Anda di halaman 1dari 4

6 Adab Setelah Bangun Tidur

Bismillah was shalatu was salamu ala Rasulillah, amma badu,

Wujud mencintai Nabi Shallallahu alaihi wa sallam adalah berusaha melestarikan ajaran beliau
di setiap keadaan. Untuk itu, para ulama menekankan, sebisa mungkin setiap muslim
menyesuaikan diri dengan sunah beliau dalam setiap aktivitasnya. 24 jam sesuai sunah, mulai
bangun tidur hingga tidur kembali.

Seperti inilah yang pernah dipesankan Sufyan at-Tsauri ulama Tabi Tabiin w. 161 H ,

Jika kamu mampu tidak menggaruk kepala kecuali ada dalilnya, lakukanlah. (al-Jami li Akhlak
ar-Rawi, 1/142).

Berikut kami sajikan beberapa sunah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika bangun tidur,

Pertama, mengusap bekas tidur di wajah

Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu menceritakan, bahwa beliau pernah menginap di rumah bibinya,
Maimunah Radhiyallahu anha, saah satu istri Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Kata Ibnu
Abbas,

Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
bangun, kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan
tangannya. (HR. Ahmad 2201, Bukhari 183, Nasai 1631, dan yang lainnya).

Kedua, membaca doa ketika bangun tidur

Diantara bacaan yang beliau rutinkan ketika bagun tidur,


Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah Dia mematikan kami, dan
hanya kepada-Nya kami akan dibangkitkan.

Ada beberapa sahabat yang menceritakan kebiasaan ini. Diantaranya Hudzaifah bin al-Yaman
dan al-Barra bin Azib. Kedua sahabat ini menceritakan doa yang biasa dibaca Nabi Shallallahu
alaihi wa sallam ketika hendak tidur dan bangun tidur,

Bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika bangun tidur beliau membaca: Alhamdulillah
alladzi ahyaanaadst. (HR. Bukhari 6312, Muslim 2711, dan yang lainnya).

Ketiga, membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran,

Tepatnya mulai ayat,

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.

Ibnu Abbas menceritakan pengalaman beliau ketika menginap di rumah bibinya Maimunah,

Beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya, kemudian
beliau membaca 10 ayat terakhir surat Ali Imran. (HR. Ahmad 2201, Bukhari 183, Nasai 1631,
dan yang lainnya).

Keempat, gosok gigi

Sahabat Hudzaifah Radhiallahu anhu menceritakan,

Nabi Shollallahualaihi wassalam apabila bangun malam, beliau membersihkan mulutnya


dengan bersiwak. (HR. Bukhari 245 dan Muslim 255)
Ada banyak manfaat ketika orang melakukan gosok gigi ketika bangun tidur. Terutama mereka
yang hendak shalat. Disamping menyegarkan, gosok gigi menghilangkan bau mulut sehingga
tidak mengganggu Malaikat yang turut hadir ketika dia shalat malam.

Ali bin Abi Thalib Radhiallahu anhu menceritakan, Kami diperintahkan (oleh Rasulullah) untuk
bersiwak, kemudian beliau bersabda,

Sesungguhnya seorang hamba ketika hendak mendirikan shalat datanglah malaikat padanya.
Kemudian malaikat itu berdiri di belakangnya, mendengarkan bacaan Al-Qurannya, dan
semakin mendekat padanya. Tidaklah dia berhenti dan mendekat sampai dia meletakkan
mulutnya pada mulut hamba tadi. Tidaklah hamba tersebut membaca suatu ayat kecuali ayat
tersebut masuk ke perut malaikat itu. (HR. Baihaqi dalam Sunan al-Kubro 1/38 dan dishahihkan
al-Albani dalam as-Shahihah).

Kelima, membersihkan hidung

Memasukkan air ke dalam hidung dengan cara disedot dalam bahasa arab disebut istinsyaq dan
mengeluarkannya disebut istintsar.

Setelah bangun tidur, kita dianjurkan melakukan semacam ini 3 kali, untuk membersihakn
rongga hidung. Karena ketika manusia tidur, setan menginap di lubang hidungnya. Dari mana
kita tahu? Tentu saja informasi dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Apabila kalian bangun tidur maka bersihkan bagian dalam hidung tiga kali karena setan
bermalam di rongga hidungnya. (HR. Bukhari 3295 dan Muslim 238)

Keenam, mencuci kedua tangan 3 kali

Dari Abu Hurairoh Radhiallahu anhu, Rasulullah Shallallahualaihi wassalam berpesan,


Apabila kalian bangun tidur maka janganlah dia mencelupkan tangannya ke dalam wadah,
sebelum dia mencucinya 3 kali, karena dia tidak mengetahui dimana tangannya semalam
berada. (HR. Bukhari dan Muslim 278).

Semoga kita dimudahkan untuk mempraktekkannya.

Allahu alam