Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2

BAB 7 : TRANSAKSI PERSEDIAAN ANTARPERUSAHAAN

OLEH :

IMANUEL PANJAITAN 140503135

MONICA FIORENTINA 140503188

DEPARTEMEN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2017
BAB 7

TRANSAKSI PERSEDIAAN ANTAR PERUSAHAAN

Secara konseptual , eliminasi transfer persediaan anatar perusahaan berhubungan istimewa


tidak berbeda dengan eliminasi jenis transaksia antarperusahaan yang lain. Semua pendapatan
dan beban yang dicatat oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat harus dieliminasi
seluruhnya dalam penyusunan laporan kekuangan konsolidasi, serta semua keuntungan dan
kerugian yang yang dicatat atas transfer tersebut harus ditangguhkan sampai barang yang
ditransfer dijuaal ke non-afilliasi.

Transfer pada Biaya Perolehan

Pada saat penjualan antarperusahaan tidak menghasilkan keuntungan atau kerugian, tidak
diperlukan penyesuaian atas jumlah persediaan dalam neraca pada akhir periode untuk tujuan
konsolidasi karena niali tercatat persediaan dalam pembukuan afiliasi pembeli sama dengan
biaya perolehan adiliasi yang mentransfer dan entitas konsolidasi.

Pada saat penjualan persediaan menghasilkan keuntungan atau kerugian diperlukan satu ayat
jurnal eliminasi untuk menghilangkan pendapatan dari penjualan antarperusahaan dan harga
pokok penjualan terkait yang dicatat oleh penjual. Hal ini dilakukan untuk menghindari
kedua akun tersebut dicatat lebih tinggi dari jumlah yang seharusnya.

Transfer dengan Keuntungan atau Kerugian

Perusahaan menggunakan berbagai pendekatan yang berbeda dalam pendapatan harga


transfer antarperusahaan. Apapun metode yang digunakan, proses eliminasi hrus
menghilangkan pengaruh penjualan tersebut dari laporan keuangan konsolidasi. Pada saat
penjualan antarperusahaan termasuk keuntungan atau kerugian, eliminasi kertas kerja yang
diperlukan untuk konsolidasi pada periode transfer mempunyai 2 tujuan, yaitu :

1. Eliminasi pengaruh laporan laba rugi dari penjualan antarperusahaan pada periode
terjadinya penjulan, menghilangkan pendapatan dari penjualan antarperusahaan dan
harga pokok penjualan terkait yang dicatat oleh afiliasi yang mentransfer.
2. Eliminasi atas persediaan dalam neraca untuk keuntungan atau kerugian dari
penjualan antarperusahan yang belum direalisasi dengan melakukan penjulan
persediaan ke pihak luar.
Persediaan yang dilaporkan dalam neraca konsolidasi harus dilapoorkan sebesar biaya
perolehan entitas konsolidasi. Oleh karena itu, hasilnya sama dengan tidak pernah terjadi
transfer antarperusahaan.

PENJUALAN PERSEDIAAN ARUS KE BAWAH

Pada saat perusahaan menjual persediaan barang dagangan ke afiliasi, terjadi satu dari tiga
situasi berikut : (1) persedian tersebut dijual ke non-afiliasi pada periode yang sama (2)
persedian tersebut dijual ke non-afiliasi pada periode berikutnya, atau (3) persediaan tersebut
dimiliki selama dua periode atau lebih oleh afiliasi pembeli.

Untuk ilustrasi pengaruh penjualan arus ke bawah, asumsikan pada tanggal 1 Maret 2011, PT
Induk membeli persediaan seharga Rp 7.000.000 dan menjualnya ke PT Anak seharga Rp
10.000.000 pada tanggal 1 April 2011. PT Induk mencatat jurnal pada pembukuannya.

