Anda di halaman 1dari 34

Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro

Tahun Anggaran 2015

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA


PADA LAPORAN BARANG KUASA PENGGUNA SEMESTERAN
PERIODE TAHUN ANGGARAN 2015

I. PENDAHULUAN
1. DASAR HUKUM
a) Undang-Undang No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
b) Undang-Undang No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
c) Undang-Undang No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung
Jawab Keuangan;
d) Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan;
e) Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah
sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2014;
f) Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2006 tetang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi
Pemerintah;
g) Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan
sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005;
h) Peraturan Menteri Keuangan No.171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan
Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat;
i) Peraturan Menteri Keuangan No. 91/PMK.05/2007 tentang Bagan Akun Standar;
j) Peraturan Menteri Keuangan No. 50/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Penghapusan BMN;
k) Peraturan Menteri Keuangan No. 246/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Penggunaan BMN;
l) Peraturan Menteri Keuangan No. 120/PMK.06/2007 tentang Penatausahaan Barang Milik
Negara;
m) Peraturan Menteri Keuangan No. 102/PMK.05/2009 tentang Tata Cara Rekonsiliasi Barang
Milik Negara Dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat;
n) Peraturan Menteri Keuangan No. 29/PMK.06/2010 tentang Penggolongan dan Kodefikasi
Barang Milik Negara;
o) Peraturan Dirjen Kekayaan Negara Nomor PER-07/KN/2009 tentang Tatacara
Pelaksanaan Rekonsiliasi Data Barang Milik Negara Dalam Rangka Penyusunan Laporan
BMN dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat;
p) Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-38/PB/2006 tentang Pedoman Akuntansi
Konstruksi Dalam Pengerjaan;
q) Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-40/PB/2006 tentang Pedoman Akuntansi
Persediaan;
r) Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-55/PB/2012 tentang Pedoman Penyusunan
Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga sebagaimana telah diubah terakhir
dengan Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-42/PB/2014;

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 1


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

s) Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-80/PB/2011 tentang Penambahan dan


Perubahan Akun Pendapatan, Belanja, dan Transfer pada Bagan Akun Standar;
t) Buletin Teknis Standar Akuntansi Pemerintahan.
u) Surat Direktur Barang Milik Negara Nomor S-2/KN/2014 tanggal 2 Januari 2014 Lampiran II
mengenai Format Baru Catatan Atas Laporan Barang Milik Negara.

2. ENTITAS PELAPORAN
Balai Besar Industri Agro yang beralamat di Jl. Ir. H. Juanda No. 11 Bogor merupakan unit
pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah dan
bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI).
Tupoksi Balai Besar Industri Agro adalah melaksanakan kegiatan penelitian,
pengembangan, kerjasama, standardisasi, pengujian, sertifikasi, kalibrasi, dan
pengembangan kompetensi industry agro sesuai kebijakan teknis yang ditetapkan oleh
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri.

3. PERIODE PELAPORAN
Laporan Barang Milik Negara ini merupakan laporan untuk periode Tahun Anggaran 2015,
dimana berisi tentang laporan BMN yang dilaksanakan dari kurun waktu 1 Januari 2015
sampai dengan 31 Desember 2015.

II. KEBIJAKAN PENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARA


UU Nomor I Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan PP Nomor 6 Tahun 2006
sebagaimana telah diubah oleh PP Nomor 27 Tahun 2014 menyatakan bahwa BMN adalah
semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan
lainnya yang sah. Berdasarkan PP tersebut diatas, barang yang berasal dari perolehan lainnya
yang sah meliputi :
1. Barang yang diperoleh dari hibah/ sumbangan atau yang sejenis;
2. Barang yang diperoleh sebagai pelaksanaan dari perjanjian/ kontrak;
3. Barang yang diperolah berdasarkan ketentuan undang-undang; atau
4. Barang yang diperoleh berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan
hokum tetap.

BMN yang telah diperoleh tersebut harus dicatat dan dilaporkan sesuai dengan asas-asas
pengelolaan BMN, yaitu fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas dan
kepastian nilai.
Akuntabilitas pengelolaan BMN tercermin dari pelaporan BMN secara periodic dan tepat
waktu, yang dimulai dari pencatatan, penggolongan dan penyajiannya secara sistematis dalam
suatu set informasi sesuai dengan ketentuan. Penatausahaan BMN Kementerian Perindustrian
bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi dan mendukung tertib pengelolaan BMN yang
meliputi penatausahaan pada Pengguna/ Kuasa Pengguna Barang di lingkungan Kementerian

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 2


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Perindustrian sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.06/2007 tentang


Penatausahaan Barang Milik Negara.
LBP sebagai output utama penatausahaan dari pengguna barang, merupakan media
pertanggungjawaban pengelolaan BMN yang dilakukan oleh pengguna barang dalam suatu
periode tertentu, yang dapat digunakan sebagai sumber informasi dalam pengambilan
keputusan masa depan (prediction value) terkait BMN. LBP juga menjadi bahan untuk
menyusun neraca barang milik Negara yang menjadi bagian dari Laporan Keuangan
Kementerian Perindustrian.
Agar dapat dimanfaatkan sebagaimana uraian di atas, maka informasi yang disajikan
dalam LBP harus memenuhi karakteristik kualitatif seuatu laporan, yaitu relevan, andal, dapat
dibandingkan, dan dapat dipahami. Laporan dikatakan relevan apabila informasi yang
terkandung di dalamnya dapat dihubungkan dengan maksud penggunaannya. Informasi yang
relevan memiliki manfaat umpan balik (feedback value), memiliki manfaat prediktif (predictive
value), disajikan tepat waktu dan disajikan selengkap mungkin, yaitu mencakup semua
informasi yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.
Laporan dikatakan andal apabila informasi yang disajikan dalam laporan tersebut bebas
dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material, menyajikan setiap fakta secara
jujur, serta dapat diverifikasi. Keandalan suatu laporan juga dicerminkan pada penyajian
informasi yang diarahkan pada kebutuhan umum dan tidak berpihak pada kebutuhan pihak
tertentu.
Informasi yang termuat dalam suatu laporan akan lebih berguna jika dapat dibandingkan
dengan laporan periode sebelumnya atau laporan pengguna lain pada umumnya.
Perbandingan dapat dilakukan baik secara internal maupun eksternal.
Agar dapat dipahami oleh penggunanya, maka informasi yang disajikan pada suatu laporan
dinyatakan dalam bentuk serta istilah yang disesuaikan dengan batas pemahaman para
pengguna laporan.
Dalam rangka mencapai kualitas LBP sebagaimana persyaratan kualitatif tersebut, maka
dalam pencatatan dan pelaporan BMN dilaukan kepatuhan pada hal-hal berikut :
1. Penyeragaman penggolongan dan kodefikasi barang.
2. Penyajian BMN sesuai Bagan Akun Standar (BAS).
3. Kebijakan kapitalisasi BMN.
4. Rekonsiliasi BMN.

1. Penyeragaman Penggolongan dan Kodefikasi Barang


Penggolongan dan kodefikasi BMN digunakan untuk memudahkan dalam melakukan
akuntansi, pelaporan dan inventaris BMN. Kodefikasi BMN yang seragam dan diterapkan
secara menyeluruh pada setiap Kuasa Pengguna dan Pengguna BMN akan menjamin
bahwa informasi yang disajikan LBP dapat dibandingkan dan mudah dipahami karena
menggunakan kaidah-kaidah pengelompokan yang sama dan konsisten, baik antar periode
pelaporan maupun entitas pelaporan, yaitu Satker sebagai Kuasa Pengguna Barang.

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 3


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Dalam PMK Nomor 97/PMK.06/2007 diatur pemberian kode BMN sesuai dengan
penggolongan dan kodefikasi masing-masing BMN. Selain itu, dalam rangka harmonisasi
penyajian BMN dalam penyusunan Neraca BMN dan Laporan Keuangan sesuai dengan
Standar Akuntansi Pemerintah, kodefikasi BMN diselaraskan dengan Bagan Akun Standar.
Sesuai dengan PMK Nomor 29/OMK.06/2010, BMN diklasifikasikan ke dalam 8
(delapan) golongan barang, yaitu Persediaan, Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan
Bangunan, Jalan, Irigasi dan Jaringan, Aset Tetap Lainnya, Konstruksi Dalam Pengerjaan,
dan Aset Tak Berwujud. Masing-masing golongan barang tersebut terbagi atas bidang
barang, yang kemudian terbagi lagi atas sub-sub barang.
Pelaporan BMN pada tingkat Kuasa Pengguna Barang (Satuan Kerja) disajikan mulai
dari tingkat golongan barang sampai dengan tingkat sub-sub kelompok barang. Sedangkan
pelaporan BMN pada tingkat wilayah dan / atau Eselon I, disajikan mulai dari tingkat barang
sampai dengan sub kelompok barang, dan pada tingkat pengguna barang (K/L) laporan
disajikan mulai dari tingkat golongan sampai dengan kelompok barang. Penggolongan dan
Kodefikasi BMN ini diatur dalam PMK Nomor 29/PMK.06/2010 tentang Penggolongan dan
Kodefikasi BMN.

