku
7. Menetapkan/menyetujui suatu tindakan yang dianggap perlu dilakukan dalam
suatu keadaan tertentu
8. Tanggung jawab :
1. Terhadap upaya pencapaian Visi dan Misi RS
2. Terhadap upaya menjujnung tinggi value perusahaan
3. Terhadap Brand Image RS dan Zahirah Service Excellence
4. Terhadap pelayanan unit laboratorium yang unggul
5. Terhadap pengembangan pelayanan unit laboratorium
6. Terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi manajemen unit laboratorium
7. Terhadap kebenaran, ketepatan dan keakuratan laporan kinerja unit laboratorium
8. Terhadap kinerja staf unit laboratorium
9. Terhadap kebenaran penilaian kinerja (PPK) staf unit laboratorium
10. Terhadap kelengkapan, ketersediaan dan kualitas sarana, prasarana dan peralatan
(SPP) unit laboratorium
11. Terhadap komunikasi dan kerjasama dengan unit-unit kerja yang terkait langsung
dan tidak langsung dengan pelayanan unit laboratorium

III. ADMINISTRASI LABORATORIUM


1. Nama jabatan : Administrasi Laboratorium
2. Persyaratan jabatan : D3 Analis Kesehatan / SMAK
3. Bertanggung jawab kepada : Kepala Unit
4. Uraian tugas :
a. Memeriksa pengantar pemeriksaan laboratorium dari dokter
b. Menginput data pasien ke SIM RS
c. Memastikan kwitansi pembayaran pasien benar untuk kemudian dilakukan
pemeriksaan
d. Menginput hasil pemeriksaan laboratorium dan menyerahkannya ke pasien
e. Mencatat nama pasien, jenis pemeriksaan, hasil pemeriksaan, dan dokter yang
merujuk ke buku besar
5. Wewenang :
a. Terhadap ketepatan identitas pasien
b. Terhadap jenis pemeriksaan pasien
6. Tanggung jawab :
a. Terhadap semua pencatatan jenis pemeriksaan dan hasil pemeriksaan pasien

IV. PETUGAS SAMPLING


1. Nama jabatan : Petugas Sampling Laboratorium
2. Persyaratan jabatan : D3 Analis Kesehatan / SMAK
3. Bertanggung jawab kepada : Kepala Unit
4. Uraian tugas :
a. Mempersiapkan perlengkapan sampling ( sesuai dengan kebutuhan )
b. Memastikan tepat pasien yang akan diambil darahnya
c. Melakukan pengambilan sampel darah pasien
d. Memastikan sampel darah pasien sesuai dengan nama yang tertera di label
darah
e. Memastikan sampel darah yang diambil sesuai dengan criteria darah yang
akan diperiksa
5. Wewenang :
a. Terhadap pelabelan nama pasien
b. Terhadap ketepatan sampling
c. Terhadap sampel pasien
6. Tanggung jawab :
b. Terhadap sampel darah pasien

V. PETUGAS PELAYANAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM


1. Nama jabatan : Petugas pelayanan pemeriksa Laboratorium
2. Persyaratan jabatan : D3 Analis Kesehatan / SMAK
3. Bertanggung jawab kepada : Kepala Unit
4. Uraian tugas :
a. Bertanggung jawab atas kalibrasi, maintenance dan control laboratorium
dalam keadaan baik
b. Mengecek persediaan reagen ( Kimia termasuk PCCC1, C FAS, CFAS LIPID,
Hematologi 3diff dan 5 diff)
c. Mengecek persediaan form kebutuhan laboratorium dan bahan habis pakai
(BHP)
d. Membersihkan tabung- tabung yang akan dipakai dan merapihkannya ke
tempat penyimpanan
e. Membersihkan dan merapihkan prasarana pemeriksaan laboratorium seperti
meja sampling, micropipette, dll
f. Melakukan pemeriksaan sampel darah pasien sesuai dengan jenis pemeriksaan
dan SOP pemeriksaan di laboratorium

5. Wewenang :
a. terhadap kebenaran hasil pemeriksaan

5. Tanggung jawab :
a. Terhadap hasil pemeriksaan laboratorium pasien
b. Kebersihan dan kerapihan sarana dan prasarana yang ada di laboratorium

BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA UNIT LABORATORIUM

1) UNIT GAWAT DARURAT ( UGD )


a. Jika ada pasien UGD yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium, maka
perawat UGD akan mengambil sampel yang dibutuhkan oleh laboratorium
kemudian mengantarkannya ke laboratorium untuk kemudian diperiksa.
b. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudian diantar oleh petugas laboratoriumke
UGD untuk kemudian diserahkan kepada dokter jaga.