1 Maret 2011

(1) Persediaan 7.000.000


Kas 7.000.000
Pembelian persediaan

1 April 2011

(2) Kas 10.0000.000


Penjualan 10.000.000
Penjualan persediaan ke PT Anak

(3) Harga Pokok Penjualan 10.000.000


Penjualan 10.000.000
Harga pokok penualan yang dijual ke PT Anak

PT Anak mencatat pembelian persediaan dari PT Induk dengan ayat jurnal berikut
1 April 2011
(4) Persediaan 10.000.000
Kas 10.000.000
Pembeilan persediaan dari PT Induk

Penjualan Kembali pada Periode Transfer Antarperusahaan


Untuk mengilustrasikan konsolidasi pada saat persediaan dijual ke afiliasi dan dijual kembali
ke non-afiliasi pada periode yang sama, asumsikan tangal 5 November 2011, PT Anak
menjual persediaan yang dibeli dari PT Non-afiliasi seharga Rp 15.000.000.

PT Anak menjual persediaan ke PT Non-afiliasi dengan ayat jurnal berikut.

5 November 2011

(5) Kas 15.000.000


Penjualan 15.000.000
Penjualan persediaan ke PT non-afiliasi

(6) Harga Pokok Penjualan 10.000.000


Penjualan 10.000.000
Harga pokok persediaan yang dijual ke PT Non-afiliasi

Review atas semua ayat jurnal yang dicatat oleh masing-masing perusahaan mengindikasikan
saldo yang tidak tepat akan dilaporkan dalam lapora laba rugi konsolidasi jika pengaruh dari
penjualan antarperusahaan tidak dihilangkan.

Pos PT Induk PT Anak Total belum Konsolidasi


Disesuaikan

Penjualan Rp 10.000.000 Rp 15.000.000 Rp 25.000.000 Rp 15.000.000

HPP (7.000.000) (10.000.000) (17.000.000) (7.000.000)

Laba Bruto Rp 3.000.000 Rp 5.000.000 Rp 8.000.000 Rp 8.000.000

Dari sudut pandang konsolidasi, laba bruto sebesar Rp 8.000.000 adalah tepat, tetapi
penjualan dan harga pokok penjualan konsolidasi seharusnya masing-masing Rp 15.000.000
dan Rp 7.000.000, bukan Rp 25.000.000 dan Rp 17.000.000. Dalam kertas kerja konsilidasi,
jumlah penjualan antarperusahaan harus dieliminasi dari penjualan dan harga pokok
penjualan untuk menyaytajb secara tepat total konsilidasi.

(7) Penjualan 10.000.000


Harga Pokok Penjualan 10.000.000
Mengeliminasi penjualan persediaan antarperusahan

Penjualan Kembali pada Periode Transfer Antarperusahaan


Untuk ilustrasi, asumsikan bahwa PT Induk membeli persediaan pada tahun 2011 seharga Rp
7.000.000 dan menjual persediaantersebut ke PT Non-afiliasi seharga Rp 15.000.000 pada
tanggal 2 Januari 2012.

Selam tahun 2011, PT Induk mencatat pemeblian persediaan dan penjualan ke PT anak
dengan ayat jurnal (1)-(3) yang telah dijelaskan sebelumnya; PTAnak mencatat pembelian
peersediaan dari PT Induk dengan ayat jurnal (4). Pada tahun 2012, PT Anak mencatat
penjualan persediaan ke PT Non-afiliasi dengan ayat jurnal (5) dan (6).

Ayat Jurnal Metode Ekuitas Dasar - 2011

Menggunakan metode ekuitas dasar, PT Induk mencatat bagiannya atas laba dan dividen PT
anak untuk tahun 2011 dengan ayat jurnal

(8) Kas 24.000.000


Investasi pada Saham PT Anak 24.000.000
Mencatat dividen dari PT Anak :
Rp 30.000.000 x 0,80

(9) Investasi pada Saham PT Anak 40.000.000


Pendapatan dari Anak Perusahaan 40.000.000
Mencatat divivden pendnapatan metode ekuitas :
Rp 50.000.000 x 0,80

Dari ayat jurnal tersebut saldo akkhir akun investasi adalah Rp 256.000.000 (Rp 240.000.000
+ Rp 40.000.000 Rp 24.000.000)

Kertas Kerja Konsolidasi 2011

Kertas kerja konsolidasi disusun pada akhir tahun 2011. Ayat jurnal elminasi yang digunakan
untuk mengeliminasi pengaruh penjualan persediaan antarperushaan sebagai berikut.

(10) Penjualan 10.000.000


Harga Pokok Penjualan 7.000.000
Persediaan 3.000.000
Mengeliminasi penjualan persediaan antarperusahaan
arus ke bawah

Ayat jurnal yang dicatat oleh PT Induk dan PT Anak Tahun 2011 dalam pembukuan
terpisahnya akan memnyebabkan laba bruto konsolidasi dan persediaan konsolidasi akhir
tahun 2011 dinyatakan terlalu tinggi kecuali jumlah tersebut disesuaikan dalam kertas kerja
konsolidasi. Jumlah yang dihasilkan dari transaksi persediaan antarperusahaan dari
pembukuan terpisah PT Induk dan PT Anak, dan jumlah yang seharusnya dalam konsolidasi
adalah sebagai berikut.

Pos PT Induk PT Anak Total Belum Konsolidasi


Disesuaikan
Penjualan Rp 10.000.000 Rp-0- Rp 10.000.000 Rp-0-

HPP (7.000.000) -0- (7.000.000) Rp-0-


Laba Bruto Rp 3.000.000 Rp-0- Rp 3.000.000 Rp-0-

Persediaan Rp -0- Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 7.000.000

Persediaan akhir yang dilaporkan PT Anak dinyatakan pada harga pertukaran


antarperusahaan bukan biaya perolehan historis untuk entitas konsolidasi. Sampai dijual
kembali ke pihak eksternal oleh PT Anak, maka persediaan harus dikurangi sebesar
keuntungan antarperusahaan belum direalisasi setiap kali disusun laporan keuangan
konsolidasi.

Kertas Kerja Konsolidasi 2012

Kertas kerja konsolidasi disusun pada akkhir tahun 2012. Ayat jurnal eliminasi yang
diperlukan adalah.

(11) Saldo Laba, 1 Januari 3.000.000


Harga Pokok Penjualan 3.000.000
Mengeliminasi keuntungan persediaan awal

Ayat jurnal (11) diperlukan untuk menyesuaikan harga pokok penjualan menjadi saldo
konsolidasi yang seharusnya dan mengurangi saldo awal saldo laba. Keuntungan
anatrperusahaan belum direalisasi yang terdapat dalam persediaan awal PT Anak dibebankan
ke Harga Pokok Penjualan pada saat PT Anak menjual persediaan tersebut selama tahun
berjalan. Akibatnya, harga pokok penjualan konsolidiasi akan dinyatakan terlalu tinggi utnuk
tahun 2012 jika dilaporkan dalam laporan laba rugi konsolidasi sebesar total yang eblum
disesuaikan PT Induk dan PT Anak.

Pos PT Induk PT Anak Total Belum Konsolidasi


Disesuaikan
Penjualan Rp10.000.000 Rp-0- Rp 10.000.000 Rp-0-
HPP (7.000.000) -0- (7.000.000) -0-
Laba Bruto Rp 3.000.000 Rp-0- Rp 3.000.000 Rp-0-

Persediaan Rp-0- Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 7.000.000

Tidak seperti periode terjadinya transfer antarperusahaan, pada periode berikutnya pada saat
persediaan dijual ke non-afiliasi tidak diperlukan penyesuaian untuk penjualan. Setelah
dilakuakan penjualan ke pihak eksternal, transaksi tealh selesai dan tidak lagi penyesuaian
atau eliminasi yang diperlukan sehubungan dengan transaksi antarperusahan pada periode-
periode berikutnya.