Anda di halaman 1dari 12

UNSUR FOSFOR

1. Sejarah fosfor
(Yunani, phosphoros, yang memiliki cahaya; nama kuno untuk planet Venus ketika tampak
sebelum matahari terbit). Brand menemukan fosfor di tahun 1669 dengan mempersiapkannya
dari air kencing. (berasal dari bahasa Yunani, phosphoros, yang memiliki cahaya; nama kuno
untuk planet Venus ketika tampak sebelum matahari terbit). Seorang ilmuwan asal Jerman,
Brand menemukan fosfor di tahun 1669 secara tidak sengaja dalam percobaan menggali
bebatuan.

Fosfor dapat ditemukan di bumi di dalam air, tanah dan sedimen. Tidak seperti senyawa
materi lain siklus fosfor tidak dapat ditemukan di udara yang mempunyai tekanan tinggi. Hal
ini karena fosfor biasanya cair pada suhu dan tekanan normal. Hal ini terutama melakukan
siklus kembali melalui air, tanah dan sedimen.. Dalam suasana siklus fosfor terutama dapat
ditemukan sebagai partikel debu yang sangat kecil. bergerak perlahan-lahan dari endapan di
darat dan di sedimen, organisme hidup, dan jauh lebih lambat daripada kembali ke tanah air
dan sedimen. Siklus fosfor merupakan paling lambat salah satu siklus masalah yang
dijelaskan di sini. Fosfor yang paling sering ditemukan dalam formasi batuan sedimen dan
laut sebagai garam fosfat. Garam fosfat yang dilepaskan dari pelapukan batuan melalui tanah
biasanya larut dalam air dan akan diserap oleh tanaman. Karena jumlah fosfor dalam tanah
pada umumnya kecil, sering kali faktor pembatas bagi pertumbuhan tanaman. Itu sebabnya
manusia sering menggunakan fosfat sebagai pupuk pada tanah pertanian. Fosfat juga faktor-
faktor pembatas bagi pertumbuhan tanaman di ekosistem laut, karena mereka tidak begitu
larut dalam air. Hewan menyerap fosfat dengan makan tumbuhan atau binatang pemakan
tumbuhan Siklus fosfor melalui tanaman dan hewan jauh lebih cepat daripada yang
dilakukannya melalui batu dan sedimen. Ketika hewan dan tanaman yang mati, fosfat akan
kembali ke tanah atau lautan lagi selama pembusukan.

Setelah itu, fosfor akan berakhir di formasi batuan sedimen atau lagi, tetap di sana selama
jutaan tahun. Akhirnya, fosfor yang dilepaskan kembali melalui pelapukan dan siklus dimulai
lagi.

2. Sifat-Sifat Umum (Kimia dan Fisika)


Fosfor terdapat dalam empat atau lebih bentuk alotropik: putih (atau kuning), merah, dan
hitam (atau ungu). Fosfor biasa merupakan benda putih seperti lilin. Bentuknya yang murni
tidak memiliki warna dan transparan. Fosfor putih memiliki dua modifikasi: alfa dan beta
dengan suhu transisi pada -3,8 derajat Celcius.
Ia tidak terlarut dalam air, tetapi melarut dalam karbon disulfida. Ia dapat terbakar dengan
mudah di udara dan membentuk pentaoksida.
Fosfor merupakan unsur nonlogam dalam tabel periodik diberi simbol P, nomor atom 15.
Fosfor di alam sebagian besar ditemukan dalam senyawaan fosfat sebagai batu fosfat. Fosfor
memiliki tiga bentuk (alotrop) yaitu fosfor putih, fosfor merah dan fosfor hitam. Fosfor putih
tersusun atas 4 atom P dengan bentuk tetrahedral, sedangkan fosor merah dan fosfor hitam
struktur yang dimiliki belum diketahui secara jelas namun diduga polimer atau gabungan dari
molekul P4.

