Anda di halaman 1dari 1

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN

SOSIALISASI DAN PENYULUHAN HIV-AIDS DAN IMS PADA ANAK


SEKOLAH MTSN 1 SUKAMARA

1. Dasar Penugasan : 094/195/PKM SUKAMARA/2017


2. Proses Pelaksanaan :
a. Lokasi : Aula Kecamatan Sukamara
b. Hasil Kegiatan :
1.Evaluasi acara sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Dilaksanakan pada hari
Sabtu tanggal 18 maret 2017 dimulai Jam 08.00 wib sampai 10.00 wib.
2.Evaluasi tempat di aula kecamatan yang sesuai dengan kapasitas jumlah kehadiran
peserta 25 orang siswa/i,1 orang Guru Sekolah dan 5 orang Tenaga Kesehatan
Puskesmas Sukamara.
3.Sebelum pemaparan materi siswa/i mengerjakan Pre Test
4.Pada saat penyajian Narasumber menggunakan LCD proyektor. Pada saat
pemaparan gambar penyakit HIV-AIDS dan IMS siswa/i masih banyak yang tidak
melihat gambar dikarenakan merasa malu/tabu.
5.Setelah pemaparan siswa/i berperan aktif dalam tanya jawab.
6.Pada akhir pemaparan siswa/i mengerjakan Post Test untuk mengetahui sejauh
mana capaian penerimaan materi yang telah disampaikan Narasumber
7.Peserta mengikuti penyuluhan dari awal hingga akhir penyuluhan.
8.Acara ditutupi dengan pemutaran film kesehatan reproduksi anak remaja.
3. Kesimpulan :
a. 100% siswa/i hadir mengikuti penyuluhan HIV-AIDS&IMS.
b. Dari hasil Pre Test dan Post Test 25 orang siswa/i didapat pemahaman tentang
definisi,pencegahan dan dampak negatif dari HIV-AIDS dan IMS kurang dari 90 % yaitu
72 % (18 orang siswa/i ) hal ini dapat disebabkan kurang fokus dan merasa malu ketika
narasumber menjelaskan definisi, pencegahan dan dampak negatif dalam bentuk gambar
dari penyakit HIV-AIDS dan IMS.
4. Saran :
a. Perlu di tingkatkan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dan penyuluhan HIV-AIDS
dan IMS tingkat SMPN sederajat sehingga siswa/i tidak lagi merasa malu/tabu melihat
gambar dari penyakit yang disebabkan infeksi menular seksual.Sehingga pemahaman
dan pengetahuan tentang pencegahan dan dampak negatif HIV-AIDS dan IMS dapat
diterima dengan baik.Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi dan penyuluhan ini
dapat diikuti siswa/i lebih banyak lagi.

b. Perlunya kerjasama dengan pihak sekolah karena siswa/i MTSN adalah populasi kunci
dalam keberhasilan penanggulangan HIV-AIDS dan IMS.

Sukamara,18 Maret 2017


Yang melaksanakan tugas

Dr.Angga Sari Puji Astuti