Anda di halaman 1dari 10

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
SALINAN P E N E TA PA N

a
Nomor : 207/Pdt.P/2012/PA.Spg.

si
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
Pengadilan Agama Sampang yang memeriksa dan mengadili perkara tertentu pada

do
tingkat pertama, dalam persidangan majelis hakim yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan
gu
Omben, Kabupaten Sampang, telah menjatuhkan penetapan sebagai berikut dalam perkara
itsbat nikah yang diajukan oleh :-------------------------------------------------------------------------

In
A
1. PEMOHON I ASLI, tempat dan tanggal lahir, Sampang tanggal 01 Juli 1962, agama
ah

lik
Islam, pekerjaan Swasta, pendidikan SD, bertempat tinggal di Dusun
Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben, Kabupa ten Sampang,
sebagai PEMOHON I ; ------------------------------------------------------
am

ub
2. PEMOHON II ASLI, tempat dan tanggal lahir, Sampang tanggal 01 Juli 1964, agama
ep
k

Islam, pekerjaan Swasta, pendidikan SD, bertempat tinggal di Dusun


Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang,
ah

sebagai PEMOHON II ; -----------------------------------------------------


R

si
Untuk selanjutnya Pemohon I dan Pemohon II disebut pula : Para Pemohon --------------------

ne
ng

Pengadilan Agama tersebut;------------------------------------------------------------------------------


Telah membaca surat permohonan Para Pemohon;----------------------------------------------------

do
gu

Telah mendengar keterangan Para Pemohon, dan saksi-saksi di persidangan ;--------------------


TENTANG DUDUK PERKARANYA
Menimbang, bahwa Para Pemohon telah mengajukan permohonan Itsbat Nikah
In
A

tertanggal 11 April 2012 yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Agama Sampang


Nomor : 207/Pdt.P/2012/PA.Spg. pada tanggal 11 April 2011 dengan mendalilkan pada
ah

lik

pokoknya sebagai berikut :--------------------------------------------------------------------------------


1. Bahwa, pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 1982 Masehi bertepatan dengan tangal 20
m

ub

Syawal 1402 Hijriyah, para Pemohon melangsungkan pernikahan menurut agama Islam
di rumah orang tua Pemohon II di Dusun Depan, Desa Rongdalm, Kecamatan Omben
ka

Kabupaten Sampang ; ---------------------------------------------------------------------------------


ep

2. Bahwa, pada saat pernikahan tersebut yang bertindak sebagai wali nikah adalah AYAH
ah

KANDUNG PEMOHON II (kakak kandung Pemohon II ), karena pada saat


R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
pernikahan dilangsungkan ayah kandung Pemohon II sudah meninggal dunia dan juga

a
Pemohon II tidak mempunyai kakek dari pihak ayah dengan disaksikan oleh : ------------

si
a. SAKSI NIKAH I PARA PEMOHON; ------------------------------------------------------
b. SAKSI NIKAH II PARA PEMOHON; -----------------------------------------------------

ne
ng
dengan mas kawin berupa uang sebesar Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) dibayar tunai ;

do
Adapun akad nikahnya dilangsungkan antara Pemohon I dengan wali nikah tersebut yang
gu
pengucapan ijabnya dilakukan oleh K. NURUL IHSAN setelah wali nikah
menyerahkannya (pasrah wali) ; --------------------------------------------------------------------

In
A
3. Bahwa, pada saat pernikahan tersebut Pemohon I berstatus jejaka, sedangkan Pemohon II
berstatus perawan ; ------------------------------------------------------------------------------------
ah

lik
4. Bahwa, antara Pemohon I dengan Pemohon II tidak ada hubungan darah dan tidak
sesusuan serta memenuhi syarat dan/atau tidak ada larangan untuk melangsungkan
pernikahan, baik menurut ketentuan hukum Islam maupun peraturan perundang-
am

ub
undangan yang berlaku;
-------------------------------------------------------------------------------------------
ep
5. Bahwa, dari pernikahan tersebut para Pemohon telah dikaruniai 6 (enam) orang anak
k

bernama :
ah

-----------------------------------------------------------------------------------------------
R

si
a. ANAK I PARA PEMOHON, umur 28 tahun ; -----------------------------------------------
b. ANAK II PARA PEMOHON, umur 26 tahun ; --------------------------------------------

ne
ng

c. ANAK III PARA PEMOHON, umur 24 tahun ; --------------------------------------------


