Anda di halaman 1dari 5

FORUM TEKNIK VOL. 28, NO. I.

JANUARI 2OO4

Karakteristik Pasang Surut Laut di Pulau Jawa


Haryono & Sri Narni
Jurusan Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, UGM
Jl. Grafika No. 2 Yogtakarta 55281 ffi$
\bJ47
Abstract

Sea tides are cailsed by atlraction of heavenly bodies especially moon and sun to the
envelope of sea water of lhe earth. At different places of the earth, sea tides characteristics are
different. t!
Sea tides raw data collected from several sea tides stqtions in Java island are processed
using sea tides computer software and amplitudes of sea tidal constants are determined. Based
on Formzal formula, Formzal numbers are calculated, and seo tides characteristics are
interpreted. Linking lhe sea tides characteristic infurnntion to the digital map of Java island,
sea tides characleristics map is discovered.
The result of the research is information on sea tides charateristics for Jova island.
Normally, rnixed sea lides characteristics are discovered in Java island. Many users, e.g.
hydrographic surveyors, fishermen, coaslal engineers, elc. need sea tides characteristics
infu r mat i on .for t he ir w or ks.
Keywords: sea lides, Fornrzal nurnbers, Java island.

l. Pendahuluan dalam sistem ini dibuat data tereduksi tentang


karakteristik pasang surut laut di kawasan itu.
Data pasang surut laut diperoleh berdasarkan
pengamatan yang dilakukan di stasiun pasang Pariwono (1985) "mengelompokkan dua
surut laut. Disini, data tersebut dapat berbentuk karakteristik pasang surut laut di Indonesia yaitu
angka numeris ataupun grafik pasang surut laut. pasang surut tunggal mendominasi perairan
Agar data ini mudah dimengerti oleh para Indonesia sebelah barat dan pasang surut ganda
pengguna, maka harus diproses lebih lanjut. Salah mendominasi perairan Indonesia sebelah timur.
satu hasil pbmrosesan data pasang surut laut ialah Penelitian tersebut merupakan lanjutan penelitian
berupa informasi tentang karakteristik pasang yang pernah dilakukan oleh Wyrtki (1961). Di
surut laut. dalam kedua penelitian tersebut, data pasang surut
laut yang dipakai masih sedikit. Disini, penelitian
; Karakteristik pasang surut laut dapat berbeda
J
antara satu daerah dengan daerah lain. Kadang-
dilakukan dengan fokus untuk menyusun
karakteristik pasang surut laut.
kadang karakteristik pasang surut laut untuk suatu
I daerah tidak diketahui. Fadahal, karakteristik ini Untuk memperoleh data pasang surut laut,
sangat diperlukan oleh banyak pihak seperti Bakosurtanal telah memasang sebanyak 54
nelayan ataupun para pemegang keputusan. Oleh stasiun pasang surut laut. Sebagian dari stasiun
karena itu, penelitian ini dilakukan agat pasang surut laut tersebut berbentuk manual dan
karakteristik tersebut dikenal oleh masyarakat. sebagian lagi berbentuk digital. Penelitian ini
Sebagai daerah kajian untuk penelitian ini ialah menggunakan beberapa stasiun pasang surut laut
kawasan laut di pulau Jawa. yang ada di pulau Jawa. . ---'"':
'.*i'-"i""-....
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
.:.
menyajikan suatu informasi tentang karakteristik
pasang surut laut di kawasan Pulau Jawa. Di
"- --'' r. .t'
-'-'l''' ]-:-"
ISSN:0216-7565 Terakreditasi BAN DIKTI No : 49|DIKTIIKEP 12003
FORUM TEKNIK VOL. 28, NO, I, JANUARI2(t04

