Anda di halaman 1dari 23

BAB I

PENDAHULUAN

Dalam pengorganisasian tujuan yang kelas mempermudah dalam menentukan


bentuk dan struktur organisasi. Selain itu tujuan yang jelas juga akan mempermudah
dalam menentukan jumlah dan penempatan pegawai, untuk mencapai tujuan
diperlukan keselarasan gerak, keselarasan aktivitas dan keselarasan tugas antar satuan
organisasi sehingga diperlukan koordinasi yang baik dari pimpinan. Kordinasi
merupakan kegiatan menghubungkan, menyatukan dan menyelarasakan orang
orang dan pekerjaanya segingga berlangsung tertib dan seirama menuju tercapai
tujuan.

Kordinasi dilakukand engan melaksanakan pembagian tugas yang ada dalam


organisasi dalam satuan- satuan tugas. Tugas harus diberikan kepada individu yang
tepat agar pelaksanaaan tugas tersebut lancer sehingga akan mempermudah
pencapaian tujuan organisai. Kantor merupakan pusat kegiatan pemikiran dan syaraf
bagi organisasi untuk mengendalikan seluruh tingkah laku dan perbuatan organisasi
menuju pada tujuan organisasi. Dalam menjalankan aktifitas kerja kantor akan selalu
berhubungan satu sama lain dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri karena kantor
merupakan suatu organisasi yang tidak pernah terlepas dari pengorganisasian oleh
pimpinan dalam mencapai tujuan.

Pekerjaan pekerjaan yang dilakukan di kantor satu sama lain saling


berhubungan. Oleh karna itu perhatian penempatan orang untuk melakukan
pekerjaan-pekerjaan kantor harus dilakukan dengan tepat sehingga peputaran dalam
pencapaian tujuan organisasi dapat berjalan lancer. Begitu juga dengan unit gawat
darurat dalam menjalankan aktifitas kerja tidak pernah terlepas dari kegiatan yang
meliputi menganalisa dan mencatatnya.
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT

Rumah Sakit Graha Husada merupakan Rumah Sakit Swasta dibawah


pengelolaan/Manajemen PT. GRAHA HUSADA, yaitu suatu Perseroan Terbatas
yang didirikan keenam Dokter Spesialis yang terdiri dari seorang Dokter Spesialis
Bedah, seorang Dokter Spesialis Anak, seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dan
tiga orang Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Dengan tujuan untuk
membangun sebuah rumah sakit yang representatif yang bernama Rumah Sakit Graha
Husada yang terletak di Jalan Gajah Mada, No 6 GH. Sesuai dengan Akte Notaris
Marudin Pasaribu, SH No.2 tanggal 4 Oktober 2001 dan telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri kehakiman dan HAM RI berdasarkan keputusan nomor: C-
II.876.HT.0.01 TH 2001 tanggal 30 Oktober 2001, serta Surat Izin penyelenggaraan
Rumah sakit, keputusan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung No.
HK.07.06/III/2091/09.

Rumah sakit Graha Husada mulai beroperasi pada tanggal 6 April 2005 dan
diresmikan oleh Gubernur Lampung bapak Sjachroedin Z.P. SH, dan Walikota
Bandar Lampung Bapak Soeharto tanggal 21 April 2005.
LUAS TANAH dan BANGUNAN
Rumah Sakit Graha Husada memiliki :
Luas Tanah keseluruhan : 4.825 m2
Luas Bangunan : 8.410 m2
Luas Lantai dasar : 2.080 m2
Luas Lahan Parkir & Taman : 2.745 m2
Dapat menampung + 150 kendaraan roda empat dan roda dua
DENAH LOKASI RUMAH SAKIT GRAHA HUSADA

a. FASILITAS KAMAR RUMAH SAKIT


VVIP A
Kamar Sendiri, Tempat Tidur Manual 3 System,
Central O2, Televisi, AC, , Lemari Es, Kamar Mandi
(Air Panas/Air Dingin), Dispenser, Pantry, Sofa Bed,
Kursi Tamu, Teras dan Buah-buahan.

VVIP B
Kamar Sendiri, Tempat tidur manual 3 System
Central O2, Televisi, AC, Telephone, Lemari Es,
Kamar Mandi (Air Panas/Air Dingin), Dispenser,
Pantri, Sofa Bed dan Kursi Tamu.

