Anda di halaman 1dari 11

10 FAKULTAS HUKUM TERBAIK DI INDONESIA 2013

1. Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Sekolah hukum yang pertama di Indonesia didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda
pada tahun 1909 dengan nama Rechtsschool. Sekolah ini ditempatkan di Batavia,
sebagai realisasi permintaan P.A. Achmad Djajadiningrat, Bupati Serang, untuk
keperluan mengisi tenaga-tenaga hukum di pengadilan kabupaten. Sekolah ini pada
mulanya terdiri dari Bagian Persiapan dan Bagian Keahlian Hukum. Sekolah Hukum
ini kemudian ditingkatkan menjadi suatu lembaga pendidikan tinggi dengan nama
Rechtshogeschool atau Faculteit der Rechtsgeleerdheid, yang dibuka pada tanggal
28 Oktober 1924 oleh Gubernur Jendral D.(diambil dari: ui.ac.id).
Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia :

1. Hassan Wirajuda, Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Tahun 1971

2. Yusril Ihza Mahendra, Pendirikan S-1 jurusanHukum Tata Negara Fakultas


Hukum UI Tahun 1983 dan jurusan Filsafat Fakultas Sastra UI (1982).

3. Jimly Asshiddiqie, sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 1982,


kemudian menyelesaikan jenjang pendidikan S2-nya di perguruan tinggi yang
sama pada 1987

4. Taufik Basari, S-1 Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia Tahun


2000

5. Maria Farida Indrati, program sarjana hukum pada tahun1975

6. Harry Tjan Silalahi, Fakultas Hukum UI,Tahun 1962

7. Dan masih banyak lagi..

Website

:
law.ui.ac.id
2. Fakultas Hukum Universitas Gadjah
Mada.

Tanggal3 Desember 1949 dibuka Fakultas Hukum di Yogyakarta dengan pimpinan


Prof. Drs. Notonagoro, S.H.. Fakultas ini merupakan pindahan Sekolah Tinggi
Hukum Negeri Solo. Akhirnya tanggal 19 Desember 1949, lahirlah Universitas
Gadjah Mada dengan enam fakultas. Menurut Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun
1949, keenam fakultas tersebut adalah:

1. Fakultas Teknik (di dalamnya termasuk Akademi Ilmu Ukur dan Akademi
Pendidikan Guru Bagian Ilmu Alam dan Ilmu Pasti);

2. Fakultas Kedokteran, yang di dalamnya termasuk bagian Farmasi, bagian


Kedokteran Gigi dan Akademi Pendidikan Guru bagian Kimia dan limu Hayat;

3. Fakultas Pertanian di dalamya ada Akademi Pertanian dan Kehutanan;

4. Fakultas Kedokteran Hewan;

5. Fakultas Hukum, yang di dalamnya termasuk Akademi Keahlian Hukum,


Keahlian Ekonomi dan Notariat, Akademi Ilmu Politik dan Akademi Pendidikan
Guru Bagian Tatanegara, Ekonomi dan Sosiologi;

6. Fakultas Sastra dan Filsafat, yang di dalamnya termasuk Akademi Pendidikan


Guru bagian Sastra.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada :

1. Hamengkubuwana X, Lulusan Fakultas Hukum UGM


2. Denny Indrayana Menyelesaikan studi sarjana hukumnya di UGM

3. Dan masih banyak lagi.

Website :
law.ugm.ac.id

3. Fakultas Hukum Universitas


Padjadjaran

Fakultas Hukum UNPAD yang semula bernama Fakultas Hukum dan Pengetahuan
Masyarakat ( FHPM ), didirikan secara resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 1957 tentang Pendirian UNPAD, tanggal 24
September 1957. Fakultas Hukum UNPAD merupakan salah satu dari empat
fakultas yang menjadi cikal bakal UNPAD, sekaligus menjadi dasar identitas UNPAD
dalam berkiprah di dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan dalam penetapan Pola
Ilmiah Pokok (PIP) UNPAD yang bertema Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup
dalam Pembangunan Nasional. Pada perkembangannya, PIP tersebut
diaktualisasikan dalam pengembangan bidang Hukum Internasional yang menjadi
rujukan bagi pendidikan hukum di seluruh Fakultas Hukum di Indonesia.
Pembentukan Laboratorium Klinis Hukum juga menjadi salah satu ciri khas Fakultas
Hukum UNPAD.( sumber fh.unpad.ac.id )
Alumni Fakultas Hukum Universitas Universitas Padjadjaran :

1. Mochtar Kusumaatmadja, S3 Universitas Padjadjaran, Bandung (1962)

2. Muladi, Ilmu Hukum Program Pascasarjana FH (S3) Universitas Padjadjaran,


(1984) dengan predikat Cumlaude

3. Dan masih banyak lagi


Website :
fh.unpad.ac.id

4. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS KRISTEN


INDONESIA

Tidak lama setelah kemerdekaan Republik Indonesia (1945), beberapa tokoh


nasional yang juga adalah pemuka-pemuka Kristen Indonesia tergerak dan merasa
perlu untuk mendirikan Dewan Gereja di Indonesia (DGI). Harapan tersebut baru
terlaksana pada tanggal 25 Mei 1950. Di awal kegiatannya, lembaga ini juga telah
memberikan perhatian yang cukup besar pada masalah pendidikan, karena ketika
itu bangsa Indonesia sangat memerlukan sumber daya manusia untuk mengisi
lapangan kerja dalam berbagai aspek kehidupan. Dan kebutuhan ini bersifat
mendesak.
Pemikiran akan inginnya masyarakat Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi
dalam dunia pendidikan, terus berkembang dalam diskusi-diskusi yang terjadi di
lembaga ini. Bahkan dipikirkan pula akan perlunya mendirikan sebuah universiteit.
Atas dasar itulah maka DGI membentuk suatu komisi yang dipimpin oleh Prof. Dr.
I.P. Simandjuntak MA. Komisi ini bertugas membuat suatu studi kelayakan untuk
mendirikan universitas. Hasilnya dilaporkan kepada DGI. Sebagai tindak lanjutnya,
DGI mengeluarkan resolusi mengenai Universiteit Kristen pada tanggal 30 Juni
1953. Resolusi, yang ditandatangani oleh Ds. W.J. Rumambi selaku Sekretaris
Umum DGI dalam Sidang lengkap DGI dari tanggal 20 s/d 30 Juni 1953,
mengusulkan kepada semua gereja dan masyarakat Kristen di Indonesia untuk
membantu sepenuhnya pendirian Universiteit Kristen, baik secara moril maupun
materiel.
Beranjak dari resolusi tersebut, maka tokoh-tokoh Kristen Indonesia, yakni Mr.
Todung Sutan Gunung Mulia, Mr. Yap Thiam Hien, Benjamin Thomas Philip Sigar,
atas nama gereja-gereja yang tergabung dalam DGI, mendirikan Yayasan
Universitas Kristen Indonesia dihadapan notaris Raden Kadiman, dengan nomor
akte 117, tertanggal 18 Juli 1953. Anggota Yayasan kemudian diperbesar dengan
kehadiran Elviannus Katoppo, Ong Jan Hong MD, Aminudin Pohan MD, Seri Condar
Nainggolan MD, Benjamin Prawirohadmodjo, Pdt. Komarlin Tjakraatmadja, Gerrit
Siwabessy MD, Tan Tek Heng, dan J.C. Simorangkir. Tiga bulan kemudian, yaitu
pada tanggal 15 Oktober 1953, diresmikanlah Universitas Kristen Indonesia (UKI)
yang terdiri dari (a) Fakultas Sastra dan Filsafat dengan sub-sub fakultasnya adalah
Pedagogik dan Sastra, dan (b) Fakultas Ekonomi. Ketika itu, perkuliahan dan
kegiatan administrasi masih berlangsung di gedung HSK, yang terletak di Jalan
Diponegoro 86, dan di 3 buah flat di Jalan Salemba 10. Di dalam perjalanan
pengabdiannya, didirikanlah Fakultas Hukum (1956), Fakultas Kedokteran (1962),
Fakultas Teknik (1963), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (1994).
Alumni Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia :

1. Agustin Teras Narang, S1 Fakultas Hukum UKI Jakarta (1973-1979)

2. Johnson Panjaitan, Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia, Jakarta

3. Japto Soerjosoemarno, Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia,


Jakarta

4. Dan masih banyak lagi

Website :
fh.uki.ac.id

5. Fakultas Hukum Universitas Katolik


Atma Jaya

Fakultas Hukum didirikan pada tanggal 3 Juli 1965 dengan jumlah mahasiswa yang
diterima sebanyak 141 orang. Kuliah dimulai pada awal September 1965
menggunakan gedung SMP St. Theresia, Jakarta Pusat.
Baru satu bulan kuliah berlangsung, meletuslah peristiwa G-30-S, yang kemudian
berlanjut dengan aksi mahasiswa, sehingga praktis kuliah secara teratur baru
berjalan kembali pada 1 Februari 1967.
Perkuliahan di Kampus Semanggi dimulai sejak awal Maret 1971. Setelah beberapa
kali berpindah ruangan sekretariat, saat ini sekreatariat Fakultas Hukum dipusatkan
di Gedung C, Lantai 3, Kampus Semanggi. Sementara, perkuliahan mahasiswa
dipusatkan di Gedung Yustinus dan BKS.
Fakultas Hukum yang berusia hampir 40 tahun telah mengalami perkembangan
yang cukup pesat saat ini. Dari jumlah mahasiswa pertamanya yang hanya 141
orang, di tahun 2004 ini, jumlah mahasiswa Fakultas Hukum berjumlah kurang lebih
1,500 mahasiswa. Jumlah dosen tetap dan honorer kurang lebih 30 orang dan 60
orang. Fakultas ini mengelola 4 (empat) Program Kekhususan: Hukum Ekonomi
Bisnis, Hukum Keperdataan, Hukum Kepidanaan, dan Hukum Internasional/Tata
Negara. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh majalah Tempo pada bulan
Oktober 2003, Fakultas Hukum Unika Atma Jaya menduduki peringkat ke-3 sebagai
tempat favorit untuk studi hukum di Jakarta. ( sumber http://www.atmajaya.ac.id )
Website :
www.atmajaya.ac.id