d. ANAK IV PARA PEMOHON, umur 20 tahun ; ---------------------------------------------

do
gu

e. ANAK V PARA PEMOHON, umur 18 tahun ; ----------------------------------------------


f. ANAK VI PARA PEMOHON, umur 8 tahun ; ----------------------------------------------
In
6. Bahwa, selama pernikahan tersebut tidak ada pihak ketiga yang mengganggu gugat
A

pernikahan Pemohon I dan Pemohon II tersebut dan selama itu pula para Pemohon tetap
beragama Islam; ---------------------------------------------------------------------------------------
ah

lik

7. Bahwa, para Pemohon tidak pernah menerima Kutipan Akta Nikah dari Pegawai Pencatat
Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Omben Kabupaten Sampang dan setelah para
m

ub

Pemohon mengurusnya, ternyata pernikahan para Pemohon tersebut tidak tercatat pada
register Kantor Urusan Agama Kecamatan Omben Kabupaten Sampang ; -------------------
ka

Oleh karenanya para Pemohon membutuhkan Penetapan Nikah dari Pengadilan Agama
ep

Sampang, guna dijadikan sebagai alas hukum untuk mengurus Akta Kelahiran Anak para
ah

Pemohon; -----------------------------------------------------------------------------------------------
R

8. Bahwa, para Pemohon sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini; -
es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Para Pemohon mohon agar Ketua Pengadilan Agama

si
Sampang segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan
penetapan yang amarnya berbunyi sebagai berikut : ---------------------------------------------

ne
ng
PRIMER : --------------------------------------------------------------------------------------------------
1. Mengabulkan Permohonan para Pemohon ; -------------------------------------------------------

do
2. Menetapkan sah perkawinan Pemohon I (PEMOHON I ASLI) dengan Pemohon II
gu
(PEMOHON II ASLI) yang dilakukan pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 1982 Masehi
bertepatan dengan tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah di wilayah Kantor Urusan Agama

In
A
Kecamatan Omben Kabupaten Sampang ; -----------------------------------------------
3. Membebankan kepada Para Pemohon untuk membayar biaya perkara sesuai dengan
ah

lik
hukum yang berlaku ; ---------------------------------------------------------------------------------
SUBSIDER : -----------------------------------------------------------------------------------------------

am

ub
Atau apabila Pengadilan berpendapat lain maka kami mohon putusan lain yang
seadil-adilnya;-------------------------------------------------------------------------------------
Menimbang, bahwa pada persidangan yang telah ditentukan, Para Pemohon hadir
ep
k

sendiri di muka persidangan;-----------------------------------------------------------------------------


ah

-------- Menimbang, bahwa surat permohonan Para Pemohon telah dibacakan di muka
R
persidangan, yang ternyata isinya tetap dipertahankan oleh Para Pemohon ;---------------------

si
Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalilnya, Para Pemohon telah

ne
ng

mengajukan bukti surat berupa :-------------------------------------------------------------------------

1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk atas nama PEMOHON I ASLI dengan No.

do
gu

3527050107620119 tertanggal 14 Nopember 2009 dan Fotokopi Kartu Tanda Penduduk


atas nama dengan No. 3527054107650218 tertanggal 14 Nopember 2009 yang
In
A

diterbitkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sampang,
fotokopi mana telah dinazzegel /dibubuhi meterai cukup serta telah dicocokkan dan
ah

ternyata sesuai dengan aslinya (Bukti P.1) ; -------------------------------------------------------


lik

2. Asli Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan
Omben, Kabupaten Sampang nomor : Kk.13.27.02/Pw.01/49/2012 tertanggal 17 Pebruari
m

ub

2012, tentang tidak tercatatnya perkawinan PEMOHON I ASLI dengan PEMOHON II


ASLI (Bukti P.2)
ka

ep

Menimbang, bahwa di samping bukti surat, para Pemohon telah pula mengajukan
ah

saksi-saksi sebagai berikut :-------------------------------------------------------------------------------