2. Penyajian BMN Sesuai Bagan Akun Standar (BAS)


Salah satu tujuan penyusunan laporan BMN adalah sebagai bahan untuk penyusunan
neraca Kementerian Perindustrian. Oleh karena itu, agar relevan dengan tujuannya, maka
pelaporan BMN, dalam hal ini, harus disajikan sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan
neraca, antara lain dengan menyesuaikan penggolongan dan kodefikasi BMN berdasarkan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 29/PMK.06/2010 sebagaimana telah diuraikan di atas
menjadi penggolongan sesuai dengan akun neraca sebagaimana diatur dalam Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.05/2007 tentang Bagan Akun Standar. Penyesuaian ini
menghasilkan penyajian BMN dalam pos-pos neraca yaitu Persediaan, Aset Tetap dan
Aset Lainnya.
Persediaan merupakan aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang
dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan barang-barang yang
dimaksudkan untuk dijual dan/ atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada
masyarakat.
Aset Tetap merupakan aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12
(dua belas) bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh
masyarakat umum. Aset tetap dijabarkan dalam akun-akun yang disusun berdasarkan
kesamaan sifat atau fungsinya dalam aktivitas operasi, yaitu (a) Tanah, (b) Peralatan dan
Mesin, (c) Gedung dan Bangunan, (d) Jalan, Irigasi dan Jaringan, (e) Aset Tetap Lainnya,
dan (f) Konstruksi Dalam Pengerjaan.
Aset Lainnya merupakan aset pemerintah selain aset lancar, investasi jangka panjang,
asset tetap dan dana cadangan. Aset Lainnya antara lain terdiri dari akun Aset Tak
Berwujud dan Aset Lain-lain. Aset Tak Berwujud adalah aset non keuangan yang dapat

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 4


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

diidentifikasikan dan tidak mempunyai wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam
menghasilkan barang/ jasa atau digunakan untuk tujuan lainnya termasuk hak atas
kekayaan intelektual. Aset Lain-lain adalah akun untuk mencatat aset lainnya yang tidak
dapat dikelompokkan ke dalam Aset Tak Berwujud. Contoh dari aset lain-lain adalah aset
tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif pemerintah.
Dengan kata lain, lingkup Aset Lainnya dalam LBP hanya mencakup nilai BMN yang
secara substansi diklasifikasikan sebagai Aset Lainnya. Hal ini berbeda dengan penyajian
Aset Lainnya dalam Laporan Keuangan, yang meliputi penyajian BMN dari non BMN
seperti piutang K/L yang dialihkan, aset yang dibatasi penggunaannya (restricted assets) ,
dan lain sebagainya.

3. Kebijakan Kapitalisasi BMN


Sesuai dengan Lampiran VII Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.06/2007.
diatur bahwa BMN disajikan sebagai intrakomptabel dan ekstrakomptabel. Intrakomptabel
adalah BMN yang memenuhi syarat kapitalisasi dan disajikan dalam neraca pemerintah
pusat, sedangkan ekstrakomptabel adalah BMN yang tidak memenuhi syarat kapitalisasi
dan biasanya hanya disajikan dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK). Suatu BMN
dinyatakan memenuhi syarat kapitalisasi apabila memenuhi batasan minimum jumlah biaya
kapitalisasi (capitalization thresholds), yaitu :
a. BMN berupa gedung dan bangunan yang nilainya Rp 10.000.000,- atau lebih;
b. BMN berupa peralatan dan mesin serta alat olahraga yang nilainya Rp 300.000,-
atau lebih;
c. BMN berupa tanah, jalan, irigasi dan jaringan, koleksi perpustakaan, dan barang
bercorak kesenian, yang nilainya Rp 1 atau lebih.
Kebijakan kepitalisasi BMN berkaitan erat dengan penyajian BMN dalam neraca
pemerintah, untuk setiap jenjang pelaporan.

4. Rekonsiliasi Nilai BMN


Rekonsiliasi ditujukan untuk memastikan bahwa setiap transaksi/ kejadian yang
berpengaruh terhadap nilai BMN telah dicatat, diklasifikasikan, disajikan, dan diungkapkan
dalam laporan BMN secara tepat dan memadai, sehingga diperoleh laporan dengan
kualifikasi relevan, andal, dapat dibandingkan dan dapat dipahami.
Oleh karena itu, mekanisma rekonsiliasi BMN harus dilakukan pada setiap jenjang
pelaporan secara periodik, dimulai dari rekonsiliasi internal pada tingkat Kuasa Pengguna
Barang (KPB), rekonsiliasi eksternal antara KPB dengan Pengelola Barang, dan
rekonsiliasi Internal Bendahara Umum Negara, yang dilakukan secara berjenjang
sebagaimana tersaji pada diagram berikut :

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 5


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

III. PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN


Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran Tahun Anggaran 2015 merupakan
laporan yang mencakup seluruh aspek BMN yang ditatausahakan dan dikelola oleh Balai Besar
Industri Agro (BBIA).
Nilai BMN gabungan (intrakomptabel dan ekstrakomptabel) yang disajikan pada Tahun
Anggaran 2015 ini adalah sebesar Rp 133.127.700.920,- (seratus tiga puluh tiga milyar seratus dua
puluh tujuh juta tujuh ratus ribu sembilan ratus dua puluh rupiah), yang terdiri dari : 1). Persediaan
senjumlah Rp 544.029.095,- (lima ratus empat puluh empat juta dua puluh sembilan ribu sembilan
puluh lima rupiah), 2). Aset Tetap Intrakomptabel sejumlah Rp 132.188.151.078,- (seratus tiga
puluh dua milyar seratus delapan puluh delapan juta seratus lima puluh satu ribu tujuh puluh
delapan rupiah), 3). Aset Tetap Ekstrakomptabel sejumlah Rp 178.682.747,- (seratus tujuh puluh
delapan juta enam ratus delapan puluh dua ribu tujuh ratus empat puluh tujuh rupiah), 4). Aset Tak
Berwujud berupa software sejumlah Rp 150.338.000,- (seratus lima puluh juta tiga ratus tiga puluh
delapan ribu rupiah), 5). Aset Tak Berwujud berupa software yang tidak dgunakan sejumlah Rp
66.500.000,- (enam puluh enam juta lima ratus rupiah).
Nilai BMN berupa saldo awal laporan sebesar Rp 125.595.517.586,- (seratus dua puluh lima
milyar lima ratus sembilan puluh lima juta lima ratus tujuh belas ribu lima ratus delapan puluh enam
rupiah) yang terdiri : 1). Persediaan sejumlah Rp 433.414.760,- (empat ratus tiga puluh tiga juta
empat ratus empat belas ribu tujuh ratus enam puluh rupiah), 2). Aset Tetap Intrakomptabel
sejumlah Rp 124.864.374.554,- (seratus dua puluh empat milyar delapan ratus enam puluh empat
juta tiga ratus tujuh puluh empat ribu lima ratus lima puluh empat rupiah), 3). Aset Tetap
Ekstrakomptabel sejumlah Rp 178.216.272,- (seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus enam
belas ribu dua ratus tujuh puluh rupiah), 4). Aset Tak Berwujud sejumlah Rp 119.512.000,- (seratus
sembilan belas juta lima ratus dua belas ribu rupiah).
Nilai mutasi yang terjadi selama Tahun Anggaran 2015 adalah mutasi tambah sebesar Rp
11.685.035.440,- (sebelas milyar enam ratus delapan puluh lima juta tiga puluh lima ribu empat

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 6


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

ratus empat puluh rupiah) dan mutasi kurang sebesar Rp 4.360.792.441,- (empat milyar tiga ratus
enam puluh juta tujuh ratus sembilan puluh dua ribu empat ratus empat puluh satu rupiah).
Nilai mutasi BMN tersebut berasal dari transaksi keuangan dan transaksi non-keuangan.
Mutasi BMN yang berasal dari transaksi keuangan merupakan penambahan nilai BMN yang
berasal dari perolehan dan/atau penambahan BMN yang berasal dari pembiayaan APBN selama
periode tahun berjalan, sedangkan transaksi non-keuangan merupakan transaksi penambahan dan
pengurangan atas BMN yang berasal dari pembiayaan selain APBN periode tahun berjalan.
Laporan BMN ini disusun menggunakan sistem aplikasi sebagai alat bantu guna
mempermudah dalam melakukan Penatausahaan BMN. Laporan BMN ini terdiri atas:
1. Neraca;
2. Laporan Barang Persediaan;
3. Laporan Aset Tetap (Intrakomptabel, Ekstrakomptabel, dan Gabungan);
4. Laporan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP);
5. Laporan Aset Tak Berwujud;
6. Laporan Penyusutan;
7. Catatan atas Laporan Barang Milik Negara;
8. Berita Acara Rekonsiliasi (BAR) internal SAK-SIMAK pada Balai Besar Industri Agro
(BBIA); dan
9. Arsip Data Komputer (ADK).