Sifat-Sifat Fosfor Putih

Fosfor putih merupakan alotrop fosfor yang berwarna putih kekuningan, lunak, memiliki bau
yang tajam seperti bawang putih serta lebih reaktif dan lebih beracun dibanding fosfor merah
maupun fosfor hitam. Fosfor putih dikatakan lebih reaktif karena pada udara terbuka akan
terbakar dengan sendirinya. Karena kereaktifan ini fosfor putih biasa disimpan dalam air atau
alkohol ataupun larutan-larutan inert yang tidak melarutkan atau bereaksi dengan fosfor.
Fosfor putih larut dalam bensena dan karbon disulfida. Beberapa sifat fisik fosfor putih dapat
dilihat pada Tabel.

konfigurasi electron [Ne] 3s2 3p3

Rumus molekul P4

Massa jenis (g/mL) 1,823

Titik lebur (C) 44,2

Tingkatan oksidasi 3, 5, 4

Energi ionisasi (kJ/mol) 1011,8

Pertama 1907

Kedua 2914,1

Ketiga
3. Sumber

Tidak pernah ditemukan di alam, unsur ini terdistribusikan dalam berbagai mineral. Batu
fosfat, yang memiliki mineral apatit, merupakan tri-kalsium-fosfat yang tidak murni dan
merupakan sumber penting elemen ini. Deposit yang besar telah ditemukan di Rusia,
Maroko, dan negara bagian Florida, Tennessee, Utah, dan Idaho.

Daur fosfor yaitu daur atau siklus yang melibatkan fosfor, dalam hal input atau sumber
fosfor-proses yang terjadi terhadap fosfor- hingga kembali menghasilkan fosfor lagi. Daur
fosfor dinilai paling sederhana daripada daur lainnya, karena tidak melalui atmosfer. fosfor di
alam didapatkan dari: batuan, bahan organik, tanah, tanaman, PO4- dalam tanah. kemudian
inputnya adalah hasil pelapukan batuan. dan outputnya: fiksasi mineral dan pelindikan.
fosfor berupa fosfat yang diserap tanaman untuk sintesis senyawa organik. Humus dan
partikel tanah mengikat fosfat, jadi daur fosfat dikatakan daur lokal. Daur fosfor terlihat
akibat aliran air pada batu-batuan akan melarutkan bagian permukaan mineral termasuk
fosfor akan terbawa sebagai sedimentasi ke dasar laut dan akan dikembalikan ke daratan.

Karena fosfor ada di semua sel makhluk hidup, fosfor terdapat di dalam semua makanan,
terutama makanan kaya protein, seperti daging, ayam, ikan, telur, susu dan hasilnya, kacang-
kacangan dan hasilnya, serta serelia.
Daur fosfor tidak akan seribet daur nitrogen yang diposting sebelumnya. Fosfor sangat
penting bagi kehidupan. Sebagai fosfat, merupakan komponen DNA, RNA, ATP, dan juga
fosfolipid yang membentuk semua membran sel. Melihat hubungan antara fosfor dan
kehidupan, fosfor adalah unsur yang secara historis pertama kali diisolasi dari urin manusia,
dan tulang abu merupakan sumber fosfat penting pada awalnya. Kadar fosfat yang rendah
batas penting untuk pertumbuhan di beberapa sistem perairan.

Daur / siklus fosfor adalah proses yang tidak pernah berhenti mengenai perjalanan fosfor dari
lingkungan abiotik hingga dimanfaatkan dalam proses biologis. Berbeda dengan daur
hidrologi, daur karbon, dan daur nitrogen, daur fosfor tidak melalui komponen atmosfer.
Fosfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (fosfor yang berikatan dengan
oksigen : H2PO4- dan HPO42-). Ion fosfat banyak terdapat dalam bebatuan. Pengikisan dan
pelapukan batuan membuat fosfat larut dan terbawa menuju sungai sampai laut sehingga
membentuk sedimen. Sedimen ini muncul kembali ke permukaan karena adanya pergerakan
dasar bumi.
Ion fosfat dapat memasuki air tanah sehingga tumbuhan dapat mengambil fosfat yang terlarut
melalui absorbsi yang dilakukan oleh akar. Dalam proses rantai makanan, Herbivora
mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya. Selanjutnya karnivora mendapatkan
fosfat dari herbivora yang dimakannya.

Fosfat dikeluarkan dari organisme melalui urin dan feses. Di sini para detrivor (bakteri dan
jamur) mengurai bahan-bahan anorganik di dalam tanah lalu melepaskan fosfor kemudian
diambil oleh tumbuhan atau mengendap. Daur fosfor mulai lagi dari sini.

