Anda di halaman 1dari 341

PROFIL KESEHATAN

PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG


DINAS KESEHATAN
Jl.Dr.Susilo No. 44-46 Telp. (0721) 264091 Teluk Betung

BANDAR LAMPUNG 35213


DAFTAR ISI

HAL.
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR SINGKATAN iv
DAFTAR TABEL LAMPIRAN vii
DAFTAR TABEL, GRAFIK & GAMBAR xiv

BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Maksud & Tujuan Disusunnya Profil Kesehatan Provinsi 3
Lampung
1.3. Sistematika Penyajian 4
1.4. Keterbatasan Penulisan 5

BAB II GAMBARAN UMUM PROVINSI 7


2.1. Geografi 7
2.2. Topografi 7
2.3. Klimatologi 9
2.4. Perhubungan 9
2.5. Administrasi Pemerintah 9
2.6. Kependudukan 10
2.7. Sosial Ekonomi 17
2.8. Indeks Pembangunan Manusia / IPM 19

BAB III PROGRAM KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG 20


3.1. Visi Dan Misi 20
3.2. Tujuan 21
3.3. Sasaran 22
3.4. Isu Pokok 22
3.5. Masalah 23
3.6. Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan Kesehatan 24
Provinsi Lampung
3.7 Rencana Pencapaian Indikator Sasaran Tahun 2010 - 2014 26

BAB IV SITUASI DERAJAT KESEHATAN 40


4.1. Umur Harapan Hidup 40
4.2. Kematian / Mortalitas 42
4.3. Kesakitan/Morbiditas 49
4.4. Status Gizi 68

BAB V SITUASI UPAYA KESEHATAN 76


5.1. Pelayanan Kesehatan Dasar 76
5.2. Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang 79

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 ii


5.3. Pelayanan Kefarmasian 85
5.4. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak 85
5.5. Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut 111
5.6. Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 112
5.7. Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) 113
5.8.Upaya Pelayanan Kesehatan Lingkungan 118

BAB VI SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN 127


6.1. Sarana Pelayanan Kesehatan 127
6.2. Tenaga Kesehatan 132
6.3. Pembiayaan Kesehatan 143

BAB VII PENUTUP 144


7.1. Kesimpulan 144
7.2. Saran 148
LAMPIRAN

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 iii


DAFTAR SINGKATAN

1. ABJ : Angka bebas jentik


2. AFP : Acut Flacid Paralyse
3. AIDS : Acquired Immuno Deficiency Syndrome
4. AKABA : Angka Kematian Balita
5. AKB : Angka Kematian Bayi
6. AKI : Angka Kematian Ibu
7. AMI : Annual Malaria Incidence
8. ANC : Ante Natal Care
9. APBD : Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
10. APBN : Anggaran Pendapatan Negara
11. ASI : Air Susu Ibu
12. BBLR : Bayi Berat Badan Lahir Rendah
13. BGM : Bawah Garis Merah
14. BOR : Bed Occupancy Rate
15. BTA : Basil Tahan Asam
16. CBR : Crude Birth Rate
17. CFR : Case Fatality Rate
18. D/S : Ditimbang/Jumlah Seluruh Balita
19. DAU : Dana Alokasi Umum
20. DBD : Demam Berdarah Dengue
21. DDTK : Deteksi Dini Tingkat Tumbuh Kembang
22. DHA : Distric Health Account
23. DO : Drop Out
24. DOTS : Directly Observed Treatment Shortcourse
25. GAKY : Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
26. GDR : Gross Death Rate
27. GHTR : Gigitan Hewan Tersangka Rabies
28. HB : Hemaglobin
29. HIV : Human Immuno Virus
30. IIS : Indikator Indonesia Sehat
31. IPM : Indeks Pembangunan Manusia
32. IR : Incidence Rate
33. IU : International Unit
34. JPK : Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
35. JPKM : Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
36. K1 : Kunjungan Ibu Hamil pertama
37. K4 : Kunjungan Ibu Hamil Keempat
38. KB : Keluarga Berencana
39. KIA : Kesehatan Ibu dan Anak
40. KIE : Knowledge Information and education
41. KK : Kepala Keluarga
42. KLB : Kejadian luar Biasa
43. KLL : Kecelakaan Lalu Lintas
44. Km2 : Kilometer Persegi
45. KMS : Kartu Menuju Sehat

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 iv


DAFTAR SINGKATAN

46. KN : Kunjungan Neonatus


47. KPAD : Komisi Penanggulangan Aids Daerah
48. KVA : Kekurangan Vitamin A
49. KW-SPM : Kewenangan Wajib Standar Pelayanan Minimal
50. LOS : Leng Of Stay
51. MKET : Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih
52. MP-ASI : Makanan Pendamping ASI
53. MTBM : Manajemen Terpadu Balita Muda
54. MTBS : Manajemen Terpadu Balita Sakit
55. N/D : Naik/Ditimbang
56. NAPZA : Narkitika, Psikotripoka dan Zat Adikitif
57. NCHS : National Center for Helath statistics
58. NDR : Net Death Rate
59. OAM : Obat Anti Malaria
60. PAH : Penampungan Air Hujan
61. PHA : Provincial Health statistics
62. PHBS : Perilaku Hidup Bersih Sehat
63. PHLN : Pinjaman/ Hibah Luar Negeri
64. PKK : Penggerak Pemberdayaan Kesehatan Keluarga
65. PMA : Perlindungan Mata Air
66. PMS : Penyakit Menular Seksual
67. POLINDES : Pondok Bersalin Desa
68. POSYANDU : Pos Pelayanan Terpadu
69. PP : Perpipaan
70. PSG : Pemantauan Status Gizi
71. PSM : Peran Serta Masayarakat
72. PUS : Pasangan Usia Subur
73. RS : Rumah Sakit
74. SAT : Serum Anti Tetanus
75. SD/MI : Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah
76. SDM : Sumber Daya Manusia
77. SIK : Sistem Informasi Kesehatan
78. SKD : Sistem Kewaspadaan Dini
79. SKPG : Sistem Kewaspadaan Pangan Pangan dan Gizi
80. SPAL : Saluran Pembuangan Air Limbah
81. SPR : Slide Parasit Rate
82. SPT : Surat Perintah Tugas
83. STS : Survey for Sero Test
84. TB : Tinggi Badan
85. TD : Tekanan Darah
86. TFR : Total Fertility Rate
87. TFU : Tinggi Fundus Uteri
88. TGR : Total Goiter Rate
89. TOGA : Tanaman Obat Keluarga
90. TPM : Tempat Pengelolaan Makanan

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 v


DAFTAR SINGKATAN

91. TPP : Tempat Pengelolaan Pestisida


92. TT : Tetanus Toxoid
93. TTU : Tempat Tempat Umum
94. TPUM : Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan
95. TOI : Turn Over Interval
96. UCI : Universal Child Imunization
97. UHH : Umur Harapan Hidup
98. UKBM : Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat
99. UKS : Usaha Kesehatan Sekolah
100. UU : Undang Undang
101. VAR : Vaksin Anti Rabies
102. WHO : World Health Organization
103. WUS : Wanita Usia Subur

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 vi


DAFTAR TABEL LAMPIRAN PROFIL KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014

NO
JUDUL TABEL
TABEL

Tabel 1 LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH


PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA DAN KEPADATAN
PENDUDUK MENURUT KABUPATEN / KOTA

Tabel 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN,


KELOMPOK UMUR, DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 2A JUMLAH PENDUDUK LAKI LAKI DAN PEREMPUAN


MENURUT KABUPATEN / KOTA DAN KELOMPOK UMUR

Tabel 2B JUMLAH PENDUDUK LAKI LAKI MENURUT KABUPATEN /


KOTA DAN KELOMPOK UMUR

Tabel 2C JUMLAH PENDUDUK PEREMPUAN MENURUT KABUPATEN /


KOTA DAN KELOMPOK UMUR

Tabel 3 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK


HURUF DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH
MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 3A HARAPAN LAMANYA SEKOLAH (TAHUN) DAN RATA


RATA LAMANYA SEKOLAH (TAHUN) PROVINSI LAMPUNG

Tabel 4 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN


KABUPATEN / KOTA

Tabel 5 JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA


MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 6 JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR DAN


KABUPATEN / KOTA

Tabel 7 KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS TB


PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER
100.000 PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN / KOTA

Tabel 8 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU


BTA+MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 9 ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+


SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN / KOTA

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 vii


NO
JUDUL TABEL
TABEL

Tabel 10 PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 11 JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT


JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabeel 11A JULAH KASUS HIV, AIDS DAN SYPHILIS MENURUT JENIS
KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 12 PRESENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV


AIDS JENIS KELAMIN MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 13 KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS


KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 14 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN,


DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 15 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2


MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 16 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT


KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN / KOTA

Tabel 17 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT


(RELEASE FROM TREATMENT/REFT) MENURUT JENIS
KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 18 JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT


KABUPATEN/KOTA

Tabel 19 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH


DENGAN IMUNISASI (PD31) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN
KABUPATEN/KOTA

Tabel 20 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH


DENGAN IMUNISASI (PD31) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN
KABUPATEN/KOTA

Tabel 21 JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 22 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT


JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN /KOTA

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 viii


NO
JUDUL TABEL
TABEL

Tabel 23 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN / KOTA

Tabel 24 CAKUPAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH MENURUT


JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 25 CAKUPAN PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 26 CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN


METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN
PEMERIKSAAN KLINIS (CBE) MENURUT KABUPATEN / KOTA

Tabel 27 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT


JENIS KLB KABUPATEN / KOTA

Tabel 28 KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG


DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 29 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN


DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN
KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 30 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL


MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 31 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA


SUBUR MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 32 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1


DAN FE3 MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 33 'JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI


KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL, MENURUT
JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA

Tabel 34 PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS


KONTRASEPSI MENURUT KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI
LAMPUNG

Tabel 35 PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS


KONTRASEPSI PER KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI
LAMPUNG

Tabel 36 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 ix


NO
JUDUL TABEL
TABEL
KABUPATEN/KOTA SE- PROVINSI LAMPUNG

Tabel 37 BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT


KABUPATEN/KOTA

Tabel 38 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT


Tabel 39 JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 40 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 41 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT


KABUPATEN/KOTA

Tabel 42 CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI (HBD) DAN BCG


PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN/KOTA

TabeL 43 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI


MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 44 CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK


BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN/KOTA

Tabel 45 JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 46 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS


KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 47 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN


DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 48 CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT


PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN/KOTA

Tabel 49 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISWA


SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN/KOTA

Tabel 50 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 x


NO
JUDUL TABEL
TABEL
DAN KABUPATEN/KOTA

Tabel 51 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD


DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN MENURUT
KABUPATEN/KOTA

Tabel 52 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT


MENURUT JENIS KELAMIN MENURUT KABUPATEN/KOTA

Tabel 53 CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUTT


JENIS KELAMIN DANN KABUPATEN / KOTA

Tabel 54 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN


KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN
KESEHATAN, MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI
LAMPUNG

Tabel 55 ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT, MENURUT


KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 56 INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT,


MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 57 PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP


BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT KABUPATEN /
KOTA

Tabel 58 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA


Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 59 PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP


AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT
KABUPATENKOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 60 PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA


AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 61 PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS


SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT) MENURUT
KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 62 DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS


MASYARAKAT ( STBM ) MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-
PROVINSI LAMPUNG

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xi


NO
JUDUL TABEL
TABEL

Tabel 63 PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT


KESEHATAN MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI
LAMPUNG

Tabel 64 TEMPAT PENGELOLAAN MAKAN (TPM) MENURUT STATUS


HIGIENE SANITASI MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-
PROVINSI LAMPUNG

Tabel 65 TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI


PETIK MENURUT KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI
LAMPUNG

Tabel 66 DAFTAR OBAT YANG DIPANTAU PADA INDIKATOR


PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN

Tabel 67 JUMLAH SARANA KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN


KABUPATEN / KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 68 PERSENTASE SARANA KESEHATAN (RUMAH SAKIT)


DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT
(GADAR ) LEVEL I MENURUT KABUPATEN / KOTA Se-
PROVINSI LAMPUNG

Tabel 69 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA MENURUT


KABUPATEN/KOTA Se-PROVINSI LAMPUNG

Tabel 70 JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA


MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KABUPATEN / KOTA Se-
PROVINSI LAMPUNG

Tabel 71 JUMLAH DESA SIAGA MENURUT KABUPATEN / KOTA Se-


PROVINSI LAMPUNG

Tabel 72 JUMLAH TENAGA MEDIS DI FASILITAS KESEHTAN


PROVINSI LAMPUNG

Tabel 73 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI FASILITAS


KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Tabel 74 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN FASILITAS KESEHATAN


PROVINSI LAMPUNG

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xii


NO
JUDUL TABEL
TABEL

Tabel 75 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN


KESEHATAN LINGKUNGAN DI FASILITAS KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG

Tabel 76 JUMLAH TENAGA GIZI DIFASILITAS KESEHTAN PROVINSI


LAMPUNG

Tabel 77 JUMLAH TEKNISI MEDIS DI FASILITAS KESEHATAN


PROVINSI LAMPUNG

Tabel 78 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI


FASILITAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Tabel 79 JUMLAH TENAGA KESEHATAN LAIN DI FASILITAS


KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Tabel 80 JUMLAH TENAGA KESEHATAN DIFASILITAS KESEHATAN


PROVINSI LAMPUNG

Tabel 81 PERSENTASE ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA

TABEL TAMBAHAN

Tabel DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014


Tambahan 1

Tabel JUMLAH UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA


Tambahan 2 MASYARAKAT KABUPATEN/KOTA PROVINSI LAMPUNG

Tabel DATA DESA SIAGA PROVINSI LAMPUNG


Tambahan 3

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xiii


NO
JUDUL TABEL
TABEL

DAFTAR TABEL (DALAM BAB)

NO. TABEL JUDUL TABEL Hal

2.1. Tabel Wilayah Administrsi Provinsi Lampung Menurut 10


Kecamatan dan Desa/Kelurahan, Tahun 2014.

2.2 Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk per Kabupaten / 11


Kota di Provinsi Lampung Tahun 2014.

2.3 Proyeksi Angka Kelahiran Kasat (CBR) Provinsi 16


Lampung Tahun 2007-2014.

2.4 Harapan Lamanya Sekolah dan Rata Rata Lamanya 17


Sekolah Mnurut Kabupaten / Kota Tahun 2014.

2.6 Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan 21


Menurut Jenis Provinsi Tahun 2007-2013.

2.7 Persentase Pengeluaran Rata-rata Perkapita Sebulan 22


Menurut Kelompok Pengeluaran di provinsi Lampung
Tahun 2013.
2.8 Indeks Komponen IPM Menurut Kab / Kota di Provinsi 24
Lampung Tahun 2011 - 2013
3.1 Matrik Rencana Pencapaian Sasaran Tahun 2010 2014 26
4.1 Angka Kematian Balita di Provinsi Lampung Tahun 1990 46
- 2012

4.2 Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) Nasional Per 47


100.000 Kelahiran Hidup

4.3 Sepuluh Besar Penyakit Provinsi Lampung Tahun 2014 49

4.4 Distribusi kasus Diare dan Penggunaan Oralit Tahun 50


2005 2014

4.5 Situasi Kasus DBD Provinsi Lampung Tahun 2010 51


2014

4.6 Situasi Malaria di Provinsi Lampung Tahun 2004 2014 54

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xiv


4.7 Situasi P2 TB Paru di Provinsi Lampung Tahun 2010 2014 56

4.8 Persentase Donor Darah Diskrining terhadap HIV / AIDS Provinsi 59


Lampung Tahun 2012 s/d 2014

4.9 Situasi Kusta di Provinsi Lampung tahun 2009 - 2014 62

5.1 Persentase Penggunaan Obat Generik Di Fasilitas 85


Pelayanan Kesehatan Pemerintah Tahun 2010 - 2014

5.2 Pola Penggunaan Alat Kontrasepsi Akseptor baru di 95


Provinsi Lampung Tahun 2004 2014

5.3 Cakupan Imunisasi Bayi Tahun 2003 - 2014 100

6.1 Rasio Puskesmas, Pustu Terhadap Penduduk di Provinsi 128


Lampung Tahun 2008 - 2013

6.2 Jumlah Rumah Sakit, Tempat Tidur dan Rasio TT/ 130
Penduduk Tahun 2003 - 2014

6.3 Persentase Anggaran Terhadap Total APBD Kabupaten / 143


Kota Tahun 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xv


DAFTAR GRAFIK (DALAM BAB)

NO. TABEL JUDUL Hal

2.1. Proyeksi Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Tahun 11


2014-2019.

2.2 Laju Pertumbuhan Penduduk Provinsi Lampung Tahun 12


1981 2010.

2.3 Kepadatan Penduduk (Km) Prov.Lampung Tahun 2007 13


2014.

2.4 Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2005- 14


2014.

2.5 Piramida Penduduk Provinsi Lampung Menurut Jenis 14


Kelamin dan Kelompok Umur Tahun 2013.

2.6 Trend Rasio Beban Tanggungan Penduduk Provinsi 15


Lampung Tahun 2007 - 2014.
2.7 Etimasi CBR Provinsi Lampung Tahun 2000 - 2025. 16

2.8 Estimasi Angka Kelahiran Total (TFR) Provinsi 17


Lampung Tahun 2000 - 2025.

2.9 Persentase Pengeluaran Rata Rata Per Kapita Sebulan 18


Provinsi Lampung Tahun 2011 2014.
2.10 IPM Provinsi Lampung Tahun 2008 2014. 19
2.11 Indeks Komponen IPM Menurut Kabupaten / Kota di 19
Provinsi Lampung Tahun 2014

4.1 Estimasi Angkaa Harapaan Hidup Provinsi Lampung dan 41


Indonesia Tahun 2000 - 2025

4.2 Angka harapan Hidup Hitung Lama dan Baru Tahun 41


2010 - 2014

4.3 AHH kabupaten / Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 42


2014

4.4 Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi 43

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xvi


Lampung Indonesia Tahun 2000 - 2025

4.5 Trend Angka Kematian Bayi Berdasarkan Survey 43


Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2002
2012 di Provinsi Lampung

4.6 Penyebaab kematian Bayi Masa Perinatal (0 6 hari) 44


Provinsi Lampung Tahun 2014

4.7 Penyebab Kematian Neonatal (7 28 hari) di Provinsi 45


Lampung Tahun 2014

4.8 Penyebab Kematian Bayi ( > 28 hari - < 1 tahun ) di 45


Provinsi Lampung

4.9 Penyebab Kematian Anak Balita ( > 1 tahun - < 5 tahun ) 46


di Provinsi Lampung tahun 2014

4.10 Penyebab Kematian Ibu di Provinsi Lampung Tahun 48


2014

4.11 Estimasi Kematian Kasar Propinsi Lampung Tahun 2000 49


- 2025

4.12 Distribusi Angka Kematian (CFR) DBD Per Kabupaten 52


Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

4.13 Distribusi Angka Bebas Jentik (ABJ) Per Kabupaten / 52


Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

4.14 Persentase DBD ditangani di Provinsi Lampung Tahun 53


2014

4.15 Distribusi Angka Kesakitan Malaria (API) per 1.000 54


penduduk per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung
Tahun 2014

4.16 Persentase Malaria dengan Konfirmasi Laboratorium & 55


Diobati ACT Di Provinsi Lampung Tahun 2014

4.17 Angka Cure Rate (CR) per Kabupaten Kota Se-Provinsi 57


Lampung Tahun 2014

4.18 Jumlah Kasus Kumulatif HIV / AIDS yang Terlaporkan 58


di Provinsi Lampung tahun 2010 s/d 2014

4.19 Distribusi Kasus HIV dan AIDS per Kabupaten Kota Se- 58
Provinsi Lampung Tahun 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xvii


4.20 Cakupan Penderita Ditemukan dan Ditangani Pada balita 60
Provoinsi Lampung Tahun 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

4.21 Trend Persentase Cakupan Balita Dengan Pneumonia 60


yang Ditangani dan Targetnya di Provinsi Lampung
Tahun 2010 - 2014

4.22 Distribusi Jumlah Penderita Kusta Baru PB dan MB 62


Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2014

4.23 AFP Rate Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung 64


Tahun 2014

4.24 Insiden Rate PD3I Per 10.000 Balita Provinsi Lampung 65


Tahun 2014
4.25 Insiden Rate Kasus Campak Provinsi Lampung Tahun 68
2010 s/d 2014
4.26 Trend Kasus Gizi Buruk di Provinsi Lampung Th.2010 - 69
2014

4.27 Jumlah Balita Gizi Buruk Menurut Kab/Kota Prrovinsi 69


Lampung Tahun 2014

4.28 Trend Pravelensi Balita Gizi Buruk dan Kurang di 70


Provinsi Lampung th.1996 2013

4.29 Persentase Balita Mendapat Vitamin A2 kali dan ibu 75


Nifas Mendapat Vitamin A Menurut Kab/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2014

5.1 Trend Persentase Cakupan Rawat jalan dan Rawat Inap 77


Terhadap Penduduk Provinsi Lampung tahun 2003 - 2014

5.2 Trend Kunjungan Puskesmas Per 100.000 Penduduk do 77


Provinsi Lampung tahun 2010 - 2014

5.3 Trend Persentase Pelayanan Gangguan Jiwa di 78


Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xviii


5.4 Trend Persentase Puskesmas dengan Kemampuan 79
Laboratorium Sederhana di Provinsi Lampung Tahun
2003 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

5.5 Trend Persentase RSU Pemerintah dan Swasta Memiliki 80


4 Pelayanan Spesialis Dasar Provinsi Lampung Tahun
2003 - 2014

5.6 Trend Persentase Cakupan RJ dan RI Rumah Sakit di 80


Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

5.7 Trend Kunjungan RS (Pemerintah & Swasta) Per 100.000 81


Penduduk di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

5.8 Trend Persentase Kunjungan Gangguan Jiwa di RS Jiwa 81


Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

5.9 Trend Net Death Rate (NDR) di RS Swasta dan 82


Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

5.10 Trend Gross Death Rate (GDR) di RS Swasta dan 83


Pemerintah di Provinsi Lampung tahun 2010 - 2014

5.11 Trend Length Of Stay (LOS) di RS Swasta dan 84


Pemerintah di Provinsi Lampung tahun 2010 - 2014

5.12 Trend Turn Over Interval (TOR) di RS Swasta dan 84


Pemerintah di Provinsi Lampung tahun 2010 2014

5.13 Persentase Cakupan K1 dan K4 di Provinsi Lampung 86


tahun 2003 - 2014

5.14 Distribusi Persentase Cakupan K1 Menurut kabupaten/ 87


Kota Provinsi Lampung tahun 2014

5.15 Distribusi Persentase Cakupan K4 Menurut 87


Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2014

5.16 Trend Cakupan Imunisasi TT2 Ibu Hamil di Provinsi 88


Lampung Taahun 2003 - 2014

5.17 Distribusi Persentase Cakupan TT2 plus untuk Ibu Hamil 89


Menurut Kab/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2014

5.18 Distribusi Persentase Cakupan Ibu Hamil dengan 90 89

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xix


Tablet Besi (Fe3) per Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

5.19 Trend Cakupan Penanganan Komplikasi pada Ibu Hamil 90


Risiko Tinggi di Provinsi Lampug Tahun 2008 - 2014

5.20 Distribusi Persentase Cakupan Penanganan Komplikasi 91


pada Ibu Hamil Risiko Tinggi di Provinsi Lampung
Tahun 2014

5.21 Trend Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan di Provinsi 92


Lampung tahun 2002 - 2014

5.22 Distribusi Cakupan Linakes Menurut Kab/Kota di Provinsi Lampung 92


Tahun 2014

5.23 Distribusi cakupan Pelayanan Ibu Nifas Menurut Kab/kota di 93


Provinsi Lampung Tahun 2014

5.24 Distribusi Cakupan Ibu Nifas Mendapatkan Vitamin A 94


menurut Kab/kota di Provinsi Lampung Tahun 2014

5.25 Trend Cakupan Peserta KB Aktif di Provinsi Lampung 94


Tahun 2003 - 2014

5.26 Distribusi Cakupan Peserta KB Aktif per Kabupaten / 95


kota di Provinsi Lampung Tahun 2014

5.27 Distribusi Cakupan KB Baru Menurut Kab/Kota di 96


Provinsi Lampung tahun 2014

5.28 Trend Cakupan Kunjungan Neonatal (KN1 & KN3 ) di 97


Provinsi Lampung Tahun 2008 - 2014

5.29 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) pertama 97


Menurut Kab/Kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.30 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN3) 98


ketiga,Menurut Kab.Kota di Provinsi Lampung tahun
2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xx


5.31 Distribusi Cakupan Kunjunga Bayi Menurut Kab/Kota di Provinsi 98
Lampung Tahun 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

5.32 Distribusi Cakupan Neonatal Risti/Komplikasi ditangani 99


Menurut KabKota di Provinsi Lampung Tahun 2014

5.33 Cakupan Imunisasi DPTI + HBI Menurut Kabupaten / Kota di 101


Provinsi Lampung Tahun 2014

5.34 Trend Cakupan Imunisasi DPT3/HB3 Menurut 101


Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.35 Trend Cakupan Imunisasi Campak Menurut Kabupaten / 102


Kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.36 Trend Cakupan Imunisasi Polio 4 Menurut Kabupaaten 103


Kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.37 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI di Provinsi 104


Lampung Tahun 2003 - 2014

5.38 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI di Provinsi 104


Lampung Tahun 2014

5.39 Cakupan Bayi (6-11 Bulan) Mendapat Vitamin A 105


Menurut Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung tahun
2014

5.40 Trend Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif di Provinsi 106


Lampung th.2003 - 2014

5.41 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif Menurut 106


Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.42 Cakupan Anak Balita Mendapat Pelayanann Kesehatan 107


Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung tahun
2014

5.43 Trend Ckupan D/S dan N//D pada Balita di Provinsi 108
Lampung tahun 2003 - 2004

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxi


5.44 Cakupan Balita ditimbang (D/S) Meenurut KabupatenKota di Provinsi 108
Lampung tahun 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

5.45 Cakupan Balita Ditimbang yang Naik BB (N/D) Menurut 109


Kabupaten/kota di Provinsi Lampung tahun 2014

5.46 Trend Persentase Balita BGM di Provinsi Lampung 110


Tahun 2003 - 2014

5.47 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM) Menurut 110


Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung tahun 2104

5.48 Cakupan Penjaringan & Pelayanan Kesehatan Siswa 111


SD/MI Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
tahun 2014

5.49 Trend Cakupan Yankes Usila di Provinsi Lampung tahun 111


2003 - 2104

5.50 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (Usila) 112


Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2014

5.51 Cakupan Jaminan Kesehatan Menurut Jenis di Provinsi 112


Lampung Tahun 2014

5.52 Trend Persentase Posyandu Purnama & Mandiri di 113


Provinsi Lampung Tahun 2014

5.53 Trend Jumlah Posyandu di Provinsi Lampung Tahun 114


2003 2014

5.54 Jumlah Posyandu Menurut Starata di Provinsi Lampung tahun 2014 114

5.55 Trend Persentase Rumah Tangga Sehat/Ber PHBS di Provinsi 115


Lampung tahun 2003 - 2014

5.56 Cakupan Rumah tangga Ber PHBS Menurut Kabupaten/Kota di 116


Provinsi Lampung tahun 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxii


5.57 Persentase Cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif Menurut 118
Kabupaten/Kota Tahun 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

5.58 Trend Persentase Rumah Sehat di Provinsi Lampung 119


Tahun 2003 2014

5.59 Trend Persentase Rumah Bebas Jentik Nyamuk Aedes di 120


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2013

5.59 A Persentase Cakupan Angka Bebas jentik (ABJ) Menurut 120


Kabupaten/Kota 2014

5.60 Trend Persentase Keluarga Memiliki Akses Terhadap Air 121


Bersih di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

5.61 Cakupan Penduduk yang Memiliki Akses Air Minum 122


Menurut Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung Tahun
2014

5.62 Persentase Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi 123


Dasar Menurut kab/Kota Tahun 2007 - 2014

5.63 Trend Persentase TUPM Sehat di Provinsi Lampung 124


Tahun 2003 - 2014

5.64 Cakupan Persentase TUPM dibina Menurut Kab/Kota di 122


Provinsi Lampung Tahun 2014

5.65 Trend Persentase Institusi di bina Kesehatan 125


Lingkungannya di Provinsi lampung Tahun 2003 - 2013

5.66 Cakupan Persentase Institusi di bina Kesehatan Lingkungan Menurut 126


Kab/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2013

6.1 Jumlah Puskesmas, Puskesmas R.Inap, Pustu dan Pusling di Provinsi 128
Lampung Tahun.2006 - 2014

6.2 Rasio Puskesmas Terhadap 100.000 Penduduk Tahun 2003 - 2014 129

6.3 Jumlah Rumah Bersalin , Balai Pengobatan, Praktek Dokter Bersama 131

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxiii


dan Praktek Dokter Perorangan di Provinsi Lampung Tahun 2003 -
2014

NO. TABEL JUDUL Hal

6.4 Trend Sarana Pelayanan Farmasi di Provinsi Lampung 131


Tahun 2003 - 2014

6.5 Rasio Apotik Per Penduduk di Provinsi Lampung Tahun 132


2003 - 2014

6.6 Trend Rasio Dokter Umum Tehadap 100.000 Penduduk 133


di Provinsi Lampung Tahun 2005 - 2014

6.7 Trend Rasio Dokter Umum di Puskesmas Terhadap 134


Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2005 - 2014

6.8 Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap 100.000 135


Penduduk di Provinsi Lampung Tahun 2005 - 2014

6.9 Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap RS di Provinsi 135


Lampung Tahun 2003 - 2014

6.10 Trend Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk di 136


Propinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.11 Trend Rasio Dokter Gigi di Puskesmas Terhadap 136


Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.12 Trend Rasio Apoteker Terhadap 100.000 Penduduk di 137


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.13 Trend Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk di 138


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.14 Trend Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk di 139


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.15 Trend Rasio Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk di 140


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxiv


6.16 Trend Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk di 141
Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

NO. TABEL JUDUL Hal

6.17 Trend Rasio Kesmas Terhadap 100.000 Penduduk di 142


Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

6.18 Trend Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk 142


di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxv


Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 xxvi
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Pelaksanaan otonomi daerah mengandung konsekuensi bahwa hubungan


antara pemerintah pusat dan daerah berubah karena masing-masing jenjang
pemerintahan memiliki kewenangan yang berbeda. Oleh karena itu masing-
masing daerah dalam pembangunan kesehatan harus memiliki Sistem Kesehatan
Daerah termasuk dukungan pengembangan sistem informasi kesehatan yang
sesuai kebutuhan, spesifik daerah, aspirasi dan inovasi yang berkembang di
daerah. Namun demikian sebagai negara kesatuan, komunikasi antar jenjang
pemerintahan harus tetap terpelihara. World Health Organization dalam salah satu
publikasinya menyatakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan tidak dapat berdiri
sendiri tetapi harus merupakan bagian fungsional dari Sistem Informasi Kesehatan
akan menjadi jalur komunikasi data dan informasi antara pusat dan daerah dalam
rangka implementasi dari Sistem Kesehatan Nasional di daerah dan mencapai
tujuan dari Pembangunan Kesehatan. Berdasarkan Peraturan Presiden RI no. 72
tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional (SKN) disebutkan bahwa
disebutkan bahwa pengelolaan kesehatan diselenggarakan melalui pengelolaan
administrasi kesehatan, informasi kesehatan, sumber daya kesehatan, upaya
kesehatan, pembiayaan kesehatan, peran serta dan pemberdayaan masyarakat,
ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan serta pengaturan hukum
kesehatan secara terpadu dan saling mendukung guna menjamin tercapainya
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Subsistem manajemen, informasi dan
regulasi kesehatan disebutkan bahwa perencanaan pembangunan kesehatan antara
pusat dan daerah belum sinkron, banyak kebijakan yang belum disusun berbasis
bukti dan belum bersinergi baik perencanaan di tingkat pusat dan daerah. SIK
menjadi lemah setelah menerapkan kebijakan desentralisasi. Data dan informasi
kesehatan untuk perencanaan tidak tersedia tepat waktu. Dalam menyajikan data
dan informasi perlu mempertimbangkan kecukupan data dan informasi termasuk

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 1


data terpilah yang responsif gender serta aspek kerahasiaan yang berlaku dalam
pengembangan sistem informsi kesehatan.
Pada Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI 2010 2014 pada
bab III tentang Arah Kebijakan dan Strategi, pada strategi ke 6 yaitu
Meningkatkan Manajemen Kesehatan yang Akuntabel, Transparan,
Berdayaguna dan Berhasilguna untuk Memantapkan Desentralisasi Kesehatan
yang Bertanggungjawab dimana fokus strategi ini adalah meningkatkan
manjemen kesehatan dengan menititikberatkan pada pembenahan perencanaan
kebijakan dan pembiayaan serta hukum kesehatan dengan dukungan data dan
informasi yang lengkap.
Salah satu produk Sistem Informasi Kesehatan yang selama ini menjadi
sarana komunikasi tersebut adalah Profil Kesehatan. Profil Kesehatan Propinsi
Lampung adalah gambaran situasi kesehatan di propinsi Lampung yang
diterbitkan setahun sekali, yang memuat berbagai data kesehatan dan data
pendukung lain yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan
dan keluarga berencana. Data dianalisis dengan analisis sederhana dan
ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Dalam setiap penerbitan Profil
Kesehatan Propinsi Lampung, selalu dilakukan berbagai upaya perbaikan baik
dari segi analisis dan datanya, sesuai masukan dari berbagai pihak.
Profil Kesehatan Propinsi Lampung tahun 2014 (berisi data tahun 2014)
ini disusun berdasarkan Pedoman Penyusunan Profil Kesehatan yang diterbitkan
oleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI tahun 2014, yang
terdapat perubahan dan penambahan pada tabel tabelnya seperti adanya tabel
untuk deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. Profil kesehatan dapat
menjadi salah satu sarana untuk menilai pencapaian Pembangunan Kesehatan
dalam rangka mencapai Visi Lampung yaitu Lampung yang Sehat dan Mandiri
dan sebagai sarana untuk menilai pencapaian dari Indikator Standar Pelayanan
Minimal (SPM) dan pencapaian Indikator MDGs.
Keberhasilan pembangunan kesehatan dapat dilihat pada beberapa
indikator yang digunakan untuk memantau perkembangan derajat kesehatan
seperti Angka Kematian Bayi yang menurun, meningkatnya Angka Harapan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 2


Hidup waktu lahir dan status gizi masyarakat. Angka ini dicapai sebagai
kontribusi Program imunisasi, perbaikan gizi, pencegahan diare, perbaikan
kesehatan lingkungan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan kepada
masyarakat.
Berbagai upaya terobosan telah dilakukan dalam rangka meningkatkan
upaya pembangunan kesehatan secara lebih berdayaguna dan berhasilguna serta
mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan pemerataan
dan mutu pelayanan utamanya untuk daerah terpencil, secara terus menerus dan
sekaligus dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM). Dengan
pembangunan yang dilaksanakan secara lebih intensif, berkesinambungan dan
merata serta ditunjang oleh informasi kesehatan yang semakin mantap maka
diharapkan derajat kesehatan masyarakat yang telah dicapai tersebut dapat
semakin meningkat dan menjangkau ke seluruh wilayah propinsi Lampung.

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN DISUSUNNYA PROFIL KESEHATAN


PROPINSI LAMPUNG

Maksud disusunnya Profil Kesehatan Provinsi untuk mengetahui kondisi


kesehatan di Provinsi Lampung dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang optimal dan untuk mengetahui potensi, menganalisa permasalahan serta
pemecahannya dalam program pengembangan kesehatan di Provinsi Lampung.
Tujuan umum disusunnya Profil Kesehatan Provinsi adalah tersedianya
data dan informasi yang dapat digunakan untuk merencanakan kegiatan-kegiatan
tahunan dan dalam rangka menyediakan sarana untuk mengevaluasi pencapaian
Pembangunan Kesehatan Tahun 2014 untuk mencapai visi Lampung yang Sehat
dan Mandiri.
Tujuan khusus disusunnya profil kesehatan ini adalah sebagai berikut:
1. Diperolehnya gambaran umum meliputi geografi, kependudukan dan sosial
ekonomi provinsi Lampung tahun 2014
2. Diperolehnya gambaran derajat kesehatan di Provinsi Lampung tahun 2014

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 3


3. Diperolehnya gambaran upaya pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung
tahun 2014
4. Diperolehnya gambaran sumber daya kesehatan di Provinsi Lampung tahun
2014
5. Diperolehnya gambaran data terkait lainnya di Provinsi Lampung tahun 2014.

1.3. SISTEMATIKA PENYAJIAN


Sistematika penyajian Profil Kesehatan Propinsi Lampung :
Bab I : Pendahuluan
Bab ini menjelaskan maksud dan tujuan disusunnya Profil kesehatan Propinsi
Lampung dan sistematika penyajiannya

Bab 2 : Gambaran Umum dan Lingkungan


Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kabupaten/Kota. Selain uraian
tentang letak geografis, administratif dan informasi umum lainnya, bab ini juga
mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktor-faktor
lainnya misal kependudukan, ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan lingkungan.

Bab 3 : Program Kesehatan


Bab ini menguraikan program pokok yang direncanakan untuk menuju propinsi
sehat. Untuk masing-masing program dijelaskan tujuan, sasaran dan target yang
hendak dicapai di tahun yang bersangkutan. Pada bab ini dibahas pula uraian
upaya/kegiatan yang dilakukan di tahun tersebut untuk mencapai target.

Bab 4 : Situasi Derajat Kesehatan


Bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka kesakitan
dan angka status gizi masyarakat.

Bab 5 : Situasi Upaya Kesehatan


Bab ini menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan
rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit menular, pembinaan kesehatan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 4


lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian
dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana.Upaya pelayanan
kesehatan yang diuraikan dalam bab ini juga mengakomodir indikator kinerja
Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan serta upaya pelayanan
kesehatan lainnya.

Bab 6 : Situasi Sumber Daya Kesehatan


Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan
kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.

Bab 7 : Penutup
Bab ini diisi dengan sajian tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan
ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Propinsi ditahun yang bersangkutan.
Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan
hal-hal yang masih kurang dalam rangka upaya menuju propinsi sehat.
Lampiran, berisi tabel profil kesehatan tahun 2012

1.4 Keterbatasan Penulisan


Keterbatasan dalam penulisan profil kesehatan Provinsi Lampung ini
adalah sebagai berikut :
1.4.1 Menyesuaikan ketersediaan data BPS :
a. IPM menggunakan perhitungan terbaru
b. Angka melek huruf sudah tidak relevan, yang digunakan yaitu
harapan lama sekolah dan rata-rata lamanya sekolah.
1.4.2 Kesulitan dalam mendapatkan data terpilah karena :
a. Belum semua kabupaten/kota dan program dapat menyampaikan
data terpilah sehingga data yang dapat dibaca atau dianalisis
adalah data total (laki-laki dan perempuan)
b. Belum semua Kabupaten/Kota menyusun format permintaan data
ke Puskesmas (SP2TP) dengan data terpilah

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 5


1.4.3 Kesulitan dalam mendapatkan data tenaga kesehatan khususnya data
tenaga kesehatan yang ada di swasta (sering terjadi double entry) karena
tenaga yang sama dientri dua kali (perlu ada kesepakatan bahwa yang
dientri adalah jabatan utamanya untuk tenaga yang bekerja di pemerintah
dan swasta). Tabel tenaga sesuai petunjuk teknis penyusunan profil
kesehatan 2013 belum dapat terisi sesuai format yang ada karena adanya
kesulitan dalam mengelompokkan datanya terutama tabel 80 (tenaga
kesehatan lainnya) dan 81 (tenaga non kesehatan). Adanya perbedaan
format antara tabel profil PPSDM dan tabel profil kesehatan.
1.4.4 Kesulitan dalam mengisi tabel 24, 25 dan 26 yang berkaitan dengan
deteksi dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM), hal ini disebabkan
karena sistem pencatatan dan pelaporan yang belum tersedia dan kegiatan
tersebut berkaitan dengan ketersediaan sumber daya yang ada.
1.4.5 Belum tepatnya penghitungan persentase APBD kesehatan terhadap total
APBD Kabupaten/Kota karena masih termasuk belanja tidak langsung
(gaji).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 6


BAB 2
GAMBARAN UMUM PROVINSI LAMPUNG

2.1. GEOGRAFI
Daerah Provinsi Lampung meliputi areal dataran seluas 35.288,35 Km
termasuk pulau-pulau yang terletak pada bagian sebelah paling ujung tenggara
pulau sumatera, dibatasi oleh :
Sebelah Utara dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu
Sebelah Selatan dengan Selat Sunda
Sebelah Timur dengan Laut Jawa
Sebelah Barat dengan Samudera Indonesia

Ibukota Provinsi Lampung adalah Bandar Lampung yang merupakan penyatuan


antara dua kota yaitu Tanjungkarang dan Telukbetung. Secara Geografis Provinsi
Lampung terletak pada kedudukan : Timur - Barat berada antara 103040' BT
sampai 105050' BT dan Utara - Selatan 6045' LS sampai 3045' LS.

2.2. TOPOGRAFI
Topografi Daerah Lampung dibagi dalam lima bagian yaitu :
1. Daerah Topografis berbukit sampai bergunung.
2. Daerah Topografis berombak sampai bergelombang.
3. Daerah dataran alluvial
4. Daerah rawa pasang surut
5. Daerah river basin

2.2.1. Daerah Topografis Berbukit Sampai Bergunung


Daerah Provinsi Lampung terdiri dari lereng - lereng yang curam dan
terjal dengan kemiringan sekitar 250 dengan ketinggian rata-rata 300 m di atas
permukaan laut. Daerah ini meliputi Bukit Barisan dengan tonjolan-tonjolan dan
puncaknya yaitu Gunung Tanggamus, Gunung Pasawaran dan Gunung Rajabasa.
Puncak - Puncak yang lain adalah Bukit Pugung, Bukit Pesagi dan Sekincau.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 7
2.2.2. Daerah Topografis Berombak Sampai Bergelombang
Ciri khusus daerah ini adalah terdapatnya bukit-bukit rendah yang
diselingi daratan-daratan sempit. Kemiringannya berkisar 80 sampai 150 dengan
ketinggian antara 300 m sampai 500 m dari permukaan laut. Daerah ini membatasi
daerah pegunungan dengan dataran alluvial. Vegetasi yang terdapat di daerah ini
adalah tanaman-tanaman perkebunan seperti kopi, cengkeh, lada dan tanaman
pertanian peladangan seperti padi, jagung dan sayur-sayuran. Daerah tersebut
meliputi daerah-daerah; Kecamatan Kedaton di wilayah Kota Bandar Lampung,
Kecamatan Gedong Tataan di Lampung Selatan, Sukoharjo dan Pulau Panggung
di Tanggamus dan Kecamatan Kalirejo dan Bangun Rejo di Lampung Tengah.

2.2.3. Daerah Dataran Alluvial


Kemiringan daerah dataran alluvial berkisar antara 00 sampai 30 dengan
ketinggian 25 m sampai 75 m di atas permukaan laut. Daerah ini sangat luas,
meliputi Lampung Tengah sampai mendekati pantai sebelah Timur yang juga
merupakan bagian hilir dari sungai-sungai yang besar seperti Way Sekampung,
Way Tulang Bawang dan Way Mesuji.

2.2.4. Daerah Daratan Rawa Pasang Surut


Sepanjang Pantai Timur merupakan daerah rawa pasang surut dengan
ketinggian 0,5 m sampai 1 m dari permukaan laut.

2.2.5. Daerah River Basin


Di Provinsi Lampung terdapat 5 (lima) daerah river basin yang utama
yaitu River Basin Tulang Bawang, Seputih, Sekampung, Semangka dan Way
Jepara.
2.3. KLIMATOLOGI

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 8


2.3.1. Arus Angin
Provinsi Lampung terletak dibawah katulistiwa yaitu 50 LS, beriklim
Tropis humid dengan angin laut lembah yang bertiup dari Samudera Indonesia.
Setiap tahun ada dua musim angin yaitu :
1. November s/d Maret angin bertiup dari arah barat dan barat laut.
2. Juli s/d Agustus angin bertiup dari arah timur dan tenggara dengan
kecepatan rata-rata 5,83 km/jam.

2.3.2. Temperatur
Pada daerah daratan dengan ketinggian 30m - 60m, temperatur udara
rata-rata berkisar antara 260 C - 280 C.Temperatur maksimum yang sangat jarang
dialami adalah 33,40 C dan temperatur minimum 21,7 0 C.

2.3.3. Kelembaban Udara


Rata-rata kelembaban udara berkisar antara 75% sampai 87% dan bahkan
lebih tinggi di tempat-tempat yang lebih tinggi.

2.4. PERHUBUNGAN
Di sektor perhubungan, umumnya seluruh wilayah di Provinsi Lampung
telah terjangkau jaringan perhubungan darat. Semua ibukota kecamatan telah
dapat dicapai dengan kendaraan roda empat, kecuali beberapa desa terpencil.
Untuk perhubungan laut dan udara, di Provinsi Lampung terdapat satu Pelabuhan
Udara yaitu Raden Intan II yang terletak 28 km dari ibukota Provinsi dan tiga buah
pelabuhan laut yaitu Panjang, Srengsem dan Bakauheni.

2.5. ADMINISTRASI PEMERINTAHAN


Administratif Daerah Provinsi Lampung dibagi 15 Kabupaten dan Kota.

Tabel 2.1. Tabel Wilayah Administrasi Provinsi Lampung Menurut


Kecamatan dan Desa/Kelurahan Tahun 2014
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 9
Kecamatan Desa/Kel
No Kode Kabupaten/Kota
2014 2013 2014
1 1801 Lampung Barat 136 136 136
2 1802 Tanggamus 302 302 302
3 1803 Lampung Selatan 260 260 260
4 1804 Lampung Timur 264 264 264
5 1805 Lampung Tengah 307 307 307
6 1806 Lampung Utara 247 247 247
7 1807 Way Kanan 223 223 223
8 1808 Tulang Bawang 151 151 151
9 1809 Pesawaran 144 144 144
10 1810 Pringsewu 131 131 131
11 1811 Mesuji 105 105 105
12 1812 Tulang Bawang Barat 96 96 96
13 1813 Pesisir Barat 118 118 118
14 1871 Bandar Lampung 126 126 126
15 1872 Metro 22 22 22

JUMLAH 225 2.601 2.632


Sumber: BPS Provinsi Lampung Tahun 2014

Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Jumlah


Kecamatan Provinsi Lampung mengalami pemekaran dari 194 Kecamatan pada
tahun 2006 meningkat menjadi 225 kecamatan dan pada tahun 2014. Begitu pula
jumlah desa/kelurahan juga mengalami pemekaran dari 2.576 desa/kelurahan pada
tahun 2012 meningkat menjadi 2.632 desa/kelurahan pada tahun 2014.

2.6. KEPENDUDUKAN
Jumlah Penduduk Provinsi Lampung tahun 2013 berdasarkan data diolah
oleh Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung sebesar 8.026.191 jiwa yang
terdiri dari 4.117.479 jiwa laki-laki dan 3.908.712 jiwa perempuan. Trend
penduduk selama tahun 2007 2014 cenderung meningkat.

Grafik 2.1.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 10


Proyeksi Jumlah Penduduk Provinsi Lampung
Tahun 2014 - 2019
9.000.000

6.000.000

3.000.000

0
2014 2015 2016 2017 2018 2019
Jml Penduduk 8.026.200 8.117.300 8.205.100 8.289.600 8.370.500 8.447.700

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035

Bila dilihat kepadatan penduduk tahun 2014 terbanyak ada di Kota Bandar
Lampung dan Metro. seperti terlihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.2
Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk
per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2014

Luas Wilayah
Jumlah Kepadatan Penduduk
No Kabupaten/Kota Per Km2
Penduduk (per Km)

1 Lampung Barat 2.142,78 290.388 135,52


2 Tanggamus 3.020,64 567.172 187,77
3 Lampung Selatan 700,32 961.897 1373,51
4 Lampung Timur 5.325,03 998.720 187,55
5 Lampung Tengah 3.802,68 1.227.185 322,72
6 Lampung Utara 2.725,87 602.727 221,11
7 Way Kanan 3.921,63 428.097 109,16
8 Tulang Bawang 3.466,32 423.710 122,24
9 Pesawaran 2.243,51 421.497 187,87
10 Pringsewu 625,00 383.101 612,96
11 Mesuji 2.184,00 194.282 88,96
12 Tulang Bawang Barat 1.201,00 262.316 218,41
13 Pesisir Barat 2.907,23 148.412 51,05
14 Bandar Lampung 296,00 960.695 3245,59
15 Metro 61,79 155.992 2524,55
Provinsi 35.288,35 8.026.191 227,45
Sumber: BPS Prov. Lampung
2.6.1. Pertumbuhan Penduduk

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 11


Potret kebijakan kependudukan di Lampung dapat dilihat melalui laju
pertumbuhan penduduk (LPP). LPP Lampung mengalami penurunan, tahun 1981
2010 cenderung menurun dari 5,7% per tahun menjadi 1,23% per tahun.
Turunnya angka LPP ini merupakan indikasi keberhasilan kebijakan
kependudukan terkait aspek kuantitas, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 2.2
Laju Pertumbuhan Penduduk
Provinsi Lampung Tahun 1981 - 2010

6,00

5,00

4,00

3,00

2,00

1,00

0,00
1981 1990 2000 2010
Laju Pertumb Pddk 5,30 2,65 1,02 1,23

Sumber : BPS Prov. Lampung

2.6.2. Kepadatan Penduduk

Ciri pokok penduduk di negara yang sedang berkembang seperti


Indonesia, selain jumlahnya yang besar adalah persebarannya yang secara
geografis sangat tidak merata. Provinsi Lampung yang terletak di bagian selatan
pulau Sumatera juga mempunyai ciri pokok tersebut.
Kepadatan rata-rata penduduk di Provinsi lampung tahun 2014 sebesar
227,45 per Km2, dimana angka ini sedikit meningkat dibandingkan tahun 2013
seperti terlihat pada grafik dibawah ini:

Grafik 2.3
Kepadatan Penduduk (Km) Prov. Lampung Tahun 2008 - 2014

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 12


200,00

0,00
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Kepadatan Penduduk 209,45 212,30 215,61 217,95 223,23 224,78 227,45

Sumber: BPS Prov. Lampung

Bila dilihat berdasarkan Kabupaten/Kota maka kepadatan tertinggi ada di


Kota Bandar Lampung sebesar 4.881,85 jiwa per Km2 dan yang paling jarang ada
di Kabupaten Lampung Barat sebesar 58,69 jiwa per Km2.
Persebaran penduduk yang tidak merata tidak terlepas dari adanya
pengaruh geografis. Selain itu persebaran penduduk Lampung masih berorientasi
pada potensi pertanian dan sedikit bergeser pada agroindustri. Akibatnya terjadi
pola pergeseran yang kurang ideal dengan kepadatan tertinggi pada daerah sentral
industri dan akses yang baik.

2.6.3. Persebaran Penduduk

Jumlah Penduduk Provinsi Lampung tahun 2014 berdasarkan data diolah


oleh Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung sebesar 8.026.191 jiwa yang
terdiri dari 4.117.479 jiwa laki-laki dan 3.908.712 jiwa perempuan. Trend
penduduk selama tahun 2007 2014 cenderung meningkat.

Grafik 2.4
Trend Jumlah Penduduk Provinsi Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 13


Tahun 2007-2014
9.000.000

6.000.000

3.000.000

0
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Jml Penduduk 7.391.128 7.491.800 7.608.405 7.691.007 7.767.312 7.932.132 8.026.191

Sumber : BPS Prop. Lampung

2.6.3. Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin

Rincian penduduk Provinsi Lampung berdasarkan data dari BPS Provinsi


Lampung dengan perhitungan berdasarkan hasil SENSUS tahun 2010 menurut
golongan umur dan jenis kelamin tergambar dalam piramida penduduk.
Grafik 2.5
Piramida Penduduk Provinsi Lampung
menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Tahun 2014

70 - 74

60 - 64

50 - 54
Kelompok Umur

40 - 44

30 - 34

20 - 24

'10 - 14

0-4
500.000 400.000 300.000 200.000 100.000 0 100.000 200.000 300.000 400.000 500.000
Jumlah Penduduk Perempuan Laki-Laki

Sumber : BPS Provinsi Lampung

Piramida penduduk tahun 2014 menunjukkan ciri yang menarik, antara


lain: pertama: perbandingan penduduk laki-laki dan perempuan/sex ratio: 105,34
kedua: menurut struktur umur, proporsi penduduk produktif yaitu berusia 15 s.d

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 14


64 tahun masih tinggi yaitu 67%, proporsi penduduk tidak produktif yaitu yang
berumur muda 0 - 14 tahun dan umur lanjut 65 tahun ke atas sebesar 33,3%.
Rasio beban tanggungan (Dependency Ratio) Provinsi Lampung selama
tahun 2007 sampai tahun 2014 cenderung berfluktuasi. Angka/rasio beban
tanggungan tahun 2014 sebesar 49,81 per 100, artinya setiap 100 jiwa
menanggung sekitar 50 jiwa dan hal ini berarti angka ketergantungan/angka beban
tanggungan meningkat dibandingkan dengan tahun 2014 (50,10 per 100).

Grafik 2.6
Trend Rasio Beban Tanggungan Penduduk
Provinsi Lampung Tahun 2007-2014
80
60
40
20
0
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Dependency Rasio 57,27 49,22 52,21 52,22 49,93 50,1 49,81

Sumber : BPS Provinsi Lampung

2.6.4. Angka Kelahiran Kasar (CBR / Crude Birth Rate)

Berdasarkan perkiraan yang dihitung oleh Biro Pusat Statistik (BPS)


menunjukan bahwa Angka Kelahiran Kasar (AKK) di Provinsi Lampung telah
menurun dari 29,5 per 1000 penduduk pada periode 1990-1995 menjadi 26,6 per
1000 penduduk pada periode 1995-2000. Proyeksi CBR tahun 2000-2025
diproyeksikan akan mengalami penurunan seperti grafik dibawah.

Grafik 2.7 Estimasi CBR Provinsi Lampung Tahun 2000-2025

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 15


200

150

100

50

0
2000 2005 2010 2015 2020 2025
CBR 21,7 19,7 18,2 16,8 15,7 14,9

Kelahiran (000) 146,1 143,6 142,7 140,7 139,4 139,0

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

Berdasarkan tabel dibawah ini, proyeksi angka kelahiran kasar tahun


2007-2014 terlihat menurun.
Tabel 2.3 Proyeksi Angka Kelahiran Kasar (CBR)
Provinsi Lampung Tahun 2007-2014

No. Tahun CBR (%)


1. 2007 20,7
2. 2008 20,4
3. 2009 20,1
4. 2010 19,8
5. 2011 19,5
6 2012 -
7 2013 -
8. 2014 -

2.6.5. Angka Kelahiran Total (TFR/Total Fertility Rate)


Di Provinsi Lampung TFR terus mengalami penurunan pada setiap
periode yaitu 4,8 pada periode 1980 1985, 4,0 pada periode 1985 - 1990 3,4
pada periode 1990 - 1995 dan menjadi 2,9 pada periode 1995 - 2000. Keadaan ini
menunjukkan kecenderungan penurunan angka kelahiran total. Demikian pula
TFR secara nasional mengalami penurunan dari 2,9 pada periode 1990 - 1995
menjadi 2,6 pada periode 1995 - 2000. Berdasarkan grafik 2.5. bahwa periode
2000 - 2005 angka kelahiran total yaitu 2,577 dan terlihat mengalami penurunan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 16


dari tahun 2000-2025. Dan jika dibandingkan dengan Indonesia dalam tiga
periode terlihat provinsi Lampung lebih besar dan dua periode terlihat sama.

Grafik 2.8 Estimasi Angka Kelahiran Total (TFR)


Provinsi Lampung Tahun 2000-2025

5,00

0,00
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025
TFR Lampung 2,577 2,349 2,201 2,107 2,049
Indonesia 2,276 2,177 2,121 2,090 2,072

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

2.7. SOSIAL EKONOMI


2.7.1. Tingkat Pendidikan

Ukuran yang sangat mendasar dari tingkat pendidikan adalah angka


partisipasi sekolah. Penghitungan IPM dengan formula terbaru menggunakan
harapan lamanya sekolah (tahun) dan rata-rata lamanya sekolah (tahun).

Tabel 2.4
Harapan Lamanya Sekolah dan Rata-Rata Lamanya Sekolah
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2014

Harapan Lamanya Sekolah Rata-Rata Lamanya


No. Kabupaten/kota
(Tahun) Sekolah (Tahun)
1 2 3 4
1 Lampung Barat 11,36 7,25
2 Tanggamus 11,49 6,63
3 Lampung Selatan 10,98 7,01
4 Lampung Timur 12,38 7,16
5 Lampung Tengah 12,16 7,06
6 Lampung Utara 12,38 7,69
7 Way Kanan 11,96 6,76
8 Tulang Bawang 11,11 7,1
9 Pesawaran 11,44 7,21

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 17


10 Pringsewu 12,47 7,53
11 Mesuji 10,34 5,8
12 Tulang Bawang Barat 11,29 6,81
13 Pesisir Barat 11,12 7,36
14 Bandar Lampung 13,31 10,85
15 Metro 14,25 10,54
Provinsi Lampung 12,24 7,48

Sumber : BPS Provinsi Lampung

2.7.2. Ekonomi
Salah satu dampak keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi adalah
semakin meningkatnya taraf hidup masyarakat yang tercermin dari meningkatnya
nilai konsumsi makanan maupun bukan makanan. Peningkatan nilai konsumsi
merupakan indikator kesejahteraan mengingat semakin besarnya pengeluaran
biasanya berkaitan dengan meningkatnya pemenuhan kebutuhan bukan makanan
yang biasanya merupakan pemenuhan kebutuhan/fasilitas penunjang
kesejahteraan.