IV. RINGKASAN BARANG MILIK NEGARA PER TAHUN ANGGARAN 2015


1. Saldo Awal Tahun Anggaran 2015
Nilai BMN per 1 Januari 2015 menurut Balai Besar Industri Agro (BBIA) adalah sebesar Rp
125.595.517.586,- (seratus dua puluh lima milyar lima ratus sembilan puluh lima juta lima
ratus tujuh belas ribu lima ratus delapan puluh enam rupiah) yang terdiri : 1). Persediaan
sejumlah Rp 433.414.760,- (empat ratus tiga puluh tiga juta empat ratus empat belas ribu
tujuh ratus enam puluh rupiah), 2). Aset Tetap Intrakomptabel sejumlah Rp
124.864.374.554,- (seratus dua puluh empat milyar delapan ratus enam puluh empat juta
tiga ratus tujuh puluh empat ribu lima ratus lima puluh empat rupiah), 3). Aset Tetap
Ekstrakomptabel sejumlah Rp 178.216.272,- (seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus
enam belas ribu dua ratus tujuh puluh rupiah), 4). Aset Tak Berwujud sejumlah Rp
119.512.000,- (seratus sembilan belas juta lima ratus dua belas ribu rupiah).

Ringkasan Mutasi Barang Milik Negara Tahun Anggaran 2015


Mutasi BMN per Tahun Anggaran 2015 adalah sebagai berikut:
a. Barang Persediaan
Saldo Persediaan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Semesteran per 31
Desember 2015 sebesar Rp 544.029.095,- (lima ratus empat puluh empat juta dua
puluh sembilan ribu sembilan puluh lima rupiah), jumlah tersebut terdiri dari saldo awal
sebesar Rp 433.414.760,- (empat ratus tiga puluh tiga juta empat ratus empat belas
ribu tujuh ratus enam puluh rupiah) dan total mutasi persediaan selama periode

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 7


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

laporan sebesar Rp 110.614.335,- (seratus sepuluh juta enam ratus empat belas ribu
tiga ratus tiga puluh lima rupiah).
Jumlah tersebut dapat dirinci sebagai berikut:
Saldo Awal Mutasi Saldo Akhir
Uraian
(Rp) (Rp) (Rp)
117111 Barang Konsumsi 107.766.850 92.595.120 200.361.970
117113 Bahan untuk 13.762.350 4.121.450 17.883.800
Pemeliharaan
117114 Suku Cadang 916.000 5.484.000 6.400.000
117131 Bahan Baku 306.958.060 10.824.765 317.782.825
117119 Persediaan Lainnya 4.011.500 (2.411.000) 1.600.500
TOTAL 433.414.760 110.614.335 544.029.095

b. Tanah
Saldo Tanah pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31
2
Desember 2015 sebesar seluas 25.878 m dengan nilai Rp 40.851.149.958,- (empat
puluh milyar delapan ratus lima puluh satu juta seratus empat puluh sembilan ribu
sembilan ratus lima puluh delapan rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal tanah seluas 25.840 m2 dengan nilai sebesar Rp
40.851.149.958,- (empat puluh milyar delapan ratus lima puluh satu juta seratus empat
puluh sembilan ribu sembilan ratus lima puluh delapan rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun mutasi kurang,
namun dikarenakan adanya perbedaan luas pada surat perjanjian jual beli yang
dikeluarkan PU dan sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN, sehingga luas diubah
menjadi luas sesuai dengan BPN. (Berita Acara Perubahan Luas Tanah terlampir).

Keterangan :
Tanah dan Rumah Dinas yang berlokasi di Cikaret Bogor telah di DEM namun masih
tercatat 4 tanah rumah dinas yang belum bersertifikat dan masih bergabung dalam
Sertifikat Tanah Induk seperti berikut :
2
a. Sertifikat Tanah No.4448572 = 17.050 m
Tanah dan Rumah Dinas yang di DEM 4 Rumah = 970 m2
Sesuai dengan KIB = 16.080 m2

c. Peralatan dan Mesin


Saldo Peralatan dan Mesin pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebesar Rp 65.561.016.131,- (enam puluh lima
milyar lima ratus enam puluh satu juta enam belas ribu seratus tiga puluh satu rupiah),
jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebesar Rp 65.393.224.650,- (enam puluh
lima milyar tiga ratus sembilan puluh tiga juta dua ratus dua puluh empat ribu enam
ratus lima puluh rupiah) dan ekstrakomptabel sebesar Rp 167.791.481,- (seratus enam

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 8


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

puluh tujuh juta tujuh ratus sembilan puluh satu ribu empat ratus delapan puluh satu
rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal senilai Rp 59.231.112.723,- (lima puluh sembilan
milyar dua ratus tiga puluh satu juta seratus dua belas ribu tujuh ratus dua puluh tiga
rupiah), jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebesar Rp 59.063.174.976,- (lima
puluh sembilan milyar enam puluh tiga juta seratus tujuh puluh empat ribu sembilan
ratus tujuh puluh enam rupiah) dan ekstrakomptabel sebesar Rp 167.937.747,-
(seratus enam puluh tujuh juta sembilan ratus tiga puluh tujuh ribu tujuh ratus empat
puluh tujuh rupiah).
Mutasi tambah sebesar Rp 9.560.485.074,- (sembilan milyar lima ratus enam puluh juta
empat ratus delapan puluh lima ribu tujuh puluh empat rupiah) dan mutasi kurang
sebesar Rp 3.230.581.666,- (tiga milyar dua ratus tiga puluh juta lima ratus delapan
puluh satu ribu enam ratus enam puluh enam rupiah).

Rincian mutasi Peralatan dan Mesin per bidang barang adalah sebagai berikut :
1) Alat Besar (3.01);
Saldo Alat Besar pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per
31 Desember 2015 sebanyak 10 buah/ unit sebesar Rp 339.772.000,- (tiga ratus
tiga puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh dua ribu rupiah). Jumlah tersebut
terdiri dari intrakomptabel sebanyak 8 buah/ unit sebesar Rp 339.572.000,- (tiga
ratus tiga puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh dua ribu rupiah) dan
ekstrakomptabel sebanyak 2 buah/ unit sebesar Rp 200.000,- (dua ratus ribu
rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 10 buah/ unit sebesar Rp
339.772.000,- (tiga ratus tiga puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh dua ribu
rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 8 buah/ unit sebesar
Rp 339.572.000,- (tiga ratus tiga puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh dua
rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 2 buah/ unit sebesar Rp 200.000,- (dua
ratus ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
Dari jumlah Alat Berat di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai
berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan
(Rp)
barang masing-masing)

Baik 10 339.772.000

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Alat Besar Intrakomptabel (sesuai neraca) sebesar Rp


338.123.000,-(tiga ratus tiga puluh delapan juta seratus dua puluh tiga ribu rupah),

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 9


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

sehingga nilai buku untuk Alat Besar senilai Rp 1.449.000,- (satu juta empat ratus
empat puluh sembilan juta rupiah).
2) Alat Angkutan (3.02);
Saldo Alat Angkutan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran
per 31 Desember 2015 sebanyak 22 buah/ unit sebesar Rp 1.269.772.350,- (satu
milyar dua ratus enam puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh dua ribu tiga
ratus lima puluh rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 20 buah/ unit sebesar Rp
995.741.250,- (sembilan ratus sembilan puluh lima juta tujuh ratus empat puluh
satu ribu dua ratus lima puluh rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah 2 buah/ unit sejumlah Rp
274.031.100,- (dua ratus tujuh puluh empat juta tiga puluh satu ribu seratus rupiah).

Mutasi tambah Alat Angkut tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 274.031.100 -

Dari jumlah Alat Angkutan di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai
berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan
(Rp)
barang masing-masing)

Baik 22 1.269.772.350

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Alat Angkutan (sesuai neraca) sebesar


Rp 697.269.738,- (enam ratus Sembilan puluh tujuh juta dua ratus enam puluh
Sembilan ribu tujuh ratus tiga puluh delapan rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat
Angkutan senilai Rp 572.502.612,- (lima ratus tujuh puluh dua juta lima ratus dua
ribu enam ratus dua belas rupiah).

3) Alat Bengkel dan Alat Ukur (3.03);


Saldo Alat Bengkel dan Alat Ukur pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 95 buah/ unit sebesar Rp
899.727.532,- (delapan ratus sembilan puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh
tujuh ribu lima ratus tiga puluh dua rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari
intrakomptabel sebanyak 74 buah/unit sebesar Rp 898.362.535,- (delapan ratus
sembilan puluh delapan juta tiga ratus enam puluh dua ribu lima ratus tiga puluh
lima rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 21 buah/ unit sebesar Rp 1.364.997,-

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 10


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

(satu juta tiga ratus enam puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh
rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 82 buah/ unit sebesar Rp
876.317.532,- (delapan ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus tujuh belas ribu lima
ratus tiga puluh dua rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak
61 buah/unit sebesar Rp 874.952.535,- (delapan ratus tujuh puluh empat juta
sembilan ratus lima puluh dua ribu lima ratus tiga puluh lima rupiah) dan
ekstrakomptabel sebanyak 21 buah/ unit sebesar Rp 1.364.997,- (satu juta tiga
ratus enam puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh tujuh rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah 13 buah/unit senilai Rp
23.410.000,- (dua puluh tiga juta empat ratus sepuluh ribu rupiah).