R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
1. SAKSI I PARA PEMOHON, di bawah sumpahnya menurut tatacara agama Islam telah

a
memberikan kesaksian yang pada pokoknya sebagai berikut:-----------------------------------

si
Bahwa saksi kenal dengan Pemohon I dan Pemohon II sebagai pasangan suami istri,

ne
karena Pemohon II adalah saudara dua pupu saksi ; -------------------------------------

ng
Bahwa saksi tahu bahwa Pemohon I dan Pemohon II adalah pasangan suami istri
karena saksi hadir pada saat pelaksanaan akad nikah mereka;------------------------------

do

gu
Bahwa pernikahan Pemohon I dengan Pemohon II dilangsungkan pada hari Selasa
tanggal 10 Agustus 1982 Masehi bertepatan dengan tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah di

In
A
rumah orang tua Pemohon II di Dusun Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben,
Kabupaten Sampang ; ------------------------------------------------------------------
ah

lik
Bahwa saat mereka menikah, Pemohon I berstatus jejaka sedang Pemohon II berstatus
Perawan ; ------------------------------------------------------------------------------

am

ub
Bahwa pernikahan Pemohon I dengan Pemohon II dilangsungkan menurut tata cara
agama Islam ;---------------------------------------------------------------------------------------
Bahwa yang bertindak sebagai wali nikah adalah AYAH KANDUNG PEMOHON II
ep
k

((kakak kandung Pemohon II ), karena pada saat pernikahan dilangsungkan ayah


ah

kandung Pemohon II sudah meninggal dunia dan juga Pemohon II tidak mempunyai
R

si
kakek dari pihak ayah dan dalam pelaksanaan ijab qabulnya wali mewakilkan kepada K.
NURUL IHSAN ;

ne
ng

Bahwa yang menjadi saksi ketika Pemohon I dengan Pemohon II melangsungkan


pernikahan adalah SAKSI NIKAH I PARA PEMOHON dan SAKSI NIKAH II PARA

do
PEMOHON, serta dihadiri oleh banyak undangan lainnya ; --------------------
gu

Bahwa dalam perkawinan tersebut maskawinnya berupa uang sebesar Rp. 10.000,-
(sepuluh ribu rupiah) dibayar tunai ;---------- -----------------------------------------------------
In
A

Bahwa Pemohon I dan Pemohon II tidak ada hubungan mahram maupun hubungan
yang menyebabkan mereka dilarang melangsungkan perkawinan dan sampai sekarang
ah

lik

tidak pernah bercerai dan tetap memeluk agama Islam;------------------------------------------


Bahwa, masyarakat di lingkungan Para Pemohon tidak ada yang protes bahwa Pemohon
m

ub

I dan Pemohon terikat hubungan suami istri ; ------------------------------------


Bahwa dari perkawinan tersebut mereka telah dikaruniai 6 (enam) orang anak ; ------ -----
ka

ep

2. SAKSI II PARA PEMOHON, di bawah sumpahnya menurut tatacara agama Islam telah
ah

memberikan kesaksian yang pada pokoknya sebagai berikut:-----------------------------------


R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Bahwa saksi kenal dengan Pemohon I dan Pemohon II sebagai pasangan suami istri,

a
karena Pemohon II adalah keponakan saksi ; -----------------------------------------------

si
Bahwa saksi tahu bahwa Pemohon I dan Pemohon II adalah pasangan suami istri
karena saksi hadir pada saat pelaksanaan akad nikah mereka;------------------------------

ne
ng
Bahwa pernikahan Pemohon I dengan Pemohon II dilangsungkan pada hari Selasa
tanggal 10 Agustus 1982 Masehi bertepatan dengan tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah di

do
gu
rumah orang tua Pemohon II di Dusun Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben,
Kabupaten Sampang ; ------------------------------------------------------------------

In

A
Bahwa saat mereka menikah, Pemohon I berstatus jejaka sedang Pemohon II berstatus
Perawan ; ------------------------------------------------------------------------------
ah

lik
Bahwa pernikahan Pemohon I dengan Pemohon II dilangsungkan menurut tata cara
agama Islam ;---------------------------------------------------------------------------------------
Bahwa yang bertindak sebagai wali nikah adalah AYAH KANDUNG PEMOHON II
am

ub
((kakak kandung Pemohon II ), karena pada saat pernikahan dilangsungkan ayah
kandung Pemohon II sudah meninggal dunia dan juga Pemohon II tidak mempunyai
ep
k

kakek dari pihak ayah dan dalam pelaksanaan ijab qabulnya wali mewakilkan kepada K.
NURUL IHSAN ;
ah

