Anda di halaman 1dari 2

Jaringan Penukar Panas

Intan Febriyanti (1514019) KA02

1. Apa yang dimaksud dengan Fouling ?


Jawab :

Fouling adalah pembentukan lapisan deposit pada permukaan perpindahan panas dari
bahan atau senyawa yang tidak diinginkan. Bahan atau senyawa itu berupa kristal,
sedimen, senyawa biologi, produk reaksi kimia, ataupun korosi.
2. Fouling sering terjadi pada alat jaringan penukar panas. Fouling dapat menyebabkan alat
penukar panas tidak bekerja dengan baik, mengurangi efisiensi koefisien perpindahan panas
dan dapat merusak alat perpindahan panas tersebut. Cara apa saja yang dapat mengurangi
fouling pada alat penukar panas (Heat Exchanger) ?
Jawab:

cara mengurangi terjadinya fouling pada Heat Exchanger , yaitu :

a. Pemilihan heat exchanger ( HE ) yang tepat, Penggunaan beberapa tipe HE tertentu


dapat mengurangi pembentukan fouling di karenakan area dead space yang lebih sedikit
dibandingkan dengan tipe yang lainnya.

b. Mengunakan diameter tube yang lebih besar.

c. Kecepatan yang optimum, kecepatan tinggi akan mengurangi fouling , koefisien heat
transfer juga akan semakin tinggi, tapi akan akan mengakibatkan pressure drop yang tinggi
serta erosi jadi harus dicari kecepatan yang optimum.

d. Margin pressure drop yang cukup. Pada HE yang digunakan untuk fluida yang
berpotensi membentuk fouling yang tinggi, disarankan untuk menggunakan margin 30
40 % antara pressure drop yang diijinkan ( allowable ) dengan pressure drop yang dihitung
( calculated ) hal ini dilakukan untuk antisipasi pressure drop yang tinggi akibat
penggunakan kecepatan yang tinggi.

e. Gunakan tube bundle dan heat exchanger cadangan. Jika penggunaan HE


untuk fluidayang berpotensi membentuk fouling yang sangat ekstrim, maka tube bundle
candangan sebaiknya digunakan. Jika fouling telah terjadi cukup cepat ( setiap 2 3
bulan ) maka sebaiknya digunakan HE cadangan.

f. Gunakan 2 shell yang disusun secara paralel.

g. Gunakan Wire Fin tube. Penggunaan Wire fin tube,dapat mengurangi terbentuknya
fouling, pada awalnya penambahan wire fin tube ini digunakan untuk meningkatkan
perpindahan panas tube pada aliran laminar.

h. Gunakan Fluidized Bed HE, HE tipe ini dapat menghandle fouling yang ekstrim.
Apabila Fluida kotor ditempatkan pada shell.

i. Gunakan U-Tube atau Floating head. Kelemahanan penggunaan U tube adalah kesulitan
pembersihan pada bagian U.

j. Gunakan susunan tube secara Square atau Rotate Square. susunan square menyediakan
akses yang lebih sehingga cleaning HE secara mechanical dengan menggunakan Rodding
atau hydrojetting baik pada susunan triangle, namun begitutube yang disusun secara
square memberikan koefisien heat transfer yang rendah, untuk situasi seperti ini , maka
rotate square dapat digunakan.

k. Meminimalisasikan dead space dengan desain baffle secara optimum.

l. Kecepatan tinggi pada shell, sama seperti pada tube, pengunaan kecepatan tinggi pada shell
akan dapat mengurangi pembentukan fouling, dan dapat menaikkan koefisien perpindahan
panas shell. Kecepatan pada shell umumnya ( disamping faktor lain seperti tube pitch dan lain
lain ) dipengaruhi oleh diameter shell dan baffle spacing.

m. Gunakan tube pitch yang lebih besar untuk fouling yang lebih sangat tinggi.
Umumnya tube pith yang digunakan adalah sebesar 1.25 kali dari OD untuk triangular pitch
dan 6 mm lebih dari OD untuk square.