Anda di halaman 1dari 5

Resume Pengantar Manajemen Richard L.

Daft : Chapter 5 Etika Manajemen dan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Etika Manajemen

Kode yang berisi prinsip-prinsip dan nilai-nilai moral yang mengatur perilaku orang atau

kelompok terkait dengan apa yang benar dan apa yang salah.

Perilaku manusia digolongkan 3 :

1. Bidang UU (Standar Legal)

2. Bidang Etika (Standar Sosial)

3. Bidang Pilihan Bebas (Standar Perorangan)

Dilema Etika

Suatu situasi yang muncul ketika seluruh alternatif pilihan atau perilaku diaggap tidak

diinginkan karena potensi konsekuensi yang negatif, sehingga menibulkan kesulitan untuk

membedakan yang baik dan salah.

Kriteria Pengambian Keputusan yang Etis

Pendekatan Utilarian (Manfaat)

Menyatakan bahwa perilaku moral menghasilkan kebaikan paling utama dengan jumlah

sebesar mungkin.

Pendekatan Individualisme

Menyatakan tindakan yang dianggap bermoral bioa mempromosikan kepentingan jangka

panjang terbaik seseorang yang pada akhirnya membawa pada kebaikan yang lebih besar.
Pendekatan Hak Moral

Menyatakan bahwa keputusan moral adalah keputusan yang paling baik mempertahankan

hak orang-orang yang dipengaruhi keptusan teresebut.

Enam Hak Moral harus dipertimbangkan selama proses pengambilan keputusan :

1. Hak untuk memberikan konsensi (The Right of Free Consent)

2. Hak Privasi (The Right of Privacy)

3. Hak Kebebasan menganut kepercayaan (The Right of Freedom of Conscience)

4. Hak kebebasan berbicara (The right of Speech)

5. Hak memperoleh keadilan (The Right of Due Process)

6. Hak untuk hidup dan memperoleh keselamatan (The Right to Life and Safety)

Pendekatan Keadilan

Konsep Etika yang menyatakan bahwa keputusan moral harus didasarkan pada standar

kesetaraan, keseimbangan dan keadilan.

Keadilan Distribusi adalah konsep yang menyatakan bahwa perlakuan yang berbeda

terhadap seseorang tidak boleh berdasarkan karakteristik yang bersifat arbitrer. Dalam kasus

perbedaan yang subtansif, orang dapat diperlakukan secara berbeda sebanding dengen

perbedaannya dengan orang lain.

Keadilan Prosedural adalah konsep yang menyatakan bahwa aturan harus dinyatakan

dengen jelas dan diberlakukan secara konsisten dan seimbang.

Keadilan Kompensasi adalah konsep yang menyatakan bahwa seseorang harus

memperolah kompensasi atas biaya kerugian yang dialami dari pihak yang bertanggung jawab,

dan serta seseorang tidak boleh dianggap bertanggung jawab atas hal-hal yang tidak dapat

dikendalikannya.
Organisasi

Nilai-nilai yang diadopsi dalam organisasi merupakan hal yang penting, terutama jika

kita memahami bahwa kebanyakan orang berada pada tingkat dau dari tahap perkembangan

moral yang berarti bahwa tugas mereka hanyalah untuk memenuhi kewajiban dan harapan pihak

lain.

Tanggung Jawab Sosial

Kewajiban manajemen untuk membuat pilihan dan mengambil tindakan yang akan

memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan dan kepentingan masyarakat serta organisasi itu

sendiri.

Pihak yang berkepentingan adalah setiap kelompok di dalam ataupun di luar perusahaan

yang memilikikepentigan terahapad kinerja organisasi.

Mengevaluasi Kinerja Sosial Perusahaan

Tanggung Jawab Ekonomi

Menghasilkan barang atau jasa yang diinginkan masyarakat dan memaksimalkan keuntungan

untuk pemilik dan poemegang saham.

Tanggung Jawab Legal

Apa yang dianggap penting oleh masyarakat terkait dengan perilaku perusahaan yag tepat.

Tanggung Jawab Etika

Mencakup perilaku yang tidak perlu dikodifikasikan menjadi hukum dan mungkin saja tidak

memenuhi kepentingan ekonomi langsung perusahaan.


Tanggung Jawab Diskresi

Bersifat sukarela dan dipandu oleh keinginan perusahaan untuk melakukan kontribusi sosial

yang tidak diwajibkan oleh ekonomi, hukum dan etika.

Metode Yang ditetapkan dengan :

1. Kepemimpinan yang beretika

2. Kode Etik

Kode etik cenderung ada dalam dua bentuk :

1. Pernyataan berbasis prinsip

Menjelaskan prosedur yang digunakan dalam situasi etika yang khusus.

2. Pernyataan berbasis kebijakan

3. Struktur Etika

Komite Etika Sekelompok eksekutif yang diangkat untuk mengawasi etika perusahaan dengan

memberikan penegasan terhadap masalah-masalah etika yang dipertayakan den mendisiplinkan

orang yang melakukan pelanggaran.

Ombudsmanetika Petugas yang diberikan tanggung jawab untuk menyelidiki keluhan pelanggaran

etika dan memberitahu manajemen puncak mengenai potensi-potensi pelanggaran etika.