VIP C
Kamar Sendiri, Tempat tidur manual 3 System,
Central O2, Televisi, AC, Telephone, Lemari Es,
Kamar Mandi (Air Panas/Air Dingin), Dispenser
dan Sofa Bed, Pantri.

VIP
Kamar Sendiri, Tempat tidur manual 3 System,
Central O2, Televisi, AC, Telephone, Lemari Es,
Kamar Mandi (Air Panas/Air Dingin), Dispenser
dan Sofa Bed.

Kelas 1
Satu Kamar 2 (dua) tempat tidur manual 3 System,
Central O2, Televisi, AC, Kamar Mandi
(Air Panas/Air Dingin) dan Dispenser.

Kelas 2
Satu Kamar 2 (dua) tempat tidur, Central O2,
Kipas Angin, Kamar Mandi, dan Dispenser.

Kelas 3
Satu kamar 6 (Enam) tempat tidur, central O2
Kipas Angin, dan Kamar Mandi.
b. FASILITAS PERAWATAN KHUSUS RUMAH SAKIT

Kamar Isolasi
Ruangan khusus bagi pasien yang mempunyai penyakit

Khusus (tidak dapat dicampur dengan penyakit lain).

Ruang Isolasi RS Graha Husada memiliki 2 tempat tidur

dengan fasilitas AC/kipas angin, central O2 dan

kamar mandi didalam

HCU (High Care Unit)


Fasilitas HCU RS Graha Husada memiliki 3 bed dengan peralatan yang lengkap
(termasuk ventilator) serta sistem pengawasan sentral didukung oleh dokter yang
spesialis di bidang intensive care dan perawat yang terlatih dan berpendidikan
khusus. Perawatan High Care Unit (HCU) disediakan untuk pasien yang memerlukan
pantauan khusus sehabis menjalani operasi, sebelum pindah ke ruangan dan juga
melayani pasien umum yang membutuhkan perawatan khusus

Ventilator adalah alat bantu nafas untuk memenuhi kebutuhan oksigenisasi pasien
supaya kadar oksigen dan status asam basa dalam darah kembali normal.

c. JUMLAH RUANG RAWAT INAP

Jumlah Ruang Rawat Inap


Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung

TT / JM
NO KELAS PERAWATAN UNIT TT
UNIT L
I Kelas Utama 33
VVIP A Vanda Ungu 2 4 1 4
VVIP B
Umum Vanda Ungu 2 11 1 11
VVIP C
Umum Vanda Orange 7 7 7
VIP
Umum Vanda Ungu 1 11 1 11
II Kelas I 30
Umum Vanda Ungu 1 3 2 6
Umum Vanda Ungu 2 4 2 8
Umum Vanda Merah 1 8 2 16

III Kelas II 20
Umum Vanda Ungu 6 2 12
Umum Vanda Merah 1 3 2 6
Vanda Merah
Umum 1 2 2
2

IV Kelas III 38
Kebidanan Vanda Putih 1 4 4
Bedah Wanita Vanda Merah 1 8 8
Bedah Pria Vanda Merah 1 8 8
Penyakit Dalam Wanita Vanda Merah 1 6 6

Penyakit Dalam Pria Vanda Merah 1 6 6


Anak Vanda Merah 1 1 7 6
V Non Kelas Khusus * 27
ICU/HCU Vanda Merah 1 3 3
Ruang Isolasi Vanda Merah 2 4 4
Neonatus Vanda Putih 1 15(Box) 15
Perina Vanda Putih 1 5 (Box) 5
J U M L A H 148
Keterangan :
Jumlah tempat tidur = 148 tempat tidur
128 Bed, 5 Perinatologi, 15 Neonatus.
Proporsi tempat tidur setiap kelas perawatan

d. FASILITAS PELAYANAN MEDIS RAWAT JALAN

Rawat jalan RS Graha Husada melayani pasien umum, perusahaan maupun asuransi
yang sudah bekerjasama dengan Rumah sakit Graha Husada. Untuk kemudahan
layanan bagi pasien/keluarga pasien, petugas Informasi senantiasa siap memberikan
bantuan yang diperlukan selama 24 jam.