Mutasi tambah Alat Bengkel dan Alat Ukur tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 23.410.000 -

Dari jumlah Alat Bengkel dan Alat Ukur di atas, berdasarkan status kondisinya
adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang masing-
(Rp)
masing)

Baik 95 899.727.532

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Bengkel dan Alat
Ukur sebesar Rp 788.144.019,- (tujuh ratus delapan puluh delapan juta seratus
empat puluh empat ribu Sembilan belas rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat
Bengkel dan Alat Ukur senilai Rp 110.218.516,- (seratus sepuluh juta dua ratus
delapan belas ribu lima ratus enam belas rupiah).

4) Alat Pertanian (3.04);


Saldo Alat Pertanian pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran
per 31 Desember 2015 sebanyak 26 buah/ unit sebesar Rp 429.235.174,- (empat
ratus dua puluh sembilan juta dua ratus tiga puluh lima ribu seratus tujuh puluh
empat rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 19 buah/ unit sebesar Rp
259.014.000,- (dua ratus lima puluh sembilan juta empat belas ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah 8 buah/ unit Alat Pertanian
senilai Rp 350.166.174,- (tiga ratus lima puluh juta seratus enam puluh enam ribu

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 11


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

seratus tujuh puluh empat rupiah) dan mutasi kurang ke aset tidak digunakan (akan
dihapuskan) sebanyak 1 buah/ unit senilai Rp 179.945.000,- (seratus tujuh puluh
sembilan juta sembilan ratus empat puluh lima ribu rupiah).

Mutasi tambah Alat Pertanian tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
100 Saldo awal 9.990.000 -

101 Pembelian 160.598.000 -

105 Penyelesaian pembangunana 179.578.174 -


dengan KDP
TOTAL 350.166.174

Mutasi kurang Alat Pertanian tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
188 Reklasifikasi dari asset tetap ke 179.945.000 -
asset lainnya

Dari jumlah Alat Pertanian di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai
berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang masing-
(Rp)
masing)

Baik 26 429.235.174

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Pertanian sebesar


Rp 108.085.272,- (seratus delapan juta delapan puluh lima ribu dua ratus tujuh
puluh dua rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat Pertanian senilai Rp
321.149.902,- (tiga ratus dua puluh satu juta seratus empat puluh Sembilan ribu
Sembilan ratus dua rupiah).

5) Alat Kantor dan Rumah Tangga (3.05);


Saldo Alat Kantor dan Rumah Tangga pada Laporan Barang Kuasa Pengguna
Barang Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 2.381 buah/ unit sebesar Rp
2.239.648.394,- (dua milyar dua ratus tiga puluh sembilan juta enam ratus empat
puluh delapan ribu tiga ratus sembilan puluh empat rupiah). Jumlah tersebut terdiri
dari intrakomptabel sebanyak 1.083 buah/ unit sebesar Rp 2.084.105.696,- (dua
milyar delapan puluh empat juta seratus lima ribu enam ratus sembilan puluh enam
rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 1.298 buah/ unit sebesar Rp 155.542.698,-

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 12


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

(seratus lima puluh lima juta lima ratus empat puluh dua ribu enam ratus Sembilan
puluh delapan rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 2.272 buah/ unit sebesar Rp 1.828.018.960,-
(satu milyar delapan ratus dua puluh delapan juta delapan belas ribu sembilan
ratus enam puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 922
buah/ unit sebesar Rp 1.670.844.996,- (satu milyar enam ratus tujuh puluh juta
delapan ratus empat puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh enam rupiah)
dan ekstrakomptabel sebanyak 1.350 buah/ unit sebesar Rp 157.173.964,- (seratus
lima puluh tujuh juta seratus tujuh puluh tiga ribu sembilan ratus enam puluh empat
rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 166 buah/ unit
dengan nilai sebesar Rp 419.032.700,- (dua ratus delapan juta empat ratus
sembilan ribu rupiah) dan mutasi kurang sebanyak 57 buah/ unit sebesar Rp
7.403.266,- (tujuh juta empat ratus tiga ribu dua ratus enam puluh enam rupiah)
.
Mutasi tambah Alat Kantor dan Rumah Tangga tersebut meliputi :
Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 416.182.700 -

202 Pengembangan aset 2.850.000 -

TOTAL 419.032.700

Mutasi kurang Alat Kantor dan Rumah Tangga meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
188 Reklasifikasi dari asset tetap ke 5.772.000 1.631.266-
asset lainnya

Dari jumlah Alat Kantor dan Rumah Tangga di atas, berdasarkan status kondisinya
adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 2.381 2.239.648.394

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Kantor dan


Rumah Tangga sebesar Rp 1.264.507.343,- (satu milyar dua ratus enam puluh
empat juta lima ratus tujuh ribu tiga ratus empat puluh tiga rupiah), sehingga nilai
buku untuk Alat Kantor dan Rumah Tangga senilai Rp 819.598.353,- (delapan ratus

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 13


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

sembilan belas juta lima ratus sembilan puluh delapan ribu tiga ratus lima puluh
tiga rupiah).

6) Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar (3.06);


Saldo Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar pada Laporan Barang Kuasa
Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 165 buah/ unit
sebesar Rp 936.689.650,- (sembilan ratus tiga puluh enam juta enam ratus
delapan puluh sembilan ribu enam ratus lima puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri
dari intrakomptabel sebanyak 118 buah/ unit sebesar Rp 934.551.650,- (Sembilan
ratus tiga puluh empat juta lima ratus lima puluh satu ribu enam ratus lima puluh
rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 47 buah/ unit sebesar Rp 2.138.000,-(dua
juta seratus tiga puluh delapan ribu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 168 buah/ unit sebesar Rp
870.306.650,- (delapan ratus tujuh puluh juta tiga ratus enam ribu enam ratus lima
puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 121 buah/ unit
sebesar Rp 868.168.650,- (delapan ratus enam puluh delapan juta seratus enam
puluh delapan ribu enam ratus lima puluh rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak
47 buah/ unit sebesar Rp 2.138.000,-(dua juta seratus tiga puluh delapan ribu
rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 7 buah/ unit
senilai Rp 75.233.000,- (tujuh puluh lima juta dua ratus tiga puluh tiga ribu rupiah)
dan mutasi kurang sebanyak 10 buah/ unit senilai Rp 8.850.000,- (delapan juta
delapan ratus lima puluh ribu rupiah).

Mutasi tambah Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 72.395.000 -

107 Alat Komunikasi 2.838.000 -

TOTAL 75.233.000

Dari jumlah Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar di atas, berdasarkan status
kondisinya adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 165 936.689.650

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 14


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Studio,


Komunikasi dan Pemancar sebesar Rp 753.507.050,- (tujuh ratus lima puluh tiga
juta lima ratus tujuh ribu lima puluh rupiah), sehingga nilai buku untuk Studio,
Komunikasi dan Pemancar senilai Rp 181.044.600,- (seratus delapan puluh satu
juta empat puluh empat ribu enam ratus rupiah).

7) Alat Kedokteran dan Kesehatan (3.07);


Saldo Alat Kedokteran dan Kesehatan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna
Barang Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 74 buah/ unit sebesar Rp
1.467.981.895,-. (satu milyar empat ratus enam puluh tujuh juta sembilan ratus
delapan puluh satu ribu delapan ratus sembilan puluh lima rupiah). Jumlah tersebut
terdiri dari intrakomptabel sebanyak 56 buah/ unit sebesar Rp 1.466.354.400,-
(satu milyar empat ratus enam puluh enam juta tiga ratus lima puluh empat ribu
empat ratus rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 18 buah/ unit sebesar Rp
1.627.495,- (satu juta enam ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus sembilan puluh
lima rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 71 buah/ unit sebesar Rp 1.294.422.895,-.
(satu milyar dua ratus sembilan puluh empat juta empat ratus dua puluh dua ribu
delapan ratus sembilan puluh lima rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari
intrakomptabel sebanyak 53 buah/ unit sebesar Rp 1.292.795.400,- (satu milyar
dua ratus sembilan puluh dua juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu empat ratus
rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 18 buah/ unit sebesar Rp 1.627.495,- (satu
juta enam ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus sembilan puluh lima rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah 4 buah/ unit senilai Rp
186.446.000,- (seratus delapan puluh enam juta empat ratus empat puluh enam
ribu rupiah) dan mutasi kurang sebanyak 1 buah/ unit senilai Rp 12.887.000,- (dua
belas juta delapan ratus delapan puluh tujuh ribu rupiah).