R
Bahwa yang menjadi saksi ketika Pemohon I dengan Pemohon II melangsungkan

si
pernikahan adalah SAKSI NIKAH I PARA PEMOHON dan SAKSI NIKAH II PARA

ne
ng

PEMOHON, serta dihadiri oleh banyak undangan lainnya ; --------------------


Bahwa dalam perkawinan tersebut maskawinnya berupa uang sebesar Rp. 10.000,-

do
(sepuluh ribu rupiah) dibayar tunai ;---------- -----------------------------------------------------
gu

Bahwa Pemohon I dan Pemohon II tidak ada hubungan mahram maupun hubungan
yang menyebabkan mereka dilarang melangsungkan perkawinan dan sampai sekarang
In
A

tidak pernah bercerai dan tetap memeluk agama Islam;------------------------------------------


Bahwa, masyarakat di lingkungan Para Pemohon tidak ada yang protes bahwa Pemohon
ah

lik

I dan Pemohon terikat hubungan suami istri ; ------------------------------------


Bahwa dari perkawinan tersebut mereka telah dikaruniai 6 (enam) orang anak ; ------ -----
m

ub

Menimbang, Para Pemohon membenarkan keterangan Para saksi tersebut di atas dan
ka

tidak mengajukan keberatan apapun ; -------------------------------------------------------------------


ep

Menimbang, bahwa para Pemohon mencukupkan bukti-buktinya dan menyatakan


ah

tidak ada bukti lain yang dapat diajukannya lagi dan telah memohon penetapan ;-----------------
R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Menimbang, bahwa untuk meringkas uraian penetapan ini, maka ditunjuk segala hal

a
yang selengkapnya telah dicatat dalam berita acara persidangan perkara ini sebagai bagian

si
tak terpisahkan dari penetapan ini;-----------------------------------------------------------------------

ne
ng
TENTANG HUKUMNYA

do
gu Menimbang, bahwa maksud dan tujuan permohonan Para Pemohon adalah
sebagaimana terurai di atas;------------------------------------------------------------------------------

In
A
Menimbang, bahwa para Pemohon pada pokoknya mohon kepada Majelis Hakim agar
pernikahannya yang terjadi di Dusun Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben,
Kabupaten Sampang pada hari hari Selasa tanggal 10 Agustus 1982 Masehi bertepatan
ah

lik
dengan tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah disahkan, karena dengan pengesahan nikah tersebut
hendak digunakan untuk mendapatkan surat nikah dan selanjutnya untuk mengurus akta
am

ub
kelahiran anak-anak Para Pemohon ; -------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa sesuai penjelasan Pasal 49 ayat 2 butir 22 Undang-undang Nomor


ep
7 Tahun 1989 yang telah diubah dengan Undang-undang No. 3 Tahun 1986 menyatakan
k

bahwa kewenangan Pengadilan Agama dalam hal pernyataan tentang sahnya perkawinan
ah

hanya dibatasi untuk perkawinan yang terjadi sebelum Tahun 1974, begitu pula dalam
R

si
Kompilasi Hukum Islam Pasal 7 ayat (3) huruf d yang menyatakan bahwa itsbat nikah yang
dapat diajukan ke Pengadilan Agama terbatas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan

ne
ng

adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974;-

Menimbang, bahwa dalam kenyataan yang berkembang di tengah masyarakat, banyak

do
gu

terjadi perkawinan sesudah tahun 1974 yang tidak memiliki bukti perkawinan karena
ketidaktahuan masyarakat tentang pentingnya pencatatan perkawinan. Hal mana ditandai
In
A

banyaknya perkara permohonan Pengesahan Nikah yang masuk pada Pengadilan Agama,
tidak terkecuali pada Pengadilan Agama Sampang;---------------------------------------------------
ah

lik

Menimbang, bahwa sesuai ketentuan Pasal 5 ayat (1) Undang-undang Nomor 48


Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman, Hakim berkewajiban untuk menggali,
mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam
m

ub
ka

masyarakat;--------------------------------------------------------------------------------------------------
ep

Menimbang, bahwa penjelasan umum Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang


ah

perkawinan angka 4 huruf b alinea kedua menyatakan bahwa pencatatan tiap-tiap perkawinan
R

adalah sama halnya dengan pencatatan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
seseorang termasuk kelahiran dan kematian. Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa

a
pencatatan bukanlah merupakan syarat sahnya perkawinan, karena sesuai ketentuan Pasal 2

si
Ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tersebut, perkawinan adalah sah, apabila
dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu;------------------

ne
ng
Menimbang, bahwa Hukum Islam termasuk salah satu hukum yang diakui eksistensi
dan keberlakuannya serta diakui pula sebagai sumber hukum tidak tertulis yang berkembang

do
gu
di Indonesia;------------------------------------------------------------------------------------------------