2. Fundamental Besar amplitudo pasang surut laut


(Hydrographer of the Navy, 1964) ialah :
Pasang surut.laut terbentuk karena gaya tarik
dari semua planet,pJerutama bulan dan matahari A=B/cos0=C/sin0 ...(2)
terhadap bumi'(Franco, 1966). Tarikan itu akan
Hubungan antara unsur utama pembangkit
menyebabkan badan air laut bergerak vertikal dan
pasang surut laut (Pugh, 1987) dengan periode,
horisontal. Oleh kaiena itu, permukaan air laut
sudut dan sifatnya dapat dilihat pada Jadwal L
tidaklah statik melainkan dinamik dan selalu
bergerak (Marchuk dan Kagan, 1983). Untuk Untuk mengetahui jenis pasang surut laut
mengetahui karakteristik pasang surut laut, perlu dapat digunakan bi langan Formzal (Hydrographer
dilakukan pengamatan di lapangan (Hydrographic of the Navy, 1969) yaitu :
Services, 1987). Disini perlu dilakukan F = {A(K1) + A(Or)} / {A(M2) + A(S2)}...(3)
pengamatan dengan menggunakan alat perekam
pasang surut otomatis ataupun rambu visual didalam hal ini
(Unesco, 1994). Data ini kemudian dihitung agar A(Kr) amplitudo dari unsur pembangkit
karakteristik pasang surut laut dapat diketahui pasang surut K 1

(Hydrographer of the Navy, 1969). A(or) amplitudo dari unsur pembangkit


Menurut Hydrographer of the Navy ( 1964) pasang surut O r

ketinggian air pasang surut ialah : A(Mz) amplitudo dari unsur pembangkit
pasang surut M
H=A cos 0 cos n t - A sin 0 sin n t ...(l) 2

didalam hal ini


A(Sz) amplitudo dari unsur pembangkit
pasang surut S 2
n : kecepatan sudut 0 : fase pada saat
Tergantung pada besar bilangan Formzal,
t :waktu t:0 maka jenis pasang surut laut dapat diketahui
A : amplitudo,
berdasarkan kriteria yang tertera pada Jadwal 2
(Hydrographic Services, I 987).
Data digital pasang surut laut diolah lebih
lanjut dengan menggunakan perangkat lunak
TOGA (Caldwell,200l).

Jadwal l. Hubungan unsur utama dengan lainnya


Unsur Periode (jam ) Sudut ( derajad /jam ) Sifat
M: 12,42 28,9841 Harian ganda
Sz 12,00 30,0000 Harian ganda
K2 11,97 30,0821 Harian ganda
Nz 12.66 28,4397 Harian ganda
Kr 23,93 15,041I Harian tunggal
O1 25,82 t 3,9430 Harian tunggal
Pr 24,07 14,9589 Harian tunggal
Mr 6,21 57,9882 Harian kuarter
MSr 6,20 58,9841 Harian kuarter

ISSN:0216-7565 Terakreditasi BAN DIKTI No : 49IDIKTI/KEP/2003


1

FORUM TEKNIK VOL. 28, NO. I, JANUARI2OO4

Jadrval 2. Hubungan besarnya bilangan Formzal derrgan jenis air raut


Bilangarr Fonnzal Jenis pasang surut
0,00<F<0.25 Paang surut harian ganda beraturan
0,25<F<1,50 Pasang surut campuran condong ke harian ganda
1,50<F<3,00 Pasang surut campuran condong ke harian tunggal
3,00 < F Pasang surut harian tunggal beraturan

3. Metodologi Cilacap dan Prigi. Contoh data pasang surut


dapat dilihat pada Jadwal 3.
I Bahan dan alat penelitian
7

Bahan penelitian yang digunakan ialah :


Angka-angka di dalam Jadwal 3 tersebut menun-
jukkan hasil digitasi dari grafik pasang suruti.
b
k
a. Peta lokasi stasiun pasang surut.
Alat penelitian yang digunakan ialah :
I'r Setiap lokasi stasiun pasang surut yaitu a. Komputer untuk memproses data
Jakarta. Jepara, Surabaya, Cilacap dan Prigi
b. Printer untuk mencetak hasil dan laporan
diperlihatkan pada peta yang ditampilkan pada
c. Scanner untuk rnenyiam peta.
Gambar l.
d. Perangkat lunak TOGA untuk memproses data
b. Data pasang surut laut pada beberapa stasiun pasang surut laut
pasang surut laut di sepanjang pantai di Pulau
e. Perangkat lunak Corel Drcrw untuk memproses
Jawa yaitu di Jakarta, Jepara, Surabaya,
data grafis.