Mutasi tambah Alat Kedokteran dan Kesehatan tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 186.446.000 -

Mutasi kurang Alat Kedokteran dan Kesehatan tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
188 Reklasifikasi dari asset tetap ke 12.887.000 -
asset lainnya

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 15


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Dari jumlah Alat Kedokteran dan Kesehatan di atas, berdasarkan status kondisinya
adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 74 1.467.981.895

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Kedokteran dan


Kesehatan sebesar Rp 1.311.779.400,- (satu milyar tiga ratus sebelas juta tujuh
ratus tujuh puluh sembilan ribu empat ratus rupiah) sehingga nilai buku untuk Alat
Kedokteran dan Kesehatan senilai Rp 154.575.000,- (seratus lima puluh empat juta
lima ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

8) Alat Laboratorium (3.08);


Saldo Alat Laboratorium pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 922 buah/ unit sebesar Rp
53.552.584.036,- (lima puluh tiga milyar lima ratus lima puluh dua juta lima ratus
delapan puluh empat ribu tiga puluh enam rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari
intrakomptabel sebanyak 832 sebesar Rp 53.545.665.745,- (lima puluh tiga milyar
lima ratus empat puluh lima jura enam ratus enam puluh lima ribu tujuh ratus empat
puluh lima rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 90 buah/ unit sebesar Rp
6.918.291,- (enam juta sembilan ratus delapan belas ribu dua ratus sembilan puluh
satu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 834 buah/ unit sebesar Rp
48.462.561.936,- (empat puluh delapan milyar empat ratus enam puluh dua juta
lima ratus enam puluh satu ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah). Jumlah
tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 749 sebesar Rp 48.457.128.645,-
(empat puluh delapan milyar empat ratus lima puluh tujuh juta seratus dua puluh
delapan ribu enam ratus empat puluh lima rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak
85 buah/ unit sebesar Rp 5.433.291,-(lima juta empat ratus tiga puluh tiga ribu dua
ratus sembilan puluh satu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 99 buah Alat
Laboratorium senilai Rp 7.944.870.500,- (tujuh milyar sembilan ratus empat puluh
emapt juta delapan ratus tujuh puluh ribu lima ratus rupiah) dan mutasi kurang
sebanyak 11 buah/ unit senilai Rp 2.854.848.400,- (dua milyar delapan ratus lima
puluh empat juta delapan ratus empat puluh delapan ribu empat ratus rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 16


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Mutasi tambah Alat Laboratorium tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 2.185.054.900 -

102 Transfer Masuk 1.819.969.800 -

105 Penyelesaian pembangunan 1.615.097.000 -


dengan KDP
107 Reklas Masuk 2.324.748.800 -

Total 7.944.870.500 -

Mutasi kurang Alat Laboratorium tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
304 Reklas Keluar 2.410.966.800 -

188 Reklas dari asset tetap ke asset 443.881.600


lainnya
Total 2.854.848.400 -

Dari jumlah Alat Laboratorium di atas, berdasarkan status kondisinya adalah


sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 922 53.552.584.036

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Laboratorium


sebesar Rp 37.938.497.850,- (tiga puluh tujuh milyar sembilan ratus tiga puluh
delapan juta empat ratus sembilan puluh tujuh ribu delapan ratus lima puluh
rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat Laboratorium senilai Rp 15.607.167.895,-
(lima belas milyar enam ratus tujuh juta seratus enam puluh tujuh ribu delapan
ratus sembilan puluh lima rupiah).

9) Alat Persenjataan (3.09);


Keterangan : Balai Besar Industri Agro pada kenyataannya tidak memiliki Senjata
Api, namun dikarenakan oleh kodefikasi pada aplikasi terhadap jenis barang,
sehingga beberapa jenis barang yang diinput sesuai namanya, namun masuk ke
kode Senjata Api (3.09).
Saldo Alat Laboratorium pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 7 buah/ unit sebesar Rp
123.165.600,-. (seratus dua puluh riga juta seratus enam puluh lima ribu enam

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 17


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 5 buah/unit/ Rp 34.610.600,-
(tiga puluh empat juta enam ratus sepuluh ribu enam ratus rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 2 buah/ unit
senilai Rp 88.555.000,- (delapan puluh delapan juta lima ratus lima puluh lima ribu
rupiah).
Mutasi tambah Alat Persenjataan tersebut meliputi :
Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
107 Reklas Masuk 83.380.000 -

101 Pembelian 5.1785.000 -

Total 88.555.000 -

Dari jumlah Alat Persenjataan di atas, berdasarkan status kondisinya adalah


sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 7 123.165.600

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Alat Persenjataan


sebesar Rp 64.128.934,- (enam puluh empat juta seratus dua puluh delapan ribu
sembilan ratus tiga puluh empat rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat
Persenjataan senilai Rp 59.036.666,- (lima puluh sembilan juta tiga puluh enam
ribu enam ratus enam puluh enam rupiah).

10) Komputer (3.10);


Saldo Komputer pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per
31 Desember 2015 255 buah/ unit sebesar Rp 1.413.132.800,- (satu milyar empat
ratus tiga belas juta seratus tiga puluh dua ribu delapan ratus rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 226 buah/ unit sebesar Rp 1.388.914.200,-
(satu milyar tiga ratus delapan puluh delapan juta sembilan ratus empat belas ribu
dua ratus rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 37 buah/ unit
Komputer dengan nilai sebesar Rp 190.866.600,- (seratus sembilan puluh juta
delapan ratus enam puluh enam ribu enam ratus rupiah) dan mutasi kurang
sebanyak 8 buah/ unit senilai 166.648.000,- (seratus enam puluh enam juta enam
ratus empat puluh delapan ribu rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 18


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Mutasi tambah Komputer tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 190.866.600 -

Mutasi kurang Komputer tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
401 Penghentian asset dari 166.648.000 -
penggunaan

Dari jumlah Komputer di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai


berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 255 1.413.132.800

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Komputer sebesar Rp 1.060.574.435,-


(satu milyar enam puluh juta lima ratus tujuh puluh empat ribu empat ratus tiga
puluh lima rupiah) sehingga nilai buku untuk Komputer dan Peralatan Komputer
senilai Rp 352.558.365,- (tiga ratus lima puluh dua juta lima ratus lima puluh
delapan ribu tiga ratus enam puluh lima rupiah).

11) Alat Pengeboran (3.12);


Saldo Alat Pengeboran pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 2 buah/ unit sebesar Rp 886.000,-
(delapan ratus delapan puluh enam ribu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 2 buah/unit sebesar Rp 886.000,- (delapan
ratus delapan puluh enam ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
Dari jumlah Alat Pengeboran di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai
berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 2 886.000

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 19


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Alat Pengeboran sebesar Rp 886.000,-


(delapan ratus delapan puluh enam ribu rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat
Pengeboran senilai Rp 0,- (nol rupiah).

12) Alat Produksi, Pengolahan dan Pemurnian (3.13);


Saldo Alat Produksi, Pengolahan dan Pemurnian pada Laporan Barang Kuasa
Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 2 buah/ unit
sebesar Rp 662.752.000,- (enam ratus enam puluh dua juta tujuh ratus lima puluh
dua ribu rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 2 buah/unit sebesar Rp
662.752.000,- (enam ratus enam puluh dua juta tujuh ratus lima puluh dua ribu
rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah ataupun kurang.

Dari jumlah Alat Produksi, Pengolahan dan Pemurnian di atas, berdasarkan status
kondisinya adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 2 662.752.000

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Alat Produksi, Pengolahan dan


Pemurnian sebesar Rp 405.015.114,- (empat ratus lima juta lima belas ribu
seratus empat belas rupiah), sehingga nilai buku untuk Alat Produksi, Pengolahan
dan Pemurnian senilai Rp 257.736.886,- (dua ratus lima puluh tujuh juta tujuh ratus
tiga puluh enam ribu delapan ratus delapan puluh enam rupiah).

13) Alat Keselamatan Kerja (3.15);


Saldo Alat Keselamatan Kerja pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 1 buah/ unit sebesar Rp
39.194.000,- (tiga puluh sembilan juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 1 buah/ unit sebesar Rp 39.194.000,- (tiga
puluh sembilan juta seratus sembilan puluh empat ribu rupiah). Selama Tahun
Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 20


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Dari jumlah Alat Keselamatan Kerja di atas, berdasarkan status kondisinya adalah
sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 1 39.194.000

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Alat Keselamatan Kerja sebesar Rp


5.879.100,- (lima juta delapan ratus tujuh puluh sembilan ribu seratus rupiah),
sehingga nilai buku untuk Alat Keselamatan Kerja senilai Rp 33.314.900,- (tiga
puluh tiga juta tiga ratus empat belas ribu sembilan ratus rupiah).