POLIKLINIK DOKTER SPESIALIS

Ruangan poliklinik dilantai 1 memiliki fasilitas kesehatan lengkap


dalam masing- masing ruangan poliklinik. Ruangan Poliklinik
lantai 1 : Poliklinik Mata, Anak, Internist, Obgyn, Bedah,
Paru, Syaraf, Jantung
Sedangkan Ruangan poliklinik dokter spesialis yang berada di lantai basement terdiri
dari poliklinik Internist, Gigi, THT, Bedah Ortopedi, Urologi, Rehabilitasi Medik dan
Bedah Plastik.
BAB III
VISI, MISI, FALSAFAH, NILAI DAN TUJUAN RUMAH SAKIT

A. VISI
Visi Rumah Sakit Graha Husada :
Menjadi rumah sakit tipe C dengan pelayanan prima yang sesuai dengan
standar nasional

B. MISI
Misi Rumah Sakit Graha Husada :
1. Memberikan pelayanan kesehatan bermutu dan memuaskan masyarakat
serta terjangkau.
2. Memberikan pelayanan ramah bersahabat tanpa unsur sara.
3. Membangun SDM yang professional dibidangnya.
4. Mewujudkan management yang efektif, efisien, transparan dan
responsive menjawab tuntutan masyarakat.
5. Selalu meningkatkan sarana prasarana rumah sakit yang up date untuk
merespon perkembangan masyarakat.
6. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan memberi perlindungan
hukum dan keselamatan kerja seluruh staf dan karyawan.

C. FALSAFAH
Menjadi graha yang benar-benar menyehatkan masyarakat
dan karyawan secara physic dan psikis

D. TUJUAN RUMAH SAKIT


1. TUJUAN UMUM RUMAH SAKIT GRAHA HUSADA
a. Memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat
untuk kesembuhan dan mendidik masyarakat untuk
sadar akan pentingnya kesehatan.
b. Bermitra dengan pemerintah dan swasta dalam
mewujudkan masyarakat yang sehat sejahtera melalui
pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitif
yang dapat dipertanggung jawabkan.

2. TUJUAN KHUSUS
a. Memberi kontribusi dalam membangun daerah melalui
pelayanan kesehatan dan membuka lowongan kerja
bagi anak daerah.
b. Ikut serta dalam program pemerintah daerah maupun
pusat dalam system pelayanan kesehatan masyarakat
yang berimbang.
c. Menjadikan seluruh staf dan karyawan merasa
memiliki dan menjaga kesinambungan operasional
rumah sakit melalui pelayanan yang maksimal dan
beretika tanpa unsur sara.
d. Meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan tuntutan
perkembangan zaman.
e. Membina hubungan dengan pasien melalui pelayanan
yang baik berkualitas dan beretika sesuai norma
ketimuran.

BAB VI
URAIAN JABATAN

1. Uraian tugas Kepala Unit Gawat Darurat sebagai berikut :


a. menysun rencana kegiatan UGD
b. membuat daftar kebutuhan fasilitas, sarana, obat-obat yang dibutuhkan
c. membuat rencana pelatihan bagi petugas UGD
d. membuat rencana kebutuhan tenaga kesehatan
e. mengatur dan menadatangani jadwal jaga petugas UGD
f. mengadakan pertemuan/rapat untuk membahas suatu masalah
g. mengahadiri rapa/pertemuan dengan unit lain
h. menjalin kerja sama dengan unit lain
i. memberikan pengarahn dan pelatihan baik bagi petugas/tenaga yang lama
maupun yang baru
j. mengendalikan semua kegiatan di UGD
k. melakukan mnitoring dan evaluasi serta melaporkan hasil evaluasi pada
atasan
l. melaksanakan tugas-tugas lain yan berhubungan dengan UGD yang
diberikan oleh atasan

2. Uraian tugas Kepala Ruangan Unit Gawat Darurat sebagai berikut :


a. Kepala ruangan merencanakan jumlah dan kategori tenaga, jumlah dan jenis
peralatan.
b. Menyusun jangka panjang dan jangka pendek
c. Mampu mengatur perawat UGD agar bekerja dengan baik dan bertanggug
jawab dengan pekerjaan yang diberikan
d. Membaca buku laporan
e. Memonitor operan obat-obatan dan alat instrument setiap pergantian shift
f. Menerima pasien baru
g. Melakukan vital sign
h. Memberikan pertolongan pertama pada pasien
i. Menerapkan kebijakan dari kepala instalasi UGD
j. Mengoreksi dan mengevaluasi pekerjaan staf UGD
k. Memantau keadaan pelayanan UGD
l. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan pelayan keperawatan
m. Mengadakan pertemuan rutin
n. Memberikan motivator dan semangat kepada perawat pelaksana di UGD
o. Memberikan pelatihan dan pengarahan kepada perawat baru maupun
perawat lama