6. Fakultas Hukum Universitas Trisakti

Fakultas Hukum Universitas Trisakti (FH USAKTI) merupakan salah satu Fakultas di
lingkup Universitas Trisakti yang lahir bersamaan dengan didirikannya Universitas
Trisakti oleh dr. Syarif Thajeb selaku Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu
Pengetahuan Republik Indonesia pada tanggal 29 Nopember 1965.
Pada awalnya Fakultas Hukum bernama Fakultas Hukum dan Pengetahuan
Masyarakat Universitas Trisakti, dan kemudian berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 0333/O/1985 tanggal 27 Juli 1985
tentang Penyesuaian Jalur, Jenjang dan Program Pendidikan serta Penataan
Kembali Mutu Unit Jurusan/ Program Studi Status Disamakan pada PTS dalam
Lingkungan Koordinasi PTS Wilayah III telah diubah namanya menjadi Fakultas
Hukum Universitas Trisakti.
Fakultas Hukum Universitas Trisakti memperoleh status akademik Disamakan
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor:
090/U/1972 tanggal 8 Juni 1972, tentang Pemberian Penghargaan Sama Dengan
Ijasah PTN yang Setara Kepada Ijasah Sarjana Muda Lengkap, Fakultas Ekonomi
Jurusan Ekonomi Perusahaan dan Akutansi pada Ijasah Sarjana Muda Lengkap dan
Sarjana Lengkap Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Jurusan Hukum
Perdata, Hukum Pidana dan Hukum Internasional dan Fakultas Teknik Jurusan
Mesin dan Elektro Universitas Trisakti di Jakarta, tanpa persyaratan bahwa
ujian/ujian-ujian yang bersangkutan diselenggarakan dengan pedoman pengawasan
aktif Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Surat Keputusan tersebut diperbaharui
dengan Surat Keputusan Menteri Nomor: 0296/U/1981 dan Surat Keputusan Nomor:
0333/O/1985 tentang Penyesuaian Jalur, Jenjang dan Program Pendidikan serta
Penataan Kembali Mutu Unit Jurusan/ Program Studi Status disamakan pada PTS
dalam Lingkungan Koordinasi PTS Wilayah III, serta terakhir Surat Keputusan
Nomor: 558/Dikti/Kep/1993 tanggal 11 September 1993 tentang Penetapan Kembali
Status Disamakan kepada Jurusan/Program Studi untuk Jenjang Program D3 dan
S1 pada PTS di lingkungan Kopertis Wilayah III di Jakarta. ( sumber
http://www.trisakti.ac.id )
Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti :

1. Adhyaksa Dault, ,Fakultas Hukum, tahun 1984 s.d 1989

2. Marissa Sarjana, Fakultas Hukum Universitas Trisaksi Jakarta, jurusan


Hukum Perdata

3. Wanda Hamidah, S-1 Fakultas Hukum Universitas Trisakti Tahun 2000

4. Usman Hamid, SI Fakultas Hukum Universitas Trisakti Tahun1999

5. Yulianis, Fakultas Hukum Universitas Trisakti Tahun 1987

6. Dan masih banyak lagi

Website :
www.trisakti.ac.id

7. Fakultas Hukum Universitas


Diponegoro

Fakultas Hukum Universitas Diponegoro merupakan Fakultas tertua di lingkungan


Universitas Diponegoro. Sejak berdiri pada tahun 1957 hingga saat ini, Fakultas
Hukum telah mengalami perkembangan dengan semakin membaiknya sistem
pendidikan, bertambahnya jumlah dan kualitas staf pengajar (dosen), serta
bertambah lengkapnya sarana dan prasarana penunjang pendidikan. Pengelolaan
Fakultas Hukum yang semakin membaik ini diarahkan untuk peningkatan kualitas
lulusan. Dilihat dari output yang dihasilkan, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro
telah banyak memberikan kontribusi bagi pengembangan kehidupan bangsa dalam
pembangunan. Lulusan yang dihasilkan telah tersebar di seluruh Indonesia dengan
menduduki jabatan-jabatan di lingkungan birokrasi, swasta maupun masyarakat.
Kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terlihat dari penelitian-penelitian
yang dilakukan, penerbitan buku-buku ilmu hukum yang menjadi standar dalam
pengembangan ilmu hukum di tingkat nasional, serta berbagai karya tulis di bidang
hukum yang diterbitkan secara berkala melalui majalah dan jurnal ilmiah maupun
melalui media massa. ( sumber fh.undip.ac.id )
Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro :

1. Muladi, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (S1) (1968)

2. Dan masih banyak lagi

website :
www.fh.undip.ac.id

8. Fakultas Hukum Universitas


Airlangga

Sejarah Universitas Airlangga dimulai dari cikal bakal lembaga pendidikan


Nederlands Indische Artsen School (NIAS) pada tahun 1913 dan Scholl tot Opleiding
van Indische Tandartsen (STOVIT) pada tahun 1928. Fakultas Hukum sebagai salah
satu fakultas tertua di Universitas Airlangga pada awal pembentukannya merupakan
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Surabaya sebagai cabang dari Fakultas Hukum,
Ekonomi, dan Sosial Politik (HESP)Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Presiden Republik Indonesia secara resmi membuka Universitas Airlangga
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 57/1954 pada tanggal 10 Nopember 1954.
( sumber http://www.fh.unair.ac.id )
Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga :

1. Prof. Dr. J.E. Sahetapy, Fakultas Hukum Jurusan Kepidanaan Unair,


Surabaya Doktor Ilmu Hukum Unair, Surabaya, 1978

2. Triono Wibowo, Alumni Fakultas Hukum Unair


3. Dan masih banyak lagi

Website :
www.fh.unair.ac.id

9. Fakultas Hukum Universitas Pelita


Harapan

Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan didirikan pada tanggal 25 Juli tahun
1996, yang diprakarsai oleh Dr. (HC) Mochtar Riady. Program Strata Satu diawali
dengan satu peminatan, yaitu Hukum Bisnis dan kemudian pada tahun 2003
ditambah 2 peminatan, yaitu peminatan pada Hukum Internasional dan Kemahiran
Praktik Hukum. Kegiatan perkuliahan pada program Strata Satu berlangsung di
Global Campus UPH Lippo Karawaci Tangerang dan dilaksanakan dalam dua pilihan
bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Melalui keputusan BAN PT Depdiknas No. 06/BAN-PT/Ak-X/S1/VIII/2007 tanggal 3
Agustus 2007, Program Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) UPH diakreditasi dengan
Peringkat A (Sebagaimana Peringkat A sebelumnya pada tahun 2002 2007).
Peringkat A ini diperoleh saat Ban PT telah melakukan perubahan-perubahan
dalam manajemen asesmen lapangan. Selain akreditasi, Fakultas Hukum juga
merupakan salah satu Fakultas yang turut mengambil bagian dalam sertifikasi ISO
9001:2000 Universitas Pelita Harapan pada 23 April 2008.
Fakultas Hukum UPH aktif menjadi bagian dari beberapa kompetisi mootcourt
(peradilan semu), baik nasional maupun internasional, seperti Lomba Debat Hukum
Nasional Universitas Padjadjaran, Bandung; Kompetisi Mootcourt Nasional Djoko
Soetono, Yogyakarta; Phillip C. Jessup International Law Mootcourt, Washington
USA; Stetson International Environmental Mootcourt Competition, Florida USA;
Elsa Mootcourt Competition, Taipei Taiwan; dll. ( sumber law.uph.ac.id )
Alumni Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan :

1. Jamin Ginting, S2 dan S3 Fakultas HukumUniversitas Pelita Harapan

2. Dan masih banyak lagi

Website :
www.law.uph.ac.id

10. Fakultas Hukum Universitas


Tarumanagara

Ide untuk mendirikan suatu perguruan tinggi dicetuskan pertama kali pada tahun
1957 oleh sekelompok sosiawan di lingkungan Perhimpunan Sosial Candra Naya
yang saat itu masih bernama Sin Ming Hui. Atas prakarsa Drs. Kwee Hwat Djien,
pada tanggal 18 Juni 1959 kelompok ini sepakat untuk mendirikan suatu yayasan
yang diberi nama Tarumanagara. Pembentukannya dikukuhkan melalui Akta Notaris
E. Pondaag Nomor 54 Tanggal 11 September 1959.
Nama Tarumanagara sendiri diambil dari nama kerajaan yang pernah ada di tanah
Sunda pada jaman dahulu. Di bawah pimpinan Raja Purnawarman, Kerajaan
Tarumanagara pernah mencapai masa jayanya pada abad ke-VI. Kerajaan ini
kemudian meninggalkan beberapa prasasti yang tersebar di berbagai lokasi di Jawa
Barat dan Jakarta. Salah satu yang cukup terkenal adalah prasasti Ciaruteun yang
terdapat di Bogor, tepatnya di pertemuan antara sungai Ciaruteun dan sungai
Cisadane. ( sumber http://www.tarumanagara.ac.id )