2) UNIT RAWAT JALAN


a. Jika ada pasien Rawat Jalan yang akan melakukan pemeriksaan
laboratorium,maka perawat akan mengantar pasien ke laboratorium dengan form
permintaan yang telah diisi lengkap identitas dan pemeriksaan yang ingin
dilakukan.
b. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudain diberikan kepada perawat unit rawat
jalan untuk kemudian diberikan kepada dokter dan pasien pada saat pulang.

3) UNIT RAWAT INAP


a. Jika ada pasien Rawat Inap yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium,maka
perawat mengantarkan form permintaan laboratorium ke ruang laboratorium.
b. Pengambilan sampel dilakukan sesuai dengan jam sampling laboratorium.
c. Apabila pasien CITO,maka perawat mengantarkan form permintaan laboratorium
beserta dengan sampel yang ingin diperiksa keruang laboratorium.
d. Untuk sampel urin dan feaces perawat mengantarkan sampel ke ruang
laboratorium beserta dengan form permintaan laboratorium.
e. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudian diambil oleh perawat untuk
kemudian diserahkan kepada dokter pengirim.

4) RUANG KEBIDANAN
a. Jika ada pasien kebidanan yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium,maka
perawat/ bidan mengantarkan form permintaan pemeriksaan laboratorium ke
ruang laboratorium.
b. Pengambilan sampel disesuaikan dengan jam sampling laboratorium.
c. Apabila pasien CITO,maka perawat/bidan mengantarkan form permintaan
laboratorium beserta dengan sampel yang ingin diperiksa keruang laboratorium.
d. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudain diambil oleh perawat/bidan untuk
kemudian diserahkan kepada dokter pengirim

5) RUANG PERINA
a. Jika ada pasien Perina yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium,maka
perawat mengantarkan form permintaan laboratorium ke ruang laboratorium.
b. Pengambilan sampel dilakukan segera oleh petugas laboratorium.
c. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudian diambil oleh perawat untuk
kemudian diserahkan kepada dokter pengirim.

6) RUANG OPERASI
a. Jika ada jaringan dari tindakan operasi maka jaringan tersebut akan diantar oleh
perawat dengan membawa form permintaan pemeriksaan jaringan dari operator.
b. Surat pengantar pemeriksaan laboratorium diserahkan oleh perawat ke
laboratorium.

7) HIGH CARE UNIT ( HCU )


a. Jika ada pasien HCU yang akan melakukan pemeriksaan laboratorium,maka
perawat mengantarkan form permintaan laboratorium ke ruang laboratorium.
b. Pengambilan sampel dilakukan segera oleh petugas laboratorium.
c. Hasil laboratorium yang sudah jadi,kemudain diambil oleh perawat untuk
kemudian diserahkan kepada dokter pengirim

8) RUMAH SAKIT / LABORATORIUM LAIN


a. Pemeriksaan tertentu yang tidak dapat dikerjakan di laboratorium RS.Zahirah
akan dirujuk ke laboratorium rekanan yaitu laboratorium klinik Parahita dan
century.
b. Sampel dan form permintaan pemeriksaan dari RS.Zahirah akan diambil oleh
kurir dari Laboratorium klinik Parahita dan century berdasarkan jam pengambilan
bahan pemeriksaan yang biasa nya dilakukan 2x dalam sehari yaitu pada pagi hari
( 09.00 WIB ) dan sore hari ( jam 16.00 WIB ).
c. Apabila ada pemeriksaan tertentu yang tidak dapat dilakukan di laboratorium
RS.Zahirah, tetapi permintaan bersifat CITO,maka petugas laboratorium harus
mencari kurir untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit terdekat yang dapat
melayani permintaan tersebut.
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

I. Definisi
Ketentuan yang mengatur penentuan jumlah kebutuhan tenaga analis laboratorium di
unit laboratorium dengan mempertimbangkan jumlah tenaga dan kualifikasi yang
diharapkan.

II. Tujuan
1. Menentukan jumlah dan komposisi tenaga diruang laboratorium berdasarkan
kualifikasi.
2. Melakukan perhitungan agar memenuhi kebutuhan.
3. Mengatur agar penyediaan ketenagaan tetap efektif dan efisien.

