Anda di halaman 1dari 2

LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK LOKASI SATUAN

DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FT UGM Desa Giyanti, Kecamatan Sambong Batupasir gampingan
Pemeriksa : Ria Nur Andini No. Lokasi STA 10 Bagian
Jenis Batuan : Sedimen Mix-silisiklastik No. Peraga 13.63.010 Batupasir gampingan
Nama Lapangan : Batupasir Gampingan Nama Batuan: Micritic Sandstone (Mount,1985)

Nikol Sejajar ( Perbesaran 40x) Deskripsi Petrografi :

1 2 3 4 5 6 7 Sayatan tipis pada kenampakan nikol sejajar (//)


berwarna coklat muda dan pada kenampakan nikol
A
bersilang (X) berwarna a b u - a b u g e l a p . Pada
B kenampakan sayatan batuan terdiri dari komponen
C silisiklastik sebanyak 75% dan komponen karbonat
25 %. Komponen silisiklastik terdiri dari butiran
D sebanyak 60% dan matrik sebanyak 15%. Ukuran
E butirannya berkisar antara 0,1mm-0,5mm sedangkan
F ukuran matrik <0,03mm. Batuan memiliki tekstur
grain supported, dengan sortasi buruk, bentuk butir
G subrounded-rounded, kemas terbuka, hubungan antar
butir floating mass,point contact jenis porositas
Nikol Bersilang (Perbesaran 40x) intracorpuscules. Komposisi fragmen terdiri dari
kuarsa, glaukonit dan fragmen foraminifera.
1 2 3 4 5 6 7 Komposisi matrik berupa material silisiklastik
A berukuran pasir sangat halus hingga lanau. Komposisi
B Sparit berupa material karbonat ukuran lempung.

C Deskripsi Komposisi :
D Fragmen :
E 1. Kuarsa (D4)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), kuarsa
F memiliki warna kuning kecoklat-coklatan
translucent, ukuran mineral 0,1-0,8 mm, relief
G rendah, bentuk tabular euhedral, belahan dan
pecahan t i d a k t e r l i h a t , tidak ada
Keping Gips (Perbesaran 40x) pleokroisme, transparan, inklusi tidak ada. Pada
1 2 3 4 5 6 7 kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
memiliki warna interferensi abu - abu (orde 1),
A
gelapan bergelombang, tidak ada kembaran
B kelimpahannya adalah 15 %.
C 2. Glaukonit (D2)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral
D
memiliki warna hijau, ukuran mineral
E 1mm, relief sedang, bentuk tabular, belahan
F dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , pleokroisme
rendah, translusen, inklusi tidak ada. Pada
G kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
memiliki warna interferensi hijau gelap (orde 2),
kelimpahannya adalah 45 %.
3. Fosil foraminifera (F3, G6, D6)
61
Pada kenampakan nikol sejajar (//) butiran
memiliki warna colorless ukuran fosil 0,5mm -
1mm, relief sedang, bentuk bulat-elips, belahan
dan pecahan t i d a k a d a , tidak ada
pleokroisme, translusen. Pada kenampakan nikol
bersilang (X), fosil memiliki warna interferensi
abu-abu (orde 1), gelapan dan kembaran tidak
ada, kelimpahannya adalah
16 %.

Matrik :
1. Material silisiklastik berukuran lanau-lempung
Pada kenampakan nikol sejajar (//), berwarna
coklat, ukuran butir <0,03mm, relief rendah,
bentuk, belahan dan pecahan t i d a k
t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme, translusen.
Pada kenampakan nikol bersilang (X),
berwarna interferensi coklat muda,
kelimpahannya adalah 15 %.
Sparit :
Material karbonat berukuran lempung-lanau Pada
kenampakan nikol sejajar (//), berwarna putih,
ukuran butir <0,03mm, relief rendah, bentuk,
belahan dan pecahan t id ak t er lihat ,
tidak ada pleokroisme, translusen. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), berwarna
interferensi putih, kelimpahannya adalah 9 %.

62