Menimbang, bahwa Pasal 7 Ayat (3) huruf e Kompilasi Hukum Islam telah

In
A
memperluas kewenangan Pengadilan Agama dalam perkara Pengesahan Nikah, yakni
meliputi perkawinan yang dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai
halangan
ah

lik
perkawinan menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974;----------------------------------------
am

ub
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana terurai di atas, dalam
perkara a quo, disamping ada kepentingan hukum Para Pemohon, juga terselip kepentingan
hukum dari anak-anak yang terlahir dari hubungan persuami-istrian Para Pemohon sehingga
ep
k

Pengadilan Agama berwenang menerima, memeriksa dan mengadili perkara a quo ;-----------
ah

Menimbang, bahwa di depan sidang Para Pemohon telah mengajukan bukti surat
R

si
dengan kode P.1 sampai dengan P.2 serta bukti 2 (dua) orang saksi sebagaimana tersebut
diatas ; -------------------------------------------------------------------------------------------------------

ne
ng

Menimbang, bahwa bukti P.1 Para Pemohon membuktikan bahwa Para Pemohon
berada diwilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Sampang sehingga oleh karenanya

do
gu

Pengadilan Agama Sampang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini;-----------------

Menimbang, bahwa bukti P.2 Pemohon membuktikan bahwa perkawinan Pemohon I


In
dengan Pemohon II belum dicatatkan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Omben ; ----------
A

Menimbang, bahwa dalil para pemohon perihal pernikahannya didasarkan


ah

lik

pembuktiannya kepada keterangan 2 (dua) orang saksi masing-masing : SAKSI I PARA


PEMOHON dan SAKSI II PARA PEMOHON hal mana saksi ke satu dan saksi kedua
sama-sama hadir saat pelaksanaan aqad nikah antara Pemohon I dan Pemohon II yang
m

ub

dilaksanakan pada hari hari Selasa tanggal 10 Agustus 1982 Masehi bertepatan dengan
tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah di Dusun Depan, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben,
ka

ep

Kabupaten Sampang dan sama-sama mengetahui bahwa para Pemohon telah dinikahkan
oleh K. NURUL IHSAN, atas kuasa dari wali nikah kakak kandung Pemohon II bernama
ah

AYAH KANDUNG PEMOHON II dengan maskawin berupa uang sebesar Rp. 10.000,-
R

(sepuluh ribu rupiah) dibayar langsung, saksi-saksi juga menerangkan bahwa antara
es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Pemohon I dengan Pemohon II tersebut tidak ada hubungan mahram, dan juga hubungan

a
yang dapat menghalangi sahnya nikah, serta keduanya tetap beragama Islam dan tidak

si
pernah bercerai sampai saat ini sehingga telah sejalan dan mendukung dalil Para Pemohon
pada posita poin ke (1) poin ke (2) poin ke (3) dan poin ke (4) permohonan Para Pemohon ;--

ne
ng
Menimbang, bahwa Pemohon I dan Pemohon II sama-sama membenarkan tentang
perkawinan mereka, oleh karena itu keterangannya dapat diterima dengan mendasarkan

do
kepada hujjah syariyyah dalil dalam Kitab Ianatut Tholibin Juz II halaman 308 yang
gu
diambil alih sebagai pendapat majelis hakim yang berbunyi :---------------------------------------

------------------------------------------------

In

A
Artinya : Dapat diterima pengakuan seorang laki-laki yang sudah dewasa dan
ah

berakal ( akil baligh ) atas pernikahannya dengan seorang perempuan, jika perempuan itu

lik
membenarkan atas pengakuan tersebut, begitu juga
sebaliknya;------------------------------------------------------------- -------------------------------------
am

ub
Menimbang, bahwa antara Pemohon I dengan Pemohon II tersebut juga tidak terikat
hubungan yang mengakibatkan adanya larangan kawin antara keduanya sebagaimana
ep
ketentuan Pasal 8 sampai dengan Pasal 11 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang
k