3. Uraian tugas dan tanggung jawab perawat pelaksanan UGD


a. Bekerja dengan baik dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang
diberikan
b. Membersihkan ruangan UGD
c. Membaca buku laporan kerja
d. Melakukan operan obat-obatan dan alat instrument setiap pergantian shift
e. Menerima pasien baru
f. Melakukan vital sign
g. Memberikan pertolongan pertama pada pasien
h. Mengantar pasien keruangan
i. Mengisi biodata pasien
j. Melaksanakan petunjuk dan bimbingan yang diberikan kepala perawat UGD
untuk meningkatkan pengetahuan, disiplin dan prestasi kerja.

4. Uraian tugas dan tanggung jawab kepala ruangan Unit Gawat Darurat
a. Pengupayakan medic dan asuhan keperawatan yang baik , tepa, cepat kepada
pasien sesuai standar pelayanan medic dan asuhan keperawatna serta visi dan
misi rumah sakit Graha husada, sehingga pasie mendapatkaan kesembhan
optimal dan dapat dipertanggung jawabkan.
b. Membuat encana kerja dan kebutuha instalasi setiap tahunnya serta evaluasi
dari rencana kerja dan kebutuhan tersebut.
c. Membuat prosedur tindakan pelayanan tetap di Unit Gawat Darurat
d. Mengkordinasi, membimbing dan mengawasi pelaksanaan tugas dokter,
paramedic, nonmedik di unit gawat darurat
e. Mengadakan pertemuan staf instalasi dna diskusi kasus yang dianggap perlu
f. Meningkatkan mutu pelayanan di unit gawat darurat
g. Mempergunakan obat-obatan yang tersedia di rumah sakit graha husada
h. Membuat laporan rutin bulanan dan laporan tahunan

5. Uraian tugas penanggung jawab pelayanan


a. Memonitor ruangan unit gawat darurat untuk jalanny medic an non medic
b. Merespon time pasie-pasien unit gawat darurat
c. Memantau kestabilan pengunjung ugd kolaborasi dengan staf security
d. Memonitoring alat-alat instrument maupun alat kesehatan untuk persiapan
pelayanan di unit gawat darurat
e. Membuat laporan perbulan

6. Uraian tugas penanggung jawab laporan


a. Memonitoring semua laporan ugd
b. Memonitoring laporan visum
c. Mengawasi dan mengevaluasi laporan ugd
d. Meminta laporan kepada unit-unit terkait yang diserahkan kepada kepala
ruangan
e. Membuat laporan perbulan

7. Uraian tugas penanggung jawab resusitasi


a. Memelihara alat-alat yang ada dirungan resusitasi
b. Menjaga alat tersebut supaya selalu siap digunakan
c. Mempunyai rencana kerja untuk kalibrasi alat-alat tersebut
d. Membuat laporan perbulan

8. Uraian tugas penanggung jawab kebersihan


a. Bertanggung jawab kebersihanugd dan kolaborasi dengan cleaning service
ugd
b. Memantau kebersihan etalase, meja NS, kamar dokter, kamar perawat,
ruanga tindakan dan lingkungan ugd
c. Memantau kebersihan lantai ugd
d. Memantau kerapihan ruang kerja ugd
e. Membuat laporan perbulan

9. Uraian tugas penanggung jawab rumah tangga


a. Menghitung alat-alat rumah tangga dan bertanggung jawab kelengkapannya
b. Menyediakan selimut untuk pasien ugd
c. Mengecek dan mengevaluasi jumlah selimut ugd untuk pasien
d. Meminta dan menambah alat rumah tangga jika diperlukan
e. Membuat laporan perbulan

10. Uraian tugas penanggung jawab ruang bedah


a. Memonitoring alat-alat instrument
b. Menghitung dan mengevaluasi alat instrument
c. Menjaga alat intrumen tersebut dalam keadaan baik, jika ada yang perlu
diganti atau ditambah agar koordinasi dengan kepala ruangan
d. Memonitor persiapan alat-alat yang akan digunakan diruangan tersebut
e. Membuat laporan perbulan