14) Alat Proses/ Produksi (3.17);


Saldo Alat Proses/ Produksi pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 23 buah/ unit sebesar Rp
2.178.600.700,- (dua milyar seratus tujuh puluh delapan juta enam ratus ribu tujuh
ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 23 buah/ unit sebesar Rp
2.178.600.700,- (dua milyar seratus tujuh puluh delapan juta enam ratus ribu tujuh
ratus rupiah). Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah
maupun kurang.
Dari jumlah Alat Proses/ Produksi di atas, berdasarkan status kondisinya adalah
sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 23 2.178.600.700

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Alat Proses/ Produksi sebesar Rp


1.248.372.160,- (satu milyar dua ratus empat puluh delapan juta tiga ratus tujuh
puluh dua ribu seratus enam puluh rupiah) sehingga nilai buku untuk Alat Proses/
Produksi senilai Rp 930.228.540,- (sembilan ratus tiga puluh juta dua ratus dua
puluh delapan ribu lima ratus empat puluh rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 21


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin (sesuai neraca/ intrakomptabel).


Nilai Per 31 Desember 2015
Kode Kelompok Barang
Nilai Bruto Akumulasi Penyusutan Nilai Buku

Peralatan dan Mesin

3.01 Alat Besar


339.572.000 338.123.000 1.449.000
3.02 Alat Angkutan
1.269.772.350 697.269.738 572.502.612
3.03 Alat Ukur
898.362.535 788.144.019 110.218.516
3.04 Alat Pertanian
429.235.174 108.085.272 321.149.902

Alat Kantor dan Rumah Tangga


3.05
2.084.105.696 1.214.967.772 869.137.924
3.06 Alat Studio, Komunikasi dan
Pemancar
934.551.650 731.590.250 202.961.400
3.07 Alat Kedokteran dan Kesehatan

1.466.354.400 1.305.438.000 160.916.400


3.08 Alat Laboratorium
53.545.665.745 36.380.519.250 17.165.146.495
3.09 Alat Persenjataan
123.165.600 78.025.601 45.139.999
3.10 Komputer
1.413.132.800 1.040.803.285 372.329.515
3.11 Alat Eksplorasi
- - -
3.12 Alat Pengeboran
886.000 886.000 -
3.13 Alat Produksi, Pengolahan dan
Pemurnian
662.752.000 405.015.114 257.736.886
3.14 Alat Bantu Eksplorasi
- - -
3.15 Alat Keselamatan Kerja
39.194.000 5.879.100 33.314.900
3.16 Alat Peraga
- - -
3.17 Alat Proses/ Produksi
2.186.474.700 1.338.496.266 847.978.434
3.18 Rambu-rambu
- - -
3.19 Peralatan Olah raga
- - -
TOTAL 65.393.224.650 44.433.242.667 20.959.981.983

d. Gedung dan Bangunan


Saldo Gedung dan Bangunan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 19 buah sebesar Rp
24.338.700.050,- (dua puluh empat milyar tiga ratus tiga puluh delapan juta tujuh ratus
ribu lima puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 18 buah
Bangunan Gedung dengan nilai sebesar Rp 24.329.440.050,- (dua puluh empat milyar
tiga ratus dua puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu lima puluh rupiah) dan
ekstrakomptabel sebanyak 1 buah Bangunan Gedung senilai Rp 9.260.000,- (sembilan
juta dua ratus enam puluh ribu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 16 buah sebesar Rp 23.033.764.550,-
(dua puluh tiga milyar tiga puluh tiga juta tujuh ratus enam puluh empat ribu lima ratus
CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 22
Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

lima puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 15 buah
Bangunan Gedung dengan nilai sebesar Rp 23.024.504.550,- (dua puluh tiga milyar
dua puluh empat juta lima ratus empat ribu lima ratus lima puluh rupiah) dan
ekstrakomptabel sebanyak 1 buah Bangunan Gedung senilai Rp 9.260.000,- (sembilan
juta dua ratus enam puluh ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat transaksi mutasi tambah sebanyak 3 buah /
unit Gedung/ Bangunan senilai Rp 1.304.935.500,- (satu milyar tiga ratus empat juta
Sembilan ratus tiga puluh lima ribu lima ratus rupiah).
Rincian mutasi Gedung dan Bangunan per bidang barang adalah sebagai berikut:
1) Bangunan Gedung (4.01);
Saldo Bangunan Gedung pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 18 buah sebesar Rp
24.296.777.050,- (dua puluh empat milyar dua ratus sembilan puluh enam juta
tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu lima puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari
intrakomptabel sebanyak 17 buah Bangunan Gedung dengan nilai sebesar Rp
24.287.517.050,- (dua puluh empat milyar dua ratus delapan puluh tujuh juta lima
ratus tujuh belas ribu lima puluh rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 1 buah
Bangunan Gedung senilai Rp 9.260.000,- (sembilan juta dua ratus enam puluh ribu
rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 15 buah sebesar Rp
22.991.841.550,- (dua puluh dua milyar sembilan ratus sembilan puluh satu juta
delapan ratus empat puluh satu ribu lima ratus lima puluh rupiah). Jumlah tersebut
terdiri dari intrakomptabel sebanyak 14 buah Bangunan Gedung dengan nilai
sebesar Rp 22.982.581.550,- (dua puluh dua milyar sembilan ratus delapan puluh
dua juta lima ratus delapan puluh satu ribu lima ratus lima puluh rupiah) dan
ekstrakomptabel sebanyak 1 buah Bangunan Gedung senilai Rp 9.260.000,-
(sembilan juta dua ratus enam puluh ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 3 buah/ unit
Gedung/ Bangunan senilai Rp 1.304.935.500,- (satu milyar tiga ratus empat juta
Sembilan ratus tiga puluh lima ribu lima ratus rupiah).

Mutasi Tambah Bangunan Gedung tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
202 Pengembangan Nilai Aset 415.628.500 -

105 Penyelesaian pembangunan dengan 695.607.000 -


KDP
113 Penyelesaian pembangunan langsung 193.700.000

TOTAL 1.304.935.500

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 23


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Dari jumlah Bangunan Gedung di atas, berdasarkan status kondisinya adalah


sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 18 24.296.777.050

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Bangunan Gedung (sesuai neraca)


sebesar Rp 2.341.947.512,- (dua milyar tiga ratus empatt puluh satu juta sembilan
ratus emapt puluh tujuh ribu lima ratus dua belas rupiah), sehingga nilai buku untuk
Gedung dan Bangunan senilai Rp 21.945.569.538,- (dua puluh satu milyar
sembilan ratus empat puluh lima juta lima ratus enam puluh sembilan ribu lima
ratus tiga puluh delapan ribu rupiah).

2) Tugu/ Tanda Batas (4.04);


Saldo Saldo Tugu/ Tanda Batas pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 1 buah sebesar Rp
41.923.000,- (empat puluh satu juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 1 buah sebesar Rp 41.923.000,-
(empat puluh satu juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
Dari jumlah Tugu/ Tanda Batas di atas, berdasarkan status kondisinya adalah
sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 1 41.923.000

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel Tugu/ Tanda Batas sebesar Rp


1.257.690,- (satu juta dua ratus lima puluh tujuh ribu enam ratus sembilan puluh
rupiah), sehingga nilai buku untuk Tugu/ Tanda Batas senilai Rp 40.665.310,-
(empat puluh juta enam ratus enam puluh lima ribu tiga ratus sepuluh rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 24


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan (sesuai neraca/ intrakomptabel).


Nilai Per 31 Desember 2015
Kode Kelompok Barang Akumulasi
Nilai Bruto Nilai Buku
Penyusutan
Gedung dan Bangunan
4.01 Bangunan Gedung 24.287.517.050 2.341.947.512 21.945.569.538
4.04 Tugu/ Tanda Batas 41.923.000 1.257.690 40.665.310
TOTAL 24.329.440.050 2.343.205.202 21.986.234.848

e. Jalan, Irigasi dan Jaringan


Saldo Jalan, Irigasi dan Jaringan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp 112.279.800,- (seratus dua
belas juta dua ratus tujuh puluh sembilan ribu delapan ratus rupiah). Jumlah tersebut
terdiri dari saldo awal sebesar Rp 112.279.800,- (seratus dua belas juta dua ratus tujuh
puluh sembilan ribu delapan ratus rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
Rincian mutasi Jalan, Irigasi dan Jaringan per bidang barang adalah sebagai berikut :
1. Jalan dan Jembatan (5.01)
Saldo Jalan dan Jembatan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah seluas 3.720 m2 sebesar Rp
11.144.800,- (sebelas juta seratus empat puluh empat ribu delapan ratus rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 3.720 m2 sebesar Rp 11.144.800,- (sebelas
juta seratus empat puluh empat ribu delapan ratus rupiah).
Selama I Tahun 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.

Dari jumlah Jalan dan Jembatan di atas, berdasarkan status kondisinya adalah
sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 3.720 11.144.800

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Jalan dan Jembatan


sebesar Rp 11.144.800,- (sebelas juta seratus empat puluh empat ribu delapan
ratus rupiah), sehingga nilai buku untuk Jalan dan Jembatan senilai Rp 0,- (nol
rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 25


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

2. Bangunan Air (5.01)


Saldo Bangunan Air pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran
per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 2 buah/ unit sebesar Rp 20.302.500,-
(dua puluh juta tiga ratus dua ribu lima ratus rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari
saldo awal 2 buah/unit sebesar Rp 20.302.500,- (dua puluh juta tiga ratus dua ribu
lima ratus rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.

