Anda di halaman 1dari 6

Nama : Elfri Priandana

NIM : DBC 114 154


Mata Kuliah : Metodologi Penelitian

RANGKUMAN
BAB III
Literatur Review

Pengertian Literatur Review


Literatur review merupakan tahapan-tahapan dalam melakukan proses
penelitian, dimana literatur review berisi teori-teori, hasil temuan, dan penelitian
lain yang digunakan sebagai acuan atau landasan dalam kegiatan penelitian.
Literatur review menyusun kerangka berpikir yang jelas dalam menyelesaikan
masalah. Oleh sebab itu, untuk mendukung penelitian diperlukan sejumlah
literatur dari berbagai sumber. Literatur- literatur tersebut didapatkan dengan cara
membaca, memahami, mengkritik, dan mereview literatur dari berbagai sumber.
Tinjauan literetur review memberikan ide dan tujuan tentang topik
penelitian dan literatur review haruslah bersifat relevan. Literatur review sangat
membantu bagi penulis dalam melakukan analisis maupun mengklarifikasi fakta
yang dikumpulkan dalam penelitiannya. Adapun tujuan dari literatur review
adalah memecahkan masalah dengan cara mendapatkan landasan teori yang
diteliti. Teori tersebut berguna bagi peneliti agar lebih memahami permasalahan
yang sedang diteliti dan sesuai dengan kerangka berpikir ilmiah.
Literatur review membantu peneliti dalam pencarian tujuan dan
menguraikan penelitian yang sedang berlangsung. Dalam penguraian penelitian
terdapat perubahan variabel yang nantinya akan bertujuan agar orang lain dapat
melanjutkan atau mengulang penelitian tersebut.
Literatur review memiliki dua komponen penting yaitu kerangka teori
dan kajian teori terkait topik ataupun tema penelitian. Literatur review merupakan
diskusi dari pengetahuan dari topik yang dipelajari ataupun hasil pengetahuan
yang didukung dengan literatur reset, dan merupakan pondasi dari penelitian.
Pada intinya literatur review bertujuan mendapatkan gambaran tentang apa yang
telah diteliti oleh peneliti sebelumnya. Akan tetapi yang harus diingat adalah
sebagai peneliti yang melanjutkan hasil penelitian, kita tidak boleh membahas isu-
isu ataupun teori yang sudah kadalwarsa. Artinya, kita sebagai peneliti penerus
harus membuat literatur penelitian yang mengacu pada teori atau review terbaru.
Aspek utama dalam melakukan literatur review :
1. Survei artikel sesuai isu atau masalah yang diminati.
2. Melakukann evaluasi dan meringkas gambaran-gambaran yang ada.
3. Mendapatkan masukan yang terkait dengan isu dan publikasi yang
terbaru hingga lama untuk mendapatkan gambaran secara jelas.

Manfaat Literatur Review


Berikut adalah beberapa manfaat literatur review :
a. Menempatkan pekerjaan pada posisi relifnya.
b. Menggambarkan keterhubungan antara satu penelitian dengan penelitian
lainnya.
c. Indentifikasi cara lain untuk menginterpretasikan dan cari kesenjangan,
itu yang akan dikumpulkan di peaces analysis.
d. Evaluasi originality terlihat pada metodologi yang sesusi dengan
pemecahan masalah.

Langkah-langkah Literatur Review


Berikut adalah langkah langkah dalam literatur review :
a. Formulasi permasalahan : Merupakan pemilihan topik dan permasalah
tertulis lengkap dan tepat.
b. Cari literatur : Mereupakan tahap pencarian literatus yang relevan dengan
penelitian yang akan membantu mendapatkan gambaran dari topik
penelitian.
c. Evaluasi data : Mereupakan langkah untuk melihat kembali ataupu
meneliti keakuratan data dengan melihat seberapa besar kontribusi data
tersebut terhadp topik yang akan dibahas.
d. Analisis dan interpretasi : Merupakan langkah terkhir yang harus
didiskusikan dan melakukan ringkasan literatur.

Berikut adalah beberapa cara dalam mereview sebuah literatur :


a) Mencari kesamaan (Compare)
b) Mencari ketidaksamaan (Contrast)
c) Memberikan pandangan (Criticize)
d) Membandingkan (Synthesize)
e) Meringkas (Summarize)

Sumber-sumber Literatur Review


Dalam penulisan penelitiannya, para penulis memberikan acknowladge
kepada para peneliti sebelumnya (pendahulunya) dengan menuliskan sumber
dokumen pada bagian daftar bacaan. Sumber-sumber yang dapat dijadikan
sebagai referensi literatur review yaitu paper, tesis, disertasi, jurnal, majalah,
famflet, kliping, abstrak hasil penelitian, prosiding, dan wensite.