Perkawinan;-------------------------------------------------------------------------------------------------
ah

si
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut di muka, maka majelis hakim
berpendapat bahwa pernikahan Pemohon I (PEMOHON I ASLI) dengan Pemohon II,

ne
ng

(PEMOHON II ASLI) yang dilangsungkan pada hari hari Selasa tanggal 10 Agustus 1982
Masehi bertepatan dengan tangal 20 Syawal 1402 Hijriyah sdi Dusun Depan, Desa
Rongdalem, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang telah memenuhi rukun dan syarat

do
gu

perkawinan menurut hukum munakahat Islam sebagaimana pula dimaksud di dalam Pasal
14 dan 30 Kompilasi Hukum Islam;---------------------------------------------------------------------
In
A

Menimbang, bahwa oleh sebab perkawinan a quo dilaksanakan menurut hukum


Islam, maka telah sesuai dengan maksud Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun
ah

lik

1974, tentang Perkawinan, dan Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam, dengan demikian
permohonan Para Pemohon dinyatakan telah terbukti menurut hukum, sehingga patut
untuk dikabulkan;-
m

ub

Menimbang, bahwa oleh karena perkara ini termasuk lingkup bidang perkawinan,
ka

maka berdasarkan Pasal 89 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 yang
ep

telah diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006, maka seluruh biaya yang timbul
ah

dalam perkara ini dibebankan kepada Para Pemohon ; -----------------------------------------------


R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Mengingat ketentuan Pasal 49 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989

a
R

si
yang diubah dengan Pasal 49 (ayat 1) huruf a, Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 serta
ketentuan hukum lain yang berkaitan dengan perkara ini ;-------------------------------------------

ne
ng

do
gu M E N E TAPKAN
1. Mengabulkan permohonan para Pemohon ;--------------------------------------------------------
2. Menyatakan sah perkawinan Pemohon I (PEMOHON I ASLI) dengan Pemohon II

In
A
(PEMOHON II ASLI) yang dilakukan pada hari Selasa, tanggal 10 Agustus 1982
Masehi bertepatan dengan tanggal 20 Syawal 1402 Hijriyah di Wilayah Kantor Urusan
ah

lik
Agama Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang ; ----------------------------------------------
3. Memerintahkan kepada Para Pemohon untuk mencatatkan perkawinannya kepada
am

ub
Pegawai Pencatat Nikah pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Omben, Kabupaten
Sampang ; ----------------------------------------------------------------------------------------------
4. Membebankan kepada para Pemohon untuk membayar biaya perkara yang hingga kini
ep
k

dihitung sebesar Rp. 271.000,-(dua ratus tujuh puluh satu ribu rupiah) ; --------------------
ah

R
Demikian penetapan ini dijatuhkan di Sampang pada hari Senin, tanggal 07 Mei 2012

si
Masehi, bertepatan dengan tanggal 15 Jumadil Akhir 1433 Hijriyah oleh kami

ne
ng

Drs. ABU AEMAN, SH. MH. sebagai Ketua Majelis, serta Drs. H. MISBAH, MHI. dan
Drs. WARNITA ANWAR masing - masing sebagai Hakim Anggota, penetapan
mana pada hari itu juga telah diucapkan dalam persidangan terbuka untuk umum

do
gu

oleh Ketua Majelis tersebut dengan dibantu oleh Dra. HJ. HAFIYAH sebagai
Panitera Pengganti, serta dihadiri Para Pemohon ; ------------------------------------------------
In
A

Hakim Anggota, Ketua Majelis,


ah

ttd ttd
lik

Drs. H. MISBAH,MHI. Drs. ABU AEMAN, SH. MH.


m

ub

Hakim Anggota, Panitera Pengganti,


ka

ep

ttd ttd
Drs. WARNITA ANWAR Dra. Hj. HAFIYAH
ah

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
ne
ng

do
Rincian biaya :
gu
A. Biaya Kepaniteraan
1. Pendaftaran : Rp. 30.000,-

In
2. Redaksi : Rp. 5.000,-
A
B. Biaya Proses
1. Panggilan : Rp. 180.000,-
2. ATK : Rp. 50.000,-
ah

lik
C. Meterai : Rp. 6.000,-
Jumlah : Rp. 271.000,- (dua ratus tujuh puluh satu ribu rupiah ) ; ---
am

ub
Untuk salinan yang sama bunyinya
Oleh
Panitera
ep
k
ah

si
H. MOH. ALI SYAMSI, SH.

ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10

Anda mungkin juga menyukai