11. Uraian tugas penanggung jawab investaris obat


a. Memantau kelengkapan obat-obatan yang berada di ugd
b. Memonitor obat-obatan yang mendekati kadaluarsa segera lapor kepada karu
c. Merapikan catatan tentang obat-obatan ugd, kelengkapan dan jumlah obat
tersebut
d. Membuat laporan perbulan
12. Uraian tugas penanggung jawab alkes
a. Memonitor alat- alat kesehatan di ugd
b. Mengevaluasi alat-alat tersebut bila terjadi kerusakan kolaborasi dengan karu
c. Selalu mengontrol alkes sebelum digunakan
d. Membuat laporan perbulan

13. Uraian tugas penanggung jawab resusitasi


a. Mengontrol dan menyiapkan peralatan medis, barang-barang dan obat-obat
emergency yang ada diruangan
b. Memonitor dan mengevaluasi askep ugd
c. Memantau kelengkapan askep ugd
d. Memperbaiki askep ugd bila terjadi kesalahan
e. Membuat laporan perbulan

BAB VII
HUBUNGAN TATA KERJA

Pendaftaran rawat inap


Sarana
dan Rawat Jalan

Ruang Rawat Inap BPJS Center

Laboraturium UGD Cleaning Service

Radiologi Security

Apotek Entry Data


Informasi Kesling

Kasir Laundry
Ruang Operasi
1. Ruangan Unit Gawat Darurat
a. Pendaftaran rawat inap dan rawat jalan
- Untuk menerima pesanan kamar rawat inap dan rawat jalan
b. Rawat Inap
- Menerima pasien-pasien yang perlu rawat inap
c. Laboraturium
- Untuk memeriksa sample darah pasien

d. Radiologi
- Untuk melakukan pemeriksaan penunjang seperti rotgen, USG dan lain-
lain
e. Apotek
- Untuk menyiapkan obat-obatan pasien baik injeksi maupun oral sesuai
advis dokter penanggung jawab pasien
f. Informasi
- Untuk memberikan informasi kepada pasien rawat jalan ,maupun rawat
inap
g. Kasir
- Untuk proses administrasi pasien
h. Sarana
- Untuk melakukan perbaikan
i. BPJS Center
- Untuk melakukan konfirmasi surat Elegibilitas peserta rawat jalan
maupun rawat inap
j. Cleaning Service
- Menjaga kebersihan
k. Security
- Mengkondisikan keamana di Unit Gawat Darurat
l. Entry data
- Memasukan data-data pasien
m. Kesehatan lingkungan
- Untuk mengkordinasi limbah medis dan non madis
n. Laundry
- Untuk membersihkan alat-alat rumah tangga ugd
o. Ruang Operasi
- Untuk melakukan tindakan medis ( kecil, sedang dan berat ).
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL UGD

kualifikasi
Pendidikan Jml
N Nama
Pendidikan non Kebutuha Tersed
o jabatan Masa kerja KET
Formal formal n ia
/sertifikasi
Kepala Dokter ATLS, TRIASE,
1. 5 tahun 1 1
Instalasi Umum ACLS

BLS, BTCLS,
TRIASE,
DIII
2. Karu UGD 11 tahun Management 1 1
Keperawatan
perawatan
bangsal
Dokter Min 0-1
3. Dokter Jaga ACLS, ATLS - 15
Umum tahun
Perawat Min 0-1
4. D3 Kep BLS, BTCLS 16 14
pelaksana tahun

Penilaian Karyawan
1. Ketepatan jam datang
2. Ketepatan jam pulang
3. Penggunaan seragam
4. Komunikasi dengan pasien
5. Komunikasi dengan teman
6. Tindakan keperawatan
7. Kejujuran
8. Tolerasnsi dengan rekan kerja dan pasien

BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI
A. Orientasi
Orientasi adalah kerja yang dilakukan terhadap calon perawat baru dan perawat
mutasi yang ditempatkan dirungan UGD.

B. Peserta Orientasi
Peserta orientasi adalah calon perawat baru dan perawat mutasi yang
ditempatkan dirungan UGD.

C. Kelengkapan Orientasi
1) Tanda pengenal
2) Pakaian rapih dan sopan
3) Menggunakan sepatu berwarna hitam

D. Waktu dan tempat orientasi


Orientais dilaksanakan selama 3 (tiga) hari bagi perawat baru disetiap ruangan
dan 1 (satu) bulan bagi perawat mutasi

E. Kegiatan orientasi
1) Orientasi organisasi
a) Struktur organisasi dan tatalaksana pelayanan rumah sakit
b) Visi, misi, nilai dan tujuan organisasi serta motto rumah sakit
c) Program mutu, program ppi, program K3 serta program keselamtan
pasien dirumah sakit
d) Fasilitas yang ada dirumah sakit
e) Prosedur pemeliharaan dan penataran rumah sakit
2) Laporan orientasi
Laporan orientasi dibuat oleh kepala ruangan untuk mendapatkan data yang
objektif tentang kemajuan yang telah diraih oleh setiap perawat baru,
khususnya ruangan UGD sehingga dapat diketahui seberapa jauh tujuan dari
orientasi yang telah data diraih akan dipergunakan untuk pengambilan
keputusan selanjutnya.

