Anda di halaman 1dari 5

Asetosal

Rumus bangun :

(Struktur Asetosal)
https://id.wikipedia.org/wiki/Aspirin
Rumus molekul : C9H8O4
BM : 180,16
Asam asetil salisilat mengandung tidak kurang dari 95% C 9H8O4, di hitung
terhadap zat yang telah dikeringkan.
Pemerian : Hablur tidak berwarna atau serbuk hablut putih, tidak berbau
atau hampir tidak berbau; rasa asam.
Kelarutan : Agak sukar larut dalam air, mudah larut dalam etanol (95%) p;
larut dalam kloroform P dan dalam eter P.
Penetapan kadar : Timbang seksama 500 mg, larutkan dalam 100 ml etanol 95%
P. Titrasi dengan natrium hidroksida 0,1N menggunakan
indikator larutan merah fenol P. 1 ml natrium hidroksida 0,1N
setara dengan 18,02 mg C9H8O4
Penyimpanan : Dalam wadah yang tertutup baik
Literatur : FI III hal 42

Asetosal (asam asetil salisilat) BM = 180,16 ( FI IV )

Asam asetil salisilat mengandung tidak kurang dari 99,5 % dan tidak lebih
dari 100,5 % C9H8O4, dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan.
Pemerian : hablur putih, umumnya seperti jarum / lempengan
tersusun, atau serbuk hablur putih, tidak berbau atau
berbau lemah. Stabil diudara kering, didalam udara
lembab secara bertahap terhidrolisa menjadi asam
salisilat dan asam asetat.
Kelarutan : sukar larut dalam air, mudah larut dalam etanol,
larut dalam kloroform, dan dalam eter, agak sukar
larut dalam eter mutlak.
Susut pengeringan : tidak lebih dari 0,5 %, lakukan pengeringan diatas
silica gel p selama 5 jam.
Ukuran partikel : size: l = 0.25 m, = 4.6 mm;
Bobot jenis : 180,2
Titik leleh/ lebur : 156O C-161O C
Wadah dan penyimpanan : dalam wadah tertutup rapat.
Indikasi : demam, rasa sakit setelah vaksinasi, sakit otot dan
sakit gigi.
Kontra indikasi : demam berdarah, tukak lambung dan terapi
antikoagulan, hipersensitif.
Dosis :
1. Dewasa : 2-3 tablet sesudah makan, jika perlu diulangi tiap 4 jam.
2. Anak-anak 6-12 tahun : 1-2 tablet sesudah makan, jika perlu dapat diulang
tiap 6 jam.

Amprotab
Warna : Putih
Rasa : Tidak berasa
Bau : Tidak berbau
Pemerian : Granul atau serbuk
Kelarutan : Praktis tidak larut dalam etanol dingin (90%) dan air
dingin, larut dalam dimetilsalfoxida.
Stabilitas : Dalam keadaan kering stabil terhadap bahan kimia lain
dan oleh mikroorganisme dalam bentuk pasta/basah mudah
rusak terhadap mikroba.
BJ : 1,478 gr/cm3
pH : 4,0-7,0
Inkompatabilitas : Dengan pengoksida kuat
Kegunaan : Penghancur
Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipients edisi VI. 2009. Hal : 685-690
Magnesium Stearat

Warna : Putih
Rasa : Rasa khas seperti asam stearat
Bau : Seperti asam stearat berbau atau berbau lemah
Pemerian : Bentuk seperti granul atau bubuk, mudah mengendap
Kelarutan : Tidak dapat larut dalam etanol, etano (95%)p, eter dalam
air, mudah larut dalam benzen panas.
Stabilitas : Sangat stabil diudara
Berat jenis : 1,092 gr/cm2
Titik lebur : 250C
Inkompatibilitas : Dengan asam kuat alkali dan besi
Kegunaan : Sebagai pelicin
Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipients edisi VI. 2009. Hal : 404-406

Avicel PH 102
Warna : Putih
Rasa : Tidak berasa
Bau : Tidak berbau
Pemerian : Digunakan dalam ukuran partikel yang berbeda-beda,
tingkat kelembaban berbeda.
Kelarutan : Mudah larut dalam 5% b/v larutan hidroksida ptaktis
tidak larut dalam air, larutan asam dan beberapa pelarut
organik.
Stabilitas : Tidak bercampur dengan bahan oksidator kuat
Partikel : Tidak lebih dari 8,0 250 nm
BJ : 1,512 1,668 gram/cm3
Titik leleh : 260 270C
pH : 5,0 7,5
Inkompatibilitas : Pengoksida kuat
Kegunaan : Penghancur
Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipients edisi VI. 2009. Hal : 129-132

Amilum Kering (Dirjen POM, 1979 : 109)


Pemerian : serbuk halus, kadang-kadang berupa gumpalan kecil,
putih tidak berbau, tidak berasa.
Kelarutan : praktis tidak larut dalam air dingin dan dalam

etanol 95 %.
Susut pengeringan : tidak lebih dari 15 %
Kadar abu : tidak lebih dari 0,6 %
pH : 5,5 - 6,5
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik, ditempat sejuk dan kering.
Penggunaan : glidant, tablet and capsul diluents, penghancur, tablet
binder.
Use Concentration ( % b/b )
Binder 5 25
Penghancur 3 15

Penyimpanan : dalam wadah tertutup, ditempat sejuk dan kering.

Magnesii Oxidy (FI edisi III hal. 353)


Nama resmi : MAGNESII OXYDUM
Nama Lain : Magnesiumoksida
Rumus Molekul : MgO
Bobot Molekul : 40,30
Pemeriaan :magnesiumoksida ringan serbuk sangat ringan, putih, tidak
berbau, rasa agak basa, volume 5 g antara 40 ml 50 ml.
Magnesiumoksida berat serbuk bergumpal, putih, tidak
berbau, rasa agak basa, volume 5 g antara 10 ml 20 ml.
Kelarutan :Sukar larut dalam air, praktis tidak larut dalam etanol
(95%) p, larut dalam asam encer.
Penyimpanan :dalam wadah terutup rapat
K/P : zat tambahan

Zinci ocydi
Nama resmi : zinci oxydum
Sinonim : sengoksida
Berat molekul : 81,38
Rumus molekul : ZnO
Pemerian : serbuk amorf, sangat halus, putih atau kekuningan, tidak
berbau, tidak berasa, lambat laut menyerap karbon
dioksida dari udara.
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik
Khasiat dan guna : antiseptikum local

Daptar Pustaka
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1979, Farmakope Indonesia Edisi III,
Jakarta.
Depkes. (1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta : Depkes.
Rowe, R.C., Sheckey, P.J., and Quinn, M.E., 2009, Handbook of Pharmaceutical
Excipients, Sixth Edition, Pharmaceutical Press and American Pharmacists
Association, London.