Di alam, fosfor terdapat dalam dua bentuk, yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan
hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Fosfat organik dari hewan dan
tumbuhan yang mati diuraikan oleh decomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. Fosfat
anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut.
Oleh karena itu, fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat dari batu dan fosil
terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Fosfat anorganik ini
kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Siklus ini berulang terus menerus. Fosfor
dialam dalam bentuk terikat sebagai Ca-fosfat, Fe- atau Al-fosfat, fitat atau protein. Bakeri
yang berperan dalam siklus fosfor : Bacillus, Pesudomonas, Aerobacter aerogenes,
Xanthomonas, dll. Mikroorganisme (Bacillus, Pseudomonas, Xanthomonas, Aerobacter
aerogenes) dapat melarutkan P menjadi tersedia bagi tanaman.

3. Kelimpahan
Fosfor sangat beracun. 50 mg bahan ini dosis yang sangat fatal. Jangan terekspos pada fosfor
putih lebih dari 0,1 mg/m3 (berdasarkan 8 jam berat rata-rata, selama 40 jam per minggu).
Fosfor putih harus disimpan dalam air, karena sangat reaktif dengan udara. Alat khusus
(forceps) juga perlu digunakan untuk menangani unsur ini karena dapat membakar kulit.
Ketika terekspos pada sinar matahai atau ketika dipanaskan dalam uapnya sampai 250 derajat
Celcius, ia terubah ke dalam berbagai bentuk merah yang tidak bereaksi di udara secara
mudah seperti bentuknya yang putih. Bentuk ini juga tidak sebahaya bentuk putih. Tetapi
tetap perlu kehati-hatian dalam menanganinya, karena ia dapat berubah bentuk lagi ke yang
putih pada suhu-suhu tertentu serta mengeluarkan asap beracun jika dipanaskan. Bentuk
merah cukup stabil, menguap dengan tekanan udara 1 atm dan 17o C dan diguankan dalam
membuat korek api yang aman, kembang api, pestisida, bomb asap, dll.
Fosfor dapat berada dalam empat bentuk atau lebih alotrop: putih (atau kuning), merah, dan
hitam (atau ungu). Yang paling umum adalah fosfor merah dan putih, keduanya
mengelompok dalam empat atom yang berbentuk tetrahedral. Fosfor putih terbakar ketika
bersentuhan dengan udara dan dapat berubah menjadi fosfor merah ketika terkena panas atau
cahaya. Fosfor putih juga dapat berada dalam keadaan alfa dan beta yang dipisahkan oleh
suhu transisi -3,8C. Fosfor merah relatif lebih stabil dan menyublim pada 170C pada
tekanan uap 1 atm, tetapi terbakar akibat tumbukan atau gesekan. Alotrop fosfor hitam
mempunyai struktur seperti grafit atom-atom tersusun dalam lapisan-lapisan heksagonal
yang menghantarkan listrik.

4. Cara isolasi/pembuatan

Fosfor putih dapat dibentuk oleh berbagai metoda. Salah satu proses, tri-kalsium fosfat
dipanaskan dengan karbon dan silika dalam tungku pemanas listrik. Fosfor elementer
terbebaskan sebagai uap dan terkumpul sebagai asam fosfor, bahan utama untuk pupuk super
fosfat.

Fosfor putih diperoleh dari batu fosfat yang dipanaskan dalam tanur listrik pada suhu sekitar
900C dengan kokas dan silika (SiO2). Pemanasan ini menyebabkan fosfor menjadi uap
kemudian diembunkan pada kondensor sehingga diperoleh cairan fosfor putih. Sedangkan
fosfor hitam diperoleh dari pemanasan fosfor putih putih pada tekanan tinggi dan memiliki
kilau seperti logam serta bersifat semikonduktor, tetapi pada tekanan tinggi fosfor hitam
menunjukan sifat seperti logam.

5. Reaktifitas

Ketika fosfor putih ditembakan atau dibakar udara maka akan bereaksi dengan oksigen
membentuk fosfor pentaoksida (P2O5). Walaupun fosfor berbahaya namun yang paling
berbahaya yaitu terletak pada proses pembakaran fosfor dan hasil pembakaran fosfor bukan
pada ledakannya.

