Anda di halaman 1dari 2

LABORATORIUM GEOLOGI OPTIK LOKASI SATUAN

DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI FT UGM Desa Bleboh, Kecamatan Jiken Batupasir gampingan
Pemeriksa : Ria Nur Andini No. Lokasi STA 46 Bagian
Jenis Batuan : Sedimen Mix-silisiklastik No. Peraga 13.63.046 Batugamping pasiran
Nama Lapangan : Batugamping pasiran Nama Batuan: Sandy allochem limestone (Mount,1985)

Nikol Sejajar ( Perbesaran 40x) Deskripsi Petrografi :

1 2 3 4 5 6 7 Sayatan tipis pada kenampakan nikol sejajar (//)


berwarna coklat muda dan pada kenampakan nikol
A bersilang (X) berwarna a b u - a b u g e l a p . Pada
B kenampakan sayatan batuan terdiri dari komponen
silisiklastik sebanyak 40 % dan komponen karbonat
C 60 %. Komponen silisiklastik terdiri dari butiran
sebanyak 25 % dan matrik sebanyak 15%.
D
Ukuran butirannya berkisar antara 0,1mm-0,5mm
E sedangkan ukuran matrik <0,05mm. Batuan memiliki
tekstur grain supported, dengan sortasi buruk, bentuk
F
butir subrounded-rounded, kemas terbuka, hubungan
G antar butir floating mass,point contact jenis porositas
intracorpuscules. Komposisi fragmen terdiri dari
Nikol Bersilang (Perbesaran 40x) kuarsa, glaukonit dan fosil foraminifera. Komposisi
matrik berupa material silisiklastik ukuran lanau -
1 2 3 4 5 6 7
lempung. Komposisi sparit berupa material karbonat
A ukuran lanau lempung.
B
Deskripsi Komposisi :
C Fragmen :
D 1. Kuarsa (F6)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), kuarsa
E
memiliki warna bening kecoklat-coklatan,
F ukuran mineral 0,1-0,2mm, relief rendah,
bentuk tabular euhedral, belahan dan pecahan t i
G d a k t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme,
transparan, inklusi tidak ada. Pada kenampakan
Keping Gips (Perbesaran 40x) nikol bersilang (X), mineral ini memiliki warna
1 2 3 4 5 6 7 interferensi abu - abu (orde 1), gelapan
bergelombang, tidak ada kembaran
A
kelimpahannya adalah 12 %.
B 2. Glaukonit (B4)
C Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral
memiliki warna hijau, ukuran mineral
D
1mm, relief sedang, bentuk tabular, belahan
E dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , pleokroisme
F rendah, translusen, inklusi tidak ada. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
memiliki warna interferensi hijau gelap (orde 2),
G
kelimpahannya adalah 15 %.
3. Fosil foraminifera (C2)
Pada kenampakan nikol sejajar (//) butiran
memiliki warna colorless ukuran fosil 0,5mm -

71
1mm, relief sedang, bentuk bulat-elips, belahan
dan pecahan t i d a k a d a , tidak ada
pleokroisme, translusen. Pada kenampakan nikol
bersilang (X), fosil memiliki warna interferensi
abu-abu (orde 1), gelapan dan kembaran tidak
ada, kelimpahannya adalah 50 %.
4. Mineral Opak (A2)
Pada kenampakan nikol sejajar (//), mineral opak
memiliki warna hitam, ukuran mineral 0,1-
0,3 mm, relief rendah, bentuk tabular euhedral,
belahan dan pecahan t i d a k t e r l i h a t , tidak
ada pleokroisme, opak, inklusi tidak ada (D4).
Pada kenampakan nikol bersilang (X), mineral ini
tidak memiliki warna interferensi, gelapan tidak
ada, tidak ada kembaran kelimpahannya adalah 3
%.

Matrik :
Material silisiklastik berukuran lanau-lempung
Pada kenampakan nikol sejajar (//), berwarna
coklat, ukuran butir <0,03mm, relief rendah,
bentuk, belahan dan pecahan t i d a k
t e r l i h a t , tidak ada pleokroisme, translusen.
Pada kenampakan nikol bersilang (X),
berwarna interferensi coklat muda,
kelimpahannya adalah 10 %.
Sparit :
Material karbonat berukuran lempung-lanau Pada
kenampakan nikol sejajar (//), berwarna putih,
ukuran butir <0,03mm, relief rendah, bentuk,
belahan dan pecahan t id ak t er lihat ,
tidak ada pleokroisme, translusen. Pada
kenampakan nikol bersilang (X), berwarna
interferensi putih, kelimpahannya adalah 10 %.

72