Anda di halaman 1dari 5

Portofolio:

Nama Peserta: dr. Andriati Nadhilah Widyarini

Nama Wahana: Puskesmas Kecamatan Tebet


Topik: Rhinitis Alergi
Tanggal (kasus): 1 September 2015

Nama Pasien: Tn. ES No. RM: xxxxxx


Tanggal Presentasi: Nama Pendamping:
11 September 2015 Dr. Kartika Putri Pertiwi
Tempat Presentasi: Puskesmas Kecamatan Tebet

Objektif Presentasi:

Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka

Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa

neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil

Deskripsi:
Wanita, 53 tahun, dengan keluhan hidung tersumbat

Tujuan: diagnosa dan tatalaksana awal pada Rhinitis alergi

Bahan bahasan: Kasus Audit


Tinjauan Pustaka Riset
Pos
Cara membahas: Diskusi Email
Presentasi dan diskusi
Data pasien: Nomor Registrasi: xxxxxx
Nama: Ny. S

Nama klinik: Poli Umum Puskesmas


Terdaftar sejak: 1 September 2015
Kecamatan Tebet
Data utama untuk bahan diskusi:

1
1. Diagnosis/Gambaran Klinis:
Pasien datang ke poliklinik PKC Tebet dengan keluhan kedua hidung tersumbat sejak 6 bulan yang l
beristirahat. Pasien juga mengeluhkan bersin-bersin setiap pagi dan malam hari, bersin yang dialami
dari kedua hidung yang encer dan berwarna bening dengan jumlah banyak dan tidak berbau , selain
pasien memang sudah sering bersin-bersin dan tersumbat hidungnya namun dapat membaik sendir
dirasakan saat hidung pasien tersumbat .Keluhan tidak disertai dengan batuk, nyeri tenggorok ,dan ny

2. Riwayat Pengobatan:
Pasien sudah belum pernah berobat, keluhan hanya dibiarkan saja karena akan hilang sendiri namun saa

3. Riwayat Penyakit Dahulu:


Pasien sebelumnya pernah mengalami gejala yang serupa namun dapat membaik sendiri.pasien memi
hipertensi, kecing manis, dan sakit jantung.

4. Riwayat keluarga:
Di keluarga tidak ada yang pernah mengalami hal serupa seperti yang di alami pasien.

5. Riwayat pekerjaan dan sosial:


Os adalah seorang guru olahraga di sebuah sekolah dasar, tinggal bersama istri dan kedua anaknya di bu

2
6. Pemeriksaan Fisik:
Kesadaran : Compos mentis
Keadaanumum : Tampak sakit sedang
Tekanandarah : 130/90 mmHg
Nadi : 139x/menit
Suhu : 36C
Pernapasan : 28x/menit
Mata : Konjungtiva anemis -/-, sclera ikterik -/-
THT : Faring hiperemis -/-, tonsil T1-T1, uvula di tengah
Leher : Tidak ada kelainan
Jantung : BJ I - BJ II normal, tidakada murmur, tidakada gallop
Paru : Vesikuler +/+, ronki -/-, wheezing -/-
Abdomen : Datar, lemas,tidak ada nyeritekanepigastrium, hepar dan limpa tidak teraba, shift
Ekstremitas : Akral hangat
1. Pemeriksaan Hidung

KANAN KIRI
Tidak ada Deformi Tidak ada
tas
Daerah sinus frontalis Nyeri Daerah sinus frontalis
(-), sinus ethmoidalis (-), sinus tekan (-), sinus ethmoidalis (-), sinus
maxillaris (-) maxillaris (- )
(-) Krepita (-)
si

RHINOSKOPI ANTERIOR
Normal Vestibulum Normal
Eutrofi Konka Eutrofi
inferior
Eutrofi Konka media Eutrofi
Sulit dinilai Konka Sulit dinilai
superior
Pus (-) Meatus nasi Pus (-)
Lapang Kavum nasi Lapang
Livid Mukosa Livid
(+) Sekret (+)
Septum Deviasi septum
minimal
Normal Dasar hidung Normal

RHINOSKOPI POSTERIOR

3
Tidak dilakukan Koana Tidak dilakukan
pemeriksaan pemeriksaan
Tidak dilakukan Mukosa Tidak dilakukan
pemeriksaan konka pemeriksaan
Tidak dilakukan Sekret Tidak dilakukan
pemeriksaan pemeriksaan
Tidak dilakukan Muara Tidak dilakukan
pemeriksaan tuba eustachius pemeriksaan
Tidak dilakukan Adenoid Tidak dilakukan
pemeriksaan pemeriksaan
Tidak dilakukan Fossa Tidak dilakukan
pemeriksaan Rusenmuler pemeriksaan
Tidak dilakukan Atap Tidak dilakukan
pemeriksaan nasofaring pemeriksaan

Daftar Pustaka:
1. Soepardi E., Iskandar N. Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher. Edisi ke enam. Fakultas Kedoktera
2. Adams G., Boies L., Higler P. Buku Ajar Penyakit THT. Edisi ke enam. Penerbit Buku Kedokteran EG
3. Lee, K. Essential Otolaryngology, Head and Neck Surgery. Edisi ke delapan. McGrawl-Hill. 2003.
4. Becker, W., Naumann, H., Pfaltz, C. Ear, Nose, and Throat Disease. Edisi ke dua. Thieme. New York:
1.

Hasil Pembelajaran:

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio:

4
1. Subjektif: OS datang ke Poli Umum PKC Tebet dengan mengeluh hidung tersumbat. Keluhan hilan
berobat namun timbul lagi setelah obat habis. Keluarga OS tidak ada yang mengalami hal yang serupa

2. Objektif: Kompos mentis


Pemeriksaan Hidung
Deformitas, krepitasi, nyeri tekan (-)
Vestibulum, Konka inferior, Konka media, Konka superior dalam batas normal,
sekret (+/+), warna mukosa livid (+/+), deviasi septum (+), tes alran udara (-/+)

3. Assessment: Rhnitis Alergi

4. Plan: Terapi:
Medikamentosa :
Antihistamin H2 : Loratadin
Dekongestan : pseudefedrine
NonMedikamentosa

- Menghindari kemungkinan alergen

- Istirahat cukup dan meminum obat secara teratur sesuai yang diresepkan

- Menggunakan masker bila perlu

PROGNOSIS
Ad vitam : ad bonam
Ad sanationam : dubia ad malam
Ad functionam : ad bonam