Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM V

PRAKTIKUM FOTOGRAMETRI II
DSM EXTRACTION

Tanggal Penyerahan : 4 Mei 2017

Disusun Oleh :

Diva Triyananda / 232014037

Kelas A

Nama Asisten :

1. Ardi Maulana Yusuf 232013111


2. Yosabela Ditamia 232013142
3. Rino Erviana 232015101

LABORATORIUM SISTEM INFORMASI SPASIAL


JURUSAN TEKNIK GEODESI
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction
BANDUNG
2017

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

1. Pengertian DSM Extraction

DSM Extraction
DSM adalah digital surface model atau dapat diartikan sebagai model
permukaan digital. DSM juga merupakan model elevasi yang menampilkan
ketinggian permukaan, jika DTM hanya menampilkan ground (permukaan tanah
tanpa apapun yang diatasnya) maka DSM menampilkan bentuk permukaan
apapun yang ada seperti ketinggian pohon, bangunan dan objek apapun yang ada
diatas tanah. (Indoatlas, 2015)

DSM Extraction merupakan suatu proses yang ditujukan untuk pencocokan


pasangan foto udara stereo yang diikuti dengan prosedur persimpangan titik
yang telah dicocokan secara gabungan. Untuk memperoleh hasil gambar yang
tripleks yang diperoleh dengan sudut pandang yang berbeda dari sudut pandang
serupa pada gambar yang berdekatan yang dapat memberikan gambar
pencocokan yang baik dengan sifat geometric dari penggabungan foto udara 1
dengan foto udara 2 hingga foto udara 3. (Perko, 2010)

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

2. Langkah-langkah Praktikum

1. Buka software e-foto

2. Kemudian, buka file job


data foto udara yang telah
dilakukan proses orientasi
dalam, orientasi luar,
triangulasi udara, dan telah
dilakukan proses stereo
plotting. Untuk membuat
ekstrasi model permukaan
dari hasil stereo plotting
foto udara, klik execute,
kemudian pilih DSM
extraction

3. Berikut adalah tampilan


utama dari DSM
extraction. Klik automatic
DSM extraction untuk
memulai proses ekstraksi
DSM

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

4. Tunggu proses ekstraksi

5. Berikut adalah tampilan


dari hasil ekstraksi DSM
foto udara dari stereo
plotting

6. Kemudian, klik automatic


extraction untuk
menampilkan akurasi
ekstraksi dari hasil stereo
plotting pada foto udara.
Seperti pada gambar
disamping, informasi
mengenai akurasi ekstraksi
dari hasil ekstraksi
ditampilkan pada tab
matching accuracy
histogram, dimuat dalam
nilai persentase.

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

7. Kemudian, apabila proses


ekstraksi telah disetujui,
klik save DSM untuk
menyimpan hasil ekstraksi
tersebut

8. Tentukan drive
penyimpanan hasil
ekstraksi, kemudian klik
save

9. Kemudian, pemrosesan
dilanjutkan pada tahap
interpolasi DSM, klik
interpolate DSM untuk
memulai pemrosesan

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

10. Berikut adalah tampilan


dari hasil interpolasi DSM
tersebut

11. Kemudian, klik save DSM


grid untuk menyimpan
hasil interpolasi yang telah
dilakukan

12. Tentukan drive


penyimpanan hasil
pemrosesan interpolasi
tersebut, kemudian klik
save

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

13. Apabila hasil ekstraksi dan


interpolasi DSM telah
selesai dilaksanakan, klik
exit/done untuk
menyudahi proses
tersebut. Dengan demikian
proses DEM extraction
telah selesai dilakukan

14. Untuk menyudahi proses


ekstraksi, klik project
kemudian klik save file
untuk menyimpan hasil
pengerjaan pada project
yang dimaksud. Prosesi
DSM Extraction telah
selesai dilaksanakan.

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

3. Hasil dan Analisis

Setelah melakukan prosesi DSM Extraction, didapatlah hasil sebagai berikut ini:

Hasil:
Gambar diatas merupakan hasil dari proses DSM Extraction dengan
menggunakan software e-foto terhadap ketiga buah pasangan foto udara yang
dikaji yakni foto udara 016, foto udara 017, dan foto udara 018. Gambar 1

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

merupakan gambar hasil proses ekstraksi DSM (DSM Extraction) dari ketiga
buah foto udara yang telah dilakukan proses stereo plotting, kemudian Gambar 2
merupakan gambar histogram mengenai hasil akurasi ekstraksi DSM yang telah
dilakukan, kemudian Gambar 3 merupakan gambar hasil proses interpolasi DSM
(DSM Interpolation) dari ketiga buah foto udara yang telah dilakukan proses
stereo plotting.

Analisis:
Analisis yang diperoleh setelah pelaksanaan praktikum mengenai DSM
Extraction ialah pemrosesan DSM Extraction ditujukan untuk memperoleh
pencocokan pasangan foto udara stereo yang diikuti dengan prosedur
persimpangan titik yang telah dicocokan secara gabungan yang bersumber dari
foto udara stereo.

DAFTAR PUSTAKA

Indoatlas, 2015, Perbedaan DEM, DTM, dan DSM,


https://indoatlas.net/index.php/2015/06/24/perbedaan-dem-dtm-dan-dsm/,
Diakses pada hari Kamis 4 Mei 2017 pukul 14.40 WIB

Diva Triyananda/232014037/A
PraktikumFotogrametri II: DSM Extraction

Perko, Roland, 2010, THE CAPABILITIES OF TERRASAR-X IMAGERY


FOR RETRIEVAL OF FOREST PARAMETERS,
http://www.isprs.org/proceedings/XXXVIII/part7/b/pdf/452_XXXVIII-
part7B.pdf, Diakses pada hari Kamis 4 Mei 2017 pukul 15.05 WIB

Diva Triyananda/232014037/A