III. Jumlah, komposisi dan kualifikasi tenaga di ruang laboratorium


Berdasarkan data kepegawaian per januari 2014 maka jumlah petugas di ruang
laboratorium ada 11 orang. Komposisi dan kualifikasi tenaga yang bekerja diruang
laboratorium adalah sebagai berikut :

Daftar komposisi & kualifikasi tenaga diruang labratorium

No Komposisi tenaga Jumlah Kualifikasi


1 Dr. Spesialis 1 Patologi Klinik
2 Kepala Unit 1 D3,Phlebotomi,seminar
3 Analis pelaksana 10 SMAK,Phlebotomi,seminar

IV. Perhitungan ketenagaan


Kualifikasi sumber daya manusia di Unit Laboratorium terdiri dari Dokter spesialis
Patologi Klinik, Kepala Unit dan Analis Pelaksana. Dari hasil perhitungan kebutuhan
tenaga yang dihitung dapat dilihat kebutuhan tenaga sebagai berikut :
1. Dokter Spesialis
Tenaga dokter spesialis di unit laboratorium RS. Zahirah tersedia untuk melayani
pemeriksaan Gambaran Darah Tepi dan sebagai konsulen untuk pengembangan dan
hasil pemeriksaan labortorium. Praktek dokter disesuaikan dengan jadwal yang sudah
disepakati di RS. Zahirah atau apabila ada sampel yag harus dibaca oleh dokter
spesialis, maka dokter spesialis akan hadir.
2. Kepala Unit laboratorium
Untuk perhitungan ketenagaan maka Kepala Unit laboratorium dihitung sebagai
tenaga analis laboratorium.
3. Analis pelaksana
Dinas harian analis terdiri dari 3 shift yaitu pagi,sore, dan malam. Perhitungan
ketenagaan analis laboratorium adalah sebagai berikut :
Pagi : 3 orang ( termasuk kepala Unit dan 2 analis pelaksana )
Sore : 2 orang analis pelaksana
Malam : 2 orang analis pelaksana

BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI

I. PENDAHULUAN
Program orientasi merupakan salah satu kegiatan Unit Laboratorium bekerja
sama dengan Bagian HRD dan Bagian Penunjang Medis dalam rangka
memberikan pengarahan dan bimbingan serta mempersiapkan analis baru agar
dapat bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya.
Analis baru umumnya adalah analis yang sudah lulus dari pendidikan yang
belum mengenal lingkungan kerja serta peraturan atau kebijakan yang ada di RS
Zahirah.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu diadakan program orientasi bagi
analis baru guna kelancaran dalam bekerja.
II. LATAR BELAKANG
Seiring dengan upaya RS Zahirah untuk menjalankan tujuannya menjadi
rumah sakit yang unggul dalam pelayanan dengan manajemen dan sumber daya
manusia yang professional dan berpengalaman. Dengan bertambahnya kebutuhan
akan tenaga analis, maka RS Zahirah perlu melakukan pengenalan pada tenaga
analis baru guna memenuhi tuntutan tersebut.

III.TUJUAN
1. Tujuan Umum
Memberikan pengetahuan dan gambaran tentang laboratorium RS Zahirah.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan pengetahuan dan professionalisme dalam lingkup kerja.
b. Meningkatkan pengetahuan tentang visi,misi,tujuan dan falsafah serta
motto RS Zahirah.
c. Meningkatkan wawasan tentang ruangan dan lingkup Laboratorium RS
Zahirah.
d. Meningkatkan keterampilan dalam pelayanan kesehatan di Laboratorium
RS Zahirah.
IV. KEGIATAN POKOK
- Kegiatan pokok : mengadakan orientasi analis baru di laboratorium RS
Zahirah.
- Rincian kegiatan :
1. Menyusun kebijakan tentang program orientasi analis baru di RS
Zahirah
2. Melakukan pencatatan, pelaporan, evaluasi, analisa dan tindak lanjut
dari program orientasi analis baru di laboratorium RS Zahirah
3. Menyelenggaran orientasi analis baru di laboratorium RS Zahirah
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Membuat permohonan penambahan analis baru ke management RS Zahirah
2. Menyusun program orientasi analis baru
3. Melakukan perekrutan analis baru RS Zahirah meliputi :
Perekrutan analis baru meliputi tes tulis dan wawancara
Orientasi atau pengenalan RS Zahirah
Penempatan analis baru di laboratorium
Orientasi ruang laboratorium
Orientasi alat Laboratorium
Orientasi reagent laboratorium
Orientasi administrasi laboratorium
Melakukan sampling di laboratorium dan ke ruang perawatan
Membuat laporan Laboratorium
4. Rapat koordinasi
VI. SASARAN
Sasaran orientasi adalah karyawan baru di Laboratorium RS Zahirah.
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
No Kegiatan Tahun 2014

