Anda di halaman 1dari 14

TAHAPAN PROYEK

OLEH : Endang Mulyani

Prodi Teknik Perencanaan Wilayah Kota


Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik UNTAN
Universitas Tanjungpura Pontianak
Aspek Yang Dikaji

Aspek yang harus dikaji dalam setiap tahap merupakan


kerangka dasar dari proses suatu proyek, yaitu :
1. Aspek fungsional : konsep umum, pola operasional, program
tata ruang dll.
2. Aspek lokasi dan lapangan : iklim, topografi, jalan masuk,
prasarana, formalitas hukum dll.
3. Aspek konstruksi : prinsip rancangan, standar teknis,
ketersediaan bahan bangunan, metode pelaksanaan dan
keselamatan operasi.
4. Aspek operasional : administrasi proyek, arus kas,
kebutuhan perawatan, kesehatan dan keselamatan kerja.
TAHAPAN PROYEK

Tahapan Kegiatan Proyek terdiri dari :


1). Tahap Study Kelayakan (feasibility study)
2). Tahap Penjelasan (briefing)
3). Tahap Perancangan (design)
4). Tahap Pengadaan/Pelelangan
(procurement/tender)
5). Tahap Pelaksanaan (construction)
6). Tahap Pemeliharaan dan Persiapan Penggunaan
(maintenance, start-up and implementation).
TAHAPAN PROYEK

Kegiatan Investasi

Kegiatan Proyek

Studi Kelayakan Implementasi Operasi & Pemeliharaan

Desain

Pelaksanaan Konstruksi

Waktu

Investasi adalah pemanfaatan sumber daya (uang/dana) pada saat ini untuk
mendapatkan manfaat (termasuk keuntungan) pada masa yang akan datang.
TAHAPAN PROYEK

Desain/perancangan
Kebutuhan Studi Pra Desain
Pemilik dan Kelayakan
Pemakai (Feasibility) Detail Desain

Bangunan Pelaksanaan
dipergunakan Pengadaan (Procurement)
Konstruksi
beroperasi
1. TAHAP STUDY KELAYAKAN

Tujuan dari tahap SK adalah untuk meyakinkan Pemilik Proyek bahwa proyek yang
diusulkan layak untuk dilaksanakan baik dari aspek perencanaan & perancangan,
aspek ekonomi maupun aspek lingkungannya

KEGIATAN PADA TAHAP INI ADALAH :

Menyusun rancangan proyek secara kasar dan membuat estimasi biaya


yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut.
Meramalkan manfaat yang akan diperoleh jika proyek tersebut
dilaksanakan, baik manfaat langsung (manfaat ekonomis) maupun
manfaat tidak langsung (fungsi sosial dan lingkungan).
Menyusun analisis kelayakan proyek, baik secara ekonomis maupun
finansial.
Menganalisis dampak lingkungan yang mungkin terjadi ,apabila proyek
tersebut dilaksanakan
2.
2. TAHAP
TAHAP PENJELASAN
PENJELASAN

Tujuan dari tahap Penjelasan adalah untuk memungkinkan Pemilik Proyek


menjelaskan fungsi proyek dan biaya yang diizinkan, sehingga Konsultan Perencana
dapat secara tepat menafsirkan keinginan Pemilik Proyek dan membuat taksiran
biaya yang diperlukan.

KEGIATAN PADA TAHAP INI ADALAH :

Menyusun rencana kerja dan menunjuk para Perencana dan Tenaga Ahli
Mempertimbangkan kebutuhan pemakai, keadaan lokasi dan lapangan,
merencanakan rancangan, taksiran biaya, persyaratan kualitas/mutu.
Mempersiapkan ruang lingkup kerja. Jadwal waktu, taksiran biaya dan
implikasinya serta rencana pelaksanaan.
Mempersiapkan sketsa dengan skala tertentu sehingga dapat menggambarkan
denah dan batas-batas proyek
3. TAHAP PERANCANGAN

Tujuan dari tahap Perancangan adalah :


Untuk melengkapi penjelasan proyek dan menentukan tata letak, rancangan,
metode pelaksanaan dan taksiran biaya agar mendapatkan persetujuan dari
Pemilik Proyek dan pihak berwenang yang terlibat.
Untuk mempersiapkan informasi pelaksanaan yang diperlukan, termasuk
gambar rencana dan spesifikasi serta untuk melengkapi semua dokumen
tender.