Dari jumlah Bangunan Air di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai
berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 2 20.302.500

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Bangunan Air sebesar


Rp 19.999.947,- (sembilan belas juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu
sembilan ratus empat puluh tujuh rupiah), sehingga nilai buku untuk Bangunan Air
senilai Rp 302.553,- (tiga ratus dua ribu lima ratus lima puluh tiga rupiah).

3. Instalasi (5.03)
Saldo Instalasi pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31
Desember 2015 adalah sebanyak 7 buah/ unit sebesar Rp 80.832.500,- (delapan
puluh juta delapan ratus tiga puluh dua ribu lima ratus rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 7 buah/unit sebesar Rp 80.832.500,-
(delapan puluh juta delapan ratus tiga puluh dua ribu lima ratus rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.

Dari jumlah Instalasi di atas, berdasarkan status kondisinya adalah sebagai berikut:
Kuantitas
Nilai
Uraian Kondisi (sesuai dengan satuan barang
(Rp)
masing-masing)

Baik 7 80.832.500

Rusak Ringan 0 0

Rusak Berat 0 0

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) Instalasi sebesar Rp


28.541.327,- (dua puluh delapan juta lima ratus empat puluh satu ribu tiga ratus dua puluh
tujuh rupiah), sehingga nilai buku untuk Instalasi senilai Rp 52.291.173,- (lima puluh dua juta
dua ratus sembilan puluh satu ribu seratus tujuh puluh tiga rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 26


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Akumulasi Penyusutan Jalan, Irigasi dan Jaringan (sesuai neraca/ intrakomptabel).


Nilai Per 31 Desember 2015
Kode Kelompok Barang Akumulasi
Nilai Bruto Nilai Buku
Penyusutan
Jalan, Irigasi dan Jaringan
5.01 Jalan dan Jembatan 11.144.800 11.144.800 0
5.02 Bangunan Air 20.302.500 19.999.947 302.553
5.03 Instalasi 80.832.500 28.541.327 52.291.173
TOTAL 112.279.800 112.279.800 59.686.074

f. Aset Tetap Lainnya


Saldo Aset Tetap Lainnya pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran
per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 12.625 buah dengan nilai sebesar Rp
684.073.020,- (enam ratus delapan puluh empat juta tujuh puluh tiga ribu dua puluh
rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 12.625 buah dengan nilai sebesar Rp
684.073.020,-. (enam ratus delapan puluh empat juta tujuh puluh tiga ribu dua puluh
rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
Rincian mutasi Aset Tetap Lainnya per bidang barang adalah sebagai berikut :
1. Bahan Perpustakaan (6.01)
Saldo Bahan Perpustakaan pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 12.620 buah/ unit sebesar Rp
671.133.020,- (enam ratus tujuh puluh satu juta seratus tiga puluh tiga ribu dua
puluh rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 12.620 buah/ unit sebesar Rp
671.133.020,- (enam ratus tujuh puluh satu juta seratus tiga puluh tiga ribu dua
puluh rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.
2. Barang Bercorak Kesenian/ Kebudayaan/ Olah Raga (6.02)
Saldo Barang Bercorak Kesenian/ Kebudayaan/ Olah Raga pada Laporan Barang
Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 sebanyak 5 buah/
unit sebesar Rp 12.940.000,- (dua belas juta sembilan ratus empat puluh ribu
rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal 5 buah/ unit sebesar Rp
12.940.000,- (dua belas juta sembilan ratus empat puluh ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 tidak terdapat mutasi tambah maupun kurang.

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 27


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

g. Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP)


Saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) pada Laporan Barang Kuasa Pengguna
Barang Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebanyak Barang Semesteran per
31 Desember 2015 adalah sebanyak 0 buah senilai Rp 0,- (nol rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 0 buah senilai Rp 0,- (nol rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi penambahan KDP sebanyak 5 buah
KDP senilai Rp Rp 2.490.282.174,- (dua milyar empat ratus sembilan puluh juta dua
ratus delapan puluh dua ribu seratus tujuh puluh empat rupiah), dan terdapat mutasi
kurang dikarenakan KDP telah selesai sebanyak 5 buah KDP senilai Rp Rp
2.490.282.174,- (dua milyar empat ratus sembilan puluh juta dua ratus delapan puluh
dua ribu seratus tujuh puluh empat rupiah).
Sehingga total KDP yang selesai menjadi barang jadi hingga 31 Desember 2015
adalah sebanyak 5 buah KDP Rp 2.490.282.174,- (dua milyar empat ratus sembilan
puluh juta dua ratus delapan puluh dua ribu seratus tujuh puluh empat rupiah)
Adapun KDP yang telah selesai, yaitu:
1. KDP Gedung dan Bangunan berupa Gedung Bengkel PKAT senilai Rp 695.607.000,-
2. KDP Peralatan dan Mesin (Alat Litbang berupa Alat Pengering Mokaf senilai
Rp 91.790.000,-
3. KDP Peralatan dan Mesin (Alat Litbang Alat Pengering Umbi-umbian senilai
Rp 87.788.174,-
4. KDP Peralatan dan Mesin (Alat Lab Pengujian&Kalibrasi) senilai Rp 590.997.000,-
5. KDP Peralatan dan Mesin (Alat Feed & Biomas Peletizer) senilai Rp 1.024.100.000,-

Mutasi Tambah Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
502 Perolehan/ Penambahan KDP 492.615.250 -

503 Pengembangan KDP 1.997.666.924

Total 2.490.282.174

Mutasi kurang Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
599 Reklasifikasi KDP menjadi barang jadi 2.490.282.174 -

h. Aset Lainnya
1. Aset Tak Berwujud
Saldo Aset Tak Berwujud pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang
Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebanyak 3 buah/ unit sebesar Rp
150.338.000,- (seratus lima puluh juta tiga ratus tiga puluh delapan ribu rupiah).

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 28


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

Jumlah tersebut terdiri dari saldo awal sebanyak 5 buah/ unit sebesar Rp
119.512.000,- (seratus sembilan belas juta lima ratus dua belas ribu rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi kurang sebanyak 3 buah senilai Rp
66.500.000,- dan mutasi tambah senilai Rp 97.326.000,-
Mutasi tambah Aset Tak Berwujud tersebut meliputi :
Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
101 Pembelian 48.688.000 -

202 Pengembangan Nilai Aset 48.638.000 -

Mutasi kurang Aset Tak Berwujud tersebut meliputi :


Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
401 Penghentian asset dari 66.500.000 -
penggunaan

2. BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah


Saldo BMN Yang Dihentikan Penggunannya dari Operasional Pemerintah pada
Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015
adalah sebanyak 89 buah/ unit sebesar Rp 886.114.866,- (delapan ratus delapan
puluh delapan juta seratus empat belas ribu delapan ratus enam puluh enam
rupiah). Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 34 buah/ unit senilai
Rp 817.983.600,- (delapan ratus tujuh belas juta sembilan ratus delapan puluh tiga
ribu enam ratus rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 52 buah/ unit senilai Rp
1.631.266,- (satu juta enam ratus tiga puluh satu ribu dua ratus enam puluh enam
rupiah) serta Aset Tak Berwujud yang dihentikan penggunaannya senilai Rp
66.500.000,-).
Saldo awal sebanyak 86 buah/ unit sebesar Rp 1.130.210.775,- (satu milyar
seratus tiga puluh juta dua ratus sepuluh ribu tujuh ratus tujuh puluh lima rupiah).
Jumlah tersebut terdiri dari intrakomptabel sebanyak 59 buah/ unit sebesar Rp
1.129.192.250,- (satu milyar seratus dua puluh sembilan juta seratus sembilan
puluh dua ribu dua ratus lima puluh rupiah) dan ekstrakompatabel sebanyak 27
buah/ unit sebesar Rp 1.018.525,- (satu juta delapan belas ribu lima ratus dua
puluh lima rupiah).
Selama Tahun Anggaran 2015 terdapat mutasi tambah sebanyak 86 buah/ unit
sebesar Rp 819.614.866,- (delapan ratus sembilan belas juta enam ratus empat
belas ribu delapan ratus enam puluh enam rupiah) yang terdiri dari 34 buah/ unit
sebesar 817.983.600,- (delapan ratus tujuh belas juta Sembilan ratus delapan
puluh tiga ribu enam ratus rupiah) dan ekstrakomptabel sebanyak 52 buah sebesar
Rp 1.631.266 (satu juta enam ratus tiga puluh satu ribu dua ratus enam puluh
enam rupiah) dan mutasi kurang sebanyak 86 buah/ unit sebesar Rp

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 29


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

1.130.210.775,- (satu milyar seratus tiga puluh juta dua ratus sepuluh ribu tujuh
ratus tujuh puluh lima rupiah), jumlah tersebut terdiri dari Intrakomptabel sebanyak
59 buah/ unit sebesar Rp 1.129.192.250,- (satu milyar seratus dua puluh sembilan
juta seratus sembilan puluh dua ribu dua ratus lima puluh rupiah) dan
ekstrakompatabel sebanyak 27 buah/ unit sebesar Rp 1.018.525,- (satu juta
delapan belas ribu lima ratus dua puluh lima rupiah).