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Penyusunan program orientasi X

2 Perekrutan analis baru X X X X X X X X X X X X

3 Pelaksanaan orientasi analis baru X X X X X X X X X X X X

4 Evaluasi kegiatan orientasi X X X X

5 Pelaporan hasil kegiatan orientasi X

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN DAN PELAPORAN KEGIATAN


1. Setiap unit di rumah sakit membutuhkan analis baru dilakukan pembuatan
evaluasi pelaksanaan kegiatan
2. Setelah selesai pelaksanaan kegiatan orientasi membuat laporan ke HRD.
Program orientasi kepada analis baru akan dilaksanakan setiap RS Zahirah
melakukan perekrutan pegawai baru (analis).
IX. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Unit kerja wajib mencatat dan melaporkan hasil kegiatan ke bagian HRD
2. Bagian HRD menganalisa hasil kegiatan ke direktur
3. Evaluasi kegiatan program orientasi dilaksanakan setiap unit dari rumah sakit

BAB X
PERTEMUAN/ RAPAT
Dalam lingkup Rumah Sakit Zahirah selalu dilakukan rapat. Pertemuan rapat ini
sangat bermanfaat untuk masing-masing unit guna memberikan informasi dan pengetahuan
yang berhubungan dengan peningkatan pelayanan rumah sakit. Kegiatan rapat ini bisa
dilakukan hanya dalam unit laboratorium sendiri atau bisa juga dilakukan rapat antar unit
lainnya. Kegiatan rapat ini biasanya dihadiri oleh seluruh staf unit laboratorium maupun oleh
Manager Janmed.
Kegiatan yang dibahas meliputi banyak kegiatan baik dari pelaporan kerja, kebutuhan
sarana dan prasarana dilapangan, maupun berbagai hal yang menyangkut kelangsungan unit
masing- masing. Sehingga dengan dilakukan rapat rutin ini dapat dilakukantindaklanjut untuk
kendala yang dihadapi dilapangan maupun yang dihadapi di unit internal itu sendiri. Dalam
kegiatan rapat ini dibuat undangan berupa internal memo, daftar hadir dan notulen hasil rapat
yang nantinya dilaporkan ke kepada Manager Jangmed RS Zahirah.
Kegiatan pertemuan/ rapat intern biasanya dilakukan setiap 1 bulan sekali di hadiri
oleh seluruh karyawan Unit Laboratorium, waktu dan hari ditentukan. Pertemuan rutin
lainnya seperti morning report dilakukan setiap hari Rabu dan Jumat di hadiri oleh seluruh
kepala Ruangan beserta Direktur Rumah Sakit untuk membahas masalah-masalah yang
terjadi di unit kerja dan lapangan. Kegiatan rapat lain yang biasa dilakukan di RS Zahirah
misalnya rapat tentang Pasien Safety, K3RS, Koordinasi dengan unit lain,dll.

BAB XI
PELAPORAN
Pencatatan dan pelaporan kegiatan laboratorium diperlukan dalam perencanaan,
pemantauan, dan evaluasi serta pengambilan keputusan untuk peningkatan pelayanan
laboratorium. Untuk itu kegiatan ini harus dilakukan secara cermat dan teliti, karena
kesalahan dalam pencatatan dan pelaporan akan mengakibatkan kesalahan dalam menetapkan
suatu tindakan.
A. PENCATATAN
Pencatatan kegiatan laboratorium dilakukan sesuai dengan jenis kegiatannya.
Ada 5 jenis pencatatan, yaitu :
1) Pencatatan kegiatan pelayanan
2) Pencatatan keuangan
3) Pencatatan logistik
4) Pencatatan kepegawaian
5) Pencatatan kegiatan lainnya, seperti pemantapan mutu internal, keamanan laboratorium

Dalam bab ini hanya akan dibahas pencatatan kegiatan pelayanan saja.
Pencatatan kegiatan pelayanan dapat dilakukan dengan membuat buku sebagai berikut :
1) Buku registrasi besar/induk berisi data data pasien secara lengkap serta hasil
pemeriksaan laboratorium
2) Buku register pemeriksaan rujukan
3) Buku ekspedisi pengambilan hasil pemeriksaan
4) Buku ekspedisi rujukan
5) Buku komunikasi pertukaran petugas ( shift )
6) Buku register peminjaman alat oleh perawatan/ kerusakan
7) Buku catatan control harian