STASruN PA:1ANG lrUP. tIT LAUT DI JA'ffA


llul I l.ll(}0tlj
:

Uhn
I
I
F
+
I

I
Ganrbar l. Peta lokasi stasiun pasang surut laut

Jatlwal3. Contoh data pasang surut laut


Data pasang surut laut

ISSN:0216-7565 Terakreditasi BAN DIKTI No r 49|DIKTVKEP/2003


FORUM TEKNIK VOL.28, NO. I, JANUARI2OO4

Prosedur pelaksanaan surut laut di Jepara ialah pasang surut laut


Dari pengamatan ketinggian permukaan air campuran condong ke harian tunggal.
laut pada beberapa stasiun pasang surut laut, yaitu b. Bilangan Formzal di Prigi ialah sebesar 0,463
di Jakarta, Jepara, Surabaya, Cilacap dan Prigi, mengindikasikan bahwa jenis pasang surut laut
dihasilkan data pasang surut laut pada stasiun- di Prigi ialah pasang surut laut campuran
stasiun tersebut Data pasang surut laut ini diolah condong ke harian ganda.
lebih lanjut dengan menggunakan perangkat lunak
c. Nilai bilangan Formzal diJakarta ialah sebesar
TOGA. Disini diperoleh amplitudo unsur utarna.
0,976 mengindikasikan bahwa jenis pasang
Dengan memakai rumus Formzal dapat diketahui
surut laut di Jakarta ialah pasang surut laut
angka-angka Formzal pada setiap stasiun pasang
campuran condong ke harian ganda.
surut. Angka-angka Formzal ini digunakan untuk
mentafsirkan karakteristik pasang surut laut pada d. Nilai bilangan Formzal di
Surabaya ialah
masing-masing stasiun pasang surut. sebesar 1,463 mengindikasikan bahwa jenis
pasang surut laut di Surabaya ialah pasang
Peta pulau Jawa disiam dengan memakai
surut laut campuran condong ke harian ganda.
scanner. Data digital ini diolah lebih lanjut
dengan menggunakan perangkat lunak Corel e. Nilai bilangan Formzal di Cilacap ialah
Drqw. Kemudian, data ini ditambah dengan data sebesar 0,493 mengindikasikan bahwa jenis
pasang surut laut di Cilacap ialah pasang surut
karakteristik pasang surut laut pada masing-
masing stasiun pasang surut laut digunakan untuk laut campuran condong ke harian ganda.
membuat peta karaktersitik pasang surut laut
Pulau Jawa Peta karakteristik pasng surut laut di Pulau
Jawa
4. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan besarnya bilangan Formzal dan
interpretasinya serta peta lokasi pengamatan
Bilangan formzal pasang surut laut (Gambar I ), maka dapat disusun
Hasil hitungan data pasang surut laut dengan peta karakteristik pasang surut laut untuk pulau
mnggunakan rumus (3) ialah berupa bilangan Jawa. Peta ini ditunjukkan pada Gambar 2.
Formzal. Nilai bilangan itu dapat dilihat pada
Jadwal4.
Dari peta yang terlihat pada Gambar 2
diketahui bahwa karakteristik pasang surut laut di
Jadwal 4. Bilansan Formzal pulau Jawa sebagian merupakan pasang surut laut
1.

Stasiun Dasang surut Bilansan Fonnzal campuran condong ke harian ganda (sekitar Prigi,
Jepara 2,157 Cilacap, Jakarta, Surabaya) dan sebagian lagi :1

Prigi 0,463 berupa pasang surut campuran condong ke harian


Jakarta 0,976 tunggal (Jepara). Hal ini tidaklah jauh dengan
Surabaya 1,463 pendapat yang dikemukakan oleh Pariwono
Cilacao 0,493 (1985) dan Wyrtki (1961).
Dengan adanya peta karakteristik pasang
Jika nilai bilangan Formzal pada Jadwal 4
surut laut di pulau Jawa, maka para pengguna
dibandingkan dengan kriteria pada Jadwal 2,
dapat memakai peta ini dengan mudah dan dapat
maka:
mengetahui karakteristik pasang surut laut di
a. Nilai bilangan Formzal di Jepara ialah sebesar pulau Jawa dengan cepat.
2,157 menindikasikan bahwa jenis pasang

ISSN:0216-7565 Tcrakrcditasi BAN DIKTI No : 49|DIKTVKEP/2003


FORUM TEKNIK VOL. 28, NO. I, JANUARI 2OO4

:TTASruNPASANG IIUP.UT LAUT DI JAWA


*dr l. i U0n00

LrutJrn
Pc.Dgrwl $nFll! Purt rwl clmFuu
codotg }r hadmtidr rn9- ng k! lurim turggll

hitgruU.mFm hrtrulltc.mpuu
Uhn cordor5 !: lwingurdr cordorg ka hmn gada

+ lrubn Hudia

Gambar 2. Peta karakterustik pasang surut laut untuk pulau Jawa

5. Kesimpulan dan Saran Franco, A. D. S., 1966, Tides.Fundamentals,


prediction and analysis, International
Kesimpulan Hydrographic Office, Monaco .

Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Hydrographer of the Nu,ry, 1964, Harmonic tidal
pada stasiun pasang surut laut di pulau Jawa
terlihat bahwa jenis pasang surut laut yang ada
analysis .fo, short period observations,
ialah pasang surut campuran. Hal ini sama dengan
Admiralty of Hydrographic Surveyimg,
Taunton.
hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh
Hydrographer of the Nurry, 1969, Tides and tidal
Pariwono ( 1985) dan Wyrtki ( l96l ),.
streams, Admiralty of
Hydrographic
Saran Surveyimg, Taunton.

Disarankan agar disusun inforrnasi Hydrographic Services, 1987, Physical oceano-


karakteristik pasang surut laut untuk seluruh graphic survey course, Group Training
Indonesia. Informasi ini akan sangat membantu Course In Hydrographic Services, Tokyo.
para pengguna. Marchuk, G. L, Kagan, B. A., 1983, Dynamics of
ocean tides, Kluwer Academic Publizshers,
Penghargaan Dordrecht.
Penelitian ini dibiayai oleh Dana Penunjang Pariwono, J., 1985, Australian cooperative
Pendidikan Universitas Gadjah Mada berdasarkan programmes in marine sciences: tides and
Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor : tidal phenontena in the ASEAN region,
l932trnK/2002 Tanggal I APRIL 2002. Oteh Fl inders University, Flinders.
karena itu, diucapkan terima kasih yang tidak
Pugh, D., T., 1987, Tides, surges and mean sea
terhingga kepada Universitas Gadjah Mada.
level, John Wiley & Sons, Chichester.
Unesco, 1994, Manual on sea level measurement
Daftar Pustaka
and interpretation. Volume l-Basic
Caldwell, P., 2001, Sea level data processing on procedures, Intergovermental Oceanographic
IBM-PC compatible computers version Year Commission, Paris.
2000 compliant, University of Hawaii, Wyrtki, K., 1961, Physical oceanography of
Manoa. Southeqst Asian waters, Naga report, Vol II,
University of Cal iforn i a, La Lolla.

ISSN:0216-7555 Terakreditasi BAN DIKTI No : 49IDIKTI/KEP/2003