Grafik 2.9
Persentase Pengeluaran Rata-Rata Per Kapita Sebulan
Provinsi Lampung Tahun 2011 2013

60

50

40

30

20

10

0
2011 2012 2013

Sumber : BPS Provinsi Lampung

2.8. INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA / IPM

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 18


Indikator peningkatan kualitas dan kesejahteraan manusia dapat dilihat
dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM DI Provinsi Lampung dari tahun
2008 2014 cenderung meningkat, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Grafik 2.10
IPM Provinsi Lampung Tahun 2010 2014
80
60
40
20
0
2010 2011 2012 2013 2014
IPM 63,71 64,2 64,87 65,73 66,42

Ket. : IPM dengan formula terbaru. Sumber : BPS Provinsi Lampung

Nilai IPM tersebut menunjukan adanya perubahan yang berarti


dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan IPM Provinsi
Lampung disebabkan adanya peningkatan pada semua indeks kompenen IPM.
Grafik. 2.11
Indeks Komponen IPM menurut Kabupaten/Kota
di Provinsi Lampung Tahun 2014

Sumber : BPS Provinsi Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 19


BAB 3
PROGRAM KESEHATAN PADA
RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2010-2014

3.1 Visi Dan Misi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi


Lampung Tahun 20102014 telah menetetapkan Visi Provinsi Lampung yaitu
"Lampung Unggul dan Berdaya Saing Berbasis Ekonomi Kerakyatan". Ada 8
(delapan) MISI yang ditempuh untuk mencapai Visi dimaksud yaitu:
1. Mengembangkan dan memperkuat ekonomi daerah untuk meningkatkan
kesejahteraan
2. Meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala tinggi untuk mendukung
pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial
3. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial
4. Mengembangkan masyarakat berbasis IPTEKS
5. Mengembangkan masyarakat agamis, berbudaya dan mengembangkan budaya
daerah
6. Meningkatkan pelestarian SDA dan kualitas lingkungan hidup yang
berkelanjutan
7. Menegakkan supremasi hukum untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera
dan demokratis
8. Mewujudkan pemerintah yang bersih, berorientasi kemitraan dengan masyarakat
dan dunia usaha serta bertatakelola baik

Dari 8 (Delapan) Misi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah


Daerah (RPJMD) tersebut, sektor kesehatan masuk pada misi yang ketiga yaitu
Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Misi
ketiga ini masuk dalam Agenda pengembangan SDM yang unggul dan berdaya
saing.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 20


Berdasarkan RPJMD Provinsi Lampung tersebut maka disusunlah Rencana
Strategik Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2010 2014 dengan Visinya
Masyarakat LAMPUNG yang SEHAT dan MANDIRI yang merupakan
gambaran masyarakat Lampung dimasa depan yang ingin dicapai melalui
pembangunan kesehatan yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan
dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan
kesehatan yang bermutu dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya sehingga mampu bersaing di tataran nasional maupun internasional.
Dalam rangka mencapai Visi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun
20102014 maka disusunlah Misi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun
20102014 sebagai berikut:
1. Menjamin Upaya Kesehatan yang Merata, Bermutu dan Terjangkau.
2. Menjamin Ketersediaan Sumber Daya Kesehatan
3. Meningkatkan Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat

3.2 Tujuan
Tujuan akhir (Goal) yang ingin dicapai dalam Renstra Dinas
Kesehatan selama 5 (lima) tahun ke depan adalah Meningkatnya derajat
kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung pada tahun 2014 dengan indikator
sebagai berikut:
1. Meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) dari 70,9 tahun menjadi 72 tahun
pada tahun 2014
2. Menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) dari 228 per 100.000 Kelahiran Hidup
menjadi 118 per 100.000 Kelahiran Hidup pada tahun 2014
3. Menurunnya Angka Kematian Bayi (AKB) dari 43 per 1000 Kelahiran Hidup
menjadi 28 per 1000 Kelahiran Hidup pada tahun 2014
4. Menurunnnya Prevalensi Gizi Buruk dan kurang pada balita dari 16,5% menjadi
kurang dari 15%
5. Menurunnya Prevalensi Balita Pendek (stunting) dari 39 % menjadi kurang dari
35%

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 21


3.3 SASARAN

Sasaran Sektor Kesehatan pada RPJMD 2010-2014 adalah Terciptanya


Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas (unggul, berdaya saing, sehat, berakhlak
mulia dan sejahtera). Untuk mencapai sasaran ini telah ditetapkan program prioritas
yaitu Peningkatan Akses, Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
dengan uraian 9 Program sebagai berikut :
1. Peningkatan Akses, Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
2. Upaya Kesehatan Masyarakat
3. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
4. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular
5. Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarpras Rumah Sakit/Rumah Sakit
Jiwa/Rumah Sakit Paru
6. Pemeliharaan Sarpras Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru
7. Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
8. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak dan Remaja
9. Peningkatan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

Sasaran RPJMD diatas dijabarkan dalam Renstra Dinas Kesehatan menjadi


4 (empat) sasaran yaitu:
1. Meningkatkan Status Kesehatan melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan
kesehatan.
2. Meningkatnya Mutu dan Pemerataan SDM Kesehatan.
3. Meningkatnya Pembiayaan Kesehatan.
4. Terselenggaranya Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat

3.4 ISU POKOK


Isu pokok pembangunan kesehatan Provinsi Lampung adalah :
1. Masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi
2. Masalah Gizi Masyarakat
3. Masih tingginya kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak
menular

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 22


4. Terbatasnya akses dan mutu pelayanan kesehatan
5. Masih rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada
masyarakat

3.5 MASALAH
Permasalahan bidang kesehatan di Provinsi Lampung meliputi :
1. Masalah Kesehatan Ibu dan Anak
a. Rendahnya cakupan peserta KB aktif
b. Rendahnya cakupan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
c. Rendahnya cakupan penanganan komplikasi
d. Rendahnya cakupan persalinan di fasilitas
e. Rendahnya cakupan kunjungan neontal
2. Masalah Gizi Masyarakat
a. Prevalensi gizi kurang dan buruk masih tinggi
b. Prevalensi balita kurus dan sangat kurus masih tinggi
3. Penyakit Menular
a. Prevalensi Tuberkulosis (TB) tinggi
b. Annual Malaria Incidence (AMI) tinggi
c. Prevalensi HIV meningkat
d. Imunisasi dasar rendah
e. Universal child immunization (UCI) rendah
f. Angka kesakitan DBD tinggi
4. Permbiayaan kesehatan
a. Belum semua penduduk tercaver Jaminan Kesehatan
b. Anggaran kesehatan per kapita masih rendah
c. Kurangnya dukungan dari lintas sektor dan stake holder
d. Belum tersedianya DHA dan PHA
5. Perilaku Masyarakat
a. Masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) rendah
b. Peran serta masyarakat rendah

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 23


6. Akses dan mutu pelayanan kesehatan
a. Belum semua desa memiliki tenaga kesehatan (bidan/perawat)
b. Puskesmas PONED belum berfungsi optimal
c. Belum semua kabupaten/kota memiliki RS PONEK
7. SDM kesehatan
a. Rasio penduduk dan tenaga kesehatan belum sesuai standar
b. Distribusi tenaga kesehatan belum merata
8. Sistem Informasi Kesehatan (SIK)
a. Dokumen/masyarakat SIK terintegrasi belum tersedia
b. Kinerja dan kompetensi tenaga operator/pengelola SIK belum optimal
(tenaga teknisi komputer/jaringan, tenaga informatika kesehatan,
tenaga statistik, tenaga analisis/epidemiologi)
c. Hardware dan software belum memadai
d. Sistem surveilans belum dilaksanakan secara optimal sehingga data
tidak lengkap, tidak tepat dan akurat

3.6 KEBIJAKAN DAN PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN


KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG

Dalam rangka mencapai visi dan misi serta tujuan dalam RPJMD Provinsi
Lampung ditetapkan Kebijakan untuk Misi 3 (tiga) yaitu Pengembangan Sumber
Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan Budaya.
Berdasarkan Kebijakan Misi 3 (tiga) diatas maka dalam Renstra Dinas
Kesehatan Provinsi lampung ditetapkan 4 (empat) Kebijakan. Adapun Kebijakan
tersebut adalah:
1. Pengembangan dan Peningkatan Sumber Daya Kesehatan
2. Peningkatan Upaya Kesehatan yang Bermutu dan Terjangkau
3. Peningkatan Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat
4. Pengembangan Regulasi Daerah di Bidang Kesehatan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 24


Program Prioritas bidang kesehatan pada Misi ke 2 (dua) adalah Program
Peningkatan Akses Keterjangkauan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan. Program
prioritas ini telah dijabarkan dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
2010-2014 menjadi 11 program prioritas yaitu:
1. Program Lingkungan Sehat
2. Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan
3. Program Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
4. Program Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Safe
Community
5. Program Upaya Kesehatan Masyarakat
6. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
7. Program Pengawasan Obat dan Makanan
8. Program Sumber Daya Kesehatan
9. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
10. Program Upaya Kesehatan Perorangan
11. Program Perbaikan Gizi

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2013 25


3.7 RENCANA PENCAPAIAN INDIKATOR SASARAN TAHUN 2010 - 2014

Strategi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam upaya mencapai Tujuan dan Sasaran telah dijabarkan dalam Kebijakan
dan Program-Program dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2010, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah :
Tabel 3.1 Matrik Rencana Pencapaian Sasaran Tahun 2010 2014

Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
1. Menjamin 1.1 Meningkatkan 1.1.1 Peningkatan 1.1.1.1 Program
Upaya status kesehatan Upaya Kesehatan
kesehatan melalui Kesehatan Ibu dan
yang peningkatan akses yang bermutu Anak
merata, dan mutu dan terjangkau
bermutu pelayanan
dan kesehatan yang
terjangkau ditandai dengan :

1.1.1 Meningkatnya 1 Angka Harapan tahun 70 70,5 71 71,5 72


Angka Harapan Hidup
Hidup

1.1.2 Menurunnya 2 Persalinan oleh % 86 87 88 89 90


kematian Ibu dan tenaga kesehatan
Anak terlatih

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 26


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
a Ibu hamil % 91 92 93 94 95
mendapatkan
ANC (K4
lengkap)
b Ibu hamil yang % 44 48 52 56 60
mendapat
penanganan
komplikasi
kebidanan
c Ibu nifas yang % 89 91 93 95 97
mendapatkan
pelayanan nifas

d Cakupan peserta % 70 70 70 70 70
KB Aktif

3 Cakupan % 91 92 93 94 95
Kunjungan bayi

a Kunjungan % 89 91 93 95 97
neonatal pertama
(KN1)
b Kunjungan % 86 87 89 91 93
neonatal lengkap
(KN3)
c Cakupan % 44 48 52 56 60
penanganan
komplikasi pada
neonatal risti

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 27


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
d Cakupan % 90 90 90 90 90
Pelayanan anak
balita
e Cakupan % 100 100 100 100 100
Penjaringan
kesehatan anak
siswa SD dan
setingkat
1.3 Meningkatnya 4 Balita ditimbang % 65 70 75 80 85 1.1.1.2 Program
status gizi berat badannya Gizi
masyarakat (D/S) Masyaraka
t
a 100 100 100 100 100
Pemberian
Makanan
Pendamping - ASI
%
pada anak usia 6-
24 bulan pada
keluarga miskin
b Ibu hamil % 74 74 78 85 95
mendapat Fe 90
tablet (Fe3)
c Balita mendapat % 78 78 80 83 85
Kapsul Vitamin A
d Balita gizi buruk % 100 100 100 100 100
yang mendapat
perawatan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 28


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
1.4 Menurunnya 1.1.1.3 Program
Kasus Kesakitan Pencegaha
akibat penyakit n,
menular dan tidak Penanggul
menular angan
Penyakit &
Penyehata
n
Lingkunga
n
5 Angka % >85 >85 >85 >85 >85
kesembuhan
(Cure Rate) TB
Paru
6 Angka kesakitan / 1.000 2 1,75 1,5 1,25 1
Malaria per 1.000 pddk
penduduk
(Annual Parasit
Incidence)
7 Desa Universal % 100 100 100 100 100
Child
Immunitation
(UCI)
a Penemuan % 70 75 80 85 90
penderita TB Paru

b Angka Kesakitan /100.000 20 20 20 15 10


DBD (IR) per pddk
100.000 penduduk

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 29


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
c ODHA yang % 100 100 100 100 100
mendapat ART

d Cakupan % 100 100 100 100 100


penemuan dan
penanganan
penderita
pneumonia balita
e Cakupan % 100 100 100 100 100
penemuan dan
penanganan
penderita diare
e Angka Kematian /1.000 <2 <2 <2 <2 <2
jemaah haji jemaah
Provinsi Lampung
per 1.000 jemaah

f Desa/Kelurahan % 100 100 100 100 100


yang mengalami
KLB ditangani
kurang dari 24
jam
g AFP rate per /100.000 >2 >2 >2 >2 >2
100.000 penduduk penduduk
usia <15 tahun

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 30


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
h Kabupaten/kota % 5 10 15 20 30
yang
melaksanakan
pencegahan &
penanggulangan
PTM (SE,deteksi
dini,KIE &
tatalaksana kasus)
i Penduduk yang % 61 62,5 63 63,5 67
memiliki akses
terhadap air
minum
berkualitas
j Desa yang desa 0 20 40 60 80
melaksanakan
STBM
1.5 Meningkatnya 8 Cakupan rawat % 15 15 15 15 15 1.1.1.5 Program
Cakupan jalan puskesmas Upaya
Masyarakat Yang Kesehatan
Mendapatkan Masyaraka
Pelayanan t (UKM)
Kesehatan Dasar

9 Cakupan rawat % 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5


inap puskesmas

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 31


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
a Cakupan % 100 100 100 100 100
masyarakat
miskin yang
mendapat
pelayanan
kesehatan dasar

b Puskesmas rawat % 100 100 100 100 100


inap dengan
kemampuan
PONED

c Puskesmas yang % 100 100 100 100 100


menerapkan
standar pelayanan
medik dasar

d Ratio Puskesmas / 20.000 1 1 1 1 1


terhadap jumlah penduduk
penduduk

e Puskesmas Unit 28 42 56 70 84
melaksanakan
program
kesehatan
tradisional,
alternatif dan
komplementer

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 32


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
f Pengobat % 5 5 5 5 5
tradsional
terdaftar

g TOGA purnama % 10 10 10 10 10

1.6 Meningkatnya 10 Rumah Sakit % 16,25 18,6 20,93 20,93 23,36 1.1.1.6 Program
Cakupan terakreditasi Upaya
Masyarakat Yang Kesehatan
Mendapatkan Peroranga
Pelayanan n (UKP)
Kesehatan
Rujukan

a Cakupan rawat % 15 15 15 15 15
jalan RS

b Cakupan rawat % 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5


inap RS

c RS dengan % 6,98 9,3 11,63 13,95 16,28


kemampuan
PONEK

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 33


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
d Cakupan % 100 100 100 100 100
Pelayanan
Kesehatan
Rujukan pasien
masyarakat
miskin

e Cakupan % 100 100 100 100 100


pelayanan gawat
darurat level 1
yang harus
diberikan sarana
kesehatan (RS) di
kab/kota

f Laboratorium % 100 100 100 100 100


kesehatan
terakreditasi

g RS dengan 4 % 100 100 100 100 100


spesialis dasar

h Jumlah kab/kota Unit 5 5 5 5 5


yang memiliki
UTD

i Ratio tempat tidur per 1.500 1 1 1 1 1


(TT) dengan penduduk
jumlah penduduk

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 34


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung

1.7 Meningkatnya 11 Ketersediaan obat % 85 90 95 1.1.1.7 Program


Sediaan Farmasi dan vaksin 82 95 Obat dan
dan Perbekalan Perbekalan
Kesehatan Kesehatan

a Anggaran obat Rp. 9.000 10.000 18.000


perkapita per 9.000 15.000
tahun di sarana
pelayanan
kesehatan (Rp)
b Instalasi farmasi % 60 65 70 75 80
Kabupaten/Kota
sesuai standar

c Penggunaan obat % 60 65 70 75 80
generik di fasilitas
pelayanan
kesehatan
d Sarana distribusi % 50 60 60 65 70
Alkes yang
memenuhi syarat
SDAKB

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 35


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
e Industri Rumah % 70 75 75 80 85
Tangga Pangan
(IRTP) yang
memenuhi syarat

2 Menjamin 2.1 Meningkatnya 12 Rasio Dokter per /100.000 10 11 12 13 15 2.1.1 Pengembanga 2.1.1.1 Program
Ketersediaa Mutu dan 100.000 penduduk penduduk n& Pengemba
n Sumber Pemerataan SDM Penngkatan ngan
Daya Kesehatan Sumber Daya Sumber
Kesehatan Kesehatan Daya
Manusia

13 Rasio Bidan per /100.000 39 40 95 42 43


100.000 penduduk penduduk

a Rasio perawat per /100.000 59 61 72 64 65


100.000 penduduk penduduk

b Rasio dokter /100.000 3 4 4 4,5 4,5


spesialis per penduduk
100.000 penduduk

c Rasio dokter gigi /100.000 2 3 3,5 4 4,5


per 100.000 penduduk
penduduk
d Rasio apoteker /100.000 3 3 4 4 5
per 100.000 penduduk

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 36


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
penduduk

e Rasio ahli gizi /100.000 9 9 8,5 10 11


per 100.000 penduduk
penduduk

f Rasio ahli kesmas /100.000 10 10 10,5 11 11


per 100.000 penduduk
penduduk

g Rasio sanitarian /100.000 14 14 14 14 14


per 100.000 penduduk
penduduk

h Diklat Tenaga % 100 100 100 100 100


Kesehatan
Terakreditasi

2.2 Meningkatnya 14 Anggaran % 10 10 10 10 10 2.2.1 Pengembanga 2.2.1.1 Program


pembiayaan Kesehatan pada n Regulasi Jaminan
kesehatan APBD daerah di Pemelihara
bidang an
kesehatan Kesehatan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 37


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung
a Penduduk miskin % 100 100 100 100 100 2.2.1.2 Program
memiliki jaminan Peningkata
kesehatan n
Kebijakan
&
Manaajem
en
Pembangu
nan
b Kabupaten/Kota % 100 100 100 100 100
melaksanakan
DHA

c Provinsi % 100 100 100 100 100


melaksanakan
PHA

d Anggaran Rp 100.000 100.000 100.000


kesehatan 100.000 100.000
pemerintah
perkapita
pertahun

e Ketersediaan % 100 100 100 100 100


profil kesehatan
provinsi dan
kabupaten/kota

f Pemanfaatan % 100 100 100 100 100


Hasil Litbangkes

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 38


Misi Renstra Target Pencapaian Indikator Per-Tahun Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Dinas
Indikator Sasaran
Kesehatan Sasaran Satuan
(IKU & IKT) 2010 2011 2012 2013 2014 Kebijakan Program
Provinsi
Lampung

3 Peningkata 3.1 Terselenggaranya 15 Desa Siaga Aktif % 20 40 60 70 80 3.1.1 Peningkatan 3.1.1.1 Program
n kemitraan dan Kemitraan & Promosi
Kemitraan Pemberdayaan Pemberdayaa Kesehatan
dan Masyarakat n Masyarakat &
Pemberday Pemberday
aan aan
Masyarakat Masyaraka
t
a Rumah Tangga % 50 55 60 65 70
yang
melaksanakan
Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat
(PHBS)

b Posyandu % 40 42 45 48 50
Purnama Mandiri

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 39


BAB 4
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Derajat kesehatan merupakan pencerminan kesehatan perorangan,


kelompok maupun masyarakat yang digambarkan dengan Umur Harapan Hidup,
Mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat. Sehat dapat mencakup
pengertian yang sangat luas, yakni bukan saja bebas dari penyakit tetapi juga
tercapainya keadaan kesejahteraan baik fisik, sosial dan mental.
Derajat kesehatan yang optimal akan dilihat dari unsur kualitas hidup
serta unsur-unsur mortalitas dan yang mempengaruhinya, yaitu morbiditas dan
status gizi. Untuk kualitas hidup, yang digunakan sebagai indikator adalah Angka
Harapan Hidup Waktu Lahir (Lo). Sedangkan untuk mortalitas telah disepakati
lima indikator yaitu Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup,
Angka Kematian Balita (AKABA) per 1000 Kelahiran Hidup, Angka Kematian
Pneumonia Pada Balita per 1000 Balita, Angka Kematian Diare pada Balita per
1000 Balita dan Angka Kematian Ibu Melahirkan (AKI) per 100.000 Kelahiran
Hidup. Untuk morbiditas telah disepakati beberapa indikator yaitu Angka
Kesakitan Demam Berdarah Dengue (DBD) per 100.000 Penduduk, Angka
Kesakitaan Malaria per 1.000 Penduduk, Persentase Kesembuhan TB Paru,
Prevalensi Penderita HIV/AIDS terhadap Penduduk Beresiko dan Angka Acute
Flaccid Paralysis (AFP) pada Anak Usia < 15 tahun per 100.000 anak. Untuk
status gizi telah disepakati empat indikator yaitu persentase bayi dengan Berat
Badan Lahir Rendah (BBLR), Persentase Anak Balita Dengan Gizi Baik,
Prevalensi Anemia Gizi dan Prevalensi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium
(GAKY).

4.1. ANGKA HARAPAN HIDUP (AHH)


Meningkatnya status kesehatan masyarakat selain ditunjukkan oleh
menurunnya angka kesakitan dan kematian, juga ditunjukkan oleh meningkatnya
angka harapan hidup. Angka harapan hidup merupakan salah satu indikator
mempengaruhi pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 40


Berdasarkan estimasi Angka Harapan Hidup di Provinsi Lampung dan
Indonesia pada tahun 2000 2025 diperkirakan akan meningkat menjadi 73,6
tahun, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.1. Estimasi Angka Harapan Hidup


Provinsi Lampung dan Indonesia Tahun 2000-2025

80
60
AHH (th)

40
20
0
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025
Lampung 67,9 70,1 71,8 73,1 73,8
Indonesia 67,8 69,8 71,5 72,8 73,6

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025 (kerjasama BAPPENAS, BPS & UNFPA)

Trend Angka Harapan Hidup (AHH) di Provinsi Lampung selama tahun


2010 2014 setiap tahunnya mengalami peningkatan, seperti terlihat pada grafik
dibawah ini :
Grafik 4.2.
ANGKA HARAPAN HIDUP HITUNG LAMA DAN HITUNG BARU
TAHUN 2010-2014

70,2
70
69,8
69,6
69,4
AHH (th)

69,2
69
68,8
68,6
68,4
68,2
2010 2011 2012 2013 2014
AHH Hitung Baru 68,91 69,12 69,33 69,55 69,66
AHH Hitung Lama 69,5 69,75 70,05 70,09

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 41


Bila dilihat berdasarkan Kabupaten/Kota, maka Angka Harapan Hidup
(AHH) di Provinsi Lampung terlihat bahwa AHH tertinggi ada di Kota Metro dan
terendah ada di Kabupaten Pesisir Barat, seperti terlihat pada grafik di bawah ini :

Grafik 4.3.

Sumber : BPS Provinsi Lampung

4. 2. KEMATIAN / MORTALITAS

Tingkat kematian secara umum sangat berhubungan dengan tingkat


kesakitan. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat mortalitas dan morbiditas,
sosial ekonomi, pendidikan, perilaku hidup sehat, lingkungan, upaya kesehatan
dan fertilitas.
Gambaran lebih jelas tentang situasi derajat kesehatan penduduk yaitu
angka kesakitan dan kematian dijelaskan dalam uraian dibawah ini :

4.2.1 ANGKA KEMATIAN BAYI (Infant Mortality Rate)

Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi Lampung dan Indonesia


dari tahun 2000-2025 berdasarkan buku proyeksi penduduk Indonesia tahun 2000-
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 42
2025, diperkirakan akan mengalami penurunanningkatkan pelayanan kesehatan
masyarakat.
Grafik 4.4. Estimasi Angka Kematian Bayi (AKB)
Provinsi Lampung Indonesia Tahun 2000-2025

40
35
30
25
20
15
10
5
0
2000-2005 2005-2010 2010-2015 2015-2020 2020-2025
Lampung 36 28 22 18 15
Indonesia 36 28 23 18 15
Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

Angka kematian bayi (AKB) di Provinsi Lampung berdasarkan hasil


Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002 2012 trendnya
menunjukkan kecenderungan menurun. Berdasarkan laporan SDKI tahun 2012,
kematian neonaturum sebesar 20 per 1000 LH, kematian post neonaturum sebesar
10 per 1000 LH, kematian anak sebesar 8 per 1000 LH.

Grafik 4.5. Trend Angka Kematian Bayi Berdasarkan Survey Demografi


Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002 - 2012
di Provinsi Lampung

sumber : Sumber Data SDKI

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 43


Bila dilihat berdasarkan laporan dari Kabupaten Kota terlihat bahwa data
yang tersedia tidak dapat menggambarkan angka (rate) kematian di populasi (data
hanya dari fasilitas pelayanan kesehatan), sehingga data angka kematian
bersumber data dari hasil survey SDKI yang dilakukan setiap lima tahun. Data
yang berasal dari facility based (fasilitas kesehatan) tersebut dapat dilihat pada
lampiran tabel.
Kematian bayi terjadi pada masa bayi perinatal (0-6 hari), diikuti
kematian pada masa bayi neonatal (7 28 hari) dan masa bayi (>28 hari - < 1
tahun). Penyebab kematian bayi perinatal Provinsi Lampung tahun 2013
disebabkan karena asfiksia sebesar 37,14% dan kematian neonatal terbesar
disebabkan BBLR sebesar 28,18%, lebih jelas dilihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.6. Penyebab Kematian Bayi Masa Perinatal (0-6 hari)


Provinsi Lampung Tahun 2014

Lain-lain; 98 BBLR; 281

Kelainan
Kongenital; 91

infeksi; 26

Asfiksia; 267

Gangguan
Pencernaan; 3

Sumber : Seksi Kesga bidang Yankes

Penyebab kematian bayi masa perinatal terbanyak adalah BBLR. Kejadian BBLR
sangat dipengaruhi dari faktor ibu, riwayat kesehatan selama kehamilan.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 44


Grafik 4.7. Penyebab Kematian Neonatal (7 28 hari)
di Provinsi Lampung tahun 2014

BBLR; 32
pneumonia; Lain-lain; 24
1

Asfiksia; 10

Kelainan
Kongenital; TN; 2
20 Gangg
Pencernaan; 10
Infeksi; 10

Sumber : Seksi Kesga bidang Yankes

Penyebab kematian neonatal terbanyak yaitu BBLR.

Grafik 4.8. Penyebab Kematian Bayi ( > 28 hari < 1 tahun)


di Provinsi Lampung tahun 2014

Pneumonia; 9 Diare; 20
Lain-lain; 81

Penyakit
Infeksi; 18

Sumber : Seksi Kesga bidang Yankes

Penyebab kematian bayi terbesar disebabkan diare 11,63%.

4.2.2 Angka Kematian Anak Balita / AKABA


Angka Kematian Balita adalah jumlah kematian anak umur 1 - <5 tahun
per 1000 kelahiran hidup. AKABA menggambarkan tingkat permasalahan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 45


kesehatan anak dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kesehatan anak
balita seperti gizi, sanitasi penyakit infeksi dan kecelakaan.
Angka kematian balita (AKABA) di Provinsi Lampung berdasarkan hasil
Sensus Penduduk dan SDKI dari tahun 1990 2007 terlihat cenderung menurun
yaitu dari 86 per 1000 kelahiran hidup tahun 1990 menurun menjadi 38 per 1000
Kelahiran Hidup tahun 2012, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.1.
Angka Kematian Balita di Provinsi Lampung Tahun 1990 2012

Tahun AKABA per 1.000 KH


1990 86
1995 75
1997 43
SDKI 2002-2003 64
SDKI 2007 55
SDKI 2012 38
Sumber : SP. 1980, 1990 & Estimasi Parameter Demografi Indonesia BPS, SDKI 2012

Angka Kematian Balita (AKABA) berdasarkan laporan SDKI tahun 2012


sebesar 38 per 1000 Kelahiran Hidup.
Penyebab kematian anak balita di Provinsi Lampung tahun 2014 karena
diare dan infeksi, seperti terlihat pada grafik dibawah ini:

Grafik 4.9. Penyebab Kematian Anak Balita ( > 1 tahun - < 5 tahun)
di Provinsi Lampung tahun 2014

pneumonia; infeksi; 4
Lain-lain; 2
38
diare; 4

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Prov Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 46


4.2.3 Angka Kematian Ibu Maternal (AKI)

Angka Kematian Ibu Maternal berguna untuk menggambarkan tingkat


kesadaran perilaku hidup sehat, status gizi dan kesehatan ibu kondisi kesehatan
lingkungan, tingkat pelayanan kesehatan terutama untuk ibu hamil, waktu
melahirkan dan masa nifas.
AKI yang dihasilkan dari SDKI dan SKRT hanya menggambarkan angka
nasional, tidak dirancang untuk mengukur angka kematian ibu menurut Provinsi
( karena memerlukan sampel & biaya yang sangat besar). Angka Kematian Ibu
sampai saat ini baru diperoleh dari survey-survey terbatas. AKI selama tahun
1997 2012 cenderung meningkat kembali dimana dari 370 per 100.000
kelahiran hidup menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2012, seperti
terlihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.2. Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) Nasional
Per 100.000 Kelahiran Hidup

No. Penelitian/Survey Tahun AKI


1. Penelitian dari pencatatan 12 RS Pendidikan 1997 1980 370
2. Ujung Berung (UNPAD) 1978 1980 170
3. SKRT 1980 1982 150
4. Kab. Sukabumi (UNPAD) 1986 450
5. SKRT 1986 1992 425
6. SKRT 1992 1994 390
7. SDKI 1997 1997 373
8. SDKI 2002-2003 2002-2003 307
9. SDKI 2007 2007 228
10. SDKI 2012 2012 359
Ket : BPS Provinsi Lampung.

Angka Kematian Ibu (AKI) berdasarkan laporan dari SDKI tahun 2012
sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup (target 102 per 100.000 kelahiran hidup).
Bila dilihat berdasarkan kasus kematian yang ada di Provinsi Lampung
tahun 2014 dapat dilihat pada lampiran tabel.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 47
Penyebab kasus kematian ibu di Provinsi lampung tahun 2013 disebabkan
oleh perdarahan sebanyak 47 kasus, eklamsi sebanyak 46 kasus, infeksi sebanyak
9 kasus, partus lama sebanyak 1 kasus, aborsi sebanyak 1 kasus dan lain-lain
sebanyak 54 kasus, persentase lebih jelas terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.10. Penyebab Kematian Ibu


di Provinsi Lampung tahun 2014

Abortus; 3 Lain-lain; 36%


infeksi; 6 Eklampsi; 25

Partus Lama; 0

Perdarahan; 30

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Prov Lampung

4.2.4 Angka Kematian Kasar

Menurut hasil Perkiraan Parameter Demografi BPS, Angka Kematian


Kasar di Provinsi Lampung pada periode tahun 1995-2000 (periode rujukan,
perhitungan tengah tahun 1998 bulan Oktober) tercatat sebesar 7,1 permil dan
pada tahun 2000 diperkirakan angka kematian kasar ini akan menjadi 6,5 permil.
Dan tahun 2003 angka kematian kasar/CDR (Nasional): 10 permil ().

Dan berdasarkan parameter hasil proyeksi penduduk 2000-2025 angka


kematian kasar terus meningkat, seperti grafik 4.9. dibawah ini.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 48


Grafik 4.11 Estimasi Angka Kematian Kasar Propinsi Lampung
Tahun 2000-2025

Jml Kematian (000)

CDR 8 70
7 60
6
50
5
40
4
30
3
20
2
1 10

0 0
2000 2005 2010 2015 2020 2025 k/k
CDR 5,2 4,3 4,8 5,0 5,6 6,9
Jml Kematian (000) 35,1 34,8 37,5 41,5 49,7 64,2

Sumber : Buku Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025

4.3. KESAKITAN / MORBIDITAS

4.3.1 Sepuluh Besar Penyakit


Meningkatnya umur harapan hidup dan perubahan struktur umur
penduduk ke arah usia tua serta perubahan pola dan gaya hidup menyebabkan
terjadinya transisi demografi epidemiologis, yang ditandai masih tingginya
penyakit infeksi dan meningkatnya penyakit non infeksi.
Tabel 4.3. Sepuluh Besar Penyakit Provinsi Lampung Tahun 2014
No. Penyakit Jumlah %
1 Hipertensi Primer 519.620 30,01
2 Hipertensi Lainnya 294.451 17,01
3 ISPA 259.811 15,00
4 Demam Yang Tidak Diketahui Sebabnya 173.206 10,00
5 Penyakit Telinga 121.245 7,00
6 Dispepsia 103.924 6,00
7 Diare dan Gastroentritis 86.603 5,00
8 DM 69.282 4,00
9 Gastritis 51.962 3,00
10 Faringitis 51.439 2,97
Jumlah 1.731.543
Sumber : SP2TP

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 49


4.3.2 P2 Diare

Penyakit diare masih menjadi masalah yang serius dan merupakan salah
satu faktor yang menyebabkan kematian bayi dan balita di negara sedang
berkembang termasuk negara Indonesia. Dan merupakan salah satu penyakit yang
berpotensial menjadi KLB. Untuk itu perlu penanganan yang serius terutama
penemuan kasus sedini mungkin, pengobatan penderita, penggunaan oralit dan
dan mengatasi dehidrasi di tingkat rumah tangga. Penanganan tidak hanya
dilakukan secara kuratif tetapi juga preventif. Kematian tersebut terbanyak
disebabkan oleh kekurangan vitamin A, dehidrasi, disentri dan diare persisten.
UKBM merupakan salah satu bentuk upaya untuk penanggulangan diare.
Hasil survei morbiditas diare nasional, angka kesakitan diare pada semua
kelompok umur tahun 2013 sebesar 214 per 1.000 penduduk. Angka kesakitan
(Insidens Rate) diare untuk semua kelompok umur di Provinsi Lampung dari
tahun 2005 2014 cenderung meningkat, yaitu dari 9,8 per 1000 penduduk
menjadi 21,4 per 1000 penduduk tahun 2013. Angka ini bila dibandingkan dengan
rata-rata nasional, angka ini masih jauh dibawah angka nasional: 374 per 1.000
penduduk. Walaupun angka kesakitan meningkat namun angka kematian atau
CFR diare masih dibawah 1%, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.4. Distribusi kasus Diare dan Penggunaan Oralit Tahun 20052014
Kasus
Tahun IR/1.000 CFR (%)
Penderita Meninggal
2010 158.082 - 20,78 < 1%

2011 173.691 - 22,58 < 1%

2012 143.693 - 18,24 < 1%


2013 169.748 - 21,40 <1%
2014 171.760 0 17,66 < 1%
Sumber : Lap. Evaluasi Program P3PL dan Profil Kesehatan Kab/Kota.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 50


4.3.3 P2 DBD

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu


masalah kesehatan masyarakat di Indonesia pada umumnya dan Provinsi
Lampung pada khususnya, dimana kasusnya cenderung meningkat dan semakin
luas penyebarannya serta berpotensi menimbulkan KLB.
Angka Kesakitan (IR) selama tahun 2004 2014 cenderung berfluktuasi.
Angka kesakitan DBD di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar 16,8 per 100.000
penduduk (dibawah IR Nasional yaitu 51 per 100.000 penduduk) dengan Angka
Bebas Jentik (ABJ) kurang dari 95%, seperti terlihat pada tabel dibawah.

Tabel 4.5. Situasi kasus DBD Provinsi Lampung Tahun 2010 2014
Kasus
Tahun IR/100.000 CFR (%) ABJ
Penderita Meninggal
2010 1.714 29 22,88 1,69 *
2011 1.328 17 20,03 1,3 68,51
2012 5.207 38 68,44 0,88 81
2013 4.575 45 58,08 0,98 -
2014 1.350 22 16,80 1,63 48
Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Distribusi dari angka kesakitan (IR) DBD di Kabupaten/Kota terlihat


bahwa angka kesakitan tertinggi ada di Kota Metro dan Kota Bandar Lampung
dan terendah ada di Kabupaten Tanggamus, seperti terlihat pada grafik dibawah.

CFR tertinggi ada di Kabupaten Mesuji dan Angka Bebas Jentik (ABJ) di
Kabupaten Tanggamus, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 51


Grafik 4.12. Distribusi Angka Kamatian (CFR) DBD
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

30

25

20

15

10

0
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW PRING MSJ TLBB PSB BDL MTR

CFR DBD (%) 0 0 0 0 2,7 0 0 0 0 0 25 0 0 5,9 2,1

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Bila dilihat data Angka Bebas Jentik (ABJ) per kabupaten/kota maka
terlihat bahwa ABJ tidak ada yang ABJ >95%.

Grafik 4.13. Distribusi Angka Bebas Jentik (ABJ)


Per Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW PRING MSJ TLBB PSB BDL MTR

ABJ (%) 0 93 0 0 85 70 30 60 40 91,76 70 24 0 70 88

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Jadi upaya yang dilakukan untuk penanggulangan DBD yaitu: peran


fasilitas kesehatan dalam penemuan kasus, penegakan diagnosis dan tatalaksana
kasus harus ditingkatkan melalui sosialisasi, ceramah klinik dan distribusi buku

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 52


pedoman di seluruh fasyankes, revitalisasi pokjanal DBD, kontinunitas PSN,
melakukan pemantauan jentik berkala secara rutin, penyediaan logistik DBD dan
memperbaiki mekanisme pencatatan dan pelaporan.

Grafik 4.14. Persentase DBD ditangani di Provinsi Lampung Tahun 2014

100
%
50

0
2010 2011 2012 2013 2014
% Ditangani 100 100 100 100 100
Target 100 100 100 100 100

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

4.3.4 P2 Malaria

Malaria secara epidemiologi merupakan penyakit menular yang lokal


spesifik, pada sebagian daerah Provinsi Lampung merupakan daerah endemis
yang berpotensi untuk berkembangnya penyakit malaria seperti pedesaan yang
mempunyai rawa-rawa, genangan air payau di tepi laut dan tambak-tambak ikan
yang tidak terurus, kecuali beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Barat yang
merupakan persawahan dan perkebunan. Oleh karena itu perlu upaya
pengendalian untuk menurunkan/menekan masalah malaria. Desa endemis
malaria berjumlah 223 desa atau 10% dari seluruh jumlah desa, angka kesakitan
malaria per tahun 0,4 per 1.000 penduduk. Di dalam Global Malaria Programme
ditargetkan 80% penduduk terlindungi dan penderita mendapat pengobatan
Arthemisin Based Combination Therapy (ACT).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 53


Tabel 4.6. Situasi Malaria di Provinsi Lampung tahun 2004-2014
K a s u s Klinis Periksa
Tahun AMI/1.000 API/1.000
Penderita Meninggal Darah Positif

2010 28.147 29 4,66 0,50


2011 14.799 1 1,92 4.136 0,50
2012 28.435 0 3,66 1.735 0,22
2013 28.475 0 3,60 3.053 0,41
2014 27.157 5 3,38 3.916 0,49
Sumber : Seksi P2 bidang P3PL & profil Kesehatan Kab/kota

Angka kesakitan Malaria (API) di Kabupaten/Kota pada tahun 2014


terlihat tertinggi ada di Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung , seperti
terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.15. Distribusi Angka Kesakitan Malaria (API)


per 1.000 penduduk Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

8
7
6
5
4
3
2
1
0
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW PRING MSJ TLBB PSB BDL MTR

API per 1000 penduduk 0,55 0,07 0,15 0,03 0,02 0,03 0 0,07 7,2 0,04 0,06 0,01 0 0,58 0 0,49

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Persentase Malaria yang di konfirmasi dengan laboratorium dan diobati


dengan ACT di Provinsi lampung selama tahun 2010- 2014 cenderung meningkat,
seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 54


Grafik 4.16. Persentase Malaria dengan Konfirmasi Laboratorium &
Diobati ACT Di Provinsi Lampung Tahun 2014

120
100
80
60
40
20
0
2010 2011 2012 2013 2014

Laboratorium 78 87,5 95,3 88 93

Diobati ACT 90 93,7 80,38 85 94

Sumber : Dinas l Kesehatan Provinsi

Bila dilihat distribusi kasus Malaria per golongan umur di Provinsi


Lampung bahwa golongan umur lebih banyak pada usia > 15 tahun, hal ini
berkaitan dengan kebiasaan/aktifitas di luar rumah, tetapi ternyata pada usia
dibawah 1 tahun juga terkena malaria. Hal ini merupakan tanda bahwa terjadi
penularan/tranmisi baru di wilayah tersebut. Bila dilihat berdasarkan jenis vektor
Malaria maka di Provinsi Lampung terdapat 12 species dari nyamuk Anopheles
spp yaitu An. Vagus, An, Sundaicus, An. Barbirotris, An. Acconitus, An.
Indefinitus, An. Kochi, An. Subpictus. An. Tesselatus, An. Minimus, An.
Maculatus.

4.3.5 P2 TB Paru

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular langsung yang


disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis), sebagian besar
kuman menyerang ke paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya.
Dalam laporan WHO taun 2013 : diperkirakan terdapat 8,6 juta kasus TB pada
tahun 2012 dimana 1,1 juta orang (13%) diantaranya adalah pasien TB dengan TB
dengan HIV positif. Sekitar 75% dari pasien tersebut berada di wilayah afrika.
Pada tahun 2012, diperkirakan terdapat 450.000 orang yang menderita TB MDR
dan 170.000 orang diantaranya meninggal dunia. Kasus dan kematian karena TB

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 55


sebagian besar terjadi pada pria tetapi angka kesakitan dan kematian wanita akibat
TB juga sangat tinggi. Diperkirakan terdapat 2,9 juta kasus TB pada tahun 2012
dengan jumlah kematian karena TB mencapai 410.000 kasus termasuk
diantaranya adalah 160.000 orang wanita dengan HIV positif. Perkiraan kasus TB
BTA (+) mengacu pada insidens rate Lampung sebesar 160 per 100.000
penduduk, perkiraan insiden semua kasus TB tahun 2014 yaitu case notification
rate semua kasus sebesar 224 per 100.000 penduduk. Angka notification semua
kasus TB sebesar 94 per 100.000 penduduk.

Tabel 4.7. Situasi P2 TB Paru di Provinsi Lampung tahun 2010-2014


Cure
Jumlah CDR Konversi
No Tahun Rate Sembuh (%)
BTA+ (%) (%)
(%)
1 2010 5.045 42,34 86,50 88,6% 87%
2 2011 5.991 48,68 88,50 90,18 88,48
3 2012 6.107 49,49 87,50 88,2 89,14
4 2013 6.617 50,90 87,30 89,40 87,30
5 2014 5.101 50,10 90,14 86,05
Sumber : Evaluasi Program P3PL

Dalam upaya peningkatan di masa mendatang, diharapkan dengan


memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh Rumah Sakit dan praktik mandiri
melalui PPM (public private mix), mandatory notification, mengembangkan
layanan untuk TB HIV dan TB MDR, pemberdayaan masyarakat dengan
melibatkan PPTI, Japeti, Pos TB serta paguyuban peduli TB dan memperkuat
jejaring layanan TB baik internal hospital DOTS linkage maupun jejaring
eksternal.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 56


Grafik 4.17. Angka Cure Rate (CR)
Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

MTR 77,00

BDL 85,00

PSB 89,05

TLBB 71,97

MSJ 77,69

PRING 97,35

PSW 91,76

TLB 85,97

WK 89,11

LU 98,85

LT 94,26

LTIM 93,80

LS 89,01

TGM 97,65

LB 76,19

0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 70,00 80,00 90,00 100,00

Sumber : Bidang P3PL Dinkes Provinsi lampung

4.3.6 P2 HIV (HUMAN IIMUNODEFECIENCY) dan


AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFECIENCY SYNDROME)

Kasus HIV/AIDS dilaporkan pertama kali di Provinsi Lampung pada


tahun 2002 dari salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung. Jumlah kasus
HIV/AIDS yang dilaporkan dari seluruh Kabupaten/Kota tahun 2002 sampai
dengan 2014 sejumlah 1.771 kasus, dimana kasus AIDS dilaporkan sejumlah
1.217 kasus dan HIV sejumlah 554 kasus.
Fase epidemiologis, perkembangan dan tingkat kematangan epidemi HIV
di seluruh dunia dapat dibagi dalam 3 fase yaitu: fase awal: epidemi derajat
rendah, derajat menengah, epidemi terkonsentrasi dan fase lanjut/yang meluas
(general epidemic). Indikator prevalensi HIV diharapkan <0,5%, di Provinsi
Lampung tahun 2010-2014 berkisar 0,03%-0,04%.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 57


Gambaran jumlah kasus HIV/AIDS kumulatif dapat dilihat pada grafik dibawah:

Grafik 4.18. Jumlah Kasus Kumulatif HIV / AIDS Yang Terlaporkan


Di Provinsi Lampung Tahun 2010 s/d 2014

400

300

200

100

0
2010 2011 2012 2013 2014
HIV 72 267 328 185 256
AIDS 37 11 137 94 81

Sumber : Evaluasi Bidang P3PL dan Profil Kesehatan Kab/Kota.

Bila dilihat distribusi kasus HIV dan AIDS per Kabupaten Kota maka
terlihat bahwa kasus terbanyak ada di kota Bandar Lampung seperti grafik.

Grafik 4.19. Distribusi Kasus HIV dan AIDS


Per Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung Tahun 2014

100

50 43

8 7
6
4 4 3
2 2 2 12
0 01 0 0 0 00 0 00 00 00 01
0
PRIN
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW MSJ TLBB PSB BDL MTR
G

HIV 0 0 2 2 0 0 0 0 1 0 0 0 0 251 0
AIDS 2 1 8 6 7 4 4 0 2 3 0 0 0 43 1

Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 58


Selain itu dalam rangka mencegah penularan HIV/AIDS melalui produk
darah adalah dengan melakukan pemeriksaan atau skrining setiap darah yang
didonorkan pada unit transfusi darah, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.8. Persentase Donor Darah diskrining terhadap HIV/AIDS


Provinsi Lampung Tahun 2012 s/d 2014

Positif Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014


Sifilis 294 380 -
HCV 174 303 -
HIV 82 84 8

4.3.7 P2 ISPA/PNEUMONIA

Tujuan Program Pemberantasan Penyakit ISPA adalah menurunkan


angka kesakitan dan kematian khususnya pada balita. Target MDGS 2015
berkaitan dengan program ISPA adalah menurunkan angka kematian Pneumonia
balita (dari 44 menjadi 32 per 1000 kelahiran hidup). Penyakit Infeksi Saluran
Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu program yang dilaksanakan di
Provinsi Lampung dan dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian yaitu
pneumonia berat ditandai secara klinis oleh adanya nafas cepat, tarikan dinding
dada ke dalam stridor, pneumonia ditandai secara klinis oleh adanya nafas cepat,
bukan pneumonia ditandai secara klinis oleh batuk, pilek, bisa disertai demam,
tanpa tarikan dada ke dalam dan tanpa nafas cepat.
Pelaksanaan Program P2 ISPA mencakup penemuan dan pengobatan
penderita (Care Seeking) karena penyakit ISPA masih merupakan masalah
kesehatan masyarakat yang utama ini dapat dilihat dari kasus ISPA yang masih
cukup tinggi. Penemuan dini penderita ISPA dengan penatalaksanaan kasus yang
benar dan akan lebih baik bila ditunjang dengan program MTBS (Manajemen
Terpadu Balita Sakit). Dan saat sekarang telah diterapkan pendekatan PAL

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 59


(Practical approach to lung health) untuk menjaring kasus pneumonia pada
kelompok usia 5 tahun keatas.
Jumlah kematian balita karena Pneumonia: untuk usia < 1 tahun: 2 kasus,
usia 1-4 tahun: 13 tahun.

Grafik 4.20. Cakupan Penderita Ditemukan dan Ditangani Pada Balita


Provinsi Lampung Tahun 2014
METRO 13,40
BANDAR LAMPUNG 25,20
PESISIR BARAT 3,80
TULANG BAWANG BARAT 4,00
MESUJI 7,60
PRINGSEWU 0,10
PESAWARAN 9,40
TULANG BAWANG 1,20
WAY KANAN 7,70
LAMPUNG UTARA 2,00
LAMPUNG TENGAH 12,70
LAMPUNG TIMUR 26,10
LAMPUNG SELATAN 32,90
TANGGAMUS 4,60
LAMPUNG BARAT 7,40

0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 35,00


Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Berdasarkan grafik diatas dapat dilihat bahwa kasus Pneumonia tertinggi


yaitu Kabupaten Lampung Selatan dan terendah yaitu Kabupaten Pringsewu.
Kabupaten/Kota perlu terus meningkatkan upaya meningkatkan cakupan dan
kualitas tatalaksana penderita Pneumonia melalui MTBS.

Grafik 4.21. Trend Persentase Cakupan Balita Dengan Pneumonia Yang


Ditangani dan Targetnya Di Provinsi Lampung Tahun 2010-2014

% 100

50

0
2010 2011 2012 2013 2014
% Ditangani 100 100 100 100 100
Target 100 100 100 100 100

Sumber : Seksi P2

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 60


4.3.8 P2 Kusta

Penderita kusta hingga akhir tahun 2014 tercatat sebanyak 162 penderita
dengan angka prevalensi 0,28 per 10.000 penduduk, selama tahun 2014 tercatat
penemuan kasus baru yaitu 129 kasus.
Penemuan penderita baru (case finding) penyakit kusta di Provinsi
Lampung dilaksanakan melalui penemuan aktif melalui survey kontak dan case
survey dan melalui kegiatan pasif melalui pemeriksaaan sukarela, yang
dilaksanakan secara terpadu oleh Wasor Kabupaten/Kota serta petugas
Puskesmas. Jumlah penderita baru : 129 orang (MB: 109 penderita (84,4%) dan
PB 20 penderita (15,6%)).
Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang masih
menjadi masalah kesehatan di Provinsi Lampung, baik dari aspek medis maupun
aspek sosial. Angka kesakitan kusta (Prevalence) per 10.000 penduduk selama
tahun 2009 2014 cenderung tetap dari 0,29 per 10.000 penduduk menjadi 0,28
per 10.000 penduduk dan angka ini sudah cukup baik karena telah dibawah target
yaitu < 1 per 10.000 penduduk.
Angka penemuan kasus kusta baru (NCDR) selama tahun 2009 2014
berfluktuasi dari 2,33 per 100.000 menjadi 1,9 per 100.000 penduduk, dan angka
ini sudah cukup baik (target < 5 per 100.000 penduduk). Namun angka
kesembuhan tahun 2014 RFT rate kusta PB sebesar 83,3% (12 penderita) dan RFT
rate MB sebesar 60,1% (82 penderita). RFT rate belum mencapai target >90%.
Proporsi cacat tingkat 2 tahun 2014 sebanyak 7%. (target 5 %). Adanya kusta
pada anak menandakan adanya penularan kusta disekitar anak sedangkan angka
kecacatan tingkat II juga mengindikasikan bahwa mutu pengobatan yang tidak
baik, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 61


Tabel 4.9. Situasi kusta di Provinsi Lampung tahun 2009 2014

NCDR RFT
Jumlah Kasus Prevalen %
per Kusta pada
TAHUN per 10.000 Kecacatan
100.000 anak (%)
pddk tingkat II PB MB
PB MB pddk

2010 36 208 3,21 0,32 7,37 4,10 58,62 51,77

2011 24 226 2,35 0,33 6,08 8,29 50,00 50,00

2012 22 156 1,84 0,31 6,63 8,29 100 69,13

2013 15 118 1,90 0,28 4,00 6,0 83,3 60,1

2014 20 122 1,77 0,28 4,60 7,0 83,3 60,1

Sumber : Profil Kesehatan kabupaten Kota

Bila dilihat distribusi kasus kusta baru berdasarkan kabupaten/kota maka


terlihat bahwa kasus kusta tertinggi ada di kabupaten Lampung Tengah, seperti
terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.22. Distribusi Jumlah Penderita Kusta Baru PB dan MB


Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2014
40

35

30

25

20
19 19
20

14
15
11
10 10
10
7
5
4
5 3 3 3 3 3
2 2 2
1 1
00 0 0 0 0 0 00 0
0
LB TGM LS LTIM LT LU WK TLB PSW PRING MSJ TLBB PSB BDL MTR

PB 0 0 0 3 4 5 0 2 0 0 1 2 0 3 0
MB 0 7 2 19 20 14 11 3 10 3 10 3 0 19 1

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 62


4.3.9 AFP (Acute Flaccid Paralysis)

Program eradikasi polio merupakan suatu upaya kerjasama global. WHO,


UNICEF (United Nations Childrens Fund), Rotary Internasional, the US Centers
for Disease Control and Prevention (CDC) dan sejumlah organisasi pemerintah
maupun non pemerintah yang telah memberikan komitmen yang kuat kepada
program ini.
Dalam upaya untuk membebaskan Indonesia dari polio, pemerintah
melaksanakan program Eradikasi polio (ERAPO) yang terdiri dari pemberian
imunisasi polio secara rutin, pemberian imunisasi massal pada anak Balita melalui
PIN (Pekan Imunisasi Nasional) dan surveilans AFP (Acute Flaccid Paralysis).
Surveilans AFP bertujuan untuk memantau adanya penyebaran virus polio liar di
suatu wilayah, sehingga upaya-upaya pemberantasannya menjadi terfokus dan
efisien. Pada akhirnya berdasarkan informasi yang di dapat dari surveilans ini,
Indonesia akan dapat menyatakan bebas polio. Sasaran utama surveilans AFP
adalah kelompok yang rentan terhadap poliomielitis yaitu anak berusia <15 tahun.
Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar kasus poliomyelitis bersifat
non-paralitik atau tidak disertai manifestasi klinis yang jelas. Sebagian kecil saja
dari kasus poliomyelitis yang menimbulkan kelumpuhan (Poliomielitis Paralitik).
Dalam surveilans AFP, pengamatan difokuskan pada kasus poliomyelitis yang
mudah diidentifikasikan: penyakit poliomyelitis paralitik. Ditemukannya kasus
poliomyelitis paralitik di suatu wilayah menunjukan adanya penyebaran virus-
polio liar diwilayah tersebut.
Untuk meningkatkan sensitifitas surveilans AFP, maka pengamatan
dilakukan pada semua kelumpuhan yang terjadi secara akut dan sifatnya flaccid
(layu), seperti sifat kelumpuhan pada poliomyelitis. Penyakit-penyakit ini yang
mempunyai sifat kelumpuhan seperti poliomyelitis disebut kasus Accute Flaccid
Paralysis (AFP) dan pengamatannya disebut sebagai Surveilans AFP(S-AFP).
Surveilans AFP pada hakikatnya adalah pengamatan yang dilakukan terhadap
semua kasus kelumpuhan yang sifatnya seperti kelumpuhan pada poliomielits dan
terjadi pada anak berusia <15 tahun dalam upaya untuk menemukan adanya
penyebaran virus polio liar.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 63
Angka AFP rate non polio per 100.000 anak usia kurang dari 15 tahun di
Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar 2,36 per 100.000 anak usia kurang dari 15
tahun. Angka ini telah berada diatas target yang ingin dicapai yaitu > 2 per
100.000 anak usia kurang dari 15 tahun.
AFP rate tertinggi ada di Kabupaten Lampung Selatan dan terendah ada
di Kabupaten Way Kanan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik. 4.23. AFP Rate Menurut Kabupaten/Kota


di Provinsi Lampung Tahun 2014

METRO 2,45
BANDAR LAMPUNG 1,53
PESISIR BARAT 2,13
TULANG BAWANG BARAT 2,72
MESUJI 1,78
PRINGSEWU 0,93
PESAWARAN 1,63
TULANG BAWANG 4,62
WAY KANAN 0,00
LAMPUNG UTARA 3,36
LAMPUNG TENGAH 0,89
LAMPUNG TIMUR 1,45
LAMPUNG SELATAN 5,96
TANGGAMUS 2,43
LAMPUNG BARAT 2,42
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota
0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00

Penemuan kasus AFP merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk
mendapatkan indikator non polio AFP rate > 2 pada anak berusia <15 tahun yang
dilaporkan baik puskesmas/masyarakat maupun rumah sakit.

