Anda di halaman 1dari 11

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

I. Kompetensi :
Mengidentifikasi Sistem AC dan komponen komponennya
II. Sub Kompetensi :
1. Menjelaskan fungsi sistem AC.
2. Mengidentifikasi komponen-komponen utama system AC beserta fungsi
masing masing komponen.
3. Menjelaskan cara kerja sistem AC.

III. Alat Dan Bahan :


1. Engine Stand AC system
2. Mobil Avanza
3. Buku referensi system AC

IV. Kelamatan Kerja :


1. Periksalah terlebih dahulu kondisi engine stand atau kendaraan yg akan
digunakan untuk praktik sebelum dihidupkan.

V. Dasar Teori
Mobil ber-AC saat ini bukan hanya barang mewah, melainkan sebuah
kebutuhan. Kondisi jalanan yang semakin panas membuat AC mobil menjadi
keharusan. Dengan adanya AC mobil perjalanan akan semakin nyaman dan
menyenangkan.Dari ulasan tersebut, dapat diketahui bahwa AC mobil
adalah kata yang akrab di telinga. Namun, ketika ditanya tentang pengertian
AC mobil, kebanyakan orang masih bingung. Pengertian AC mobil yang
paling sering diucapkan adalah alat yang membuat mobil terasa dingin.
Namun, apakah pengertian AC hanya sebatas itu?Tentu saja tidak. Untuk
mempelajari lebih lanjut mengenai AC mobil beserta fungsinya, pelajari
ulasan berikut.

Apabila suhu di dalam ruangan terasa panas, kemudian AC diaktifkan


maka udara panas ini akan diserap sehingga temperatur udara di ruangan
tersebut menurun. Dan jika di dalam ruangan udaranya lembab, kelembaban
akan dikurangi oleh sistem AC sehingga udara dipertahankan pada tingkat
yang menyenangkan.

ketika hujan, dimana kelembaban ini dapat menyebapkan kondensasi atau


timbulnya embun-embun pada kaca mobil sehingga dapat menghalangi

1|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

pandangan ketika mengemudi. Dengan mengaktifkan air conditioner ini


kondensasi dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Udara yang keluar dari
sistem ac merupakan udara yang kering dan telah melalu filter (saringan)
sehingga udara tersebut bersih dan terhindar dari kotoran atau debu.

Air Conditioner terdiri dari kata "air" yang berarti udara, dan
"conditioner" yang berarti penentu, pengkondisian, penyejuk, bisa dikatakan
juga sebagai pengatur. Air conditioner sering disebut juga sebagai penyejuk
udara, karena memang salah satu fungsinya adalah untuk menyejukkan
udara ruangan didalam kendaraan. Sistem Air Conditioner adalah suatu
sistem pada kendaraan yang berfungsi untuk :

1. Mengontrol temperatur

2. Mengontrol sirkulasi udara

3. Mengontrol kelembaban

4. Memurnikan udara (Purification)

Secara fisik, AC mobil tidaklah tampak dengan jelas karena tertutup tubuh
mobil. AC mobil baru akan nampak setelah penutupnya dibuka. Benda yang
sering Kita kira sebagai AC mobil hanyalah bagian kisi-kisi udara saja.
Sedangkan bentuk Ac mobil aslinya jauh lebih kompleks dan rumit. Struktur
dasar AC mobil dan AC rumah sebenarnya sama. Hanya saja, AC mobil lebih
dinamis. Putaran kompresor pada AC mobil mengikuti RPM mobil. Semakin
cepat mobil melaju, semakin cepat pula putaran kompresor sehingga suhu
kabin lebih cepat dingin. Sedangkan, AC ruangan lebih statis. Putaran
kompresor sangat tergantung pada pengaturan suhu yang dipilih. Mode yang
digunakan juga mempengaruhi kecepatan pergantian udara dalam ruangan
ber-AC. Selain itu, faktor stabilitas tegangan listrikterkadang juga membuat
AC bekerja lebih lama.

