Anda di halaman 1dari 2

TUGAS ETIKA PROFESI

Tugas dan Fungsi Sebagai Mahasiswa Pertanian

Oleh:

Nama : Fiereza Bayu Pratama

NIM : 145040201111042

Kelaas :R

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI

FAKULTAS PERRTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2016
Pertanian merupakan sektor yang sangat sental di Indonesia. Namun
banyak sekali permasalahan yang terjadi pada sektor ini mulai dari hasil produksi
sampai pemasaran. Banyak pihak yang coba menyelesaikan permasalahan ini
termasuk mahasiswa. Mahasiswa berasal dari dua kata yang digabungkan, yaitu
Maha dan Siswa. Maha yang artinya tertinggi sedangkan siswa adalah bagian dari
kaum pelajar. Mahasiswa tentu tidak sama dengan pelajar yang hanya menunggu
tugas dari guru. Mahasiswa juga bukan sebuah status kebanggan semata. Peran
mahasiswa luas, tidak sekedar mencakup kegiatan pembelajaran di universitas
mereka seperti halnya
Mahasiswa Sebagai Agent of Change
Mahasiswa sebagai Agent of Change adalah mahasiswa sebagai agen dari
suatu perubahan. Kondisi bangsa saat ini jauh dari kondisi ideal, dimana banyak
hal yang perlu dibenahi. Perubahan itu sendiri sebenarnya dapat dilihat dari dua
pandangan. Pandangan pertama menyatakan bahwa tatanan kehidupan
bermasyarakat sangat dipengaruhi oleh hal-hal bersifat materialistik seperti
teknologi. Pandangan selanjutnya menyatakan bahwa ideologi atau nilai sebagai
faktor yang mempengaruhi perubahan. Sebagai mahasiswa nampaknya kita harus
bisa mengakomodasi kedua pandangan tersebut demi terjadinya perubahan yang
diharapkan terutama pada sektor pertanian nya..
Mahasiswa Sebagai Social Control
Mahasiswa bukan sebagai pengamat dalam peran ini, namun mahasiswa
juga dituntut sebagai pelaku dalam masyarakat. Idealnya, mahasiswa menjadi
panutan dalam masyarakat, berlandaskan dengan pengetahuannya, dengan tingkat
pendidikannya, norma-norma yang berlaku disekitarnya, dan pola berfikirnya.
Sektor pertanian merupakan sektor utama yang butuh akan pihak yang
memonitori perkembangannya agar terdapat kemajuan pada sektor ini.
Mahasiswa Sebagai Iron Stock
Mahasiswa dapat menjadi Iron Stock, yaitu mahasiswa diharapkan menjadi
manusia-manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang
nantinya dapat menggantikan generasi-generasi sebelumnya. Intinya mahasiswa
itu merupakan aset, cadangan, harapan bangsa untuk masa depan guna
memajukan pertanian di negeri ini.