4.3.10 PD3I / PENYAKIT DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI

Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) seperti TBC,


Diphteri, Pertusis, Campak, Tetanus, Polio dan Hepatitis B merupakan salah satu
penyebab kematian anak di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.
Diperkirakan 1,7 juta kematian pada anak atau 5% pada balita di Indonesia adalah
akibat PD3I. Untuk mencapai target nasional dan global dalam eradikasi,
eliminasi dan reduksi terhadap PD3I, cakupan imunisasi harus dipertahankan
setinggi-tingginya dan merata sampai mencapai tingkat Population Immunity
(kekebalan masyarakat) yang tinggi. Kegagalan dalam menjaga tingkat cakupan

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 64


imunisasi yang tinggi dan merata dapat menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB)
PD3I.
Salah satu program yang telah terbukti efektif untuk menekan angka
kesakitan dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi
(PD3I) adalah imunisasi. Salah satu bukti keberhasilan tersebut adalah dapat
dibasminya penyakit cacar dari Indonesia pada tahun 1974.
Imunisasi diselenggarakan di Indonesia sejak tahun 1956. Upaya ini
merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost effective. Pada
tahun 1977 upaya imunisasi diperluas menjadi Program Pengembangan Imunisasi
dalam rangka pencegahan penularan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah
Dengan Imunisasi (PD3I) yaitu Tuberculosis, Difteri, Pertusis, Campak, Polio,
Tetanus serta Hepatitis B. Dengan upaya imunisasi pula kita dapat menekan
penyakit polio, sidang WHA 1988 menetapkan Eradikasi Polio tahun 2000 dengan
3 strategi utama yaitu Imunisasi Rutin, Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dan
Surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP).
Insidens rate PD3I untuk penyakit campak, difteri, pertusis yaitu jumlah
kasus dibagi jumlah balita dikali 10.000 balita, IR tetanus neonaturum yaitu
jumlah kasus dibagi jumlah lahir hidup dikali 1.000 lahir hidup, sedangkan untuk
IR hepatitis dan tetanus yaitu jumlah kasus dibagi jumlah penduduk dikali
100.000 penduduk. Berdasarkan grafik dibawah kasus dan Angka Kesakitan/IR
PD3I terbesar yaitu kasus campak.

Grafik. 4.24. Insiden Rate PD3I Per 10.000 Balita


Provinsi Lampung Tahun 2014

20
15
10
5
0
DIFTERI PERTUSIS CAMPAK
IR per 10.000 balita 0,013 0 0,72

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 65


4.3.11 Eliminasi Tetanus Neonaturum

Salah satu strategi peningkatan kesejahteraan anak adalah menurunkan


angka kesakitan dan kematian, yang salah satu penyebab utamanya adalah
Tetanus Neonatorum. Sehubungan dengan itu Indonesia sejak tahun 1991 telah
melaksanakan kegiatan eliminasi tetanus neonaturum (ETN) yang melibatkan tiga
program penting yaitu imunisasi, Balita dan pra sekolah (Bapras) dan surveilans.
Pada tahun 1995-1997 insidens rate tetanus neonatorum yang dilaporkan berkisar
antara 1,6-1,8/10.000 kelahiran hidup. Data ini diduga masih lebih rendah dari
keadaan sebenarnya karena rendahnya laporan surveilans tetanus neonatorum.
Upaya ETN diselenggarakan berdasarkan pendekatan risiko (risk
approach) dengan strategi: Imunisasi TT ibu hamil dengan cakupan tinggi,
pertolongan persalinan bersih dan mengidentifikasi daerah resiko tinggi tetanus
neonatorum serta upaya perbaikan pada daerah tersebut. Surveilans epidemiologi
memegang peranan yang sangat penting dalam mengidentifikasi daerah resiko
tinggi dan memantau dampak intervensi program imunisasi TT, pertolongan
persalinan bersih dan surveilans. Target insidens rate TN yang dilaporkan <
1/1.000 kelahiran hidup per tahun. Angka Kesakitan Tetanus Neonatorum sebesar
0,07 per 1000 kelahiran hidup. Kasus Tetanus Neonaturum pada tahun 2014
sebanyak 7 kasus. Kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Tanggamus, Lampung
Utara dan Pesawaran, total sebanyak 5 kasus.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 66


4.3.12 Reduksi Campak

Penyakit campak/ morbili/ measles merupakan penyakit yang sangat


menular yang disebabkan oleh virus, 90% anak yang tidak kebal akan terserang
penyakit campak. Rencana global maupun regional 2006-2010 yang dicanangkan
WHO bersama Unicef tahun 2006 menyatakan bahwa tujuan program
pengendalian campak adalah mengurangi angka kematian campak sebesar 90%
pada tahun 2010. upaya yang perlu dilakukan yaitu cakupan imunisasi campak
dosis pertama >90% secara nasional dalam >80% kabupaten/kota pada tahun
2010, penyelidikan dan manajemen kasus pada semua KLB campak tahun 2009,
melaksanakan surveilans campak berbasis kasus individu (case based surveilans)
bagi semua negara yang telah melaksanakan kampanye campak, melaksanakan
imunisasi campak kesempatan kedua dengan cakupan >90%.
Provinsi Lampung merupakan salah satu Provinsi dengan cakupan
imunisasi di atas target nasional (>80%) dan angka drop out di bawah angka
nasional (<10%), tetapi frekuensi Kejadian Luar Biasa khususnya kasus PD3I
termasuk Campak masih sering tejadi. Cakupan imunisasi yang tinggi dan merata
sampai di tingkat desa serta sistem surveilans yang baik diharapkan dapat
menekan angka kejadian luar biasa kasus-kasus PD3I termasuk kasus Campak.
Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan surveilans Campak harus dilakukan untuk
mempercepat tercapainya reduksi campak di Indonesia mengingat hal tersebut
telah menjadi salah satu kesepakatan global.
Salah satu sumber data kasus campak berasal dari laporan STP
(surveilans terpadu penyakit) baik di Puskesmas dan rumah sakit. Strategi lain
yang dilakukan yaitu dengan CBMS (case based measles surveilans). Target
angka kesakitan (IR) Campak <50/10.000 balita dan angka Kematian (CFR)
Campak <2/10.000 balita. Berdasarkan grafik dibawah dapat dilihat bahwa IR
campak masih dibawah target yang ditetapkan. IR kasus campak pada tahun 2014
sebesar 0,72 per 10.000 balita dengan angka CFR 0%.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 67


Grafik 4.25. Insiden Rate Kasus Campak Provinsi Lampung
Tahun 2010 s/d 2014

12
10
8
6
4
2
0
2010 2011 2012 2013 2014
IR/10.000 Balita 8,77 10,6 4,74 2,7 0,72

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten Kota

4.4. STATUS GIZI

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia


dan sekaligus dalam pengentasan kemiskinan adalah dengan meningkatkan gizi
anak terutama anak balita. Keadaan gizi terutama pada masa balita akan sangat
mempengaruhi tingkat kecerdasan manusia dewasa, karena kecukupan gizi sangat
diperlukan dalam pertumbuhan otak terutama pada masa balita dan nantinya akan
menghasilkan manusia produktif dan berkualitas.
Batas ambang yang digunakan untuk keempat status gizi (berdasarkan
kesepakatan pakar gizi tahun 2000) adalah gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan
gizi lebih. Status gizi buruk pada balita merupakan kondisi yang selalu ditemui
dimasyarakat, oleh karena itu persentase gizi buruk perlu terus ditekan hingga
tidak melebihi 5%.
Gambaran kasus gizi buruk di Provinsi Lampung sejak tahun 2003
2011 terlihat berfluktuasi naik turun tetapi mulai tahun 2011- 2014 menurun
dimana jumlah kasus gizi buruk pada tahun 2014 sebanyak 131 kasus. Kasus Gizi
buruk pada balita setiap tahun selalu ada namun semua kasus gizi buruk tersebut
telah dilakukan perawatan (100%).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 68


Grafik 4.26. Trend Kasus Gizi Buruk Di Provinsi Lampung
Th. 2010 - 2014

300

250

200

150

100

50

0
2010 2011 2012 2013 2014
Gizi Buruk 186 255 203 154 131

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat sebaran kasus gizi buruk pada balita tersebut berdasarkan
kabupaten/kota maka terlihat bahwa kasus tertinggi ada di kabupaten Lampung
Barat dan terendah ada Kota Metro, seperti terlihat pada grafik dibawah ini.

Grafik. 4.27. Jumlah Balita Gizi Buruk Menurut Kab/Kota


Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TLB PSW PRG MSJ TLBB PSB BDL MTR
Gizi Buruk 5 7 14 24 21 6 4 15 5 5 2 7 6 6 4

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Salah satu sumber data status gizi yaitu dengan pemantauan status gizi
(PSG) tetapi sejak tahun 2007-2011 data tersebut tidak tersedia karena tidak
adanya kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) sehingga data tersebut hanya
didapatkan dari Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan setiap 3
(tiga) tahun sekali sejak tahun 2007 (data status gizi tahun 2011 tidak tersedia).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 69


Bila dilihat berdasarkan Prevalensi Gizi buruk dan kurang di Provinsi Lampung
tahun 1996 2010 cenderung menurun tetapi kemudian naik pada tahun 2013
baik Prevalensi Gizi buruk maupun gizi kurang, seperti terlihat pada grafik
dibawah ini.

Grafik 4.28. Trend Prevalensi Balita Gizi Buruk dan Kurang


Di Provinsi Lampung Th. 1996 2013
30

20

10

0
'96 '97 '98 '99 '00 '01 '02 '03 '04 '05 '06 '07 '10 13
Gizi Buruk 4,9 4,1 3,8 3,9 0,9 1 1,4 1,1 1,8 2 1,9 5,4 3,5 6,9
Gizi Kurang 30 20 17 17 14 13 12 11 10 12 7 11 10 12

Sumber : Seksi Gizi bidang Bina Yankes dan hasil Riskesdas tahun 2007, 2010 dan 2013.

Riset Kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 2010 menghasilkan


data status gizi buruk berdasarkan indikator status gizi yang bersifat akut (BB/U)
dan kronik (TB/U), yaitu sebagai berikut :
1. Persentase balita menurut status gizi dengan indikator sebagai berikut :
a. Indikator BB/U (indikator yang menggambarkan status gizi yang bersifat
umum/tidak spesifik) yaitu : gizi buruk sebesar 3,5% (2007 : 5,7%), gizi
kurang sebesar 10% (2007 : 11,8%), gizi baik sebesar 79,8% (2007 :
78,3%) dan gizi lebih sebesar 6,8% (2007 : 4,2%). Berdasarkan Riskesdas
tahun 2013 balita dengan status gizi yang kurang 11,9% dan balita dengan
gizi buruk sebesar 6,9%. Masalah kesehatan masyarakat dianggap serius
bila prevalensi BB/U berat-kurang antara 20,0 - 29,0 persen, dan dianggap
prevalensi sangat tinggi bila 30 persen(WHO 2010). Pada tahun 2013,
secara nasional prevalensi BB/U berat-kurang pada anak balita di Provinsi
Lampung sebesar 18,8 persen, yang artinya masalah berat-kurang di

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 70


Provinsi Lampung belum merupakan masalah kesehatan akan tetapi tetap
perlu diwaspadai.
Tabel Prevalensi status gizi balita (BB/U) menurut kabupaten/kota
Provinsi Lampung 2013

Kategori Status Gizi BB/U


Kabupaten
Gizi buruk Gizi kurang Gizi baik Gizi lebih
Lampung Barat 8.9 10.0 72.5 8.6
Tanggamus 7.1 13.0 76.8 3.1
Lampung Selatan 1.5 10.7 82.9 4.9
Lampung Timur 8.4 12.1 70.9 8.6
Lampung Tengah 13.2 15.9 60.5 10.4
Lampung Utara 5.4 9.8 77.9 6.9
Way Kanan 6.6 12.8 74.9 5.8
Tulang Bawang 5.6 3.7 73.8 16.9
Pesawaran 3.6 17.8 75.5 3.1
Pringsewu 11.9 6.8 71.8 9.5
Mesuji 9.8 8.7 68.7 12.8
Tulangbawang Barat 6.5 7.4 82.9 3.2
Kota Bandar Lampung 3.5 12.3 78.2 5.9
Kota Metro 1.6 12.9 73.1 12.4
LAMPUNG 6.9 11.9 73.7 7.6
*) BB/U = Berat Badan menurut Umur
Sumber: Riskesdas Tahun 2013
b. Indikator TB/U (menggambarkan status gizi yang sifatnya kronis artinya
muncul sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung lama seperti
kemiskinan, pola asuh yang tidak tepat, menderita penyakit secara
berulang karena hygiene dan sanitasi yang kurang baik) yaitu : sangat
pendek sebesar 20,6% (2007: 22,6%), pendek sebesar 16,1% (2007 :
16,1%), normal sebesar 61,3% (2007 : 61,3%). Berdasarkan Riskesdas
2013, balita sangat pendek sebanyak 27,6% dan 15% balita masuk dalam
kategori pendek. Masalah kesehatan masyarakat dianggap prevalensi
tinggi bila prevalensi kependekan sebesar 30 39 persen dan prevalensi
sangat tinggi bila 40 persen (WHO, 2010), sehingga berdasarkan hal ini,
Provinsi Lampung masuk dalam kategori wilayah dengan prevalensi
pendek sangat tinggi.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 71


Tabel Prevalensi status gizi balita (TB/U) menurut kabupaten/kota
Provinsi Lampung 2013

Kabupaten Kategori Status Gizi TB/U

Sangat pendek Pendek Normal


Lampung Barat 18.7 15.9 65.4
Tanggamus 20.7 19.0 60.3
Lampung Selatan 25.2 17.8 57.0
Lampung Timur 28.3 14.9 56.8
Lampung Tengah 38.6 14.1 47.3
Lampung Utara 20.9 11.6 67.6
Way Kanan 17.4 12.3 70.2
Tulang Bawang 30.5 10.4 59.0
Pesawaran 33.5 17.3 49.2
Pringsewu 24.4 12.6 63.0
Mesuji 27.5 15.9 56.6
Tulangbawang Barat 22.9 17.2 59.9
Kota Bandar Lampung 30.3 14.3 55.4
Kota Metro 29.4 17.9 52.7
LAMPUNG 27.6 15.0 57.4
*) TB/U = Tinggi Badan menurut Umur
Sumber : Riskesdas tahun 2013.

c. Indikator BB/TB (menggambarkan status gizi yang sifatnya akut sebagai


akibat dari keadaan yang berlangsung dalam waktu yang pendek seperti
menurunya nafsu makan akibat sakit atau menderita diare), yaitu: sangat
kurus sebesar 5,4% (2007 : 7,3%), kurus sebesar 8,5% (2007 : 6,4%),
normal sebesar 69,6% (2007 : 70,2%) dan gemuk sebesar 16,4% (2007 :
16,1%). Berdasarkan Riskesdas tahun 2013 sebesar 5,6% balita sangat
kurus, 6,2% kurus dan sebanyak 21,4% mengalami kegemukan. Masalah
kesehatan masyarakat sudah dianggap serius bila prevalensi BB/TB Kurus
antara 10,0- 14,0 persen, dan dianggap kritis bila 15,0 persen(WHO,
2010). Pada tahun 2013, secara nasional prevalensi BB/TB kurus pada
anak balita masih 11,8 persen, yang artinya masalah kekurusan di
Indonesia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 72


Tabel Prevalensi status gizi balita (BB/TB) menurut kabupaten/kota
Provinsi Lampung 2013

Kategori Status Gizi BB/TB


Kabupaten
Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk
Lampung Barat 4.8 6.9 66.6 21.7
Tanggamus 12.5 2.0 63.1 22.5
Lampung Selatan 7.2 4.3 67.6 20.9
Lampung Timur 4.7 3.1 72.2 20.0
Lampung Tengah 4.2 9.5 63.1 23.3
Lampung Utara 3.2 7.2 71.3 18.3
Way Kanan 8.1 12.0 66.6 13.3
Tulang Bawang 7.7 5.5 48.5 38.3
Pesawaran 2.9 5.0 74.6 17.5
Pringsewu 2.9 9.9 62.4 24.9
Mesuji 7.4 11.5 59.3 21.8
Tulangbawang Barat 6.1 7.9 74.4 11.6
Kota Bandar Lampung 4.0 4.3 69.6 22.1
Kota Metro 5.5 6.3 65.3 22.9
LAMPUNG 5.6 6.2 66.8 21.4
*) BB/TB = Berat Badan menurut Tinggi Badan
Sumber: Riskesdas 2013

2. Status gizi WUS usia 15-45 tahun berdasarkan indikator Lingkar Lengan
Atas (LILA). Prevalensi risiko KEK pada WUS provinsi Lampung sebesar
10,9%. (Pada Riskesdas 2010 variabel ini tidak ada dalam kuesioner).
Untuk menggambarkan adanya risiko (KEK) dalam kaitannya dengan
kesehatan reproduksi pada wanita hamil dan WUS digunakan ambang batas
nilai rerata LILA<23,5 cm. Berdasarkan riskesdas tahun 2013, prevalensi
risiko KEK penduduk wanita hamil umur 15 49 tahun, di Provinsi
Lampung sebesar 21,3%. Prevalensi risiko KEK terendah di Kabupaten
Tulang bawang dan Pringsewu (9.5%) dan tertinggi di Kabupaten Lampung
Tengah(52,8%). Sementara prevalensi KEK pada wanita usia subur (WUS)
sebesar 17,6%, dengan prevalensi terendah di Kabupaten Tulang Bawang
(8,6%) dan tertinggi di Kabupaten Mesuji (29,6%).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 73


Tabel Nilai rerata LILA wanita usia 15 45 tahun,Lampung 2013
Kabupaten KEK
Lampung Barat 14.9
Tanggamus 21.9
Lampung Selatan 25.6
Lampung Timur 12.3
Lampung Tengah 22.6
Lampung Utara 14.1
Way Kanan 17.1
Tulangbawang 8.5
Pesawaran 23.7
Pringsewu 15.1
Mesuji 30.5
Tulang Bawang Barat 8.7
Kota Bandar Lampung 17.3
Kota Metro 16.1
LAMPUNG 18.1
Sumber: Riskesdas 2013
Prevalensi risiko KEK penduduk wanita umur 15-49 tahun
menurut kabupaten/kota,Lampung 2013

Proporsi KEK (LILA < 23,5 cm)


Kabupaten/Kota
Hamil Tidak Hamil WUS
Lampung Barat 40.1 14.5 14.9
Tanggamus 16.1 21.2 21.1
Lampung Selatan 18.8 25.2 25.1
Lampung Timur 9.5 11.6 11.6
Lampung Tengah 52.8 21.1 21.3
Lampung Utara 21.0 13.0 13.2
Way Kanan 30.1 16.4 16.8
Tulangbawang 18.3 8.4 8.6
Pesawaran 15.8 24.1 23.9
Pringsewu 14.2 14.1
Mesuji 38.8 29.3 29.6
Tulang Bawang Barat 8.8 8.6
Kota Bandar Lampung 24.5 16.8 17.1
Kota Metro 11.9 15.5 15.4
LAMPUNG 21.3 17.5 17.6
Sumber: Riskesdas 2013

Masalah gizi yang utama lainnya adalah Anemia zat besi, kekurangan
vitamin A, gangguan akibat kekurangan Yodium.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 74
4.4.1 Kekurangan Vitamin A (KVA )

Untuk masalah Kekurangan Vitamin A (KVA), gambaran besarnya


masalah tersebut di Provinsi Lampung belum dapat diketahui dengan pasti karena
data yang mendukung hal tersebut belum tersedia. Tetapi jika mengacu pada
prevalensi Xeropthalmia secara nasional maka KVA bukan lagi menjadi masalah
kesehatan masyarakat karena prevalensinya sudah 0,03% (Batasan WHO =
0,05%). Masalah KVA baru akan menjadi masalah jika kita mengacu pada fakta
bahwa lebih dari 50% balita di Indonesia ternyata memiliki kadar vitamin A
dalam serum darah <20 ug (Ditzi, 2000). Provinsi Lampung bukan merupakan
daerah endemis KVA, tetapi upaya untuk tetap waspada harus ditingkatkan. Salah
satu upayanya yaitu dengan pendistribusian kapsul vitamin A dosis tinggi pada
bayi dan balita yang diberikan sebanyak dua kali dalam satu tahun (bulan
Februari dan Agustus) dan pada ibu nifas diberikan satu kali.
Gambaran cakupan vitamin A pada balita mendapat 2 kali sebesar
89,35% dan pada ibu hamil di Provinsi lampung tahun 2014 sebesar 83,20%.

Grafik 4.29. Persentase Balita Mendapat Vitamin A 2 kali dan Ibu Nifas
Mendapat Vitamin A Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014

100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TLB PSW PRG MSJ TLBB PSB BDL MTR Prov

Balita 87,6 44,31 100 88,43 85,41 64,13 100 93,5 69,45 93,86 80,61 85,34 100 81,11 61,7 89,35
Bufas 90,08 73,33 91,51 68 91,12 70,96 84,25 84,53 93,3 87,65 91,4 91,82 86,11 80,38 94,93 83,2

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi lampung Tahun 2014 75


BAB V
SITUASI UPAYA KESEHATAN

Untuk memiliki derajat kesehatan yang tinggi, diperlukan pencapaian


tingkat kesehatan tertentu yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam
lingkungan yang sehat, mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta
mampu menyediakan dan memanfaatkan (menjangkau) pelayanan kesehatan yang
bermutu. Perilaku yang sehat dan kemampuan masyarakat untuk memilih dan
mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu sangat menentukan keberhasilan
pembangunan kesehatan.

5.1. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DI PUSKESMAS

Ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang menyentuh masyarakat


yaitu Puskesmas. Untuk mengetahui pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan
dasar oleh masyarakat, dapat dilihat dari cakupan masyarakat yang berkunjung ke
Puskesmas.
Trend kunjungan/cakupan pelayanan rawat jalan selama tahun 2003
2014 cenderung meningkat dan telah mencapai target (15%), sedangkan
kunjungan rawat inap juga berfluktuatif dan belum mencapai target (1,5%).
Cakupan kunjungan rawat jalan di puskesmas tahun 2014 sebesar 39,97% dan
rawat inap sebesar 0,31%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 76


Grafik 5.1. Trend Persentase Cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap
Puskesmas Terhadap Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

70 1,4

60 1,2

50 1

40 0,8

30 0,6

20 0,4

10 0,2

0 0
2010 2011 2012 2013 2014

Cak. RJ 47,57 50,9 63,58 57,45 39,97


Cak. RI 0,93 0,31 1,2 0,26 0,31

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan kunjungan baik kunjungan rawat jalan dan rawat
inap per 100.000 penduduk selama tahun 2010 - 2014, terlihat cenderung
meningkat. Capaian kunjungan rawat jalan dan rawat inap per 100.000 penduduk
tahun 2014 sebesar 40.282 per 100.000 penduduk berkunjungan ke sarana
pelayanan dasar.

Grafik 5.2. Trend Kunjungan Puskesmas Per 100.000 Penduduk


Di Provinsi Lampung tahun 2010-2014

70.000

60.000

50.000

40.000

30.000

20.000

10.000

0
2010 2011 2012 2013 2014

Kjn. PKM/100.000 pddk 45.574 51.212 49.318 57.708 40.282

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 77


Cakupan kunjungan pelayanan gangguan jiwa di sarana pelayanan rujukan (RS
swasta dan Pemerintah) tahun 2014 sebesar 1,67% dari total kunjungan (rawat
inap dan rawat jalan ) di RS.
Cakupan kunjungan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan dasar
(Puskesmas dan jaringannya) terhadap total kunjungan (rawat inap dan rawat
jalan) puskesmas selama tahun 2003-2014 terlihat cenderung berfluktuasi, dimana
capaian tahun 2014 sebesar 0,23%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 5.3. Trend Persentase Pelayanan Gangguan Jiwa


Di Puskesmas di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2014

0
2010 2011 2012 2013 2014
Kunj. Gg Jiwa 0,05 0,23 0,17 0,27 0,23
Target 5 5 5 5 5

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Persentase puskesmas dengan kemampuan laboratorium sederhana di


Provinsi Lampung cenderung berfluktuasi.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 78


Grafik 5.4. Trend Persentase Puskesmas Dengan Kemampuan Laboratorium
Sederhana Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014

100
%

50

0
2011 2012 2013 2014
Labkes Sdrhn 73,26 70,76 100 100
Target 100 100 100 100

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan Laporan Evaluasi Bidang Yankes Dinkes Prov. Lampung

5.2. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG

Rumah sakit adalah sarana pelayanan kesehatan rujukan masyarakat,


Provinsi Lampung memiliki 14 RSUD, 1 RS Jiwa, 1 RS DKT, 1 RS Bhayangkara
POLRI. Selain RS pemerintah didukung juga oleh swasta sebanyak 42 RS swasta.
Rumah Sakit Umum : 30 RS dan RS Khusus: 12 RS.
Indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit terdiri dari persentase
cakupan rawat jalan, rawat inap, kemampuan gawat darurat, pelayanan
laboratorium sesuai standar, pelayanan gangguan jiwa dan 4 spesialis pelayanan
kesehatan dasar.
Cakupan RSUD dengan kemampuan Laboratorium kesehatan sederhana
sampai tahun 2014 telah mencapai 100% artinya semua RS pemerintah dan
swasta telah memiliki laboratorium kesehatan. Laboratorium merupakan sarana
sangat penting karena merupakan penunjang diagnosa.
Persentase RSU memiliki 4 spesialis dasar (bedah, internal, anak dan
kandungan/obgyne) cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir tetapi belum
mencapai target. Pada tahun 2014 RSUD Pemerintah yang memiliki empat
pelayanan spesialis dasar mencapai 100 %.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 79


Grafik 5.5 Trend Persentase RSU Pemerintah dan Swasta Memiliki 4
Pelayanan Spesialis Dasar Provinsi Lampung 2003-2014

100
%

50

0
2010 2011 2012 2013 2014
4 Sp. Dsr 35,29 83,36 72,09 79,49 100
Target 100 100 100 100 100

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

5.2.1 Indikator Mutu Pelayanan Rumah Sakit (Pemerintah dan Swasta)


5.2.1.1 Pemanfaatan Fasilitas Rumah Sakit
Cakupan jalan dan rawat inap selama tahun 2003-2014 di sarana
pelayanan kesehatan rujukan (RS) terlihat berfluktuatif bahkan cenderung
menurun. Capaian kunjungan rawat jalan di RS (pemerintah dan swasta) tahun
2014 sebesar 12,84% dan rawat inap sebesar 5,46% seperti terlihat pada grafik :

Grafik 5.6 Trend Persentase Cakupan RJ dan RI Rumah Sakit


di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014
16
%

11

-4
2010 2011 2012 2013 2014
Cak. RJ 4,61 2,52 4,14 11,8 12,84
Cak. RI 0,93 0,87 1,02 5,84 5,46

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Bila dilihat berdasarkan kunjungan (rawat inap dan rawat jalan) di RS


(Pemerintah dan swasta) terhadap 100.000 penduduk selama tahun 2003 2014
cenderung meningkat sampai tahun 2010 namun kemudian menurun pada tahun

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 80


2011 menjadi 13.389 kunjungan kemudian meningkat menjadi 17.641 pada tahun
2013 dan 18.304 pada tahun 2014, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :
Grafik 5.7 Trend Kunjungan RS (Pemerintah & Swasta) Per 100.000
Penduduk Di Provinsi Lampung 2010-2014

40.000
Per 100.000 Pddk

30.000

20.000

10.000

0
2010 2011 2012 2013 2014
Kunj. RS/100.000 pddk 15.071 13.389 37.198 17.641 18.304

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Kunjungan gangguan jiwa sarana pelayanan kesehatan rujukan selama


tahun 2003 2014 berfluktuasi dimana salah satu penyebabnya adalah tidak
semua RS menyampaikan data pelayanan kesehatan jiwa di RS. Capaian ini
belum mencapai target yang diharapkan, dimana capaian pelayanan gangguan
jiwa di RS tahun 2014 sebesar 0,31% dari total kunjungan (rawat inap dan rawat
jalan) ke RS (swasta dan pemerintah).
Grafik 5.8 Trend Persentase kunjungan Gangguan Jiwa
Di RS Jiwa Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

6,00

4,00
%

2,00

0,00
2010 2011 2012 2013 2014
kunjungan jiwa 0,05 2,19 3,27 1,72 0,31
target 5 5 5 5 5

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 81


5.2.1.2 Angka Kematian Neto / Net Death Rate (NDR)

NDR sebagai angka kematian lebih dari 48 jam pasien rawat inap per
1.000 pasien keluar (hidup dan mati), indikator ini merupakan penilaian terhadap
mutu pelayanan Rumah Sakit. Angka NDR maksimal adalah 25/1.000 pasien
keluar. Angka NDR pada RSU (pemerintah dan swasta) tahun 2014 sebesar 12,49
per 1.000 pasien keluar.
Grafik 5.9 Trend Net Death Rate (NDR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014
30

20
per 1000

10

0
2010 2011 2012 2013 2014
NDR 15,98 13,03 15,09 10,87 12,49
target pasien keluar 25 25 25 25 25

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

5.2.1.3 Angka Kematian Umum/Gross Death Rate (GDR)

GDR adalah angka kematian total pasien rawat inap yang keluar rumah
sakit per 1.000 penderita keluar hidup dan mati atau jumlah pasien keluar mati
seluruhnya per jumlah pasien keluar hidup dan mati dikali seribu. Seperti halnya
NDR, indikator ini tidak sepenuhnya memberikan penilaian mutu pelayanan RS
secara umum, meskipun GDR dipengaruhi oleh angka kematian <48 jam yg pada
umumnya adalah kasus-kasus gawat darurat/akut. Semakin rendah GDR, berarti
mutu pelayanan RS semakin baik, namun angka ini bias untuk menilai mutu
pelayanan, jika angka kematian <48 jam tinggi. Angka GDR di Provinsi Lampung
tahun 2014 sebesar 30,86 per 1000 pasien keluar, dimana angka ini telah berada
dibawah target yaitu < 45 pasien meninggal < 48 jam per 1000 pasien keluar.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 82


Grafik 5.10 Trend Gross Death Rate (GDR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 - 2014

60

per 1000 40

20

0
2010 2011 2012 2013 2014
NDR 37,28 37,30 31,60 36,07 30,86
target pasien keluar mati 45 45 45 45 45

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

5.2.2 Tingkat Efisiensi Pengelolaan Rumah Sakit


5.2.2.1 Angka Penggunaan Tempat Tidur / Bed Occupancy Rate (BOR)
Persentase penggunaan Tempat Tidur merupakan indikator yang
memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur RS.
Secara Umum Angka penggunaan tempat tidur (BOR) di Provinsi Lampung
masih berada dibawah BOR ideal (60-80%). Pada tahun 2014 BOR untuk RS
(pemerintah dan swasta) sebesar 40,46% dimana BOR untuk RS Pemerintah
sebesar 49,22% dan RS swasta sebesar 31,62%.

5.2.2.2 Angka Rata-Rata Lama Perawatan / Length Of Stay (LOS)


Angka rata-rata lama hari perawatan merupakan indikator yang
memberikan gambaran tentang hasil pengukuran tingkat efisiensi dan mutu
pelayanan suatu rumah sakit. LOS ideal berkisar antara 6-9 hari. LOS RSU masih
berada dibawah 6 hari. LOS untuk RS (pemerintah dan swasta) pada tahun 2014
sebesar 2,03 hari dimana angka ini masih dibawah target yaitu 6 9 hari.
Sedangkan untuk RS Jiwa memiliki LOS paling lama karena perawatan
pasiennya bisa berbulan-bulan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 83


Grafik 5.11. Trend Length Of Stay (LOS) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 2014

hari

0
2010 2011 2012 2013 2014
LOS 3,19 3,39 4,74 2,82 2,03
standar 3 3 3 3 3

Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes

5.2.2.3 Angka Selang Waktu antara Penggunaan Tempat Tidur (TOI /Turn
Over Interval).
Satu ukuran lainnya dalam melihat efisiensi penggunaan tempat tidur
tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi berikutnya. Idealnya tempat tidur
kosong hanya dalam waktu 8 hari. TOI (RS Pemerintah dan swasta) di Provinsi
Lampung pada tahun 2014 sebesar 3,50 hari yang artinya tempat tidur kosong di
RS Provinsi Lampung rata-rata 3 hari dan angka ini telah berada dalam rentang
TOI yang ideal yaitu 1-8 hari.

Grafik 5.12. Trend Turn Over Interval (TOR) di RS swasta dan Pemerintah
Di Provinsi Lampung Tahun 2010 2014

10

5
hari

0
2010 2011 2012 2013 2014
LOS 3,19 5,56 3,48 3,47 2,03
standar 8 8 8 8 8

Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 84


5.3. PELAYANAN KEFARMASIAN
Penggunaan obat generik meningkat. Penggunaan obat generik ini sesuai dengan
Peraturan Menteri Kesehatan RI no. HK.02/Menkes/068/I/2010 tentang kewajiban
menggunakan obat generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah.

Tabel 5.1 Persentase Penggunaan Obat Generik Di Fasilitas Pelayanan


Kesehatan Pemerintah Tahun 2010-2014

Tahun % Penggunaan Obat Generik


Cakupan Target
2010 60 92,60
2011 65 97,50
2012 70 96,30
2013 75 80,22
2014 87,50 80
Sumber : Seksi Obat Dinkes Provinsi

5.4. PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

Upaya kesehatan di Provinsi Lampung diarahkan untuk meningkatkan


mutu dan kemudahan pelayanan kesehatan yang mungkin terjangkau oleh seluruh
lapisan masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan status kesehatan
masyarakat khususnya pada kelompok rentan yaitu bayi, anak Balita, Bumil,
Bulin dan Busui (ibu menyusui).

5.4.1 Pelayanan Kesehatan Ibu


Pelayanan antenatal care adalah pelayanan kesehatan oleh tenaga yang
memiliki kompetensi/profesional (Dokter spesialis kebidanan, Dokter umum,
pembantu bidan dan perawat bidan) untuk ibu selama masa kehamilannya sesuai
dengan standart pelayanan antenantal yang meliputi 14T yaitu : 1) Timbang berat
badan (T1) Ukur berat badan dalam kilo gram tiap kali kunjungan. Kenaikan berat
badan normal pada waktu hamil 0,5 kg per minggu mulai trimester kedua. 2) Ukur
tekanan darah (T2) Tekanan darah yang normal 110/80 140/90 mmHg, bila
melebihi dari 140/90 mmHg perlu diwaspadai adanya preeklamsi. 3) Ukur tinggi

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 85


fundus uteri (T3) 4) Pemberian tablet Fe sebanyak 90 tablet selama kehamilan(T4)
5) Pemberian imunisasi TT (T5) 6) Pemeriksaan Hb (T6) 7) Pemeriksaan VDRL
(T7) 8) Perawatan payudara, senam payudara dan pijat tekan payudara (T8) 9)
Pemeliharaan tingkat kebugaran / senam ibu hamil (T9) 10) Temu wicara dalam
rangka persiapan rujukan (T10) 11) Pemeriksaan protein urine atas indikasi (T11)
12) Pemeriksaan reduksi urine atas indikasi (T12) 13) Pemberian terapi kapsul
yodium untuk daerah endemis gondok (T13) 14) Pemberian terapi anti malaria
untuk daerah endemis malaria (T14). Apabila suatu daerah tidak bisa
melaksanakan 14T sesuai kebijakan dapat dilakukan standar minimal pelayanan
ANC yaitu 7 T.

5.4.1.1 Cakupan K1 dan K4


Cakupan pelayanan antenatal dapat dipantau melalui pelayanan
kunjungan baru ibu hamil (K1) atau juga disebut akses dan pelayanan ibu hamil
sesuai standart 5T paling sedikit empat kali dengan distribusi sekali pada triwulan
I, sekali pada triwulan II dan 2 kali pada triwulan III (K4), sedangkan distribusi
kunjungan dapat menggambarkan kualitas.
Berdasarkan grafik 5.13. di bawah dapat dilihat bahwa cakupan K1dan
K4 di Provinsi Lampung cenderung berfluktuatif naik turun. Jika dibandingkan
dengan target per tahunnya, cakupan K1 dan cakupan K4 belum mencapai target
Grafik 5.13 Persentase Cakupan K1 dan K4
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
100

% 50

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
K1 89,71 92,2 91,34 93,35 71,44 87,95 94,89 92,27 93,83 80,58 92,6 97,6
K4 79,14 81,75 83,49 82,82 82,86 80,79 88,22 86,43 88,21 85,8 87,1 91,3
Target K1 & K4 82 84 86 88 90 92 95 91 92 93 94 95

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan Seksi Kesga Subdin Yankes

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 86


Jika distribusi K1 dan K4 per kabupaten/kota maka cakupan K1 terbesar
yaitu Bandar Lampung,Pesisir Barat,Pesawaran,danLampung Selatan sedangkan
cakupan terendah yaitu Way Kanan, lebih jelas dapat dilihat pada grafik 5.14.
dibawah ini.
Grafik 5.14 Distribusi Persentase Cakupan K1
Menurut Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2014

120

100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

K1 98,5 96,9 98,9 94,9 96,1 91,9 88,9 91,7 98,8 94 97,5 93,5 109 112,5 97,2 97,6

Sumber: Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Provinsi Lampung

Grafik 5.15 Distribusi Persentase Cakupan K4


Menurut Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2014

120

100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

K4 90,7 90,6 91,6 89,6 90,8 84,4 80,4 85 94,4 88 88,7 90,4 90,4 106,8 96,9 91,3

Sumber: Seksi Kesga Bidang Yankes Dinkes Provinsi Lampung

Cakupan K4 tertinggi ada di Kabupaten Bandar Lampung dan terendah


ada di Kabupaten Way Kanan.
Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 87
5.4.1.2 Cakupan Imunisasi TT1 s/d TT5 Ibu Hamil
Upaya pencegahan Tetanus Neonatorum dilakukan dengan cara
pemberian imunisasi TT pada ibu hamil. Konsep imunisasi TT adalah life long
immunization yaitu pemberian imunisasi TT1 sampai dengan TT5. Adapun
pembagian imunisasi TT adalah sebagai berikut :
TT0 : Imunisasi pada saat bayi
TT1 : Imunisasi pada saat bayi
TT2 : Imunisasi pada saat bayi
TT3 : Imunisasi pada saat BIAS kelas satu
TT4 : Imunisasi pada saat BIAS kelas dua
TT5 : Imunisasi pada saat BIAS kelas tiga
Pemberian imunisasi pada ibu hamil selama kehamilan adalah dua kali
yaitu TT1 dan TT2. Target cakupan TT1 & TT2 adalah > 85%.

Grafik 5.16 Trend Cakupan Imunisasi TT2 Ibu Hamil


Di Provinsi Lampung Tahun 2003 2014

100

80

60

40

20
%
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
TT2 + bumil 70,69 87,21 81,39 75,44 71,87 73,96 52,77 84,77 75,16 79,62 62,6 32,7
target TT2 80 80 80 80 80 85 85 85 85 85 85 75

Sumber : Seksi Cegmat Bidang P2PL Dinkes Provinsi Lampung

Jika dilihat distribusi per kabupaten/kota tahun 2014 maka cakupan TT2
plus tertinggi ada di Kabupaten Pesawaran dan terendah ada di Kabupaten
Lampung Utara, seperti terlihat pada grafik 5.17.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 88


Grafik 5.17 Distribusi Persentase Cakupan TT2 plus untuk ibu hamil
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014

120

100

80

60

40

20

0
TG PS PRG MT Pro
LB LS LTM LT LU WK TB MSJ TBB PSB BL
M W S R v.
TT2+ bumil 95,2 18,2 52,8 29,6 11,4 3,9 5,1 8,6 104 72,3 12,3 32,9 13,1 39,1 12,7 32,7

Sumber : Seksi Cegmat Bidang P2PL Dinkes Provinsi Lampung

5.4.1.3 Cakupan Ibu Hamil dengan Tablet Besi


Cakupan ibu hamil dengan tablet besi Fe3 di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 88,33%, dimana capaian ini telah mencapai target yang diharapkan
yaitu > 92% untuk Fe3. Bila dilihat capaian Fe3 tertinggi ada di Kota Bandar
Lampung dan terendah ada di Kabupaten Way Kanan, seperti terlihat pada grafik.
Grafik 5.18 Distribusi Persentase Cakupan Ibu Hamil
dengan 90 Tablet Besi (Fe3) per Kabupaten/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Fe90 92,18 90,81 89,82 85,65 90,9 83,23 67,3 85,87 92,93 85,07 87,11 90,41 90,46 94,82 94,52 88,33

Sumber : Seksi Cegmat Bidang P2PL Dinkes Provinsi Lampung

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 89


5.4.1.4 Cakupan Ibu Hamil Risti/Komplikasi ditangani

Risiko tinggi/komplikasi adalah keadaan penyimpangan dari normal,


yang secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi.
Risiko tinggi/komplikasi kebidanan meliputi: (Hb<8 g%, tekanan darah tinggi
(sistole >140 mmHg, diastole >90 mmHg, oedema nyata, eklamsia, perdarahan
per vaginam, ketuban pecah dini, letak lintang pada usia kehamilan >32 minggu,
letak sungsang pada primigravida, infeksi berat/sepsis, persalinan prematur.
Bumil risti/komplikasi yang dirujuk adalah bumil risti/komplikasi yang ditemukan
untuk mendapat pertolongan pertama dan rujukan oleh tenaga kesehatan. Cakupan
bumil risti/komplikasi yang dirujuk adalah bumil risti/komplikasi yang ditemukan
dibagi jumlah sasaran bumil risti/komplikasi dikali 100%, sedangkan ibu hamil
risti/komplikasi yang ditangani adalah ibu hamil risti yang mendapat pelayanan di
Puskesmas perawatan dan RS pemerintah atau swasta dengan fasilitas PONED
(Pelayanan Obstetrik dan Neonatal Emergensi Dasar) dan PONEK (pelayanan
Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif) oleh tenaga kesehatan yang
terlatih. Bumil risti/komplikasi yang ditangani adalah bumil risti/komplikasi yang
ditangani dibagi bumil risti yang datang dan dirujuk dikali 100%.

Grafik 5.19 Trend Cakupan Penanganan Komplikasi pada Ibu Hamil


Risiko Tinggi di Provinsi Lampung Tahun 2008 2014

100

50

% 0
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

cak. Penanganan 40,78 33,27 38 36,2 52,59 63,6 73,0


komplikasi

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 5.19. diatas dapat dilihat bahwa cakupan penanganan


ibu hamil risiko tinggi selama tahun 2008 - 2014 cenderung meningkat. Bila

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 90


dilihat berdasarkan distribusi di Kabupaten/Kota maka terlihat bahwa cakupan
tertinggi ada di Kota Metro dan terendah ada di Kabupaten Pesawaran, seperti
terlihat pada grafik dibawah ini.
Grafik 5.20 Distribusi Persentase Cakupan Penanganan Komplikasi pada
Ibu Hamil Risiko Tinggi di Provinsi Lampung Tahun 2014

100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Penanganan Komplikasi Kebidanan 75,2 83,1 68,4 77,8 81,3 43,4 64,8 79,6 35,8 74,9 89,9 71,6 94,8 75,8 96,3 73

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kemitraan dan


meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap masalah kesehatan ibu hamil sedini
mungkin sedangkan cakupan bumil risti/komplikasi yang ditangani per bumil risti
yang dirujuk cenderung meningkat. Hasil ini cukup baik tetapi diharapkan upaya
terus dilakukan, perlu penjaringan karena diduga masih banyak bumil
risti/komplikasi yang belum ditemukan/datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Setiap pasien yang datang ke pelayanan kesehatan pasti akan mendapatkan
pelayanan sesuai dengan diagnosanya.

5.4.1.4 Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan


Tenaga kesehatan yang dapat memberikan pertolongan persalinan yaitu
tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi/profesional kebidanan (dokter
spesialis kebidanan, dokter, bidan dan perawat bidan). Berdasarkan grafik 5.21.
trend cakupan persalinan oleh nakes cenderung meningkat dan mencapai target.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 91


Grafik 5.21 Trend Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Di Provinsi
Lampung Tahun 2002 2014
100

80

60

40

20

%
0
2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
linakes 74,58 82 79 83,73 76,93 79,4 82,55 85,79 84,04 87,44 89,1 86,26 90,33
Target 75 80 82 83 85 86 86 86 86 87 89 90 92

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 5.22 dibawah distribusi linakes di Kabupaten/Kota


yang telah mencapai target nasional (90%) dan renstra Provinsi Lampung (90%)
ada pada enam Kabupaten Kota.
Grafik 5.22 Distribusi Cakupan Linakes Menurut Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80

70

60

50

40

30

20

10

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Linakes 90,52 88,29 90,1 86,9 96,82 80,91 75,74 93,03 82,83 90,11 98,19 81,93 94,67 72,45 96,36 86,26

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 92


Upaya yang perlu terus dilakukan untuk menangani ibu bersalin dengan
penyulit/kompikasi/resiko tinggi yaitu dengan meningkatkan fasilitas pelayanan di
saryankes melalui pembentukan puskesmas mampu PONED/penanganan obstetri
neonatal emergency dasar, RS mampu PONEK/penanganan obstetri neonatal
emergency komprehensif dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme
tenaga kesehatan melalui pelatihan. Setiap desa diharapkan telah menjadi desa
siaga yang memiliki bidan, kader, poskesdes dan FKMD (forum komunikasi
masyarakat desa), sarana dan sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk
mendeteksi (melaporkan) masalah kesehatan dimasyarakat salah satu diantaranya
ibu bersalin dengan komplikasi/resiko tinggi.

5.4.1.5 Cakupan Kunjungan Pelayanan Ibu Nifas


Cakupan Kunjungan Pelayanan Ibu nifas di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 88,30% masih dibawah target yang diharapkan yaitu 95%. Bila
dilihat capaian berdasarkan Kabupaten/Kota terlihat bahwa ada 4 (empat)
Kabupaten/Kota yang capainnya lebih dari 95%.

Grafik 5.23 Distribusi Cakupan Pelayanan Ibu Nifas Menurut Kab/Kota


Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Yan Bufas 85,6 89,5 91,3 87,7 90,2 73,5 77 85,7 97,9 87,6 81,1 91,8 89,2 94,0 96,4 88,3

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 93


5.4.1.6 Cakupan Ibu Nifas mendapatkan Vitamin A
Cakupan ibu nifas mendapatkan vitamin A di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 81,15%.
Grafik 5.24 Distribusi Cakupan Ibu Nifas mendapatkan Vitamin A Menurut
Kab/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Vit A Bufas 90,08 73,33 91,51 68 91,12 70,96 84,25 84,53 93,3 87,65 91,40 91,82 86,11 80,38 94,93 81,15

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.1.7 Cakupan Peserta KB Aktif


Cakupan Peserta KB aktif di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar
70,75% meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya, telah mencapai target
sebesar 70%.
Grafik 5.25 Trend Cakupan Peserta KB Aktif
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
100
%

50

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
% KB Baru 15,61 14,76 13,65 15,83 18,69 23,38 29,63 32,73 73,23 65,91 69,92 70,75

Sumber : BKKBN Prop. Lampung

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 94


Bila dilihat berdasarkan distribusi kabupaten kota tahun 2014 maka ada 4
Kabupaten Kota yang pencapaiannya lebih dari 70%, seperti terlihat pada grafik .
Grafik 5.26 Distribusi Cakupan Peserta KB Aktif
Per Kabupaten Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

KB aktif 70,65 71,92 71,51 67,28 72,71 71,67 75,51 72,37 68,23 70,01 69,2 68,99 72,63 69,29 72,83 70,75

Sumber : profil Kab Kota

Untuk mengetahui Pola penggunaan alat kontrasepsi peserta KB Baru di Provinsi


Lampung tahun 2004-2013 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 5.2 Pola Penggunaan Alat Kontrasepsi Akseptor baru


Di Provinsi Lampung Tahun 2004-2013

Tahun IUD Suntik Implant MOP/MOW Pil Kondom

2010 5,10 39,98 4,96 0,55 37,89 11,49


2011 9,33 39,59 13,32 1,23 31,82 3,42
2012 5,64 41,62 8,69 0,48 33,39 10,16
2013 8,19 40,69 9,65 0,72 33,29 7,45
2014 34,89 51,19 60,85 4,27 41,71 0,07
Sumber : BKKBN Prop. Lampung

Bila dilihat berdasarkan capaian KB baru per Kabupaten/Kota terlihat


bahwa tertinggi ada di Kabupaten Lampung utara dan terendah ada di Kabupaten
Tulang Bawang, seperti terlihat pada grafik di bawah ini :

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 95


Grafik 5.27 Distribusi Cakupan KB baru Menurut Kab/Kota
Di Provinsi Lampung Tahun 2014
30

25

20

15

10

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

KB aktif 15,98 15,93 24,54 25,37 16,69 11,16 17,79 29,9 28,26 23,04 17,36 31,22 9,27 16,84 29,46 22,1

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

5.4.2 Pelayanan Kesehatan Bayi dan Balita


5.4.2.1 Cakupan Kunjungan Neonatal dan Bayi
Cakupan kunjungan Neonatal (KN) adalah persentase neonatal yang
memperoleh pelayanan kesehatan minimal 2 kali dari tenaga kesehatan; satu kali
pada umur 0-7 hari dan satu kali pada umur 8-28 hari. Pelayanan tersebut meliputi
pelayanan kesehatan neonatal dasar (tindakan resusitasi, pencegahan hipotermia,
pemberian ASI dini dan ekslusif, pencegahan infeksi berupa perawatan mata, tali
pusat, kulit dan pemberian imunisasi), pemberian vitamin K, manajemen terpadu
balita muda (MTBM) dan penyuluhan perawatan neonatus di rumah
menggunakan buku KIA. Dan ini digunakan untuk melihat jangkauan dan kualitas
pelayanan kesehatan neonatal.
Cakupan kunjungan bayi adalah cakupan kunjungan bayi umur 1-12
bulan di sarana pelayanan kesehatan maupun di rumah, posyandu, tempat
penitipan anak, panti asuhan dan sebagainya, melalui kunjungan petugas. Setiap
bayi memperoleh pelayanan kesehatan minimal 4 kali yaitu 1 kali pada umur 1 - 3
bulan, 1 kali pada umur 3-6 bulan, 1 kali pada umur 6 9 bulan dan 1 kali pada
umur 9 - 12 bulan. Grafik 5.28 dibawah ini menggambarkan bahwa cakupan
Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 96
kunjungan neonatus enam empat tahun terakhir ini cenderung berfluktuatif naik
turun.
Grafik 5.28 Trend Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1 & KN3)
Di Provinsi Lampung Tahun 2008 - 2014

100

% 50

0
2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
KN1 84,08 90,11 88,45 97,55 93,24 89,7 98,0
KN3 75 75 77,96 80,54 87,58 86,4 95,0
Su
mber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) pertama dan ke tiga (KN3) sampai


tahun 2014 telah mencapai target yaitu 98% untuk KN1 dan 96% untuk KN3.

Grafik 5.29 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1) pertama,


Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

50
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

KN1 92,3 96,6 98,0 105,1 98,4 92,7 89,5 99,5 94,6 98,2 84,6 96,9 109,2 99,5 105,3 98,0

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Cakupan KN3 yang mencapai target 96% tahun 2014 ada 11 kabupaten/
Kota, hampir keseluruhan mencapai target.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 97


Grafik 5.30 Distribusi Cakupan Kunjungan Neonatus (KN3) ketiga ,
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

KN3 89,4 95,5 96,4 104,4 98,4 77,9 83,0 99,3 92,6 97,4 82,6 96,8 95,6 94,4 103,1 95,0

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Cakupan kunjungan bayi di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar


95,30% dimana capaian ini belum mencapai target 98%. Bila dilihat berdasarkan
cakupan di kabupaten/kota maka ada 11 (sebelas) yang telah mencapai target.
Grafik 5.31 Distribusi Cakupan Kunjungan Bayi
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80

70
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Yan Bayi 86,3 91,8 99,2 94,3 95,5 102,2 91,7 88,1 85,2 103,0 93,3 89,8 99,7 95,1 102,4 95,3

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 98


5.4.2.2 Cakupan Neonatal Risti/Komplikasi ditangani
Capaian neonatal risti/komplikasi ditangani di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 99,1% dimana angka ini masih dibawah target dalam Renstra (56%).
Bila dilihat berdasarkan capaian di Kabupaten Kota hanya ada 7 (tujuh)
Kabupaten/Kota yang mencapai target.
Grafik 5.32 Distribusi Cakupan Neonatal Risti/Komplikasi ditangani
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Cak Neo risti 63,6 131,4 66,9 103,3 155,4 59,1 56,2 129,2 61,2 108,1 61 125,2 58,3 81,1 142,5 99,1

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.2.3 Cakupan Pelayanan Imunisasi Bayi dan UCI


Pada tahun 1990 Indonesia telah mencapai UCI dan cakupannya merata
secara nasional pada tahun 1993. Perkembangan kegiatan imunisasi makin maju
dengan adanya uniject (ADS-PID atau auto disposable syringe injection Device)
yang mendukung penyuntikan secara safe injection. Uniject merupakan vaksin
kemasan tunggal.
Sejak lima tahun terakhir hasil cakupan imunisasi rutin provinsi
Lampung telah mencapai target nasional >80% dengan indikator cakupan
imunisasi campak dan angka drop out (DO) dibawah nasional <5%. Drop out
adalah sasaran yang tidak hadir di bulan berikutnya untuk melanjutkan pemberian
imunisasi lanjutan. DO terjadi karena banyak faktor antara lain : anak sakit,
pindah tempat tinggal, lupa untuk imunisasi lanjutan.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 99


Berdasarkan tabel 5.1. dibawah dapat dilihat bahwa cakupan imunisasi
bayi dan drop out rate imunisasi dari tahun 2003- 2014 berfluktuatif naik turun,
cakupan yang melebihi 100%, ini terjadi karena jumlah yang diberi pelayanan
melebihi data sasaran bayi, semua bayi yang datang dilayani termasuk dari luar
wilayah, seharusnya bayi dari luar wilayah dipisah dalam pencatatan tersendiri.
Cakupan imunisasi sangat dipengaruhi ketepatan dalam pencatatan dan pelaporan
serta penentuan besarnya sasaran. Sasaran dihitung dari perkiraan sasaran. Upaya
penentuan sasaran yang akan dilakukan yaitu dengan registrasi sasaran sesuai
nama dan alamat. Lebih jelas dapat juga dilihat pada tabel lampiran.
Tabel 5.3 Cakupan Imunisasi Bayi Tahun 2003-2014
Tahun BCG DPTI POLIO3 CAMPAK

2010 90,62 94,21 90,22 92,41


2011 96,17 96,73 97,35 92,36
2012 97,26 98,78 97,73 97,27
2013 92 92,60 93,64 91,1
2014 96,01 99,80 100 98,6
Sumber : Lap. Eva Prog subdin P3PL,& Profil kesh kab/kota

Cakupan DPT1/HB1
Capaian DPT1/HB1 tahun 2014 di Provinsi lampung telah mencapai
84,7%. Grafik 5.29. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2014 ada 7
Kabupaten/Kota yang belum mencapai target > 90%. Sejak tahun 2008, imunisasi
DPT yang digunakan adalah DPT combo yaitu imunisasi DPT yang
dikombinasikan dengan Hepatitis.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 100


Grafik 5.33 Cakupan Imunisasi DPT1 + HB1
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Cak Imun DPT1+HB1 71,5 82,5 93,5 90,9 82,1 76,9 83,1 92,8 93,2 86,1 110 70 111,5 71,5 86,7 84,7

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan evaluasi P2PL Target : > 90%.

Cakupan imunisasi DPT3 + HB3

Grafik 5.30. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2014 cakupan


imunisasi DPT3 + HB3 provinsi Lampung sebesar 83% dan telah mencapai target
yang diharapkan, demikian pula semua Kabupaten/Kota telah mencapai target
yang diharapkan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.34 Trend Cakupan Imunisasi DPT3/HB3
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Cak Imun DPT3+HB3 71,6 81 91,7 91,3 82,7 75,8 83,5 93,6 91,1 85,2 103,7 67,7 107,2 63,3 84,7 83

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan evaluasi P2PL Target : > 90%

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 101


Cakupan imunisasi Campak
Grafik 5.31. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2014 cakupan
imunisasi campak provinsi Lampung sebesar 98,6% (telah mencapai target)
namun bila dilihat cakupan berdasarkan kabupaten/kota masih ada kabupaten
yang cakupannya tidak mencapai target (<90%) yaitu Kabupaten
Tanggamus,Pesawaran, Tulang Bawang Barat dan Bandar Lampung. Mulai tahun
2009, cakupan imunisasi DPT 3 kombinasi dengan HB 3.
Grafik 5.35 Trend Cakupan Imunisasi Campak
Menurut Kab/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Cak Imun Campak 89,7 94,8 102,8 99,4 95,2 102,2 111 98,7 96,1 97,3 108,8 101,8 111,3 92,9 100,4 98,6

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%

Cakupan imunisasi Polio.


Grafik 5.32. dibawah menggambarkan bahwa pada tahun 2014 cakupan
imunisasi polio 4 di Provinsi Lampung sebesar 100,2% (telah mencapai target).
Demikian pula dengan capaian imunisasi Polio 4 di Kabupaten/Kota telah
mencapai target yang diharapkan.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 102


Grafik 5.32 Trend Cakupan Imunisasi Polio 4
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Cak Imun Polio4 88,9 94,8 101,2 99,3 94,3 102 108,2 99,1 95,3 97,8 101,9 102,1 105,8 99,2 96,3 98,5

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Target : > 90%

5.4.2.4 UCI
Desa/kelurahan UCI yaitu desa/kelurahan dimana 80% dari bayi yang
ada diwilayah tersebut telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Indikator
untuk UCI desa tahun 2006 2007 dapat dilihat dari hasil cakupan imunisasi
campak sedangkan sejak tahun 2008 indikator UCI adalah cakupan BCG,
DPT/Hb3, Polio4 dan Campak.

Cakupan desa/kelurahan UCI adalah desa/kelurahan dimana >80% dari


jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap (1
dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, 4 dosis Hep. B, 1 dosis campak),
sedangkan indikator penilaian untuk desa UCI adalah BCG, DPT/Hb3, Polio4 dan
Campak dimana ke 4 ( empat ) indikator tersebut angka cakupan desa harus diatas
>90% secara Provinsi. Persentase cakupan desa/kelurahan UCI di provinsi
Lampung tahun 2014 sebesar 98,20% dan hampir mencapai target (100%).

