Anda di halaman 1dari 5

8 Manfaat Daging Jangkrik Bagi Kesehatan Tubuh

Sponsors Link

Ada yang belum tahu atau belum pernah melihat jangkrik? Jangkrik memiliki bentuk
seperti gambar di bawah ini. Jangkrik termasuk dalam kelas insecta dengan nama
latin Gryllus sp dan bersifat hemimetabola dimana proses metamorfosisnya tidak
sempurna. Mulut jangkrik bertipe pengunyah, memiliki 2 pasang sayap yang mana
sayap depan lebih tebal dan dikenal sebagai tegumina, sedangkan sayap belakang
lebih tipis seperti membran dan dilipat di bawah sayap depan.

daging jangkrikSerangga ini dapat hidup di lingkungan kering maupun lingkungan


yang basah, khususnya lingkungan yang berumput. Jangkrik termasuk hewan
noktural dan dapat mengeluarkan bunyi yang merdu ketika teguminanya saling
bersentuhan.

Jangkrik untuk makanan

Jangkrik pada awalnya dimanfaakan sebagai pakan burung baik diberikan secara
utuh maupun dijadikan tepung terlebih dahulu. Namun di beberapa daerah, jangkrik
tidak hanya dijadikans sebagai makanan burung tetapi juga dijadikan sebagai
makanan yang enak dan bermanfaat. Contohnya, sate jangkrik, rempeyek jangkrik,
nasi goreng jangkrik, kerupuk jangkrik, bahkan biskuit jangkrik.

Kandungan Daging Jangkrik

Komposisi daging jangkrik telah diteliti dan berdasarkan Penelitian & Pengetahuan
(Litbang) ASTRIK (Asosiasi Peternak Jangkrik Indonesia) diperoleh bahwa jangkrik
memiliki banyak manfaat.

Gizi Hormon
Jangkrik mengandung 105.49 ppm hormon progesteron, 31.78 ppm testoteron, dan
259.535 ppm estrogen, serta dapat dijadikan sumber energi dengan energi yang
dihasilkan sebesar 4.87 kalori/gram.

Protein

Protein yang terdapat pada jangkrik yang telah diolah menjadi tepung juga sangat
tinggi yaitu 57.32%. Selain itu semua, jangkrik juga mengandung DHA9 asam amino
yang diperlukan untuk proses pembentukan sel, glutation (GSH) yang berguna
untuk antioksidan pada tubuh, DHA, ARA, Omega 3, dan Omega 6 yang baik untuk
pertumbuhan kecerdasan otak anak-anak.

Beberapa manfaat daging jangkrik adalah sebagai berikut:

Tepungnya menyerupai jamu, mampu menambah stamina!

Daging jangkrik yang telah dikeringkan dan kemudian diolah menjadi tepung, dapat
dicampurkan dengan bahan-bahan berupa ramuan alami sehingga akan
menghasilkan produk yang mampu meningkatkan stamina dan kebugaran kita.

Protein yang jauh lebih banyak

Protein yang terdapat dalam daging jangkrik jauh lebih banyak dari pada protein
yang terdapat pada ayam, sapi, dan udang. Protein sangat penting untuk tubuh
manusia sebagai enzim, meningkatkan pertahanan tubuh dan imunisasi tubuh,
membantu pertumbuhan anak-anak, membentuk jaringan pada tubuh, dan
mencegah penyakit kwashiorkor dan marasmus yang disebabkan oleh kekuragan
protein.

Jangkrik pencegah penyempitan pembuluh darah!


Protein dan asam-asam amino yang terdapat pada jangkrik mampu mencegah
terjadinya penyempitan pembuluh darah. Cocok untuk mencegah penyakit yang
berkaitan dengan penyempitan pembuluh darah seperti stroke.

Vitalitas pun bisa meningkat dengan mengkonsumsi daging jangkrik

Daging jangkrik mampu meningkatkan vitalitas baik pria maupun wanita. Selain itu,
bagi wanita, daging jangkrik juga mampu menunda menopouse.

Baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak!

Protein yang ada pada daging jangkrik sangat baik untuk anak-anak yang sedang
dalam masa pertumbuhan. Perkembangan otak anak pun dapat ditingkatkan
dengan mengkonsumsi daging jangkrik.

