Anda di halaman 1dari 2

LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK LOKASI SATUAN

DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FT UGM Desa Giyanti, Kecamatan Sambong Batupasir gampingan
Pemeriksa : Ria Nur Andini No. Lokasi STA 29 Bagian
Jenis Batuan : Sedimen Mix-silisiklastik No. Peraga 13.63.029 Batupasir gampingan
Nama Lapangan : Batupasir Gampingan Nama Batuan: Micritic Sandstone (Mount,1985)

Nikol Sejajar ( Perbesaran 40x) Deskripsi Petrografi :

1 2 3 4 5 6 7 Sayatan tipis pada kenampakan nikol sejajar (//)


berwarna coklat muda dan pada kenampakan nikol
A bersilang (X) berwarna a b u - a b u g e l a p . Pada
B kenampakan sayatan batuan terdiri dari komponen
silisiklastik sebanyak 65% dan komponen karbonat
C 35 %. Komponen silisiklastik terdiri dari butiran
sebanyak 60% dan matrik sebanyak 15%. Ukuran
D
butirannya berkisar antara 0,1mm-0,5mm sedangkan
E ukuran matrik <0,03mm. Batuan memiliki tekstur
matrik supported, dengan sortasi buruk, bentuk butir
F
subrounded-rounded, kemas terbuka, hubungan antar
G butir floating mass,point contact jenis porositas
intracorpuscules. Komposisi fragmen terdiri dari
Nikol Bersilang (Perbesaran 40x) kuarsa, glaukonit dan fosil foraminifera. Komposisi
matrik berupa material silisiklastik ukuran lanau -
1 2 3 4 5 6 7
lempung. Komposisi sparit berupa material karbonat
A ukuran lanau lempung.
B
Deskripsi Komposisi :
C Fragmen :
D 1. Kuarsa (D7, A7)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), kuarsa
E
memiliki warna kuning kecoklat-coklatan,
F ukuran mineral 0,1-0,2mm, relief rendah,
bentuk tabular euhedral, belahan dan pecahan t i
G d a k t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme,
transparan, inklusi tidak ada. Pada kenampakan
Keping Gips (Perbesaran 40x) nikol bersilang (X), mineral ini memiliki warna
1 2 3 4 5 6 7 interferensi abu - abu (orde 1), gelapan
A bergelombang, tidak ada kembaran
kelimpahannya adalah 20%.
B 2. Glaukonit (B2,3)
C Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral
D memiliki warna hijau, ukuran mineral
1mm, relief sedang, bentuk tabular, belahan
E dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , pleokroisme
F rendah, translusen, inklusi tidak ada. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
G memiliki warna interferensi hijau gelap (orde 2),
kelimpahannya adalah 30 %.
3. Fosil foraminifera (D3)
Pada kenampakan nikol sejajar (//) butiran
memiliki warna colorless ukuran fosil 0,5mm -

65
1mm, relief sedang, bentuk bulat-elips, belahan
dan pecahan t i d a k a d a , tidak ada
pleokroisme, translusen. Pada kenampakan nikol
bersilang (X), fosil memiliki warna interferensi
abu-abu (orde 1), gelapan dan kembaran tidak
ada, kelimpahannya adalah
25%.

Matrik :
Material silisiklastik berukuran lanau-lempung
Pada kenampakan nikol sejajar (//), berwarna
coklat, ukuran butir <0,03mm, relief rendah,
bentuk, belahan dan pecahan t i d a k
t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme, translusen.
Pada kenampakan nikol bersilang (X),
berwarna interferensi coklat muda,
kelimpahannya adalah 15 %.
Sparit :
Material karbonat berukuran lempung-lanau Pada
kenampakan nikol sejajar (//), berwarna putih,
ukuran butir <0,03mm, relief rendah, bentuk,
belahan dan pecahan t id ak t er lihat ,
tidak ada pleokroisme, translusen. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), berwarna
interferensi putih, kelimpahannya adalah 10 %.

66