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 103


Grafik 5.37 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
100
%

50

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
UCI 90,33 91 87,48 79 79,27 64,6 41,93 83,15 88,61 87,42 94,3 98,2
Target 90 84,15 96,08 96,08 99,13 99,13 100 100 100 100 100 100

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan distribusi cakupan UCI kabupaten/kota maka 15


Kabupaten/Kota telah mencapai target yang ditetapkan.

Grafik 5.38 Trend Cakupan Desa/Kelurahan UCI


Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

UCI 100 99,0 96,9 100 100 100 99,6 103,3 93,8 96,2 97,1 96,9 91,5 91,3 100 98,2

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.2.5 Cakupan Bayi Mendapat Vitamin A


Cakupan bayi mendapat vitamin A di Provinsi Lampung tahun 2014
sebesar 77% (target 83%). Bila dilihat capaian ini berdasarkan kabupaten /kota
maka ada enam Kabupaten yang belum mencapai target.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 104


Grafik 5.39 Cakupan Bayi (6-11 Bulan) Mendapat Vitamin A
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Bayi Vit A 97,73 50,61 90,71 100 82,39 69,7 100 93,23 83,11 96,46 87,30 100 62,42 79,28 63,33 77

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.2.6 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif


Pemberian Air Susu (ASI) pada bayi usia 0-1 tahun mempunyai arti
sangat penting, terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan zat gizi dan zat lain
pembentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit. Pemberian ASI secara eksklusif di
usia 0-6 bulan dipandang sangat strategis, karena pada usia tersebut kondisi bayi
masih sangat labil dan rentan terhadap berbagai penyakit
Cakupan bayi mendapatkan ASI Ekslusif di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 82,25%, dimana angka ini masih di bawah target yang diharapkan
yaitu 80%.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 105


Grafik 5.40 Trend Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif
Di Provinsi Lampung Th. 2003-2014

80

% 60

40

20

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Cak. ASI Eks. 29,54 34,53 43,86 40,62 41,81 48,05 30,06 32,09 29,24 30,05 42 82,25
Target 19,7 26,7 29,9 40,1 45,2 60,5 80 80 80 80 80 80

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan capaian per kabupaten kota tidak ada satupun
kabupaten kota yang mencapai target yang diharapkan.
Grafik 5.41 Cakupan Bayi Mendapat ASI Ekslusif
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

80

60

40

20

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

ASI Eksklusif 40,7 43,2 74,7 37,4 54,3 42,7 30,4 61,3 21,9 61,8 83,4 68,2 36,1 41,0 15,9 82,25

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 106


5.4.3 Pelayanan Kesehatan Anak Balita dan SD/MI sederajat
5.4.3.1 Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak balita (12-59 Bulan)
Cakupan pelayanan kesehatan anak balita di Provinsi Lampung tahun
2014 sebesar 68,7%, dimana angka ini masih dibawah target 90%. Bila dilihat
berdasarkan kabupaten kota, maka hanya ada 2 Kabupaten Kota yaitu Kota
Bandar Lampung dan Metro hampir memenuhi target.
Grafik 5.42 Cakupan Anak Balita Mendapat Pelayanan Kesehatan
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Yan anbal 34,2 86,1 82,9 72,2 83,5 55,8 7,2 51,9 55,4 64,8 44,6 48,9 43,4 91,3 94,2 68,7

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.3.2 Cakupan Cakupan Balita ditimbang (D/S) dan Balita Ditimbang


yang naik BB (N/D)
Dalam memantau pertumbuhan balita indikator yang digunakan adalah
D/S dan N/D. Cakupan D/S selama lima tahun menunjukan peningkatan,
sedangkan N/D menunjukan kecenderungan berfluktuatif. Untuk meningkatkan
cakupan perlu terus dilakukan gerakan penimbangan balita melalui penyuluhan,
penggerakan masyarakat, revitalisasi posyandu & lain-lain. Berdasarkan grafik
dibawah ini cakupan D/S dan N/D terlihat berfluktuatif naik turun.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 107


Grafik 5.43 Trend Cakupan D/S dan N/D Pada Balita
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
80
70
60
50
40
30
20
10
%
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
D/S 47,98 46,57 57,96 59,67 60,24 65,77 66,19 66,67 52,5 74,51 74,7 34,1
N/D 79,26 78,37 82,76 79,12 77,96 81,97 82 54,4 77,34 83,32 81,72 63,5

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Cakupan balita ditimbang di Provinsi lampung tahun 2014 sebesar 80%,


dimana angka ini masih dibawah target (75%). Angka ini menggambarkan bahwa
partisipasi dari masyarakat untuk datang ke posyandu masih cukup rendah di
Provinsi lampung. Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka terlihat
tidak ada Kabupaten Kota yang mencapai target yang diharapkan.

Grafik 5.44 Cakupan Balita ditimbang (D/S)


Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

D/S 81,1 86,0 86,9 73,7 684,8 68,1 63,4 80,4 67,1 70,1 64,4 70,6 92,0 78,1 56,2 80

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Cakupan balita ditimbang yang naik berat badannya di Provinsi Lampung


tahun 2014 sebesar 63,5% dimana angka ini telah berada diatas target yang
Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 108
diharapkan (>75%). Angka ini menggambarkan bahwa kinerja dari petugas
kesehatan dalam program perbaikan gizi baik dari lintas program maupun lintas
sektor belum begitu memuaskan.

Grafik 5.45 Cakupan Balita Balita ditimbang yang Naik BB (N/D)


Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90

80
70

60
50

40
30

20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

N/D 87,6 95,6 86,9 77,8 51,6 83,5 81,7 93,1 86,9 81,9 75,4 83,6 89,0 83,8 91,4 63,5

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota / evaluasi program bid.Yankes (Kesga)

5.4.3.3 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM) dan Balita Gizi Buruk
mendapat Perawatan
Balita Bawah Garis Merah (BGM) adalah balita yang ditimbang, berat
badannya berada pada garis merah atau di bawah garis merah pada KMS. Balita
yang menderita BGM, fase rawan untuk beralih ke penurunan status gizi. Cakupan
Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar
1,7%, dimana BGM maksimal < 15%.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 109


Grafik 5.46 Trend Persentase Balita BGM
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
16

12
%
8

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
% BGM 1,5 3,01 2,54 2,97 2,55 3,51 2,81 1,37 2,63 1,61 1,8 1,7
Target 15 15 15,8 15,4 15 14,6 15 15 15 15 15 1,28

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota / Evaluasi Program Bid.Yankes (Kesga)

Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka terlihat ada lima
Kabupaten yang angkanya di bawah 1%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 5.47 Cakupan Balita Bawah Garis Merah (BGM)


Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
6
5,5
5
4,5
4
3,5
3
2,5
2
1,5
1
0,5
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

BGM 0,7 4,3 1,8 0,9 0,3 1 2,5 2,5 4,4 2,0 2,5 1,0 0,9 0,4 2,0 1,7

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.4.3.4 Cakupan Penjaringan dan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan


Sederajat,
Cakupan penjaringan dan pelayanan kesehatan siswa SD dan sederajat di
Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar 93,76%, angka ini belum mencapai target
yang diharapkan. Bila dilihat berdasarkan Kabupaten Kota maka ada lima
Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 110
Kabupaten Kota yang rendah datanya yaitu Lampung Barat, Lampung Tengah dan
Tulang Bawang Barat, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 5.48 Cakupan Penjaringan & Pelayanan Kesehatan Siswa SD/MI
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100,00

90,00

80,00

70,00

60,00

50,00

40,00

30,00

20,00

10,00

0,00
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

SD & SeTk 83,33 100 98,86 99,70 75,04 100 100 100 100 99,67 100 44,44 100 100 100 93,76

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.5 Pelayanan Kesehatan Usila


Pra usia lanjut adalah usia 45 sampai dengan 59 tahun, jika usia telah
sama dengan atau melebihi 60 tahun maka disebut usia lanjut. Persentase
pelayanan kesehatan pra usila dan usila selama sebelas tahun cenderung
berfluktuatif naik turun dan belum mencapai target.
Grafik 5.49 Trend Cakupan Yankes Usila
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014

80

40

% 0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Pra Usila & Usila 46 43,56 38,16 42,88 34,56 56,84 17,12 41,54 57,25 45,51 30,8 54,64
Target 61 63 65 66 67 68 70 70 70 70 70 70

Sumber : Profil kesehatan kab/kota.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 111


Cakupan pelayanan kesehatan usila di Provinsi Lampung terlihat bahwa
ada tiga Kabupaten Kota belum tersedia datanya.

Grafik 5.50 Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (Usila)


Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80

70

60

50

40

30

20

10

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Usila 53,83 62 90,44 53,79 77,73 18,74 42,16 36,78 47,82 26,04 75,01 26,07 58,93 23,72 151,76 54,64

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.6 CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN


Jenis jaminan kesehatan antara lain: jaminan kesehatan nasional,
jamkesda, asuransi swasta dan asuransi perusahaan.
Grafik 5.51 Cakupan Jaminan Kesehatan
Menurut Jenis Di Provinsi Lampung Tahun 2014
PPU PBPU BP
13% 4% 4% PBI APBN
75%

PBI APBD
4%

Sumber : Seksi PJK Dinas Kesehatan Provinsi

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 112


5.7 Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM)

Posyandu, Polindes, Dana sehat dan TOGA adalah sarana upaya


kesehatan bersumber daya masyarakat yang merupakan upaya kesehatan yang
berdiri atas peran serta dari masyarakat.

5.7.1 Posyandu
Posyandu merupakan bentuk peran serta masyarakat yang nyata
khususnya oleh Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan
organisasi wanita lainnya. Peranan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA)
melalui Puskesmas dan Puskesmas Pembantu makin efektif setelah didukung oleh
peran serta masyarakat dalam bentuk Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu).
Peningkatan peran serta PKK tersebut memungkinkan Posyandu sebagai lembaga
masyarakat dapat berkembang dengan pesat. Posyandu purnama yaitu posyandu
yang melaksanakan hari buka lebih dari 8 kali per tahun, jumlah kader yang
bertugas sama dengan atau lebih dari 5 orang, cakupan program utama (KIA,
KB,Gizi, imunisasi >50%, dan sudah ada satu atau lebih program tambahan serta
cakupan dana sehat <50%). Posyandu Purnama dan Mandiri saat ini disebut juga
dengan posyandu aktif. Persentase Posyandu Purnama dan Mandiri di Provinsi
Lampung tahun 2014 sebesar 58,77%, dimana angka ini cenderung meningkat.
Grafik 5.52 Trend Persentase Posyandu Purnama & Mandiri
di Provinsi Lampung 2003-2014

100
%

80
60
40
20
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Prn+Mdr 19,12 24,32 26,49 27,29 35,74 39,92 45,02 50,93 54,43 55,22 57,95 58,77

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 113


Bila di lihat capaian per Kabupaten Kota maka ada satu Kota yang
mencapai lebih dari 90% yaitu Kota Metro
Grafik 5.53 Trend Jumlah Posyandu Di Provinsi Lampung
Tahun 2003 2014

10.000
Jml 8.000

6.000

4.000

2.000

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Prn&Mdr 1.351 1.723 1.897 2.042 2.635 3.040 3.433 3899 4237 4420 4612 4723
Posyandu 7.065 7.084 7.160 7.348 7.373 7.615 7.626 7655 7785 8005 7959 8037

Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Bila dilihat berdasarkan jumlah posyandu yang ada di Provinsi Lampung


tahun 2014 sebesar 8.037 posyandu maka terlihat bahwa jumlah posyandu
semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Begitu pula jika dilihat
persentase posyandu purnama dan mandiri cenderung meningkat dan telah
mencapai target, seperti pada grafik 5.71
Grafik 5.54 Jumlah Posyandu Menurut Strata
Di Provinsi Lampung Tahun 2006-2014

4.000

3.000

2.000

1.000

0 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Pratama 1.849 1.448 1.062 786 597 413 516 459 535
Mandiri 1.448 3.457 3.290 3513 3407 3159 3069 2888 1138
Purnama 1.802 2.310 2.654 2934 3290 3480 3605 3591 3585
Mandiri 240 325 386 499 609 757 815 1021 1138

Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 114


Berdasarkan grafik 5.54 diatas tampak jumlah posyandu untuk strata
purnama dan mandiri dari tahun 2006 2014 cenderung jumlahnya naik. Untuk
perubahan strata ke tingkat diatasnya perlu upaya masyarakat terutama kader
dalam mengaktifkan peran posyandu, karena posyandu adalah UKBM milik
masyarakat dan untuk masyarakat.

5.7.2 Rumah Tangga Sehat / Rumah Tangga Ber PHBS


Indikator perilaku sehat lainnya dapat dilihat dari persentase rumah
tangga sehat/berPHBS. Rumah tangga sehat adalah rumah tangga yang memenuhi
10 indikator yaitu pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, balita diberi ASI
eksklusif, mempunyai jaminan pemeliharaan kesehatan, tidak merokok,
melakukan aktifitas fisik setiap hari, makan sayur dan buah setiap hari, tersedia air
bersih, tersedia jamban, kesesuaian luas lantai dengan jumlah penghuni dan lantai
rumah bukan dari tanah. Cakupan PHBS di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar
59,2%. Bila dilihat selama tahun 2003 2014 maka cenderung berfluktuasi.
Grafik 5.55 Trend Persentase Rumah Tangga Sehat/Ber PHBS
Di Provinsi Lampung Th. 2003-2014

60

40
%

20

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
RT Ber PHBS 57,3 49,8 19,7 34,70 43,1 37,2 49,8 36 43,2 50,7 54,5 59,2
Target 45 45 48 37 52 55 60 60 60 60 60 62
Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 115


Grafik 5.56 Cakupan Rumah Tangga Ber-PHBS
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100

90

80

70

60

50

40

30

20

10

0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Usila 56,7 73,4 67,5 42,7 65,2 57,8 50,5 33,8 69,8 46,1 62,6 37,7 78,2 63,0 47,5 59,2

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.7.3 Cakupan Desa / Kelurahan Siaga Aktif

Desa Siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber


daya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah
kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan, secara mandiri. Pengertian
Desa ini dapat berarti Kelurahan atau Nagari atau istilah-istilah lain bagi satuan
administrasi pemerintahan setingkat desa.
Desa Siaga Aktif adalah desa yang mempunyai Pos Kesehatan Desa
(Poskesdes) atau UKBM lainnya yang buka setiap hari dan berfungsi sebagai
pemberi pelayanan kesehatan dasar, penanggulangan bencana dan
kegawatdaruratan, surveilance berbasis masyarakat yang meliputi pemantauan
pertumbuhan (gizi), penyakit, lingkungan dan perilaku sehingga masyarakatnya
menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Poskesdes adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
yang dibentuk di desa dalam rangka upaya mendekatkan pelayanan kesehatan

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 116


dasar bagi masyarakat desa. Poskesdes dikelola oleh 1 orang Bidan dan minimal 2
orang kader dan merupakan koordinator dari UKBM yang ada.
Pelayanan kesehatan dasar adalah pelayanan kesehatan yang sesuai
kewenangan bidan penangungjawab poskesdes, selanjutnya dirujuk ke pustu atau
puskesmas apabila tidak bisa ditangani. Surveilans penyakit yang berbasis
masyarakat adalah upaya pengamatan dan pencatatan yang dilakukan oleh
masyarakat (kader dan bidan/perawat) tentang kejadian penyakit yang dapat
mengancam kesehatan penduduk/masyarakat.
Pemantauan Pertumbuhan adalah suatu upaya yang dilakukan oleh kader
untuk mengetahui berat badan balita setiap bulan untuk mendeteksi secara dini
pertumbuhan balita (D/S). Masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
adalah masyarakat dimana penduduknya menerapkan perilaku hidup bersih dan
sehat. Cakupan Desa Siaga Aktif adalah desa yang mempunyai Pos Kesehatan
Desa (Poskesdes) atau UKBM lainnya yang buka setiap hari dan berfungsi
sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar, penanggulangan bencana dan
kegawatdaruratan, surveilance berbasis masyarakat yang meliputi pemantauan
pertumbuhan (gizi), penyakit, lingkungan dan perilaku sehingga masyarakatnya
menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dibandingkan dengan
jumlah desa siaga yang dibentuk
Cakupan desa siaga Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar 94,15% dan
angka ini belum mencapai target yang diharapkan (100%) sedangkan capaian desa
siaga aktif sebesar 94,15% dan angka ini telah mencapai target yang diinginkan
(target 60%). Bila dilihat berdasarkan distribusi perkabupaten/kota tahun 2014
yang belum mencapai target indikator desa siaga aktif ada satu Kabupaten
(Pesisir Barat), untuk jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 117


Grafik 5.57 Persentase Cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif
Menurut Kabupaten/Kota 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR Prov.

Usila 98,53 100 100 100 100 102,83 99,55 80,13 88,19 93,89 100 88,54 22,03 100 100 94,15

Sumber : Profil Kesehatan kab/kota.

5.8 UPAYA PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Lingkungan fisik dan biologik merupakan komponen yang penting dan


tidak dapat dipisahkan dari semua aktifitas kehidupan manusia,sehingga
kualitasnya sangat berperan dalam proses terjadinya gangguan kesehatan secara
tidak langsung bagi masyarakat. Biasanya kualitas lingkungan yang ada
merupakan resultan dari berbagai kondisi baik yang disebabkan oleh peristiwa-
peristiwa alam maupun oleh karena aktifitas dan perilaku manusia.
Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan
telah dilakukan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi
dasar, pemantauan dan penataan lingkungan dan pengukuran dan pengendalian
kualitas lingkungan. Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang
berkaitan langsung dengan masalah kesehatan, meliputi penyediaan air bersih,
jamban sehat, perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor.
Sedangkan di jajaran kesehatan kegiatan yang dilaksanakan meliputi Pemantauan
Kualitas lingkungan (air,tanah, udara), pemantauan sanitasi Rumah Sakit,
Pembinaan dan Pemantauan Sanitasi Tempat-tempat Umum, Tempat Pengelolaan
Makanan, Tempat Pengelolaan Pestisida dan sebagainya.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 118


Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan antara lain
dengan program penyehatan lingkungan. Program penyehatan lingkungan
merupakan bagian dari pembangunan kesehatan yang menitikberatkan pada
pemecahan masalah kesehatan lingkungan dalam rangka mewujudkan kualitas
lingkungan yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat dari segala
kemungkinan kejadian yang dapat menimbulkan gangguan dan/atau bahaya
kesehatan menuju derajat kesehatan keluarga dan masyarakat yang lebih baik.
Program lingkungan sehat bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan
sehat yang mendukung tumbuh kembang anak dan remaja, memenuhi kebutuhan
dasar untuk hidup sehat dan memungkinkan interaksi sosial serta melindungi
masyarakat dari ancaman bahaya yang berasal dari lingkungan sehingga tercapai
derajat kesehatan individu, keluarga dan masyarakat yang optimal.

5.8.1 Rumah Sehat


Rumah adalah tempat berkumpul anggota keluarga dan menghabiskan
sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan perumahan sangat berperan
sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga
sekitarnya. Beberapa ukuran sering digunakan untuk menilai kesehatan
perumahan diantaranya adalah luas lantai rumah, jenis lantai terluas, penggunaan
bahan bakar, jenis atap, jenis dinding dan sebagainya. Persentase rumah sehat
berfluktuatif naik turun.
Grafik 5.58 Trend Persentase Rumah Sehat
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014

100
%

80

60

40

20

0 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

% Rumah sehat 88,78 61,55 57,01 58,18 61,4 66,23 53,35 63,6 60,89 65,36 62,09 60,86
Target 75 72,5 75 76,5 78 79 80 80 80 80 80 80

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 119


Presentase rumah sehat selama tahun 2003-2014 cenderung berfluktuatif
dan belum mencapai target yang diharapkan yaitu sebesar 80%. Persentase rumah
bebas jentik nyamuk selama tahun 2003 2014 berfluktuasi, namun angka ini
belum mencapai target yang diharapkan (target 95%).

Grafik 5.59 Trend Persentase Rumah Bebas Jentik Nyamuk Aedes


Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2013

100

50

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2011 2012 2013

% Rumah Bebas Jentik Nyamuk 64,68 64,93 67,61 83,77 91,21 61,4 74,93 68,86 79,28

Target 70 73 70 75 95 95 95 95 95 95

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota.

Grafik 5.59.A Persentase Cakupan Angka Bebas Jentik (ABJ)


Menurut Kabupaten/Kota 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR

ABJ - 93 0 0 85 70 30 60 40 91,76 70 24 0 70 88

Sumber : Seksi P2 Bidang P2PL

5.8.2 Akses dan Persediaan Air Bersih

Penyehatan Air meliputi pengamanan dan penetapan kualitas air untuk


berbagai kebutuhan dan kehidupan manusia, maka seharusnya Air Bersih untuk
kebutuhan sehari-hari juga harus memenuhi persyaratan kualitas yang telah
ditetapkan, kualitas fisik, bakteriologis maupun kimia. Persyaratan kualitas
tersebut tertuang dalam Permenkes No. 416 tahun 1990 tentang syarat-syarat

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 120


pengawasan kualitas air. Sasaran pengawasan kualitas air secara menyeluruh
mencakup air minum, air bersih, air kolam renang, air pemandian umum, badan
air, air limbah industri dan air limbah rumah tangga.Dalam pemenuhan air untuk
kebutuhan masyarakat dibedakan menjadi dua sumber yaitu air minum yang
berasal dari PDAM dan air bersih yang berasal dari jenis sarana yang dianggap
memenuhi persyaratan antara lain sistem Perpipaan (PP) Perlindungan Mata Air
(PMA), Sumur Terlindung (SPT/Pompa Air), Penampungan Air Hujan
(PAH).Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan yang tak terelakan bagi
kehidupan manusia, Fungsi air bersih dalam rumah tangga adalah untuk minum,
mandi dan cuci. Penggunaan air minum dapat diperoleh dari berbagai sumber
seperti air kemasan, ledeng, pompa, sumur dan lainnya yang mengacu pada
Kepmenkes no. 907/Menkes/SK/VII/2002. Trend keluarga memiliki akses air
bersih cenderung berfluktuatif naik turun. Cakupan tahun 2014 baru mencapai
49,69% dan belum mencapai target yang ditetapkan.

Grafik 5.60 Trend Persentase Keluarga Memiliki Akses Terhadap Air


Bersih Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014

150
%

100

50

0 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Akses Air Bersih 67,34 46,96 45,5 79,25 57,6 53,66 100 80,55 88,68 88 48,61 49,69
Target 78,2 85 85 85 85 70 70 70 70 70 70 70

Sumber : Profil Kesehatan Kab/kota

Capaian penduduk yang memiliki akses air bersih minum di Provinsi


Lampung tahun 2014 baru mencapai 49,69%.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 121


Grafik 5.61 Cakupan Penduduk Yang Memiliki Akses Air Minum
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100,00
90,00
80,00
70,00
60,00
50,00
40,00
30,00
20,00
10,00
0,00
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR

Akses Air Minum 58,00 69,01 32,99 67,29 66,55 67,1 64,11 74,73 62,00 50,33 22,27 42,35 32,48 2,45 82,52

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota


5.8.3 Keluarga Dengan Kepemilikan Sanitasi Dasar

Salah satu cara untuk menilai sejauhmana tingkat kesadaran masyarakat


dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat dilihat dari tempat pembuangan akhir
kotoran/tinja. Sistem pembuangan kotoran manusia/air besar dan air limbah erat
kaitannya dengan kondisi lingkungan dan resiko penularan penyakit khususnya
penyakit saluran pencernaan. Klasifikasi sarana pembuangan kotoran dilakukan
berdasarkan atas tingkat resiko pencemaran yang mungkin ditimbulkan. Pada
tahun 2014 kepemilikan sanitasi dasar berupa jamban sehat sebesar 53,23%.,
angka ini belum mencapai target yang diharapkan.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 122


Grafik 5.62 Persentase Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi
Dasar Menurut Kab/Kota Tahun 2007-2014
100
80
60
40
20
0
2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
jamban 50 59,7 75,7 59,2 67,9 53,3 50,9 53,23
T Sampah 43,5 71,1 72,3 64,1 46,7 -
SPAL 43,3 63,1 64,2 81 65,8 50,5 -

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

5.8.4 Tempat-Tempat Umum (TTU), Pengawasan dan Penyehatan


Tempat Pengelolaan Makanan (TPM), dan Tempat Pengelolaan
Pestisida (TPP)

Terjadinya peristiwa keracunan dan penularan penyakit akut yang sering


membawa kematian banyak bersumber dari makanan, Tempat-Tempat Umum
(TTU) dan Tempat Pengelolaan Pestisida (TPP). Oleh karenanya pengawasan
terhadap kualitas tempat-tempat itu perlu dilakukan sehingga faktor resiko
penularan penyakit dapat dieliminir sekecil mungkin.
Tempattempat umum (TTU) adalah suatu tempat yang dimanfaatkan
oleh masyarakat umum seperti hotel, terminal, pasar, pertokoan, depot air isi
ulang, bioskop, jasa boga, tempat wisata, kolam renang, tempat ibadah, restoran
dan lain-lain. Tempat umum yang memenuhi syarat adalah terpenuhinya akses
sanitasi dasar (air, jamban, limbah, sampah), terlaksananya pengendalian vektor,
higiene sanitasi makanan minuman, pencahayaan dan ventilasi sesuai dengan
kriteria, persyaratan dan atau standar kesehatan.
TUPM sehat di Provinsi Lampung cenderung berfluktuatif naik turun,
dari tahun 2003 2014 dan angka ini belum mencapai target yang diharapkan
(target 80%).

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 123


Grafik 5.63 Trend Persentase TUPM Sehat
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2014
100
% 80
60
40
20
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
% TUPM Sehat 66,1 67,5 64,9 66,9 65,2 77,5 69,6 73,3 71,1 69,9 68,9 68,4
Target 67 72,5 75 76,5 78 79 80 80 80 80 80 80
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat berdasarkan capaian Persentase TUPM sehat per Kabupaten


Kota maka hanya ada 7 (tujuh) Kabupaten Kota yang mencapai target yang
diharapkan 100%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 5.64 Cakupan Persentase TUPM Dibina


Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2014
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR

TPM Dibina 100 96,24 81,67 100 54,55 29,26 51,01 52,91 100 100 100 100 - 100 11,15

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 124


5.8.5 Institusi Di Bina Kesehatan Lingkungannya

Institusi yang dibina adalah unit kerja yang dalam memberikan


pelayanan/jasa potensial menimbulkan risiko/dampak kesehatan; mencakup RS,
Puskesmas, Sekolah, Instalasi pengolahan air minum, perkantoran, industri rumah
tangga, dan industri kecil serta tempat penampungan pengungsi. Institusi yang
dibina kesehatan lingkungannya dikelompokan yaitu sarana kesehatan, sarana
pendidikan,sarana ibadah, perkantoran & lainnya.
Persentase Institusi yang dibina kesehatan lingkungannya berfluktuatif
naik turun selama tahun 2003 2013, dimana angka ini belum mencapai target
yang diharapkan.
Grafik 5.65 Trend Persentase Institusi Di Bina Kesehatan Lingkungannya
Di Provinsi Lampung Tahun 2003-2013
100
%

80
60
40
20
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013
% Institusi Dibina 73 69,73 60,56 43,79 64,74 57,45 48,44 50,89 48,67 57,09 56
Target 60 60 63 65 67 69 70 70 70 70 82

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dilihat capaian berdasarkan kabupaten kota maka baru ada 3 (tiga)
Kabupaten Kota yang mencapai target yang diharapkan, seperti terlihat pada
grafik dibawah ini :

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 125


Grafik 5.66 Cakupan Persentase Institusi di Bina Kesehatan Lingkungan
Menurut Kabupaten/Kota Di Provinsi Lampung Tahun 2013
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
LB TGM LS LTM LT LU WK TB PSW PRGS MSJ TBB PSB BL MTR

Institusi Dibina 65 71,09 53 25 57 51 59 59 51 72 45 63 - 69 69

Sumber : Seksi PL Bidang P2PL

Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2014 126


BAB VI
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

6.1. SARANA PELAYANAN KESEHATAN

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk makin meningkatkan kualitas


dan pemerataan jangkauan/akses pelayanan kesehatan. Dalam upaya mencapai
tujuan tersebut penyediaan sarana kesehatan merupakan hal yang penting.

6.1.1 Sarana Pelayanan Kesehatan Dasar : Puskesmas

Puskesmas sebagai salah satu pelayanan kesehatan yang keberadaannya


sangat penting, karena terlibat langsung dengan masyarakat. Puskesmas adalah
konsep dasar pelayanan kesehatan primer untuk masyarakat di Indonesia, sesuai
dengan definisinya, yakni unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota
yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu
wilayah kerja, puskesmas merupakan penanggung jawab penyelenggara upaya
kesehatan untuk jenjang tingkat pertama. Puskesmas memiliki tujuan
meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
yang bertempat tinggal di wilayah kerjanya agar terwujudnya derajat kesehatan
yang setinggi-tingginya. Sarana pelayanan kesehatan dasar tersebut didukung oleh
sarana puskesmas pembantu dan puskesmas keliling serta jaringannya baik bidan
di desa, posyandu dan poskesdes.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 127


Grafik 6.1. Jumlah Puskesmas, Puskesmas R. Inap, Pustu dan Pusling
di Propinsi Lampung Th. 2006 2014

1000

800

600

400

200

0
2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Puskesmas 235 246 261 261 269 273 277 281 290

P.Rawat Inap 39 40 49 50 57 70 87 97 112

Pustu 729 744 768 768 779 789 789 798 808

Pusling 245 253 265 262 273 298 298 279 292

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Berdasarkan grafik 6.1. diatas dapat dilihat bahwa jumlah puskesmas


cenderung meningkat setiap tahunnya, termasuk juga Puskesmas Rawat Inap
demikian pula untuk jumlah Pustu tampak meningkat sampai tahun 2014.
Rasio Puskesmas dan Pustu selama tahun 2012-2014 tampak
berfluktuatif naik turun perbandingannya dan belum mencapai target yang
ditetapkan, seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 6.1. Rasio Puskesmas, Pustu Terhadap Penduduk


di Propinsi Lampung Tahun 2008-2013

Pencapaian
No Rasio Target 2012 2013 2014
Ratio PKM thd
1 1 : 20.000 1: 28.041 1 : 28.439 1 : 27.677
penduduk
Ratio Pustu thd
2 1 : 6.000 1: 9.845 1 : 9.940 1 : 9.933
penduduk
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Bila dibandingkan dengan konsep wilayah kerja Puskesmas di mana


sasaran penduduk yang dilayani oleh sebuah puskesmas rata-rata 20.000
penduduk, rasio puskesmas per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 4 buah

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 128


namun angka ini belum memenuhi standar (5 puskesmas dalam 100.000
penduduk),rasio tahun 2014, rata-rata satu puskesmas melayani 27.677 penduduk.
Jumlah Puskesmas Pembantu selama 3 tahun cenderung berfluktuatif
naik turun pada tahun 2014 sebanyak 808 unit dengan rasio sekitar 1 : 9.933
penduduk. Rasio Puskesmas Pembantu per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar
10 per 100.000 penduduk namun angka ini belum mencapai standar dimana setiap
100.000 penduduk seharusnya memiliki 16 puskesmas pembantu.
Jika dilihat rasio puskesmas per 100.000 penduduk selama tujuh tahun
menunjukan peningkatan sampai tahun 2014 mencapai 4 per 100.000 penduduk,
artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 4 puskesmas. Cakupan ini belum
mencapai target yang ditetapkan yaitu 5 puskesmas per 100.000 penduduk.

Grafik 6.2. Rasio Puskesmas Terhadap 100.000 Penduduk Tahun 2003-2014

5
Per 100.000 Pddk

4
3
2
1
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Rasio PKM 3,22 3,24 3,25 3,26 3,37 3,53 3,48 3,54 3,55 3,57 3,54 4
Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Dalam pelaksanaan kegiatan puskesmas didukung oleh jaringannya,


salah satunya yaitu puskesmas keliling dan Poskesdes. Pada tahun 2014 jumlah
Pusling sebesar 292 unit dan Poskesdes yang beroperasi/aktif sebesar 1.858 unit.
Rasio mobil Puskesling tahun 2014 rasionya sebesar 1 : 1 hal ini
menunjukan bahwa setiap 1 Puskesmas sudah memiliki minimal 1 mobil
Puskesling.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 129


6.1.2 Sarana Pelayanan Kesehatan Rujukan : Rumah Sakit (Pemerintah
dan Swasta)

Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana rumah


sakit antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya
diikuti dengan jumlah RS dan tempat tidurnya serta rasionya terhadap jumlah
penduduk. Jumlah seluruh Rumah sakit (Pemerintah dan Swasta baik umum dan
khusus) di Provinsi Lampung sampai tahun 2014 sebesar 58 RS (Pemerintah &
Swasta, Umum & Khusus).

Tabel 6.2. Jumlah Rumah Sakit, Tempat Tidur dan Rasio


TT/Penduduk Tahun 2003-2014

Tahun Jumlah RS Jumlah TT RS Ratio TT / Penduduk


2010 45 4.005 1 : 1.900
2011 44 3793 1 : 2.027
2012 45 4.470 1 : 1.738
2013 52 4.696 1 : 1.689
2014 58 5.054 1 : 1.588
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Keterangan : termasuk RS swasta

Berdasarkan tabel 6.2. diatas dapat dilihat bahwa jumlah Rumah Sakit,
tempat tidur dan rasio tempat tidur terhadap penduduk terus meningkat dimana
rasio tempat tidur dibandingkan dengan jumlah penduduk pada tahun 2014
sebesar 1 : 1.588 namun angka ini belum mencapai standar yang diharapkan
(standar 1 tempat tidur untuk 1.429 orang atau 7 tempat tidur untuk 10.000
penduduk).

6.1.3 Sarana Pelayanan Kesehatan Lainnya

Masalah kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan atau


pemerintah saja tetapi juga masyarakat. Untuk meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk
pihak swasta.
Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 130
Grafik 6.3. Jumlah Rumah Bersalin, Balai Pengobatan, Praktek Dokter
Bersama dan Praktek Dokter Perorangan di Propinsi Lampung
Tahun 2003 - 2014

1500
jml

1000

500

0
2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

RB 112 104 60 59 88 188 64 65

BP 381 232 223 262 420 278 211 259

PDB 13 13 25 24 8 31 7 15

PDP 853 766 684 535 1235 1222 990 954

Line 11
Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

6.1.3.1 Sarana Pelayanan Kefarmasian

Jumlah apotik dari tahun ke tahun meningkat dengan pesat sejalan


dengan dikeluarkannya deregulasi di bidang Farmasi pada tahun 1993. Jumlah
sarana pelayanan kefarmasian cenderung meningkat dari tahun 2003 sampai tahun
2014 seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 6.4. Trend Sarana Pelayanan Farmasi


di Propinsi Lampung Tahun 2003-2014
500

400

300

200

100

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Apotik 127 187 148 155 224 234 282 396 345 375 401 401
GF 10 10 10 10 10 11 13 14 15 15 15 15
Toko Obat 162 120 136 137 130 111 114 113 122 100 102 107
PBF 52 51 50 54 74 48 51 51 51 51 34 34

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 131


Ratio apotik per jumlah penduduk selama tahun 2003 - 2014 terakhir
cenderung berfluktuatif naik turun. Rasio tahun 2014 sebesar 1 : 20.000 penduduk
artinya 1 apotik melayani sekitar 20.000 penduduk. Jika dilihat distribusinya per
kabupaten/kota maka apotik terbanyak ada di daerah perkotaan yaitu Kota Bandar
Lampung, hal ini disebabkan karena di daerah perkotaan fasilitas sarana
pelayanan kesehatannya cukup banyak, tidak hanya saryankes pemerintah tetapi
juga swasta.
Grafik 6.5. Rasio Apotik Per Penduduk
di Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

60.000
rasio

40.000

20.000

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Rasio Apotik per Pddk 53.961 36.984 47.187 46.526 32.544 31.586 26.567 19.213 22.293 20.317 19.781 20.000

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

6.2. TENAGA KESEHATAN

Tenaga kesehatan merupakan sumber daya manusia yang peranan dan


keberadaannya sangat penting dan berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan
kesehatan untuk masyarakat. Banyak faktor yang dapat dilihat dari tenaga
kesehatan yaitu tingkat pendidikan, profesionalisme dan kompetensinya. Tenaga
kesehatan merupakan faktor input dalam pelaksanaan program kesehatan.
Oleh karena itu informasi tenaga kesehatan sangat diperlukan bagi
perencanaan dan pengadaan tenaga serta pengelolaan kepegawaian. Kesulitan
memperoleh data tenaga yang cepat dan akurat disebabkan karena data
ketenagaan selalu berubah dengan cepat/mutasi tenaga yang begitu cepat,
sedangkan tenaga pengolah, peralatan komputer yang tersedia belum memadai
dan belum optimalnya sistem informasi tenaga kesehatan. Selain rasio tenaga

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 132


kesehatan terhadap penduduk, perlu diperhatikan juga kualitas tenaga baik dari
segi kompetensi dan profesionalismenya.
Untuk meningkatkan kualitas tersebut dibutuhkan institusi pendidikan
dan pelatihan tenaga kesehatan yang terakreditasi. Institusi Diknakes yang ada di
Provinsi Lampung merupakan institusi Diknakes Jenjang Pendidikan Tinggi
Diploma Kesehatan, dikelompokkan menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu Poltekkes
(milik Depkes) dan non Poltekkes (milik Swasta).

6.2.1 Rasio Dokter terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter umum terhadap


100.000 penduduk adalah 40 dokter umum (1 dokter umum untuk 2.500
penduduk). Tahun 2014, rasio Dokter umum terhadap 100.000 penduduk baru
mencapai 11,29 dokter umum per 100.000 penduduk (belum mencapai target
Nasional yang diharapkan yaitu 40 per 100.000). Angka ini juga belum mencapai
target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung (target 2014 rasio dokter
umum 15 per 100.000). Perkembangan rasio dokter umum per 100.000 penduduk
selama tahun 2005 2014 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 6.6.Trend Rasio Dokter Umum Terhadap 100.000 Penduduk


Di Propinsi Lampung Tahun 2005-2014

15
%
13
11
9
7
5
3
1
-1
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Dr/100.000 pddk 8,52 7,5 8,53 9,7 10,6 12,84 13,30 11,42 12,48 11,29

Target 5 6 7 8 9 10 11 12 13 15

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 133


Selain melihat rasio dokter umum dengan 100.000 penduduk perlu juga
dilihat rasio dokter umum terhadap sarana puskesmas. Rasio dokter umum
terhadap puskesmas tahun 2014 yaitu 1,71 artinya setiap puskesmas memiliki
rata-rata satu dokter dan ada beberapa yang memiliki lebih dari dua dokter.
Grafik 6.7. Trend Rasio Dokter Umum di Puskesmas Terhadap Puskesmas
Di Propinsi Lampung Tahun 2005-2014

0
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Dr Um/PKM 1,42 1,3 1,33 1,01 1,35 1,64 1,83 1,43 1,65 1,71

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

6.2.2 Rasio Dokter Spesialis terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter spesialis terhadap


100.000 penduduk adalah 6 dokter spesialis (1 dokter spesialis untuk 16.667
penduduk). Sampai tahun 2014 Rasio Dokter spesialis terhadap 100.000 penduduk
baru mencapai 7,08 dokter spesialis per 100.000 penduduk (belum mencapai
target Nasional yang diharapkan). Angka ini telah mencapai target dalam Renstra
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yaitu 4,5 per 100.000. Perkembangan rasio
dokter spesialis per 100.000 penduduk selama tahun 2005-2014 dapat dilihat pada
grafik dibawah ini.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 134


Grafik 6.8.Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap 100.000
Penduduk Di Propinsi Lampung Tahun 2005-2014
8
% 7
6
5
4
3
2
1
0
2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014

Dr Sp./100.000 pddk 2,02 1,82 2,09 2,95 2,98 3,59 3,30 4,12 2,76 7,08

Target 2 2 3 3 3 3 3,5 4 4,5 4,5

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio dokter spesialis pada tahun 2014 adalah 7,08 artinya setiap
100.000 penduduk dilayani oleh sekitar 7 atau 8 dokter spesialis. Dan rasio dokter
spesialis terhadap RS sebesar 7,08 artinya setiap RS rata-rata memiliki sekitar 7
orang dokter spesialis.

Grafik 6.9. Trend Rasio Dokter Spesialis Terhadap RS


Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

15

10

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Dr Sp./100.000 pddk 5,05 5,17 5,22 5,19 5,06 6,81 5,72 5,98 5,80 6,74 4,21 9,79

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

6.2.3 Rasio Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio dokter gigi terhadap


100.000 penduduk adalah 11 dokter gigi (1 dokter gigi untuk 9.091
penduduk).Tahun 2014 Rasio Dokter gigi terhadap 100.000 penduduk baru
mencapai 2,38 dokter gigi per 100.000 penduduk (belum mencapai target nasional
namun telah mencapai target Provinsi yang diharapkan). Perkembangan rasio

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 135


dokter gigi per 100.000 penduduk selama tahun 2003-2014 dapat dilihat pada
grafik dibawah ini :
Grafik 6.10.Trend Rasio Dokter Gigi Terhadap 100.000 Penduduk Di
Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

12
%
10

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Drg/100.000 pddk 1,89 2,56 3,08 2,86 2,95 2,72 2,86 3,7 3,12 3,15 2,65 2,38
Target 1,13 2 2 2 2 2 2 2 3 3,5 4 4,5

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio dokter gigi terhadap penduduk cenderung meningkat. Rasio pada


tahun 2014 adalah 2,38 artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 2 dokter
gigi. Rasio dokter gigi terhadap puskesmas tahun 2014 adalah 0,46 artinya belum
semua puskesmas memiliki dokter gigi (satu dokter gigi untuk 1 puskesmas).

Grafik 6.11. Trend Rasio Dokter Gigi di Puskesmas Terhadap Puskesmas Di


Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

1
%

0,5

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Drg/PKM 0,46 0,50 0,68 0,61 0,52 0,41 0,51 0,61 0,54 0,48 0,75 0,46

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 136


6.2.4 Rasio Apoteker Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio apoteker terhadap 100.000


penduduk adalah 10 apoteker (1 apoteker untuk 10.000 penduduk). Tahun 2014
Rasio apoteker terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 1,86 Apoteker per
100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini
belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung: 5 per
100.000 penduduk. Perkembangan rasio apoteker per 100.000 penduduk selama
tahun 2003 2014 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 6.12. Trend Rasio ApotekerTerhadap 100.000 Penduduk
Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2014
10
% 9,5
9
8,5
8
7,5
7
6,5
6
5,5
5
4,5
4
3,5
3
2,5
2
1,5
1
0,5
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Apt/100.000 pddk 0,56 0,78 0,79 0,91 0,96 1,11 1,75 3,66 2,33 3,08 2,21 1,86
Target 0,74 1 1 2 2 2 2 3 3 4 4 5

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio apoteker terhadap penduduk cenderung berfluktuatif, rasio tahun


2014 adalah 1,86 artinya setiap 100.000 penduduk dilayani oleh 1 atau 2 apoteker.

6.2.5 Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio perawat terhadap 100.000


penduduk adalah 117,5 perawat (1 perawat untuk 851 penduduk). Tahun 2014
rasio perawat terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 73,21 perawat per
100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini
belum mencapai target (65) dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 137


Perkembangan rasio perawat per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 6.13. Trend Rasio Perawat Terhadap 100.000 Penduduk
Di Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

80
%
60

40

20

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Prwt/100.000 pddk 39,89 45,07 45,31 48,44 51,41 53,44 58,4 67,94 69,63 71,55 78,6 73,21
Target 34,06 36 37 42 50 55 59 59 61 63 64 65

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio Perawat terhadap penduduk selama sebelas tahun cenderung


meningkat, rasio pada tahun 2014 adalah 73,21, artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 73 perawat.

6.2.6 Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio bidan terhadap 100.000


penduduk adalah 100 bidan (1 bidan untuk 1000 penduduk). Tahun 2014 rasio
bidan terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 59,51 bidan per 100.000
penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini belum
mencapai target (43) dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio bidan per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014 dapat
dilihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 138


Grafik 6.14.Trend Rasio Bidan Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2014

70
%
60
50
40
30
20
10
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Bidan/100.000 pddk 39,89 24,45 29,8 36,62 39,52 41,89 45,64 48,89 55,60 56,16 64,6 59,51
Target 34,06 21,63 21 25 30 34 39 39 40 41 42 43

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio Bidan terhadap penduduk selama tujuh tahun terakhir cenderung


meningkat, rasio pada tahun 2014 adalah 59,51 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh sekitar 59 bidan.

6.2.7 Rasio Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio ahli gizi terhadap 100.000


penduduk adalah 22 ahli gizi (1 ahli gizi untuk 4.545 penduduk). Sampai tahun
2014, rasio ahli gizi terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 2,85 ahli gizi per
100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka ini
belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio ahli gizi per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 139


Grafik 6.15. Trend Rasio Ahli Gizi Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2014
10
%
8

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Ahli Gizi/100.000 pddk 3,22 3,07 3,34 3,05 3,21 3,1 3,34 8,20 7,40 4,76 7,41 2,85
Target 2 2 3 4 6 7 8 9 9 9 9 11

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio ahli gizi terhadap penduduk selama tahun 2003 - 2014 cenderung
menurun, pada tahun 2014 rasio ini sebesar 2,85 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 3 ahli gizi.

6.2.8 Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio sanitarian terhadap 100.000


penduduk adalah 40 sanitarian (1 sanitarian untuk 2.500 penduduk). Sampai tahun
2014, rasio sanitarian terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 4,06 sanitarian
per 100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang diharapkan). Angka
ini belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Perkembangan rasio sanitarian per 100.000 penduduk selama tahun 2010 2014
dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 140


Grafik 6.16. Trend Rasio Sanitasi Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2014
20
% 18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Sanitasi/100.000 pddk 5,14 5,81 6,07 5,17 6,08 6,52 6,86 8,41 8,02 5,28 5,93 4,06
Target 6,83 7 8 9 11 12 14 14 14 14 14 14

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio sanitasi terhadap penduduk selama tahun 2003 - 2014 terakhir


cenderung meningkat, rasio pada tahun 2013 adalah 4,06, artinya setiap 100.000
penduduk dilayani oleh 5 atau 6 tenaga sanitasi.

6.2.9 Rasio Ahli Kesehatan Masyarakat Terhadap 100.000 Penduduk

Target Nasional mengharapkan bahwa rasio kesmas terhadap 100.000


penduduk adalah 40 kesmas (1 kesmas untuk 2.500 penduduk). Sampai tahun
2014 Rasio Ahli Kesmas terhadap 100.000 penduduk baru mencapai 5,58 Ahli
Kesmas per 100.000 penduduk (belum mencapai target Nasional yang
diharapkan). Angka ini belum mencapai target dalam Renstra Dinas Kesehatan
Provinsi Lampung. Perkembangan rasio kesmas per 100.000 penduduk selama
tahun 2010 2014 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 141


Grafik 6.17. Trend Rasio Kesmas Terhadap 100.000 Penduduk Di Propinsi
Lampung Tahun 2003-2014
14
%
12
10
8
6
4
2
0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Kesmas/100.000 pddk 2,18 3,85 5,14 5,57 6,79 6,76 6,83 10,13 8,61 11,57 12,81 5,58
Target 3 4 4 6 7 8 10 10 10 10 10 11

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Rasio ahli kesehatan masyarakat terhadap penduduk cenderung


meningkat, rasio pada tahun 2014 adalah 5,58 artinya setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 5 tenaga kesehatan masyarakat.

6.2.10 Rasio Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk

Tenaga teknis medis, rasio tahun 2014 sebesar 4,12 artinya setiap
100.000 penduduk dilayani oleh 4 tenaga teknis medis.

Grafik 6.18. Trend Tenaga Teknis Medis Terhadap 100.000 Penduduk Di


Propinsi Lampung Tahun 2003-2014

10
%
8

0
2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014
Teknis Medis/100.000 pddk 4,88 5,28 6,10 5,43 6,71 7,31 6,97 6,21 4,56 5,86 9,14 4,12

Sumber : Profil kesehatan kab/kota dan Seksi PPSDM Bidang SDM dan PM

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 142


6.2.11 Rasio Tenaga Keterapian Fisik Terhadap 100.000 Penduduk

Rasio tenaga keterapian fisik terhadap penduduk cenderung berfluktuatif


naik turun. Rasio tahun 2014 sebesar 0,82, artinya tidak setiap 100.000 penduduk
dilayani oleh 1 jenis tenaga teknis keterapian fisik.

6.3 Pembiayaan Kesehatan

Persentase anggaran terhadap total APBD Kabupaten/Kota tahun 2014


dapat dilihat pada grafik dibawah ini. Angka yang dicapai Kabupaten//Kota belum
mencapai harapan dalam Undang-Undang Kesehatan nomor 36 tahun 2009 yang
mengamanatkan bahwa anggaran kesehatan bersumber APBD sebesar 10%
terhadap total APBD tanpa gaji.

Tabel 6.3
Persentase Anggaran Terhadap Total APBD Kabupaten/Kota Tahun 2014

Sumber : Materi Rakerkesda 2015.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 143


BAB VII
PENUTUP

7.1. Kesimpulan
7.1.1. Derajat kesehatan (kematian, kesakitan dan status gizi) di Provinsi
Lampung sampai dengan tahun 2014 cukup menggambarkan
peningkatan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat dibawah ini :
a. Umur Harapan Hidup (UHH) telah mencapai 69,66 tahun (target
2014 : 72 tahun)
b. Angka Kematian Bayi (AKB) Provinsi Lampung per 1000
kelahiran hidup (SDKI 2012) sebesar 30 per 1000 kelahiran hidup
(target 2015 : 23 per 1000 Kelahiran Hidup)
c. Angka Kematian Balita (AKABA) Provinsi Lampung per 1000
kelahiran hidup (SDKI 2012) sebesar 38 per 1000 kelahiran hidup
(target 2015 : 32 per 1000 Kelahiran Hidup)
d. Angka Kematian Ibu (AKI) Nasional per 100.000 kelahiran hidup
(SDKI 2007) sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup (target 2015
: 102 per 100.000 kelahiran hidup
e. Prevalensi gizi kurang di Provinsi Lampung (Riskesdas 2013)
sebesar 12% (traget : <15%)
f. Prevalensi gizi buruk di Provinsi Lampung (Riskesdas 2013)
sebesar 6,9% (target : < 5%)
g. Angka Kesakitan Malaria (API) per 1000 penduduk Provinsi
Lampung tahun 2014 sebesar 0,49 per 1.000 penduduk, angka ini
telah mencapai target sebesar <1 per 1.000 penduduk. AMI
propinsi Lampung tahun 2014 sebesar 3,38 per 1.000 penduduk,
angka ini telah mencapai target sebesar 5 per 1.000 penduduk
h. Angka kesakitan (Insidens Rate) diare tahun 2014 untuk semua
kelompok umur sebesar 17,66 per 1.000 penduduk (angka nasional
: 374 per 1000 penduduk).

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 144


i. Angka Kesakitran (Insidens Rate) DBD tahun 2014 sebesar 16,80
per 100.000 penduduk (target 5 per 100.000 penduduk)
j. Angka Penemuan kasus (Case Detection Rate) TB paru sebesar
50,10 % (target 70%) dengan angka kesembuhan (cure rate) TB
paru sebesar 86,05% (target 85%)
k. Kasus Kumulatif AIDS selama tahun 2002 -2014 cenderung
meningkat tahun 2014 : 256, prevalensi HIV/AIDS tahun 2010-
2014 berkisar 0,03-0,04%.
l. Angka Penemuan (New Case Detection Rate) Kusta per 100.000
penduduk sebesar 1,77 per 100.000 penduduk (target : < 5 per
10.000 penduduk) dengan angka kesakitan (Prevalens) kusta
sebesar 0,28 per 10.000 penduduk (target : < 1 per 10.000
penduduk). Kusta pada anak 4,60%, tingkat kecacatan Tingkat II
7% serta angka kesembuhan kusta (RFT) PB 83,3% dan kusta MB:
60,1% (target > 90%).
m. Non Polio (AFP rate) per 100.000 pada anak usia kurang dari 15
tahun sebesar 2,36 per 100.000 pada anak usia kurang dari 15 tahun
(target : > 3 per 100.000 pada anak usia kurang dari 15 tahun)
n. Angka kesakitan (Insidens rate) campak pada balita per 10.000
sebesar 0,72 per 10.000 balita (target : < 50 per 10.000 balita)

7.1.2. Gambaran upaya pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung tahun


2014 sebagai berikut :
a. Upaya pelayanan kesehatan dasar
a) % penduduk yang memanfaatkan rawat jalan di Puskesmas tahun
2014 sebesar 39,97% (target : 15%)
b) % penduduk yang memanfaatkan rawat inap di Puskesmas tahun
2014 sebesar 0,31% (target : 1,5%)

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 145


b. Upaya pelayanan kesehatan rujukan
a) % penduduk yang memanfaatkan rawat jalan di Rumah Sakit
pemerintah tahun 2014 sebesar 12,84 % (target : 15%)
b) % penduduk yang memanfaatkan rawat inap di Rumah Sakit
tahun 2014 sebesar 5,46% (target : 1,5%)

c. Upaya pelayanan kesehatan ibu, anak dan gizi


a) % Kunjungan pertama (K1) ibu hamil tahun 2014 sebesar
97,60% (Target : > 95%)
b) % Kunjungan keempat (K4) ibu hamil tahun 2014 sebesar
91,30% (Target : >90%)
c) % Persalinan di tenaga kesehatan tahun 2014 sebesar 90,33%
(target : > 90%)
d) % Kunjungan Neonatal pertama (KN1) tahun 2014 sebesar 98%
(target : >90%)
e) % Kunjungan Neonatal ketiga (KN3) tahun 2014 sebesar 95%
(target : > 90%)
f) % Kunjungan bayi tahun 2014 sebesar 95,30% (traget : >90%)
g) % Ibu hamil yang mendapatkan tablet besi 90 tablet (Fe3) tahun
2014 sebesar 88,33% (taget : > 90%)
h) % Balita mendapatkan vitamin A tahun 2014 sebesar 77%
(target : > 80%)
i) % Jumlah balita ditimbang (D/S) tahun 2014 sebesar 74,70%
(target : > 80%)
j) % Jumlah Balita ditimbang yang naik berat badannya (N/D)
tahun 2014 sebesar 63,50%

d. Kesehatan Lingkungan
a) Cakupan keluarga memiliki akses air bersih tahun 2014
mencapai 49,69% (target : 70%)

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 146


b) Cakupan Rumah Sehat tahun 2014 sebesar 60,86% (Target :
85%)
c) Cakupan Rumah dengan Jamban keluarga memenuhi syarat
tahun 2014 sebesar 53,23% (target : 64%)
d) Cakupan Keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar
tahun 2014 sebesar 53,23%
e) Cakupan TUPM sehat tahun 2014 sebesar 68,40%.
f) Cakupan institusi di bina kesehatan lingkungan sebesar 56%

e. Pemberdayaan Masyarakat
a) Cakupan desa siaga aktif Provinsi lampung tahun 2014 sebesar
94,15% (target 100%)
b) Cakupan PHBS di Provinsi Lampung tahun 2014 sebesar
59,20% (target : 62%)
c) Cakupan posyandu aktif (purnama dan mandiri) tahun 2014
Jumlah posyandu telah mencapai 58,77% ( target : 40%).

