Anda di halaman 1dari 4

60.Kul.1E/R.

0
UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UJIAN TENGAH SEMESTER


SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2013/2014

Mata Kuliah : PSK & Ergonomi Program Studi : Teknik Industri


Hari/Tanggal : Rabu/ 7 Mei 2014 Waktu : 100 menit
Sifat Ujian : Buka 1 lembar catatan Ukuran A4
Dosen : Dr. Ir. Nora Azmi, MT; Dian Mardi S, ST, MT; Ir. Muh. Gunara, M.Sc.

Koordinator mata Kuliah / Dosen Diperiksa dan disetujui oleh


Ketua Program Studi / Sekjur,

(Dr. Ir. Nora Azmi, MT) ( Dr. Dadang Surjasa, MT)

Petunjuk : Kerjakan semua soal di bawah ini dengan baik. Bobot masing-masing
soal (1-5) adalah 20

1. Fisiologi Kerja
a. Jelaskan secara sederhana proses metabolisme tubuh hingga dihasilkannya energi
b. Berapa lamakan waktu istirahat yang diperlukan seorang pekerja pabrik yang
memerlukan energi rata-rata sebesar 5.4 Kcal/menit selama periode waktu 1 jam ?
Diketahui standar beban kerja normal = 4 Kcal/menit
c. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kapasitas kerja manusia untuk
melakukan pekerjaan fisik ? Jelaskan !

2. Antropometri
a. Jelaskan data-data anthropometri apa saja yang diperlukan untuk membuat
fasilitas arena bermain anak dari fiberglass seperti gambar di bawah ini.
Sebutkan min. 5 (lima) data anthropometri anak lengkap dengan persentil yang
diperlukan dengan mengisi tabel di bawah ini.

No Jenis Data Tujuan penggunaan Persentil dan alasan


Antropometri data pemilihan persentil
1
2
....
dst

b. Jika rata-rata tinggi badan anak TK yang akan menggunakan mainan tersebut
adalah 109 cm dengan standar deviasi 4,5 cm, berapa nilai persentil 95 tinggi
badan anak TK tersebut (Z95% = 1,645) ? Berapa tinggi rumah perosotan yang
anda sarankan ?
60.Kul.1E/R.0
UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

3. Biomekanika
a. Apabila sebuah sepatu roda dengan berat 1.2 kg diangkat dengan satu kaki dan
diketahui jarak antara pusat beban kaki terhadap pusat beban sepatu roda sejauh
42 cm, jarak gaya otot hingga pusat sendi = 3.5 cm. Hitunglah besar gaya
kontraksi otot (Fm) yang bekerja pada bagian kaki itu ?

b. Dalam gambar berikut in ( a & b ), tunjukkan daerah/bagian tubuh yang


mengalami pembebanan otot statis (static muscle loading) dan dinamis !
Menurut anda, apakah aktivitas ini sudah sesuai dengan prinsip-prinsip
ergonomi ? bagaimana seharusnya hal tersebut diperbaiki ? Jelaskan alasan-
alasannya !

Gambar a Gambar b

4. Resiko Ergonomi
a. Perhatikan gambar di bawah ini. Kedua paramedis sedang menangani seorang
pasien dengan posisi yang tidak natural. Dengan menggunakan metode Rapid
Upperlimb Body Assessment (RULA), lakukan pengukuran risiko postur kedua
orang petugas paramedis ini. Mahasiswa pria mengukur risiko postur petugas
paramedis pria (kiri) sedangkan mahasiswa perempuan mengukur risiko postur
petugas paramedis wanita (kanan). Gunakan form checklist RULA di halaman
terakhir soal untuk mengerjakan soal ini.

b. Sebuah usaha industri komponen kendaraan bermotor yang memproduksi


berbagai jenis produk komponen untuk tujuan ekspor. Masalah yang timbul
dihadapi oleh perusahaan ini adalah pekerja pada bagian pembentukan pelat
(metal forming) yang sering mengeluh cepat lelah dan sering sakit pada bagian
punggung, serta kaki sering kaku, bahkan terjadi pembengkakan. Pekerjaan pada
bagian pembentukan ini dapat dikategorikan sebagai pekerjaan ringan, namun
meja yang digunakan untuk bekerja dirasa tidak memberikan kenyamanan pada
saat bekerja. Apabila anda sebagai industrial engineer di perusahaan tersebut,
60.Kul.1E/R.0
UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
berikan contoh pengisian kuesioner penggunaan nordic body map (NBM) untuk
menentukan keluhan para pekerja tersebut !

5. DISPLAY
Gambar berikut ini adalah ruang tunggu penumpang di Bandara Halim Perdana
Kusuma Jakarta.

a. Lakukan identifikasi kebutuhan display untuk:


i. Penumpang (bagi mahasiswa dengan NIM Ganjil)
ii. Petugas ruang tunggu bandara (bagi mahasiswa dengan NIM Genap)

b. Jelaskan jenis display yang sesuai dengan kebutuhan tersebut

Selamat bekerja ....


60.Kul.1E/R.0
UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI