Anda di halaman 1dari 2

BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK HOMEROOM

A. Pengertian teknik homeroom dalam bimbingan kelompok


Menurut Anas Salahudin pengertian teknik Homeroom yaitu suatu program kegiatan
yang dilakukan dengan tujuan agar guru dapat mengenal peserta didiknya lebih baik,
sehingga dapat membantunya secra efisien
Menurut Nana Sy. Sukmadinata (dalam Romlah, 2006), homeroom adalah suatu
program pembimbingan siswa dengan cara menciptakan situasi atau hubungan bersifat
kekeluargaan. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa home room adalah
teknik bimbingan klasikal yang bertujuan agar guru atau petugas bimbingan dapat mengenal
murid-muridnya secara lebih mendalam, sehingga dapat membantunya secara efektif.
Pengelompokan murid-murid salam homeroom dapat berdasarkan tingkatan kelas yang
sama maupun gabungan dari berbagai tingkat kelas. Jumlah anggota kelompok dapat berupa
kelompok kecil, maupun kelompok besar dalam satu kelas.
Kegiatan homeroom dilakukan dalam suatu situasi dan suasana bebas tanpa adanya
tekanan sehingga memungkinkan murid-murid untuk melepaskan perasaan dan
mengutarakan pendapatnya yang tidak mungkin tercetuskan pada pertemuan-pertemuan
formal. Program homeroom dapat dilakukan secara periodic dapat pula secara incidental
sesuai kebutuhan siswa.
Hubungan antara siswa dan pembimbing diupayakan seperti hubungan antara anak dan
orangtua. Pembimbing hendaknya memposisikan sebagai orangtua yang penuh kasih saying
menampung keluhan, usulan, dan keinginan siswa.
Ciri ciri teknik Homeroom
a. Bersifat kekeluargaan
b. Bersifat terbuka
c. Bebas
d. Menyenangkan
e. Berkelompok\

B. Tujuan
Bimbingan klasikal menggunakan teknik homeroom memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Menjadikan peserta didik akrab dengan lingkungan baru
2. Untuk memahami diri sendiri ( mampu menerima kekurangan dan kelebihan diri
sendiri ) dan memahami orang lain dengan (lebih) baik
3. Untuk mengembangkan sikap positif dan kebiasaan belajar
4. Untuk menjaga hubungan sehat dengan orang lain
5. Untuk mengembangkan minat dan keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler
6. Untuk membantu peserta didik dalam memilih bidang spesialisasi
7. Sadar akan kepentingan sendiri
C. Manfaat teknik Homeroom
Manfaat teknih home room menurut Winkel & Sri Hastiti adalah adanya kesempatan
untuk berkontak dengan banyak siswa; memberikan informasi yang dibutuhkan oleh sisiwa;
siswa dapat menerima dirinya setelah menyadari bahwa teman temannya sering menghadapi
persoalan, kesulitan,dan tantangan yang kerap kali sama; siswa menyadari tantangan yang
dihadapinya; lebih berani mengemukakan pandanganya ketika berada dalam suatu
kelompok; lebih menerima pandangan atau pendapat yang dikemukakan oleh seorang teman
dari pada yang diutarakan oleh seorang konselor
D. Langkah-langkah pelaksanaan
1. Penyiapan ruangan
2. Pengumpulan peserta didik /konseli yang mengikuti kegiatan homeroom
3. Penjelasan tujuan kegiatan homeroom
4. Dialog terbuka antar anggota homeroom
5. Penyimpulan dan tindak lanjut kegiatan homeroom