KEGIATAN PADA TAHAP INI ADALAH :

Tahap Pra Rancangan (Preliminary Design)


Tahap Pengembangan Rancangan (Development Design)
Tahap Rancangan Akhir & Penyiapan Dokumen Pelaksanaan
(Final Design & Construction Document)
4. TAHAP PENGADAN/PELELANGAN

Tujuan dari tahap Pengadaan/Pelelangan ini adalah : untuk menunjuk Kontraktor


sebagai pelaksana atau sejumlah Kontraktor sebagai Sub-Kontraktor yang
akan melaksanakan konstruksi di lapangan.

KEGIATAN PADA TAHAP INI ADALAH :

Prakualifikasi
Tujuannya : mengetahui pengalaman dan kompetensi Kontraktor
yang ikut serta dalam pelelangan. Proses ini meliputi pemeriksaan
sumber daya keuangan, manajerial dan fisik Kontraktor yang
potensial dan pengalamannya pada proyek yang sama serta menilai
integritas perusahaan.
Dokumen Kontrak
Merupakan dokumen lengkap yang menguraikan tugas dan tanggung
jawab pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
5. TAHAP PELAKSANAAN1

Tujuan dari tahap Pelaksanaan ini adalah : Untuk mewujudkan bangunan yang
dibutuhkan oleh Pemilik Proyek yang sudah dirancang oleh Konsultan Perencana
dalam batasan waktu dan biaya yang telah disepakati serta dengan mutu yang
telah disyaratkan.
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini: Merencanakan, Mengkoordinasikan,
Mengendalikan semua operasional di lapangan.

Kegiatan perencanaan dan pengendalian adalah :


Perencanaan dan pengendalian jadwal waktu pelaksanaan
Perencanaan dan pengendalian organisasi lapangan
Perencanaan dan pengendalian tenaga kerja
Perencanaan dan pengendalian peralatan dan material
Kegiatan koordinasi adalah :
Mengkoordinasikan seluruh kegiatan pembangunan, baik untuk bangunan sementara maupun
bangunan permanen, serta semua fasilitas dan perlengkapan yang terpasang
Mengkoordinasikan para subkontraktor
Penyeliaan umum
5.TAHAP PELAKSANAAN2

Pada tahap pelaksanaan, 4 (empat) target yang harus


dicapai Kontraktor, yaitu :

selesai dengan mutu/kualitas paling tidak sama dengan


yang ditentukan dalam perencanaan
selesai dengan waktu waktu perencanaan
selesai dengan biaya biaya yang direncanakan
selesai dengan tidak menimbulkan dampak lingkungan
(sosial, fisik dan administratif)
6. TAHAP PEMELIHARAAN DAN
PERSIAPAN PENGGUNAAN

Tujuan dari tahap Pemeliharaan dan Persiapan Penggunaan ini adalah :


- Untuk menjamin agar bangunan yang telah selesai sesuai dengan dokumen kontrak
dan semua fasilitas bekerja sebagaimana mestinya
- Pada tahap ini juga dibuat suatu catatan mengenai tahapan pelaksanaan berikut
petunjuk operasinya dan melatih staf dalam menggunakan fasilitas yang tersedia.

KEGIATAN PADA TAHAP INI ADALAH :

Mempersiapkan catatan pelaksanaan, baik berupa data-data selama


pelaksanaan maupun gambar pelaksanaan (as built drawing)
Meneliti proyek yang sudah selesai secara cermat dan memperbaiki
kerusakan-kerusakan yang terjadi
Mempersiapkan petunjuk operasional/pelaksanaan serta pedoman
pemeliharaannya
Melatih staf untuk melaksanakan pemeliharaan
SKEMATIS TAHAPAN PROYEK

Tahap Studi Tahap Design Tahap Construction Tahap Maintenance & Start-up
Kelayakan (Perancangan) (Pelaksanaan) (Pemeliharaan & persiapan
penggunaan)

Tahap pengadaan
Konsultan MK/SK Tahap pengadaan
Kontraktor
Tahap pengadaan
Konsultan Perencana

Tahap pengadaan
Konsultan Pengawas

Gambar : Skema Tahapan Proyek


STANDART YANG DIPERGUNAKAN
DALAM MANAJEMEN
SKEMATIS TAHAPANPROYEK
PROYEK

PROSES MANAJEMEN PROYEK

PLAN DO

PLAN-DO-CHECK-ACTION

ACTION CHECK