Pembakaran fosfor di udara berlangsung sangat eksotermis yaitu menghasilkan suhu sekitar
800C. Suhu yang tinggi inilah yang akan merusak jaringan tubuh seperti luka bakar ketika
mengenai organ-organ tubuh. Sedangkan hasil pembakaran fosfor putih yaitu berupa P2O5
dalam bentuk asap. Asap yang dihasilkan sangat berbahaya karena selain beracun asap inipun
bersifat korosif atau dapat pula bereaksi dengan organ-organ tubuh manusia. Oleh sebab itu
jika fosfor ditembakan atau yang digunakan sebagai bom ketika terbakar akan merusak
sebagian besar jaringan tubuh. Misalnya jika mengenai mata maka akan menyebabkan
kebutaan, jika dihirup akan merusak kerongkongan bahkan paru-paru jika dalam jumlah yang
lebih banyak, jika mengenai kulit maka akan menyebabkan luka bakar dan akan lebih parah
lagi jika terkena dalam jumlah banyak.

Asam fosfat

Asam fosfat merupakan cairan kental tidak berwarna dan mudah larut dalam air. asam fosfat
dapat diperoleh dari reaksi antara fosfor putih dengan oksigen kemudian tambahkan air.
berikut reaksinya:

Selain dengan cara ini asam fosfat dapat diperoleh dari batu fosfat yang direaksikan dengan
asam sulfat pekat.

Fosfor amatlah reaktif, memancarkan pendar cahaya yang lemah ketika bergabung
dengan oksigen, ditemukan dalam berbagai bentuk, Fosfor berupa berbagai jenis senyawa
logam transisi atau senyawa tanah langka seperti zink sulfida (ZnS) yang ditambah tembaga
atau perak, dan zink silikat (Zn2SiO4) yang dicampur dengan mangan. Unsur kimia fosforus
dapat mengeluarkan cahaya dalam keadaan tertentu, tetapi fenomena ini bukan fosforesens,
melainkan kemiluminesens. Fosfor merupakan unsur penting dalam makhluk hidup.

6. Senyawaan dan reaksinya dengan unsur lain

Fosfor ialah zat yang dapat berpendar karena mengalami fosforesens (pendaran yang terjadi
walaupun sumber pengeksitasinya telah disingkirkan).

Fosfor berupa berbagai jenis senyawa logam transisi atau senyawa tanah langka seperti zink
sulfida (ZnS) yang ditambah tembaga atau perak, dan zink silikat (Zn2SiO4)yang dicampur
dengan mangan.
7. Peranan Fosfor
Kegunaan

Fosfor sangat penting dan dibutuhkan oleh mahluk hidup tanpa adanya fosfor tidak mungkin
ada organic fosfor di dalam Adenosin trifosfat (ATP) Asam Dioksiribo nukleat (DNA) dan
Asam Ribonukleat (ARN) mikroorganisme membutuhkan fosfor untuk membentuk fosfor
anorganik dan akan mengubahnya menjadi organic fosfor yang dibutuhkan untuk menjadi
organic fosfor yang dibutuhkan, untuk metabolisme karbohidrat, lemak, dan asam nukleat.
Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas digunakan
dalam bahan peledak, korek api, kembang api, pestisida, odol, dan deterjen.

Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan lampu
fluoresen, sementara fosfor dapat ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat
berpendar dalam gelap (glow in the dark). Dalam beberapa tahun terakhir, asam fosfor yang
mengandung 70% 75% P2O5, telah menjadi bahan penting pertanian dan produksi tani
lainnya. Permintaan untuk pupuk secara global telah meningkatkan produksi fosfat yang
banyak. Fosfat juga digunakan untuk produksi gelas spesial, seperti yang digunakan pada
lampu sodium. Kalsium fosfat digunakan untuk membuat perabotan China dan untuk
memproduksi mono-kalsium fosfat. Fosfor juga digunakan dalam memproduksi baja,
perunggu fosfor, dan produk-produk lainnya. Trisodium fosfat sangat penting sebagai agen
pembersih, sebagai pelunak air, dan untuk menjaga korosi pipa-pipa. Fosfor juga merupakan
bahan penting bagi sel-sel protoplasma, jaringan saraf dan tulang.

