Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN ENDOMETRITIS

No. Dokumen: No. Revisi : Halaman:


01 1/1
RSUD Kota Tangerang

Tanggal terbit: Ditetapkan,


Direktur
Standar Prosedur
Oprasional
dr. Feriyansyah

NIP. 197912202007011010
1.PENGERTIAN Suatu upaya penanganan kasus endometritis yang mencakup
pemberian antibiotika, uterotonika dan antifibrinolitik.
2.TUJUAN Tujuan Umum :
Adanya panduan untuk melaksanakan penanganan endometriosis
guna menjaga mutu pelayanan medis

Tujuan Khusus :
Adanya Panduan langkah-langkah dalam penanganan
endometritis

3.KEBIJAKAN Keputusan Direktur RSUD Kota Tangerang nomor


..KMF tentang Pelayanan Prosedur Tetap Medis

4.PROSEDUR 1. Jika terdapat syok sepsis ataupun sepsis berat maka terapi
dilakukan sesuai dengan penanganan sepsis.
2. Jika pasien datang dengan perdarahan pasca persalinan
hindari kuretase sebelum pemberian antibiotik.
3. Berikan antibiotika iv berupa (ceftriaxone 2 x 1 g dan
metronidazol 3 x 500 mg) selama 3 hari atau sampai dengan
1 hari bebas demam. Selanjutnya antibiotik dilanjutkan
peroral selama 5 hari lagi.
4. Berikan uterotonika berupa oksitosin 20 IU + metergin 0,2
mg dalam 500 cc RL atau Dextrose 5% per 6-8 jam. Hindari
pemberian metergin pada pasien dengan mioma uteri atau
hipertensi
5. Pertimbangkan berikan antifibrinolitik asam traneksamat 3x
1000 mg pada pasien yang masih terdapat rembesan darah.
6. Bila ada sisa konsepsi tindakan kuretase dilakukan bila
sudah dilindungi antibiotik 12 jam.

5.UNIT TERKAIT Instalasi ICU


Instalasi Kebidanan
PENANGANAN ENDOMETRITIS

No. Dokumen: No. Revisi : Halaman:


01 1/1
RSUD Kota Tangerang

Instalasi Farmasi dan Laboratorium


KSM Anestesi