7.1.3. Gambaran sumber daya kesehatan di Provinsi Lampung tahun 2013


a. Rasio Puskesmas per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 4
puskesmas per 100.000 penduduk (target : 5 puskesmas per 100.000
penduduk)
b. Rasio Puskesmas pembantu per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar
10 puskesmas per 100.000 penduduk (target : 16 puskesmas per
100.000 penduduk)
c. Rasio dokter umum terhadap puskesmas tahun 2014 yaitu 1,71 artinya
setiap puskesmas memiliki satu dokter dan ada beberapa yang
memiliki lebih dari dua dokter.
d. Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit per penduduk tahun 2014 sebesar 1
Tempat Tidur Rumah sakit untuk 1.588 orang (target : 1 TT RS untuk
1.500 orang)

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 147


e. Rasio dokter umum per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 11,29
dokter umum per 100.000 penduduk (target Provinsi : 15 per 100.000
penduduk, Nasional : 40 dokter umum per 100.000 penduduk)
f. Rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 7,08
dokter spesialis per 100.000 penduduk (target Provinsi : 4,5 per
100.000 penduduk, Nasional : 6 dokter umum per 100.000 penduduk)
g. Rasio dokter gigi per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 2,38
dokter gigi per 100.000 penduduk (target Provinsi : 4,5 per 100.000
penduduk, Nasional : 11 dokter umum per 100.000 penduduk)
h. Rasio perawat per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 73,21
perawat per 100.000 penduduk (target Provinsi : 65 per 100.000
penduduk, Nasional : 117,5 dokter umum per 100.000 penduduk)
i. Rasio Bidan per 100.000 penduduk tahun 2014 sebesar 59,51 bidan
per 100.000 penduduk (target Provinsi : 43 per 100.000 penduduk,
Nasional : 100 dokter umum per 100.000 penduduk)

7.2. Saran

Berdasarkan pencapaian program kesehatan tahun 2014, ada beberapa


program yang perlu ditindaklanjuti. Beberapa saran guna perbaikan ke depan
sebagai berikut :

a. Perlu melakukan kegiatan-kegiatan inovatif dalam upaya memudahkan


akses pelayanan kesehatan masyarakat.
b. Perlu upaya akselerasi dalam mencapai indikator dari derajat kesehatan
upaya pelayanan khususnya pada cakupan pelayanan kesehatan dan
sumber daya kesehatan.
c. Perlu melakukan identifikasi, monitoring dan evaluasi manajemen dan
program kesehatan dimulai dengan analisa situasi (sistem pencatatan &
pelaporan, hardware, brainware, software dan menejemen serta input-

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 148


proses-output) dengan memperhatikan pencapaian cakupan program guna
penyusunan perencanaan yang evidence base berbasis data dan bukti.
d. Perlu meningkatkan sinergitas, harmonisasi, koordinasi lintas program,
lintas sektor dan memberdayakan/melibatkan masyarakat dalam
meningkatkan derajat kesehatan yang seoptimal mungkin.
e. Perlu meningkatkan kapabilitas, kompetensi dan profesionalisme tenaga
kesehatan melalui diklat (pendidikan dan pelatihan).
f. Perlu meningkatkan upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif
dengan kegiatan yang inovatif dan kreatif
g. Perlu meningkatkan pengetahuan, informasi dan pendidikan bagi
masyarakat guna mewujudkan kemandirian dan meningkatkan akses
terhadap pelayanan kesehatan.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 149


DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK 2014 JUMLAH BAYI


BUMIL BUFAS =
NO. KAB / KOTA CBR 2014 WUS BUMIL BULIN
RISTI BUTEKI
LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9

1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 1,98% 3.057 2.692 5.750 81.163 6.325 1.265 5.750 6.037

2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 2,34% 6.923 6.348 13.272 158.525 14.599 2.920 13.272 13.935

3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 2,14% 10.573 10.011 20.585 268.850 22.643 4.529 20.585 21.614

4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 2,34% 11.959 11.411 23.370 279.142 25.707 5.141 23.370 24.539

5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 2,20% 13.755 13.243 26.998 342.998 29.698 5.940 26.998 28.348

6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 1,98% 6.069 5.865 11.934 168.462 13.127 2.625 11.934 12.531

7 W AY KANAN 220.719 207.378 428.097 1,93% 4.260 4.002 8.262 119.653 9.088 1.818 8.262 8.675

8 TULANG BAW ANG 219.504 204.206 423.710 1,95% 4.280 3.982 8.262 118.427 9.089 1.818 8.262 8.675

9 PESAW ARAN 217.184 204.313 421.497 1,84% 3.996 3.759 7.756 117.808 8.531 1.706 7.756 8.143

10 PRINGSEW U 196.408 186.693 383.101 2,34% 4.596 4.369 8.965 107.077 9.861 1.972 8.965 9.413

11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 1,95% 1.983 1.805 3.788 54.302 4.167 833 3.788 3.978

12 TULANG BAW ANG BARAT 134.611 127.705 262.316 1,93% 2.598 2.465 5.063 73.317 5.569 1.114 5.063 5.316

13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1,98% 1.542 1.396 2.939 41.481 3.232 646 2.939 3.085

14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 1,98% 9.587 9.434 19.022 268.514 20.924 4.185 19.022 19.973

15 METRO 78.078 77.914 155.992 2,19% 1.710 1.706 3.416 43.600 3.758 752 3.416 3.587

JUMLAH PROPINSI 4.117.479 3.908.712 8.026.191 86.890 82.491 169.381 2.243.320 186.319 37.264 169.381 177.850
DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK 2014 JUMLAH BATITA JUMLAH BALITA JUMLAH ANAK BALITA
NO. KAB / KOTA CBR 2014
LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH
1 2 3 4 10 11 12

1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 1,98% 8.987 7.914 16.901 14.793 13.026 27.819 11.720 10.320 22.040

2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 2,34% 17.220 15.790 33.009 28.344 25.991 54.335 22.456 20.592 43.048

3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 2,14% 28.755 27.227 55.982 47.333 44.817 92.150 37.501 35.507 73.008

4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 2,34% 29.745 28.381 58.126 48.961 46.716 95.677 38.791 37.012 75.803

5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 2,20% 36.388 35.035 71.422 59.896 57.669 117.564 47.454 45.690 93.143

6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 1,98% 17.838 17.240 35.079 29.363 28.378 57.741 23.263 22.484 45.747

7 W AY KANAN 220.719 207.378 428.097 1,93% 12.846 12.069 24.915 21.145 19.867 41.012 16.753 15.740 32.493

8 TULANG BAW ANG 219.504 204.206 423.710 1,95% 12.775 11.885 24.660 21.028 19.563 40.591 16.660 15.499 32.160

9 PESAW ARAN 217.184 204.313 421.497 1,84% 12.640 11.891 24.531 20.806 19.573 40.379 16.484 15.507 31.992

10 PRINGSEW U 196.408 186.693 383.101 2,34% 11.431 10.866 22.296 18.816 17.885 36.701 14.907 14.170 29.077

11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 1,95% 5.919 5.388 11.307 9.743 8.869 18.612 7.719 7.027 14.746

12 TULANG BAW ANG BARAT 134.611 127.705 262.316 1,93% 7.834 7.432 15.267 12.896 12.234 25.130 10.217 9.693 19.910

13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1,98% 4.534 4.104 8.638 7.463 6.755 14.218 5.912 5.352 11.264

14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 1,98% 28.181 27.731 55.912 46.388 45.647 92.035 36.752 36.165 72.917

15 METRO 78.078 77.914 155.992 2,19% 4.544 4.535 9.079 7.480 7.464 14.944 5.926 5.914 11.840

JUMLAH PROPINSI 4.117.479 3.908.712 8.026.191 239.637 227.487 467.124 398.160 377.972 768.909 312.517 296.671 609.188
DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK 2014 JUMLAH ANAK PRASEKOLAH JUMLAH USILA JUMLAH PUS
NO. KAB / KOTA CBR 2014
LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH
1 2 3 4 13 14 15

1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 1,98% 5.806 5.113 10.919 10.377 9.137 19.514 21.618 19.036 40.654

2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 2,34% 11.125 10.201 21.326 19.882 18.232 38.114 41.422 37.982 79.404

3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 2,14% 18.577 17.590 36.167 33.202 31.437 64.639 69.171 65.494 134.666

4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 2,34% 19.217 18.335 37.552 34.345 32.769 67.114 71.551 68.270 139.821

5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 2,20% 23.508 22.634 46.142 42.014 40.452 82.467 87.530 84.276 171.806

6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 1,98% 11.524 11.138 22.663 20.597 19.906 40.503 42.910 41.472 84.382

7 W AY KANAN 220.719 207.378 428.097 1,93% 8.299 7.797 16.096 14.832 13.936 28.768 30.901 29.033 59.934

8 TULANG BAW ANG 219.504 204.206 423.710 1,95% 8.253 7.678 15.931 14.751 13.723 28.473 30.731 28.589 59.319

9 PESAW ARAN 217.184 204.313 421.497 1,84% 8.166 7.682 15.848 14.595 13.730 28.325 30.406 28.604 59.010

10 PRINGSEW U 196.408 186.693 383.101 2,34% 7.385 7.020 14.405 13.199 12.546 25.744 27.497 26.137 53.634

11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 1,95% 3.824 3.481 7.305 6.835 6.221 13.056 14.239 12.961 27.199

12 TULANG BAW ANG BARAT 134.611 127.705 262.316 1,93% 5.061 4.802 9.863 9.046 8.582 17.628 18.846 17.879 36.724

13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1,98% 2.929 2.651 5.580 5.235 4.739 9.973 10.906 9.872 20.778

14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 1,98% 18.206 17.916 36.122 32.539 32.019 64.559 67.790 66.707 134.497

15 METRO 78.078 77.914 155.992 2,19% 2.936 2.930 5.865 5.247 5.236 10.483 10.931 10.908 21.839

JUMLAH PROPINSI 4.117.479 3.908.712 8.026.191 155.229 147.358 302.587 276.695 262.665 539.360 576.447 547.220 1.123.667
DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK 2014 JUMLAH BBLR JUMLAH ANAK USIA SEKOLAH JUMLAH ANAK SD
NO. KAB / KOTA CBR 2014
LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH WUS LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH
1 2 3 4 16 17 18 19

1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 1,98% 81.163 336 296 632 46.355 40.819 87.174 17.217 15.161 32.378

2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 2,34% 158.525 762 698 1.460 88.820 81.445 170.265 32.989 30.250 63.240

3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 2,14% 268.850 1.163 1.101 2.264 148.323 140.439 288.761 55.090 52.162 107.252

4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 2,34% 279.142 1.316 1.255 2.571 153.426 146.390 299.816 56.985 54.372 111.357

5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 2,20% 342.998 1.513 1.457 2.970 187.690 180.711 368.401 69.711 67.120 136.831

6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 1,98% 168.462 668 645 1.313 92.012 88.927 180.939 34.175 33.029 67.204

7 W AY KANAN 220.719 207.378 428.097 1,93% 119.653 469 440 909 66.260 62.255 128.515 24.610 23.123 47.733

8 TULANG BAW ANG 219.504 204.206 423.710 1,95% 118.427 471 438 909 65.895 61.303 127.198 24.475 22.769 47.244

9 PESAW ARAN 217.184 204.313 421.497 1,84% 117.808 440 414 853 65.199 61.335 126.533 24.216 22.781 46.997

10 PRINGSEW U 196.408 186.693 383.101 2,34% 107.077 506 481 986 58.962 56.045 115.007 21.899 20.816 42.716

11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 1,95% 54.302 218 199 417 30.532 27.792 58.323 11.340 10.322 21.662

12 TULANG BAW ANG BARAT 134.611 127.705 262.316 1,93% 73.317 286 271 557 40.410 38.337 78.747 15.009 14.239 29.248

13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1,98% 41.481 170 154 323 23.385 21.169 44.553 8.686 7.862 16.548

14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 1,98% 268.514 1.055 1.038 2.092 145.361 143.039 288.401 53.990 53.128 107.117

15 METRO 78.078 77.914 155.992 2,19% 43.600 188 188 376 23.439 23.390 46.829 8.706 8.687 17.393

JUMLAH PROPINSI 4.117.479 3.908.712 8.026.191 2.243.320 9.558 9.074 18.632 1.236.067 1.173.395 2.409.463 459.099 435.821 894.920
DATA PERKIRAAN SASARAN PROGRAM TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK 2014 JUMLAH REMAJA JUMLAH NEONATAL RISTI JUMLAH NEONATAL
NO. KAB / KOTA CBR 2014
LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH LAKI-LAKI PEREMP JUMLAH
1 2 3 4 20 21 22

1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 1,98% 26.714 23.524 50.237 611 538 1.150 3.057 2.692 5.750

2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 2,34% 51.185 46.935 98.121 1.385 1.270 2.654 6.923 6.348 13.272

3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 2,14% 85.476 80.932 166.408 2.115 2.002 4.117 10.573 10.011 20.585

4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 2,34% 88.417 84.362 172.779 2.392 2.282 4.674 11.959 11.411 23.370

5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 2,20% 108.162 104.141 212.303 2.751 2.649 5.400 13.755 13.243 26.998

6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 1,98% 53.025 51.247 104.272 1.214 1.173 2.387 6.069 5.865 11.934

7 W AY KANAN 220.719 207.378 428.097 1,93% 38.184 35.876 74.061 852 800 1.652 4.260 4.002 8.262

8 TULANG BAW ANG 219.504 204.206 423.710 1,95% 37.974 35.328 73.302 856 796 1.652 4.280 3.982 8.262

9 PESAW ARAN 217.184 204.313 421.497 1,84% 37.573 35.346 72.919 799 752 1.551 3.996 3.759 7.756

10 PRINGSEW U 196.408 186.693 383.101 2,34% 33.979 32.298 66.276 919 874 1.793 4.596 4.369 8.965

11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 1,95% 17.595 16.016 33.611 397 361 758 1.983 1.805 3.788

12 TULANG BAW ANG BARAT 134.611 127.705 262.316 1,93% 23.288 22.093 45.381 520 493 1.013 2.598 2.465 5.063

13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1,98% 13.476 12.199 25.675 308 279 588 1.542 1.396 2.939

14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 1,98% 83.769 82.431 166.200 1.917 1.887 3.804 9.587 9.434 19.022

15 METRO 78.078 77.914 155.992 2,19% 13.507 13.479 26.987 342 341 683 1.710 1.706 3.416

JUMLAH PROPINSI 4.117.479 3.908.712 8.026.191 712.324 676.207 1.388.531 17.378 16.498 33.876 86.890 82.491 169.381
RESUME PROFIL KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
A. GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 35.288 Km2 Tabel 1
2 Jumlah Desa/Kelurahan 2632 Desa/Kel Tabel 1
3 Jumlah Penduduk 4.117.479 3.908.712 8.026.191 Jiwa Tabel 2
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 3,9 Jiwa Tabel 1
5 Kepadatan Penduduk /Km2 227,4 Jiwa/Km2 Tabel 1
6 Rasio Beban Tanggungan 49,8 per 100 penduduk produktif Tabel 2
7 Rasio Jenis Kelamin 105,3 Tabel 2
8 Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf #DIV/0! #DIV/0! 0,00 % Tabel 3
9 Penduduk 10 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
b. SMA/ SMK/ MA 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
c. Sekolah menengah kejuruan 0,00 0,00 #DIV/0! % Tabel 3
d. Diploma I/Diploma II 0,00 0,00 #DIV/0! % Tabel 3
e. Akademi/Diploma III 0,00 0,00 #DIV/0! % Tabel 3
f. Universitas/Diploma IV 0,00 0,00 0,00 % Tabel 3
g. S2/S3 (Master/Doktor) 0,00 0,00 #DIV/0! % Tabel 3

B. DERAJAT KESEHATAN
B.1 Angka Kematian
10 Jumlah Lahir Hidup 83.133 80.413 163.546 Tabel 4
11 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 4,4 4,3 4,4 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 4
12 Jumlah Kematian Neonatal 550 324 874 neonatal Tabel 5
13 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 6,6 4,0 5,3 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
14 Jumlah Bayi Mati 76 53 129 bayi Tabel 5
15 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 0,9 0,7 0,8 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
16 Jumlah Balita Mati 662 389 1.051 Balita Tabel 5
17 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 8,0 4,8 6,4 per 1.000 Kelahiran Hidup Tabel 5
18 Kematian Ibu
Jumlah Kematian Ibu 130 Ibu Tabel 6
Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 79,5 per 100.000 Kelahiran Hidup Tabel 6
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
B.2 Angka Kesakitan
19 Tuberkulosis
Jumlah kasus baru TB BTA+ 3.082 2.019 5.101 Kasus Tabel 7
Proporsi kasus baru TB BTA+ 60,42 39,58 % Tabel 7
CNR kasus baru BTA+ 38,40 25,16 63,55 per 100.000 penduduk Tabel 7
Jumlah seluruh kasus TB 4.141 2.782 6.923 Kasus Tabel 7
CNR seluruh kasus TB 51,59 34,66 86,26 per 100.000 penduduk Tabel 7
Kasus TB anak 0-14 tahun 1,52 % Tabel 7
Persentase BTA+ terhadap suspek 493,36 382,01 8,54 % Tabel 8
Angka kesembuhan BTA+ 2,45 0,98 90,11 % Tabel 9
Angka pengobatan lengkap BTA+ 0,25 0,08 6,11 % Tabel 9
Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) BTA+ 2,70 1,06 96,23 % Tabel 9
Angka kematian selama pengobatan 0,04 0,00 1,20 per 100.000 penduduk Tabel 9
20 Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani 0,00 0,00 14,52 % Tabel 10
21 Jumlah Kasus HIV 157 99 256 Kasus Tabel 11
22 Jumlah Kasus AIDS 57 24 81 Kasus Tabel 11
23 Jumlah Kasus Syphilis 33 13 46 Kasus Tabel 11
24 Jumlah Kematian karena AIDS 0 0 0 Jiwa Tabel 11
25 Donor darah diskrining positif HIV 0,02 0,00 0,01 % Tabel 12
26 Persentase Diare ditemukan dan ditangani 0,00 0,00 0,00 % Tabel 13
27 Kusta
Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 0 0 142 Kasus Tabel 14
Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 0,00 0,00 1,77 per 100.000 penduduk Tabel 14
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun 4,23 % Tabel 15
Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 7,75 % Tabel 15
Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0,14 per 100.000 penduduk Tabel 15
Angka Prevalensi Kusta 0,00 0,00 0,22 per 10.000 Penduduk Tabel 16
Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 17
Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 17
28 Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
AFP Rate (non polio) < 15 th 2,36 per 100.000 penduduk <15 tahun Tabel 18
Jumlah Kasus Difteri 1 0 1 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Difteri 0 % Tabel 19
Jumlah Kasus Pertusis 0 0 0 Kasus Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) 0 0 0 Kasus Tabel 19
Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) 0 % Tabel 19
Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum 0 0 5 Kasus Tabel 19
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum 100 % Tabel 19
Jumlah Kasus Campak 0 0 55 Kasus Tabel 20
Case Fatality Rate Campak 0% Tabel 20
Jumlah Kasus Polio 0 0 0Kasus Tabel 20
Jumlah Kasus Hepatitis B 0 0 0Kasus Tabel 20
29 Incidence Rate DBD 9,13 7,69 16,82 per 100.000 penduduk Tabel 21
30 Case Fatality Rate DBD 0,41 3,08 1,63 % Tabel 21
31 Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) 0,29 0,21 0,49 per 1.000 penduduk berisiko Tabel 22
32 Case Fatality Rate Malaria 0,08 0,17 0,13 % Tabel 22
33 Angka Kesakitan Filariasis 0 0 1per 100.000 penduduk Tabel 23
34 Cakupan pengukuran tekanan darah 0,03 0,16 0,11 % Tabel 24
35 Cakupan pemeriksaan obesitas - - -% Tabel 25
36 Cakupan pemeriksaan IVA+ - % Tabel 26
37 Cakupan pemeriksaan CBE - % Tabel 26
38 Desa/Kel. terkena KLB ditangani < 24 jam 100 % Tabel 28

C. UPAYA KESEHATAN
C.1 Pelayanan Kesehatan
39 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 96 % Tabel 29
40 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 90,57 % Tabel 29
41 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 90,03 % Tabel 29
42 Pelayanan Ibu Nifas 88,33 % Tabel 29
43 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 83,20 % Tabel 29
44 Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ 32,56 % Tabel 30
45 Wanita usia subur dengan imunisasi TT2+ 4,22 % Tabel 31
46 Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 #REF! % Tabel 32
47 Penanganan komplikasi kebidanan 73,01 % Tabel 33
48 Penanganan komplikasi Neonatal 48,56 46,78 47,69 % Tabel 33
49 Peserta KB Baru #REF! % Tabel 36
50 Peserta KB Aktif #REF! % Tabel 36
51 Bayi baru lahir ditimbang 0 0 0 % Tabel 37
52 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! % Tabel 37
53 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 96,68 97,19 96,93 % Tabel 38
54 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 93,38 94,76 94,06 % Tabel 38
55 Bayi yang diberi ASI Eksklusif #REF! #REF! #REF! % Tabel 39
56 Pelayanan kesehatan bayi 90,71 92,18 94,55 % Tabel 40
57 Desa/Kelurahan UCI 98,18 % Tabel 41
58 Cakupan Imunisasi Campak Bayi #REF! #REF! #REF! % Tabel 42
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
59 Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak #REF! #REF! #REF! % Tabel 42
60 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 95,04 96,65 95,83 % Tabel 43
61 Bayi Mendapat Vitamin A 37,09 39,60 77,00 % Tabel 44
62 Anak Balita Mendapat Vitamin A 40,27 41,82 86,02 % Tabel 44
63 Baduta ditimbang 154,36 180,18 93,63 % Tabel 45
64 Baduta berat badan di bawah garis merah (BGM) - - - % Tabel 45
65 Pelayanan kesehatan anak balita 82,54 89,40 68,68 % Tabel 46
66 Balita ditimbang (D/S) 32,76 35,60 79,96 % Tabel 47
67 Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) 1,22 6,49 1,68 % Tabel 47
68 Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan 100,00 100,00 32,06 % Tabel 48
69 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat - - 31,32 %
Tabel 49
70 Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap 0,20 Tabel 50
71 SD/MI yang melakukan sikat gigi massal #DIV/0! sekolah Tabel 51
72 SD/MI yang mendapat pelayanan gigi #DIV/0! sekolah Tabel 51
73 Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) - - 4,02 % Tabel 51
74 Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) #DIV/0! #DIV/0! 100,00 % Tabel 51
75 Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan
mulut #DIV/0! #DIV/0! 100,00 % Tabel 51
76 Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) 41,01 56,22 54,64 % Tabel 52
77 Kegiatan promosi kesehatan:
a. Jumlah kegiatan penyuluhan kesehatan #REF! Tabel 53
b. Jumlah kunjungan rumah #REF! Tabel 53
c. Penyebaran informasi #REF! Tabel 53

C.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan


Persentase

78 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 100 % Tabel 54


79 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 16,00 19,50 69,70 % Tabel 55
80 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 2,36 2,57 6,15 % Tabel 55
81 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 16,28 27,29 36,01 per 100.000 pasien keluar Tabel 56
82 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 12,71 8,55 10,94 per 100.000 pasien keluar Tabel 56
83 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 45,82 % Tabel 57
84 Bed Turn Over (BTO) di RS 56,97 Kali Tabel 57
85 Turn of Interval (TOI) di RS 3,47 Hari Tabel 57
86 Average Length of Stay (ALOS) di RS 2,86 Hari Tabel 57
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat


87 Rumah Tangga ber-PHBS 54,50 % Tabel 58

C.4 Keadaan Lingkungan


88 Persentase rumah sehat 62,09 % Tabel 59
89 Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak 48,61 % Tabel 60
90 Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan 92,69 % Tabel 61
91 Penduduk yang memiliki akses sanitasi layak 50,90 % Tabel 62
92 Desa STBM 15,60 % Tabel 63
93 Tempat-tempat umum memenuhi syarat 61,30 % Tabel 64
TPM memenuhi syarat higiene sanitasi 22,46 % Tabel 65
TPM tidak memenuhi syarat dibina 68,90 % Tabel 66
TPM memenuhi syarat diuji petik 11,30 % Tabel 66

D. SUMBERDAYA KESEHATAN
D.1 Sarana Kesehatan
94 Jumlah Rumah Sakit Umum 40 RS Tabel 68
95 Jumlah Rumah Sakit Khusus 12 RS Tabel 68
119 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 101 Tabel 68
120 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 183 Tabel 68
Jumlah Puskesmas Keliling 279 Tabel 68
Jumlah Puskesmas pembantu 798 Tabel 68
121 Jumlah Apotek 401 Tabel 68
122 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100 % Tabel 69
124 Jumlah Posyandu 7.959,00 Posyandu Tabel 70
125 Posyandu Aktif 57,95 % Tabel 70
126 Rasio posyandu per 100 balita 1 per 100 balita Tabel 70
127 UKBM
Poskesdes 1.925 Poskesdes Tabel 71
Polindes 134 Polindes Tabel 71
Posbindu 11 Posbindu Tabel 71
Posmaldes - Posmaldes Tabel 71
Pos Tb desa 106 Pos Tb desa Tabel 71
128 Jumlah Desa Siaga 2.312 Desa Tabel 72
ANGKA/NILAI
NO INDIKATOR No. Lampiran
L P L+P Satuan
129 Persentase Desa Siaga 87,98 % Tabel 72

D.2 Tenaga Kesehatan


130 Jumlah Dokter Spesialis 219 Orang Tabel 73
132 Jumlah Dokter Umum 990 Orang Tabel 73
133 Rasio Dokter (spesialis+umum) 15,28 per 100.000 penduduk Tabel 73
134 Jumlah Dokter Gigi 210 Orang Tabel 73
135 Jumlah Bidan 5.124 Orang Tabel 74
136 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 65,05 per 100.000 penduduk Tabel 74
137 Jumlah Perawat 6.235 Orang Tabel 74
136 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 79,15 per 100.000 penduduk Tabel 74
138 Jumlah Perawat Gigi 386,00 Orang Tabel 74
139 Jumlah Tenaga Kefarmasian 562,00 Orang Tabel 75
141 Jumlah Tenaga Kesehatan kesehatan 1.016,00 Orang Tabel 76
142 Jumlah Tenaga Sanitasi 470,00 Orang Tabel 76
140 Jumlah Tenaga Gizi 588,00 Orang Tabel 77

D.3 Pembiayaan Kesehatan


145 Total Anggaran Kesehatan Rp Tabel 82
146 APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota - % Tabel 82
147 Anggaran Kesehatan Perkapita Rp Tabel 82
TABEL 1

LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,


DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

LUAS JUMLAH JUMLAH PENDUDUK RATA-RATA KEPADATAN


JUMLAH RUMAH
NO KABUPATEN KOTA WILAYAH KECAMATAN JIWA/RUMAH PENDUDUK per
DESA KELURAHAN DESA+KEL. LAKI-LAKI PEREMPUAN TOTAL TANGGA
(Km2)* TANGGA km2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 LAMPUNG BARAT 2.142,78 15 131 5 136 154.414 135.974 290.388 80.410 3,61 135,52
2 TANGGAMUS 3.020,64 20 299 3 302 295.869 271.303 567.172 142.475 3,98 187,77
3 LAMPUNG SELATAN 700,32 17 256 4 260 494.080 467.817 961.897 250.954 3,83 1373,51
4 LAMPUNG TIMUR 5.325,03 24 263 1 264 511.079 487.641 998.720 267.290 3,74 187,55
5 LAMPUNG TENGAH 3.802,68 28 297 10 307 625.215 601.970 1.227.185 328.563 3,74 322,72
6 LAMPUNG UTARA 2.725,87 23 232 15 247 306.501 296.226 602.727 151.866 3,97 221,11
7 WAY KANAN 3.921,63 14 217 6 223 220.719 207.378 428.097 114.672 3,73 109,16
8 TULANG BAWANG 3.466,32 15 147 4 151 219.504 204.206 423.710 116.853 3,63 122,24
9 PESAWARAN 2.243,51 9 144 0 144 217.184 204.313 421.497 107.255 3,93 187,87
10 PRINGSEWU 625,00 9 126 5 131 196.408 186.693 383.101 98.052 3,91 612,96
11 MESUJI 2.184,00 7 105 0 105 101.705 92.577 194.282 53.454 3,63 88,96
12 TULANG BAWANG BARAT 1.201,00 8 93 3 96 134.611 127.705 262.316 71.121 3,69 218,41
13 PESISIR BARAT 2.907,23 11 116 2 118 77.897 70.515 148.412 35.133 4,22 51,05
14 BANDAR LAMPUNG 296,00 20 0 126 126 484.215 476.480 960.695 226.034 4,25 3245,59
15 METRO 61,79 5 0 22 22 78.078 77.914 155.992 39.267 3,97 2524,55
JUMLAH (KAB/KOTA) 35.288,35 225 2426 206 2.632 4.117.479 3.908.712 8.026.191 2.083.399 3,85 227,45
Keterangan * : Sumber Lampung Dalam Angka 2014
Sumber: BPS Provinsi Lampung
TABEL 2

JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR DAN KABUPATEN/KOTA


SE PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK
NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI+PEREMPUAN RASIO JENIS KELAMIN
1 2 3 4 5 6

1 0-4 409.605 392.468 802.073 104,37


2 5-9 389.210 368.336 757.546 105,67
3 10 - 14 369.054 349.363 718.417 105,64
4 15 - 19 365.092 341.722 706.814 106,84
5 20 - 24 351.171 329.969 681.140 106,43
6 25 - 29 341.963 321.713 663.676 106,29
7 30 - 34 332.869 321.428 654.297 103,56
8 35 - 39 325.461 311.052 636.513 104,63
9 40 - 44 293.293 277.724 571.017 105,61
10 45 - 49 251.002 240.241 491.243 104,48
11 50 - 54 210.952 200.834 411.786 105,04
12 55 - 59 168.022 150.322 318.344 111,77
13 60 - 64 118.588 104.034 222.622 113,99
14 65 - 69 76.879 76.490 153.369 100,51
15 70 - 74 55.781 56.800 112.581 98,21
16 75+ 58.537 66.216 124.753 88,40

JUMLAH 4.117.479 3.908.712 8.026.191 105,34


ANGKA BEBAN TANGGUNGAN (DEPENDENCY RATIO) 49,27 50,39 49,81

Sumber: BPS Provinsi Lampung


Tabel 2A
JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN KELOMPOK UMUR
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

NO KABUPATEN/KOTA 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)
1 Lampung Barat 30.912 27.002 24.373 24.172 26.731 26.682 25.595 23.817 21.623 17.658 14.292 10.609 7.107 4.228 2.725 2.862 290.388
2 Tanggamus 57.197 54.001 52.693 48.999 47.596 45.964 45.159 43.372 40.166 35.190 30.218 22.839 16.412 11.220 8.099 8.047 567.172
3 Lampung Selatan 99.916 94.885 89.122 84.750 77.921 81.065 79.563 75.626 66.464 56.383 47.814 36.218 25.899 18.299 13.306 14.666 961.897
4 Lampung Timur 94.942 91.601 88.357 82.363 73.593 77.536 82.933 83.132 71.391 62.414 53.430 45.121 31.739 22.663 17.920 19.585 998.720
5 Lampung Tengah 117.862 110.698 108.812 103.393 95.566 98.567 102.705 100.839 89.058 78.891 65.140 49.622 35.315 25.521 20.589 24.607 1.227.185
6 Lampung Utara 63.153 58.442 57.051 54.849 51.975 47.666 45.748 44.883 41.517 37.425 31.611 23.770 16.668 11.126 8.097 8.746 602.727
7 Way Kanan 43.893 41.572 39.252 37.429 38.268 36.257 34.045 31.665 28.872 26.100 21.623 17.235 11.965 8.319 5.575 6.027 428.097
8 Tulang Bawang 46.831 43.382 38.535 37.068 39.359 37.099 36.604 37.371 30.698 22.254 17.033 13.205 9.377 5.934 4.132 4.828 423.710
9 Pesawaran 41.858 40.867 39.320 36.882 34.022 34.027 33.624 32.016 29.081 25.487 22.332 17.620 12.560 8.803 6.212 6.786 421.497
10 Pringsewu 36.290 35.705 35.010 34.091 29.264 28.663 29.574 30.186 28.477 24.483 20.690 16.387 11.771 8.264 6.288 7.958 383.101
11 Mesuji 19.979 18.316 17.785 17.249 16.584 16.752 15.661 14.619 13.018 11.715 9.647 8.063 5.713 3.609 2.603 2.969 194.282
12 Tulang Bawang Barat 26.348 23.866 23.217 23.094 22.994 21.937 20.323 20.291 18.922 16.302 13.371 10.497 7.330 5.266 3.867 4.691 262.316
13 Pesisir Barat 16.772 15.629 14.394 13.604 11.902 11.881 11.488 10.976 10.067 8.854 7.421 5.577 3.931 2.533 1.623 1.760 148.412
71 Kota Bandar lampung 92.392 87.878 77.558 92.850 101.356 87.564 78.739 74.924 69.687 58.082 48.610 34.991 22.793 14.929 9.343 8.999 960.695
72 Kota Metro 13.728 13.702 12.938 16.021 14.009 12.016 12.536 12.796 11.976 10.005 8.554 6.590 4.042 2.655 2.202 2.222 155.992
Provinsi Lampung 802.073 757.546 718.417 706.814 681.140 663.676 654.297 636.513 571.017 491.243 411.786 318.344 222.622 153.369 112.581 124.753 8.026.191
Sumber: BPS Provinsi Lampung
Tabel 2B
PENDUDUK LAKI-LAKI MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN KELOMPOK UMUR
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

NO KABUPATEN/KOTA 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)
1 Lampung Barat 15.806 13.790 12.579 12.659 14.113 14.197 13.582 12.795 11.748 9.694 8.030 6.025 4.183 2.412 1.413 1.388 154.414
2 Tanggamus 28.923 27.782 27.211 26.507 25.981 24.570 23.762 22.528 20.704 18.040 15.540 12.244 8.819 5.669 3.899 3.690 295.869
3 Lampung Selatan 51.096 48.837 46.020 44.517 40.340 41.509 40.591 38.823 34.075 28.706 24.442 19.017 13.434 9.155 6.542 6.976 494.080
4 Lampung Timur 48.534 47.099 45.442 43.079 37.933 39.210 41.736 43.037 36.760 31.442 26.421 23.496 16.905 11.446 8.996 9.543 511.079
5 Lampung Tengah 60.109 56.939 55.973 53.846 48.159 49.644 51.568 51.180 45.493 40.480 33.449 26.336 18.342 12.230 10.022 11.445 625.215
6 Lampung Utara 32.434 30.039 29.325 28.132 26.908 24.559 23.128 22.351 20.582 18.642 16.064 12.209 8.683 5.529 3.986 3.930 306.501
7 Way Kanan 22.213 21.272 19.943 20.098 20.107 19.167 17.281 16.130 14.452 13.063 10.957 9.328 6.507 4.247 2.935 3.019 220.719
8 Tulang Bawang 23.957 22.166 19.718 19.137 19.225 18.552 17.880 19.474 17.386 12.013 9.219 7.263 5.388 3.234 2.327 2.565 219.504
9 Pesawaran 21.422 21.022 20.214 19.227 18.145 17.805 17.405 16.467 14.899 12.953 11.330 9.228 6.530 4.396 3.066 3.075 217.184
10 Pringsewu 18.652 18.401 17.968 17.357 15.373 14.947 15.159 15.400 14.653 12.527 10.587 8.424 6.317 4.104 3.001 3.538 196.408
11 Mesuji 10.311 9.356 9.237 9.278 8.627 8.848 8.050 7.474 6.604 5.947 5.036 4.457 3.344 2.004 1.457 1.675 101.705
12 Tulang Bawang Barat 13.353 12.174 11.932 12.086 11.797 11.425 10.231 10.067 9.584 8.386 6.950 5.709 3.905 2.673 1.950 2.389 134.611
13 Pesisir Barat 8.612 8.062 7.476 7.275 6.423 6.354 6.086 5.759 5.137 4.648 3.793 3.104 2.181 1.341 815 831 77.897
71 Kota Bandar lampung 47.129 45.198 39.452 44.333 51.040 45.095 40.199 37.507 35.180 29.488 24.781 17.807 11.915 7.214 4.357 3.520 484.215
72 Kota Metro 7.054 7.073 6.564 7.561 7.000 6.081 6.211 6.469 6.036 4.973 4.353 3.375 2.135 1.225 1.015 953 78.078
Provinsi Lampung 409.605 389.210 369.054 365.092 351.171 341.963 332.869 325.461 293.293 251.002 210.952 168.022 118.588 76.879 55.781 58.537 4.117.479
Sumber: BPS Provinsi Lampung
145.953
Tabel 2C
PENDUDUK PEREMPUAN MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN KELOMPOK UMUR
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

NO KABUPATEN/KOTA 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Jumlah
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)
1 Lampung Barat 15.106 13.212 11.794 11.513 12.618 12.485 12.013 11.022 9.875 7.964 6.262 4.584 2.924 1.816 1.312 1.474 135.974
2 Tanggamus 28.274 26.219 25.482 22.492 21.615 21.394 21.397 20.844 19.462 17.150 14.678 10.595 7.593 5.551 4.200 4.357 271.303
3 Lampung Selatan 48.820 46.048 43.102 40.233 37.581 39.556 38.972 36.803 32.389 27.677 23.372 17.201 12.465 9.144 6.764 7.690 467.817
4 Lampung Timur 46.408 44.502 42.915 39.284 35.660 38.326 41.197 40.095 34.631 30.972 27.009 21.625 14.834 11.217 8.924 10.042 487.641
5 Lampung Tengah 57.753 53.759 52.839 49.547 47.407 48.923 51.137 49.659 43.565 38.411 31.691 23.286 16.973 13.291 10.567 13.162 601.970
6 Lampung Utara 30.719 28.403 27.726 26.717 25.067 23.107 22.620 22.532 20.935 18.783 15.547 11.561 7.985 5.597 4.111 4.816 296.226
7 Way Kanan 21.680 20.300 19.309 17.331 18.161 17.090 16.764 15.535 14.420 13.037 10.666 7.907 5.458 4.072 2.640 3.008 207.378
8 Tulang Bawang 22.874 21.216 18.817 17.931 20.134 18.547 18.724 17.897 13.312 10.241 7.814 5.942 3.989 2.700 1.805 2.263 204.206
9 Pesawaran 20.436 19.845 19.106 17.655 15.877 16.222 16.219 15.549 14.182 12.534 11.002 8.392 6.030 4.407 3.146 3.711 204.313
10 Pringsewu 17.638 17.304 17.042 16.734 13.891 13.716 14.415 14.786 13.824 11.956 10.103 7.963 5.454 4.160 3.287 4.420 186.693
11 Mesuji 9.668 8.960 8.548 7.971 7.957 7.904 7.611 7.145 6.414 5.768 4.611 3.606 2.369 1.605 1.146 1.294 92.577
12 Tulang Bawang Barat 12.995 11.692 11.285 11.008 11.197 10.512 10.092 10.224 9.338 7.916 6.421 4.788 3.425 2.593 1.917 2.302 127.705
13 Pesisir Barat 8.160 7.567 6.918 6.329 5.479 5.527 5.402 5.217 4.930 4.206 3.628 2.473 1.750 1.192 808 929 70.515
71 Kota Bandar lampung 45.263 42.680 38.106 48.517 50.316 42.469 38.540 37.417 34.507 28.594 23.829 17.184 10.878 7.715 4.986 5.479 476.480
72 Kota Metro 6.674 6.629 6.374 8.460 7.009 5.935 6.325 6.327 5.940 5.032 4.201 3.215 1.907 1.430 1.187 1.269 77.914
Provinsi Lampung 392.468 368.336 349.363 341.722 329.969 321.713 321.428 311.052 277.724 240.241 200.834 150.322 104.034 76.490 56.800 66.216 3.908.712
Sumber: BPS Provinsi Lampung
TABEL 3

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF


DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIPEROLEH MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH PERSENTASE
NO VARIABEL LAKI-LAKI+ LAKI-LAKI+
LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
PEREMPUAN PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8
1 PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS 0
PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS
2 0 #DIV/0! #DIV/0!
YANG MELEK HURUF
PERSENTASE PENDIDIKAN TERTINGGI YANG
3
DITAMATKAN:
a. TIDAK MEMILIKI IJAZAH SD 0 #DIV/0! #DIV/0!
b. SD/MI 0 #DIV/0! #DIV/0!
c. SMP/ MTs 0 #DIV/0! #DIV/0!
d. SMA/ MA 0 #DIV/0! #DIV/0!
e. SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
f. DIPLOMA I/DIPLOMA II 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
g. AKADEMI/DIPLOMA III 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
h. UNIVERSITAS/DIPLOMA IV 0 #DIV/0! #DIV/0!
i. S2/S3 (MASTER/DOKTOR) 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber : BPS Provinsi Lampung


Tabel 3A

HARAPAN LAMANYA SEKOLAH (TAHUN) DAN RATA-RATA LAMANYA SEKOLAH (TAHUN) PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

Harapan Lamanya Sekolah Rata-Rata Lamanya Sekolah


No. Kabupaten/kota
(Tahun) (Tahun)
1 2 3 4
1 Lampung Barat 11,36 7,25
2 Tanggamus 11,49 6,63
3 Lampung Selatan 10,98 7,01
4 Lampung Timur 12,38 7,16
5 Lampung Tengah 12,16 7,06
6 Lampung Utara 12,38 7,69
7 Way Kanan 11,96 6,76
8 Tulang Bawang 11,11 7,1
9 Pesawaran 11,44 7,21
10 Pringsewu 12,47 7,53
11 Mesuji 10,34 5,8
12 Tulang Bawang Barat 11,29 6,81
13 Pesisir Barat 11,12 7,36
14 Bandar Lampung 13,31 10,85
15 Metro 14,25 10,54
Provinsi Lampung 12,24 7,48

Sumber : BPS Provinsi Lampung


Tabel 3A

PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF DAN JENJANG PENDIDIKAN YANG DITAMATKAN PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

% Jenjang Pendidikan Yang Ditamatkan


% Angka
No. Kabupaten/kota Melek Tidak /belum
Huruf Tdk punya SD SMP SMU
pernah PT
ijazah SD /Sederajat /Sederajat /Sederajat
bersekolah
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Lampung Barat
2 Tanggamus
3 Lampung Selatan
4 Lampung Timur
5 Lampung Tengah
6 Lampung Utara
7 Way Kanan
8 Tulang Bawang
9 Pesawaran
10 Pringsewu
11 Mesuji
12 Tulang Bawang Barat
13 Bandar Lampung
14 Metro
Provinsi Lampung

Sumber : BPS Provinsi Lampung


TABEL 4

JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


SE PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KELAHIRAN

NO KABUPATEN KOTA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN

HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI HIDUP MATI HIDUP + MATI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 2.870 15 2.885 3.037 8 3.045 5.907 23 5.930
2 TANGGAMUS 6.847 7 6.854 6.284 18 6.302 13.131 25 13.156
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 54 10.188 9.592 58 9.650 19.726 112 19.838
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 42 10.151 10.348 33 10.381 20.457 75 20.532
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 59 13.653 12.543 45 12.588 26.137 104 26.241
6 LAMPUNG UTARA 5.785 24 5.809 5.608 46 5.654 11.393 70 11.463
7 WAY KANAN 3.994 22 4.016 3.756 15 3.771 7.750 37 7.787
8 TULANG BAWANG 3.481 4 3.485 3.960 16 3.976 7.441 20 7.461
9 PESAWARAN 3.917 31 3.948 3.696 21 3.717 7.613 52 7.665
10 PRINGSEWU 4.405 26 4.431 3.960 21 3.981 8.365 47 8.412
11 MESUJI 2.062 25 2.087 1.858 16 1.874 3.920 41 3.961
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 16 2.548 2.557 9 2.566 5.089 25 5.114
13 PESISIR BARAT 1.406 16 1.422 1.423 17 1.440 2.829 33 2.862
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 25 10.422 10.162 21 10.183 20.559 46 20.605
15 METRO 1.600 5 1.605 1.629 4 1.633 3.229 9 3.238
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 371 83.504 80.413 348 80.761 163.546 719 164.265
ANGKA LAHIR MATI PER 1.000 KELAHIRAN (DILAPORKAN) 4,4 4,3 4,4
Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung
Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi
TABEL 5

JUMLAH KEMATIAN NEONATAL, BAYI, DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KEMATIAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN LAKI - LAKI + PEREMPUAN
NO KABUPATEN KOTA
ANAK ANAK ANAK
NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYI BALITA NEONATAL BAYI BALITA
BALITA BALITA BALITA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 9 0 1 10 13 1 0 14 22 1 1 24
2 TANGGAMUS 42 6 4 52 31 5 4 40 73 11 8 92
3 LAMPUNG SELATAN 44 10 5 59 32 5 2 39 76 15 7 98
4 LAMPUNG TIMUR 41 4 2 47 35 2 0 37 76 6 2 84
5 LAMPUNG TENGAH 46 8 1 55 23 10 0 33 69 18 1 88
6 LAMPUNG UTARA 58 3 1 62 48 1 0 49 106 4 1 111
7 WAY KANAN 19 1 0 20 9 0 0 9 28 1 0 29
8 TULANG BAWANG 34 2 0 36 16 1 0 17 50 3 0 53
9 PESAWARAN 12 2 1 15 11 5 0 16 23 7 1 31
10 PRINGSEWU 35 7 3 45 20 6 1 27 55 13 4 72
11 MESUJI 41 4 2 47 35 2 0 37 76 6 2 84
12 TULANG BAWANG BARAT 30 0 0 30 10 1 1 12 40 1 1 42
13 PESISIR BARAT 16 1 1 18 13 5 0 18 29 6 1 36
14 BANDAR LAMPUNG 114 25 14 153 21 9 1 31 135 34 15 184
15 METRO 9 3 1 13 7 0 3 10 16 3 4 23
JUMLAH (KAB/KOTA) 550 76 36 662 324 53 12 389 874 129 48 1.051
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 6,62 0,91 0,43 7,96 4,03 0,66 0,15 4,84 5,34 0,79 0,29 6,43

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKN/AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi
TABEL 6
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KEMATIAN IBU
JUMLAH LAHIR JUMLAH KEMATIAN IBU HAMIL JUMLAH KEMATIAN IBU BERSALIN JUMLAH KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU
NO KABUPATEN/KOTA
HIDUP 20-34 20-34 20-34 20-34
< 20 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 35 tahun JUMLAH < 20 tahun 35 tahun JUMLAH
tahun tahun tahun tahun
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 LAMPUNG BARAT 5.907 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 2 0 2
2 TANGGAMUS 13.131 0 2 2 4 1 3 2 6 1 6 3 10 2 11 7 20
3 LAMPUNG SELATAN 19.726 0 5 1 6 0 2 0 2 3 3 3 9 3 10 4 17
4 LAMPUNG TIMUR 20.457 1 3 2 6 0 5 2 7 0 0 0 0 1 8 4 13
5 LAMPUNG TENGAH 26.137 1 3 3 7 0 0 0 0 2 3 7 12 3 6 10 19
6 LAMPUNG UTARA 11.393 0 4 0 4 1 4 1 6 1 3 0 4 2 11 1 14
7 WAY KANAN 7.750 0 1 1 2 0 1 0 1 0 1 0 1 0 3 1 4
8 TULANG BAWANG 7.441 1 0 0 1 0 2 0 2 1 0 0 1 2 2 0 4
9 PESAWARAN 7.613 0 1 0 1 0 1 1 2 1 2 1 4 1 4 2 7
10 PRINGSEWU 8.365 0 1 0 1 0 2 0 2 0 3 0 3 0 6 0 6
11 MESUJI 3.920 0 3 0 3 0 1 0 1 0 0 0 0 0 4 0 4
12 TULANG BAWANG BARAT 5.089 0 1 0 1 0 1 1 2 0 1 1 2 0 3 2 5
13 PESISIR BARAT 2.829 0 1 0 1 0 3 1 4 0 0 1 1 0 4 2 6
14 BANDAR LAMPUNG 20.559 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 2 7 0 5 2 7
15 METRO 3.229 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 2
JUMLAH (KAB/KOTA) ####### ###### 3 26 9 38 2 27 8 37 9 27 19 55 14 80 36 130
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) 79

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi
TABEL 7

KASUS BARU TB BTA+, SELURUH KASUS TB, KASUS PADA TB PADA ANAK, DAN CASE NOTIFICATION RATE (CNR) PER 100.000 PENDUDUK
MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH SELURUH
JUMLAH KASUS BARU BTA+ KASUS TB ANAK 0-14
JUMLAH PENDUDUK KASUS TB
NO KABUPATEN/KOTA TAHUN
L P L P
L+P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 48 0,00 47 49,47 95 56 49,12 58 50,88 114 0,00
2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 165 61 106 39,11 271 207 60 138 40,00 345 9 2,61
3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 442 61 284 39,12 726 470 60 314 40,05 784 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 449 59 317 41,38 766 553 58 395 41,67 948 1 0,11
5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 417 54 355 45,98 772 475 55 394 45,34 869 0,00
6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 187 62 114 37,87 301 295 62 178 37,63 473 3 0,63
7 WAY KANAN 220.719 207.378 428.097 48 59 33 40,74 81 70 56 55 44,00 125 0,00
8 TULANG BAWANG 219.504 204.206 423.710 96 64 54 36,00 150 111 64 62 35,84 173 0,00
9 PESAWARAN 217.184 204.313 421.497 135 63 80 37,21 215 188 62 113 37,54 301 11 3,65
10 PRINGSEWU 196.408 186.693 383.101 152 57 113 42,64 265 164 56 129 44,03 293 1 0,34
11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 48 59 33 40,74 81 70 56 55 44,00 125 0,00
12 TULANG BAWANG BARAT 134.611 127.705 262.316 65 57 50 43,48 115 86 55 70 44,87 156 10 6,41
13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 71 59 49 40,83 120 79 60 53 40,15 132 0,00
14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 684 67 344 33,46 1.028 1.176 64 654 35,74 1.830 61 3,33
15 METRO 78.078 77.914 155.992 75 65 40 34,78 115 141 55 114 44,71 255 9 3,53
JUMLAH (KAB/KOTA) 4.117.479 3.908.712 8.026.191 3.082 60 2.019 40 5.101 4.141 60 2.782 40 6.923 105 2

CNR KASUS BARU BTA+ PER 100.000 PENDUDUK 38,40 25,16 63,55

CNR SELURUH KASUS TB PER 100.000 PENDUDUK 51,59 34,66 86,26

Sumber: Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 8

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

TB PARU
SUSPEK % BTA (+)
NO KABUPATEN/KOTA BTA (+)
TERHADAP SUSPEK
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 2.072 48 47 95 #DIV/0! #DIV/0! 4,58
2 TANGGAMUS 2.658 165 106 271 #DIV/0! #DIV/0! 10,20
3 LAMPUNG SELATAN 5.596 442 284 726 #DIV/0! #DIV/0! 12,97
4 LAMPUNG TIMUR 16.086 449 317 766 #DIV/0! #DIV/0! 4,76
5 LAMPUNG TENGAH 9.103 417 355 772 #DIV/0! #DIV/0! 8,48
6 LAMPUNG UTARA 3.395 187 114 301 #DIV/0! #DIV/0! 8,87
7 WAY KANAN 5.596 237 180 417 #DIV/0! #DIV/0! 7,45
8 TULANG BAWANG 306 96 54 150 #DIV/0! #DIV/0! 49,02
9 PESAWARAN 1.971 135 80 215 #DIV/0! #DIV/0! 10,91
10 PRINGSEWU 1.509 152 113 265 #DIV/0! #DIV/0! 17,56
11 MESUJI 663 567 1.230 48 33 81 7,24 5,82 6,59
12 TULANG BAWANG BARAT 1.367 65 50 115 #DIV/0! #DIV/0! 8,41
13 PESISIR BARAT 844 71 49 120 #DIV/0! #DIV/0! 14,22
14 BANDAR LAMPUNG 9.425 684 344 1.028 #DIV/0! #DIV/0! 10,91
15 METRO 2.526 75 40 115 #DIV/0! #DIV/0! 4,55
JUMLAH (KAB/KOTA) 663 567 63.684 3.271 2.166 5.437 493,36 382,01 8,54

Sumber: Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 9

ANGKA KESEMBUHAN DAN PENGOBATAN LENGKAP TB PARU BTA+ SERTA KEBERHASILAN PENGOBATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

ANGKA PENGOBATAN LENGKAP ANGKA KEBERHASILAN


ANGKA KESEMBUHAN (CURE RATE)
(COMPLETE RATE) JUMLAH KEMATIAN
BTA (+) DIOBATI PENGOBATAN (SUCCESS
NO KABUPATEN/KOTA SELAMA PENGOBATAN
L P L+P L P L+P RATE/SR)

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P L P L+P


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 LAMPUNG BARAT 150 81 231 0,00 0,00 176 76,19 0,00 0,00 48 20,78 0,00 0,00 96,97 2
2 TANGGAMUS 247 136 383 0,00 0,00 374 97,65 0,00 0,00 6 1,57 0,00 0,00 99,22 2
3 LAMPUNG SELATAN 511 308 819 0,00 0,00 729 89,01 0,00 0,00 85 10,38 0,00 0,00 99,39 11
4 LAMPUNG TIMUR 458 316 774 0,00 0,00 726 93,80 0,00 0,00 23 2,97 0,00 0,00 96,77 16
5 LAMPUNG TENGAH 533 426 959 0,00 0,00 904 94,26 0,00 0,00 48 5,01 0,00 0,00 99,27 1
6 LAMPUNG UTARA 274 161 435 0,00 0,00 430 98,85 0,00 0,00 5 1,15 0,00 0,00 100 0
7 WAY KANAN 308 206 514 0,00 0,00 458 89,11 0,00 0,00 46 8,95 0,00 0,00 98,05 1
8 TULANG BAWANG 175 103 278 0,00 0,00 239 85,97 0,00 0,00 16 5,76 0,00 0,00 91,73 14
9 PESAWARAN 188 91 279 0,00 0,00 256 91,76 0,00 0,00 4 1,43 0,00 0,00 93,19 8
10 PRINGSEWU 188 114 302 0,00 0,00 294 97,35 0,00 0,00 1 0,33 0,00 0,00 97,68 2
11 MESUJI 80 41 121 0,00 0,00 94 77,69 0,00 0,00 4 3,31 0,00 0,00 80,99 2
12 TULANG BAWANG BARAT 89 43 132 0,00 0,00 95 71,97 0,00 0,00 14 10,61 0,00 0,00 82,58 9
13 PESISIR BARAT 111 26 137 98 88,29 24 92,31 122 89,05 10 9,01 2 7,69 12 8,76 97,30 100,00 97,81 3 0 3
14 BANDAR LAMPUNG 627 353 980 0,00 0,00 833 85,00 0,00 0,00 65 6,63 0,00 0,00 91,63 22
15 METRO 63 37 100 0,00 0,00 77 77,00 0,00 0,00 17 17,00 0,00 0,00 94,00 3
JUMLAH (KAB/KOTA) 4.002 2.442 6.444 98 2,45 24 0,98 5.807 90,11 10 0,25 2 0,08 394 6,11 2,70 1,06 96,23 3 0 96
ANGKA KEMATIAN SELAMA PENGOBATAN PER 100.000 PENDUDUK 0,0 0,0 1,2

Sumber: Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
Jumlah pasien adalah seluruh pasien yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di BBKPM/BPKPM/BP4, RS, Lembaga Pemasyarakatan,
rumah tahanan, dokter praktek swasta, klinik dll
TABEL 10

PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT KABUPATEN/KOTA


SE PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PNEUMONIA PADA BALITA


JUMLAH BALITA PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA
L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 14.793 13.026 27.819 1.479 1.303 2.782 0,0 0,0 205 7,4
2 TANGGAMUS 28.344 25.991 54.335 2.834 2.599 5.434 0,0 0,0 250 4,6
3 LAMPUNG SELATAN 47.333 44.817 92.150 4.733 4.482 9.215 0,0 0,0 3.036 32,9
4 LAMPUNG TIMUR 48.961 46.716 95.677 4.896 4.672 9.568 0,0 0,0 2.493 26,1
5 LAMPUNG TENGAH 59.896 57.669 117.564 5.990 5.767 11.756 0,0 0,0 1.498 12,7
6 LAMPUNG UTARA 29.363 28.378 57.741 2.936 2.838 5.774 0,0 0,0 118 2,0
7 WAY KANAN 21.145 19.867 41.012 2.114 1.987 4.101 0,0 0,0 315 7,7
8 TULANG BAWANG 21.028 19.563 40.591 2.103 1.956 4.059 0,0 0,0 49 1,2
9 PESAWARAN 20.806 19.573 40.379 2.081 1.957 4.038 0,0 0,0 380 9,4
10 PRINGSEWU 18.816 17.885 36.701 1.882 1.789 3.670 0,0 0,0 5 0,1
11 MESUJI 9.743 8.869 18.612 974 887 1.861 0,0 0,0 142 7,6
12 TULANG BAWANG BARAT 12.896 12.234 25.130 1.290 1.223 2.513 0,0 0,0 101 4,0
13 PESISIR BARAT 7.463 6.755 14.218 746 676 1.422 0,0 0,0 54 3,8
14 BANDAR LAMPUNG 46.388 45.647 92.035 4.639 4.565 9.203 0,0 0,0 2.317 25,2
15 METRO 7.480 7.464 14.944 748 746 1.494 0,0 0,0 200 13,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 394.454 374.455 768.909 39.445 37.445 76.891 0 0,0 0 0,0 11.163 14,5

Sumber: Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 11

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

HIV AIDS SYPHILIS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS


NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P

1 2 3 4 5 7 8 9 11 12 13 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 1 1 2 0 0 0 0 0 0

2 TANGGAMUS 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0

3 LAMPUNG SELATAN 2 0 2 4 4 8 0 0 0 0 0 0

4 LAMPUNG TIMUR 1 1 2 5 1 6 0 0 0 0 0 0

5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 5 2 7 0 0 0 0 0 0

6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 3 1 4 0 0 0 0 0 0

7 WAY KANAN 0 0 0 1 3 4 0 0 0 0 0 0

8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

9 PESAWARAN 1 0 1 2 0 2 0 0 0 0 0 0

10 PRINGSEWU 0 0 0 2 1 3 0 0 0 0 0 0

11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

13 PESISIR BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

14 BANDAR LAMPUNG 153 98 251 33 10 43 33 13 46 0 0 0

15 METRO 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 157 99 256 57 24 81 33 13 46 0 0 0

PROPORSI JENIS KELAMIN 61,33 38,67 70,37 29,63 71,74 28,26 #DIV/0! #DIV/0!

Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Sumber: Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung
TABEL 11A

JUMLAH KASUS HIV, AIDS, DAN SYPHILIS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

HIV AIDS SYPHILIS JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS


NO KELOMPOK UMUR
PROPORSI PROPORSI PROPORSI
L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P KELOMPOK L P L+P
UMUR UMUR UMUR
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 1 - 4 TAHUN 8 5 13 5,08 1 1 2 2,47 0 0 0 0,00 0 0 0

2 5 - 14 TAHUN 4 2 6 2,34 1 0 1 1,23 0 1 1 2,17 0 0 0

3 15 - 19 TAHUN 3 3 1,17 0 0,00 18 0 18 39,13 0 0 0


4 20 - 24 TAHUN 18 9 27 10,55 4 2 6 7,41 10 0 10 21,74 0 0 0

5 25 - 49 TAHUN 119 78 197 76,95 47 21 68 83,95 4 12 16 34,78 0 0 0


6 > 50 TAHUN 8 2 10 3,91 4 0 4 4,94 1 0 1 2,17 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 157 99 256 57 24 81 33 13 46 0 0 0


PROPORSI JENIS KELAMIN 61,33 38,67 70,37 29,63 71,74 28,26 #DIV/0! #DIV/0!

Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
TABEL 12

PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

DONOR DARAH
UNIT TRANSFUSI DARAH/UNIT DONOR SAMPEL DARAH DIPERIKSA/DISKRINING TERHADAP HIV REAKTIVE HIV POSITIF HIV
NO JUMLAH PENDONOR
DARAH (UDD)
L P L+P L P L+P L P L+
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
1 UDD Pembina PMI Provinsi Lampung 29.867 8.938 38.805 29.867 100 8.938 100 38.805 100 58 0,19 14 0,16 72 0,19 0 0 0 0 0
2 UDD PMI Kota Metro 7.732 769 8.501 7.732 100 769 100 8.501 100 10 0,13 3 0,39 13 0,15 0 0 0 0 0
3 UDD PMI Kab. Lampung Selatan 1.983 364 2.347 1.983 100 364 100 2.347 100 0 0,00 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 UDD PMI Kab. Lampung Tengah 4.133 268 4.401 4.133 100 268 100 4.401 100 7 0,17 0 0,00 7 0,16 7 0 0 0 7
5 UDD PMI Kab. Lampung Timur 661 152 813 661 0 152 0 813 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 UDD PMI Kab. Tulang Bawang 1.437 323 1.760 1.437 100 323 100 1.760 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
7 UDD PMI Kab. Lampung Utara 3.378 683 4.061 3.378 100 683 100 4.061 100 3378 100 683 100 4061 100 1 0,03 0 0 1
8 RSUD Liwa 877 470 1.347 877 100 470 100 1.347 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH 49.191 11.497 60.688 49.191 100 11.497 100 60.688 100 3453 7,02 700 6,09 4153 6,84 8 0,02 0 - 8

Sumber: PMI Provinsi Lampung


L+P
%
23
0
0
0
0
0
0
0,02
0
0,01
TABEL 13

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

DIARE
JUMLAH PENDUDUK DIARE DITANGANI
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH PERKIRAAAN KASUS
L P L+P
L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 154.414 135.974 290.388 3.304 2.910 6.214 2.029 61 1.747 60 3.776 61
2 TANGGAMUS 295.869 271.303 567.172 6.332 5.806 12.137 5.095 80 5.485 94 10.580 87
3 LAMPUNG SELATAN 494.080 467.817 961.897 10.573 10.011 20.585 11.403 108 11.841 118 23.244 113
4 LAMPUNG TIMUR 511.079 487.641 998.720 10.937 10.436 21.373 8.523 78 8.151 78 16.674 78
5 LAMPUNG TENGAH 625.215 601.970 1.227.185 13.380 12.882 26.262 6.883 51 6.776 53 13.659 52
6 LAMPUNG UTARA 306.501 296.226 602.727 6.559 6.339 12.898 4.239 65 4.356 69 8.595 67
7 WAY KANAN 220.719 207.378 428.097 4.723 4.438 9.161 2.938 62 3.097 70 6.035 66
8 TULANG BAWANG 219.504 204.206 423.710 4.697 4.370 9.067 5.127 109 5.014 115 10.141 112
9 PESAWARAN 217.184 204.313 421.497 4.648 4.372 9.020 5.589 120 5.955 136 11.544 128
10 PRINGSEWU 196.408 186.693 383.101 4.203 3.995 8.198 3.910 93 4.416 111 8.326 102
11 MESUJI 101.705 92.577 194.282 2.176 1.981 4.158 1.463 67 1.334 67 2.797 67
12 TULANG BAWANG BARAT 134.611 127.705 262.316 2.881 2.733 5.614 2.071 72 2.224 81 4.295 77
13 PESISIR BARAT 77.897 70.515 148.412 1.667 1.509 3.176 1.084 65 856 57 1.940 61
14 BANDAR LAMPUNG 484.215 476.480 960.695 10.362 10.197 20.559 8.817 85 7.870 77 16.687 81
15 METRO 78.078 77.914 155.992 1.671 1.667 3.338 1.602 96 1.887 113 3.489 105
JUMLAH (KAB/KOTA) 4.117.479 3.908.712 8.026.191 88.114 83.646 171.760 70.773 80,3 71.009 84,9 141.782 82,5
ANGKA KESAKITAN DIARE PER 1.000 PENDUDUK 214
Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
TABEL 14

JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KASUS BARU
NO KABUPATEN/KOTA Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah PB + MB
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 7 0 0 7
3 LAMPUNG SELATAN 0 2 0 0 2
4 LAMPUNG TIMUR 3 19 0 0 22
5 LAMPUNG TENGAH 4 20 0 0 24
6 LAMPUNG UTARA 5 14 0 0 19
7 WAY KANAN 0 11 0 0 11
8 TULANG BAWANG 2 3 0 0 5
9 PESAWARAN 0 10 0 0 10
10 PRINGSEWU 0 3 0 0 3
11 MESUJI 1 10 0 0 11
12 TULANG BAWANG BARAT 2 3 0 0 5
13 PESISIR BARAT 0 0 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 3 19 0 0 22
15 METRO 0 1 0 0 1
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 20 0 0 122 0 0 142
PROPORSI JENIS KELAMIN 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 0,00 0,00 1,77
Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
TABEL 15

KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KASUS BARU
PENDERITA KUSTA
NO KABUPATEN/KOTA PENDERITA KUSTA CACAT TINGKAT 2
0-14 TAHUN
L P L+P JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 LAMPUNG BARAT - - - - #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS - - 7 - 0,0 0
3 LAMPUNG SELATAN - - 2 - 0,0 2 100
4 LAMPUNG TIMUR - - 22 1 4,5 1 4,55
5 LAMPUNG TENGAH - - 24 1 4,2 2 8,33
6 LAMPUNG UTARA - - 19 3 15,8 1 5,26
7 WAY KANAN - - 11 - 0,00 0
8 TULANG BAWANG - - 5 - 0,00 0
9 PESAWARAN - - 10 1 10,00 0
10 PRINGSEWU - - 3 - 0,00 0
11 MESUJI - - 11 - 0,00 0
12 TULANG BAWANG BARAT - - 5 - 0,00 0
13 PESISIR BARAT - - - - #DIV/0! #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG - - 22 - 0,00 5 22,73
15 METRO - - 1 - 0,00 0
JUMLAH (KAB/KOTA) - - 142 6 4,23 11 7,75
ANGKA CACAT TINGKAT 2 PER 100.000 PENDUDUK 0,1

Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 16

JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT TIPE/JENIS, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KASUS TERCATAT
NO KABUPATEN/KOTA Pausi Basiler/Kusta kering Multi Basiler/Kusta Basah JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 10 0 0 10
3 LAMPUNG SELATAN 0 13 0 0 13
4 LAMPUNG TIMUR 3 20 0 0 23
5 LAMPUNG TENGAH 2 26 0 0 28
6 LAMPUNG UTARA 0 17 0 0 17
7 WAY KANAN 0 5 0 0 5
8 TULANG BAWANG 2 6 0 0 8
9 PESAWARAN 0 10 0 0 10
10 PRINGSEWU 0 5 0 0 5
11 MESUJI 3 13 0 0 16
12 TULANG BAWANG BARAT 2 6 0 0 8
13 PESISIR BARAT 0 0 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 6 24 0 0 30
15 METRO 0 2 0 0 2
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 18 0 0 157 0 0 175
ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0,0 0,0 0,2
Sumber : Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
TABEL 17

PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT (RELEASE FROM TREATMENT/RFT) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KUSTA (PB) KUSTA (MB)


RFT PB RFT MB
NO KABUPATEN/KOTA PENDERITA PB PENDERITA MB
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 5
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 21
5 LAMPUNG TENGAH 0 2 0 17
6 LAMPUNG UTARA 0 7 0 3
7 WAY KANAN 0 0 0 4
8 TULANG BAWANG 0 0 0 6
9 PESAWARAN 0 1 0 6
10 PRINGSEWU 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 6
13 PESISIR BARAT 0 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 0 3 0 21
15 METRO 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 13 #DIV/0! 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 89 #DIV/0!
Keterangan : Penderita kusta PB/MB merupakan penderita pada kohort yang sama
X = tahun data.
Sumber: Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung
TABEL 18

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) MENURUT KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP


NO KABUPATEN/KOTA
<15 TAHUN (NON POLIO)
1 2 3 4
1 LAMPUNG BARAT 82.584 2
2 TANGGAMUS 164.766 4
3 LAMPUNG SELATAN 285.361 17
4 LAMPUNG TIMUR 275.688 4
5 LAMPUNG TENGAH 338.350 3
6 LAMPUNG UTARA 178.517 6
7 WAY KANAN 125.349 0
8 TULANG BAWANG 129.895 6
9 PESAWARAN 122.658 2
10 PRINGSEWU 107.310 1
11 MESUJI 56.131 1
12 TULANG BAWANG BARAT 73.622 2
13 PESISIR BARAT 46.984 1
14 BANDAR LAMPUNG 261.425 4
15 METRO 40.741 1
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.289.381 54
AFP RATE (NON POLIO) PER 100.000 PENDUDUK USIA < 15 TAHUN 2,36

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


Keterangan:
Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

Catatan : Jumlah penduduk < 15 tahun kolom 4 = jumlah penduduk < 15 tahun
2.278.036
pada tabel 2, yaitu sebesar:
TABEL 19

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KASUS PD3I


DIFTERI TETANUS (NON NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM
NO KABUPATEN/KOTA PERTUSIS
JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS JUMLAH KASUS
MENINGGAL MENINGGAL MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
3 LAMPUNG SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
13 PESISIR BARAT 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
15 METRO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 5
CASE FATALITY RATE (%) 0,00 #DIV/0! 100,00

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 20

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KASUS PD3I


CAMPAK
NO KABUPATEN/KOTA POLIO HEPATITIS B
JUMLAH KASUS
MENINGGAL
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 LAMPUNG BARAT 2 0 0 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 0 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 1 0 0 0 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 0 0 0 0 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 4 0 0 0 0 0 0
7 WAY KANAN 0 0 0 0 0 0 0
8 TULANG BAWANG 1 0 0 0 0 0 0
9 PESAWARAN 1 0 0 0 0 0 0
10 PRINGSEWU 0 0 0 0 0 0 0
11 MESUJI 1 0 0 0 0 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0 0 0 0 0 0
13 PESISIR BARAT 0 0 0 0 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 43 0 0 0 0 0 0
15 METRO 2 0 0 0 0 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 55 0 0 0 0 0 0 0
CASE FATALITY RATE (%) 0,0

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 21

JUMLAH KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH KASUS MENINGGAL CFR (%)
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 4 6 10 0 0 0 0,0 0,0 0,0
2 TANGGAMUS 47 37 84 0 0 0 0,0 0,0 0,0
3 LAMPUNG SELATAN 55 51 106 0 0 0 0,0 0,0 0,0
4 LAMPUNG TIMUR 44 47 91 0 0 0 0,0 0,0 0,0
5 LAMPUNG TENGAH 32 43 75 2 0 2 6,3 0,0 2,7
6 LAMPUNG UTARA 27 22 49 0 0 0 0,0 0,0 0,0
7 WAY KANAN 6 7 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
8 TULANG BAWANG 8 5 13 0 0 0 0,0 0,0 0,0
9 PESAWARAN 33 31 64 0 0 0 0,0 0,0 0,0
10 PRINGSEWU 161 156 317 0 1 1 0,0 0,6 0,3
11 MESUJI 1 3 4 1 0 1 100,0 0,0 25,0
12 TULANG BAWANG BARAT 10 10 20 0 0 0 0,0 0,0 0,0
13 PESISIR BARAT 74 36 110 0 0 0 0,0 0,0 0,0
14 BANDAR LAMPUNG 160 94 254 0 15 15 0,0 16,0 5,9
15 METRO 71 69 140 0 3 3 0,0 4,3 2,1
JUMLAH (KAB/KOTA) 733 617 1.350 3 19 22 0,4 3,1 1,63
INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK 9,1 7,7 16,8

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS
TABEL 22

KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

MALARIA
SEDIAAN DARAH DIPERIKSA
NO KABUPATEN/KOTA SUSPEK MENINGGAL CFR
POSITIF
L P L+P
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 LAMPUNG BARAT 1.486 1.376 79 #DIV/0! 80 #DIV/0! 159 11,56 0 0 0 0
2 TANGGAMUS 2.330 2.330 17 21 38 1,63 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 1.320 1.319 93 56 149 11,30 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 343 29 21 8 29 100,00 0 0
5 LAMPUNG TENGAH 39 21 11 15 26 123,81 0 0
6 LAMPUNG UTARA 1.372 453 17 3 20 4,42 0 0
7 WAY KANAN 1.290 1.254 2 - 2 0,16 0 0
8 TULANG BAWANG 1.228 1.232 26 2 28 2,27 0 0
9 PESAWARAN 6.668 6.631 1.717 1.316 3.033 45,74 2 3 5 0,16
10 PRINGSEWU 1.365 1.034 10 6 16 1,55 0 0
11 MESUJI 83 63 11 - 11 17,46 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 1.313 1.308 3 - 3 0,23 0 0
13 PESISIR BARAT 0 - - 0 #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG 8.320 8.258 350 211 561 6,79 0 0
15 METRO 0 - - - - 0 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 27.157 - - 23.932 2.357 1.718 3.916 16,36 2 3 5 0,08 0,17 0,13

JUMLAH PENDUDUK BERISIKO 8.026.191

ANGKA KESAKITAN (ANNUAL PARASITE INCIDENCE ) PER 1.000 PENDUDUK BERISIKO 0,29 0,21 0,49

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 23

PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PENDERITA FILARIASIS
NO KABUPATEN/KOTA KASUS BARU DITEMUKAN JUMLAH SELURUH KASUS
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8
1 LAMPUNG BARAT 0 1 1
2 TANGGAMUS 0 4 5 9
3 LAMPUNG SELATAN 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 0 11 14 25
5 LAMPUNG TENGAH 0 5 7 12
6 LAMPUNG UTARA 0 0
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 1 1
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 PESISIR BARAT 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 0 0
15 METRO 0 0
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 21 27 48
ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) 0,3 0,3 0,6

Sumber : Seksi P2 Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 24

CAKUPAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH PENDUDUK USIA 18 TAHUN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

DILAKUKAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH HIPERTENSI


JUMLAH PENDUDUK 18 TAHUN
NO KABUPATEN/KOTA LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 208.101 95.862 205.620 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 403.281 191.328 397.352 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 677.974 329.847 668.502 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 723.820 353.816 714.356 32 0,00 231 0,07 263 0,04 10 31,25 67 25,48 77 29,28
5 LAMPUNG TENGAH 889.813 437.619 878.538 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 424.081 209.378 420.302 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 WAY KANAN 303.380 146.089 299.155 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 294.962 141.299 290.204 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN 299.452 144.926 295.033 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 276.096 134.709 272.579 153 0,06 353 0,26 506 0,19 108 70,59 176 34,78 284 56,13
11 MESUJI 138.202 65.401 136.829 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 188.885 91.733 186.553 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 PESISIR BARAT 101.617 47.870 100.309 0 0,00 0 0,00 0 0,00 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG 702.867 350.431 687.918 13 0,00 93 0,03 106 0,02 10 76,92 47 44,34 57 53,77
15 METRO 115.624 58.237 113.561 1.436 1,24 3.895 6,69 5.331 4,69 807 56,20 1.728 32,41 2.535 47,55
JUMLAH (KAB/KOTA) 5.748.155 2.798.545 5.666.811 1.634 0,03 4.572 0,16 6.206 0,11 935 57,22 2.018 32,52 2.953 47,58

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 25

CAKUPAN PEMERIKSAAN OBESITAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH PENGUNJUNG PUSKESMAS DAN DILAKUKAN PEMERIKSAAN OBESITAS OBESITAS


JARINGANNYA BERUSIA 15 TAHUN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN LAKI-LAKI PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN
NO KABUPATEN/KOTA
LAKI +
LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
PEREMPUAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
2 TANGGAMUS - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR - - 0 32 231 263 #DIV/0! 9 28,13 49 21,21 58 22,05
5 LAMPUNG TENGAH - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
7 WAY KANAN - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
9 PESAWARAN - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
10 PRINGSEWU - - 0 50 208 258 #DIV/0! 18 #DIV/0! 82 31,78 100 38,76
11 MESUJI - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
13 PESISIR BARAT - - 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG - - 0 2 64 66 #DIV/0! 1 #DIV/0! 34 51,52 35 53,03
15 METRO - - 0 571 2.078 2.649 #DIV/0! 232 #DIV/0! 682 25,75 914 34,50
JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 655 #DIV/0! 2.581 #DIV/0! 3.236 #DIV/0! 260 #DIV/0! 847 26,17 1.107 34,21

Keterangan : Data belum tersedia


Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung
TABEL 26

CAKUPAN DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN KLINIS (CBE)
MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PEMERIKSAAN KLINIS
PEREMPUAN USIA PEMERIKSAAN IVA IVA POSITIF TUMOR/BENJOLAN
NO KABUPATEN/KOTA PAYUDARA (CBE)
30-50 TAHUN
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 59.835 0 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
2 TANGGAMUS 115.629 42 0 42 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN 194.534 1.845 1 1.845 1 0 0 46 4.850
4 LAMPUNG TIMUR 207.878 169 0 169 0 4 4.920 3 3.690
5 LAMPUNG TENGAH 255.655 22 0 22 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 122.308 284 0 284 0 0 0 2 861
7 WAY KANAN 87.054 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 84.449 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
9 PESAWARAN 85.855 22 0 22 0 1 3.902 0 0
10 PRINGSEWU 79.320 0 0 0 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!
11 MESUJI 39.817 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 54.287 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
13 PESISIR BARAT 29.190 0 0 #DIV/0! #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG 200.184 35 0 35 0 0 0 1 5.720
15 METRO 33.046 389 1 389 1 4 340 50 4.248
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.649.042 2.808 0 2.808 0 9 5.285 102 59.901

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


Ket: IVA: Inspeksi Visual dengan Asam asetat
CBE: Clinical Breast Examination
TABEL 27

JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK


JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH TERANCAM
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
I KERACUNAN MAKANAN
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 150 24 42 66 #DIV/0! #DIV/0! 44,00 0 0 0 - - -
3 Lampung selatan 2 3 13.305 25 18 43 #DIV/0! #DIV/0! 0,32 0 0 0 - - -
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 2 2 0 0 7.648 15 30 45 #DIV/0! #DIV/0! 0,59 0 0 0 - - -
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 1 4 5 0 0 21.103 64 90 154 #DIV/0! #DIV/0! 0,73 0 0 0 - - -
II TETANUS NEONATORUM
1 Lampung barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 2 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 2 #DIV/0! #DIV/0! 100,00
3 Lampung selatan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 2 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 2 #DIV/0! #DIV/0! 100,00
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 1 #DIV/0! #DIV/0! 100,00
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 2 0 0 0 0 0 0 0 5 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 5 #DIV/0! #DIV/0! 100,00
III AFP
1 Lampung barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH TERANCAM
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 3 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
IV HEPATITIS A
1 Lampung barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 4 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
V GIZI BURUK
1 Lampung barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH TERANCAM
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
JUMLAH SUB 5 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
VI DBD
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 1 1 0 0 6.772 2 3 5 #DIV/0! #DIV/0! 0,07 1 0 1 50,00 - 20,00
10 Pringsewu 1 1 0 0 4.020 1 0 1 #DIV/0! #DIV/0! 0,02 1 0 1 100,00 #DIV/0! 100,00
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 4 4 0 0 0 0 3 3 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 2 2 #DIV/0! 66,67 66,67
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 6 6 6 0 0 10.792 3 6 9 #DIV/0! #DIV/0! 0,08 2 2 4 66,67 33,33 44,44
VII DIARE
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 1 2 0 0 62 1 1 2 #DIV/0! #DIV/0! 3,23 1 1 2 100,00 100,00 100,00
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 7 1 2 0 0 62 1 1 2 #DIV/0! #DIV/0! 3,23 1 1 2 100,00 100,00 100,00
VIII RUBELLA
1 Lampung barat 4 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 1 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 5 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 4 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH TERANCAM
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 1 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 29 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 1 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 8 0 0 0 0 45 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! - 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
IX CAMPAK
1 Lampung barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Pringsewu 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH SUB 9 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
X MALARIA
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 2 3 11.202 73 77 150 #DIV/0! #DIV/0! 1,34 1 3 4 1,37 3,90 2,67
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH 10 2 3 0 0 11.202 73 77 150 #DIV/0! #DIV/0! 1,34 1 3 4 1,37 3,90 2,67
XI DIFTERI
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
YANG TERSERANG JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH PENDERITA ATTACK RATE (%) JUMLAH KEMATIAN CFR (%)
NO JENIS KEJADIAN LUAR BIASA JUMLAH JUMLAH TERANCAM
KEC DESA L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH 11 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
XII CHIKUNGUNYA
1 Lampung barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
2 Tanggamus 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
3 Lampung selatan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
4 Lampung timur 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
5 Lampung tengah 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
6 Lampung utara 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
7 Way kanan 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Tulang bawang 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 Pesawaran 2 2 0 0 10.444 34 24 58 #DIV/0! #DIV/0! 0,56 0 0 0 - - -
10 Pringsewu 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
11 mesuji 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 Tulang bawang barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 pesisir barat 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 Bandar lampung 4 4 0 0 2.827 66 62 128 #DIV/0! #DIV/0! 4,53 0 0 0 - - -
15 Metro 0 0 0 0 0 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH 12 6 6 0 0 0 100 86 186 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 0 0 0 - - -

Sumber: Seksi Cegmat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 28

KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DI DESA/KELURAHAN YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KLB DI DESA/KELURAHAN


NO KABUPATEN/KOTA
DESA/KELURAHAN JUMLAH DITANGANI <24 JAM %
1 2 3 4 5 6
1 LAMPUNG BARAT 136 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 302 1 1 100
3 LAMPUNG SELATAN 260 3 3 100
4 LAMPUNG TIMUR 264 #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 307 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 247 1 1 100
7 WAY KANAN 223 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 151 #DIV/0!
9 PESAWARAN 144 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 131 2 2 100
11 MESUJI 105 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 96 #DIV/0!
13 PESISIR BARAT 118 #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG 126 8 8 100
15 METRO 22 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.632 15 15 100

Sumber: Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 29

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2014

IBU HAMIL IBU BERSALIN/NIFAS


PERSALINAN MENDAPAT YANKES IBU NIFAS
NO KABUPATEN/KOTA K1 K4
JUMLAH JUMLAH DITOLONG NAKES NIFAS MENDAPAT VIT A
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1 LAMPUNG BARAT 6325 6230 98,5 5737 90,7 6.037 5405 89,53 5.166 85,6 5.438 90,08
2 TANGGAMUS 14599 14147 96,9 13223 90,6 13.935 12464 89,44 12.467 89,5 10.219 73,33
3 LAMPUNG SELATAN 22643 22394 98,9 20733 91,6 21.614 19780 91,52 19.731 91,3 19.779 91,51
4 LAMPUNG TIMUR 25707 24406 94,9 23033 89,6 24.539 21384 87,14 21.528 87,7 16.687 68,00
5 LAMPUNG TENGAH 29698 28529 96,1 26956 90,8 28.348 25541 90,10 25.584 90,2 25.831 91,12
6 LAMPUNG UTARA 13127 12066 91,9 11083 84,4 12.531 10995 87,74 9.209 73,5 8.892 70,96
7 WAY KANAN 9088 8083 88,9 7309 80,4 8.675 6879 79,29 6.677 77,0 7.309 84,25
8 TULANG BAWANG 9089 8332 91,7 7726 85,0 8.675 7322 84,40 7.433 85,7 7.333 84,53
9 PESAWARAN 8531 8427 98,8 8056 94,4 8.143 7469 91,72 7.970 97,9 7.598 93,30
10 PRINGSEWU 9861 9266 94,0 8674 88,0 9.413 8226 87,39 8.250 87,6 8.250 87,65
11 MESUJI 4167 4065 97,5 3698 88,7 3.978 3408 85,67 3.226 81,1 3.636 91,40
12 TULANG BAWANG BARAT 5569 5207 93,5 5035 90,4 5.316 4885 91,90 4.881 91,8 4.881 91,82
13 PESISIR BARAT 3232 3232 100 2921 90,4 3.085 2921 94,67 2.753 89,2 2.657 86,11
14 BANDAR LAMPUNG 20924 20924 100 20924 100,0 19.973 19973 100,00 18.767 94,0 16.054 80,38
15 METRO 3758 3651 97,2 3640 96,9 3.587 3465 96,60 3.458 96,4 3.405 94,93
JUMLAH (KAB/KOTA) 186.319 178.959 96,0 168.748 90,6 177.850 160.117 90,03 157.100 88,3 147.969 83,20

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 30

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


JUMLAH IBU
NO KABUPATEN/KOTA TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
HAMIL
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 LAMPUNG BARAT 6368 890 14,0 1.169 18,4 1.524 23,9 2.110 33,1 1.262 19,8 6.065 95,2
2 TANGGAMUS 14622 1.557 10,6 1.330 9,1 574 3,9 474 3,2 276 1,9 2.654 18,2
3 LAMPUNG SELATAN 22674 1.083 4,8 1.521 6,7 3.218 14,2 3.611 15,9 3.629 16,0 11.979 52,8
4 LAMPUNG TIMUR 25354 2.953 11,6 2.959 11,7 1.748 6,9 1.516 6,0 1.274 5,0 7.497 29,6
5 LAMPUNG TENGAH 29686 1.904 6,4 1.792 6,0 594 2,0 504 1,7 480 1,6 3.370 11,4
6 LAMPUNG UTARA 13143 293 2,2 256 1,9 120 0,9 93 0,7 49 0,4 518 3,9
7 W AY KANAN 8907 121 1,4 137 1,5 63 0,7 116 1,3 141 1,6 457 5,1
8 TULANG BAW ANG 9027 347 3,8 271 3,0 185 2,0 165 1,8 157 1,7 778 8,6
9 PESAW ARAN 8459 1.481 17,5 1.776 21,0 2.462 29,1 2.440 28,8 2.099 24,8 8.459 100,0
10 PRINGSEW U 9854 630 6,4 1.009 10,2 1.115 11,3 2.557 25,9 2.444 24,8 7.125 72,3
11 MESUJI 4173 273 6,5 232 5,6 84 2,0 126 3,0 70 1,7 512 12,3
12 TULANG BAW ANG BARAT 5577 775 13,9 560 10,0 499 8,9 387 6,9 388 7,0 1.834 32,9
13 PESISIR BARAT 3655 257 7,0 157 4,3 121 3,3 112 3,1 89 2,4 479 13,1
14 BANDAR LAMPUNG 24666 4.676 19,0 4.531 18,4 1.932 7,8 1.673 6,8 1.500 6,1 9.636 39,1
15 METRO 3711 123 3,3 111 3,0 138 3,7 108 2,9 113 3,0 470 12,7
JUMLAH (KAB/KOTA) 189.876 17.363 9,1 17.811 9,4 14.377 7,6 15.992 8,4 13.971 7,4 61.833 32,6

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 31

PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA WANITA USIA SUBUR MENURUT KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA WUS


JUMLAH WUS
NO KABUPATEN/KOTA TT-1 TT-2 TT-3 TT-4 TT-5 TT2+
(15-39 TAHUN)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

1 LAMPUNG BARAT 68.349 25.927 37,9 27.199 39,8 1.929 2,8 13.937 20,4 10.618 15,5 53.683 78,5
2 TANGGAMUS 134.639 132 0,1 91 0,1 105 0,1 84 0,1 65 0,0 345 0,3
3 LAMPUNG SELATAN 147.293 316 0,2 587 0,4 1.053 0,7 891 0,6 820 0,6 3.351 2,3
4 LAMPUNG TIMUR 215.387 551 0,3 477 0,2 481 0,2 296 0,1 287 0,1 1.541 0,7
5 LAMPUNG TENGAH 301.157 219 0,1 213 0,1 103 0,0 62 0,0 47 0,0 425 0,1
6 LAMPUNG UTARA 132.411 46 0,0 34 0,0 8 0,0 14 0,0 3 0,0 59 0,0
7 WAY KANAN 82.977 15 0,0 18 0,0 0 - 0 - 0 - 18 0,0
8 TULANG BAWANG 88.608 71 0,1 44 0,0 31 0,0 31 0,0 32 0,0 138 0,2
9 PESAWARAN 61.374 60 0,1 34 0,1 47 0,1 153 0,2 143 0,2 377 0,6
10 PRINGSEWU 75.588 144 0,2 129 0,2 389 0,5 337 0,4 584 0,8 1.439 1,9
11 MESUJI 45.402 58 0,1 33 0,1 0 - 0 - 0 - 33 0,1
12 TULANG BAWANG BARAT 379 82 21,6 33 8,7 31 8,2 26 6,9 20 5,3 110 29,0
13 PESISIR BARAT 22.742 86,0 0,4 86,0 0,4 54 0,2 40,0 0,2 32,0 0,1 212 0,9
14 BANDAR LAMPUNG 189.474 1.430 0,8 1.529 0,8 1.191 0,6 1.401 0,7 1.351 0,7 5.472 2,9
15 METRO 36.774 119 0,3 93 0,3 84 0,2 87 0,2 85 0,2 349 0,9
JUMLAH (KAB/KOTA) 1.602.554 29.256 1,8 30.600 1,9 5.506 0,3 17.359 1,1 14.087 0,9 67.552 4,2

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 32

JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH FE1 (30 TABLET) FE3 (90 TABLET)


NO KABUPATEN/KOTA
IBU HAMIL JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7
1 Lampung Barat 6.325 5.830 92,18 5.830 92,18
2 Tanggamus 14.599 13.736 94,09 13.258 90,81
3 Lampung Selatan 22.643 21.562 95,23 20.338 89,82
4 Lampung Timur 25.707 22.825 88,79 22.018 85,65
5 Lampung Tengah 29.698 28.671 96,54 26.994 90,90
6 Lampung Utara 13.127 11.590 88,29 10.926 83,23
7 Way Kanan 9.088 6.447 70,94 6.117 67,30
8 Tulang Bawang 9.089 8.332 91,68 7.804 85,87
9 Pesawaran 8.531 8.190 96,00 7.928 92,93
10 Pringsewu 9.861 9.079 92,07 8.389 85,07
11 Mesuji 4.167 3.874 92,96 3.630 87,11
12 Tulang Bawang Barat 5.569 5.205 93,46 5.035 90,41
13 Pesisir Barat 3.232 2.954 91,39 2.924 90,46
14 Kota Bandar Lampung 20.924 20.924 100,00 19.840 94,82
15 Kota Metro 3.758 3.627 96,52 3.552 94,52
JUMLAH PROVINSI 186.319 172.846 92,77 164.583 88,33

Sumber : Seksi Gizi Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 33

JUMLAH DAN PERSENTASE PENANGANAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN KOMPLIKASI NEONATAL


MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS
TAHUN 2014

PERKIRAAN PENANGANAN
PERKIRAAN NEONATAL PENANGANAN KOMPLIKASI NEONATAL
BUMIL KOMPLIKASI JUMLAH LAHIR HIDUP
JUMLAH KOMPLIKASI
NO KABUPATEN/KOTA DENGAN KEBIDANAN L P L+P
IBU HAMIL
KOMPLIKASI
KEBIDANAN % L P L+P L P L+P % % %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1 LAMPUNG BARAT 6.325 1.265 951 75,2 2.870 3.037 5.907 431 456 886 54 12,5 50 11,0 104 11,7
2 TANGGAMUS 14.599 2.920 2425 83,1 6.847 6.284 13.131 1.027 943 1.970 823 80,1 756 80,2 1.579 80,2
3 LAMPUNG SELATAN 22.643 4.529 3097 68,4 10.134 9.592 19.726 1.520 1.439 2.959 271 17,8 308 21,4 579 19,6
4 LAMPUNG TIMUR 25.707 5.141 3998 77,8 10.109 10.348 20.457 1.516 1.552 3.069 809 53,4 808 52,1 1.617 52,7
5 LAMPUNG TENGAH 29.698 5.940 4827 81,3 13.594 12.543 26.137 2.039 1.881 3.921 2.039 100,0 1.881 100,0 3.920 100,0
6 LAMPUNG UTARA 13.127 2.625 1140 43,4 5.785 5.608 11.393 868 841 1.709 84 9,7 28 3,3 112 6,6
7 WAY KANAN 9.088 1.818 1177 64,8 3.994 3.756 7.750 599 563 1.163 45 7,5 56 9,9 101 8,7
8 TULANG BAWANG 9.089 1.818 1446 79,6 3.481 3.960 7.441 522 594 1.116 424 81,2 400 67,3 824 73,8
9 PESAWARAN 8.531 1.706 611 35,8 3.917 3.696 7.613 588 554 1.142 72 12,3 50 9,0 122 10,7
10 PRINGSEWU 9.861 1.972 1477 74,9 4.405 3.960 8.365 661 594 1.255 381 57,7 288 48,5 669 53,3
11 MESUJI 4.167 833 749 89,9 2.062 1.858 3.920 309 279 588 40 12,9 46 16,5 86 14,6
12 TULANG BAWANG BARAT 5.569 1.114 798 71,6 2.532 2.557 5.089 380 384 763 286 75,3 281 73,3 567 74,3
13 PESISIR BARAT 3.232 646 613 94,8 1.406 1.423 2.829 211 213 424 17 8,1 22 10,3 39 9,2
14 BANDAR LAMPUNG 20.924 4.185 3174 75,8 10.397 10.162 20.559 1.560 1.524 3.084 488 31,3 425 27,9 913 29,6
15 METRO 3.758 752 724 96,3 1.600 1.629 3.229 240 244 484 223 92,9 244 99,9 467 96,4
JUMLAH (KAB/KOTA) 186.319 37.264 27207 73,0 83.133 80.413 163.546 12.470 12.062 24.532 6.056 48,6 5.643 46,8 11.699 47,7

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 34
PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PER KABUPATEN KOTA
TAHUN 2014

PESERTA KB AKTIF
NO KAB/KOTA MKJP NON MKJP TOTAL TOTAL NON
% % TOTAL PA
IUD % MOW % MOP % IMP % JUMLAH % KDM % STK % PIL % JML % MKJP MKJP
TERHADA TERHA
1 L - Selatan 12.775 27,05 1.878 3,98 1.673 3,54 30.903 65,43 47.229 32,96 2.395 0,02 50.978 53,07 42.681 44,43 96.054 67,04 47.229 32,96 96.054 67,04 143.283
2 L - Tengah 37.860 46,03 3.179 3,86 2.841 3,45 38.375 46,65 82.255 40,10 3.097 0,03 61.788 50,29 57.986 47,19 122.871 59,90 82.255 40,10 122.871 59,90 205.126
3 L - Utara 11.368 38,69 1.585 5,40 895 3,05 15.531 52,86 29.379 30,84 2.943 0,04 32.395 49,16 30.559 46,37 65.897 69,16 29.379 30,84 65.897 69,16 95.276
4 B - Lampung 16.634 54,17 2.233 7,27 1.194 3,89 10.646 34,67 30.707 27,70 3.527 0,04 38.926 48,56 37.709 47,04 80.162 72,30 30.707 27,70 80.162 72,30 110.869
5 L - Barat 8.788 40,42 422 1,94 156 0,72 12.374 56,92 21.740 41,22 1.204 0,04 18.824 60,72 10.971 35,39 30.999 58,78 21.740 41,22 30.999 58,78 52.739
6 T - Bawang 11.796 49,39 630 2,64 411 1,72 11.044 46,25 23.881 27,66 2.378 0,04 29.960 47,97 30.113 48,22 62.451 72,34 23.881 27,66 62.451 72,34 86.332
7 Tanggamus 10.611 40,06 708 2,67 898 3,39 14.270 53,88 26.487 29,45 5.350 0,08 31.221 49,21 26.877 42,36 63.448 70,55 26.487 29,45 63.448 70,55 89.935
8 Metro 3.042 44,64 662 9,71 79 1,16 3.032 44,49 6.815 34,02 363 0,03 7.784 58,88 5.072 38,37 13.219 65,98 6.815 34,02 13.219 65,98 20.034
9 L - Timur 21.407 45,58 2.333 4,97 2.557 5,44 20.672 44,01 46.969 34,84 2.882 0,03 43.611 49,65 41.346 47,07 87.839 65,16 46.969 34,84 87.839 65,16 134.808
10 Way Kanan 8.633 32,02 822 3,05 1.294 4,80 16.216 60,14 26.965 45,62 474 0,01 16.081 50,04 15.583 48,49 32.138 54,38 26.965 45,62 32.138 54,38 59.103
11 Pesawaran 6.291 37,46 533 3,17 729 4,34 9.242 55,03 16.795 27,86 1.266 0,03 25.430 58,46 16.801 38,63 43.497 72,14 16.795 27,86 43.497 72,14 60.292
12 Pringsewu 7.128 42,77 1.305 7,83 400 2,40 7.833 47,00 16.666 33,57 2.132 0,06 17.598 53,36 13.251 40,18 32.981 66,43 16.666 33,57 32.981 66,43 49.647
13 Mesuji 5.102 43,31 67 0,57 148 1,26 6.462 54,86 11.779 26,02 2.676 0,08 19.201 57,33 11.614 34,68 33.491 73,98 11.779 26,02 33.491 73,98 45.270
14 T B Barat 3.243 38,94 119 1,43 420 5,04 4.546 54,59 8.328 24,77 1.986 0,08 9.998 39,52 13.315 52,63 25.299 75,23 8.328 24,77 25.299 75,23 33.627
15 Pesisir Barat 4.289 40,45 183 1,73 78 0,74 6.052 57,08 10.602 47,65 907 0,08 5.556 47,70 5.184 44,51 11.647 52,35 10.602 47,65 11.647 52,35 22.249
Provinsi 168.967 41,56 16.659 4,10 13.773 3,39 207.198 50,96 406.597 33,64 33.580 0,04 409.351 51,04 359.062 44,77 801.993 66,36 406.597 33,64 801.993 66,36 1.208.590
TABEL 35
PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI PER KABUPATEN KOTA
TAHUN 2014

PESERTA KB BARU
NO KAB/KOTA MKJP NON MKJP TOTAL TOTAL NON
%
IUD % MOW % MOP % IMP % JUMLAH % KDM % STK % PIL % JML % MKJP MKJP
TERHAD TERHADA
1 L - Selatan 1.393 31,07 60 1,34 5 0,11 3.026 67,48 4.484 13,83 1.230 0,04 16.710 59,83 9.990 35,77 27.930 86,17 4.484 13,83 27.930
2 L - Tengah 2.729 27,78 235 2,39 17 0,17 6.842 69,65 9.823 21,62 1.579 0,04 19.120 53,68 14.917 41,88 35.616 78,38 9.823 21,62 35.616
3 L - Utara 842 21,71 4 0,10 21 0,54 3.012 77,65 3.879 11,86 1.876 0,07 14.154 49,11 12.789 44,38 28.819 88,14 3.879 11,86 28.819
4 B - Lampung 4.987 49,92 669 6,70 2 0,02 4.332 43,36 9.990 23,90 2.130 0,07 14.913 46,88 14.770 46,43 31.813 76,10 9.990 23,90 31.813
5 L - Barat 1.272 40,81 68 2,18 - - 1.777 57,01 3.117 25,75 786 0,09 5.296 58,92 2.906 32,33 8.988 74,25 3.117 25,75 8.988
6 T - Bawang 2.393 49,36 48 0,99 4 0,08 2.403 49,57 4.848 36,07 981 0,11 4.013 46,70 3.599 41,88 8.593 63,93 4.848 36,07 8.593
7 Tanggamus 815 44,39 - - - - 1.021 55,61 1.836 8,67 1.972 0,10 9.608 49,65 7.771 40,16 19.351 91,33 1.836 8,67 19.351
8 Metro 922 40,02 803 34,85 1 0,04 578 25,09 2.304 27,83 674 0,11 2.250 37,66 3.050 51,05 5.974 72,17 2.304 27,83 5.974
9 L - Timur 2.443 39,04 246 3,93 2 0,03 3.567 57,00 6.258 11,21 2.543 0,05 25.170 50,77 21.867 44,10 49.580 88,79 6.258 11,21 49.580
10 W ay Kanan 181 8,04 58 2,58 - - 2.011 89,38 2.250 11,57 2.088 0,12 7.532 43,78 7.583 44,08 17.203 88,43 2.250 11,57 17.203
11 Pesawaran 694 23,29 - - 9 0,30 2.277 76,41 2.980 19,70 1.126 0,09 6.808 56,05 4.212 34,68 12.146 80,30 2.980 19,70 12.146
12 Pringsewu 1.197 24,23 307 6,21 1 0,02 3.436 69,54 4.941 21,99 1.800 0,10 9.558 54,54 6.167 35,19 17.525 78,01 4.941 21,99 17.525
13 Mesuji 425 30,12 - - 13 0,92 973 68,96 1.411 24,41 301 0,07 1.876 42,94 2.192 50,17 4.369 75,59 1.411 24,41 4.369
14 T B Barat 313 22,34 - - 11 0,79 1.077 76,87 1.401 17,14 838 0,12 3.192 47,14 2.742 40,49 6.772 82,86 1.401 17,14 6.772
15 Pesisir Barat 515 50,44 - - - - 506 49,56 1.021 11,35 144 0,02 4.497 56,37 3.337 41,83 7.978 88,65 1.021 11,35 7.978
Provinsi 21.121 34,89 2.498 4,13 86 0,14 36.838 60,85 60.543 17,64 20.068 0,07 144.697 51,19 117.892 41,71 282.657 82,36 60.543 17,64 282.657
% TOTAL PB

86,17 32.414
78,38 45.439
88,14 32.698
76,10 41.803
74,25 12.105
63,93 13.441
91,33 21.187
72,17 8.278
88,79 55.838
88,43 19.453
80,30 15.126
78,01 22.466
75,59 5.780
82,86 8.173
88,65 8.999
82,36 343.200
TABEL 36
PROPORSI PESERTA KB BARU DAN AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PER KABUPATEN KOTA
TAHUN 2014

% PESERTA
PESERTA KB KB BARU PESERTA KB AKTIF
NO KAB/KOTA JUMLAH PUS
BARU TERHADAP
PUS JUMLAH % PA/PUS

1 L - Selatan 202.818 32.414 15,98 143.283 70,65


2 L - Tengah 285.200 45.439 15,93 205.126 71,92
3 L - Utara 133.227 32.698 24,54 95.276 71,51
4 B - Lampung 164.794 41.803 25,37 110.869 67,28
5 L - Barat 72.533 12.105 16,69 52.739 72,71
6 T - Bawang 120.450 13.441 11,16 86.332 71,67
7 Tanggamus 119.104 21.187 17,79 89.935 75,51
8 Metro 27.684 8.278 29,90 20.034 72,37
9 L - Timur 197.582 55.838 28,26 134.808 68,23
10 Way Kanan 84.421 19.453 23,04 59.103 70,01
11 Pesawaran 87.131 15.126 17,36 60.292 69,20
12 Pringsewu 71.967 22.466 31,22 49.647 68,99
13 Mesuji 62.333 5.780 9,27 45.270 72,63
14 T B Barat 48.530 8.173 16,84 33.627 69,29
15 Pesisir Barat 30.551 8.999 29,46 22.249 72,83
Provinsi 1.708.325 343.200 20,09 1.208.590 70,75
Sumber : BKKBN Provinsi Lampung
TABEL 37

BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) MENURUT KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG BBLR


JUMLAH LAHIR HIDUP
NO KABUPATEN/KOTA L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 2.870 3.037 5.907 0,00 0,00 0 0,00 35 #DIV/0! 33 #DIV/0! 68 #DIV/0!
2 TANGGAMUS 6.847 6.284 13.131 0,00 0,00 0 0,00 156 #DIV/0! 164 #DIV/0! 320 #DIV/0!
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 9.592 19.726 0,00 0,00 0 0,00 179 #DIV/0! 143 #DIV/0! 322 #DIV/0!
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 10.348 20.457 0,00 0,00 0 0,00 242 #DIV/0! 252 #DIV/0! 494 #DIV/0!
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 12.543 26.137 0,00 0,00 0 0,00 180 #DIV/0! 166 #DIV/0! 346 #DIV/0!
6 LAMPUNG UTARA 5.785 5.608 11.393 0,00 0,00 0 0,00 76 #DIV/0! 44 #DIV/0! 120 #DIV/0!
7 WAY KANAN 3.994 3.756 7.750 0,00 0,00 0 0,00 34 #DIV/0! 42 #DIV/0! 76 #DIV/0!
8 TULANG BAWANG 3.481 3.960 7.441 0,00 0,00 0 0,00 324 #DIV/0! 300 #DIV/0! 624 #DIV/0!
9 PESAWARAN 3.917 3.696 7.613 0,00 0,00 0 0,00 73 #DIV/0! 51 #DIV/0! 124 #DIV/0!
10 PRINGSEWU 4.405 3.960 8.365 0,00 0,00 0 0,00 72 #DIV/0! 75 #DIV/0! 147 #DIV/0!
11 MESUJI 2.062 1.858 3.920 0,00 0,00 0 0,00 22 #DIV/0! 36 #DIV/0! 58 #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 2.557 5.089 0,00 0,00 0 0,00 214 #DIV/0! 209 #DIV/0! 423 #DIV/0!
13 PESISIR BARAT 1.406 1.423 2.829 0,00 0,00 0 0,00 16 #DIV/0! 30 #DIV/0! 46 #DIV/0!
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 10.162 20.559 0,00 0,00 0 0,00 118 #DIV/0! 105 #DIV/0! 223 #DIV/0!
15 METRO 1.600 1.629 3.229 0,00 0,00 0 0,00 117 #DIV/0! 122 #DIV/0! 239 #DIV/0!
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 80.413 163.546 0 0,00 0 0,00 0 0,00 1.858 #DIV/0! 1.772 #DIV/0! 3.630 #DIV/0!

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 38

CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KUNJUNGAN NEONATAL 1 KALI (KN1) KUNJUNGAN NEONATAL 3 KALI (KN LENGKAP)


JUMLAH BAYI
NO KABUPATEN/KOTA L P L+P L P L+P
L P L +P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 2.870 3.037 5.907 2.724 94,9 2.730 89,9 5.454 92,3 2.627 91,5 2.656 87,5 5.283 89,4
2 TANGGAMUS 6.847 6.284 13.131 6.521 95,2 6.169 98,2 12.690 96,6 6.445 94,1 6.090 96,9 12.535 95,5
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 9.592 19.726 10.134 100 9.205 96,0 19.339 98 9.304 91,8 9.592 100 18.896 95,8
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 10.348 20.457 10.109 100 10.348 100 20.457 100 10.109 100 10.348 100 20.457 100
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 12.543 26.137 12.970 95,4 12.543 100 25.513 97,6 12.970 95,4 12.543 100 25.513 97,6
6 LAMPUNG UTARA 5.785 5.608 11.393 5.439 94,0 5.126 91,4 10.565 92,7 4.608 79,7 4.264 76 8.872 77,9
7 WAY KANAN 3.994 3.756 7.750 3.557 89,1 3.377 89,9 6.934 89,5 3.262 81,7 3.174 84,5 6.436 83,0
8 TULANG BAWANG 3.481 3.960 7.441 3.481 100 3.960 100 7.441 100 3.481 100 3.698 93,4 7.179 96,5
9 PESAWARAN 3.917 3.696 7.613 3.686 94,1 3.515 95,1 7.201 94,6 3.652 93,2 3.394 91,8 7.046 92,6
10 PRINGSEWU 4.405 3.960 8.365 4.207 95,5 3.960 100 8.167 97,6 4.175 94,8 3.971 100 8.146 97,4
11 MESUJI 2.062 1.858 3.920 1.736 84,2 1.579 85,0 3.315 84,6 1.661 80,6 1.576 84,8 3.237 82,6
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 2.557 5.089 2.495 98,5 2.436 95,3 4.931 96,9 2.491 98,4 2.435 95,2 4.926 96,8
13 PESISIR BARAT 1.406 1.423 2.829 1.406 100 1.423 100 2.829 100 1.406 100 1.262 88,7 2.668 94,3
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 10.162 20.559 10.307 99,1 10.156 99,9 20.463 99,5 9.841 94,7 9.570 94,2 19.411 94,4
15 METRO 1.600 1.629 3.229 1.600 100 1.629 100,0 3.229 100 1.600 100 1.629 100 3.229 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 80.413 163.546 80.372 96,7 78.156 97,2 158.528 96,9 77.632 93,4 76.202 94,8 153.834 94,1

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 39

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF


JUMLAH BAYI (0 - 6 BULAN) USIA 0-6 BULAN
NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Lampung Barat 2.870 3.037 5.907 1.199 41,8 1.205 39,7 2.404 40,7
2 Tanggamus 6.847 6.284 13.131 2.763 40,4 2.909 46,3 5.672 43,2
3 Lampung Selatan 10.134 9.592 19.726 8.108 80,0 6.633 69,2 14.741 74,7
4 Lampung Timur 10.109 10.348 20.457 3.893 38,5 3.761 36,3 7.654 37,4
5 Lampung Tengah 13.594 12.543 26.137 10.237 75,3 10.656 85,0 14.199 54,3
6 Lampung Utara 5.785 5.608 11.393 0,0 0,0 4.868 42,7
7 Way Kanan 3.994 3.756 7.750 988 24,7 1.368 36,4 2.356 30,4
8 Tulang Bawang 3.481 3.960 7.441 0,0 0,0 4.558 61,3
9 Pesawaran 3.917 3.696 7.613 595 15,2 524 14,2 1.668 21,9
10 Pringsewu 4.405 3.960 8.365 0,0 0,0 5.169 61,8
11 Mesuji 2.062 1.858 3.920 0,0 0,0 3.270 83,4
12 Tulang Bawang Barat 2.532 2.557 5.089 1.711 67,6 1.764 69,0 3.473 68,2
13 Pesisir Barat 1.406 1.423 2.829 531 48,4 489 55,7 1.020 36,1
14 Kota Bandar Lampung 10.397 10.162 20.559 3.671 35,3 3.740 36,8 8.432 41,0
15 Kota Metro 1.600 1.629 3.229 246 15,4 269 16,5 515 15,9
JUMLAH PROVINSI 83.133 80.413 163.546 33.942 40,8 33.318 41,4 67.260 41,1

Sumber : Seksi Gizi Dinkes Provinsi Lampung Jika diperkirakan usia 0-6 bln: 81.773 maka 82,25
TABEL 40

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PELAYANAN KESEHATAN BAYI


JUMLAH BAYI
NO KABUPATEN/KOTA L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 2.870 3.037 5.907 2.577 89,8 2.519 82,9 5.096 86,3
2 TANGGAMUS 6.847 6.284 13.131 6.210 90,7 5.845 93,0 12.055 91,8
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 9.592 19.726 10.039 99,1 9.539 99,4 19.578 99,2
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 10.348 20.457 9.643 95,4 9.657 93,3 19.300 94,3
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 12.543 26.137 12.163 89,5 12.543 100,0 24.706 94,5
6 LAMPUNG UTARA 5.785 5.608 11.393 5.785 100,0 5.379 95,9 11.164 98,0
7 WAY KANAN 3.994 3.756 7.750 3.720 93,1 3.386 90,1 7.106 91,7
8 TULANG BAWANG 3.481 3.960 7.441 3.481 100,0 3.511 88,7 6.992 88,1
9 PESAWARAN 3.917 3.696 7.613 3.276 83,6 3.208 86,8 6.484 85,2
10 PRINGSEWU 4.405 3.960 8.365 4.402 99,9 3.960 100,0 8.362 100,0
11 MESUJI 2.062 1.858 3.920 1.756 85,2 1.858 100,0 3.614 92,2
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 2.557 5.089 2.272 89,7 2.298 89,9 4.570 89,8
13 PESISIR BARAT 1.406 1.423 2.829 1.406 100,0 1.413 99,3 2.819 99,6
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 10.162 20.559 9.658 92,9 9.902 97,4 19.560 95,1
15 METRO 1.600 1.629 3.229 1.600 100,0 1.629 100,0 3.229 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 80.413 163.546 75.411 90,7 74.128 92 154.635 94,6

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 41

CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH
NO KABUPATEN/KOTA DESA/KEL UCI % DESA/KEL UCI
DESA/KELURAHAN

1 2 3 4 5
1 LAMPUNG BARAT 136 136 100,0
2 TANGGAMUS 302 299 99,0
3 LAMPUNG SELATAN 260 252 96,9
4 LAMPUNG TIMUR 264 264 100,0
5 LAMPUNG TENGAH 307 307 100,0
6 LAMPUNG UTARA 247 247 100,0
7 WAY KANAN 223 222 99,6
8 TULANG BAWANG 151 156 103,3
9 PESAWARAN 144 135 93,8
10 PRINGSEWU 131 126 96,2
11 MESUJI 105 102 97,1
12 TULANG BAWANG BARAT 96 93 96,9
13 PESISIR BARAT 118 108 91,5
14 BANDAR LAMPUNG 126 115 91,3
15 METRO 22 22 100,0
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.632 2.584 98,2

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 42

CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B < 7 HARI (HB0) DAN BCG PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH LAHIR HIDUP HB < 7 HARI BCG
NO KABUPATEN/KOTA
L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 LAMPUNG BARAT 2.870 3.037 5.907 2.349 81,85 2.733 89,99 5.082 86,03 2.699 94,04 2.733 89,99 5.432 91,96
2 TANGGAMUS 6.847 6.284 13.131 6.546 95,60 5.770 91,82 12.316 93,79 6.546 95,60 6.186 98,44 12.732 96,96
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 9.592 19.726 10.003 98,71 9.535 99,41 19.538 99,05 10.228 101 9.800 102,17 20.028 101,53
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 10.348 20.457 8.719 86,25 9.193 88,84 17.912 87,56 9.959 98,52 10.500 101,47 20.459 100,01
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 12.543 26.137 10.402 76,52 9.931 79,18 20.333 77,79 12.763 93,89 12.354 98,49 25.117 96,10
6 LAMPUNG UTARA 5.785 5.608 11.393 4.560 78,82 4.168 74,32 8.728 76,61 5.741 99,24 5.408 96,43 11.149 97,86
7 WAY KANAN 3.994 3.756 7.750 3.558 89,08 3.284 87,43 6.842 88,28 3.558 89,08 3.409 90,76 6.967 89,90
8 TULANG BAWANG 3.481 3.960 7.441 3.071 88,22 3.306 83,48 6.377 85,70 3.248 93,31 3.709 93,66 6.957 93,50
9 PESAWARAN 3.917 3.696 7.613 3.252 83,02 3.200 86,58 6.452 84,75 3.743 95,56 3.238 87,61 6.981 91,70
10 PRINGSEWU 4.405 3.960 8.365 3.848 87,36 3.717 93,86 7.565 90,44 3.975 90,24 3.876 97,88 7.851 93,86
11 MESUJI 2.062 1.858 3.920 1.559 75,61 1.444 77,72 3.003 76,61 1.751 84,92 1.600 86,11 3.351 85,48
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 2.557 5.089 2.324 91,79 2.129 83,26 4.453 87,50 2.522 99,61 2.368 92,61 4.890 96,09
13 PESISIR BARAT 1.406 1.423 2.829 1.376 97,87 1.386 97,40 2.762 97,63 1.592 113 1.464 102,88 3.056 108,02
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 10.162 20.559 9.231 88,79 8.921 87,79 18.152 88,29 9.630 92,62 9.293 91,45 18.923 92,04
15 METRO 1.600 1.629 3.229 1.321 82,56 1.458 89,50 2.779 86,06 1.547 96,69 1.582 97,11 3.129 96,90
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 80.413 163.546 72.119 86,75 70.175 87,27 142.294 87,01 79.502 95,63 77.520 96,40 157.022 96,01

