Anda di halaman 1dari 2

Pikil-an Rakyat

123
o Senin o Selasa
4- 5 )
. Kabu
7 8
o Kamis 0
9 10
Jumat
11
o Sabtu ()
12 13
Minggu
14 15 16
17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
--
o Jan 0 Peb OMar OApr .Me; OJun 0 Jul 0 Ags OSep OOkt ONov ODes

Memaknai Gerakan Buruh


munitas pekeIja yangdimargi-
OlehSUWANDISUMARTMS nalisasikan oleh sistem yang le-
bih kuat (pemilik modal) seca-
NJUK rasa buruh pekerjaan dengan tangannya ra sosial, politik, dan ekonomi.

U masih dalam rangka


peringatan Hari Bu-
ruh Intemasional kembali ma-
atau mencari natkah dengan te-
naga fisiko Dari sekitar 95 juta
tenaga keIja yang bekeIja pada
Melaluigerakan buruh, sub-
stansinya tidak hanya dalam ta-
taran pengerahan massa, na-
I rak. AWalpekan ini, Aliansi Se- 2005, 7.Q,2zjuta orang masuk mun pada representasi gerakan
rikat PekeIja:menggugat Guber- kategoripekeIjakerah biru, se~ buruh dalam konteks yang le-
nur/Wakil Gubernur Jawa Ba- dangkan 24,73 juta orang pe- bih luas sebagai subjek manu-
rat tentang kontrak politik yang kerja kerah putih (mengandal- sia yang perlu solusi.
pernah dilakukan pada saat kan kemampuan intelektual Pasal 27 ayat UUD 1945 dan
kampanye pilgub ("PR", 5/5). untuk mencari nafkah). Para UU No. 39 Tahun 1999 tentang
Gerakan komunitas buruh pekeIja kerah biru (pekeIja ka- Hak Asasi Manusia, menjamin
menjadi penting untuk dicer- sar) yang relatiflebih tidak ter- hak setiap warga negara atas
mati orientasi dan maknanya
karena hakikat gerakan selalu
didik, posfsi tawar buruh ke-
lompok ini terhadap perusaha-
. pekeIjaan dan penghidupan
yang layak bagi kemanusiaan.
inheren dengan makna yang an biasanya lebih lemah, bukan Konstitusi dan UU temyata be-
ada di baliknya. Gerakan buruh hanya menyangkut upah, teta- lum mampu menjamin semua
bukan hanya mengandung arti pi juga hak-hak norm;:ttifburuh ini teIjadi. Kondisi buruh men-
pada tataran artifisial (penge- lainnya, seperti jaminan sosial, jadi komunitas yang termargi-
rahan fisik massa semata), na- asuransi kesehatan, dan nalisasi, tertindas, tidak berda-
munmenjadi indikator akumu- jaminan hari tua. ya, lemah daya tawar, dan ren-
lasi persoalan yang serius ten- . Gerakan buruh identik de- tan dimanfaatkan sebagai objek
tang eksistensi dan representasi ngan gerakan massa pekeIja kepentingan politik masih
kaum buruh di balik gerakan yang penuh misterius, radikal, menjadi potret umum kondisi
tersebut, sebagai kornunitas pragmatis, dan bercorak ideo- buru}}.kita.
yang dimarginalisasikan oleh logis sosialis. Bahkan, di Indo- Persoalan mendasar ad.alah
para pemilik modal dan biro- nesia gerakan komunitas ini benarkah buruh merupakan
krat. Persoalannya, sampai ka- memiliki muatan sejarah "pa- "korban" dari pertarungan pe-
pan eksistensi buruh mendapat hit" dikaitkan dengan gerakan bisnis dalam pasar bebas atau-
pengak'uan sebagai subjek ma- ideologi kiri. Betapa tidak kah ada muatan politis dan ide-
nusia yang layak hidup? mudah untuk dapat mema- ologis didalamnya? Kapan per-
Badan Pusat Statistik (BPS, hami gerakan buruh sebagai juangan nasib pahit kaum bu-
2007) mengungkapkan sekitar bentuk mumi perjuangan dan ruh berakhir? Hal ini menjadi
75% tenaga kerja di Indonesia gerakan sosial ekonomi. Gerak- amil.t penting, mengingat ber-
adalah pekerja "kerah biru" an buruh selalu diidentikkan bagai kajian ilmiah tentang bu-
yakni pekerja yang melakukan dengan gerakan dari satu ko- ruh dalam relasi produksi, an-

- --- ---KllfJlng Humo~ Un pod 2009-----


- - -- --
---
tara lain Karl Marx, Max We- menteri adalah upaya agar ke-
ber, Frederick Engle, L.A. Co- tenangan berusaha dan bekeIja
ser, Dahrendotf, darl Gidden, tidak terganggu. .t\1terna.tifsolu-
belum mampu memecahkan si lainnya, tentu kembaj.ikepa-
jurang perbedaan yang lebar da kesungguhan, komitmen,
antara buruh dan pengusaha. kesadaran semua elemen da-
Dalam situasi dan posisi bu- lam relasi produksi untuk terus
ruh yang amat lemah dalam berupaya bersama mereduksi
. berbagai hal, baik dalam kuali- berbagai langkah yang destruk-
tas SDM maupun keterampil- tif, dengan cara~cara prof~sio-
an, apalagi diperparah lagi le- nal dan proporsional yang dito-
mahnya pengawasan dan pene- pang dengan penuh tanggung
gakan peraturan oleh dinas ter- jawab moral dan sosial;
kait dengan hubungan industri, Menurut Keisuke Fuse (Di-
akan memperparah kehidupan rektur Departemen Internasio-
buruh dalam relasi produksi. Di nal Konfederasi Serikat PekeIja
beberapa negara yang industri- Nasion'al Jepang- Zenroren),
nya lebih maju, masalah relasi potensi konflik hubungan in-
produksi itu murni urusan dustrial sebena.rnya bisa dite-
pengusaha dan buruh, peme- kan jika pengusaha dan buruh
rintah benar-benar dipercayai bisa saling terbuka dalam se~
dapat menjadi "wasit" dan fasi- tiap persoalan di perusahaan.
litator yang profesional dan Kejujuran akan membangun
fair. Sedangkan relasi produksi kepercayaan dan menimbulkan
di Indonesia sebaliknya, seinua ketenangan bekeIja di perusa-
pelaku dalam arus produksi haan. Salah satu resep menge-
masih memiliki kelemahan da- lola konflik hubungan indus-
lam berbagaihal, termasuk le- trial, manajemen dan serikat
mahnya kesadaran dalam me- pekeIja berkomunikasi secara
ngemban dan menjalankan pe- intensif, terutama dalam hal
ran dan fungsi masing-masing. menetapkan target perusahaan
Agar iklim usaha semakin dan strategi memenangi pasar
baik, 'pada dasarnya hanya sehingga semua pihak memiliki
I menunggukesunggu:hanpeme- . tanggung jawab moral dalam
rintah.melaksanakan berbagai bekeIja. ***
peraturan yang ada, misalnya
I
substansi yang diatur dalam Penulis, pengajar hubung-
peraturan bersama sejumlah an industrial di Fikom Unpad.