Ingin awet muda? Daging jangkriklah solusinya

Daging jangkrik dapat mencegah penuaan karena adanya protein collagen yang
mampu mepertahankan elastisitas persendian tulang, sel kulit, kornea mata, dan
mencegah penyakit katarak, sehingga kita bisa lebih awet muda.

Selain untuk manusia, daging jangkrik juga bermanfaat untuk burung berkicau

Daging jangkrik mampu meningkatkan kekuatan suara burung berkicau dan


mempercepat kemampuan burung untuk berkicau. Bagi indukan, daging jangkrik
akan bermanfaat untuk mempercepat produktivitas telurnya.

Tidak hanya burung dan manusia yang mendapatkan manfaat dari jangkrik, ikan
hias pun perlu diberi pakan jangkrik
Ikan hias yang diberi pakan jangkrik akan memiliki warna yang lebih tajam dan
perkembangan tubuhnya jauh lebih cepat karena daging jangkrik mengandung
kalsium dan mineral. Jenis ikan yang gemar menyantap jangkrik antara lain oscar,
alligator gal, piranha, toman, arwana, louhan, dan lain-lain.

Daging Jangkrik, Halal Atau Tidak ?

Manfaat daging jangkrik terbukti tidak hanya sedikit saja sehingga patut nih kita
coba untuk konsumsi. Halal tidak sih?, pertanyaan itu pasti muncul ketika kita
akan mengkonsumsinya. Daging jangkrik halal untuk kita konsumsi dan telah
terdaftar serta mendapat sertifikat kesehatan dari MUI, jadi daging jangkrik aman
untuk di konsumsi.

Kebanyakan masyarakat di Indonesia masih merasa aneh untuk mengkonsumsi daging jangkrik
karena melihat bentuknya yang berbeda dari daging yang biasa dikonsumsi dan mengingat
awalnya jangkrik hanya dikonsumsi oleh ikan hias, burung, maupun ayam. Sebenarnya, daging
jangkrik enak jika telah diolah menjadi makan yang umum kita konsumsi. Jangkrik yang akan
diolah terlebih dahulu digongseng (digoreng tanpa menggunakan minyak) supaya lebih gurih.
Jangkrik kering pun kemudian dapat diolah, misalnya dijadikan sebagai rempeyek, sate, biskuit,
maupun campuran dalam nasi goreng atau olahan lainnya.

Mengelola Jangkrik Menjadi Makanan

Berikut beberapa ide untuk mengolah daging jangkrik menjadi makanan yang enak namun kaya
manfaat.

1. Cheese Stick Cheekrik

Biskuit stik keju yang gurih dari daging jangkrik. Jangkrik yang digunakan adalah jangkrik yang
berumur 20 hari dengan maksud supaya tidak ada sayapnya. Sayap jangkrik tidak mudah dicerna
oleh tubuh, sehingga sebaiknya dibuang apabila jangkrik yang akan diolah telah bersayap.

Pertama-tama, jangkrik disiram dengan air panas untuk mengeluarkan kotorannya dan kemudian
direbus selama 15 menit. Jangkrik tersebut kemudian dicuci berulang kali sampai bersih dari
lendir berwarna hijau. Jangkrik yang telah bersih kemudian dihaluskan dan dicampurkan ke
dalam adonan cheese stick yang terdiri dari mentega telur, dan terigu yang telah diadon hingga
merata. Adonan yang telah tercampur merata, kemudian dicetak dan digoreng sehingga jadilah
Cheese Stick Cheekrik.

2. Rempeyek Jangkrik

Rempeyek jangkrik dibuat dengan menggunakan bahan baku rempeyek pada umumnya. Hanya
saja jika biasanya kita menggunakan udang, kacang, atau teri sebagai tambahan rempeyek, maka
itu semua dapat diganti dengan daging jangkrik yang telah dikeringkan. Rempeyek jangkrik telah
banyak dijual dan bahkan telah sampai ke Istana, lho.

3. Nasi Goreng Jangkrik

Nah, kalau mau mengkonsumsi daging jangkrik sebagai lauk, kita dapat mencoba nasi goreng
jangkrik. Jika biasanya nasi goreng dicampurkan dengan telur, ayam, daging, atau udang, coba
ganti dengan daging jangkrik. Nasi goreng pun akan terasa lebih nikmat, gurih, dan bermanfaat.
Bahkan menu ini telah ada di restoran-restoran lho, khususnya di Surabaya.