Selain digunakan untuk membuat asam fosfat, fosfor juga digunakan untuk membuat korek
api. Korek api dengan bahan dasar fosfor terdiri dari dua jenis yaitu korek api jenis safety
matchess yang dibuat dari fosfor merah dan strike anywhere matchess yang dibuat dari
fosfor putih. Korek api jenis safety matchess digunakan dengan cara menggoreskan pada
tempat yang telah disediakan. Tempat goresan yang disediakan terbuat dari fosfor merah,
serpihan kaca dan lem sebagai perekat. Ketika digoreskan fosfor merah pada pada ujung
korek api akan berubah dengan cepat menjadi fosfor putih sehingga akan menyala.
Sedangkan korek api jenis strike anywhere matchess untuk menggunakan dapat digoreskan
pada sembarang tempat asal kering dan kasar atau sedikit kasar. Jenis korek ini
permukaannya ditutupi dengan lapisan tipis dari bubuk kaca dan lem. Oleh sebab itu ketika
digores fosfor yang terletak pada bagian bawah akan keluar dan bereaksi dengan udara
kemudian timbul nyala api.
Gambar fosfor merah

Peranan fosfor adalah untuk pembentukan tulang dan gigi, penyimpanan dan pengeluaran
energi (perubahan antara ATP dengan ADP). DNA dan RNA terdiri dari fosfor dalam bentuk
fosfat; demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel.

Dalam bahan pangan, fosfor terdapat dalam berbagai bahan organik dan anorganik. Enzim
dalam saluran pencernaan membebaskan fosfor yang anorganik dari ikatannya dengan bahan
organik. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam bentuk anorganik, khususnya di bagian
atas duodenum yang bersifat kurang alkalis 70% yang dicerna akan diserap.

Fosfor sebagai bagian dari asam fosfat yang terutama terdapat di dalam serealia tidak dapat
dihidrolisis, oleh karena itu dapat diabsorpsi. Faktor-faktor makanan lain yang menghalangi
absorpsi fosfor adalah Fe++, Mg++, asam lemak tidak jenuh dan antasid yang mengandung
alumunium, karena membentuk garam yang tidak larut air.

Fungsi Fosfor
Fosfor mempunyai berbagai fungsi dalam tubuh:
1. Klasifikasi tulang dan gigi.
Klasifikasi tulang dan gigi diawali dengan pengendapan fosfor pada matriks tulang.
Kekurangan fosfor menyebabkan peningkatan enzim fosfatase yang diperlukan untuk
melepas fosfor dari jaringan tubuh ke dalam darah agar diperoleh perbandingan kalsium
terhadap fosfor yang sesuai untuk pertumbuhan tulang.
2. Mengatur pengalihan energi.
Melalui proses fosforilasi fosfor mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B dalam
pengalihan energi dan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Bila satu gugus fosfat
ditambahkan pada ADP (Adenin Difosfat) maka terbentuk ATP (Adenin Trifosfat) yang
menyimpan energi dalam ikatannya. Bila energi diperlukan, ATP diubah kembali menjadi
ADP. Energi yang mengikat fosfat pada ADP dilepas untuk keperluan berbagai reaksi di
dalam tubuh.

3. Absorpsi dan transportasi zat gizi.

Dalam bentuk fosfat, fosfor berperan sebagai alat angkut untuk membawa zat-zat gizi
menyeberangi membran sel atau di dalam aliran darah. Proses ini dinamakan fosforilasi dan
terjadi pada absorpsi di dalam saluran cerna, pelepasan zat gizi dari aliran darah ke dalam
cairan interseluler dan pengalihannya ke dalam sel. Lemak yang tidak larut dalam air,
diangkut di dalam darah dalam bentuk fosfolipida. Fosfolipida adalah ikatan fosfat dengan
molekul lemak, sehingga lemak menjadi lebih larut. Glikogen yang dilepas dari simpanan
hati atau otot berada di dalam darah terikat dengan fosfor.

Kerugian

Penyalahgunan fosfor menjadi Bom yang sangat mengerikan. Fosfor bomb memiliki
sifat utama membakar. Menurut Ang Swee Chai, seorang perempuan, dokter ortopedis
kelahiran Malaysia yang juga seorang ahli medis. Dalam bukunya From Beirut to
Jerusalem (Kuala Lumpur, 2002), zat fosfornya biasanya akan menempel di kulit,
paru-paru, dan usus para korban selama bertahun-tahun, terus membakar dan
menghanguskan serta menyebabkan nyeri berkepanjangan. Para korban bom ini akan
mengeluarkan gas fosfor hingga nafas terakhir.

Salah satu penyalahgunaan fosfor yaitu digunakan sebagai bom. Fosfor yang
diaplikasikan sebagai bom yaitu fosfor putih yang diberi nama samaran Willy Pete.

Gambar salah satu penyalahgunaan fosfor sebagai bom. Ketika disiram seperti
gambar di atas (seperti kembang kembang api) maka harapan untuk hidup sangat kecil
karena bahan-bahan yang digunakan sebagai pelidung dapat ditembusi oleh bom
fosfor dan asam yang dihasilkanpun sangat beracun dan korosif.