Jenis AC mobil secara umum terbagi menjadi dua bagian, yaitu single
blower dan double blower. AC single blower hanya memiliki satu blower yang
biasanya diletakkan di depan. Sedangkan AC double blower memiliki dua
blower yang terletak di kabin bagian depan dan belakang. Khusus untuk jenis

2|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

double blower, banyak konsumen yang mengeluhkan mengapa kabin depan


lebih dingin dibandingkan kabin belakang?. Hal ini dikarenakan blower yang
digunakan berbeda. Blower pada bagian depan adalah blower primer.
Sedangkan blower bagian belakang hanyalah tambahan saja. Dengan alasan
tersebut, sangat wajar jika kabin depan lebih terasa dingin dibandingkan
kabin belakang.

Adapun cara kerja dari sistem AC mobil adalah sebagai berikut:

Gambaran kerja sistem AC

Kompresor yang digerakan oleh tenaga mesin mobil tersebut,


memompa dan mensirkulasikan media pendingin / Refrigerant / Freon yang
masih berbentuk Gas ke dalam sistem dengan tekanan tertentu. Selanjutnya
media pendingin tersebut dialirkan ke kondensor, di kondensor media
pendingin didinginkan dengan jalan melepas panas ke udara luar lewat sirip-
sirip kondensor. Dikarenakan temperaturnya menurun maka media pendingin

3|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

yang tadinya berbentuk gas dari kompresor akan berubah menjadi media
pendingin berbentuk cair.

Selanjutnya media pendingin tersebut dialirkan ke Filter / Dryer untuk


dilakukan penyaringan maupun pengeringan terhadap uap air yang ikut
beredar di dalam sistem. Media pendingin yang sudah difilter di alirkan ke
katu expansi yang bertugas untuk menurunkan tekanan media pendingin,
karena tekanan turun maka otomatis temperatur juga turun, akibat dari
penurunan tekanan media pendingin berubah menjadi kabut dengan
temperatur yang rendah.

Media pendingin yang sudah turun tekanan dan temperaturnya


dialirkan ke evaporator, akibatnya evaporator menjadi dingin, udara yang
mengalir melalui sirip-sirip evaporator panasnya diserap sehingga temperatur
udara tersebut menjadi turun. Udara yang sudah turun temperaturnya
dialirkan kedalam ruang kendaraan sehingga terasa sejuk. Sementara itu di
dala evaporator terjadi perubahan bentuk pada media pendingin, yang
semula berbentuk kabut dari katup expansi berubah menjadi gas pada
evaporator. Media pendingin yang sudah dalam bentuk gas dari evaporator
siap dihisap dan di sirkulasikan ke dalam sistem.Demikianlah ulasan cara
kerja AC mobil secara singkat

4|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

VI. Data Praktik

No Nama Komponen Gambar Kondisi


1 Kompresor AC Baik

2 Kondensor Baik

3 Receiver dryer Baik

4 Katub ekspansi Baik

5|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

5 Evaporator Baik

6 Blower Baik

VII. Analisis Dan Pembahasan


A. Fungsi komponen dan letak komponen

No Nama Fungsi Letak


Komponen Komponen
1 Kompresor AC Memompa refrigerant untuk Sebelah kiri
menaikan tekanan dan engine
sirkulasinya
2 Kondensor Menyerap panas refrigerant Di depan
untuk merubah refrigerant Radiator
dari gas menjadi cair
3 Receiver dryer Menyaring uap air dan Menempel pada
kotoran yang merugikan rangka mobil
siklus refrigerant dan sebagai setelah
tampungan sementara condensor
refrigrant
4 Katub ekspansi Mengabutkan refrigerant Menempel pada
rangka di depan

6|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

kabin
5 Evaporator Sebagai sarana refrigerant Dalam kabin
untuk menyerap udara panas
disekitar
6 Blower Mengalirkan udara disekitar Dalam kabin
untuk mendorong hawa dingin
masuk ke dalam kabin

