Anda di halaman 1dari 10

1.

Suatu sistem terdispersi yg terdiri dari paling sedikit 2 fase cairan yg tidak saling mencampur
disebut

A. Larutan

B. Suspensi

C. Flokulasi

D. Emulsi

E. Deflokulasi

2. Emulgator adalah

A. Bahan yg digunakan untuk mempercepat proses terjadinya emusi

B. Suatu bahan yg digunakan untuk menstabilkan emulsi

C. Zat tambahan dalam pembuatan emulsi

D. Zat yg memperlambat terjadinya emulsi

E. Fase minyak dan air pada emulsi

3. Bagian dari emulsi yg suka pada air disebut

A. Lipofilik

B. Hidrofobik

C. Hidrofilik

D. Lipofilik

E. Creaming

4. Berikut yang termasuk metode pembuatan emulsi adalah

A. Metode inversi

B. Metode botol
C. Creaming

D. Flokulasi

E. Cracking

5. Tween dan span merupakan surfaktan golongan

A. Surfaktan an ionic

B. Surfaktan kationik

C. Surfaktan non ionic

D. Surfaktan amfoterik

E. Surfaktan

6. Terjadinya kelompok-kelompok globul yang letaknya tidak beraturan dalam suatu emulsi
disebut

A. Flokulasi

B. Creaming

C. Koalesen

D. Demulsifikasi

E. Breaking

7. Dibawah ini faktor-faktor yang mempengaruhi emulsi, kecuali..

A. Pengocokan

B. Suhu

C. Kestabilan dipercepat

D. pH

E. Semua benar
9. Bagian dari emulgator yang suka pada lemak disebut..

A. Lipofilik

B. Hidrofilik

C. Lipofobik

D. Ligofilik

E. Semua salah

10. Yang manakah metode dibawah ini yang dapat digunakan untuk menilai efesiensi emulgator

A. Metode gom basah

B. Metode botol

C. Metode HLB

D. Metode gom kering

E. Metode disperse

11. Definisi emulsi berdasarkan FI IV adalah

A. Sediaan berupa campuran terdiri dari dua fase cairan dalam sistem disperse

B. Sediaan yang mengandung dua zat yang tidak tercampur,biasanya air dan minyak, dimana
cairan yang satu terdispersi menjadi butir-butir kecil dalam cairan yang lain.

C. Sediaan yang mengandung bahan obat cair atau larutan obat,terdispersi dalam cairan
pembawa,distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok.

D. Sistem dua fase yang alah satu cairanya terdisfersi dalam cairan yang lain dalam
bentuk tetesan kecil.

E. Sediaan yang mengandung minyak


12. Emulsi yang terdiri atas butiran air yang tersebar atau terdispersi kedalam minyak , air
sebagai fase internal dan minyak sebagai fase eksternal adalah tipe emulsi ..

A. W/O

B. O/W

C. W & O

D. W & W

E. O & O

13. Teori emulsi dimana emulgator akan diserap pada batas antara air dan minyak,sehingga
terbentuk lapisan film yang akan membungkus partikel fase dispers atau fase internal dinamakan
teori ..

A. Teori tegangan permukaan (surface tension)

B. Teori orientasi bentuk baji (oriented wedge)

C. Teori film plastik (interfacial film)

D. Teori lapisan listrik rangkap (Electrik double layer)

E.Teori Electric Dobble Layer

14. Emulgator seolah- olah menjadi tali pengikat antara air dan minyak dan akan membuat suatu
keseimbangan, teori tersebut merupakan teori terbentuknya emulsi yaitu...

A. Teori tegangan permukaan

B. Teori orientasi bentuk baji

C. Teori film plastik

D. Teori lapisan listrik rangkap

E.Teori Ionisasi
15. Dibawah ini yang bukan termasuk emulgator adalah.....

A. Bentonit

B. Tween 80

C. Natrium Benzoat

D. Gom arab

E. Span 20

16. Metode pembuatan emulsi yang digunakan untuk emulsi dari bahan-bahan menguap dan
minyak-minyak dengan kekentalan yang rendah adalah ....