B. PELAPORAN
Pelaporan kegiatan pelayanan laboratorium terdiri dari :
1) Laporan kegiatan rutin harian

Laporan harian ini dilakukan setiap hari. Kegiatan pelaporan harian ini dilakukan oleh
kepala unit laboratorium ataupun petugas laboratorium baik secara lisan maupun tulisan.
Pelaporan harian ini seperti laporan mengenai jumlah petugas laboratorium yang dinas
dengan jumlah pasien yang ditangani dan kendala yang dihadapi setiap harinya, pelaporan
keluhan pasien atau pegawai yang berhubungan dengan pengambilan sampel, hasil
pemeriksaan lab, dan pelaporan tentang kebutuhan sarana dan prasarana unit laboratorium
baik pengadaan bahan reagent ataupun peralatan. Pelaporan harian ini biasanya
disampaikan kepada unit atau kepala bidang terkait.
2) Laporan kegiatan rutin bulanan
Laporan bulanan dilakukan setiap bulan sebagai tindak lanjut dari laporan kejadian setiap
hari dalam kegiatan pelayanan laboratorium. Pelaporan ini biasanya menyangkut kegiatan
program kerja yang dilakukan unit laboratorium dalam kurun waktu setahun. Pelaporan
ini dapat berupa: laporan rapat bulanan intern, laporan inventaris pemeliharaan barang
instalasi laboratorium, laporan penilaian karyawan, laporan indikator mutu, laporan
evaluasi program kerja instalasi laboratorium, laporan kebutuhan karyawan, laporan
kejadian K3RS, dll.
3) Laporan Tahunan
Laporan tahunan biasanya dilakukan setiap akhir tahun. Tujuan laporan tahunan ini untuk
mengevalusi seluruh laporan harian dan bulanan sehingga dapat dilihat total kegiatan
yang berlangsung dalam pelayanan laboratorium sehingga dapat dilakukan tindak lanjut
dari evaluasi laporan tahunan ini. Laporan tahunan kegiatan pelayanan laboratorium dapat
berupa rekapitulasitotal pasien yang melakukan pemeriksaan hematologi, kimia klinik,
urnalisa, feaces, bakteriologi, elektrolit dll, rekapitulasi laporan total keluhan pasien,
rekapitulasi indikator mutu, dll.
4) Laporan khusus ( misalnya : KLB,HIV,NAPZA dll )
5) Laporan pemeriksaan
a) Tanggung jawab managemen untuk membuat format hasil :
Managemen laboratorium harus membuat format laporan hasil pemeriksaan. Format
laporan dan cara mengkomunikasikannya kepada pemakai harus ditentukan dengan
mendiskusikannya dengan pengguna jasa laboratorium.
b) Penyerahan hasil tepat waktu
Managemen laboratorium ikut bertanggung jawab atas diterimanya hasil pemeriksaan
kepada orang yang sesuai dalam waktu yang disepakati.
c) Komponen laporan hasil pemeriksaan
Hasil harus dapat dibaca tanpa kesalahan dalam tulisan, dan dilaporkan kepada orang
yang diberi wewenang untuk menerima dan menggunakan informasi medis. Laporan
setidaknya harus mencakup hal hal berikut :
Identifikasi dari pemeriksaan yang jelas dan tidak ragu ragu, termasuk prosedur
pengukuran bila perlu
Identifikasi laboratorium yang menerbitkan laporan
Identifikasi khas dan bila mungkin lokasi pasien serta tujuan dari laporan
Nama atau identitas khas lain dari pemohon dan alamat pemohon
Tanggal dan waktu pengumpulan sampel primer, apabila tersedia dan relevan
dengan pelayanan pasien, serta waktu penerimaan oleh laboratorium
Tanggal dan waktu penerbitan laporan. Jika tidak tercantum pada laporan, tanggal
dan waktu penerbitan laporan harus dapat diperoleh dengan segera bila diperlukan
Sumber dan sistem organ sampel primer. Misalnya : darah vena,pus
Bila dapat digunakan, hasil pemeriksaan dilaporkan dalam unit Standar
Internasional atau telusur hingga unit Standar Internasional
Interval acuan biologis, apabila dapat digunakan
Interpretasi hasil, apabila sesuai
Identifikasi dari petugas yang diberi wewenang mengeluarkan hasil
Jika relevan, hasil asli dan hasil yang diperbaiki
Apabila mungkin, tandatangan atau otorisasi dari petugas yang memeriksa atau
menerbitkan laporan