B. Kemungkinan kerusakan dan perawatan

Kompresor
a. Gangguan pada magnetic clutch. Saat Ac tidak bekerja,
otomatiskompresor juga tidak dapat bekerja, sebab daya dari mesin
yang melalui pulley dan belt tidak dapat diteruskan ke kompresor. Jika
yang terjadi sebaliknya, perlu dilakukan pemeriksaan tegangan baterai
(bisa tegangannya kurang), stelan amplifier kurang tepat, masa
(ground) yang kurang baik. Jika semua gangguan tersebut tidak
terjadi, dapat dipastikan magnetic clutch yang rusak.
b. Suara dari sekitar kompresor tidak normal (timbul suara berisik).
Periksa buat pengikat kompresor pada bracketnya atau baut pengikat
bracket dengan mesin(bisa kendor), bearing idle pulley dn bearing idle
pulley dan bearing magnetic clutch aus, dan baut-baut pengikat crank
shaft puli kendor.
c. Suara dari dalam kompresor tidak normal atau berisik. Ini dapat
disebabkan bearing-bearing dalam kompresor aus, minyak pelumas
kurang, atau cleareance dari bagian yang bergerak melampaui batas
standarnya. Perbaiki kompresor dan bagian-bagiannya, jika perlu
lakukan overhaul kompresor
d. Gasket dan seal kompresor rusak, sehingga mengakibatkan
kebocoran refrigerant dan minyak pelumas. Jika ini terjadi,
akanmenyebabkan kompresor cepat panas dan menimbulkan
kerusakan yang lebih parah.
.
Kondensor

7|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

a. Permukaan kondensor tertutup debu, sehingga proses pendinginan


refrigerant pada kondensor dengan air dan disikat dengan sikat
halus, tetapi perlu hati-hati agar tidak merusak kondensor.
b. Adanya kebocoran refrigerant pada bagian pipa sambungan
diakibatkan oleh karat dan kotoran yang menempel. Bersihkan secara
berkala dan perhatikan jika ada kebocoran pada sambungan pipa dan
bagian lainnya.
c. Motor kipas kondensor tidak berputar atau putarannya tidak normal.
Lakukan perbaikan motor kipas hingga putarannya kembali normal.

Katup Ekspansi
a. Sensor(bulb) terlepas dari dudukannya, sehingga kerja katup
ekspansi tidak normal. kemampuan pendinginan AC mobil.
b. Lubang penyemprotan katup ekspansi terlalu renggang, sehingga
cairan refrigerant yang dikabutkan terlalu banyak dan mengakibatkan
tekanan refrigerant pada evaporator terlalu tinggi. Akibatnya
kemampuan pendinginan AC mobil menjadi berkurang. Untuk
mengatasinya, sebaiknya ganti katup ekspansi.
c. Gas pada pipa sensor(capillary bulb) katup ekspansi bocor, sehingga
sensor tidak dapat bekerja. Hal ini dapat mengakibatkan refrigerant
yang dikabutkan ke evaporator menjadi berkurang, tekanan
refrigerant di evaporator menjadi sangat rendah, dan menyebabkan
kemampuan pendinginan AC mobil berkurang. Agar kembali normal,
sebaiknya ganti katup ekspansi.
d. Lubang penyemprotan katup ekspansi yang berfungsi mengkabutkan
refrigerant tersumbat, sehingga refrigerant tersumbat, sehingga
refrigerant yang berhasil di kabutkan hanya sedikit. Ini akan
berpengaruh terhadap kemampuan pendinginan. Selain itu, dapat
menimbulkan bunga es (frozen) pada pipa cairan refrigerant sebelum
masuk ke evaporator. Untuk mengatasinya, bersihkan katup ekspansi.

Evaporator
a. Filter udara pada evaporator tersumbat oleh debu dan kotoran
sehingga udara yang melewati evaporator tidak dapat bersikulasi
dengan baik. Anda perlu membersihkan filter udara agar sirkulasi
udara menjadi lancar.
8|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

b. Sirip-sirip pipa evaporator terhalang oleh debu dan kotoran, sehingga


proses penyerapan panas terganggu dan mengakibatkan udara
panas yang melewatinya tidak dapat diserap dengan baik. Bersihkan
sirip-sirip pipa evaporator menggunakan angin dari kompresor .
c. Terjadinya kebocoran pada pipa evaporator . Hal ini disebabkan
kotoran yang menumpuk pada permukaannya, sehingga
menyebabkan karat dan menimbulkan kebocoran. Untuk
mengatasinya, lakukan penambalan pada bagian yang bocor. Jika
kebocoran sudah terlalu besar sebaiknya evaporator diganti.

