Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM KERJA

UNIT LABORATORIUM
RS. HARAPAN BUNDA

TAHUN 2015

PROGRAM KERJA UNIT LABORATORIUM TAHUN 2017


I. PENDAHULUAN
Seiring dengan kemajuan teknologi serta meningkatnya pengetahuan
masyarakat tentang kesehatan, akan mendorong tuntunan masyarakat terhadap
mutu pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, baik
Rumah Sakit milik pemerintah maupun swasta.
Perlu disadari bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan
kesejahteraan masyarakat, tuntutan akan pelayanan kesehatan yang bermutu pun
semakin meningkat. Di lain pihak pelayanan Rumah Sakit yang memadai, baik
dibidang diagnostik maupun pengobatan semakin banyak dibutuhkan. Sejalan
dengan itu maka pelayanan diagnostik yang diselenggarakan oleh unit
laboraorium Rumah Sakit sangat perlu untuk menerapkan sebuah standar mutu
untuk menjamin kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Upaya peningkatan mutu pelayanan laboratorium Rumah Sakit
merupakan serangkaian kegiatan yang sangat penting salah satunya meliputi
struktur, proses dan outcome secara obyektif, sistematik dan berlanjut,
memantau dan menilai mutu dan kewajaran pelayanan terhadap pasien, dan
memecahkan masalah-masalah yang terungkapkan sehingga pelayanan
laboratorium yang diberikan berdaya guna dan berhasil guna.
Sasaran upaya meningkatkan mutu pelayanan laboratorium di Rumah
Sakit, khususnya Laboratorium RS. Harapan Bunda adalah untuk meningkatkan
kepuasan pelanggan (pasien, dokter dan pemakai jasa laboratorium lainnya),
meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan laboratorium, dan efisiensi
penggunaan sumber daya yang dimiliki.

II. LATAR BELAKANG


Laboratorium RS. Harapan Bunda merupakan salah satu penunjang
medis dalam menegakkan diagnosa serta tahapan terapi kepada pasien. Kegiatan
pemeriksaan yang dilakukan dalam laboratorium RS. Harapan Bunda meliputi
pemeriksaan hematology, kimia klinik, mikrobiologi klinik, imunologi klinik,
patologi anatomi (dirujuk) dan bidang lain yang berkaitan dengan kepentingan
kesehatan terutama untuk menunjang upaya diagnosis penyakit, penyembuhan
penyakit dan pemulihan kesehatan.
Untuk itu perlu adanya peningkatan atau pengendalian mutu
laboratorium RS. Harapan Bunda meliputi seluruh kegiatan teknis laboratorium
dan kegiatan-kegiatan yang bersifat administrasi, serta managemen
laboratorium. Kegiatan yang berkaitan dengan administrasi meliputi pendaftaran
pasien/spesimen dan pelayanan hasil pemeriksaan. Sedangkan kegiatan yang
bersifat managerial meliputi pemberdayaan sumber daya yang ada termasuk
didalamnya adalah penata laksanaan logistic dan pemberdayaan SDM, kegiatan
teknis laboratorium meliputi seluruh tahapan pra-analitik, analitik dan pasca-
analitik.

III. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS


1. Tujuan Umum
Meningkatkan kualitas dan produktifitas pelayanan laboratorium klinik RS.
Harapan Bunda

2. Tujuan Khusus
a. Perbaikan mutu dan kualitas SDM di unit laboratorium sebagai pemberi
pelayanan laboratorium.
b. Melengkapi sarana dan prasarana yang masih belum tersedia di
laboratorium guna meningkatkan pelayanan kesehatan dengan baik.
c. Memiliki hasil laboratorium yang tepat, cepat, akurat dan dapat
dipertanggung jawab
IV. RINCIAN KEGIATAN
1. Meningkatkan kualitas dan produktifitas unit laboratorium dengan cara
membuat laporan kinerja tiap bulan dan tahunan yang meliputi :
a. Jumlah pemeriksaan laboratorium
b. Jumlah tenaga yang mengikuti DIKLAT
c. Permasalahan dan tindak lanjut
2. Pengembangan SDM Unit Laboratorium
a. Meningkatkan kompetensi SDM Unit Laboratorium dengan mengikuti
pelatihan didalam maupun diluar rumah sakit.
b. Melakukan recruitmen dan orientasi SDM baru ( D3 Analis Kesehatan )
untuk melengkapi jumlah SDM yang kurang.
c. Menyusun rencana kebutuhan barang unit diutamakan yang prioritas
untuk melengkapi fasilitas laboratorium.
d. Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dengan
menjalankan sesuai standar prosedur operasional (SOP).