Sekarang Fosfor Putih . Ada yang belum tau tentang ini ? Fosfor Putih ini biasa
disebut WP ( Whit Phosphorus) bagi pemain PB ( Point Blank ) tentunya nama WP
Smoke tidak asing kan ? Oke dan dia juga memiliki nama keren Willy Pete.

dan pada awalnya tujuan penggunaan senjata ini sebenarnya digunakan untuk tanda
bagi pasukan dimalam hari dan untuk Pembakaran atau bisa juga bom. Dan juga
sebenarnya penggunaan Willy Pete ini diperbolehkan jika di dalam situasi perang
akan tetapi akan menjadi sesuatu yang terlarang jika dipergunakan di dalam kawasan-
kawasan berpenduduk atau daerah yang ramai dengan penduduk sipil. Dimulai pada
Perang Dunia ke-1 WP pun sudah dipergunakan. WP ( White Phosphorus ) yang
sering digunakan pada bidang militer adalah WP yang bersifat mudah terbakar secara
spontan dan sangat mudah bereaksi dengan Oksigen. Ketika WP bersentuhan dengan
udara terbuka maka WP akan menyala dan beroksidasi menjadi Phosphorus
Pentoxide .

Dan yang dihasilkan dari reaksi ini adalah meledak menjadi nyala api kuning dan
menghasilkan asap putih yang tebal.

Mengenal WP sejak dari Ditemukannya -


Ayo temen-temen sekarang kita harus tau gimana sih si WP itu sifatnya sejak dari
ditemukannya, agar kita dapat tau apa sih sifatnya si Willy Pete sendiri dan juga agar
kita dapat menghindari dari bahaya si WP ini.
Sekarang , WP itu adalah Fosfor sedangkan Fosfor itu merupakan sebuah unsur yang
berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu Phosporos. Unsur ini ditemukan pada tahun
1669 dalam bentuk allotropic berwarna : putih ( atau kuning ), merah dan hitam ( atau
violet ). Dan juga Fosfor itu biasanya ditemukan dalam bentuk lilin putih yang padat,
dalam bentuk aslinya fosfor tidak berwarna dan transparant. Dan juga Fosfor tidak
dapat ditemukan secara bebas di alam. Tetapi , Fosfor biasanya terkandung dalam
kombinasi mineral. Dan juga, biasanya sumber dari WP ini adalah batu fosfor yang
banyak ditemukan di Rusia, Maroko, Florida, Utah, Idaho, Tennessee.

Akibat dari si Willy Pete bagi Manusia -


WP jika mengenai kulit manusia atau pun bagian-bagian tubuh manusia lainnya akan
berakibat kepada terbakarnya kulit yang membuat luka bakarnya dapat menembus ke
tulang si korban. Ciri-ciri dari luka bakarnya adalah luka bakar yang dihasilkan
tampak pada bagian necrotic dengan warna kekuning-kuningan dan bau seperti
bawang putih. Dan juga banyak orang yang meyakini bahwa korban dari Bom WP ini
akan memakan waktu yang lama untuk dapat sembuh kembali.

Dibawah merupakan Gambar Struktur dari Bom WP

Beberapa fakta dari Bom Fosfor/Willy Pete sampai saat ini :


Fosfor putih bisa mengakibatkan layar asap kimia yg dpt membakar kulit hingga ke
tulang.
Bahan kimia ini bereaksi cepat ketika terpapar oksigen dengan memercik dlm api
jingga tua.
Dalam perang, materi ini sering digunakan sebagai layar asap penghalau pandangan,
namun dapat juga digunakan sebagai pembakar yg mengakibatkan luka bakar yang
sangat fatal.
Luka bakar akibat fosfor selalu pada stadium dua atau tiga karena partikel tersebut
ttp tidak berhenti terbakar dan menyala meski telah kontak dengan kulit, hingga
benar-benar habis. Itu kadang tidak disadari hingga akhirnya luka telah mencapai
tulang.
Gmbar. Indahnya Bom Fosfor Putih

Meskipun gambar-gambar diatas menunjukkan keindahan dari Bom Fosfor Putih. Tetapi ada
yang lebih penting dari akibat yang dihasilkan dari gambar-gambar diatas. Yaitu , para korban
yang terkena.