3) Orientasi kebijakan SDM


a) Evaluasi kinerja
b) Hak dan Kewajiban pegawai
c) System penghargaan dan sanksi
d) System pengembangan staf
4) Orientasi khusus bagian UGD
a) Organisasi dan tata ruang UGD
b) Fasilitas ruangan UGD
c) Perkenalan seluruh perawat UGD
d) Tugas dan tanggung jawab UGD
e) SOP
F. Metode Orientasi
1) Kuliah singkat
2) Penugasan
3) Kerja tim
4) Diskusi
G. Evaluasi Organisasi
Evaluasi pelaksanaan kegiatan adalah evaluasi dari jadwal kegiatan yang
dievaluasi pada masa akhir orientasi, sehingga bila dari evaluasi diketahui ada
pergeseran jadwal atau penyimpangan jadwal makan akan diperbaiki sehingga
tidak menggangu program secara keseluruhan.

BAB X
PERTEMUAN RAPAT

Pertemuan rapat adalah kumpulan dalam suatu organisasi perusahaan instansi


pemerintah baik dalam situasi formal maupun nonformal untuk membicarakan,
merundingakan dan memutuskan suatu masalah berdasarkan hasil kesepakatan
bersama diruangan UGD melaksanakan sebuah pertemuan/rapat untuk dapat
mengkoordinasikan dan merencnakna hal yang berhubungan dengan kemajuan unit
serta menyelesaikan sebuah masalah.

Rapat terdiri dari :

1. Rapat Rutin
Rapat rutin dilaksakan pada :
a. Waktu : Minggu kedua setiap bulan
b. Jam : 08.00 Wib sd selesai
c. Peserta : Kepala ruangan dan perawat UGD
d. Materi :
1) Evaluasi kinerja mutu UGD
2) Evaluasi Masalah yang terjadi di UGD
3) Perencanaan dan upaya peningkatan kinerja SDM
di UGD
4) Rekomendasi dan usulan untuk peningkatan kinerja
pelayanan di UGD
5) Sosialisasi kebijakan rumah sakit
2. Rapat Insidentil
Rapat Insidentil diselenggarakan pada :
Waktu : Sewaktu-waktu bila ada masalah atau
sesuatu hal yang perlu dibahas dan diselesaikan segera.
Jam : Sesuai undangan
Tempat : Sesuai undangan
Peserta : Kasubbid pelayanan dan keperawatan, Kasie
UGD dan pelaksana UGD
Materi : Sesuai dengan masalah yang perlu dibahas.
Kelengkapan rapat : Undangan, daftar hadir, notulen
rapat, laporan/rekomendasi /usulan kepada Atasan.
BAB XI
PELAPORAN

A. LAPORAN HARIAN

No Tgl Rm Status Nama Jk Alamat Kecamatan Diagnosa Dokter Perawat Tindakan Ruangan

B. Laporan bulanan
Laporan bulanan UGD terdiri dari :

1. Rekapitulasi kunjungan pasien UGD

No Tgl Rm Status Nama Jk Alamat Kecamatan Diagnosa Dokter Perawat Tindakan Ruangan

INDIK
STAT
ASI
NO NAM UMU ALAM DIAG DR US
NO TGL JK DI
RM A R AT NOSA JAGA BAYA KET
RUJU
R
K

2. Laporan pasien di rujuk


3. Laporan jumlah pasien exit

N TANGG NAM UMU DR STATUS


NO RM JK ALAMAT DIAGNOSA KET
O AL A R JAGA BAYAR

4. Laporan alat-alat medis

5. Laporan stok BHP dan obat-obatan

6. Laporan inventaris perkantoran dan rumah tangga

7. Laporan mutu pelayanan IGD berdasarkan standard


pelayanan minimal.

8. Laporan kinerja karyawan.