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 43

CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

BAYI DIIMUNISASI
JUMLAH BAYI (SURVIVING
DPT-HB3/DPT-HB-Hib3 POLIO 4 CAMPAK IMUNISASI DASAR LENGKAP
NO KABUPATEN?KOTA INFANT)
L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 LAMPUNG BARAT 2.870 3.037 5.907 2.773 96,6 2.705 89,1 5.478 92,7 2.581 89,9 2.668 87,8 5.249 88,9 2.626 91,5 2.675 88,1 5.301 89,7 2.651 92,4 2.670 87,9 5.321 90,1
2 TANGGAMUS 6.847 6.284 13.131 6.664 97,3 6.386 101,6 13.050 99,4 6.357 92,8 6.095 97,0 12.452 94,8 6.322 92,3 6.128 97,5 12.450 94,8 6.268 91,5 6.070 96,6 12.338 94,0
3 LAMPUNG SELATAN 10.134 9.592 19.726 10.599 104,6 10.042 104,7 20.641 104,6 10.214 100,8 9.754 101,7 19.968 101,2 10.508 103,7 9.779 101,9 20.287 102,8 9.266 91,4 8.822 92,0 18.088 91,7
4 LAMPUNG TIMUR 10.109 10.348 20.457 9.935 98,3 10.426 100,8 20.361 99,5 9.928 98,2 10.390 100,4 20.318 99,3 9.865 97,6 10.479 101,3 20.344 99,4 9.858 97,5 10.436 100,9 20.294 99,2
5 LAMPUNG TENGAH 13.594 12.543 26.137 12.785 94,0 12.351 98,5 25.136 96,2 12.439 91,5 12.219 97,4 24.658 94,3 12.581 92,5 12.308 98,1 24.889 95,2 12.541 92,3 12.436 99,1 24.977 95,6
6 LAMPUNG UTARA 5.785 5.608 11.393 6.011 103,9 5.752 102,6 11.763 103,2 5.937 102,6 5.688 101,4 11.625 102,0 5.955 102,9 5.689 101,4 11.644 102,2 5.729 99,0 5.485 97,8 11.214 98,4
7 WAY KANAN 3.994 3.756 7.750 4.425 110,8 4.151 110,5 8.576 110,7 4.319 108,1 4.069 108,3 8.388 108,2 4.469 111,9 4.133 110,0 8.602 111,0 4.302 107,7 4.040 107,6 8.342 107,6
8 TULANG BAWANG 3.481 3.960 7.441 3.694 106,1 3.878 97,9 7.572 101,8 3.581 102,9 3.792 95,8 7.373 99,1 3.635 104,4 3.707 93,6 7.342 98,7 3.380 97,1 3.577 90,3 6.957 93,5
9 PESAWARAN 3.917 3.696 7.613 3.866 98,7 3.928 106,3 7.794 102,4 3.658 93,4 3.597 97,3 7.255 95,3 3.672 93,7 3.644 98,6 7.316 96,1 3.600 91,9 3.555 96,2 7.155 94,0
10 PRINGSEWU 4.405 3.960 8.365 4.185 95,0 4.145 104,7 8.330 99,6 4.133 93,8 4.044 102,1 8.177 97,8 4.113 93,4 4.022 101,6 8.135 97,3 4.005 90,9 3.908 98,7 7.913 94,6
11 MESUJI 2.062 1.858 3.920 2.303 111,7 2.079 111,9 4.382 111,8 2.074 100,6 1.920 103,3 3.994 101,9 2.194 106,4 2.069 111,4 4.263 108,8 2.060 99,9 1.946 104,7 4.006 102,2
12 TULANG BAWANG BARAT 2.532 2.557 5.089 2.601 102,7 2.546 99,6 5.147 101,1 2.589 102,3 2.607 102,0 5.196 102,1 2.596 102,5 2.585 101,1 5.181 101,8 2.599 102,6 2.586 101,1 5.185 101,9
13 PESISIR BARAT 1.406 1.423 2.829 1.645 117,0 1.676 117,8 3.321 117,4 1.516 107,8 1.477 103,8 2.993 105,8 1.568 111,5 1.581 111,1 3.149 111,3 1.523 108,3 1.418 99,6 2.941 104,0
14 BANDAR LAMPUNG 10.397 10.162 20.559 9.358 90,0 9.063 89,2 18.421 89,6 9.751 93,8 10.645 104,8 20.396 99,2 9.749 93,8 9.342 91,9 19.091 92,9 9.631 92,6 9.119 89,7 18.750 91,2
15 METRO 1.600 1.629 3.229 1.580 98,8 1.652 101,4 3.232 100,1 1.506 94,1 1.604 98,5 3.110 96,3 1.599 99,9 1.643 100,9 3.242 100,4 1.597 99,8 1.650 101,3 3.247 100,6
JUMLAH (KAB/KOTA) 83.133 80.413 163.546 82.424 99,1 80.780 100,5 163.204 99,8 80.583 96,9 80.569 100,2 161.152 98,5 81.452 98,0 79.784 99,2 161.236 98,6 79.010 95,0 77.718 96,6 156.728 95,8

Sumber : Seksi Pencegahan dan Pengamatan Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 44

CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

BAYI 6-11 BULAN ANAK BALITA (12-59 BULAN) BALITA (6-59 BULAN)
MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A MENDAPAT VIT A
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH BAYI JUMLAH JUMLAH
L P L+P L P L+P L P L+P
L P L+P % % % L P L+P % % % L P L+P % % %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29
1 Lampung Barat 2.870 3.037 6.607 0,00 0,00 6.457 97,73 11.720 10.320 36.771 0,00 0,00 31.543 85,78 14.793 13.026 43.378 0,00 0,00 38.000 87,60
2 Tanggamus 6.847 6.284 9.551 2.478 36,19 2.356 37,49 4.834 50,61 22.456 20.592 41.821 17.770 79,13 17.929 87,07 35.699 85,36 28.344 25.991 51.372 2.478 8,74 20.285 78,05 22.763 44,31
3 Lampung Selatan 10.134 9.592 19.726 9.842 97,12 8.052 83,95 17.894 90,71 37.501 35.507 73.008 45.477 121,27 37.209 104,79 82.686 113,26 47.333 44.817 92.150 55.319 116,87 45.261 100,99 100.580 109,15
4 Lampung Timur 10.109 10.348 20.457 9.922 98,15 10.942 105,74 20.864 100,00 38.791 37.012 75.803 31.385 80,91 32.358 87,43 63.743 84,09 48.961 46.716 95.677 41.307 84,37 43.300 92,69 84.607 88,43
5 Lampung Tengah 13.594 12.543 14.834 0,00 0,00 12.222 82,39 47.454 45.690 98.601 0,00 0,00 84.665 85,87 59.896 57.669 113.435 0,00 0,00 96.887 85,41
6 Lampung Utara 5.785 5.608 15.570 0,00 0,00 10.853 69,70 23.263 22.484 58.758 0,00 0,00 36.810 62,65 29.363 28.378 74.328 0,00 0,00 47.663 64,13
7 Way Kanan 3.994 3.756 7.750 3.955 99,02 5.189 138,15 9.144 100,00 16.753 15.740 32.493 14.628 87,32 18.074 114,83 32.702 100,64 21.145 19.867 41.012 18.583 87,88 23.263 117,09 41.846 102,03
8 Tulang Bawang 3.481 3.960 8.431 0,00 0,00 7.860 93,23 16.660 15.499 27.093 0,00 0,00 25.356 93,59 21.028 19.563 35.524 0,00 0,00 33.216 93,50
9 Pesawaran 3.917 3.696 5.937 0,00 0,00 4.934 83,11 16.484 15.507 33.165 0,00 0,00 22.222 67,00 20.806 19.573 39.102 0,00 0,00 27.156 69,45
10 Pringsewu 4.405 3.960 9.503 0,00 0,00 9.167 96,46 14.907 14.170 35.661 0,00 0,00 33.226 93,17 18.816 17.885 45.164 0,00 0,00 42.393 93,86
11 Mesuji 2.062 1.858 4.787 0,00 0,00 4.179 87,30 7.719 7.027 16.639 0,00 0,00 13.092 78,68 9.743 8.869 21.426 0,00 0,00 17.271 80,61
12 Tulang Bawang Barat 2.532 2.557 5.089 2.927 115,60 3.204 125,30 6.131 100,00 10.217 9.693 19.910 7.324 71,68 7.990 82,43 15.314 76,92 12.896 12.234 25.130 10.251 79,49 11.194 91,50 21.445 85,34
13 Pesisir Barat 1.406 1.423 2.829 792 56,33 974 68,45 1.766 62,42 5.912 5.352 11.264 6.100 103,17 6.495 121,35 12.595 111,81 7.463 6.755 14.218 6.893 92,37 7.469 110,56 14.362 101,01
14 Kota Bandar Lampung 10.397 10.162 19.506 0,00 0,00 15.465 79,28 36.752 36.165 90.960 0,00 0,00 74.138 81,51 46.388 45.647 110.466 0,00 0,00 89.603 81,11
15 Kota Metro 1.600 1.629 3.229 921 57,56 1.124 69,00 2.045 63,33 5.926 5.914 11.840 3.160 53,32 4.015 67,89 7.175 60,60 7.480 7.464 14.944 4.081 54,56 5.139 68,85 9.220 61,70
JUMLAH PROVINSI 83.133 80.413 163.546 30.837 37,09 31.841 39,60 62.678 77,00 312.517 296.671 663.786 125.844 40,27 124.070 41,82 570.966 86,02 394.454 374.455 768.909 138.912 35,22 155.911 41,64 687.012 89,35
Sumber : Seksi Gizi Dinkes Provinsi Lampung
TABEL 45

JUMLAH ANAK 0-23 BULAN DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

ANAK 0-23 BULAN (BADUTA)


JUMLAH BADUTA DILAPORKAN DITIMBANG BGM
NO KABUPATEN/KOTA
(S) JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1 Lampung Barat 3.057 2.692 12.033 10.007 0,0 0,0 83,2 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
2 Tanggamus 6.923 6.348 13.272 10.553 10.455 21.008 152,4 164,7 158,3 198 1,9 249 2,4 447 2,1
3 Lampung Selatan 10.573 10.011 20.585 19.084 15.615 34.699 180,5 156,0 168,6 348 1,8 324 2,1 672 1,9
4 Lampung Timur 11.959 11.411 23.370 16.859 17.371 34.230 141,0 152,2 146,5 0,0 0,0 0 0,0
5 Lampung Tengah 13.755 13.243 646.201 421.503 0,0 0,0 65,2 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
6 Lampung Utara 6.069 5.865 36.771 27.041 0,0 0,0 73,5 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
7 Way Kanan 4.260 4.002 8.262 77.997 94.997 172.994 1.831,0 2.373,5 2.093,8 0,0 0,0 0 0,0
8 Tulang Bawang 4.280 3.982 20.860 17.187 0,0 0,0 82,4 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
9 Pesawaran 3.996 3.759 18.452 12.568 0,0 0,0 68,1 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
10 Pringsewu 4.596 4.369 16.658 13.244 0,0 0,0 79,5 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
11 Mesuji 1.983 1.805 7.488 4.875 0,0 0,0 65,1 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
12 Tulang Bawang Barat 2.598 2.465 5.063 4.729 5.138 9.867 182,0 208,5 194,9 60 1,3 67 1,3 127 1,3
13 Pesisir Barat 1.542 1.396 2.939 3.134 2.905 6.039 203,2 208,1 205,5 42 1,3 52 1,8 94 1,6
14 Kota Bandar Lampung 9.587 9.434 47.341 37.285 0,0 0,0 78,8 #DIV/0! #DIV/0! 0 0,0
15 Kota Metro 1.710 1.706 3.416 1.766 2.154 3.920 103,3 126,2 114,7 0,0 0,0 0 0,0
JUMLAH PROVINSI 86.890 82.491 882.710 134.123 148.634 826.467 154,4 180,2 93,6 0,0 0,0 0 0,0

Sumber : Seksi Gizi Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 46

CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

ANAK BALITA (12-59 BULAN)


MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH
L P L+P
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 11.720 10.320 27.183 4.381 37,4 4.907 47,5 9.288 34,2
2 TANGGAMUS 22.456 20.592 53.501 23.024 102,5 23.066 112,0 46.090 86,1
3 LAMPUNG SELATAN 37.501 35.507 92.660 38.177 101,8 38.608 108,7 76.785 82,9
4 LAMPUNG TIMUR 38.791 37.012 92.788 32.599 84,0 34.402 92,9 67.001 72,2
5 LAMPUNG TENGAH 47.454 45.690 91.620 34.488 72,7 42.040 92,0 76.528 83,5
6 LAMPUNG UTARA 23.263 22.484 59.019 16.739 72,0 16.218 72,1 32.957 55,8
7 WAY KANAN 16.753 15.740 49.341 9.172 54,7 9.167 58,2 18.339 37,2
8 TULANG BAWANG 16.660 15.499 48.928 12.574 75,5 12.843 82,9 25.417 51,9
9 PESAWARAN 16.484 15.507 49.148 13.738 83,3 13.503 87,1 27.241 55,4
10 PRINGSEWU 14.907 14.170 36.064 11.727 78,7 11.645 82,2 23.372 64,8
11 MESUJI 7.719 7.027 19.087 4.300 55,7 4.205 59,8 8.505 44,6
12 TULANG BAWANG BARAT 10.217 9.693 25.823 6.236 61,0 6.400 66,0 12.636 48,9
13 PESISIR BARAT 5.912 5.352 16.411 3.911 66,1 3.204 59,9 7.115 43,4
14 BANDAR LAMPUNG 36.752 36.165 85.488 39.963 108,7 38.083 105,3 78.046 91,3
15 METRO 5.926 5.914 14.742 6.935 117,0 6.945 117,4 13.880 94,2
JUMLAH (KAB/KOTA) 312.517 296.671 761.803 257.964 82,5 265.236 89,4 523.200 68,7

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 47

JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

BALITA
DITIMBANG BGM
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH BALITA DILAPORKAN (S)
JUMLAH (D) % (D/S) L P L+P
L P L+P L P L+P L P L+P JUMLA % JUMLA % JUMLAH %
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 H
13 14 H
15 16 17 18
1 Lampung Barat 14.793 13.026 23.780 19.276 0,0 0,0 81,1 #DIV/0! #DIV/0! 139 0,7
2 Tanggamus 28.344 25.991 54.335 23.539 23.167 46.706 83,0 89,1 86,0 198 0,8 249 1,1 447 1,0
3 Lampung Selatan 47.333 44.817 92.150 40.284 39.789 80.073 85,1 88,8 86,9 647 1,6 739 1,9 1.386 1,7
4 Lampung Timur 48.961 46.716 95.677 34.658 35.878 70.536 70,8 76,8 73,7 257 0,7 394 1,1 651 0,9
5 Lampung Tengah 59.896 57.669 136.933 93.774 0,0 0,0 68,5 #DIV/0! #DIV/0! 2.663 2,8
6 Lampung Utara 29.363 28.378 71.943 48.970 0,0 0,0 68,1 #DIV/0! #DIV/0! 469 1,0
7 W ay Kanan 21.145 19.867 41.012 11.243 14.750 25.993 53,2 74,2 63,4 287 2,6 373 2,5 660 2,5
8 Tulang Bawang 21.028 19.563 37.368 30.036 0,0 0,0 80,4 #DIV/0! #DIV/0! 747 2,5
9 Pesawaran 20.806 19.573 49.146 32.981 0,0 0,0 67,1 #DIV/0! #DIV/0! 1.445 4,4
10 Pringsewu 18.816 17.885 43.362 30.392 0,0 0,0 70,1 #DIV/0! #DIV/0! 613 2,0
11 Mesuji 9.743 8.869 18.075 11.644 0,0 0,0 64,4 #DIV/0! #DIV/0! 292 2,5
12 Tulang Bawang Barat 12.896 12.234 25.130 8.468 9.263 17.731 65,7 75,7 70,6 80 0,9 92 1,0 172 1,0
13 Pesisir Barat 7.463 6.755 14.218 6.763 6.313 13.076 90,6 93,5 92,0 50 0,7 64 1,0 114 0,9
14 Kota Bandar Lampung 46.388 45.647 109.215 85.243 0,0 0,0 78,1 #DIV/0! #DIV/0! 381 0,4
15 Kota Metro 7.480 7.464 14.944 4.263 4.135 8.398 57,0 55,4 56,2 55 1,3 114 2,8 169 2,0
JUMLAH PROVINSI 394.454 374.455 768.909 129.218 133.295 614.830 32,8 35,6 80,0 1.574 1,2 8.648 6,5 10.348 1,7

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 48

CAKUPAN KASUS BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN
KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

KASUS BALITA GIZI BURUK


MENDAPAT PERAWATAN
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH DITEMUKAN
L P L+P
L P L+P % % %
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Lampung Barat 5 #DIV/0! #DIV/0! 5 100
2 Tanggamus 4 3 7 4 100 3 100,0 7 100
3 Lampung Selatan 10 4 14 10 100 4 100,0 14 100
4 Lampung Timur 24 #DIV/0! #DIV/0! 24 100
5 Lampung Tengah 21 #DIV/0! #DIV/0! 21 100
6 Lampung Utara 6 #DIV/0! #DIV/0! 6 100
7 Way Kanan 2 2 4 2 100 2 100,0 4 100
8 Tulang Bawang 15 #DIV/0! #DIV/0! 15 100
9 Pesawaran 5 #DIV/0! #DIV/0! 5 100
10 Pringsewu 5 #DIV/0! #DIV/0! 5 100
11 Mesuji 2 #DIV/0! #DIV/0! 2 100
12 Tulang Bawang Barat 3 4 7 3 100 4 100,0 7 100
13 Pesisir Barat 3 3 6 3 100 3 100,0 6 100
14 Kota Bandar Lampung 6 #DIV/0! #DIV/0! 6 100
15 Kota Metro 4 4 #DIV/0! 4 100,0 4 100
JUMLAH PROVINSI 22 20 131 22 100 20 100,0 42 32

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 49

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN) SISW A SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT


SD DAN SETINGKAT
MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (PENJARINGAN)
JUMLAH
NO KABUPATEN/KOTA L P L+P MENDAPAT
PELAYANAN
JUMLAH %
L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % KESEHATAN
(PENJARINGAN)
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 LAMPUNG BARAT 17.217 15.161 5.264 0,0 0,0 4.920 93,5 204 170 83
2 TANGGAMUS 32.989 30.250 10.639 0,0 0,0 10.533 99,0 484 484 100
3 LAMPUNG SELATAN 55.090 52.162 200.934 0,0 0,0 9.950 5,0 616 609 99
4 LAMPUNG TIMUR 56.985 54.372 18.992 0,0 0,0 18.686 98,4 665 663 100
5 LAMPUNG TENGAH 69.711 67.120 25.360 0,0 0,0 23.056 90,9 713 535 75
6 LAMPUNG UTARA 34.175 33.029 21.917 0,0 0,0 14.885 67,9 465 465 100
7 W AY KANAN 24.610 23.123 4.657 0,0 0,0 1.159 24,9 340 340 100
8 TULANG BAW ANG 24.475 22.769 10.398 0,0 0,0 7.860 75,6 227 227 100
9 PESAW ARAN 24.216 22.781 87.823 0,0 0,0 8.247 9,4 305 308 101
10 PRINGSEW U 21.899 20.816 7.943 0,0 0,0 7.840 98,7 305 304 100
11 MESUJI 11.340 10.322 4.694 0,0 0,0 0 0,0 115 115 100
12 TULANG BAW ANG BARAT 15.009 14.239 5.268 0,0 0,0 5.268 100,0 180 80 44
13 PESISIR BARAT 8.686 7.862 3.043 0,0 0,0 3.043 100,0 114 114 100
14 BANDAR LAMPUNG 53.990 53.128 16.100 0,0 0,0 14.987 93,1 313 313 100
15 METRO 8.706 8.687 3.013 0,0 0,0 3.013 100,0 67 67 100
JUMLAH (KAB/KOTA) 459.099 435.821 426.045 0 0,0 0 0,0 133.447 31,3 5.113 4.794 94
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISW A SD & SETINGKAT 0,0 0,0 31,3

Sumber : Seksi Kesga Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 50

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT


NO KABUPATEN/KOTA TUMPATAN GIGI PENCABUTAN GIGI RASIO TUMPATAN/
TETAP TETAP PENCABUTAN
1 2 3 4 5
1 LAMPUNG BARAT 204 2.436 0,1
2 TANGGAMUS 364 3.231 0,1
3 LAMPUNG SELATAN 644 3.351 0,2
4 LAMPUNG TIMUR 216 3.774 0,1
5 LAMPUNG TENGAH 38 1.524 0,0
6 LAMPUNG UTARA 473 1.751 0,3
7 WAY KANAN 111 1.000 0,1
8 TULANG BAWANG 66 2.593 0,03
9 PESAWARAN 274 3.507 0,1
10 PRINGSEWU 822 827 1,0
11 MESUJI 32 145 0,2
12 TULANG BAWANG BARAT 86 1.061 0,1
13 PESISIR BARAT 44 536 0,1
14 BANDAR LAMPUNG 2.170 3.159 0,7
15 METRO 389 1.446 0,3
JUMLAH (KAB/ KOTA) 5.933 30.341 0,2

Sumber : Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 51

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

JUMLAH JUMLAH JUMLAH MURID SD/MI MURID SD/MI DIPERIKSA PERLU PERAWATAN MENDAPAT PERAWATAN
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH SD/MI DGN SD/MI
% %
SD/MI SIKAT GIGI MENDAPAT
MASSAL YAN. GIGI
L P L+P L % P % L+P % L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25
1 LAMPUNG BARAT #DIV/0! 2.055 #DIV/0! 17.217 15.161 32.378 0,0 0,0 2.055 6,3 275 #DIV/0! #DIV/0! 275 100
2 TANGGAMUS #DIV/0! - #DIV/0! 32.989 30.250 63.240 0,0 0,0 - 0,0 45 #DIV/0! #DIV/0! 45 100
3 LAMPUNG SELATAN #DIV/0! 16.014 #DIV/0! 55.090 52.162 107.252 0,0 0,0 16.014 14,9 670 #DIV/0! #DIV/0! 670 100
4 LAMPUNG TIMUR #DIV/0! 4.713 #DIV/0! 56.985 54.372 111.357 0,0 0,0 4.713 4,2 1.290 #DIV/0! #DIV/0! 1.290 100
5 LAMPUNG TENGAH #DIV/0! 1.622 #DIV/0! 69.711 67.120 136.831 0,0 0,0 1.622 1,2 78 #DIV/0! #DIV/0! 78 100
6 LAMPUNG UTARA #DIV/0! 1.461 #DIV/0! 34.175 33.029 67.204 0,0 0,0 1.461 2,2 85 #DIV/0! #DIV/0! 85 100
7 WAY KANAN #DIV/0! - #DIV/0! 24.610 23.123 47.733 0,0 0,0 - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 TULANG BAWANG #DIV/0! - #DIV/0! 24.475 22.769 47.244 0,0 0,0 - 0,0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
9 PESAWARAN #DIV/0! 3.947 #DIV/0! 24.216 22.781 46.997 0,0 0,0 3.947 8,4 218 178,0 #DIV/0! 218 100
10 PRINGSEWU #DIV/0! 3.705 #DIV/0! 21.899 20.816 42.716 0,0 0,0 3.705 8,7 234 #DIV/0! #DIV/0! 234 100
11 MESUJI #DIV/0! 1 #DIV/0! 11.340 10.322 21.662 0,0 0,0 1 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
12 TULANG BAWANG BARAT #DIV/0! - #DIV/0! 15.009 14.239 29.248 0,0 0,0 - 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
13 PESISIR BARAT #DIV/0! 341 #DIV/0! 8.686 7.862 16.548 0,0 0,0 341 2,1 16 #DIV/0! #DIV/0! 16 100
14 BANDAR LAMPUNG #DIV/0! - #DIV/0! 53.990 53.128 107.117 0,0 0,0 - 0,0 - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
15 METRO #DIV/0! 2.109 #DIV/0! 8.706 8.687 17.393 0,0 0,0 2.109 12,1 674 #DIV/0! #DIV/0! 674 100
JUMLAH (KAB/ KOTA) - - #DIV/0! 35.968 #DIV/0! 459.099 435.821 894.920 - 0,0 - 0,0 35.968 4,0 - - 3.585 - #DIV/0! - #DIV/0! 3.585 100

Sumber : Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 52

CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

USILA (60TAHUN+)
NO KABUPATEN/KOTA
JUMLAH MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN
L P L+P L % P % L+P %
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 LAMPUNG BARAT 10.377 9.137 19.514 - - 10.504 53,83
2 TANGGAMUS 19.882 18.232 38.114 10.496 52,79 13.136 72,05 23.632 62,00
3 LAMPUNG SELATAN 33.202 31.437 64.639 29.068 87,55 29.390 93,49 58.458 90,44
4 LAMPUNG TIMUR 34.345 32.769 67.114 12.863 37,45 23.235 70,90 36.098 53,79
5 LAMPUNG TENGAH 42.014 40.452 82.467 28.943 68,89 35.161 86,92 64.104 77,73
6 LAMPUNG UTARA 20.597 19.906 40.503 3.324 16,14 4.265 21,43 7.589 18,74
7 WAY KANAN 14.832 13.936 28.768 4.449 30,00 7.681 55,12 12.130 42,16
8 TULANG BAWANG 14.751 13.723 28.473 - - 10.473 36,78
9 PESAWARAN 14.595 13.730 28.325 5.186 35,53 8.358 60,87 13.544 47,82
10 PRINGSEWU 13.199 12.546 25.744 - - 6.704 26,04
11 MESUJI 6.835 6.221 13.056 5.318 77,81 4.475 71,93 9.793 75,01
12 TULANG BAWANG BARAT 9.046 8.582 17.628 1.909 21,10 2.687 31,31 4.596 26,07
13 PESISIR BARAT 5.235 4.739 9.973 - - 5.877 58,93
14 BANDAR LAMPUNG 32.539 32.019 64.559 4.515 13,88 10.797 33,72 15.312 23,72
15 METRO 5.247 5.236 10.483 7.412 141,27 8.497 162,29 15.909 151,76
JUMLAH (KAB/KOTA) 276.695 262.665 539.360 113.483 41,01 147.682 56,22 294.723 54,64

Sumber : Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung


TABEL 53

CAKUPAN JAMINAN KESEHATAN PENDUDUK MENURUT JENIS JAMINAN DAN KABUPATEN/KOTA


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

PESERTA JAMINAN KESEHATAN


NO JENIS JAMINAN KESEHATAN JUMLAH %
L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8

1 Jaminan Kesehatan Nasional 0 0 4.128.955 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

1.1 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 3.073.852 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

1.2 PBI APBD 177.652 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

1.3 Pekerja penerima upah (PPU) 547.548 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

1.4 Pekerja bukan penerima upah (PBPU)/mandiri 177.415 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

1.5 Bukan pekerja (BP) 152.488 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

2 Jamkesda 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

3 Asuransi Swasta 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

4 Asuransi Perusahaan 0 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 4.128.955 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Sumber: .. (sebutkan)
TABEL 54

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA


SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Puskesmas
1 LAMPUNG BARAT 44.955 44.960 89.915 393 395 788 68
2 TANGGAMUS 145.230 167.547 312.777 1.800 875 795 1.670
3 LAMPUNG SELATAN 4.782 4.408 9.190 816 450 1.266 1.274
4 LAMPUNG TIMUR 187.549 218.055 405.604 2.181 624 314 938
5 LAMPUNG TENGAH 160.391 151.047 311.438 834 763 1.597 132 73 205
6 LAMPUNG UTARA 140.330 171.352 311.682 1.606 1.597 3.203 44
7 WAY KANAN 549 580 1.129 1.633 63
8 TULANG BAWANG 261.806 998 71
9 PESAWARAN 265.201 714 713 1.427 127
10 PRINGSEWU 248.911 1.783 197 231 197
11 MESUJI 4.998 155 282 437 15 18 33
12 TULANG BAWANG BARAT 28.841 31.423 60.264 221 298 519 34 35 69
13 PESISIR BARAT 34.137 1.843 0
14 BANDAR LAMPUNG 320.984 442.796 763.780 1.794 3.023 4.817 1.285 824 2.109
15 METRO 51.092 76.448 127.540 174 282 456 345 258 603
SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1.084.703 1.308.616 3.208.372 6.707 7.803 24.748 3.507 2.548 7.471
RS PEMERINTAH
1 LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa 10.945 4.296 0 0 0
2 TANGGAMUS
RSUD Kota Agung 3.751 6.721 10.472 1.469 1.987 3.456 42 12 54
3 LAMPUNG SELATAN
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM 11.427 13.747 25.174 4.593 4.902 9.495 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR
RSUD SUKADANA 0 0 - -
5 LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya 4.123 3.873 7.996 1.214 1.035 2.249 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu 25668 9894 - -
7 WAY KANAN
RSUD ZA Pagar Alam 5228 1349 0 0 0
8 TULANG BAWANG
RSUD Menggala 27943 7045 - -
9 PESAWARAN
RSUD Pesawaran 959 205
10 PRINGSEWU
RSUD Pringsewu 23.445 11.968 - - 0
11 MESUJI BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
12 TULANG BAWANG BARAT BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
13 BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo 85265 2.812 4.777 7.589 - - 0
14 METRO
RS A Yani Metro 42.225 48.463 90.688 7.753 8.039 15.792 77 44 121
15 PROVINSI
RS DKT/TK IV 02.07.04 5.860 8.550 14.410 3.250 3.291 6.541 - - 0
RS Jiwa Bandar Lampung 14.417 8.072 22.489 1.439 571 2.010 15.856 8.643 24.499
RS Bhayangkara 1.767 1.778 3.545 379 426 805 0
RS dr.Hi.Abdul Moeloek 72.229 99.438 171.667 103.703 103.318 207.021 0 0 0
JUMLAH RS PEMERINTAH 98.396 121.711 524.935 112.797 113.418 289.510 - - 24.674
RS SWASTA
1 LAMPUNG BARAT
2 TANGGAMUS
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
RS Panti Secanti 12755 2880 0
3 LAMPUNG SELATAN
Natar Medika 260 174 434
4 LAMPUNG TIMUR
5 LAMPUNG TENGAH
RS Asy Syifaa Yukum Jaya 4.270 3.784 8.054 2.318 2.244 4.562 0 0 0
RS Yukum Medical Center 12.543 12.506 25.049 4.953 4.917 9.870 0 0 0
RS Harapan Bunda 5.746 5.603 11.349 2.158 2.121 4.279 0 0 0
RS Mitra Mulia Husada 2.678 2.894 5.572 1.762 1.771 3.533 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA
RS Handayani 2364
7 WAY KANAN
RS Kammino 3.812 6.446 10.258 980 0
Najwa Medika 0 0 0
8 TULANG BAWANG
9 PESAWARAN
10 PRINGSEWU
RSU Wisma Rini 1.998 2.203 4.201 3.796 2.810 6.606 0 0 0
RSU Surya Asih 592 5.178 5.770 543 1.498 2.041 0 0
RSIA Mutiara Hati 359 957 1.316 684 1.429 2.113 0 0 0
RSU Mitra Husada 9.114 9.580 18.694 3.661 4.634 8.295 0 0 0
RSIA Harapan Bunda 117 1.296 1.413 73 591 664 0 0
11 MESUJI
12 TULANG BAWANG BARAT
13 BANDAR LAMPUNG
RSU Bumi Waras 14.125 10.952 25.077 0 0
RSU Imanuel 47.406 51.234 98.640 6.734 5.509 12.243 0
RSU Advent Bandar Lampung 0 9982 0
RSU Urip Sumoharjo 48.874 26.582 75.456 12.451 16.013 28.464 0
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
RSU Graha Husada 3.619 3.831 7.450 2.163 2.164 4.327 0
RS Bintang Amin Husada 1.539 1.614 3.153 1.125 1.204 2.329 0
RSIA Anugerah Medika 1.734 13.371 15.105 350 1.529 1.879 0
RSIA Mutiara Putri 7.645 0 0
RSIA Restu Bunda 95 1.006 1.101 121 635 756 0
RSIA Putri Betik Hati 3.275 3.482 6.757 94 2.592 2.686 0
RSIA Santa Ana 1.618 1537 0
RSIA Bunda Assyfa 8.911 0 0
RS Mata Permana Sari 10.136 0 0
METRO
14 METRO
RS Mardi Waluyo 98.036 20.816 0
RS Islam Metro 793 561 1.354 1.717 2.047 3.764 3 5 8
RSIA AMC 15.557 5.613 0
RS Bersalin Permata Hati 14.897 3.907 0
RS Bersalin Asih 8.951 957 0
RS Muhamadiyah 8.783 4.350 0
JUMLAH RS SWASTA 161.980 156.606 505.875 44.087 51.619 148.769 3 5 8
SUB JUMLAH II (RS) 260.376 278.317 1.030.810 156.884 165.037 438.279 3 5 24.682
Sarana Yankes lainnya (sebutkan)
1 LAMPUNG BARAT
2 TANGGAMUS
Klinik Dinas Kesehatan 1.105 0 0 0 0 0 0
3 LAMPUNG SELATAN
4 LAMPUNG TIMUR
5 LAMPUNG TENGAH
Klinik Nyukang Harjo 0 0 0 0 0 0 0
Klinik Mardi Waluyo 0 0 0 0 0 0 0
Klinik PT.TBL Terbanggi Besar 0 0 0 0 0 0 0
BP. PT GGP 0 0 0 0 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA
JUMLAH KUNJUNGAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA
SARANA PELAYANAN
NO RAWAT JALAN RAWAT INAP JUMLAH
KESEHATAN
L P L+P L P L+P L P L+P
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
7 WAY KANAN 0 0
8 TULANG BAWANG 0 0
9 PESAWARAN 0 0
10 PRINGSEWU 0 0
11 MESUJI 0 0
12 TULANG BAWANG BARAT 0 0
13 BANDAR LAMPUNG 0 0
14 METRO
Klinik Hadimulyo Husada 0 0 0
Klinik Hadi Wijaya 0 0 0
Klinik Muhamadiyah 0 0 0
Klinik Ananda 875 1.306 2.181 26 68 94 0 0 0
Klinik Nabawi 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Klinik MMC 1.146 1.587 2.733 0 0 0 9 13 22
SUB JUMLAH III (SARYANKES) 2.021 2.893 6.019 26 68 94 9 13 22
JUMLAH (PROVINSI) 1.347.100 1.589.826 4.245.201 163.617 172.908 463.121 3.519 2.566 32.175
JUMLAH PENDUDUK PROVINSI 8.026.191
CAKUPAN KUNJUNGAN (%) 16,8 19,8 52,9 2,04 2,15 5,77

Sumber: Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung


0,016800888
- 1,68
TABEL 55

ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT


TAHUN 2014

PASIEN KELUAR (HIDUP PASIEN KELUAR MATI < 48 PASIEN KELUAR MATI
GDR (Gross Death Rate) NDR (Net Death Rate)
JUMLAH + MATI) jam dirawat 48 JAM DIRAWAT
NO a
NAMA RUMAH SAKIT Jenis RS TEMPAT
TIDUR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
I RUMAH SAKIT PEMERINTAH
1 LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa RS Umum 81 4.296 340 203 #DIV/0! #DIV/0! 126,40 #DIV/0! #DIV/0! 47,25
2 TANGGAMUS
RSUD Kota Agung RS Umum 118 1.496 1.987 3.483 91 76 167 31 28 59 #DIV/0! #DIV/0! 64,89 20,72 14,09 16,94
3 LAMPUNG SELATAN
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM RS Umum 100 4.593 4.902 9.495 84 59 143 26 26 52 23,95 17,34 20,54 5,66 5,30 5,48
4 LAMPUNG TIMUR \
RSUD Sukadana RS Umum 100 572 1.879 2.451 43 32 75 6 11 17 85,66 22,88 37,54 10,49 5,85 6,94
5 LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya RS Umum 143 5.337 4.908 10.245 137 76 2,10 1,80 20,79 2,40 2,20 7,42
6 LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu RS Umum 158 9.534 239 121 #DIV/0! #DIV/0! 37,76 #DIV/0! #DIV/0! 12,69
7 WAY KANAN
RSUD ZA Pagar Alam RS Umum 64 1.556 14 5 #DIV/0! #DIV/0! 12,21 #DIV/0! #DIV/0! 3,21
8 TULANG BAWANG
RSUD Menggala RS Umum 138 6.769 161 115 #DIV/0! #DIV/0! 40,77 #DIV/0! #DIV/0! 16,99
9 PESAWARAN
RSUD Pesawaran RS Umum 15 10 8 18
10 PRINGSEWU
RSUD Pringsewu RS Umum 152 11.615 213 140 #DIV/0! #DIV/0! 30,39 #DIV/0! #DIV/0! 12,05
11 MESUJI BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
12 TULANG BAWANG BARAT BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
13 BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo RS Umum 81 7.214 26 182 #DIV/0! #DIV/0! 28,83 #DIV/0! #DIV/0! 25,23
14 METRO
RS A Yani Metro RS Umum 233 7.753 8.039 14.804 335 322 657 162 143 216 64,10 57,84 58,97 20,90 17,79 14,59
15 PROVINSI
RSU Abdoel Moeloek RS Umum 600 18.305 19.488 37.793 807 694 1.501 745 653 1.398 84,79 69,12 76,71 40,70 33,51 36,99
RS DKT/TK IV 02.07.04 RS Umum 193 8.952 20 35 #DIV/0! #DIV/0! 6,14 #DIV/0! #DIV/0! 3,91
RS Jiwa Bandar Lampung RS Jiwa 105 359 297 656 1 1 - - - 2,79 - 1,52 - - -
RS Bhayangkara RS Umum 40 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
JUMLAH RS PEMERINTAH 2.321 38.425 41.508 128.881 1.361 1.183 3.694 970 861 2.619 60,66 49,24 48,98 25,24 20,74 20,32
II RS SWASTA
1 LAMPUNG BARAT - -
2 TANGGAMUS
RS Panti Secanti RS Umum 65 2.725 38 11 #DIV/0! #DIV/0! 17,98 #DIV/0! #DIV/0! 4,04
3 LAMPUNG SELATAN
RS Natar Medika RS Umum 76 260 174 434 143 96 239 60 40 100 780,77 781,61 781,11
4 LAMPUNG TIMUR
rs aka medika
5 LAMPUNG TENGAH
RS Asy Syifaa Yukum Jaya RS Umum 87 6.348 6.268 12.616 21 22 43 13 11 24 2,10 1,80 2,00 2,40 2,20 2,30
PASIEN KELUAR (HIDUP PASIEN KELUAR MATI < 48 PASIEN KELUAR MATI
GDR (Gross Death Rate) NDR (Net Death Rate)
JUMLAH + MATI) jam dirawat 48 JAM DIRAWAT
NO a
NAMA RUMAH SAKIT Jenis RS TEMPAT
TIDUR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
RS Yukum Medical Center RS Umum 116 17.548 17.371 34.919 24 19 43 12 13 25 2,05 1,84 1,95 0,68 0,75 0,72
RS Harapan Bunda RS Umum 70 7.796 7.732 15.528 16 13 29 22 30 52 4,87 5,56 5,22 2,82 3,88 3,35
RS Mitra Mulia Husada RS Umum 64 4.583 4.522 9.105 19 21 40 7 6 13 5,67 5,97 5,82 1,53 1,33 1,43
RS Kartini RS Umum
RS Az zahra RS Umum
RSIA Puri Adhya Paramitha RS Khusus
6 RSB Putri Bungsu RS Khusus
LAMPUNG UTARA 116 2.304 38 22 #DIV/0! #DIV/0! 26,04 #DIV/0! #DIV/0! 9,55
RS Handayani RS Umum 67
7 M. Yusuf RS Umum
WAY KANAN 47 2.341 865 3.206 67 6 73 4 2 6 30,33 9,25 24,64 1,71 2,31 1,87
RS Kamino RS Umum - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
8 Najwa Medika RS Umum
9 TULANG BAWANG
10 PESAWARAN RS Umum
PRINGSEWU
RSU Wisma Rini RS Umum 70 3.400 3.165 6.565 14 6 2 1 3 4,71 2,21 0,46 0,59 0,32 0,46
RSU Surya Asih RS Umum 50 543 1.498 2.041 10 17 27 3 4 7 23,94 14,02 16,66 5,52 2,67 3,43
RSIA Mutiara Hati RS Khusus 36 1.683 1.465 3.148 17 15 1 3 4 10,70 12,29 1,27 0,59 2,05 1,27
RSU Mitra Husada RS Umum 100 3.661 4.634 8.295 123 75 198 27 38 65 40,97 24,38 31,71 7,38 8,20 7,84
12 RSIA Harapan Bunda RS Khusus 25
13 MESUJI
TULANG BAWANG BARAT RS Umum 112 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
BANDAR LAMPUNG RS Umum 128 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Immanuel Bandar Lampung RS Umum 140 9.777 96 109 #DIV/0! #DIV/0! 20,97 #DIV/0! #DIV/0! 11,15
RSU Bumi Waras RS Umum 324 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSU Advent Bandar Lampung RS Umum 100 4.484 8 7 #DIV/0! #DIV/0! 3,35 #DIV/0! #DIV/0! 1,56
RSU Urip Sumoharjo RS Umum 91 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSU Graha Husada RS Ibu & Anak 41 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Bintang Amin Husada RS Ibu & Anak 21 1.701 16 2 #DIV/0! #DIV/0! 10,58 #DIV/0! #DIV/0! 1,18
RSIA Anugerah Medika RS Ibu & Anak 32 536 - - #DIV/0! #DIV/0! - #DIV/0! #DIV/0! -
RSIA Mutiara Putri 43 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Restu Bunda - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Santa Ana RS Ibu & Anak - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Bunda ASSYFa RS Mata 30 - - - #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
14 RSIA Putri Betik Hati
RS Mata Permana Sari RS Umum 178 20.816 483 436 #DIV/0! #DIV/0! 44,15 #DIV/0! #DIV/0! 20,95
METRO RS Umum
RS Mardi Waluyo RS Khusus 63 1.717 2.047 3.764 60 49 109 22 17 39 34,90 23,90 39,32 12,80 8,30 10,36
RS Islam Metro RS Khusus 66 5.613 3 1 #DIV/0! #DIV/0! 0,50 #DIV/0! #DIV/0! 0,20
RSIA AMC RS Khusus 57 3.907 3.907 - - #DIV/0! - - #DIV/0! - -
RS Bersalin Permata Hati RS Umum 42 1.435 11 - #DIV/0! #DIV/0! 7,67 #DIV/0! #DIV/0! -
RS Bersalin Asih 52 1.795 2.567 4.362 37 32 69 9 21 30 25,63 20,65 22,70 5,01 8,18 6,88
RS Muhamadiyah
JUMLAH RS SWASTA 2.509 51.675 56.215 157.281 551 371 1.563 182 186 956 14,18 9,91 16,02 3,52 3,31 6,08
PROVINSI 4.830 90.100 97.723 286.162 1.912 1.554 5.257 1.152 1.047 3.575 34,01 26,62 30,86 12,79 10,71 12,49
Sumber: Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung
Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
PASIEN KELUAR (HIDUP PASIEN KELUAR MATI < 48 PASIEN KELUAR MATI
GDR (Gross Death Rate) NDR (Net Death Rate)
JUMLAH + MATI) jam dirawat 48 JAM DIRAWAT
NO a
NAMA RUMAH SAKIT Jenis RS TEMPAT
TIDUR L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
495
TABEL 56

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

JUMLAH JUMLAH
PASIEN KELUAR JUMLAH HARI ALOS
NO NAMA RUMAH SAKITa Jenis RS TEMPAT LAMA BOR BTO (KALI) TOI
(HIDUP+MATI) PERAWATAN (HARI)
TIDUR DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
LAMPUNG BARAT
RSUD Liwa 81 4.296 - 16.235 73,00 53,04 6,88 3,78
TANGGAMUS RS Umum
RSUD Kota Agung 118 3.483 9.780 11.798 22,71 29,52 9,56 3,39
LAMPUNG SELATAN
RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM RS Umum 100 9.495 20.517 23.058 56,21 94,95 1,68 2,43
LAMPUNG TIMUR
RSUD Sukadana RS Umum 100 2.451 1.074 1.074 3,00 4,00 5,00 5,00
LAMPUNG TENGAH
RSUD Demang Sepulau Raya RS Umum 143 10.245 6.204 6.391 11,89 71,64 4,49 0,62
LAMPUNG UTARA
RSUD Ryacudu RS Umum 158 9.534 32.232 9.894 55,89 60,34 2,67 1,04
WAY KANAN
RSUD ZA Pagar Alam RS Umum 64 1.556 5.451 1.575 23,33 24,31 11,51 1,01
TULANG BAWANG
RSUD Menggala RS Umum 138 6.769 19.966 7.045 39,64 49,05 4,49 1,04
PESAWARAN
RSUD Pesawaran RS Umum 15 18 67 42 1,22 1,20 300,44 2,30
PRINGSEWU
RSUD Pringsewu 152 11.615 41.048 11.968 73,99 76,41 1,24 1,03
MESUJI BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
TULANG BAWANG BARAT BELUM MEMILIKI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
BANDAR LAMPUNG
RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo 81 7.214 32.244 26.397 109,06 89,06 -0,37 3,66
METRO
RS A Yani Metro RS Umum 233 15.792 56.748 54.899 66,7 68 2 3
PROVINSI
RSU Andoel Moeloek RS Umum 600 37.793 154.790 161.115 70,68 62,99 1,70 4,26
RS DKT/TK IV 02.07.04 RS Umum 193 8.952 0,00 46,38 7,87 0,00
RS Jiwa Bandar Lampung RS Umum 105 656 34.218 31.479 89,28 6,25
RS Bhayangkara RS Umum 40 - 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!

JUMLAH RS PEMERINTAH 2306 129.851 414.272 362.928 49,22 56,31 3,29 2,79
LAMPUNG BARAT
TANGGAMUS
RS Panti Secanti 65 2.725 6.724 6.707 28,34 41,92 6,24 2,46
LAMPUNG SELATAN RS Umum
Natar Medika 76 434 26 434 0,10 5,71 63,86 1,00
LAMPUNG TIMUR
rs aka medika
rs permata hati
LAMPUNG TENGAH
JUMLAH JUMLAH
PASIEN KELUAR JUMLAH HARI ALOS
NO NAMA RUMAH SAKITa Jenis RS TEMPAT LAMA BOR BTO (KALI) TOI
(HIDUP+MATI) PERAWATAN (HARI)
TIDUR DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
RS Asy Syifaa Yukum Jaya RS Umum 87 12.616 5.733 5.985 18,05 145,01 2,06 0,47
RS Yukum Medical Center RS Umum 116 34.919 11.464 11.821 27,08 301,03 0,88 0,34
RS Harapan Bunda RS Umum 70 15.528 13.699 9.566 53,62 221,83 0,76 0,62
RS Mitra Mulia Husada RS Umum 64 9.105 8.392 8.943 35,92 142,27 1,64 0,98
LAMPUNG UTARA
RS Handayani 117 2.304 6.269 2.364 14,68 19,69 15,81 1,03
HM. YUSUF 67 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
WAY KANAN #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
najwa medika RS Umum 47 3.206 12.353 8.344 72,01 68,21 1,50 2,60
rs.h.kamino RS Umum #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
TULANG BAWANG
rs griya medika
PESAWARAN
PRINGSEWU
RSU Wisma Rini 70 4.633 11.968 4.655 46,84 66,19 2,93 1,00
RSU Surya Asih RS Umum 50 2.041 4.517 5.242 24,75 40,82 6,73 2,57
RSIA Mutiara Hati RS Umum 36 2.146 4.653 4.813 35,41 59,61 3,95 2,24
RSU Mitra Husada RS Khusus 100 8.295 27.179 74,46 82,95 1,12 0,00
RSIA Harapan Bunda RS Khusus 25 664 684 1.976 7,50 26,56 12,71 2,98
MESUJI TIDAK ADA
TULANG BAWANG BARAT TIDAK ADA
BANDAR LAMPUNG
RS Immanuel Bandar Lampung
RSU Bumi Waras RS Umum 128 - 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSU Advent Bandar Lampung RS Umum 140 9.777 12.873 0,00 69,84
RSU Urip Sumoharjo RS Umum 324 - 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSU Graha Husada RS Umum 100 4.484 21.773 21.335 59,65 44,84 3,28 4,76
RS Bintang Amin Husada RS Umum 91 - 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Anugerah Medika RS Umum 41 - 0,00 0,00 #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Mutiara Putri RS Khusus 21 1.701 21.137 21.137 275,76 81,00 -7,92 12,43
RSIA Restu Bunda RS Khusus 32 536 1.596 35 13,66 16,75
RSIA Bunda Assyfa #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Santa Ana #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RSIA Putri Betik Hati RS Khusus #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
RS Mata Permana Sari RS Khusus #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
METRO
RS Mardi Waluyo RS Umum 178 20.816 51.360 54.761 79,1 117 1 3
RS Islam Metro RS Umum 63 3.764 10.347 11.565 45 60 3 3
RSIA AMC Rs Khusus 68 5.613 22.452 1 90,5 83 0 0
RS Bersalin Permata Hati RS Khusus 31 3.907 6.883 9.425 61 126 1 2
RS Bersalin Asih RS Khusus 25 1.435 2.870 1.446 31,45 57,40 4,36 1,01
RS Muhamadiyah RS Khusus 52 4.362 11.548 11.548 60,84 83,88 1,70 2,65

JUMLAH RS SWASTA 2.284 155.011 263.627 214.976 31,62 67,87 3,68 1,39
PROVINSI 4.590 284.862 677.899 577.904 40,46 62,06 3,50 2,03

Sumber: Seksi PKDR Dinkes Provinsi Lampung


JUMLAH JUMLAH
PASIEN KELUAR JUMLAH HARI ALOS
NO NAMA RUMAH SAKITa Jenis RS TEMPAT LAMA BOR BTO (KALI) TOI
(HIDUP+MATI) PERAWATAN (HARI)
TIDUR DIRAWAT
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta
TABEL 57

PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (BER-PHBS) MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI LAMPUNG
TAHUN 2014

RUMAH TANGGA
NO KABUPATEN/KOTA JUMLAH JUMLAH
JUMLAH % DIPANTAU % BER- PHBS
DIPANTAU BER- PHBS
1 2 4 5 6 7 8
1 LAMPUNG BARAT 80.410 28.185 35,1 15.984 56,7
1 TANGGAMUS 142.475 44.383 31,2 32.572 73,4
2 LAMPUNG SELATAN 250.954 230.224 91,7 155.332 67,5
3 LAMPUNG TIMUR 267.290 143.479 53,7 61.290 42,7
4 LAMPUNG TENGAH 328.563 187.057 56,9 121.933 65,2
5 LAMPUNG UTARA 151.866 81.373 53,6 47.023 57,8
6 WAY KANAN 114.672 24.009 20,9 12.115 50,5
7 TULANG BAWANG 116.853 40.387 34,6 13.632 33,8
8 PESAWARAN 107.255 28.784 26,8 20.082 69,8
9 PRINGSEWU 98.052 28.217 28,8 13.009 46,1
10 MESUJI 53.454 42.775 80,0 26.763 62,6
11 TULANG BAWANG BARAT 71.121 30.957 43,5 11.662 37,7
12 PESISIR BARAT 35.133 18.974 54,0 14.841 78,2
13 BANDAR LAMPUNG 226.034 130.088 57,6 81.950 63,0
14 METRO 39.267 11.377 29,0 5.399 47,5
JUMLAH (KAB/KOTA) 2.083.399 1.070.269 51,4 633.587 59,2

Sumber: Seksi Promkes & PM


TABEL 59

PERSENTASE RUMAH SEHAT


MENURUT KAB/KOTA'PERSENTASE RUMAH SEHAT
TAHUN 2014

JUMLAH RUMAH MEMENUHI SYARAT JUMLAH RUMAH DIBINA MEMENUHI RUMAH MEMENUHI SYARAT
RUMAH YANG RUMAH DIBINA
NO Kabupaten/Kota SELURUH (RUMAH SEHAT) SYARAT (RUMAH SEHAT)
RUMAH BELUM
JUMLAH % MEMENUHI JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
SYARAT
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

1 LAMPUNG BARAT 72391 26.838 37,07 40268 8.772 21,78 4525 51,58 31.363 43,32
2 TANGGAMUS 124222 57.900 46,61 66322 26.371 39,76 9851 37,36 67.751 54,54
3 LAMPUNG SELATAN 221200 59.954 27,10 161246 70.299 43,60 28995 41,25 88.949 40,21
4 LAMPUNG TIMUR 255144 156.813 61,46 98956 34.903 35,27 13451 38,54 170.264 66,73
5 LAMPUNG TENGAH 315775 239.646 75,89 116744 68.247 58,46 40615 59,51 280.261 88,75
6 LAMPUNG UTARA 148763 55.421 37,25 93342 60.821 65,16 38539 63,36 93.960 63,16
7 WAY KANAN 101287 50.265 49,63 51022 27.111 53,14 10025 36,98 60.290 59,52
8 TULANG BAWANG 101840 41.215 40,47 60625 61.115 100,81 41220 67,45 82.435 80,95
9 PESAWARAN 94809 59.245 62,49 35564 13.660 38,41 8161 59,74 67.406 71,10
10 PRINGSEWU 138411 54.515 39,39 33100 15.309 46,25 9359 61,13 63.874 46,15
11 MESUJI 49371 14.004 28,36 28442 9.300 32,70 4839 52,03 18.843 38,17
12 TULANG BAWANG BARAT 68257 12.562 18,40 55695 22.305 40,05 14009 62,81 26.571 38,93
13 PESISIR BARAT 35476 13.831 38,99 21645 21.282 98,32 12778 60,04 26.609 75,01
14 BANDAR LAMPUNG 162106 31.868 19,66 130238 19.246 14,78 31868 165,58 63.736 39,32
15 METRO 34944 28.113 80,45 6831 881 12,90 447 50,74 28.560 81,73

JUMLAH (KAB/KOTA) 1.923.996 902.190 46,89 1000040 459.622 45,96 268682 58,46 1.170.872 60,86

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 60

PENDUDUK DENGAN AKSES BERKELANJUTAN TERHADAP AIR MINUM BERKUALITAS (LAYAK) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS
MENURUT KAB/KOTA.....
TAHUN 2014

BUKAN JARINGAN PERPIPAAN PENDUDUK YANG


PERPIPAAN (PDAM,BPSPAM) MEMILIKI AKSES AIR
SUMUR GALI TERLINDUNG SUMUR GALI DENGAN POMPA SUMUR BOR DENGAN POMPA TERMINAL AIR MATA AIR TERLINDUNG PENAMPUNGAN AIR HUJAN MINUM

MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI MEMENUHI

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT
NO KABUPATEN/KOTA PENDUDUK SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT SYARAT

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

%
1 2 4 5 6 8 9 10 11 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

255.638 17.045 45846 8225 40145 663 3711 519 2773 20 651 20 651 755 7.550 860 8636 1536 14652 891 11990 230 820 25 447 12668 83728 12669 83628 148270 58,00
1 LAMPUNG BARAT

567.966 77.860 472257 56722 323388 1.607 18039 978 7673 900 8.902 620 5618 91 19.350 72 13110 74 21200 50 14882 0 0 0 0 5366 28218 5194 27310 391981 69,01
2 TANGGAMUS
1.885.148 212.261 659466 128547 584453 - 0 0 0 1938 10.453 1557 7182 0 - 0 21063 18662 21063 18662 428 5523 428 5523 1260 41717 1253 6029 621849 32,99
3 LAMPUNG SELATAN
1.000.099 199.954 738269 157385 615696 - 0 0 0 11193 52.400 11189 47346 0 - - 0 0 0 0 0 865 4428 514 2020 2098 7930 2098 7930 672992 67,29
4 LAMPUNG TIMUR
1.214.734 169.177 855695 118422 592168 2.297 182211 1534 129814,00 4746 86.472 4746 86472 0 0 1726 0 0 0 0 0 0 0 29892 0 281 0 808454 66,55
5 LAMPUNG TENGAH
599.600 146.522 566448 93434 373735 - 0 0 0 619 30.950 528 26400 0 - - 0 1 45 1 45,00 0 0 0 0 527 2157 527 2157 402337 67,10
6 LAMPUNG UTARA

425.972 88.636 261170 58668 198972 7.880 25887 7751 24889 654 21.409 634 21320 0 - - 0 6929 21526 2989 10895 0 0 0 0 5389 8486 2523 17032 273108 64,11
7 WAY KANAN
409.505 68.347 340275 41352 221518 12.997 64939 7945 39689 7017 37.121 7017 37116 0 - - 0 0 0 0 0 2045 5983 0 0 1536 7682 1536 7682 306005 74,73
8 TULANG BAWANG

420.921 63.882 307060 44033 207642 4.495 11023 4069 10136 53 300 53 300 0 - - 0 994 3949 536 1769 0 0 0 0 11591 52498 10447 41126 260973 62,00
9 PESAWARAN
286.108 30.227 124050 26612 126752 2.841 10804 2867 13497 249 2.197 181 1366 365 340 1 340 3 300 0 0 8 40 0 0 409 2045 409 2045 144000 50,33
10 PRINGSEWU
197.170 27.139 54777 12631 34220 3.155 2245 143 8600 656 3.932 87 424 0 - - 0 60 221 3 111 9069 21801 4987 545,00 0 0 0 0 43900 22,27
11 MESUJI
276.376 51.181 121377 17870 48243 50.172 111901 19157 55537 3610 10.797 1176 11686 291 4.516 171 1479 7 96 3 96 0 0 0 0 4 4 250 2 117043 42,35
12 TULANG BAWANG BARAT
162.065 23.307 116096 12778 52242 - 0 0 0 0 - 0 0 0 - - 0 1069 0 0 0 873 200 106 55,00 3382 772 98 336,00 52633 32,48
13 PESISIR BARAT

994.719 11.233 22089 10899 20431 1.234 2070 1234 2009 1269 1.580 1269 1580 8236 - 8.236 0 103 350 103 350,00 0 0 0 0 13330 0 13227 0 24370 2,45
14 BANDAR LAMPUNG

162.915 28.030 132675 22271 104557 4.041 16242 5672 14717 1530 7.768 1745 8934 0 - - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1343 6230 1343 6230 134438 82,52
15 METRO

JUMLAH (KAB/KOTA) 8.858.936 1.214.801 4817550 809849 3544162 91382 449072 51869 309334 34454 274932 30822 256395 9738 31756 9340 23565 33565 81001 25639 58800 13518 38795 6060 8590 88795 241467 51855 201507 4402353 49,69

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 61

PERSENTASE KUALITAS AIR MINUM DI PENYELENGGARA AIR MINUM YANG MEMENUHI SYARAT KESEHATAN
MENURUT KAB/KOTA.....
TAHUN 2014

JUMLAH MEMENUHI SYARAT


JUMLAH SAMPEL DIPERIKSA
NO KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA (FISIK, BAKTERIOLOGI, DAN KIMIA)
AIR MINUM JUMLAH % JUMLAH %
1 2 4 5 6 7 8