Sitasi dan Penyitiran


Sitasi merupakan suatu kutipan, mengutip pernyataan, menyalin atau
mengulang suatu pernyataan dan mencantumkannya di dalam suatu karya tulis,
namun tetap menyatakan bahwa kutipan tersebut adalah pernyataan dari orang
lain.
Penyitiran adalah proses dimana suatu dokumen telah dianggap relevan
oleh penulis. Penyitiran berguna untuk membantu penulis mendapatkan informasi
tambahan dalam memecahkan permasalahan yang diteliti.
RANGKUMAN
BAB IV
Desain Penelitian

Tipe-tipe Desain Penelitian


- Penelitian : Merupakan ide untuk mencari tau penyebab suatu masalah ; selalu
berbicara di bidang akademik yang bergerak di bagian penelitian dan
pengembangan ; merupakan proses mencari sesuatu secara sistematik dalam
waktu yang relatif lama menggunakan metode ilmiah.
- Metode : Merupakan kerangka kerja untuk melakukan suatu tindakan/kerangka
berpikir untuk menyusun suatu gagasan yang terarah dan terkait dengan
maksud dan tujuan.
- Metode ilmiah : Merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan
secara sistematis berdasarkan bukti.
- Metodologi penelitian : Merupakan langkah-langkah, mengambil,
mengumpulkan data, mengambil keputusan, dan selalu bertanya tentang data
fakta atau tidak.

Metode penelitian atau desain penelitian merupakan bagian dari


metodologi. Ada beberapa macam desain penelitian yaitu metode currelational,
metode causal comperative, metode experimental, metode ethnographic, metode
historica research, metode survey, dan metode action research.

Research Experimental
Ada beberapa faktor yang terkait dengan penelitian eksperimental ,
yaitu :
a. Independent Variable (IV) merupakan faktor yang bisa dimanipulasi.
b. Dependent Variable (DV) merupakan faktor yang tidak bisa
dimanipulasi.
c. Experimental Condition (group) adalah group/kelompok yang merupakan
manipulasi dari eksperimen.
d. Control Condition (group) merupakan kumpulan group yang tidak
dimanipulasi.
e. Confounding variable merupakan batasan penelitian
f. An uncontrolled variable

Quasi Experiment
Quasi eksperimen merupakan bagian dari eksperimen riset namun tidak
memiliki kontrol. Quasi eksperiment dapat diukur setelah adanya perlakuan
(treatment).

Causal-Coverative Research
Kausal riset merupakan penelitian yang mengacu pada sebab akibat suatu
masalah dan merupakan suatu kerangka berpikir ilmiah dalam menyusun suatu
riset metodologi.

Correlation Research
Korelasional riset merupakan suatu riset yang dilihat dari hubungan
diantara dua variabel. Korelasi tidak menjamin adanya kausaliti (hubungan sebab
akibat), tetapi kausaliti menjamin adanya korelasi.

Survey Research
Penelitian survei merupakan suatu bentuk penelitian yang bersifat
kuantitatif dalam meneliti kelompok atau individu. Penelitian ini membutuhkan
sampel dari suatu populasi dan kuisioner sebagai cara/alat pengumpulan data
pokok.

Action Research
Action research merupakan riset yang berfokus pada tindakan sosial.
Riset ini merupakan cara untuk menyelesaikan masalah secara bersamaan
meskipun secara metodologis kuat.

Historical Research
Histori riset merupakan riset yang mengacu pada kemampuan membaca
buku-buku dan literatur. Histori riset terkenal sulit dalam karena membutuhkan
sejarah awal terbentuknya topik dari masalah yang sedang diteliti.

Ethnographic Research
Riset ini merupakan riset yang memfokuskan diri pada budaya
sekelompok orang. Riset ini secara umum meneliti budaya dan terfokus pada
organisasi yang mendefinisikan suatu kelompok/group.

Case Studies Research


Riset studi kasus adalah suatu penelitian yang terfokus pada suatu kasus
tertentu dengan menggunakan individu atau kelompok sebagai bahan studinya.
Riset ini menggali dan mengumpulkan data yang lebih dalam terhadap objek
yang diteliti untuk dapat menjawab suatu permasalahan.