V. PELAKSANAAN KEGIATAN
Dari beberapa kegiatan pokok/rincian kegiatan Laboratorium RS. Harapan
Bunda dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Pembuatan SOP unit laboratorium
a. Melakukan proses perbaikan dan pembuatan SOP laboratorium
b. Melakukan konsultasi mengenai rancangan SOP laboratorium ke bagian
Penanggung jawab penunjang medis.
c. Mencari referensi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan SOP
laboratorium.
2. Mengembangkan SDM unit laboratorium
a. Mengajukan usulan pelatihan baik internal dan eksternal ke DIKLAT
b. Mengevaluasi program pelatihan
c. Melakukan koordinasi dengan HRD untuk melakukan recruitmen
d. Mengadakan orientasi dan penilaian SDM baru
3. Melengkapi fasilitas sarana dan prasarana unit laboratorium
a. Mengajukan usulan sarana dan prasarana unit laboratorium
b. Mengevaluasi sarana dan prasarana unit laboratorium

VI. SASARAN
1. Perbaikan dan peningkatan mutu sebagai pemberi pelayanan unit
laboratorium.
2. Melengkapi sarana dan prasarana yang masih belum tersedia di unit
laboratorium RS. Harapan Bunda agar pelayanan berjalan dengan baik.
3. Pembuatan SOP laboratorium RS. Harapan Bunda
4. Pembuatan Job Discription masing-masing jabatan (Konsultan, Ka. Laborat
dan Pelaksana).
5. Penambahan jumlah SDM (D3 Analis kesehatan)
VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN TERLAMPIR

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN DAN PELAPORAN KEGIATAN


1. Pembuatan SOP laboratorium klinik
Bulan januari tahun 2017 masih dalam proses tahap penyusunan
2. Pembuatan Job Discription masing-masing jabatan
Bulan januari tahun 2017 masih dalam proses tahap penyusunan
3. Penambahan jumlah SDM ( D3 Analis Kesehatan)
Proposal penambahan jumlah SDM (D3 Analis Kesehatan) masih dalam
proses penyusunan.
4. Peningkatan mutu pelayanan laboratorium klinik
a. Melakukan maintenance alat secara berkala, jadwal belum terjadwal
b. Melakukan pemantapan mutu internal (PMI) sudah dilakukan
c. Melakukan pemantapan mutu eksteral (PME) telah dilakukan namun
tidak di evaluasi.
5. Penatalaksanaan ruang laboratorium sesuai standar perencanaan
6. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap bulan dalam bentuk laporan
bulanan

IX. PENCATATAN PELAPORAN KEGIATAN DAN EVALUASI


Pencatatan dan pelaporan dilakukan setiap bulan ( bulanan) dan di evaluasi yang
sudah berjalan. Beberapa hal pelaporan kegiatan laboratorium:
1. Laporan harian disimpan dalam bentuk input manual
a. Tanggal
b. ID Pasien
c. Pemeriksa
d. Hasil pemeriksaan
2. Laporan bulanan diserahkan kepada bagian keuangan
a. Laporan jumlah pasien yang melakukan pemeriksaan laboratorium
b. Jumlah tindakan pemeriksaan laboratorium

X. PENUTUP
Demikian program kerja peningkatan mutu dan keselamatan pasien di Unit
Laboratorium sebagai pedoman dalam pelaksanaan peningkatan mutu pelayanan
di lingkup Unit Laboratorium
Lampung, 14 Desember 2016

Agus Jaelani, Amd. AK


Kepala Ruang Laboratorium