Mutasi tambah BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional


Pemerintah tersebut meliputi :
Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
188 Reklasifikasi dari asset tetap ke asset lainnya 817.983.600 1.631.266
188 Reklasifikasi dari asset tetap ke asset lainnya 66.500.000 -

Mutasi kurang BMN Yang Dihentikan Penggunaannya dari Operasional Pemerintah


tersebut meliputi :
Intrakomptabel Ekstrakomptabel
Uraian Jenis Transaksi
(Rp) (Rp)
391 Penghapusan (BMN yang dihentikan 1.129.192.250 1.018.525
penggunaannya)

Nilai Akumulasi Penyusutan Intrakomptabel (sesuai neraca) BMN Yang Dihentikan


Penggunaannya dari Operasional Pemerintah sebesar Rp 807.880.475,- (delapan ratus
tujuh juta delapan ratus delapan puluh ribu empat ratus tujuh puluh lima rupiah), sehingga
nilai buku untuk Aset yang tidak digunakan senilai Rp 76.603.125,- (tujuh puluh enam juta
enam ratus tiga ribu seratus dua puluh lima rupiah).

2. Barang Milik Negara pada Laporan Barang Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember
2015.
a. BMN per akun neraca
Nilai BMN pada Laporan Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 adalah
sebesar Rp 132.949.018.173,- (seratus tiga puluh dua milyar Sembilan ratus empat puluh
Sembilan juta delapan belas ribu seatus tujuh puluh tiga rupiah) yang terdiri dari Tanah senilai Rp
40.851.149.958,- (empat puluh milyar delapan ratu lima puluh satu juta seratus empat puluh
sembilan ribu sembilan ratus lima puluh delapan rupiah), Peralatan dan Mesin senilai Rp
65.393.224.650,- (enam puluh lima milyar tiga ratus sembilan puluh tiga juta dua ratus dua puluh
empat ribu enam ratus lima puluh rupiah), Gedung dan Bangunan senilai Rp 24.329.440.050,-
(dua puluh empat milyar tiga ratus dua puluh sembilan juta empat ratus empat puluh ribu lima
puluh rupiah), Jalan, Jembatan dan Irigasi senilai Rp 112.279.800,- (seratus dua belas juta dua
ratus tujuh puluh sembilan ribu delapan ratus rupiah), Aset Tetap Lainnya sebesar Rp
684.073.020,- (enam ratus delapan puluh empat juta tujuh puluh tiga ribu dua puluh rupiah), Aset
Tetap yang tidak digunakan sebesar Rp 817.983.600,- (delapan ratus tujuh belas juta sembilan
ratus delapan puluh tiga ribu enam ratus rupiah), Aset Tak Berwujud sebesar Rp 150.338.000,- ,
Aset Yang Tidak Digunakan dalam operasi pemerintahan sebesar Rp Rp 884.483.600,- (delapan

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 30


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

ratus delapan puluh empat juta empat ratus delapan puluh tiga ribu enam ratus rupiah),
Persediaan sebesar Rp 544.029.095,- (lima ratus empat puluh empat juta dua puluh sembilan ribu
sembilan puluh lima rupiah) nilai BMN dimaksud disajikan berdasarkan klasifikasi pos-pos
perkiraan Neraca, yaitu :
Persediaan, Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan Bangunan, Jalan, Irigasi dan Jaringan,
Aset Tetap Lainnya, Konstruksi Dalam Pengerjaan dan Aset Lainnya.

Penyajian nilai BMN dalam pos perkiraan Neraca tersebut dengan rincian sebagai berikut:

Intrakomptabel Ekstrakomptabel Gabungan


No Uraian Neraca

Rp % Rp % Rp %

I Aset Lancar
1 Persediaan 544.029.095 0,41% 0 0,00% 544.029.095 0,41%

Sub Jumlah (1) 544.029.095 0,41% 0 0,00% 544.029.095 0,41%

II Aset Tetap

1 Tanah 40.851.149.958 30,75% 0 0,00% 40.851.149.958 30,71%


2
Peralatan dan Mesin 65.393.224.650 49,22% 167.791.481 93,90% 65.561.016.131 49,28%
3
Gedung dan Bangunan 24.329.440.050 18,31% 9.260.000 5,18% 24.338.700.050 18,30%
4
Jalan, Irigasi dan Jaringan 112.279.800 0,08% 0 0,00% 112.279.800 0,08%

5 Aset Tetap Lainnya 684.073.020 0,51% 0 0,00% 684.073.020 0,51%

6 KDP 0 0 0 0 0 0,00%

Sub Jumlah (2) 131.370.167.478 98,66% 177.051.481 99,43% 131.547.218.959 99,36%


III Aset Lainnya

1 Kemitraan dengan pihak ketiga 0 0,00% 0 0,00% 0 0,00%

2 Aset Tak Berwujud 119.512.000 0,09% 0 0,00% 119.512.000 0,09%

3 Aset yang dihentikan dari penggunaan 884.483.600 0,62% 0,91% 886.114.866 0,62%
operasional Pemerintah 1.631.266
Sub Jumlah (3) 1.003.995.600 0,71% 0,91% 1.005.626.866 0,71%
1.631.266

Total 132.918.192.173 100% 178.682.747 100% 133.096.874.920 100%

b. Perbandingan Nilai BMN pada Laporan Barang dan Laporan Keuangan


Perbandingan antara nilai BMN yang disajikan dalam laporan barang dan laporan keuangan pada
Laporan Kuasa Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 per akun neraca adalah
sebagai berikut :

No Uraian Neraca Laporan Barang Laporan Keuangan Selisih

1 Persediaan 544.029.095 544.029.095 -


2 Tanah 40.851.149.958 40.851.149.958 -
3 Peralatan dan Mesin 65.393.224.650 65.393.224.650 -
4 Gedung dan Bangunan 24.329.440.050 24.329.440.050 -
5 Jalan, Irigasi dan Jaringan 112.279.800 112.279.800 -
6 Aset Tetap Lainnya 684.073.020 684.073.020 -
7 KDP 0 0 -
8 Aset Tak Berwujud 119.512.000 119.512.000 -
9 Aset Lain-lain 817.983.600 817.983.600 -

Total 132.851.692.173 132.851.692.173 -

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 31


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

V. INFORMASI BMN LAINNYA


1. Perkembangan Nilai BMN

Perkembangan nilai BMN secara gabungan (intrakomptabel dan ekstrakomptabel tanpa


persediaan) selama 5 (lima) periode laporan terakhir, dapat disajikan sebagai berikut:

No Periode Laporan Nilai BMN Perkembangan

Rupiah Persen

1 TA 2010 99.612.110.031 1.739.476.000 1,75%


2 TA 2011 111.270.779.636 11.658.669.605 10,48%
3 TA 2012 111.769.068.643 498.289.007 0,45%
4 TA 2013 116.705.522.994 4.937.454.352 4,23%
5 TA 2014 125.417.301.314 8.711.778.320 6,95%

2. Informasi Pengelolaan BMN

a. Penetapan Status Penggunaan BMN


Nilai BMN yang sudah ditetapkan status penggunaanya pada Laporan Barang Kuasa
Pengguna Barang Semesteran per 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:

Sudah Ditetapkan Status


Belum Ditetapkan Status Penggunaan
No Uraian Penggunaan
(Rp) (Rp)
1 Tanah 6.173.285.098 34.677.864.860
2 Peralatan dan Mesin 61.913.939.310 3.479.285.340
3 Gedung & Bangunan 20.034.655.550 1.691.096.000
4 Jalan, Irigasi dan Jaringan 112.279.800 -
5 Aset tetap lainnya 683.890.570 -
Jumlah 78.024.196.591 46.468.413.210

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 32


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

b. Pengelolaan BMN
No Uraian Penggunaan Pemanfaatan Pemindah Penghapusan Jumlah
tanganan
1 Dalam proses pengajuan - - -
permohonan ke Pengguna
Barang
2 Dalam proses pengajuan - - -
permohonan ke Pengelola
Barang
3 Dalam proses Pengelola
11.479.456.860 - - -
Barang
4 Selesai di Pengelola - - -
Barang
a.Dikembalikan - - -
b.Ditolak - - -
c.Disetujui - - -
5 Dalam proses tindak - - -
lanjut Pengguna
Barang/Kuasa Pengguna
Barang
6 Telah diterbitkan - - -
Keputusan dari Pengguna
Barang
7 Tindak lanjut oleh Kuasa - - -
Pengguna Barang
8 Selesai serah terima - - -

Penanggungjawab Laporan Barang


Kuasa Pengguna
Tahun Anggaran 2015
Kuasa Pengguna Barang

Ir. Rochmi Widjajanti, M.Eng


NIP. 195609101984032002

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 33


Laporan Barang Kuasa Pengguna Balai Besar Industri Agro
Tahun Anggaran 2015

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA 34