Receiver(Filter Dryer)

a. Receiver tersumbat kotoran, indikasinya dapat diketahui dengan


memegang pipa masuk dan keluar receiver. Rasakan suhu yang
terdapat pada pipa masuk dan keluar receiver, apakah ada
perbedaan suhu atau tidak. Jika ada perbedaan suhu, dapat
dipastikan receiver sudah kotor, sehingga receiver(filter dryer) perlu
diganti.
b. Batu silica receiver terlepas dari tempatnya, sehingga menutup
saluran refrigerant dan menghambat aliran refrigerant. Batu silika
pada receiver terbungkus dan berfungsi menyaring kotoran. Jika
bungkus batu silica tersebut mengalami kebocoran, maka batu silika
akan masuk kekomponen-komponen AC lainnya.

Oli Kompresor
a. Saat melakukan service besar(pemeliharaan rutin).
b. Saat perbaikan salah satu komponen AC mobil, seperti kompresor,
kondensor, dan evaporator.

Magnetic Clutch
a. Saat AC dihidupkan, magnetic clutch terkadang slip, sehingga tidak
mampu memutar kompresor. Periksa permukaan pressure plate-nya,
apakah terdapat minyak atau benda lain yang menempel. Sebaiknya
bersihkan permukaan pressure plate. Selain itu dapat juga
disebabkan tegangan dari baterai ke magnetic clutch kurang. Periksa

9|Air Conditiener
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

kabel-kabel dan saluran listrik dari baterai ke magnetic clutch. Charge


baterai atau perbaiki sistem kelistrikannya.
b. Saat AC dihidupkan, pressure plate tidak mau menempel. Periksa
kondisi stator coil, apakah putus atau terbakar. Perbaiki atau ganti
stator coil jika rusak atau terbakar. Periksa juga saluran kabel dari
batterai yang menuju ke magnetic clutch apakah terdapat gangguan
atau tidak. Selain itu periksa juga bagian switch ON/OFF dan
thermostat AC. Langkah terakhir, periksa jarak atau kerenggangan
antara rotor dan pressure plate. Perbaiki jika jaraknya terlalu
renggang.
VIII. Kesimpulan
Air Conditioner terdiri dari kata "air" yang berarti udara, dan "conditioner"
yang berarti penentu, pengkondisian, bisa dikatakan juga sebagai pengatur.
Dalam fungsi AC samhat diperlukan dalam menagur temperature kabin mobil,
maka dari itu fungsi dan kerja dri ompresor menjadi hal yang kiranya harus
untuk diperhatikan karena berkenaan langsung dengan pengemudi dan
penumpang. Selama praktik kami tidak menemukan kerusakan pada system
AC di mobil praktik namun akan lebih baik ketika AC tersebut dilakukan
perawatan secara berkala.

Daftar Pustaka

http://www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/ototronik/966-
masipul-gus

http://www.viarohidinthea.com/2015/09/melanjutkan-postingan-terdahulu-tentang.html

10 | A i r C o n d i t i e n e r
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF
LAPORAN PRAKTIK SISTEM AIR COMDITIONER
PENGENALAN SISTEM AC
Semester : IV (Empat) Kelas : C2 Kelompok : 3

http://otomotrip.com/fungsi-komponen-utama-dan-cara-kerja-ac-mobil.html

http://www.kitapunya.net/2015/01/fungsi-dan-pengertian-air-conditioner.html

http://www.omegaacmobil.com/fungsi-dan-kegunaan-jika-ac-mobil-terpasang-di-
mobil.php

http://www.otoqita.com/2014/03/cara-merawat-ac-mobil-supaya-tetap.html

http://www.asapmobil.com/cara-merawat-ac-mobil-agar-lebih-awet-dan-dingin/

11 | A i r C o n d i t i e n e r