A. Metode kontinental

B. Metode gom basah

C. Metode gom kering

D. Metode botol forbes

E. Metode disperse

17. Emulgator termasuk komponen dasar emulsi, berfungsi untuk menstabilkan emulsi.

dibawah ini termasuk dalam emulgator buatan, kecuali :

A. Span 20, 40, 80.

B. Tween 20, 40, 60, 80.

C. Metil selulosa

D. Sabun

E. Tween 80
18. Dalam formula pembuatan emulsi terdapat dua zat yang tidak bercampur yang mempunyai
fase minyak dalam air atau air dalam minyak, berikut ini teknik cara pembuatan emulsi, Kecuali:

A. Metode basah

B. Metode kering

C. Metode botol

D. Metode HLB.

E. Metode dispersible

19. Emulgator berfungsi sebagai pengikat antara air dan minyak yang membentuk suatu
kesimbangan (HLB) antara kelompok hidrofil dan lipofil, makin besar HLB makin hidrofil,
makin kecil HLB makin lipofil, teori emulsifikasi tersebut termasuk :

A. Teori tegangan permukaan

B. Teori orientasi bentuk baji

C. Teori interpelasi film.

D. Teori elektrik double layer

E. Teori Ionisasi

20. Emulsi menjadi tidak stabil jika mengalami hal dibawah ini :

A. Creaming

B. Cracking-koalesen

C. Inversi

D. Irreversible

E. Semua benar
21. R/ Twen 80 70% (HLB = 15)

Span 80 30% (HLB=4,5)

berapa HLB campuran dari surfaktan tersebut :

A. 10,85
B. 11,85
C. 12,85
D. 13,85

22. Dalam kestabilan emulsi terjadi peristiwa berubahnya tipe emulsi o/w menjadi w/o secara
tiba-tiba dan sebaliknya yang bersifat ireversibel desebut........
A. Creaming
B. Cracking
C. Koalesensi
D. Inversi fase
E. Cake

23. Berikut ini pernyataan yang benar tentang emulsi, kecuali..


A. Dipergunakan sebagai obat dalam / per oral. Umumnya emulsi tipe o/w

B. Zat pengemulsi (emulgator) yang digunakan PGA

C. Sediaan yang terdispersi kedalam cairan pembawa

D. Molekul emulgator bersifat hidrofilik dan lipofilik

E. Sediaan berupa campuran terdiri dari dua fase cairan dalam sistem disperse

24. Teori emulsi yang menjelaskan bahwa emulsi seolah-olah tiap partikel minyak dilindungi
oleh dua benteng lapisan listrik yang saling berlawanan adalah..

A. Teori Electric Double Layer

B. Teori Interparsial Film

C. Teori Orientasi Bentuk Baji

D. Teori Tegangan Permukaan

E. Ionisasi

25. Dibawah ini kelompok emulgator golongan surfaktan, kecuali

A. Natrium lauryl sulfat

B. Senyawa ammonium kuartener

C. Protein

D. Adeps Lanae

E. A dan B salah

26. Peristiwa terbentuknya dua lapisan emulsi yang memiliki viskositas yang berbeda dan
bersifat reversible (dapat didistribusikan lagi melalui pengocokan) disebut ........
A. Creaming
B. Cracking
C. Koalesensi
D. Inversi fase
E. Cake

27. Zat cair dalam emulsi yang berfungsi sebagai bahan dasar / bahan pendukung emulsi
disebut....
A. Fase dispersi
B. Fase internal
C. Fase diskontinue
D. Fase luar
E. Emulgator

28. Kerusakan emulsi akibat penambahan larutan NaCl disebut.....

A. Inversi
B. Caking
C. Cracking
D. Creaming
E. Crumbling

29. Bahan berikut dapat digunakan sebagai pengawet dalam pembuatan emulsi.....

A. Asam sitrat

B. Asam gallat
C. Metil paraben

D. Alpha tokoferol

E. Asam askorbat

30. Tujuan pemakain emulsi yaitu ...


A. Dipergunakan sebagai obat dalam dan obat luar
B. Dipergunakan sebagai injeksi
C. Dipergunakan sebagai penyakit kulit
D. Dipergunakan untuk sakit gigi
E. Benar Semua