1 LAMPUNG BARAT 27 12 44,44 11 91,67

2 TANGGAMUS 20 11 55,00 10 90,91

3 LAMPUNG SELATAN 85 56 65,88 56 100

4 LAMPUNG TIMUR 5 0 0 0 #DIV/0!

5 LAMPUNG TENGAH 9 0 0,00 0 #DIV/0!

6 LAMPUNG UTARA 400 10 2,50 10 100,00

7 WAY KANAN 77 0 0,00 0 #DIV/0!

8 TULANG BAWANG 146 39 26,71 39 100

9 PESAWARAN 24 0 0 0 #DIV/0!

10 PRINGSEWU 24 9 37,50 0 0

11 MESUJI 58 15 25,86 12 80

12 TULANG BAWANG BARAT 6 4 67 4 100

13 PESISIR BARAT 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0!

14 BANDAR LAMPUNG 8 8 100 7 87,5

15 METRO 31 0 0 0 #DIV/0!

JUMLAH (KAB/KOTA) 920 164 17,83 149 90,85

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 62

PENDUDUK DENGAN AKSES TERHADAP FASILITAS SANITASI YANG LAYAK (JAMBAN SEHAT)
MENURUT KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2014

JENIS SARANA JAMBAN PENDUDUK DENGAN


KOMUNAL LEHER ANGSA PLENGSENGAN CEMPLUNG AKSES SANITASI

PENDUDUK
MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT MEMENUHI SYARAT LAYAK

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA

JUMLAH SARANA
JUMLAH

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK

% PENDUDUK
NO KABUPATEN/KOTA

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA

PENGGUNA
PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK

PENDUDUK
JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
SARANA

SARANA

SARANA

SARANA
JUMLAH %

1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

255638 6.431 19.524 4.929 15.135 77,52 43.439 119.740 36.152 108.490 0,91 4.410 14.536 2.384 8.024 55,201 10.661 33.956 4.961 17.234 50,7539 148883 58,24
1 LAMPUNG BARAT
567966 10 300 6 205 68,333 78.200 373.987 55.519 257.175 0,69 3.507 13.860 2.038 10.683 77,078 8.595 33.897 4.971 23.846 70,3484 291909 51,40
2 TANGGAMUS
1885148 - - - - #DIV/0! 361.430 1.042.664 - 960.579 0,92 - - - - #DIV/0! 51.783 153.494 25.535 63.086 41,1 1023665 54,30
3 LAMPUNG SELATAN
1000099 4 19 4 19 100 174.848 595.987 175.598 589.557 0,99 9.487 38.256 6.323 25.149 65,739 58.915 219.341 26.425 91.637 41,7783 706362 70,63
4 LAMPUNG TIMUR
1214734 475 114.141 288 34.608 30,32 288.090 999.842 191.348 628.487 0,63 - - - - #DIV/0! 2.477 502.230 1.223 265.697 52,9035 928792 76,46
5 LAMPUNG TENGAH
599600 - - - - #DIV/0! 86.323 345.294 63.673 254.691 0,74 - - - - #DIV/0! 43.454 173.815 31.679 126.714 72,9016 381405 63,61
6 LAMPUNG UTARA
425972 34 5.755 20 4.353 75,639 47.695 184.052 45.391 150.514 0,82 3.376 12.895 2.930 11.247 87,22 37.908 159.116 25.882 104.525 65,6911 270639 63,53
7 WAY KANAN
409505 - - - - #DIV/0! 56.504 226.019 38.007 151.698 0,67 8.147 32.588 5.284 21.048 64,588 18.331 73.324 - - 0 172746 42,18
8 TULANG BAWANG
420921 - - - - #DIV/0! 88.417 273.501 55.419 221.676 0,81 - - - - #DIV/0! 24.859 76.485 17.617 70.468 92,1331 292144 69,41
9 PESAWARAN
286108 12.380 59.156 9.377 20.009 33,824 19.537 95.390 18.189 87.049 0,91 1.394 5.355 1.272 5.078 94,827 1.819 9.259 626 2.980 32,1849 115116 40,24
10 PRINGSEWU
197170 577 1.922 392 1.255 65,297 17.515 41.315 8.485 28.654 0,69 4.251 3.620 646 1.972 54,475 14.523 34.942 5.501 17.878 51,1648 49759 25,24
11 MESUJI
276376 1.400 7.460 553 2.381 31,917 43.631 177.306 29.132 83.693 0,47 2.150 9.896 1.052 4.409 44,553 33.943 117.887 7.093 14.287 12,1192 104770 37,91
12 TULANG BAWANG BARAT
162065 1 89 1 89 100 18.961 65.934 7.950 43.757 0,66 - - - - #DIV/0! 91 346 2 10 2,89017 43856 27,06
13 PESISIR BARAT
994719 - - - - #DIV/0! 29.218 37.216 28.544 36.486 0,98 - - - - #DIV/0! - - - - #DIV/0! 36486 3,67
14 BANDAR LAMPUNG
162915 28 902 28 902 100 34.053 159.988 31.637 147.235 0,92 138 617 129 574 93,031 361 1.198 148 322 26,8781 149033 91,48
15 METRO

JUMLAH (KAB/KOTA) 8.858.936 21.340 209.268 15.598 78.956 37,73 1.387.861 4.738.235 785.044 3.749.741 79,1 36.860 131.623 22.058 88.184 66,997 307.720 1.589.290 151.663 798.684 50,2541 4.715.565 53,23

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 63

DESA YANG MELAKSANAKAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT ( STBM )


MENURUT KAB/KOTA
TAHUN 2014

SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM)


JUMLAH DESA/ DESA MELAKSANAKAN DESA STOP BABS
NO KABUPATEN/KOTA DESA STBM
KELURAHAN STBM (SBS)
JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
1 2 4 5 6 7 8 9 10

1 LAMPUNG BARAT 136 35 25,74 0 0 - 0


2 TANGGAMUS 302 24 7,9 1 0,33 - 0
3 LAMPUNG SELATAN 255 109 42,7 0 0 0
4 LAMPUNG TIMUR 264 69 26,1 0 0 - 0
5 LAMPUNG TENGAH 307 153 49,8 0 0 0
6 LAMPUNG UTARA 247 6 2,4 0 0 - 0
7 WAY KANAN 222 12 5,4 0 0 - 0
8 TULANG BAWANG 151 28 18,5 0 0,00 - 0
9 PESAWARAN 144 88 61,1 0 0 - 0
10 PRINGSEWU 131 80 61,1 0 0,00 - 0
11 MESUJI 104 36 34,6 0 0 - 0
12 TULANG BAWANG BARAT 80 62 77,5 0 0 - 0
13 PESISIR BARAT 118 3 2,5 0 0 0
14 BANDAR LAMPUNG 126 27 21,4 0 0 0
15 METRO 22 21 95,5 0 0 - 0

JUMLAH (KAB/KOTA) 2.609 753 28,9 1 0,04 0 0

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 64

PERSENTASE TEMPAT-TEMPAT UMUM MEMENUHI SYARAT KESEHATAN


MENURUT KABUPATEN/KOTA
TAHUN 2014

TEMPAT-TEMPAT UMUM
YANG ADA MEMENUHI SYARAT KESEHATAN

SARANA PENDIDIKAN SARANA KESEHATAN HOTEL


SARANA TEMPAT-TEMPAT
SARANA PENDIDIKAN HOTEL
KESEHATAN RUMAH NON UMUM

JUMLAH TTU
NO KABUPATEN/KOTA SD SLTP SLTA PUSKESMAS BINTANG
SAKIT UMUM BINTANG

PUSKESMAS

SAKIT UMUM

BINTANG

BINTANG

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH
RUMAH
SLTA
SLTP

NON
SD

%
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

1 LAMPUNG BARAT 228 66 31 21 1 1 10 358 181 79,4 5 7,6 2 6,5 1 4,8 1 100,0 1 100,0 3 30,0 194 54,19
2 TANGGAMUS 493 100 52 23 2 - 7 677 413 83,8 48 48,0 23 44,2 23 100,0 2 100,0 0 #DIV/0! 7 100,0 516 76,22
3 LAMPUNG SELATAN 352 134 62 26 1 - 17 592 248 70,5 105 78,4 56 90,3 26 100,0 1 100,0 0 #DIV/0! 16 94,1 452 76,35
4 LAMPUNG TIMUR 659 212 117 33 4 - 8 1.121 482 73,1 141 66,5 72 61,5 26 78,8 - - 0 #DIV/0! 5 62,5 771 68,78
5 LAMPUNG TENGAH 787 182 103 38 5 - 8 1.123 668 84,9 136 74,7 84 81,6 38 100,0 5 100,0 0 #DIV/0! 7 87,5 938 83,53
6 LAMPUNG UTARA 499 128 78 26 3 1 7 742 264 52,9 68 53,1 41 52,6 26 100,0 3 100,0 1 100,0 6 85,7 409 55,12
7 WAY KANAN 335 96 82 18 8 - 2 541 189 56,4 61 63,5 48 58,5 16 88,9 6 75,0 0 #DIV/0! 1 50,0 321 59,33
8 TULANG BAWANG 173 59 173 18 1 1 10 435 173 100,0 59 100,0 21 12,1 18 100,0 1 100,0 1 100,0 10 100,0 283 65,06
9 PESAWARAN 357 78 43 29 1 - - 508 190 53,2 44 56,4 27 62,8 12 41,4 - - 0 #DIV/0! - #DIV/0! 273 53,74
10 PRINGSEWU 355 259 245 17 8 - 8 892 300 84,5 29 11,2 15 6,1 12 70,6 8 100,0 0 #DIV/0! 8 100,0 372 41,70
11 MESUJI 114 42 19 44 - - 4 223 66 57,9 21 50,0 11 57,9 36 81,8 - #DIV/0! 0 #DIV/0! 2 50,0 136 60,99
12 TULANG BAWANG BARAT 189 62 38 16 - - 2 307 132 69,8 48 77,4 35 92,1 9 56,3 - #DIV/0! 0 #DIV/0! - - 224 72,96
13 PESISIR BARAT 114 31 10 9 - - 19 183 114 100,0 31 100,0 10 100,0 9 100,0 - #DIV/0! 0 #DIV/0! 19 100,0 183 100,00
14 BANDAR LAMPUNG 314 115 96 30 9 9 16 589 314 100,0 115 100,0 96 100,0 30 100,0 9 100,0 9 100,0 15 93,8 588 99,83
15 METRO 65 31 35 11 7 - 15 164 44 68,0 24 77,4 27 77,1 11 100,0 7 100,0 0 #DIV/0! 12 80,0 125 76,22

JUMLAH (KAB/KOTA) 5.034 1.595 1.184 359 50 12 133 8.367 3.778 75,0 935 58,6 568 48,0 293 81,6 43 86,0 12 100,0 111 83,5 5.740 68,60

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi


TABEL 65

TEMPAT PENGELOLAAN MAKAN (TPM) MENURUT STATUS HIGIENE SANITASI


MENURUT KAB/KOTA
TAHUN 2014

TPM MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI TPM TIDAK MEMENUHI SYARAT HIGIENE SANITASI
JUMLAH RUMAH DEPOT AIR RUMAH DEPOT AIR
NO KECAMATAN MAKANAN MAKANAN
TPM JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL % JASA BOGA MAKAN/ MINUM TOTAL %
JAJANAN JAJANAN
RESTORAN (DAM) RESTORAN (DAM)
1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1 LAMPUNG BARAT 281 21 67 23 117 228 81,14 4 18 8 23 53 18,86


2 TANGGAMUS 438 5 46 19 152 222 50,68 1 32 5 148 186 42,47
3 LAMPUNG SELATAN 1999 0 103 102 0 205 10,26 0 98 22 0 120 6,00
4 LAMPUNG TIMUR 2000 5 85 89 1249 1428 71,40 17 110 41 404 572 28,60
5 LAMPUNG TENGAH 743 25 310 67 0 402 54,10 29 256 56 0 341 45,90
6 LAMPUNG UTARA 986 27 202 52 330 611 61,97 0 99 32 245 376 38,13
7 WAY KANAN 597 20 103 41 185 349 58,46 56 65 21 105 247 41,37
8 TULANG BAWANG 601 108 304 33 0 445 74,04 0 82 107 0 189 31,45
9 PESAWARAN 503 19 61 28 144 252 50,10 0 8 8 87 103 20,48
10 PRINGSEWU 335 31 102 12 81 226 67,46 20 11 6 27 64 19,10
11 MESUJI 740 136 57 44 164 401 54,19 100 38 27 115 280 37,84
12 TULANG BAWANG BARAT 314 7 56 30 87 180 57,32 0 23 24 87 134 42,68
13 PESISIR BARAT 292 3 47 9 223 282 96,58 0 0 0 16 16 5,48
14 BANDAR LAMPUNG 615 2 87 428 0 517 84,07 0 6 2 7 15 2,44
15 METRO 707 14 93 48 247 402 56,86 2 45 6 252 305 43,14

JUMLAH (KAB/KOTA) 11151 423 1723 1025 2979 6150 55,15 229 891 365 1516 3001 26,91

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


TABEL 66

TEMPAT PENGELOLAAN MAKANAN DIBINA DAN DIUJI PETIK


MENURUT KAB/KOTA
TAHUN 2014

JUMLAH TPM DIBINA JUMLAH TPM DIUJI PETIK

MEMENUHI SYARAT

MEMENUHI SYARAT
JUMLAH TPM TIDAK

TPM DIUJI PETIK


HIGIENE SANITASI
PERSENTASE

PERSENTASE
RUMAH MAKAN/

RUMAH MAKAN/
TPM DIBINA

JUMLAH TPM
MINUM (DAM)

MINUM (DAM)
JASA BOGA

JASA BOGA
RESTORAN

RESTORAN
DEPOT AIR

DEPOT AIR
MAKANAN

MAKANAN
JAJANAN

JAJANAN
TOTAL

TOTAL
NO KECAMATAN

1 2 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 LAMPUNG BARAT 53 33 7 5 8 53 100,00 228 0 23 11 34 68 29,82


2 TANGGAMUS 186 0 26 5 148 179 96,24 222 0 0 19 152 171 77,03
3 LAMPUNG SELATAN 120 0 78 20 0 98 81,67 205 0 0 0 0 0 0,00
4 LAMPUNG TIMUR 572 24 166 130 252 572 100,00 1428 0 0 0 7 7 0,49
5 LAMPUNG TENGAH 341 25 148 13 0 186 54,55 402 82 256 56 0 394 98,01
6 LAMPUNG UTARA 376 1 26 0 83 110 29,26 611 0 0 0 0 0 0,00
7 WAY KANAN 247 21 43 11 51 126 51,01 349 13 46 21 63 143 40,97
8 TULANG BAWANG 189 0 80 20 0 100 52,91 445 0 15 15 0 30 6,74
9 PESAWARAN 103 0 52 16 35 103 100,00 252 0 0 0 0 0 0,00
10 PRINGSEWU 64 9 18 17 20 64 100,00 226 24 18 0 9 51 22,57
11 MESUJI 280 39 42 51 148 280 100,00 401 3 1 11 1 16 3,99
12 TULANG BAWANG BARAT 134 1 51 33 49 134 100,00 180 25 0 4 0 29 16,11
13 PESISIR BARAT 16 0 0 0 0 0 0,00 282 0 0 0 0 0 0,00
14 BANDAR LAMPUNG 15 2 6 3 4 15 100,00 517 0 3 4 2 9 1,74
15 METRO 305 0 10 2 22 34 11,15 402 0 0 10 10 20 4,98

JUMLAH (KAB/KOTA) 3001 155 753 326 820 2054 68,44 6150 147 362 151 278 938 15,25

Sumber: Seksi PL Bidang P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Lampung


Tabel 66
DAFTAR OBAT YANG DIPANTAU
PADA INDIKATOR PERSENTASE KETERSEDIAAN OBAT DAN VAKSIN
REKAP K/K PROVINSI : LAMPUNG
TRIWULAN IV ( BULAN DESEMBER 2013 - NOVEMBER 2014 )
REKAP PROVINSI
TOTAL %
PENGGUNAA JUMLAH KETERSED
SISA STOK PER
NO NAMA OBAT KEMASAN KEBUTUHAN N TANGGAL OBAT DAN IAAN OBAT KEBUTUHAN
TGL 31 NOVEMBER
TAHUN 2014 1 VAKSIN DAN TAHUN 2014
2014
DESEMBER ( = 5+6 ) VAKSIN
2013 S/D (=7/4)
1 2 3 4 5 6 7 8 4
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet

1.119.062 518.670 868.050 1.386.720 124%


2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 948.941 320.103 500.380 820.483 86%
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml tablet 33.723 15.391 24.431 39.822 118%
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 120.670 138.342 106.955 245.297 203%
5 Amoksisilin kapsul 250 mg kapsul 3.239.584 1.620.248 2.172.232 3.792.480 117%
6 Amoksisilin kaplet 500 mg kaplet 172.939.093 8.709.336 9.833.933 18.543.269 11%
7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/ 5 mg botol 683.270 149.954 292.462 442.416 65%
8 Metampiron tablet 500 mg tablet 5.927.464 2.582.243 6.627.082 9.209.325 155%
9 Metampiron injeksi 250 mg ampul 71.638 27.495 44.067 71.562 100%
10 Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi tablet 11.378.261 4.028.163 7.260.092 11.288.255 99%
11 :Aluminium
Anti Bakteri Hidroksida
DOEN saleb 200 mg +
kombinasi : tube 110.896 23.854 70.992 94.846 86%
12 Basitrasin 500DOEN
Antihemoroid IU/g +kombinasi
polimiksin :10.000
BismutIU/g supp
Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg 34.902 11.044 4.463 15.507 44%
13 Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat pot
6% + Asam Salisilat 3%
12.511.658 30.843 56.869 87.712 1%
14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1 mg + Kofein tablet
50 mg
380.968 69.584 33.551 103.135 27%
15 Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : tablet
Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg 2.000 0 0 0
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen vial
137.701 34.676 44.147 78.823 57%
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet 50 mg tablet
122.472.213 2.441.986 4.977.860 7.419.846 6%
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg (Asetosal) tablet 355.690 61.047 110.989 172.036 48%
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg (Asetosal) tablet 289.442 10.957 78.337 89.294 31%
20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg tablet 142.519 57.541 84.222 141.763 99%
21 Atropin tetes mata 0,5% botol 3.879 0 0 0 0%
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25 mg/mL - 1 mL ampul 29.780 18.304 12.033 30.337 102%
23 (sulfat)
Betametason krim 0,1 % krim 200.092 87.140 96.760 183.900 92%
24 Deksametason Injeksi I.v. 5 mg/ml ampul
415.100 165.282 116.177 281.459 68%
25 Deksametason tablet 0,5 mg tablet 12.295.772 5.105.355 4.380.819 9.486.174 77%
26 Dekstran 70-larutan infus 6% steril botol 803 103 0 103
27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) botol 20.552.313 114.539 115.944 230.483 1%
28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) tablet 3.006.602 1.057.222 906.603 1.963.825 65%
29 Diazepam Injeksi 5mg/ml ampul 50.379 10.633 10.069 20.702 41%
30 Diazepam tablet 2 mg tablet 1.601.195 423.519 446.630 870.149 54%
31 Diazepam tablet 5 mg tablet 92.400 41.315 24.350 65.665 71%
32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10 mg/ml (HCL) ampul 175.773 54.230 124.624 178.854 102%
33 Diagoksin tablet 0,25 mg tablet 825.623 160.108 232.219 392.327 48%
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) tablet 1.011.883 71.157 31.000 102.157 10%
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg tablet 811.292 179.307 848.649 1.027.956 127%
36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1% (sebagai ampul 58.452 36.988 26.914 63.902 109%
37 HCL)
Etakridin larutan 0,1% botol 35.452 24.674 28.778 53.452 151%
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul 572 100 0 100 17%
39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50 mg/ml ampul 19.794 10.975 7.897 18.872 95%
40 Fenobarbital tablet 30 mg tablet 518.168 215.628 167.934 383.562 74%
41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250 mg tablet 10.000 0 0 0
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500 mg tablet 10.000 0 0 0
43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% botol 17.387 11.117 19.754 30.871 178%
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10 mg/ml ampul 174.606 76.211 37.165 113.376 65%
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut gula 10 tablet 385.312 177.990 246.190 424.180 110%
46 mg
Furosemid tablet 40 mg tablet 822.334 379.282 241.111 620.393 75%
47 Gameksan lotion 1 % botol 7.918 0 200 200 3%
48 Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium sach 1.182.907 566.079 321.874 887.953 75%
49 0,70 g ,Kalium
Gentian klorida 0,30
Violet Larutan 1 % g, Tribatrium botol 142.655 108.031 34.454 142.485 100%
50 Glibenklamida tablet 5 mg tablet

1.111.767 648.738 545.693 1.194.431 107%


51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg tablet 116.889.422 5.832.188 2.995.544 8.827.732 8%
52 Gliserin botol 5.716 4.962 1.915 6.877 120%
53 Glukosa larutan infus 5% botol 108.263 55.036 48.433 103.469 96%
54 Glukosa larutan infus 10% botol 21.193 6.424 11.490 17.914 85%
55 Glukosa larutan infus 40% steril (produk ampul 1.768 1.080 164 1.244 70%
56 lokal)
Griseofulvin tablet 125 mg, micronized tablet 510.213 312.429 227.132 539.561 106%
57 Haloperidol tablet 0,5 mg tablet 58.457 52.242 41.533 93.775 160%
58 Haloperidol tablet 1,5 mg tablet 180.328 242.624 83.578 326.202 181%
59 Haloperidol tablet 5 mg tablet 126.141 289.581 169.946 459.527 364%
60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg tablet 1.516.888 668.189 784.506 1.452.695 96%
61 Hidrkortison krim 2,5% tube 158.003 74.304 72.563 146.867 93%
62 Ibuprofen tablet 200 mg tablet 1.132.213 885.062 746.398 1.631.460 144%
1 2 3 4 5 6 7 8 4
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet

1.119.062 518.670 868.050 1.386.720 124%


2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 948.941 320.103 500.380 820.483 86%
63 Ibuprofen tablet 400 mg tablet 1.412.964 620.172 1.110.415 1.730.587 122%
64 Isosorbid Dinitrat Tablet Sublingual 5 mg tablet 253.785 109.028 175.466 284.494 112%
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg tablet 7.220.589 4.136.551 4.259.942 8.396.493 116%
66 Kaptopril tablet 12,5 mg tablet 1.533.097 1.227.041 1.051.120 2.278.161 149%
67 Kaptopril tablet 25 mg tablet 2.147.950 1.257.092 1.021.025 2.278.117 106%
68 Karbamazepim tablet 200 mg tablet 110.309 34.361 68.555 102.916 93%
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml vial 462 0 0 0 0%
70 Klofazimin kapsul 100 mg microzine kapsul 200 0 0 0
71 Kloramfenikol kapsul 250 mg kapsul 2.122.274 971.251 1.004.465 1.975.716 93%
72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % botol 70.631 45.194 38.907 84.101 119%
73 Kloraniramina mealeat (CTM) tablet 4 mg tablet 30.554.101 21.559.739 25.349.827 46.909.566 154%
74 Klorpromazin injeksi i.m 5 mg/ml-2ml (HCL) ampul 8.190 1.670 1.385 3.055
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml (HCL) ampul 3.867 2.250 1.615 3.865 100%
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg (HCL) tablet 662.248 276.429 120.055 396.484 60%
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg (HCL) tablet 114.817 91.862 47.805 139.667 122%
78 Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin tablet 265.196 101.460 70.039 171.499 65%
79 25 mg + Sulfadoxin
Kotrimosazol 500 Kombinasi
Suspensi mg botol 387.286 208.681 130.756 339.437 88%
80 :Sulfametoksazol
Kotrimosazol DOEN200I (dewasa)
mg + Trimetoprim 40 :
Kombinasi tablet
Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg
41.770.438 1.961.610 1.445.868 3.407.478 8%
81 Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi tablet
: Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20
mg 651.519 490.890 491.246 982.136 151%
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg tablet 60.694 22.087 28.109 50.196 83%
83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi 25%-2 ml ampul 12.955 3.340 60 3.400 26%
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) + Epinefrin 1 : vial 808.531 211.823 166.290 378.113 47%
85 80.000-2 ml Sulfat inj (IV) 20%-25 ml
Magnesium vial 6.892 2.252 8.878 11.130 161%
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25 ml vial
7.663 1.638 7.148 8.786 115%
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram sach 500 0 0 0
88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml botol 1.048 162 7.101 7.263
89 Mebendazol tablet 100 mg tablet 23.183 10.102 90 10.192 44%
90 Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet 648.103 221.220 318.223 539.443 83%
91 tablet salut 0,125
Metilergometrin mg injeksi 0,200 mg -1
Maleat ampul 61.238 38.949 17.163 56.112 92%
92 ml
Metronidazol tablet 250 mg tablet
778.619 361.191 526.200 887.391 114%
93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg tablet 4.794.421 1.684.550 2.172.011 3.856.561 80%
94 Natrium Fluoresein tetes mata 2 % botol 500 0 0 0
95 Natrium Klorida larutan infus 0,9 % botol 956.426 44.162 47.042 91.204 10%
96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v. 25 % ampul 200 0 0 0
97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g tablet 214.409 168.836 90.136 258.972 121%
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g tablet 108.714 32.147 40.884 73.031 67%
99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) botol 285.211 199.837 167.098 366.935 129%
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 % tube 292.068 47.317 54.641 101.958 35%
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50 mg/ml-10 ml vial 33.802 17.212 660 17.872 53%
102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml ampul 166.594 87.499 50.732 138.231 83%
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml botol 695.157 317.051 387.726 704.777 101%
104 Paracetamol tablet 100 mg tablet 203.420 289.562 94.800 384.362 189%
105 Paracetamol tablet 500 mg tablet 44.601.486 11.756.685 15.384.363 27.141.048 61%
106 Pilokarpin tetes mata 2 % (HCL/Nitrat) botol 300 0 0 0
107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg tablet 546.072 158.605 196.181 354.786 65%
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10 mg (HCL) tablet 11.543.107 3.347.240 3.954.438 7.301.678 63%
109 Povidon Iodida larutan 10 % botol 45.944 10.548 20.032 30.580 67%
110 Povidon Iodida larutan 10 % botol 22.109 14.693 13.661 28.354 128%
111 Prednison tablet 5 mg tablet 7.229.477 2.941.006 5.984.726 8.925.732 123%
112 Primakuin tablet 15 mg tablet 323.444 279.270 195.075 474.345 147%
113 Propillitiourasil tablet 100 mg tablet 174.428 101.429 242.368 343.797 197%
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) tablet 151.418 82.041 55.206 137.247 91%
115 Reserpin tablet 0,10 mg tablet 158.272 0 0 0 0%
116 Reserpin tablet 0,25 mg tablet 1.468.507 436.050 256.000 692.050 47%
117 Ringer Laktat larutan infus botol 746.325 142.397 223.826 366.223 49%
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + tube 72.488 31.854 41.911 73.765 102%
Belerang
119 Salisil endap
bedak 2% 4% kotak 98.866 52.145 37.728 89.873 91%
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml vial
(ABU I)
163.568 1.058 491 1.549 1%
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml vial 10 0 0 0
(ABU II)Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial
122 Serum vial 3.770 3.660 0 3.660 97%
123 (A.D.S.)
Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul ampul 26.432 8.433 4.508 12.941 49%
(A.T.S.)Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial
124 Serum vial 1.436 442 27 469 33%
(A.T.S.)
125 Sianokobalamin (Vitamin B12) injeksi 500 ampul 277.744 137.917 169.285 307.202 111%
126 mcg
Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % botol 20.704 22.287 18.018 40.305 195%
127 Tetrakain HCL tetes mata 0,5% botol 200 0 0 0
128 Tetrasiklin kapsul 250 mg kapsul 3.566.928 1.770.541 1.607.682 3.378.223 95%
129 Tetrasiklin kapsul 500 mg kapsul 783.576 487.046 387.586 874.632 112%
130 Tiamin (vitamin B1) injeksi 100 mg/ml ampul 104.906 65.337 60.738 126.075 120%
131 Tiamin (vitamin B1) tablet 50 mg tablet 8.793.506 4.133.286 5.470.900 9.604.186 109%
(HCL/Nitrat)
132 Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 ampul 200 0 0 0
mg/amp
133 Triheksifenidil tablet 2 mg tablet 357.556 331.759 283.363 615.122 172%
134 Vaksin Rabies Vero vial 12.933 3.837 1.428 5.265 41%
135 Vitamin B Kompleks tablet tablet 10.235.183 4.811.911 4.909.987 9.721.898 95%
VAKSIN 0 0 0
1 2 3 4 5 6 7 8 4
1 Alopurinol tablet 100 mg tablet

1.119.062 518.670 868.050 1.386.720 124%


2 Aminofilin tablet 200 mg tablet 948.941 320.103 500.380 820.483 86%
136 BCG vial 52.516 31.287 7.090 38.377 73%
137 T T vial 295.992 104.584 5.413 109.997 37%
138 D T vial 26.013 4.014 0 4.014 15%
139 CAMPAK 10 Dosis vial 66.647 31.415 13.076 44.491 67%
140 POLIO 10 Dosis vial 123.046 55.925 18.189 74.114 60%
141 DPT-HB vial 572.010 82.908 20.567 103.475 18%
142 HEPATITIS B 0,5 ml ADS vial 139.392 65.766 20.480 86.246 62%
143 POLIO 20 Dosis vial #VALUE! 28.002 104 28.106
144 CAMPAK 20 Dosis vial #VALUE! 0 0 0
94,44%
PROVINSI KABUPATEN LAMPUNG BARAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN KABUPATEN
TOTAL SISA % TOTAL SISA % TOTAL SISA % TOTAL
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
PENGGU STOK KETERSE KEBUTU PENGGU STOK KETERSE KEBUTU PENGGU STOK KETERSE KEBUTU PENGGU
OBAT OBAT OBAT
NAAN PER TGL DIAAN HAN NAAN PER TGL DIAAN HAN NAAN PER TGL DIAAN HAN NAAN
DAN DAN DAN
TANGGA 31 OBAT TAHUN TANGGA 31 OBAT TAHUN TANGGA 31 OBAT TAHUN TANGGA
VAKSIN VAKSIN VAKSIN
L1 NOVEMB DAN 2014 L1 NOVEMB DAN 2014 L1 NOVEMB DAN 2014 L1
( = 5+6 ) ( = 5+6 ) ( = 5+6 )
DESEMB ER 2014 VAKSIN DESEMB ER 2014 VAKSIN DESEMB ER 2014 VAKSIN DESEMB
5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5

0 #DIV/0! 71.387 57.000 243.100 300.100 420% 1.490 830 623 1.453 98% 104.999 32.200
0 #DIV/0! 65.904 43.100 121.600 164.700 250% 1.365 672 750 1.422 104% 104.999 0
0 #DIV/0! 5.336 2.280 8.460 10.740 201% 20 17 81 98 490% 420
0 #DIV/0! 19.905 15.500 59.400 74.900 376% 45 73 55 128 284% 8.500
0 #DIV/0! 250.522 118.780 172.500 291.280 116% 11.520 2.332 1.452 3.784 33% 153.000
0 #DIV/0! 892.633 263.400 892.600 1.156.000 130% 19.634 12.278 11.681 23.959 122% 2.139.075 226.100
0 #DIV/0! 15.637 6.960 6.060 13.020 83% 53.040 3.170 7.920 11.090 21% 20.999 0
0 #DIV/0! 273.276 142.100 283.600 425.700 156% 7.818 1.005 96 1.101 14% 196.499 65.500
0 #DIV/0! 20.119 5.190 25.290 30.480 152% 84 58 2 60 71% 0
0 #DIV/0! 472.205 60.400 656.300 716.700 152% 7.172 6.848 2.892 9.740 136% 1.887.899 258.300
0 #DIV/0! 8.601 3.325 11.925 15.250 177% 399 288 217 505 127% 7.449 140

0 #DIV/0! 2.733 1.410 2.490 3.900 143% 1.246 468 5 473 38% 3.089 480

0 #DIV/0! 10.382 1.806 6.999 8.805 85% 353 266 338 604 171% ######## 1.080

0 #DIV/0! 28.055 0 0 0% 319 284 151 435 136% 0

0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0 0

0 #DIV/0! 2.997 1.490 2.897 4.387 146% 65 88 0 88 135% 410

0 #DIV/0! 614.377 168.000 567.000 735.000 120% 6.846 718 3.660 4.378 64% 1.499.999 308.000
0 #DIV/0! 0 0 0 47 289 336 0
0 #DIV/0! 35.487 57.100 57.100 161% 37 57 437 494 1335% 0
0 #DIV/0! 37.212 18.000 51.000 69.000 185% 90 41 322 363 403% 0
0 #DIV/0! 853 0 0 0% 0 0 0 0
0 #DIV/0! 2.404 2.070 8.630 10.700 445% 207 18 13 31 15% 2.250 210
0 #DIV/0! 13.476 4.168 13.007 17.175 127% 1.665 873 717 1.590 95% 7.449 1.125

0 #DIV/0! 30.562 9.200 23.100 32.300 106% 219 60 46 106 48% 29.999 3.950
0 #DIV/0! 430.515 169.400 277.100 446.500 104% 13.046 3.447 3.308 6.755 52% 3.176.399 104.700
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 17.562 1.950 19.450 21.400 122% 41.033 14.102 20.474 34.576 84% ######## 0
0 #DIV/0! 311.718 40.000 332.000 372.000 119% 6.505 1.209 703 1.912 29% 225.299 0
0 #DIV/0! 2.259 1.860 900 2.760 122% 216 28 70 98 45% 7.290 0
0 #DIV/0! 87.606 32.000 77.000 109.000 124% 180 2 0 2 1% 149.999 0
0 #DIV/0! 0 0 0 65 0 65 29.500
0 #DIV/0! 20.224 4.680 35.500 40.180 199% 432 55 139 194 45% 9.000 3.030
0 #DIV/0! 38.070 21.900 32.400 54.300 143% 1.046 153 238 391 37% 14.999 1.300
0 #DIV/0! 74.624 26.000 13.500 39.500 53% 640 7 0 7 1% 37.499
0 #DIV/0! 77.861 14.000 40.000 54.000 69% 3.042 147 34 181 6% 0
0 #DIV/0! 4.603 5.633 7.260 12.893 280% 78 113 56 169 217% 2.135
0 #DIV/0! 2.091 1.056 2.624 3.680 176% 3.754 1.451 41 1.492 40% 1.360 339
0 #DIV/0! 0 0 72 0 0 0 0% 0
0 #DIV/0! 2.451 600 2.130 2.730 111% 145 33 147 180 124% 0
0 #DIV/0! 51.961 4.600 900 5.500 11% 96 128 34 162 169% 59.999 26.900
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 4.048 1.632 5.788 7.420 183% 393 113 7 120 31% 0
0 #DIV/0! 8.788 4.230 4.410 8.640 98% 315 307 1.004 1.311 416% 0
0 #DIV/0! 36.698 36.800 53.000 89.800 245% 1.314 495 456 951 72% 29.999 0
0 #DIV/0! 106.684 32.500 65.000 97.500 91% 0 262 801 1.063 196.949 37.400
0 #DIV/0! 2.523 0 0 0% 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 52.373 34.150 47.500 81.650 156% 1.098 620 96 716 65% 3.900
0 #DIV/0! 5.944 2.650 3.450 6.100 103% 15.971 27.268 329 27.597 173% 21.863 448

0 #DIV/0! 26.743 23.900 31.400 55.300 207% 1.206 666 523 1.189 99% 185.850 27.900
0 #DIV/0! 449.933 152.000 188.000 340.000 76% 1.947 2.347 602 2.949 151% 2.857.500 374.000
0 #DIV/0! 1.308 939 719 1.658 127% 0 196 148 344 0
0 #DIV/0! 13.322 4.620 5.800 10.420 78% 6.390 1.690 1.430 3.120 49% 10.395 685
0 #DIV/0! 11.141 1.800 3.160 4.960 45% 1.199 724 440 1.164 97% 100
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 56.284 14.100 54.600 68.700 122% 1.074 246 417 663 62% 7.900
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 14.999 8.100
0 #DIV/0! 15.130 15.000 25.800 40.800 270% 200 94 146 240 120%
0 #DIV/0! 0 0 30 138 101 239 797%
0 #DIV/0! 56.196 7.000 9.000 16.000 28% 312 98 106 204 65%
0 #DIV/0! 7.513 3.443 4.391 7.834 104% 1.032 849 647 1.496 145% 2.999 1.286
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5

0 #DIV/0! 71.387 57.000 243.100 300.100 420% 1.490 830 623 1.453 98% 104.999 32.200
0 #DIV/0! 65.904 43.100 121.600 164.700 250% 1.365 672 750 1.422 104% 104.999 0
0 #DIV/0! 186.607 99.400 172.900 272.300 146% 5.835 8.209 4.315 12.524 215% 134.550 0
0 #DIV/0! 33.237 22.700 32.400 55.100 166% 200 230 546 776 388% 0
0 #DIV/0! 389.304 115.000 72.000 187.000 48% 2.880 1.103 818 1.921 67% 1.044.000 194.000
0 #DIV/0! 0 200.000 200.000 0 985 3.340 4.325 0
0 #DIV/0! 156.150 122.000 162.300 284.300 182% 11.261 5.183 6.384 11.567 103% 354.674 32.400
0 #DIV/0! 13.874 7.800 57.600 65.400 471% 432 49 235 284 66% 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 162.027 72.480 145.440 217.920 134% 1.902 2.274 3.185 5.459 287% 215.249 38.750
0 #DIV/0! 10.000 3.580 12.696 16.276 163% 712 167 0 167 23% 624
0 #DIV/0! 406.088 126.000 8.000 134.000 33% 2.535 2.467 3 2.470 97% 4.521.760 511.000
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 1.750 2.190 1.570 3.760 215% 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 22.597 22.000 30.000 52.000 230% 45 72 55 127 282% 37.499 6.400
0 #DIV/0! 0 25.000 25.000 12 95 505 600 5000% 0
0 #DIV/0! 30.000 6.340 10.200 16.540 55% 210 64 39 103 49% 74.999 5.600
0 #DIV/0! 28.403 8.550 11.050 19.600 69% 0 0 0 0 20.866 4.550

0 #DIV/0! 102.638 62.400 71.100 133.500 130% 3.554 4.006 3.506 7.512 211% 440.399 118.450

0 #DIV/0! 0 0 13.155 386 3.696 4.082 31% 0


0 #DIV/0! 22.134 0 5.000 5.000 23% 1.032 97 9 106 10% 0
0 #DIV/0! 3.029 0 0 0% 306 7 0 7 2% 0
0 #DIV/0! 33.233 9.960 72.550 82.510 248% 1.161 116 163 279 24% 32.062 5.270
0 #DIV/0! 3.436 820 2.596 3.416 99% 1.005 493 1.015 1.508 150% 0

0 #DIV/0! 3.436 820 2.614 3.434 100% 1.980 290 3 293 15% 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 0 0 0 162 330 492 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 108.447 43.700 256.500 300.200 277% 1.484 261 23 284 19% 137.849 0
0 #DIV/0! 14.119 4.870 9.510 14.380 102% 1.473 0 300 300 20% 0

0 #DIV/0! 101.462 69.700 99.300 169.000 167% 2.265 882 1.800 2.682 118% 209.999 0
0 #DIV/0! 193.098 48.000 56.000 104.000 54% 437 162 11 173 40% 612.000 51.000
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 29.408 4.962 1.593 6.555 22% 2.700 3.176 103 3.279 121% 869.999 420
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 24.977 15.500 35.500 51.000 204% 243 204 268 472 194% 0
0 #DIV/0! 20.987 10.600 17.000 27.600 132% 75 115 184 299 399% 0
0 #DIV/0! 7.378 1.120 200 1.320 18% 44.835 744 0 744 2% 15.130 0
0 #DIV/0! 13.283 2.750 14.425 17.175 129% 1.274 317 0 317 25% 7.499 0
0 #DIV/0! 1.586 590 270 860 54% 432 0 0 0 0% 2.824 0
0 #DIV/0! 22.848 3.750 18.070 21.820 96% 1.188 165 44 209 18% 4.500 0
0 #DIV/0! 30.910 9.745 53.205 62.950 204% 72.036 70.236 57.450 127.686 177% 26.726 6.384
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 5.200
0 #DIV/0! 631.301 303.600 987.500 1.291.100 205% 31.025 17.261 7.480 24.741 80% 3.596.400 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 14.169 14.400 19.800 34.200 241% 1.230 411 341 752 61% 0
0 #DIV/0! 272.300 132.000 34.000 166.000 61% 1.505 551 54 605 40% 4.268.728 241.000
0 #DIV/0! 1.306 0 0% 13.955 5.522 7.666 13.188 95% 3.548 1.190
0 #DIV/0! 1.673 0 0% 3.115 1.147 407 1.554 50% 0
0 #DIV/0! 277.357 22.000 5.000 27.000 10% 1.606 3.510 0 3.510 219% 1.732.500 249.800
0 #DIV/0! 20.580 6.000 12.000 18.000 87% 162 241 0 241 149% 5.900
0 #DIV/0! 18.074 8.400 206.300 214.700 1188% 352 134 76 210 60% 0
0 #DIV/0! 15.362 26.800 26.800 174% 214 154 272 426 199% 15.800
0 #DIV/0! 42.812 0 0 0% 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 111.178 34.000 25.000 59.000 53% 0 0 0 0 749.999 0
0 #DIV/0! 41.509 5.400 2.560 7.960 19% 11.138 10.413 16.468 26.881 241% 19.381 5.364
0 #DIV/0! 4.357 1.906 4.296 6.202 142% 522 2 290 292 56% 1.800 0
0 #DIV/0! 4.116 3.630 3.030 6.660 162% 17.759 3.750 0 3.750 21% 5.999 485

0 #DIV/0! 391 79 38 117 30% 1.548 62 0 62 4% 155.999 56


0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 853 74 10 84 10% 990 0 0 0 0% 2.999 0
0 #DIV/0! 325 52 27 79 24% 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 18.130 8.400 22.200 30.600 169% 862 74 105 179 21% 14.999 3.700
0 #DIV/0! 3.391 1.728 216 1.944 57% 718 194 216 410 57% 0
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 160.300 60.000 191.000 251.000 157% 0 208 1.542 1.750 1.184.999 12.690
0 #DIV/0! 157.556 1.600 200 1.800 1% 1.703 1.136 986 2.122 125% 0
0 #DIV/0! 17.196 1.530 10.260 11.790 69% 60 100 264 364 607%
0 #DIV/0! 217.280 149.000 292.000 441.000 203% 1.098 63 0 63 6% 2.270.999 83.800
0 #DIV/0! 0 0 0 0 0 0 0
0 #DIV/0! 15.159 10.000 14.300 24.300 160% 659 202 363 565 86% 14.999 3.100
0 #DIV/0! 380 62 129 191 50% 5.508 169 27 196 4% 33 0
0 #DIV/0! 289.958 5.000 352.000 357.000 123% 1.653 1.490 2.500 3.990 241% 2.243.999 11.000
0 #DIV/0! 0 0 0
5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5

0 #DIV/0! 71.387 57.000 243.100 300.100 420% 1.490 830 623 1.453 98% 104.999 32.200
0 #DIV/0! 65.904 43.100 121.600 164.700 250% 1.365 672 750 1.422 104% 104.999 0
0 #DIV/0! 6.173 2.572 2.572 42% 0 4.584 2 4.586 3.995 1.030
0 #DIV/0! 81.929 0 0 0% 0 1.483 183 1.666 2.068 880
0 #DIV/0! 0 0 0 10.942 0 0 0 0% 3.759 0
0 #DIV/0! 6.173 2.572 2.572 42% 8.490 6.706 136 6.842 81% 3.759 110
0 #DIV/0! 24.692 10.288 10.288 42% 0 0 0 0 7.520 2.550
0 #DIV/0! 18.519 7.716 7.716 42% 9.802 17.278 262 17.540 179% 9.588 620
0 #DIV/0! 6.173 2.566 2.566 42% 18.369 0 0 0 0% 10.788 2.390
0 #DIV/0! 0 0 0 23.480 12.217 104 12.321 52% 0
0 #DIV/0! - 0 0 0 0 0 0 1.926 0
#DIV/0! 147,85% 184,51%

4,705478
KABUPATEN LAMPUNG UTARA KABUPATEN PRINGSEW U KABUPATEN PESAW ARAN KABUPATEN LAMPUNG
SISA % TOTAL SISA % TOTAL SISA % TOTAL SISA
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
STOK KETERSE KEBUTU PENGGU STOK KETERSE KEBUTU PENGGU STOK KETERSE KEBUTU PENGGU STOK
OBAT OBAT OBAT
PER TGL DIAAN HAN NAAN PER TGL DIAAN HAN NAAN PER TGL DIAAN HAN NAAN PER TGL
DAN DAN DAN
31 OBAT TAHUN TANGGA 31 OBAT TAHUN TANGGA 31 OBAT TAHUN TANGGA 31
VAKSIN VAKSIN VAKSIN
NOVEMB DAN 2014 L1 NOVEMB DAN 2014 L1 NOVEMB DAN 2014 L1 NOVEMB
( = 5+6 ) ( = 5+6 ) ( = 5+6 )
ER 2014 VAKSIN DESEMB ER 2014 VAKSIN DESEMB ER 2014 VAKSIN DESEMB ER 2014
6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6

30.000 62.200 59% 12.930 34.710 148.000 182.710 1413% 0 33 0 33 108.900 27.700 14.700
0 0 0% 13.080 11.060 38.300 49.360 377% 0 61 0 61 166.320 10.805 38.895
180 600 492 434 3.120 3.554 722% 20 27 0 27 135% 7.128 10.170 1.830
0 8.500 300 300 1.100 1.400 467% 20 0 0 0 0% 0 85.400 14.600
362.700 515.700 58.500 113.100 24.800 137.900 236% 0 0 0 0 717.070 382.700 64.700
3.468.850 3.694.950 173% 340.500 663.700 1.474.000 2.137.700 628% 0 12.040 941 12.981 ######## 951.498 66.600
0 0 0% 16.242 18.114 13.000 31.114 192% 22.444 1.500 0 1.500 7% 196.741 0 198.600
29.000 94.500 48% 73.500 121.300 0 121.300 165% 5.171 4.597 2.386 6.983 135% 1.330.261 128.200 1.867.800
0 0 0 3.690 0 3.690 20 0 0 0% 1.980 0 0
1.875.000 2.133.300 113% 271.500 655.200 1.452.300 2.107.500 776% 0 300 0 300 1.500.000 97.200 0
0 140 2% 912 11.754 8.400 20.154 2210% 0 497 0 497 60.000 0 0

0 480 16% 390 600 110 710 182% 20 0 0 0 0% 11.124 6.210 690

0 1.080 0% 360 2.856 1.728 4.584 1273% 0 0 0 0 84.379 6.120 0

0 0 0 0 0 0 245 0 0 0 0% 53.658 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

1.150 1.560 309 22.903 25.300 48.203 15600% 22 0 0 0 0% 63.773 2.000 0

402.000 710.000 47% 245.100 581.700 460.000 1.041.700 425% 266 150 0 150 56% ######## 173.000 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100.000 19.400 600
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10.000 0 12.800
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 275 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 210 9% 0 450 600 1.050 0 0 0 0 329 0 0
715 1.840 25% 4.908 5.811 0 5.811 118% 0 301 0 301 23.496 9.082 1.368

0 3.950 13% 1.800 3.885 2.600 6.485 360% 41 7 0 7 17% 74.075 20.300 3.800
18.700 123.400 4% 476.100 1.664.600 949.900 2.614.500 549% 1.915 9.474 5.252 14.726 769% 1.699.794 252.700 46.100
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0% 46.824 35.092 0 35.092 75% 2.640 0 0 0 0% 45.000 6.395 3.605
163.800 163.800 73% 61.839 450.413 0 450.413 728% 424 2.500 0 2.500 590% 400.000 165.200 88.900
0 0 0% 0 450 540 990 41 16 11 27 66% 10.000 325 0
0 0 0% 4.671 3.857 1.200 5.057 108% 41 360 430 790 1927% 60.000 245.300 54.400
20.100 49.600 0 0 0 0 0 0 0 0 30.000 0 0
0 3.030 34% 0 420 2.010 2.430 53 0 0 0 0% 39.697 8.290 1.710
0 1.300 9% 1.935 8.145 10.600 18.745 969% 80 0 0 0 0% 500.000 29.910 5.100
0 0% 1.200 400 0 400 33% 50 0 0 0 0% 54.000 0 0
0 0 1.617 6.039 11.500 17.539 1085% 20 0 0 0 0% 47.146 0 0
3.835 5.970 900 3.140 3.480 6.620 736% 67 10 0 10 15% 17.376 5.943 0
0 339 25% 102 157 262 419 411% 2.444 3.134 92 3.226 132% 4.035 11.292 739
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0
0 0 30 1.750 690 2.440 8133% 163 40 0 40 25% 653 1.500 0
102.300 129.200 215% 60 20 0 20 33% 82 0 0 0 0% 20.000 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 6 1.442 960 2.402 40033% 0 144 26 170 0 4.000 0
0 0 738 3.096 2.760 5.856 793% 164 17 16 33 20% 101.640 37.450 4.620
0 0 0% 300 19.600 12.400 32.000 10667% 125 211 79 290 232% 68.845 0 74.800
0 37.400 19% 2.940 8.080 9.900 17.980 612% 0 0 0 0 68.336 37.000 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 3.900 13.635 23.945 7.000 30.945 227% 291 1.630 468 2.098 721% 510.235 53.200 4.200
0 448 2% 969 1.673 450 2.123 219% 7.799 9.600 1.850 11.450 147% 14.822 4.308 750

13.500 41.400 22% 5.457 13.619 7.300 20.919 383% 0 590 0 590 150.000 256.200 45.700
891.000 1.265.000 44% 378.000 473.100 2.900 476.000 126% 342 1.776 269 2.045 598% ######## 180.000 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 856 144
5.503 6.188 60% 321 1.625 4.320 5.945 1852% 346 2.200 800 3.000 867% 14.911 4.460 3.380
280 380 0 180 1.000 1.180 32 0 0 0 0% 0 1.140 0
0 0 0 0 0 0 122 0 0 0 0% 0 0 0
0 7.900 150 7.500 1.950 9.450 6300% 0 0 0 0 96.410 20.000 0
0 8.100 54% 90 2.330 1.000 3.330 3700% 0 0 0 0 10.000 28.600 2.400
0 3.090 2.730 200 2.930 95% 0 0 0 0 59.400 203.900 27.300
0 90 1.230 200 1.430 1589% 20 0 0 0 0% 0 177.700 22.000
0 12.129 95.443 32.600 128.043 1056% 0 0 0 0 500.000 54.000 0
0 1.286 43% 4.416 6.446 2.160 8.606 195% 253 300 200 500 198% 30.000 4.224 1.008
0 0 47.424 30.908 0 30.908 65% 231 490 0 490 212% 115.000 0 0
6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 4 5 6

30.000 62.200 59% 12.930 34.710 148.000 182.710 1413% 0 33 0 33 108.900 27.700 14.700
0 0 0% 13.080 11.060 38.300 49.360 377% 0 61 0 61 166.320 10.805 38.895
2.900 2.900 2% 19.605 90.535 384.000 474.535 2420% 2.277 0 0 0 0% 70.000 0 109.900
0 0 4.710 3.070 8.400 11.470 244% 149 240 0 240 161% 45.418 19.700 12.800
156.000 350.000 34% 110.808 602.936 1.759.000 2.361.936 2132% 0 810 24 834 1.000.000 25.000 0
0 0 47.706 299.902 25.200 325.102 681% 46 0 0 0% 278.020 20.600 5.100
0 32.400 9% 77.940 125.680 60.000 185.680 238% 94 2.240 1.258 3.498 3721% 273.611 100.000 27.200
0 0 0 0 500 500 20 0 0 0% 44.315 19.700 300
0 0 0 0 0 0 61 0 0 0% 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
69.900 108.650 50% 20.964 39.538 5.000 44.538 212% 64 150 75 225 352% 360.357 132.750 13.000
262 886 0 792 264 1.056 558 0 0 0 0% 11.781 1.897 2.079
2.598.000 3.109.000 69% 819.000 2.740.000 6.185.000 8.925.000 1090% 0 0 0 0 ######## 6.200.000 38.000
0 0 0 870 420 1.290 0 0 0 0 0 0 220
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 6.400 17% 0 19.700 14.700 34.400 20 0 0 0 0% 326.700 83.300 16.700
0 0 2.430 2.710 0 2.710 112% 20 0 0 0 0% 15.598 0 0
0 5.600 7% 150 8.245 7.900 16.145 10763% 41 0 0 0 0% 0 11.200 25.100
1.800 6.350 30% 9.657 34.834 3.633 38.467 398% 3.035 11.950 7.850 19.800 652% 108.329 13.600 1.400

1.800 120.250 27% 68.625 146.475 256.400 402.875 587% 1.422 0 0 0 0% ######## 431.700 78.300

0 0 0 212.600 206.600 419.200 45 650 350 1.000 2222% 120.160 0 0


0 0 0 16.260 18.000 34.260 4.328 0 0 0 0% 0 0 180
0 0 0 750 0 750 0 3 0 3 0 0 60
5.950 11.220 35% 7.266 8.972 2.520 11.492 158% 232 488 0 488 210% 530.541 107.300 12.700
0 0 0 84 20 104 41 0 0 0 0% 56 0 0

0 0 66 231 126 357 541% 20 0 0 0 0% 36 31 0


0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 3.000 3.000 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 5.280 0 5.280 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0% 0 1.000 1.000 2.000 184 15 0 15 8% 63.072 0 0
0 0 1.986 7.812 500 8.312 419% 20 10 0 10 50% 20 3.300 0

0 0 0% 3.405 8.335 7.300 15.635 459% 224 0 0 0 0% 39.500 30.000 0


0 51.000 8% 24.747 55.249 42.000 97.249 393% 0 0 0 0 390.800 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1.580 2.000 0% 684 4.736 6.032 10.768 1574% 100 2.440 540 2.980 2980% 12.174 8.760 1.975
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1.914 1.638 4.900 6.538 342% 0 100 0 100 13.114 20.000 0
0 0 405 1.135 4.300 5.435 1342% 7 97 0 97 1386% 22.279 9.900 100
0 0 0% 2.880 95.800 98.232 194.032 6737% 13.600 0 0 0 0% 56.344 0 0
0 0 0% 1.422 4.849 1.925 6.774 476% 251 215 82 297 118% 205.040 2.400 2.400
0 0 0% 417 259 190 449 108% 0 0 0 9.513 0 0
0 0 0% 1.098 2.766 14.600 17.366 1582% 184 80 90 170 92% 50.094 16.300 0
7.847 14.231 53% 12.387 28.034 87.444 115.478 932% 18.587 0 0 0% 194.563 13.353 1.647
53.300 58.500 22.362 32.454 20.000 52.454 235% 163 0 0 0% 71.217 179.250 21.500
3.282.500 3.282.500 91% 536.682 1.402.694 1.523.400 2.926.094 545% 37.232 24.993 5.960 30.953 83% ######## 620.600 100
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 10.400 0 10.400 184 0 0 0% 352.000 25.890 4.110
0 241.000 6% 204.000 368.000 1.211.000 1.579.000 774% 722 1.136 164 1.300 180% 1.239.619 320.000 0
2.368 3.558 100% 471 708 0 708 150% 510 0 0 0% 15.267 0 0
0 0 45 -445 510 65 144% 0 1.383 1.383 2.658 1.939 205
0 249.800 14% 55.566 137.522 144.000 281.522 507% 0 0 0 1.094.146 5.800 1.526.600
0 5.900 5.412 11.804 43.000 54.804 1013% 1 95 75 170 17000% 0 170.800 23.600
0 0 1.869 5.023 1.900 6.923 370% 20 0 0 0% 30.119 29.700 0
0 15.800 0 0 0 0 20 106 34 140 700% 39.532 30.000 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 56.000 0 0
0 0 0% 0 0 0 0 20 300 300 1500% 56.000 0 0
16.434 21.798 112% 5.070 29.723 31.831 61.554 1214% 91.708 4.760 2.940 7.700 8% 346.259 22.860 5.060
0 0 0% 468 540 2.784 3.324 710% 0 0 0 15.682 0 0
0 485 8% 2.139 2.983 900 3.883 182% 8.880 3.500 12.380 15.000 8.438 1.562

37 93 0% 0 72 0 72 20 0 0 0 0% 3.267 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0% 624 828 0 828 133% 20 0 0 0 0% 6.534 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
12.800 16.500 110% 0 400 1.900 2.300 0 25 0 25 45.964 9.900 0
0 0 1.149 9.983 13.056 23.039 2005% 428 0 0 0 0% 2.000 3.350 1.314
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
9.540 22.230 2% 30.000 430.000 91.000 521.000 1737% 0 0 0 0 686.681 140.500 9.500
70.500 70.500 3.000 18.000 13.000 31.000 1033% 1.091 0 0 0 0% 19.800 100.800 19.200
0 0 1.560 4.740 6.300 449 0 0 0 0% 0 8.325 1.675
12.900 96.700 4% 244.269 587.423 337.000 924.423 378% 537 0 0 0 0% 991.526 100.000 184.000
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0